Author: Tribunnews.com

  • Lirik Hands Up MEOVV, Lengkap dengan Terjemahan Indonesia

    Lirik Hands Up MEOVV, Lengkap dengan Terjemahan Indonesia

    TRIBUNJATENG.COM – Girlgprup Meovv merilis lagu baru berjudul Hands Up untuk comeback mereka.

    Lagu ini menjadi single pra-rilis untuk album perdana mereka bertajuk My Eyes Open Wide yang akan rilis pada 12 Mei mendatang.

    Berikut ini lirik dan terjemahan lagu Hand Up.

    [Refrain: Ella, Gawon, Anna]
    I gillo galge we gotta
    See above okay
    We back on track
    Imi baekbeonjjae nareul dead it
    Tteugeoun haetbitcheoreom lit it
    Samadhi, we burn again

    [Verse 1: Narin, Sooin]
    Ne wireul bwa, you can’t deny
    Makim eopji, deo mutjima
    Do what you please, geochimeopge
    Don’t cross the li-li-li-li-li-li-li-li-li-line

    [Pre-Chorus: Ella, Anna, Gawon]
    One, two, three, set it off
    Try and catch up, supyeong neomeoro
    Nopi yong soseum chyeo
    Mabeopgateun purr
    Irae jeorae haedo neon
    ‘Bout it, ’bout that, no, you not
    So what we gonna do?
    I see you, look at me now

    [Chorus: Narin, Ella, Sooin, Gawon]
    Hands up
    Crack the sky open, put your hands up
    Break the sky, let the water fall
    Son wiro dabeul mollado
    Throw it up, what you wanna do?
    Hands up
    Crack the sky open, put your hands up
    Break the sky, let the water fall
    Son wiro dabeul mollado
    Throw it up, what you wanna do?

    [Refrain: Anna, Gawon, Ella]
    I gillo galge we gotta
    See above okay
    We back on track
    Imi baekbeonjjae nareul dead it
    Tteugeoun haetbitcheoreom lit it
    Samadhi, we burn again

    [Verse 2: Narin, Gawon, Ella]
    Provocation ain’t nothing new to me
    Hwidulleo bwa ne nokseun sword
    Jiltu gadeukan admiration
    Self-affirmation, yet still unsure
    Beonjjeok tteuilgeoya du nuni
    Me and my girls you dealin’ with
    So arittaun killin’, janinhan willin’
    Hands up, who the real villain?

    [Pre-Chorus: Sooin, Anna, Narin]
    Nae anui bulssideul won’t let it die
    Kkeojijin ankesseo, I will survive
    Irae jeorae haedo neon
    ‘Bout it, ’bout that, no, you not
    So what we gonna do?
    I see you, look at me now

    [Chorus: Ella, Anna, Gawon]
    Hands up
    Crack the sky open, put your hands up
    Break the sky, let the water fall
    Son wiro dabeul mollado
    Throw it up, what you wanna do?
    Hands up
    Crack the sky open, put your hands up
    Break the sky, let the water fall
    Son wiro dabeul mollado
    Throw it up, what you wanna do?

    [Bridge: Gawon, Sooin, Narin]
    Bultaneun maeum da taewobwa
    Eochapi tto pieonal tenikka
    Ije dasi geoseulleo wiro araero
    Da dwijibeo
    Let that drum go, rum-pu-pu-pum

    [Outro: Narin, Anna]
    Hands up, up, up, up, up, up, up, up, up
    Crack the sky open, put your hands up
    Up, up, up, up, up, up, up, up
    Crack the sky open, put your hands up
    Crack the sky open, put your hands up
    Break the sky open, put your hands up

    Terjemahan:

    [Refrain: Ella, Gawon, Anna]
    Aku menuju ke arah ini, kita harus
    Lihat di atas, oke
    Kita kembali ke jalur yang benar
    Sudah keseratus kalinya aku melakukannya
    Seperti matahari yang panas menyinarinya
    Samadhi, kita terbakar lagi

    [Verse 1: Narin, Sooin]
    Lihat ke atas, kau tak bisa menyangkal
    Tak ada yang menghalangiku, jangan tanya lagi
    Lakukan apa yang kau mau, tak ada yang menahan
    Jangan melewati batas li-li-li-li-li-li-li-li-li-li

    [Pre-Chorus: Ella, Anna, Gawon]
    Satu, dua, tiga, mulai
    Coba kejar, di balik cakrawala
    Terbang tinggi seperti naga
    Itu dengkuran ajaib kita
    Coba lakukan ini dan itu, tapi kau
    Tentang itu, tentang itu, tidak, bukan itu
    Jadi, apa yang akan kita lakukan? Aku melihatmu, lihat aku sekarang

    [Chorus: Narin, Ella, Sooin, Gawon]
    Angkat tangan
    Pecahkan langit, angkat tanganmu
    Pecahkan langit, biarkan air jatuh
    Angkat tangan tinggi, bahkan tanpa jawaban
    Lemparkan ke atas, apa yang ingin kau lakukan?
    Angkat tangan
    Pecahkan langit, angkat tanganmu
    Pecahkan langit, biarkan air jatuh
    Angkat tangan tinggi, bahkan tanpa jawaban
    Lemparkan ke atas, apa yang ingin kau lakukan?

    [Refrain: Anna, Gawon, Ella]
    Aku menuju ke arah ini, kita harus
    Lihat di atas oke
    Kita kembali ke jalur yang benar
    Sudah keseratus kalinya aku mematikannya
    Seperti matahari yang panas menyinarinya
    Samadhi, kita terbakar lagi

    [Verse 2: Narin, Gawon, Ella]
    Provokasi bukanlah hal baru bagiku
    Coba ayunkan pedang berkaratmu
    Semua tentang kekaguman yang cemburu
    Penegasan diri, namun masih tidak yakin
    Matamu akan terbuka lebar
    Aku dan gadis-gadisku yang kau hadapi
    Begitu indah membunuh dengan kejam
    Angkat tangan, siapa penjahat sebenarnya?

    [Pre-Chorus: Sooin, Anna, Narin]
    Api dalam diriku, aku tidak akan membiarkannya padam
    Tidak akan membiarkannya padam, aku akan bertahan
    Bahkan jika kau mencoba melakukan ini dan itu
    Tentang itu, tentang itu, tidak, tidak
    Jadi apa yang akan kita lakukan?
    Aku melihatmu, lihat aku sekarang

    [Chorus: Ella, Anna, Gawon]
    Angkat tangan
    Pecahkan langit, angkat tanganmu
    Pecahkan langit, biarkan air jatuh
    Angkat tangan tinggi, meski tak ada jawaban
    Lemparkan, apa yang ingin kau lakukan?
    Angkat tangan
    Pecahkan langit, angkat tanganmu
    Pecahkan langit, biarkan air jatuh
    Angkat tangan tinggi, meski tak ada jawaban
    Lemparkan, apa yang ingin kau lakukan?

    [Bridge: Gawon, Sooin, Narin]
    Bakar semua hati yang berapi-api itu
    Karena aku akan mekar juga
    Sekarang mari kita kembali, ke atas dan ke bawah
    Balikkan semuanya
    Biarkan drum itu berbunyi, rum-pu-pu-pum

    [Outro: Narin, Anna]
    Angkat tangan, ke atas, ke atas, ke atas, ke atas, ke atas, ke atas, ke atas
    Buka langit, angkat tanganmu
    Naik, ke atas, ke atas, ke atas, ke atas, ke atas, ke atas
    Buka langit, angkat tanganmu
    Buka langit, angkat tanganmu

  • Seni Ukir Jepara Didorong Jadi Warisan Budaya Dunia UNESCO, Diplomasi Budaya Menguat

    Seni Ukir Jepara Didorong Jadi Warisan Budaya Dunia UNESCO, Diplomasi Budaya Menguat

    TRIBUNJATENG.COM, JEPARA — Upaya mengangkat seni ukir Jepara ke pentas dunia melalui pengakuan Warisan Budaya Takbenda (WBTB) UNESCO semakin menguat.

    Dukungan lintas negara pun mulai mengalir.

    Dalam pertemuan strategis di Gedung Nusantara III Kompleks DPR/MPR RI, Senin (28/4/2025), Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat bertemu dengan Duta Besar Bosnia Herzegovina untuk Indonesia, Armin Limo.

    Pertemuan ini membahas kerja sama budaya, termasuk dukungan bagi Seni Ukir Jepara untuk masuk daftar UNESCO.

    Bosnia sendiri melalui Kota Konjic telah lebih dahulu mendapat pengakuan UNESCO pada 2017 atas tradisi seni ukirnya.

    Melihat potensi besar Jepara sebagai “World Carving Center”, kolaborasi ini dinilai menjadi peluang emas untuk memperkuat pengajuan ke UNESCO.

    “Saya sangat berterima kasih atas hubungan baik ini. Bosnia dan Indonesia sama-sama memiliki tradisi ukir yang kuat,” ujar Lestari dalam keterangan resminya, Selasa (29/4/2025).

    Dubes Armin Limo pun menyambut baik gagasan tersebut dan berjanji membuka jalur komunikasi dengan kementerian terkait di Bosnia.

    Sebagai tindak lanjut, Dubes Indonesia untuk Bosnia Herzegovina, Manahan Sitompul, didorong mempercepat koordinasi resmi dengan Pemerintah Kota Konjic.

    Selain itu, Lestari juga akan mengundang Dubes Bosnia dan mantan Duta Besar UNESCO, Prof. Ismunandar, untuk mengunjungi Jepara secara langsung.

    Kunjungan ini bertujuan memperlihatkan kekayaan tradisi ukir yang hidup di tengah masyarakat Jepara, sekaligus memperkuat narasi budaya dalam pengajuan ke UNESCO.

    Sebagai penghormatan, Lestari menyerahkan cendera mata berupa buku “The Art of Woodcarving: Heritage from Jepara”, surat resmi dari Bupati Jepara, serta sebuah ukiran relief “Life in the Swamp” karya maestro ukir Jepara, Sutrisno dan Sampir.

    Relief tersebut menggambarkan harmoni kehidupan alam melalui flora dan fauna, merefleksikan kekayaan makna dalam seni ukir Jepara yang sarat simbolisme dan nilai luhur.

    Lewat berbagai langkah diplomasi budaya ini, harapan untuk mengukuhkan Seni Ukir Jepara sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO semakin terbuka lebar.(ito)

  • Cak Lontong, Sutiyoso, dan Irfan Saputra Jadi Komisaris Ancol, Pramono Anung: Siapa yang Meragukan? – Halaman all

    Cak Lontong, Sutiyoso, dan Irfan Saputra Jadi Komisaris Ancol, Pramono Anung: Siapa yang Meragukan? – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Komedian Lies Hartono alias Cak Lontong, mantan Gubernur Jakarta Sutiyoso atau Bang Yos, hingga eks Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra, telah ditunjuk sebagai Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (Perseroan).

    Menurut Pramono Anung, ketiganya diangkat sebagai komisaris karena dinilai mempunyai kemampuan yang mumpuni.

    “Kemudian kenapa ada tiga orang yang kami angkat, pendekatannya ya karena kemampuan mereka. Siapa sih yang meragukan Pak Sutiyoso, Dirut Garuda, dan juga Cak lontong?” 

    “Ya apa pun adalah orang-orang yang memang profesional untuk itu,” kata Pramono saat ditemui awak media di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, dilansir Warta Kota, Selasa (29/4/2025).

    Politikus PDI Perjuangan (PDIP) mengatakan, jajaran direksi Ancol tak berubah.

    Mereka adalah orang-orang yang memang selama ini bertugas untuk Ancol.

    “Karena memang dalam periode saya di awal-awal ini Ancol akan mendapatkan perhatian yang khusus.”

    “Terutama, untuk melakukan konektivitas Ancol dengan JIS (Jakarta International Stadium), supaya kalau JIS ada acara itu parkirnya gampang,” ujar Pramono.

    Ia meminta kepada jajaran direksi Ancol untuk melakukan cara berpikir yang lebih modern, terbuka, dan transparan.

    “Kemarin kebetulan juga ada demo (di Balai Kota) mengenai Corporate Social Responsibility (CSR) Ancol,” ucap Pramono.

    Diberitakan sebelumnya, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (Perseroan) merombak jajaran komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan pada Jumat (25/4/2025).

    Dalam rapat tersebut diputuskan eks Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra menjadi Komisaris Utama (Komut) dan Komisaris Independen.

    Tak hanya itu, komedian kenamaan Tanah Air Lies Hartono (Cak Lontong) dan eks Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2007 Sutiyoso juga ada dalam jajaran komisaris 

    “RUPST menyetujui pergantian anggota Dewan Komisaris untuk memperkuat pengawasan dan strategi bisnis ke depan,” kata Corporate Communication Pembangunan Jaya Ancol, Daniel Windriatmoko dalam keterangan tertulis, Minggu (27/4/2025).

    Sebagai informasi, Cak Lontong tidak hanya memiliki karier sebagai presenter dan pelawak kenamaan tanah air, tetapi juga mulai fokus ke dunia politik. 

    Pada Pilgub Jakarta 2024, dirinya menjabat sebagai Ketua Tim Pemenangan Pramono Anung-Rano Karno.

    Adapun jajaran dewan komisaris, terdiri dari komisaris utama dan komisaris independen, yaitu Irfan Setiaputra.

    Cak Lontong dan Sutiyoso sebagai Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dan untuk jajaran direksi, yaitu Winarto sebagai Direktur Utama.

    Kemudian, Cahyo Satriyo Prakoso, Daniel Nainggolan, dan Eddy Prastiyo sebagai Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

    Selain itu, dalam RUPS menyetujui pembayaran dividen sebesar Rp24 per lembar saham yang totalnya mencapai Rp38,40 miliar atau 21,60 persen dari laba bersih.

    Sepanjang 2024, Perseroan mencatat pendapatan usaha sebesar Rp1,266 triliun dengan kontribusi utama dari segmen pariwisata sebesar 75,11 persen.

    Sedangkan sisanya berasal dari real estate serta perdagangan dan jasa. 

    Meski menghadapi tantangan ekonomi global, kenaikan harga bahan baku, dan perubahan preferensi pelanggan, perseroan tetap fokus pada inovasi dan efisiensi operasional.

    Seperti digitalisasi layanan ticketing, peningkatan fasilitas pengunjung, serta pengembangan wahana baru sehingga berhasil mempertahankan pendapatan seperti tahun lalu.

    Sebagian artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Ini Penjelasan Pramono Anung Soal Cak Lontong, Sutiyoso, dan Eks Dirut Garuda Jadi Komisaris Ancol.

    (Tribunnews.com/Deni)(WartaKotalive.com/Yolanda Putri Dewanti)

  • Kalender Mei 2025 Lengkap Libur Nasional, Weton dan Tanggal Hijriah

    Kalender Mei 2025 Lengkap Libur Nasional, Weton dan Tanggal Hijriah

    Kalender Mei 2025 Lengkap Libur Nasional, Weton dan Tanggal Hijriah

    TRIBUNJATENG.COM – Berikut ini link download PDF kalender Mei 2025.

    Bulan Mei 2025 akan tiba dalam hitungan hari.

    Memasuki bulan Mei 2025, masyarakat Indonesia kembali disuguhkan dengan sejumlah hari libur nasional dan cuti bersama yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat maupun merencanakan liburan. 

    Berdasarkan kalender resmi yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Kantor Wilayah Aceh, terdapat lima tanggal penting yang menjadi hari libur sepanjang bulan ini.

    Libur nasional dimulai pada 1 Mei 2025 dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional.

    Selanjutnya, Hari Raya Waisak yang jatuh pada 12 Mei diikuti oleh cuti bersama pada 13 Mei 2025.

    Tidak berhenti sampai di situ, masyarakat juga akan menikmati libur Kenaikan Yesus Kristus pada 29 Mei yang kembali disambung dengan cuti bersama pada 30 Mei 2025.

    Rangkaian hari libur ini tentu menjadi informasi penting yang banyak dicari oleh pelajar, pekerja, maupun keluarga yang ingin menyusun agenda mereka.

    Oleh karena itu, link download kalender Mei 2025 dalam format PDF menjadi salah satu hal yang paling diburu di awal bulan ini.

    Kalender versi PDF sangat praktis untuk dicetak, disimpan di ponsel, atau digunakan sebagai pengingat digital.

    Tak hanya mencantumkan tanggal merah, kalender ini juga dilengkapi dengan penandaan hari besar keagamaan yang berlaku secara nasional.

    Tanggal Merah Mei 2025 (berdasarkan kalender terbitan Kemenag Aceh)

    1 Mei: Hari Buruh

    12 Mei: Hari Raya Waisak

    13 Mei: Cuti Bersama Hari Raya Waisak

    29 Mei: Kenaikan Yesus Kristus

    30 mei 2025: Cuti bersama Kenaikan Yesus Kristus

    Susunan Kalender Mei 2025

    1 Mei 2025 – 3 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Kamis Pon

    2 Mei 2025 – 4 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Jumat Wage

    3 Mei 2025 – 5 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Sabtu Kliwon

    4 Mei 2025 – 6 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Minggu Legi

    5 Mei 2025 – 7 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Senin Pahing

    6 Mei 2025 – 8 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Selasa Pon

    7 Mei 2025 – 9 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Rabu Wage

    8 Mei 2025 – 10 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Kamis Kliwon

    9 Mei 2025 – 11 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Jumat Legi

    10 Mei 2025 – 12 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Sabtu Pahing

    11 Mei 2025 – 13 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Minggu Pon

    12 Mei 2025 – 14 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Senin Wage

    13 Mei 2025 – 15 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Selasa Kliwon

    14 Mei 2025 – 16 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Rabu Legi

    15 Mei 2025 – 17 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Kamis Pahing

    16 Mei 2025 – 18 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Jumat Pon

    17 Mei 2025 – 19 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Sabtu Wage

    18 Mei 2025 – 20 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Minggu Kliwon

    19 Mei 2025 – 21 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Senin Legi

    20 Mei 2025 – 22 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Selasa Pahing

    21 Mei 2025 – 23 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Rabu Pon

    22 Mei 2025 – 24 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Kamis Wage

    23 Mei 2025 – 25 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Jumat Kliwon

    24 Mei 2025 – 26 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Sabtu Legi

    25 Mei 2025 – 27 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Minggu Pahing

    26 Mei 2025 – 28 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Senin Pon

    27 Mei 2025 – 29 Dzulqo’dah 1446 Hijriah – Selasa Wage

    28 Mei 2025 – 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah – Rabu Kliwon

    29 Mei 2025 – 2 Dzulhijjah 1446 Hijriah – Kamis Legi

    30 Mei 2025 – 3 Dzulhijjah 1446 Hijriah – Jumat Pahing

    31 Mei 2025 – 4 Dzulhijjah 1446 Hijriah – Sabtu Pon

    Link Download Kalender Mei 2025

     

    (*)

  • Mengaku Polisi, Pria di Jakarta Pusat Tipu Korban dan Gasak Dua Ponsel Senilai Rp 27 Juta – Halaman all

    Mengaku Polisi, Pria di Jakarta Pusat Tipu Korban dan Gasak Dua Ponsel Senilai Rp 27 Juta – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komplotan pria dengan modus mengaku sebagai anggota polisi menipu dua warga di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (28/4/2025) malam.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban dan saksi berjanjian dengan seseorang untuk mengambil barang berdasarkan komunikasi melalui telepon.

    Sebelum kejadian, saksi diketahui sempat dihubungi oleh orang yang diduga pelaku melalui dua nomor berbeda.

    Selanjutnya, korban dan saksi pun berangkat dari Komplek Kodam Tanah Kusir ke daerah Petamburan II.

    Setibanya di depan RS Pelni, mereka diarahkan untuk menunggu selama 15 menit sambil menerima gambar kiriman dari pelaku.

    Tidak lama kemudian, setelah mendapatkan lokasi tepat, mereka dihampiri tiga orang yang mengaku sebagai anggota Polres Jakarta Pusat.

    “Para pelaku lalu mengambil dua buah Hp merek Oppo A3x warna ungu dan iPhone XR warna hitam milik korban dan saksi,” ujar Ade Ary, Selasa (29/4/2025).

    Setelah itu, korban dan saksi dipisahkan oleh para pelaku.

    Korban dibonceng oleh salah satu pelaku dan diturunkan di depan Komplek BNI Pejompongan, sementara saksi diturunkan di Pos Polisi Pasar Tanah Abang.

    Mengetahui dirinya menjadi korban penipuan, korban pun langsung menghubungi keluarganya.

    “Selanjutnya, keluarga korban atau pelapor, berkoordinasi dengan anggota Buser Tanah Abang,” kata Ade Ary.

    Polisi pun akhirnya berhasil mengamankan satu pelaku yang diketahui bernama Ferry Hafist.

    Atas kejadian tersebut, Ade Ary mengatakan jika korban dan saksi menderita kerugian material sebesar Rp27 juta.

    “Pengusutan kejadiannya dilaporkan ke Polsek Metro Tanah Abang,” pungkas polisi berpangkat melati tiga itu.

  • Bocah SMP yang Tusuk Kakek, Disdik Purwakarta: Pendidikan Tanpa Dukungan Keluarga Jadi Omong Kosong – Halaman all

    Bocah SMP yang Tusuk Kakek, Disdik Purwakarta: Pendidikan Tanpa Dukungan Keluarga Jadi Omong Kosong – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Seorang bocah SMP berinisial ALH menusuki kakeknya sendiri di Purwakarta, Jawa Barat.

    Tak sendiri, ia juga dibantu temannya yang berinisial RAW.

    Kini, kakeknya yang bernama Suyono (69) dirawat di RSUD Bayu Asih Purwakarta karena sejumlah luka tusuk di tubuhnya.

    Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta, Purwanto yang mengetahui kasus ini pun mengaku prihatin.

    Ia menyebut kasus ini adalah kasus di luar nalar.

    Purwanto mempertanyakan, bagaimana bisa, anak kelas tujuh dan sembilan SMP melakukan hal yang seharusnya tak terbayangkan oleh anak seusianya.

    “Ini kasus di luar nalar.”

    “Anak kelas 7 dan kelas 9 melakukan hal yang seharusnya tak terbayangkan. Kami sudah dalami kasus ini.”

    “ALH, sudah tidak punya ibu, ayahnya pun pisah.”

    “Sekarang diasuh kakek dan neneknya. Tapi bagaimana dia bisa sampai berbuat seperti itu?” ujar Purwanto saat ditemui Tribunjabar.id, Senin (28/4/2025).

    Ia menyebut bahwa kasus ini merupakan efek dari lemahnya pengawasan keluarga dan minimnya dukungan dari lingkungan sekitar.

    Padahal, pihak sekolah sudah menerapkan aturan tegas seperti dilarang membawa motor, larangan pulang larut malam, hingga pembatasan penggunaan HP.

    Namun, aturan itu kerap diabaikan, bahkan oleh orang tuanya sendiri.

    “Anak ini sering nongkrong bawa motor malam-malam. Masyarakat diam. Enggak ada yang menegur. Orang tua pun tetap kasih motor dan HP. Kita ini seperti melawan arus,” ucapnya.

    Menurut penelusurannya, kedua siswa tersebut ternyata beberapa kali dapat teguran dari pihak sekolah atas perilaku bermasalah mereka.

    Pihak sekolah pun memutuskan untuk mengeluarkan dua siswa tersebut dari sekolah.

    “Sekolah sudah tidak sanggup lagi. Kami akan kembalikan ke orang tuanya. Hak pendidikan mereka masih akan kami bantu arahkan, tapi pola seperti ini tidak bisa dilanjutkan,” ujarnya.

    Ia juga menyebut bahwa pendidikan tanpa adanya dukungan dari keluarga dan masyarakat hanyalah omong kosong belaka.

    “Tanpa dukungan keluarga dan masyarakat, pendidikan jadi omong kosong,” ucap Purwanto.

    Kasus ini, ujar Purwanto, merupakan gambaran sistem pendidikan yang tidak didukung oleh lingkungan sekitar.

    “Kalau orang tua dan masyarakat tidak ikut mendidik, maka sekolah tidak punya daya. Kita perlu sinergi, bukan sekadar seremonial,” katanya.

    Diketahui, Suyono ditemukan tergeletak bersimbah darah di dalam warungnya.

    AKP M Arwin Bahar selaku Kasat Reskrim Polres Purwakarta menuturkan, korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya bernama Hendrik.

    Ia menyebut, Hendrik curiga karena tidak melihat aktivitas seperti biasanya di warung milik Suyono.

    Saat mengintip ke dalam warung, Hendrik mengaku terkejut karena melihat korban tergeletak di lantai, bersimbah darah.

    “Saya dikasih tahu istri, katanya ada yang aneh di rumah Pak Suyono. Pas saya ke sana, pintu rumah agak terbuka. Saya ngintip ke warung, Pak Suyono udah tergeletak di bawah, banyak darah,”

    Beruntung, Hendrik yang masuk ke rumah masih menemukan korban dalam keadaan hidup.

    “Saya buka rolling door, ternyata beliau masih hidup, penuh luka,” ucap Hendrik.

    Meski dalam kondisi kritis, Suyono berbisik lirih saat ditanya siapa pelaku yang menganiayanya.

    Hendrik menyebut Suyono menyebutkan nama cucunya, ALH.

    Korban pun langsung dievakuasi ke RSUD Bayu Asih Purwakarta.

    Mengutip TribunJabar.id, warga yang mengetahui hal tersebut pun langsung mencari ALH.

    Motif dari aksi ini adalah karena ALH sakit hati kerap dimarahi.

    Amarahnya memuncak saat hari kejadian dimarahi oleh korban karena memakai motor hingga pulang terlambat.

    “Motornya dipakai ALH dari malam, jadi Pak Suyono enggak bisa antar istrinya ke pasar. Mungkin karena ditegur, dia marah dan langsung bertindak brutal,” ujar Hendrik.

    Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul ‘Di Luar Nalar’ Kasus Cucu di Purwakarta Rencanakan Pembunuhan pada Kakek yang Rawat sejak Kecil

    (Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJabar.id, Deanza Falevi)

  • Wabup Purbalingga Tegaskan Perbaikan Jalan Jadi Prioritas, Minta Warga Sabar

    Wabup Purbalingga Tegaskan Perbaikan Jalan Jadi Prioritas, Minta Warga Sabar

    TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA — Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di wilayahnya.

     Namun ia meminta masyarakat bersabar karena proses pembangunan memerlukan waktu dan tahapan administrasi yang ketat.

    Pernyataan ini disampaikannya dalam acara Silaturahmi dan Halalbihalal bersama aparatur pemerintah serta tokoh masyarakat dari Kecamatan Karangmoncol, Pengadegan, dan Kemangkon, Senin (28/4/2025).

    “Meski baru dua bulan menjabat, saya bersama Bupati Fahmi Muhammad Hanif sudah menyusun langkah strategis untuk percepatan perbaikan jalan.

     Tapi semua perlu proses agar tidak menyalahi aturan,” kata Dimas dalam rilis resmi yang diterima Tribunbanyumas.com, Selasa (29/4/2025).

    Ia menjelaskan bahwa jalan memiliki peran vital sebagai penghubung antarwilayah dan sebagai infrastruktur penopang ekonomi masyarakat.

     Jalan yang rusak, menurutnya, akan menghambat mobilisasi dan menurunkan produktivitas warga.

    “Kalau jalannya tidak baik, arus mobilisasi terhambat. Maka potensi ekonomi tidak bisa dimaksimalkan,” tegasnya.

    Wabup juga menyampaikan pesan dari Bupati Fahmi agar seluruh kepala desa mendukung penuh program prioritas “Alus Dalane Kepenak Ngodene”, terutama dalam penggunaan Dana Desa untuk memperbaiki infrastruktur jalan.

    “Kami paham Dana Desa punya alokasi masing-masing. Tapi khusus infrastruktur, terutama jalan, mohon diprioritaskan,” ujarnya.

    Ia pun mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintahan desa, untuk selaras dengan visi Kabupaten Purbalingga dalam membangun daerah secara kolaboratif dan inovatif.

    Dimas berharap tidak ada lagi perpecahan akibat dinamika politik yang telah berlalu.

    Sementara itu, para camat dari Pengadegan, Kemangkon, serta Sekcam Karangmoncol, menyatakan dukungan mereka terhadap pemerintahan Fahmi-Dimas.

    Mereka siap mendorong pemerintahan yang kolaboratif untuk mewujudkan visi Purbalingga BARU.

  • Pemkab Blora Lantik 1.245 PPPK dan CPNS, Gaji Mulai 1 Mei 2025

    Pemkab Blora Lantik 1.245 PPPK dan CPNS, Gaji Mulai 1 Mei 2025

    TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Pemkab Blora menggelar Penandatanganan Perjanjian Kerja dan Pengambilan Sumpah atau Janji Jabatan Fungsional PPPK serta Penyerahan Keputusan Pengangkatan CPNS Formasi 2024, di Alun-alun Blora, Selasa (29/4/2025).

    Kegiatan ini diikuti ribuan peserta.

    Mereka dilantik langsung Bupati Blora Arief Rohman.

    Kepala BKPSDM Kabupaten Blora, Heru Eko Wiyono merinci ada 1.245 orang yang dilantik.

    “Yang dilantik ada 1.245 orang.”

    “Terdiri 1.048 PPPK, sedangkan CPNS yang ikut penyerahan SK ada 197,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Heru menyampaikan, untuk gaji PPPK yang baru dilantik terhitung per 1 Mei 2025.

    “Untuk PPPK ini gajinya per 1 Mei 2025, karena Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) 1 Mei 2025.”

    “Jadi mulai 5 sampai 7, khusus PPPK melakukan penandatanganan perjanjian kerja.”

    “Perjanjian kerjanya 5 tahun,” jelasnya.

    Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman menginstruksikan agar para pegawai yang baru dilantik untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

    “Alhamdulillah kami sudah mengangkat lebih dari 1.000 orang.”

    “Tentunya kami berharap mereka memberikan kinerja pengabdian, yang terbaik untuk Kabupaten Blora,” paparnya. (*)

  • Kunci Jawaban Matematika Kelas 8 Halaman 285 Uji Kompetensi Bab 6

    Kunci Jawaban Matematika Kelas 8 Halaman 285 Uji Kompetensi Bab 6

    TRIBUNJATENG.COM – Berikut ini kunci jawaban Matematika kelas 8 halaman 285 uji komptensi bab 6.

    Halaman tersebut terdapat pada Bab 6 yang berjudul Statistika pada buku Matematika kelas VIII SMP/MTs karangan Mohammad Tohir dkk terbitan Kemendikbudristek tahun 2022.

    Pada halaman 285, siswa diminta untuk mengerjakan Soal Uji Kompetensi Bab 6.

    Kunci Jawaban Matematika Kelas 8 Halaman 285 Kurikulum Merdeka

    Uji Kompetensi Bab 6

    4. Berikut adalah data nilai ulangan matematika 10 orang anak 62, 74, 95, 60, 56, 70, 72, 65, 60, 58

    a. Tentukan nilai yang dapat mempengaruhi nilai rata-rata. Berikan alasanmu!

    Jawaban: nilai 95 karena nilai tersebut paling tinggi dan memiliki jawak yang jauh dengan nilai siswa yang lainnya.

    b. Nilai manakah yang lebih baik untuk menyatakan nilai ratarata ulangan siswa?

    Jawaban: nilai 68 karena rata-ratanya 66,9 paling dekat dengan 68

    5. Perhatikan dua data berikut ini!

    Data A : 5, 7, 7, 8, 8, 8, 9, 9, 10, 11, 12, 13
    Data B : 6, 7, 7, 7, 8, 8, 9, 9, 10, 10, 12, 18

    a. Jelaskan, mengapa rata-rata data B lebih besar daripada data A!

    Jawaban: Karena nilai terakhir dari data B lebih tinggi dari nilai terakhir data A

    b. Jelaskan, mengapa median dari data A sama dengan median dari data B?

    Jawaban: Karena nilai tengah data A dan nilai tengah data B sama yaitu ; antar 8 dan 9

    c. Jelaskan mengapa modus dari data A dan B berbeda?

    Jawaban: Modus data A adalah 8 dan modus data B adalah 7

    6. Penjualan Motor di salah satu dealer ditunjukkan dengan diagram garis berikut. Tentukan

    a. Rata-rata
    b. Median
    c. Modus
    d. Kuartil pertama dan Kuartil ketiga

    Jawaban: 

    a. Rata-rata = 13,5
    b. Median = 12
    c. Modus = bulan November
    d. Kuartil pertama = 11 dan Kuartil ketiga = 17

    Disclaimer: 

    – Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.

    – Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.

     

  • Hampir 1 Ons Sabu Disita, Pengedar di Purwokerto Barat Ditangkap Polisi

    Hampir 1 Ons Sabu Disita, Pengedar di Purwokerto Barat Ditangkap Polisi

    TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO – Satresnarkoba Polresta Banyumas menangkap seorang pengedar narkoba berinisial AS (41), warga Kelurahan Kober, Purwokerto Barat, Rabu (23/4/2025) malam.

    Kasatresnarkoba Polresta Banyumas, Kompol Willy Budiyanto, menjelaskan, AS diamankan di rumahnya sekitar pukul 21.45 WIB.

    Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan berat total mencapai 96,71 gram.

    Barang bukti yang disita meliputi:

    Tiga plastik klip berisi sabu seberat 16,85 gram,

    Satu plastik klip berisi sabu seberat 45,82 gram,

    Tujuh plastik klip berisi sabu seberat 31,14 gram,

    Satu plastik klip kecil berisi sabu seberat 2,89 gram,

    Satu pipet kaca bekas pakai,

    Satu bong dari botol kaca,

    Satu timbangan digital,

    Satu unit handphone merek Infinix.

    “Hampir 1 ons barang bukti sabu berhasil diamankan dari tangan tersangka,” ungkap Kompol Willy dalam rilis pers, Selasa (29/4/2025).

    Dalam pemeriksaan, AS mengaku bahwa sabu tersebut adalah milik TM, yang kini berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang). Saat ini, polisi masih memburu TM untuk mengungkap jaringan narkoba yang lebih luas.

    Atas perbuatannya, AS dijerat dengan Primer Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman berat.

    Untuk penyelidikan lebih lanjut, AS beserta barang bukti telah diamankan di Mapolresta Banyumas.(jti)