Author: Tribunnews.com

  • 7.926 Calon Jemaah Haji Asal Jakarta Diberangkatkan ke Tanah Suci Pada 1 Mei 2025

    7.926 Calon Jemaah Haji Asal Jakarta Diberangkatkan ke Tanah Suci Pada 1 Mei 2025

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Sebanyak 7.926 calon jemaah haji asal Jakarta bakal diberangkatkan ke Tanah Suci pada 1 Mei 2025 mendatang.

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bilang calon jemaah haji ini akan diberangkatkan dalam beberapa kloter.

    Hal ini disampaikan Pramono usai mengukuhkan 120 petugas haji yang akan mendampingi ribuan jemaah haji asal Jakarta tersebut.

    “Hari ini DKI Jakarta secara resmi mengukuhkan petugas haji dan akan memberangkatkan kurang lebih 7.926 haji, kloternya ada 19,” ucapnya di Balai Kota Jakarta, Gambir, Selasa (29/4/2025).

    Adapun para petugas haji itu dititip pesan oleh Pramono untuk bisa memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji asal Jakarta.

    Ia pun mewanti-wanti supaya para petugas jangan malah merepotkan, baik itu dari sisi kesehatan, pelayanan, dan sebagainya.

    “Untuk itu mudah-mudahan penanganan Jakarta yang sudah berulang kali menyelenggarakan acara seperti ini berjalan lancar dan gaji semuanya bisa berjalan baik dan mabrur,” ujarnya.

    KLIK SELENGKAPNYA: Apa Arti konklaf dan Begini Proses Pemilihan Paus Baru Pemimpin Gereja Katolik Pengganti Paus Fransiskus. Konklaf Dimulai Rabu (7/5/2025).

    Ia pun berharap, penyelenggaraan haji tahun ini dapat berjalan dengan baik dan berpesan supaya petugas memberikan pelayanan dengan sepenuh hari.

    Sebab, para petugas merupakan representasi penting dari kualitas pelayanan Pemprov DKI Jakarta.

    “Saya ingin mengingatkan supaya saudara-saudara menjalankan ini dengan tulus ikhlas dan kembali ke Jakarta dengan selamat, tidak kekurangan apa pun, dan penuh berkah,” tuturnya.

    Adapun ribuan calon jemaah haji asal Jakarta ini akan diberangkatkan secara bertahap mulai Kamis (1/5/2025) dini hari nanti.

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Bakar Poster Gambar Roy Suryo, Massa Pencinta Jokowi di Malang Gelar Unjuk Rasa – Halaman all

    Bakar Poster Gambar Roy Suryo, Massa Pencinta Jokowi di Malang Gelar Unjuk Rasa – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Kelompok massa yang mengatasnamakan Masyarakat Militan Pencinta Jokowi (MMPJ) Malang Raya mendesak polisi menangkap Roy Suryo dan pihak-pihak yang mempertanyakan keabsahan ijazah Preside ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

    Hal itu disampaikan mereka pada unjuk rasa yang digelar di depan DPRD Kota Malang, Selasa (29/4/2025).

    Koordinator lapangan aksi, Damanhudi Jab menilai Roy Suryo dan pihak yang mempertanyakan keabsahan ijazah Jokowi telah membuat gaduh serta menyebarkan informasi bohong.

    “Kami menilai bahwa gerakan-gerakan tersebut bukan hanya merusak tatanan demokrasi yang telah dibangun dengan susah payah, tetapi juga mengancam stabilitas pemerintahan yang sah,” ujar Jab, dikutip dari SuryaMalang.com, Selasa.

    Masa aksi sempat mebakar ban bekas di trotoar Alun-alun Tugu Merdeka.

    Mereka juga membawa poster bergambar Roy Suryo yang diberi tanda silang.

    Dalam aksinya, massa juga membakar poster Roy Suryo.

    Mereka bahkan siap mempolisikan Roy Suryo apabila pakar telematika itu tidak meminta maaf.

    “Sebagai bagian dari masyarakat yang cinta damai, MMPJ Malang Raya menyerukan kepada seluruh pihak untuk berhenti menebar kebencian menghormati pilihan rakyat serta bersama-sama mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan wakilnya, Gibran Rakabuming Raka,” tegas Jab.

    Minta Tak Usik Pemerintahan Prabowo-Gibran

    Lebih lanjut, MMPJ Malang Raya mendesak mendesak agar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak diusik.

    MMPJ Malang Raya juga mengingatkan para tokoh pilitik dan pensiunan jenderal untuk menghormati proses demokrasi.

    Tidak meremehkan atau melecehkan hasil Pemilu terbuka yang sah.

    “Kami menolak segala bentuk provokasi, agitasi, dan upaya delegetimasi terhadap pemerintah yang sah, serta siap mengawal jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran demi tercapainya cita-cita pembangunan Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

    8 Nama Dilaporkan Polisi

    Sebelumnya, pendukung Joko Widodo (Jokowi) membeberkan sejumlah nama yang dilaporkan ke polisi terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI itu.

    Pendukung Jokowi melaporkan dugaan tindak pidana penghasutan atau penyebaran berita bohong ke Mapolres Kota Depok, pada Sabtu (26/4/2025) lalu.

    Ketua Komite Rakyat Nasional (Kornas) Kota Depok, Karim Rahayaan, mengatakan sejumlah nama terlapor itu ada Amien Rais, Rismon Sianipar, hingga Roy Suryo.

    Total ada delapan orang yang dilaporkan oleh pendukung Jokowi itu, berikut daftarnya, disampaikan langsung oleh Karim:

    Amien Rais
    Bambang Mulyono
    Muhammad Taufiq
    Rismon H Sianipar
    Roy Suryo
    Sugi Nur Raharja (Gusnur)
    Dokter Tifa (Tim Pembela Ulama dan Aktivis atau TPUA)
    Umar Khalid Harahap

    “Ini sejumlah nama yang kami laporkan sudah jelas tidak mentaati peraturan hukum yang berlaku,” kata Karim kepada wartawan, Senin (28/4/2025).

    Sejumlah terlapor tersebut diduga melanggar pasal 160 dan 161 KUHP tentang tindak pidana penghasutan di tempat umum.

    Laporan pihak pelapor ke Polres Depok diterima dengan nomor : L/B/845/IV/2025/SPKT/POLRES METRO DEPOK/POLDA METRO JAYA.

    Dengan ini, Karim meminta Polres Kota Depok segera menindaklanjuti laporannya.

    Pasalnya, sejumlah nama terlapor dengan jelas tidak menuruti ketentuan Undang undang dengan cara melakukan penghasutan di muka umum supaya melakukan tindak pidana.

    Karim pun berharap, pihak Kepolisian dapat memproses dengan melakukan pemanggilan para terlapor tersebut.

    Ganjaran hukuman atas pasal 160 dan 161 KUHP itu yakni ancaman penjara paling lama 6 tahun.

    Karim menegaskan, ijazah Jokowi sudah jelas keasliannya.

    Hal tersebut diperkuat juga dengan pengakuan dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

    “UGM sudah menyatakan bahwa pak Jokowi dan beberapa teman angkatannya pak Jokowi itu memang asli dan benar. Beliau pak Jokowi memang alumni UGM,” jelas Karim.

    Sebelumnya, Tim Advocate Public Defender yang tergabung dari Peradi Bersatu juga sempat melaporkan Roy Suryo cs ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Sabtu (26/4/2025).

    Laporan tersebut diterima dengan nomor LP/B/1387/IV/2025/SPKT/POLRES METRO JAKARTA SELATAN/POLDA METRO JAYA tertanggal 26 April 2025.

    Selain itu, laporan itu diketahui sempat dilayangkan ke Bareskrim Polri pada Kamis (24/4/2025). 

    Namun, laporan itu ditolak dan disarankan untuk dibuat di Polda Metro Jaya.

    “Hari ini telah resmi melaporkan, melaporkan yang berprofesi sebagai ahli ya katanya, yang berprofesi sebagai ahli dan atau ilmuwan, dengan inisial RS dan kawan-kawan,” kata Wakil Ketua Peradi Bersatu, Lechumanan kepada wartawan, Sabtu.

    Sebelum ini, Organisasi masyarakat Pemuda Patriot Nusantara bersama Relawan Jokowi juga telah melaporkan empat orang ke Polres Metro Jakarta Pusat atas dugaan penghasutan terkait isu ijazah palsu Jokowi, pada Rabu (23/4/2025). 

    Disebutkan bahwa empat sosok yang dilaporkan itu adalah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo, ahli digital forensik Rismon Sianipar, Wakil Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Rizal Fadillah, dan dokter Tifauzia Tyassuma.

    Roy Suryo memberikan tanggapan setelah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta atas Pasal 160 KUHP atau upaya penghasutan.

    Ia dilaporkan karena disebut telah menghasut dan memperkeruh isu ijazah palsu Jokowi.

    Laporan itu dilayangkan relawan Pemuda Patriot Nusantara pada Rabu (23/4/2025) lalu.

    Terkait hal itu, Roy Suryo menyatakan siap menghadapi proses hukum dan membuktikan keabsahan ijazah Presiden ke-7 RI Jokowi di pengadilan.

    “Kami siap menjawab tantangan kalau kami akan dipolisikan dengan pasal 160 (KUHP,-red) itu karena itu pasal pengecut,” kata Roy Suryo dalam video yang diterima pada Minggu (27/4/2025).

    Pasal 160 KUHP

    Pasal 160 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) berisi tentang laporan Penghasutan. 

    Pasal 160 KUHP itu menjelaskan bahwa:

    “Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya melakukan perbuatan pidana, melakukan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menuruti baik ketentuan undang-undang maupun perintah jabatan yang diberikan berdasar ketentuan undang-undang, diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah,” demikian isi Pasal 160 KUHP.

    Roy Suryo: Lucu kalau Dijerat Pasal 160 KUHP

    Alih-alih merasa tertekan, Roy Suryo justru menganggap tuduhan tersebut lucu dan tidak berdasar.

    Apalagi pasal yang dikenakan adalah Pasal 160 KUHP tentang penghasutan di muka umum.

    Menurutnya, tuduhan menghasut terhadap dirinya sangat tidak tepat.

    Terutama jika merujuk pada konteks pernyataan yang ia sampaikan.

    Roy Suryo menilai, pelaporan ini seharusnya membuat pihak pelapor malu karena laporan serupa sebelumnya sempat ditolak oleh Bareskrim Polri.

    “Lucu saja kalau kami dijerat dengan Pasal 160 KUHP.”

    “Sebenarnya yang melaporkan dari Peradi Bersatu itu harusnya malu. Laporan mereka di Bareskrim sudah ditolak. Justru yang diterima hanya dari Relawan Nusantara di Polres Jakarta Pusat,” kata Roy Suryo.

    Kendati demikian, Roy Suryo mengaku siap menghadapi proses hukum atas upaya membuktikan keabsahan ijazah Jokowi.

    “Soal pelaporan itu kita senyum saja. Tunggu sampai benar-benar berproses dengan jujur dan mengedepankan equality before the law.”

    “Tidak boleh ada yang memaksakan kehendak dan menggunakan tangan-tangan kotor untuk menekan pihak lawan karena masih berkuasa,” ujarnya.

    Sebagian artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Masyarakat Militan Pecinta Jokowi Malang Raya Desak Polisi Tangkap dan Adili Roy Suryo.

    (Tribunnews.com/Gilang Putranto, Rifqah, Galuh) (SuryaMalang.com/Benni Indo)

  • Israel Disebut Tayangkan ‘Siaran Langsung’ Genosida di Gaza, Amnesty: IDF Serang Warga Sipil – Halaman all

    Israel Disebut Tayangkan ‘Siaran Langsung’ Genosida di Gaza, Amnesty: IDF Serang Warga Sipil – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Amnesty International mengatakan Israel telah menayangkan “siaran langsung genosida” di Jalur Gaza.

    Menurut laporan Amnesty International yang terbit hari Senin (28/4/2025), Israel telah melakukan tindakan terlarang yang bertujuan untuk melenyapkan warga Palestina.

    Di samping itu, Israel juga disebut telah melanggar Konvensi Genosida Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) lewat berbagai tindakan. Dua di antaranya adalah “membahayakan tubuh dan mental warga sipil” dan menciptakan kondisi kehidupan yang memunculkan kerusakan fisik.

    Menurut Amnesty International, Israel berulang kali menghalangi akses bantuan kemanusian untuk Gaza dan menyerbu Kota Rafah meski sudah berkali-kali diperingatkan.

    Pasukan Pertahanan Israel (IDF) juga kerap menyerang warga sipil yang mematuhi perintah evakuasi.

    Organisasi itu menyebut “siaran langsung genosida” di Gaza terjadi sejak perang di sana meletus.

    “Sejak 7 Oktober 2023, ketika Hamas melakukan kejahatan mengerikan terhadap warga Israel dan lainnya serta menangkap lebih dari 250 sandera, dunia telah menjadi penonton genosida yang disiarkan langsung,” ujar Sekjen Amnesty International Agnes Callamard dalam laporan itu, dikutip dari Al Jazeera.

    “Negara-negara melihatnya seolah tak berdaya, ketika Israel membunuh ribuan demi ribuan warga Palestina, melenyapakan keluarga multigenerasi, menghancurkan rumah, kehidupan, rumah sakit, dan sekolah.”

    Menurut Callamard, Israel dan sekutu-sekutunya, termasuk Amerika Serikat (AS), bertindak seolah hukum internasional tidak diterapkan kepada negara-negara itu.

    Di sisi lain, Israel menolak mengakui telah melakukan genosida. Negara Zionis itu menegaskan hanya membela diri terhadap Hamas dan melakukan tindakan yang bertujuan untuk melindungi warga sipil.

    Otoritas kesehatan Gaza melaporkan kini sudah ada lebih dari 51.300 warga Palestina yang tewas karena serangan Israel. Sebnyak 17.400 di antaranya adalah anak-anak.

    SERANGAN UDARA ISRAEL – Tangkap layar Khaberni yang menunjukkan bekas ledakan bom dari serangan udara Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, Sabtu (14/3/2025). (khaberni/tangkap layar)

    Sementara itu, Israel mengatakan ada sekitar 1.200 orang yang tewas ketika Hamas menyerang Israel tanggal 7 Oktober 2023.

    Dalam laporannya, Amnesty International juga memperingatkan, AS memunculkan ancaman terhadap HAM secara global.

    Menurut organisasi itu, seratus hari pertama pemerintahan Presiden AS Donald Trump diwarnai oleh banyak serangan terhadap HAM, hukum internasional, dan PBB.

    Sepanjang 2024, Amnesty telah mendokumentasikan berbagai kejahatan perang yang dilakukan Israel.

    “Termasuk serangan langsung terhadap warga sipil dan objek sipil, dan serangan yang membabi buta,” kata Amnesty.

    Tindakan Israel telah membuat 1,9 juta warga Palestina (sekitar 90 persen rakyat Gaza) menjadi pengungsi. Israel disebut sengaja membuat bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

    Kebanyakan korban tewas adalah wanita, anak, dan lansia

    Kantor media pemerintah Gaza mengatakan korban serangan Israel di Gaza kebanyakan adalah wanita, anak, dan lansia.

    Menurut kantor itu, saat ini sudah ada 52.243 korban tewas. Sebanyak 65 persen di antaranya adalah tiga kategori di atas.

    Sudah ada lebih dari 18.000 anak yang tewas. Lalu, jumlah wanita yang tewas lebih dari 12.400 orang.

    Kemudian, Israel disebut telah melenyapkan lebih dari 2.180 keluarga Palestina. Anggota ribuan keluarga itu lenyap tak bersisa.

    Israel juga telah membunuh lebih dari 1.400 dokter dan tenaga kesehatan lainnya, 113 anggota pertahanan sipil, dan 212 jurnalis serta pekerja media.

  • Warga Gowa Terluka di Area Latihan Militer, Mabes TNI AD Bicara Pentingnya Kepatuhan Larangan Masuk – Halaman all

    Warga Gowa Terluka di Area Latihan Militer, Mabes TNI AD Bicara Pentingnya Kepatuhan Larangan Masuk – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes TNI AD) angkat bicara menyusul seorang warga yang terluka di area latihan militer setempat pada Selasa (22/4/2025) sepekan lalu.

    Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan menyusul insiden di area latihan militer di Kabupaten Gowa, ia menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap larangan memasuki kawasan latihan. 

    Setiap lokasi latihan militer TNI AD, kata dia, termasuk Lapangan Lempar Granat Malino telah dilengkapi tanda larangan melintas serta pagar kawat pembatas.

    TNI AD, ungkapnya, telah menetapkan radius aman antara 200 hingga 300 meter dari lokasi latihan untuk aktivitas warga.

    Untuk menjamin keamanan, lanjutnya, TNI AD juga menerjunkan petugas provost yang berjaga sebelum dan sesudah pelaksanaan latihan. 

    Selain itu, kata Wahyu, sebelum latihan dimulai aparat kewilayahan dalam hal ini Kodim Gowa selalu mengirimkan surat pemberitahuan kepada jajaran pemerintah setempat sebagai bentuk antisipasi.

    “Imbauan terus dilakukan agar warga tidak memasuki area berbahaya. Ini bagian dari upaya mencegah kejadian serupa terulang kembali,” kata Wahyu saat dikonfirmasi Tribunnews.com pada Selasa (29/4/2025).

    “CDi lokasi Lapangan Lempar Granat Malino, Kabupaten Gowa, juga telah dipasang rambu-rambu peringatan yang jelas sebagai bagian dari prosedur keselamatan standar dalam kegiatan latihan militer TNI AD,” pungkasnya.

    Kehilangan Tiga Jari Tangan

    Diberitakan Tribun-Timur.com sebelumnya, seorang petani bernama Firman (28) mengalami luka parah dan kehilangan tiga jari tangan kirinya akibat ledakan yang diduga berasal dari detonator granat saat berkebun di Kelurahan Patappang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

    Peristiwa terjadi pada Selasa siang, 22 April 2025.

    Ketika itu, Firman bersama ayahnya, Sudiri, tengah membersihkan area kebun yang berbatasan dengan kawasan latihan militer Sekolah Calon Tamtama (Secata) Rindam XIV/Hasanuddin, khususnya di zona latihan lempar granat.

    Ayah korban, Sudiri, mengatakan saat kejadian mereka sedang memperbaiki pagar dan membersihkan kebun yang berbatasan langsung dengan area latihan.

    “Kami tidak melihat ada benda mencurigakan. Tiba-tiba terdengar suara ledakan kecil seperti petasan, lalu saya lihat tangan anak saya berdarah,” kata dia.

    Ia mengaku selama ini warga kerap melintasi kawasan tersebut.

    Namun, lanjut dia, apa yang menimpa anaknya adalah insiden pertama yang terjadi.

    “Alhamdulillah, operasi berjalan lancar, dan anak saya sudah membaik. Biaya rumah sakit ditanggung penuh dan kami juga menerima santunan,” kata Sudiri.

    Dandim 1409/Gowa, Letkol Inf Heri Kuswanto, menjelaskan korban diduga menemukan benda menyerupai detonator saat membersihkan kebun.

    “Kemungkinan saat korban membenturkan benda itu dengan celuritnya, terjadi ledakan kecil. Ledakannya tidak besar, seperti ledakan korek gas, namun cukup untuk melukai tangan korban,” ujar dia pada Senin (28/4/2025).

    Akibat ledakan tersebut, Firman mengalami luka serius di tangan kirinya dan langsung dievakuasi ke Puskesmas terdekat sebelum dirujuk ke RS Pelamonia Makassar milik TNI AD.

    Operasi segera dilakukan pada malam harinya.

    “Korban sudah dioperasi dan semua biaya perawatan ditanggung penuh. Saat ini kondisinya sudah pulih dan telah kembali ke rumah,” jelas dia.

    Ia mengatakan ledakan diduga berasal dari detonator, bukan granat aktif.

    “Kalau itu granat pasti hancur semua badannya berarti ini bukan granat full, bisa jadi itu hanya detonatornya saja yang meletus. Detonator semacam itu pemicu bahan peledak yang itu nanti meledakkan badan granat,” ucapnya.

    Heri juga menegaskan lokasi kejadian berada di zona militer terlarang yang sudah diberi tanda peringatan.

    Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki kawasan tersebut.

    “Kami harap masyarakat mematuhi tanda peringatan. Jika tertulis kawasan latihan tembak atau lempar granat, itu berarti daerah terlarang,” tegasnya.

    Baca Selanjutnya: Berkebun dekat kawasan latihan militer petani gowa alami luka serius

    Pasca kejadian, Dandim Gowa bersama Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, turut memberikan santunan kepada korban untuk meringankan beban keluarga.

  • Menyusui Bayi Sampai Tertidur, Bolehkah Dilakukan? Begini Kata Ahli – Halaman all

    Menyusui Bayi Sampai Tertidur, Bolehkah Dilakukan? Begini Kata Ahli – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA– Sebagian bayi yang baru lahir cenderung tertidur saat menyusu langsung kepada Bunda. 

    Biasanya umum dilakukan oleh para bunda menyusui sambil tiduran. Namun bolehkah?

    Terkait hal ini, Dokter Spesialis Anak sekaligus Sleep Trainer Expert & Founder MimpiOfficial.id,  dr. Celestina Hardiman-Yap, M.Res beri jawaban. 

    Menurutnya, menyusui sampai anak tertidur tidak jadi masalah. 

    “Misalnya, yang menyusu sambil tidur, gitu ya. Nyusu sebagai pengantar tidur itu enggak salah. Kalau bunda enggak merasa masalah dengan hal itu dan kalau tidur anak tetap optimal,” ungkapnya dalam acara Playdate Baby HUKI yang diselenggarakan di Jakarta Selatan, Senin (28/4/2025). 

    Namun, jika anak sebentar-sebentar terbangun dan selalu ingin menyusu, maka harus diperhatikan. 

    Kalau sudah seperti ini, dr Celestina menyarankan untuk memperkokoh ‘day structure’. 

    Day structure” secara umum mengacu pada struktur atau pola kegiatan yang teratur dalam satu hari. 

    Ini bisa mencakup rutinitas pagi, periode kerja, waktu istirahat, dan kegiatan malam hari.

    “Kan kita jadi bingung. Ini tuh sebenarnya, cranky-nya apakah karena masih lapar ataukah masih ngantuk, gitu. Kalau day structure-nya enggak kokoh, itu biasanya agak lebih sulit kita menebak. Apa sih yang belum terpenuhi dari kebutuhan si anak ini, gitu,” imbuhnya. 

    Terkait  day structure pada anak, ia menyarankan untuk membuat rutinitas sebelum tidur. 

    Rutinitas sebelum tidur merupakan fondasi yang kuat juga untuk menentukan bagaimana tidur si kecil. 

    Pengantar tidur inilah yang meningkatkan bonding atau ikatan antara anak dengan orang tua atau pengasuhnya.

    Karena di situ merupakan momen yang krusial, singkat, padat, dan menyenangkan.

    “Ini merupakan rutinitas yang ditunggu si kecil untuk membuat suasananya juga menyenangkan, tetap membuat anak nyaman, dan tidak meningkatkan kecemasan ketika pisah tidur dengan anak dengan orang tua,” imbuhnya. 

    Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan sebelum tidur seperti memijat anak dengan menggunakan lotion atau oil yang cocok.

    Membuat anak lebih nyaman ketika diberikan pijatan yang lembut, ternyata dapat meningkatkan hormon cinta atau kita sebut hormon oksitosin.

    Momen ini dapat membantu mengisi “tangki cinta”.

    Sehingga anak lebih siap tidur dan produksi hormon pendukung tidurnya juga lebih meningkat.

    “Ini membuat anak lebih mudah untuk proses terlelap tidurnya,” tutup dr Celestina.

  • 4 Rekomendasi HP Android Buat Gaming, Dari Harga Rp 2 Jutaan Sampai yang Akan Rilis Awal Mei 2025

    4 Rekomendasi HP Android Buat Gaming, Dari Harga Rp 2 Jutaan Sampai yang Akan Rilis Awal Mei 2025

    TRIBUNJAKARTA.COM – Sejumlah handphone android kini berlomba-lomba menghadirkan ponsel yang tahan untuk bermain game.

    Beberapa diantaranya pun sudah tersohor dan digadang-gadang cocok untuk bermain game atau khusus gaming.

    Di deretan pertama ada POCO M6 Pro. Dari beberapa penelusuran Tribun Jakarta, POCO seri M ini cocok untuk bermain game.

    Dalam website resminya, seri M6 Pro ini dibanderol Rp 2.449.000 dari harga semula Rp 2.999.000.

    Untuk chipsetnya, POCO M6 Pro menggunakan Helio G99-Ultra dengan teknologi prosesor 6nm TSMC yang bertenaga dengan efisiensi tinggi.

    POCO M6 Pro merupakan seri POCO M pertama menggunakan layar Flow AMOLED unggulan untuk menghadirkan tampilan yang lebih luas dengan bezel ultra-tipis, yakni 6,67″ Flow AMOLED.

    POCO M6 Pro memiliki baterai 5000 mAH dengan 67 W turbo charging, serta dilengkapi peredup PWM 1920 Hz yang diklaim nyaman di mata.

    Memiliki penyimpanan 8 GB+256 GB, POCO M6 Pro dilengkapi dengan kamera depan 16 MP dan kamera belakang Tripel kamera 64 MP+8 MP+2 MP.

    lihat foto
    Promo makanan di McDonald’s atau McD dan HokBen bagi kamu yang membeli secara drive thru.

    Berikutnya ada Vivo Y22. Dari website resminya, seri ini dibekali dengan chipset Helio G85 Gaming Processor. 

    Dengan kapasitas baterai 5000 mAh, diklaim bisa bermain PUBG sampai 6 jam lamanya.

    Untuk harga jualnya pun dibanderol mulai Rp 4 jutaan, yakni Rp 2.299.000 (4+64GB), Rp 2.199.000 (4+128GB), dan Rp 2.999.000 (6+128GB).

    Diklaim tahan air dan debu, seri ini memiliki kamera depan 8MP dan belakang 50MP + 2MP.

    Ketiga, ada Infinix GT20 Pro. Dalam website resminya, GT 20 Pro mengadopsi Mode Esports yang unik untuk menciptakan pengalaman bermain game tanpa gangguan. 

    Hal ini membuat performa perangkat sama dengan konsol gaming, memberikan pengalaman bermain game yang luar biasa bagi para pemain Esports. Mode Esports untuk para pemain Esports.

    Untuk chipsetnya dibekali MediaTek Dimensity 8200 Ultimate dan penyimpanan ROM 256GB, RAM 12GB/8GB

    Seri ini memiliki layar AMOLED tanpa bingkai dan baterai 5000 mAh dengan mode pengisian hyper charge menampilkan pengisian cepat 45 watt.

    Keempat ada Realme 14 5G. Di mana produk ponsel seri ini baru akan diluncurkan pada 6 Mei 2025 mendatang.

    Seri ini digadang-gadang membawa inovasi terbaik di sektor gaming, khususnya di untuk ponsel level mi-range.

    Seri ini bakal ditenagai oleh prosesor terbaru, Snapdragon 6 Gen 4.

    Untuk penyimpanannya pun hadir dengan RAM dan ROM 8GB + 256GB dan memiliki baterai berkapasitas 6000 mAh.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Harga Emas Antam Hari Ini, 29 April 2025: Naik Lagi, Jadi Rp 1.966.000 per gram – Halaman all

    Harga Emas Antam Hari Ini, 29 April 2025: Naik Lagi, Jadi Rp 1.966.000 per gram – Halaman all

    Harga emas hari ini, Selasa (29/4/2025), naik lagi di level Rp1.966.000 per gramnya. Simak rincian harga emas per gram berikut ini.

    Tayang: Selasa, 29 April 2025 14:57 WIB

    Tribunnews/Jeprima

    HARGA EMAS – Karyawan menunjukkan emas batangan di Gedung Antam, Jakarta Selatan, Rabu (9/4/2025). Berikut rincian harga emas Antam terbaru pada hari ini, Selasa (29/4/2025). 

    TRIBUNNEWS.COM – Harga emas Antam hari ini, Selasa (29/4/2025), adalah Rp1.966.000 per gram.

    Dikutip dari logammulia.com, harga emas Antam saat ini naik lagi, sebanyak Rp6.000.

    Harga buyback emas hari ini juga mengalami kenaikan hingga Rp1.815.000 per gram.

    Harga buyback emas Antam adalah harga yang didapatkan ketika pemegang emas Antam ingin menjualnya.

    Perlu diketahui, perhitungan harga emas tersebut, hanya berlaku di kantor pelayanan Antam Pulo Gadung, Jakarta.

    Gerai penjualan emas Antam lainnya bisa jadi mematok harga berbeda.

    Harga emas pada Selasa (29/4/2025) hari ini, dalam berbagai pecahan:

    Harga emas batangan 0,5 gram: Rp1.033.000
    Harga emas batangan 1 gram: Rp1.966.000
    Harga emas batangan 2 gram: Rp3.872.000
    Harga emas batangan 3 gram: Rp5.783.000
    Harga emas batangan 5 gram: Rp9.605.000
    Harga emas batangan 10 gram: Rp19.155.000
    Harga emas batangan 25 gram: Rp47.762.000
    Harga emas batangan 50 gram: Rp95.445.000
    Harga emas batangan 100 gram: Rp190.812.000
    Harga emas batangan 250 gram: Rp476.765.000
    Harga emas batangan 500 gram: Rp953.320.000
    Harga emas batangan 1.000 gram: Rp1.906.600.000

    *Harga emas menurut laman logammulia.com, dapat berubah sewaktu-waktu.

    (Tribunnews.com/Oktavia WW)

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’4′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Pencurian Pelat Besi Kolong Tol Priok, Polisi Tangkap 5 Pelaku Termasuk Wanita Penadah Barang Curian

    Pencurian Pelat Besi Kolong Tol Priok, Polisi Tangkap 5 Pelaku Termasuk Wanita Penadah Barang Curian

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

    TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA – Polisi menangkap lima pelaku yang terlibat pencurian pelat besi kolong tol di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    Dari lima pelaku yang ditangkap, dua di antaranya berperan sebagai eksekutor, sementara tiga lainnya penadah. Adapun satu dari tiga penadah itu ialah seorang wanita paruh baya.

    Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Ahmad Fuady mengatakan, penangkapan terhadap para pelaku dilakukan setelah polisi menerima laporan pencurian pada 23 April 2025 lalu.

    “Kami menerima informasi adanya kehilangan pelat yang merupakan bagian dari jalan tol berdasarkan laporan polisi tanggal 23 April 2025,” kata Fuady di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (29/4/2025).

    Menerima laporan itu, jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara langsung melakukan penyelidikan.

    Di hari itu juga, pada tanggal 23 April 2025, polisi menangkap pelaku utama pencurian yakni seorang pria berinisial SW (43).

    “Hasil penyelidikan tersebut, maka di hari yang sama jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara menangkap dan mengamankan pelaku dengan inisial SW usia 43 tahun, diamankan di daerah Tanjung Priok,” jelas Fuady.

    Polisi pun mengembangkan penyelidikan menyusul tertangkapnya SW.

    Hasilnya, tertangkap lagi satu pelaku lainnya seorang pria berinisial RT (51), yang juga memiliki peran melakukan pencurian pelat besi dari kolong tol.

    SW dan RT mengaku telah mencuri pelat besi dari jalan tol milik PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) itu dengan cara mencongkelnya menggunakan perkakas.

    Kedua pelaku yang juga memiliki hubungan kekerabatan lalu menjual pelat besi hasil curiannya ke penadah di sekitar wilayah Tanjung Priok.

    Polisi akhirnya menangkap tiga pelaku lainnya yang merupakan pelaku penadahan, di mana salah satunya merupakan seorang wanita paruh baya berinisial M (51).

    “Kita kembangkan, kemudian menangkap dan mengamankan empat pelaku lainnya yaitu RT (51) ini perannya pelaku pencurian. M (51) berjenis kelamin wanita, AK (45), ML (41), perannya pertolongan jahat atau penadahan,” jelas Kapolres.

    Atas perbuatannya, tersangka SW dan RT dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, sedangkan ketiga penadah dijerat Pasal 480 KUHP tentang penadahan.

    Mereka terancam hukuman di atas 5 tahun penjara.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Sopir Angkot Meninggal Saat Bawa Penumpang di Jakarta Selatan, Hidup Sebatang Kara di Kolong Flyover – Halaman all

    Sopir Angkot Meninggal Saat Bawa Penumpang di Jakarta Selatan, Hidup Sebatang Kara di Kolong Flyover – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Seorang sopir Angkutan Kota (Angkot) ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraannya di Jalan Prof Dr Satrio, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (28/4/2025) pagi.

    Korban diketahui berinisial AT (56), seorang pria yang sehari-hari mengemudikan angkot jurusan Kampung Melayu-Tanah Abang.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan awalnya menghentikan laju kendaraannya untuk menurunkan penumpang.

    Tiba-tiba korban mengalami kejang saat hendak melanjutkan perjalanan setelah menurunkan seorang penumpang.

    “Korban seperti orang kejang, kemudian lemas dan bersandar ke salah satu penumpang di sebelahnya. Korban terlihat seperti orang pingsan, tidak bergerak dan tidak ada respons,” kata Kombes Ade Ary dalam keterangannya, Selasa (29/4/2025).

    Melihat kondisi tersebut, para penumpang panik dan keluar dari Angkot.

    Seorang pengendara yang melintas kemudian meminggirkan mobil korban agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

    Sekitar pukul 08.30 WIB, seorang petugas lalu lintas yang bertugas di sekitar Mall Ambassador mendatangi lokasi setelah diberi tahu adanya kerumunan warga.

    Petugas lalu lintas kemudian melakukan pengecekan.

    Namun korban sudah tidak bernapas dan tak ada denyut nadi.

    Tim kesehatan yang tiba di lokasi menyatakan korban telah meninggal dunia.

    “Koordinator sopir angkot jurusan yang mengenal korban tiba di tempat kejadian dan membenarkan bahwa korban merupakan salah satu sopir di bawah koordinasinya,” jelas Ade Ary.

    Saat ini, kasus penemuan mayat tersebut sedang ditangani oleh Polsek Metro Setiabudi.

    Terpisah, Kapolsek Metro Setiabudi, Kompol Firman, mengatakan jika tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban.

    Kapolsek juga mengungkapkan jika korban yang diketahui bernama Agus Tohir itu hidup sebatang kara dan tak memiliki tempat tinggal tetap.

    “Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diketahui tinggal seorang diri dan tidak memiliki tempat tinggal tetap. Ia tidur di bawah flyover Terminal Kampung Melayu,” ujar Firman.

  • Disorot usai Tanggapi Teror Kepala Babi, Hasan Nasbi Kini Mundur dari Kantor Komunikasi Kepresidenan

    Disorot usai Tanggapi Teror Kepala Babi, Hasan Nasbi Kini Mundur dari Kantor Komunikasi Kepresidenan

    TRIBUNJAKARTA.COM – Hasan Nasbi mundur dari posisinya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan.

    Pria yang sebelumnya dikenal sebagai pendiri lembaga survei Cyrus Network itu, sempat disorot berkat tanggapan kontroversialnya atas teror kepala babi kepada kantor berita Tempo.

    Hasan menyampaikan pengunduran dirinya melalui akun Instagram (@totalpolitik).

    Pada unggahan video akun podcast yang membahas politik itu, hari-hari terakhir Hasan bekerja sebagai corong Istana diabadikan.

    “Hari Senin tangal 1 April 2025 adalah hari terakhir saya menjalani aktivitas di Kantor Komunikasi Kepresidenan,” kata Hasan pada narasi video yang diunggah instagram @totalpolitik, Selasa (29/4/2025).

    Hasan tak mengungkap alasannya mundur dari lembaga yang dikenal dengan nama bahasa Inggrisnya, Presidential Communication Office (PCO) itu.

     Namun ia memberi kisi-kisi bahwa ketika dia mundur, pasti ada sesuatu yang di luar kemampuannya untuk ditangani.

    “Kalau ada sesuatu yang sudah tidak bisa lagi saya atasi atau kalau ada persoalan yang sudah di luar kemampuan saya, maka tidak perlu ribut-ribut, tidak perlu heboh-heboh, kitapun harus tahu diri, dan kemudian mengambil keputusan untuk menepi,” jelasnya.

    Surat resign sudah ditandatangani dan disampaikan ke Presiden Prabowo melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

    “Saat itu sudah tiba, surat pengunduran diri saya tanda tangani dan saya kirimkan kepada Presiden melalui dua orang sahabat baik saya, Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet,” jelasnya.

    Pria yang menjadi konsultan politik dan memenangkan Jokowi-Ahok pada Pilakda Jakarta 2012 itu merasa keputusannya mundur juga sekaligus membuka peluang untuk talenta lain mengisi posisi penting komunikasi Istana.

    Hasan berterima kasih kepada Prabowo atas kesempatannya berada di kabinet.

    “Saya juga harus meminta maaf kepada beliau jika selama memberikan pelayanan kepada Presiden masih jauh dari apa  yang beliau harapkan,” ujarnya.

    Tanggapi Teror Kepala Babi

    Sebelumnya, Hasan sempat menjadi sorotan karena tanggapannya atas teror kepala babi yang diterima kantor berita Tempo.

    Hasan menjawab enteng saat ditanyakan soal sikap Istana terkait teror itu.

    “Udah dimasak saja. Kalau kepala babi dimasak,” kata Hasan  di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (21/3/2025). 

    Hasan menilai teror kepala babi itu bukan menjadi ancaman bagi Francisca, wartawan Tempo yang diberikan kepala babi itu. 

    Sebab, dia melihat Francisca santai merespons teror kepala babi tersebut. 

    “Enggaklah, saya lihat ya, saya lihat dari media sosialnya Francisca yang wartawan Tempo, itu dia justru minta dikirimin daging babi. Artinya, dia enggak terancam kan. Buktinya dia bisa bercanda. Kirimin daging babi,” jelas Hasan.

    Hasan tidak melihat paket kepala babi itu sebagai teror, karena tidak tahu siapa pengirimnya dan untuk maksud apa.

    Diberitakan sebelumnya, kantor Tempo mendapatkan kirim paket berisikan kepala babi di Kantornya, Jalan Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (19/3/2025) sore. 

    Wakil Pemimpin Redaksi Tempo Bagja Hidayat menjelaskan, kepala babi itu diterima oleh wartawan Tempo Francisca Christy alias Cica dengan terbungkus kardus, styrofoam, hingga plastik. 

    “Diterimanya kemarin (Rabu) jam 16.15 WIB, dibukanya jam 16.00 WIB hari ini. Jadi kardus, di dalamnya itu ada styrofoam di dalamnya dibungkus plastik lagi kepalanya (babi),” kata Bagja saat dihubungi, Kamis (20/3/2025). 

    Bagja mengatakan, paket itu diterima oleh sekuriti kantor dengan nama Cica sebagai penerima, tertulis di kardus itu. Ketika menerima paket tersebut, Cica segera membawa paket itu ke lantai atas kantornya untuk dibuka. 

    Namun, karena berbau busuk, paket itu segera dibawa turun kembali oleh rekan kantornya. 

    Ketika dibuka, Bagja mengatakan, tidak ada surat ancaman yang ditujukan kepada Cica. 

    Hanya saja, kondisi kedua telinga babi itu tampak terpotong. 

    “Enggak ada sih (kalimat ancaman). Jadi telinganya terpotong, tulisan sih nama Cica aja,” kata dia.

    Bahkan, kantor redaksi Tempo kembali mendapatkan kiriman paket misterius, Sabtu (22/3/2025) pukul 08.00 WIB. 

    Setelah sebelumnya menerima paket berisi kepala babi, kini isinya enam bangkai tikus dengan kepala terpenggal. 

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya