Author: Tribunnews.com

  • Trump Bercanda Ingin Jadi Paus Vatikan Berikutnya, Gantikan Paus Fransiskus – Halaman all

    Trump Bercanda Ingin Jadi Paus Vatikan Berikutnya, Gantikan Paus Fransiskus – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bercanda mengatakan ia ingin menjadi Paus berikutnya, menggantikan Paus Fransiskus yang meninggal dalam usia 88 tahun pada minggu lalu.

    “Saya ingin menjadi Paus. Itu akan menjadi pilihan pertama saya,” kata Donald Trump pada hari Rabu (30/4/2025) kepada wartawan saat ditanya siapa yang ia inginkan menjadi Paus berikutnya.

    Trump mengindikasikan bahwa ia tidak memiliki preferensi khusus.

    “Saya harus mengatakan bahwa kami memiliki seorang kardinal dari suatu tempat bernama New York yang sangat baik, jadi kita lihat saja apa yang terjadi,” kata Trump, seperti diberitakan Al Jazeera.

    Kardinal Timothy Dolan, Uskup Agung New York, tidak termasuk di antara kandidat potensial untuk posisi tersebut, tetapi warga Amerika lainnya, Kardinal Joseph Tobin, Uskup Agung Newark, New Jersey, ada dalam daftar.

    Tidak ada orang AS yang pernah menjabat sebagai Paus.

    Trump dan istrinya, Melania, melakukan perjalanan ke Roma pada tanggal 26 April 2025 untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus, yang merupakan Paus Amerika Latin pertama di Vatikan.

    Sebelumnya, Trump dan Paus Fransiskus saling sindir selama satu dekade, yang sebagian besar karena seruan Paus agar Trump menaruh belas kasihan kepada imigran, kelompok yang berulang kali ingin dideportasi Trump dari AS.

    Setelah wafatnya Paus Fransiskus, sekitar 135 kardinal Katolik akan segera memasuki konklaf rahasia untuk memilih paus berikutnya.

    Jorge Mario Bergoglio, yang menjadi Paus Fransiskus, meninggal dunia dalam usia ke-88 tahun pada 21 April 2025 pukul 07.35 waktu Vatikan.

    Vatikan mengonfirmasi kematiannya disebabkan oleh stroke, koma, dan gagal kardiovaskular.

    Dokumen tersebut juga menyebutkan masalah kesehatan Paus Fransiskus, termasuk kegagalan pernapasan akut akibat pneumonia polimikroba bilateral, bronkiektasis multipel, hipertensi, dan diabetes tipe 2.

    Selain itu, Vatikan juga mengungkap surat wasiat yang ditulis oleh Paus Fransiskus yang menyatakan ia ingin dimakamkan secara sederhana.

    Lima hari setelah menghembuskan napas terakhir, Paus Fransiskus dimakamkan pada hari Sabtu, 26 April 2025 di Basilika Kepausan Santa Maria Maggiore di Roma, sesuai surat wasiatnya.

    (Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

  • Tidak Hanya di Jakarta, Roy Suryo Cs Juga Dilaporkan ke Polisi di Solo, Sleman dan Semarang – Halaman all

    Tidak Hanya di Jakarta, Roy Suryo Cs Juga Dilaporkan ke Polisi di Solo, Sleman dan Semarang – Halaman all

    ​TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden ke-7 RI Joko Widodo resmi melaporkan Roy Suryo Cs atas dugaan pencemaran nama baik terkait isu ijazah palsu. 

    Mereka dituduhkan dengan pasal KUHP dan UU ITE setelah tim hukum Jokowi menyerahkan 24 video sebagai barang bukti.

    Kuasa Hukum Jokowi, Yakup Hasibuan menuturkan kliennya melaporkan sejumlah pasal terkait tudingan ijazah palsu.

    Menurutnya, laporan terhadap Roy Suryo Cs ditangani Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

    Lima orang yang dilaporkan ke polisi tersebut selain Roy Suryo ada inisial T, ES, RS dan K.

    Ternyata Roy Suryo Cs tidak hanya dilaporkan ke Polda Metro Jaya, polisi di Solo, Sleman dan Semarang juga menerima laporan tersebut.

    “Kami melaporkan ke tiga wilayah, masing-masing Polresta Surakarta, Polres Sleman, dan Polrestabes Semarang,” kata Koordinator Alap Alap Jokowi, Lalang Wardiyanto Rabu (30/4/2025).

    Lalang menambahkan, pengaduan itu disampaikan sesuai arahan dari Ketua Umum Relawan Alap-alap Jokowi.

    Ia menyebut laporan terhadap Roy Suryo cs memuat materi yang sama, yakni dugaan penghasutan dan pencemaran nama baik terhadap Joko Widodo.

    “Bukti-bukti yang kami serahkan berupa beberapa flashdisk dan data yang diambil dari media sosial, termasuk dari UGM dan kediaman Jokowi,” ucapnya.

    Kendati demikian meski dilaporkan ke polisi, Pakar Telematika Roy Suryo mengatakan dirinya percaya diri buktikan di pengadilan ijazah palsu Jokowi. “Oh siap, sangat siap. Tentu dengan pengadilan yang fair. Jangan sampai kemudian nanti malah diarah-arahkan ke sisi yang lain. Kemudian, tidak perlu membuktikan ijazahnya. Ini hanya soal pencemaran nama baik. Nah, itu lain lagi,” kata Roy Suryo.

    Roy Suryo juga berharap proses hukum berlangsung juga secara fair. “Jangan hanya tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas. Kita saksikan, dan masyarakat mohon juga mengawal proses ini, sebaik-baiknya, jangan sampai ada proses-proses seperti yang terjadi pada Gus Nur dan Bambang Tri,” imbuhnya.

    Selain itu ia juga berharap Presiden Prabowo Subianto, tidak membiarkan anak-anak bangsanya diadu domba. Oleh karena persoalan-persoalan yang tidak jelas sekali.

    “Kita hanya berdoa kepada Tuhan Yang Kuasa, dan terima kasih atas dukungan masyarakat,” tutupnya.

     

    Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul ‘Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi: Tak Hanya di Solo, Roy Suryo Cs Dilaporkan di Sleman dan Kota Semarang’

     

  • Keji, Kepala Bocah 4 Tahun yang Dibakar di Tangerang Ternyata Sempat Dicelupkan ke Air Bak – Halaman all

    Keji, Kepala Bocah 4 Tahun yang Dibakar di Tangerang Ternyata Sempat Dicelupkan ke Air Bak – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polisi mengungkap kronologis kasus pembakaran bocah 4 tahun inisial MA dalam rumah kontrakan di Tangerang, Banten.

    Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan tersangka HB (38) sempat mencelupkan kepala korban ke air bak.

    Motifnya karena tersangka kesal korban yang sedang menginap tiba-tiba terbangun malam hari.

    “Pada pukul 23.00 WIB tersangka tertidur bersama dengan korban. Ketika Minggu 27 April 2025 sekira pukul 00.15 korban terbangun dan menangis meminta dibuatkan susu,” ucap Wira saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/4/2025).

    Selanjutnya, tersangka yang kesal langsung memukul bagian kepala daripada korban menggunakan tangan kosong sebanyak tiga kali. 

    Tersangka lalu membawa korban ke kamar mandi.

    “Saat itu tersangka memegang kepala dan mendorongnya ke bak (ember) berisi air dengan posisi tangan di belakang,” ungkapnya.

    Adapun tersangka melakukan itu selama 2-3 menit sampai korban tak sadarkan diri. 

    Setelah itu tersangka menggeletakkan tubuh korban di atas kasur. 

    Kemudian tersangka menumpukkan pakaian-pakaian yang ada di dalam kamar dan mulai membakar pakaian tersebut. 

    “Jadi jasad korban ditaruh di kasur, pakaian dikumpulkan di kamar dengan maksud menghilangkan jejak pembunuhan,” papar Wira.

    Tersangka lalu kabur meninggalkan TKP dan membuang kunci ke selokan.

    Sebelumnya, polisi berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan sadis inisial HB (38) terhadap bocah 4 tahun inisial MA dalam rumah kontrakan di Tangerang.

    “Iya (HB ditangkap, red) sama Subdit Jatanras Ditreskrimum PMJ di Tasikmalaya,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat dikonfirmasi, Selasa (29/4/2025).

    Zain mengatakan proses penanganan pelaku masih ditangani oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya selaku tim yang berhasil menangkap HB.

     

  • Setoran PNBP Maret 2025 Anjlok Imbas Dividen BUMN Dialihkan ke Danantara – Halaman all

    Setoran PNBP Maret 2025 Anjlok Imbas Dividen BUMN Dialihkan ke Danantara – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Maret 2025 mencapai Rp 115,9 triliun. Nilai ini mengalami penurunan 26,03 persen secara tahunan didorong oleh Kekayaan Negara Dipisahkan (KND) yang tercatat Rp 10,9 triliun.

    Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu menyatakan, penurunan PNBP dari KND ini sebagai dampak dari pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Sebab deviden dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dialihkan ke Danantara.

    “Seperti Anda tahu bahwa sejak bulan Maret, dividen BUMN tidak lagi di setor kepada KAS Negara. Karena itu di wilayahnya Danantara. Jadi jangan kaget kalau turun sekali, turun sekali sebagian besar karena KND,” kata Anggito dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Rabu (30/4/2025).

    Anggito menyebut, penurunan KND juga sebagai dampak dari kondisi ekonomi global yang masih tidak baik-baik saja. Hal tersebut juga tercermin dari harga-harga komoditas yang turut berdampak.

    Berdasarkan paparannya, PNBP dari sektor Sumber Daya Alam Minyak dan Gas tercatat senilai Rp 24,9 triliun atau setara 20,6 persen dari target dalam APBN 2025.

    Kemudian, PNBP yang bersumber dari SDA Nonmigas meliputi Minerba, Kehutanan, Perikanan dan Panas Bumi senilai Rp 25,7 triliun atau setara 26,5 persen dari target APBN.

    Lalu PNBP lainnya tercatat sebesar Rp 37,2 triliun atau setara 29,1 persen dari target APBN. Dan PNBP yang bersumber dari Badan Layanan Umum (BLU) senilai Rp 17,1 triliun atau 21,9 persen.

    “SDA Migas itu Rp 24,9 triliun, SDA non-Migas itu Minerba dan lain-lain Rp 25,7 triliun. Ini belum termasuk ya pelaksanaan PP 18 dan 19 yang mulai efektif tanggal 27 April. Itu menyangkut Batu Bara dan Mineral. Jadi ini baru hasilnya baru kita hitung di bulan Mei,” jelas Anggito.

  • Di Gedung DPR AS, Menteri Israel Ben-Gvir Diteriaki ‘Babi Rasis’ dan ‘Penjahat Perang’ – Halaman all

    Di Gedung DPR AS, Menteri Israel Ben-Gvir Diteriaki ‘Babi Rasis’ dan ‘Penjahat Perang’ – Halaman all

    Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir dihujani beragam kecaman dan cemoohan ketika berkunjung ke Gedung Capitol di Amerika Serikat (AS).

    Tayang: Rabu, 30 April 2025 18:40 WIB

    AMIR COHEN / POOL / AFP

    ITAMAR BEN-GVIR (ARSIP) – Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menghadiri rapat kabinet di kantor Perdana Menteri di Yerusalem pada 20 Agustus 2023 

    TRIBUNNEWS.COM – Menteri Keamanan Israel, Itamar Ben-Gvir, dihujani beragam kecaman dan cemoohan ketika berkunjung ke Gedung Capitol di Amerika Serikat (AS) pada hari Selasa, (29/4/2025).

    Di gedung tempat rapat para anggota DPR AS itu, Ben-Gvir menemui sejumlah legislator AS.

    Malang bagi Ben-Gvir, dia diganggu oleh para pengunjuk rasa yang meneriakkan berbagai hujatan kepadanya. Menteri sayap kanan itu diteriaki “penjahat perang” hingga “babi rasis”.

    Sky News melaporkan Ben-Gvir tidak bungkam saja. Dia membalas pengunjuk rasa dengan berteriak, “Kalian membunuh bayi!”

    “Kamu seharusnya di Den Haag,” kata para pengunjuk rasa. Den Haag yang dimaksud ialah markas Mahkamah Internasional.

    “Kamu memalukan!” kata mereka.

    “Merdeka Palestina!”

    Kunjungan Ben-Gvir ke AS mendapat banyak penolakan. Dia mengklaim para legislator Partai Republik mendukung keinginannya untuk mengebom gudang makanan dan bantuan di Jalur Gaza.

    Sehari kemudian, Kementerian Luar Negeri AS membantah pernyataan Ben-Gvir. Kementerian itu menyebut ucapan Ben-Gvir “bertentangan sepenuhnya” kebijakan AS.

    Pemerintah AS sebelumnya, yang berada di bawah kepemimpinan Presiden Joe Biden, telah memboikot Ben-Gvir lantaran dia melontarkan retorika antiperdamaian dan kekerasan terhadap warga Palestina.

    Dikutip dari Anadolu Agency, Ben-Gvir dan Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, menjadi dua di antara dua sosok paling esktrem dalam kabinet Netanyahu. Keduanya ingin mengusir rakyat Palestina.

    Mereka secara terang-terangan mendukung kekerasan oleh para pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat. Kekerasan di Tepi Barat meningkat drastis setelah perang di Gaza meletus.

    Adapun saat ini sudah ada lebih dari 52.300 warga Palestina di Gaza yang tewas karena serangan Israel. Mayoritas korban adalah anak-anak.

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’15’,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Modus Penyelundupan di Perbatasan Indonesia-Malaysia Makin Canggih, Pemerintah Diminta Bertindak – Halaman all

    Modus Penyelundupan di Perbatasan Indonesia-Malaysia Makin Canggih, Pemerintah Diminta Bertindak – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Modus penyelundupan di perbatasan Indonesia-Malaysia kini semakin canggih, mulai dari transaksi kapal ke kapal hingga melibatkan pekerja migran sebagai kurir tanpa sadar.

    Kondisi ini mendorong desakan agar pemerintah segera memperkuat pengawasan di jalur darat dan laut demi mencegah kejahatan lintas negara yang kian marak.

    Peningkatan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di perbatasan Indonesia dan Malaysia menjadi sorotan.

    Banyak Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban, terjebak dalam eksploitasi, penipuan, bahkan penculikan.

    Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono, menyampaikan keprihatinannya dalam pertemuan dengan Duta Besar RI untuk Malaysia, Hermono, di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Selasa (29/4/2025).

    “Jangan sampai ada saudara kita, WNI, yang menjadi korban dari TPPO. Kejahatan, penculikan, penipuan, bahkan eksploitasi,” ujar Edhie.

    Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa bukan hanya kasus TPPO yang meningkat, tetapi juga penyelundupan narkoba.

    Modus yang digunakan pun makin kompleks.

    Transaksi dilakukan antar kapal (ship to ship), dan pekerja migran Indonesia (PMI) dijadikan kurir tanpa disadari, hanya untuk imbalan kecil yang tak sebanding dengan ancaman hukumannya.

    “Modus penyelundupan juga semakin canggih, melalui ship to ship (kapal ke kapal), ada juga menggunakan jasa PMI sebagai kurir secara tidak sadar, hanya dibayar sangat kecil dibanding hukumannya,” jelasnya.

    Desakan untuk memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan pun mencuat. Pemerintah diminta segera bertindak cepat dengan melibatkan seluruh unsur keamanan, mulai dari Bakamla, Bea Cukai, TNI, Polri, hingga BIN.

    “Berbagai pihak harus bersinergi untuk mencegah dan memerangi hal tersebut, jangan sampai berhasil masuk ke Indonesia,” tambahnya.

    Kerja Sama Penegasan Batas Wilayah

    Masalah perbatasan Indonesia-Malaysia bukan isu baru. Kedua negara telah berulang kali bertemu untuk membahas penegasan batas internasional, khususnya di Pulau Kalimantan.

    Pada Agustus 2022, pertemuan Joint Indonesia-Malaysia Boundary Committee digelar di Bandung. Forum bilateral ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam survei dan penegasan batas wilayah yang mencakup perbatasan Sabah dan Sarawak dengan Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara.

    Delegasi Indonesia dipimpin oleh Sekjen Kemendagri, melibatkan kementerian dan lembaga strategis seperti Kemenlu, Kemenhan, Kemenko Polhukam, BNPP, BIG, dan BIN.

    Sedangkan pihak Malaysia diwakili pejabat dari Kementerian Tenaga dan Sumber Asli serta lembaga pemetaan dan pertanahan.

    Pembahasan utama mencakup penyelesaian Outstanding Boundary Problems (OBP) di Pulau Sebatik dan Sungai Sinapad/Sesai, serta program survei bersama untuk investigasi dan pemeliharaan batas wilayah pada 2022/2023.

    Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri menyatakan siap untuk mengoordinasikan implementasi hasil pertemuan bilateral tersebut.

    “Ditjen Administrasi Kewilayahan siap untuk mengkoordinasikan implementasi hasil-hasil Special JIM yang telah disepakati agar terlaksana dengan baik dan tepat,” ujar Dr. Safrizal, ZA, M.Si.

    Upaya Pencegahan Perlu Diperkuat

    Kian canggihnya modus penyelundupan di perbatasan menjadi sinyal keras bagi pemerintah. Pengawasan perlu dilakukan tidak hanya secara intensif, tetapi juga kolaboratif, lintas sektor, dan berbasis teknologi.

    Tanpa pengawasan ketat, perbatasan akan terus menjadi titik rawan bagi kejahatan lintas negara, baik itu perdagangan manusia maupun penyelundupan narkotika.

  • Masalah Ekonomi Keluarga Bisa Pengaruhi Mental Anak, Begini Antisipasinya  – Halaman all

    Masalah Ekonomi Keluarga Bisa Pengaruhi Mental Anak, Begini Antisipasinya  – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kondisi ekonomi dirasakan sedang tidak baik-baik saja untuk sebagian besar masyarakat. 

    Tidak mengherankan jika situasi tersebut membuat orang tua merasa khawatir dan was-was.  

    Namun, orang tua perlu tahu, rasa khawatir terhadap kondisi ekonomi keluarga, bisa memengaruhi kondisi mental anak. 

    Hal ini diungkapkan oleh seorang peneliti di bidang ketahanan sosial dan psikologis Michael Ungar, Ph.D. 

    “Selama beberapa tahun, saya telah mempelajari bagaimana kondisi ekonomi memengaruhi kehidupan sehari-hari keluarga.  Sebagian besar menjadi lebih buruk—meskipun dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, juga menjadi lebih baik,” ungkapnya dilansir dari Psychology Today, Rabu (30/4/2024). 

    Menurut Michael, ekonomi pasang surut sebetulnya hal biasa yang akan sering dihadapi. 

    Namun, anak-anak cenderung menganggap orang tua dan pengasuh mereka sering stres dan tidak tersedia secara emosional. 

    Dalam penelitiannya, banyak rumah tangga kelas menengah, mengalami banyak perubahan. Khususnya dari fasilitas bermain anak. 

    Seperti apakah keluarga tersebut masih memiliki penghasilan untuk mendaftarkan anak mereka dalam olahraga mahal seperti ski atau berkuda

    Atau apakah anak tersebut dapat membeli sepatu kets model terbaru. 

    “Hal-hal ini mungkin terdengar sepele, tetapi bagi anak yang menikmati hak istimewa ini, kehilangan tersebut dapat meninggalkan noda emosional yang bertahan lama. Sehingga membuat masa depan tampak kurang dapat diprediksi dan masa kini kurang bahagia,” imbuhnya. 

    Oleh karena itu, untuk mencapai ketahanan keluarga, orang tua perlu memikirkan kembali cara mendukung keluarga di berbagai tingkat sistemik. Michael memberikan beberapa ide terkait hal ini.

    Pertama, ketika ekonomi sedang lesu, pastikan ada yang mengawasi anak-anak dari orang tua yang paling terdampak oleh PHK. 

    Itu berarti menyediakan guru, pemimpin agama, dan anggota masyarakat dengan alat yang mereka butuhkan untuk terhubung dengan anak-anak.

    Dapat membantu mereka mendapatkan perhatian yang mungkin tidak dapat diberikan oleh orang tua yang tidak fokus.

    Kedua, saat perekonomian sedang berkembang pesat, berinvestasilah dalam membangun dukungan sosial dan infrastruktur masyarakat (seperti taman dan fasilitas rekreasi).

    Bisa juga dengan menyediakan tempat keluarga untuk berkumpul dengan biaya rendah atau tanpa biaya selama ekonomi sedang lesu.

    Ketiga, ketika ekonomi sedang terpuruk, bantu anak-anak menemukan konsistensi yang mereka butuhkan untuk tetap optimis tentang masa depan mereka.

    “Jika mereka sedang berolahraga dan keluarga mereka tidak mampu lagi menyekolahkan anak mereka, carilah solusi filantropis untuk membantu anak yang hidupnya akan terganggu,” imbuhnya. 

    Jika memungkinkan, bantu anak-anak tetap berada di lingkungan yang sama. Sehingga bisa bermain teman sebaya yang sama, tidak peduli apa pun yang terjadi dalam ekonomi.

    Suasana ini membuat anak-anak cenderung lebih mampu mengatasi tekanan yang dialami keluarga mereka.

    “Kemerosotan ekonomi mungkin terasa di luar kendali kita, tetapi dampaknya mengubah cara anak-anak dan orang tua berinteraksi. Mungkin ada lusinan strategi lain. Tapi poinnya, tetap memusatkan perhatian pada kebutuhan anak,” pungkasnya. 

     

  • 5 Cara Menerapkan Gaya Hidup Zero Waste yang Baik untuk Tubuh dan Bumi, Apa Saja? – Halaman all

    5 Cara Menerapkan Gaya Hidup Zero Waste yang Baik untuk Tubuh dan Bumi, Apa Saja? – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM  –  Saat membicarakan zero waste, isu yang kerap muncul adalah polusi. Salah satu sumber utama polusi ini adalah tempat pembuangan sampah yang tidak hanya mencemari tanah dan air, tetapi juga melepaskan polutan udara berbahaya seperti merkuri, benzena, toluena, dan kloroform. Paparan jangka panjang terhadap zat-zat ini dapat berdampak serius pada kesehatan masyarakat sekitar.

    Di sisi lain, insinerator atau pembakaran sampah juga memuntahkan bahan kimia beracun yang diketahui dapat menyebabkan kanker, gangguan pernapasan, hingga merusak sistem endokrin. Zat-zat ini termasuk yang paling berbahaya di planet ini, karena sifatnya yang persisten (tidak mudah terurai di lingkungan), bioakumulatif (menumpuk dalam tubuh makhluk hidup), dan sangat beracun.

    Kalau sudah begini, menerapkan gaya hidup zero waste menjadi semakin penting. Bukan semata soal menyelamatkan lingkungan, tetapi juga melindungi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Gaya hidup minim sampah membantu tubuh terhindar dari paparan zat-zat kimia berbahaya, yang tak jarang tersembunyi di balik kemasan, makanan olahan, maupun polusi dari pembakaran sampah.

    Apa Itu Zero Waste?

    Mengutip dari laman Eco Cycle, definisi zero waste secara internasional merujuk pada definisi tujuan yang etis, ekonomis, efisien, dan visioner, untuk membimbing orang dalam mengubah gaya hidup dan praktik mereka untuk meniru siklus alam yang berkelanjutan, di mana semua bahan yang dibuang dirancang untuk menjadi sumber daya bagi orang lain untuk digunakan. 

    Zero Waste berarti merancang dan mengelola produk dan proses untuk secara sistematis menghindari dan menghilangkan volume dan toksisitas limbah dan bahan, melestarikan dan memulihkan semua sumber daya, dan tidak membakar atau menguburnya. Menerapkan Zero Waste akan menghilangkan semua pembuangan ke tanah, air, atau udara yang merupakan ancaman bagi kesehatan planet, manusia, hewan, atau tumbuhan.

    Singkatnya, zero waste adalah pendekatan hidup berkelanjutan yang bertujuan mengurangi limbah hingga mendekati nol dengan merancang ulang produk dan kebiasaan agar semua bahan bisa digunakan kembali, tanpa dibakar atau dibuang ke lingkungan. Tujuannya bukan hanya melindungi bumi, tetapi juga menjaga kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya.

    Bagaimana Menerapkan Gaya Hidup Zero Waste?

    Dalam menjalani gaya hidup zero waste, kita berusaha mengurangi, bahkan menghilangkan, sampah yang sulit terurai atau didaur ulang. Hal ini melibatkan kesadaran tinggi terhadap pola konsumsi dan cara kita membuang sampah. Fokus utama gaya hidup ini adalah menghindari produk sekali pakai dan lebih memilih barang-barang yang bisa digunakan kembali atau didaur ulang.

    Berikut ini dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (30/4/2025), lima cara menerapkan gaya hidup zero waste yang baik untuk tubuh dan bumi secara berkelanjutan.

    1. Kurangi Konsumsi Makanan Kemasan

    Saat mencoba untuk hidup minim sampah atau zero waste, pilihlah makanan yang tidak berkemasan seperti makanan instan yang mengandung pengawet dan bahan-bahan kimia di dalamnya.

    Bahan pengawet dalam makanan bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan atau dalam jangka panjang, terutama jika menggunakan bahan pengawet yang tidak aman seperti formalin atau boraks. Dampak yang bisa terjadi antara lain gangguan pada ginjal, hati, jantung, otak, bahkan meningkatkan risiko kanker.

    Pilih bahan pangan segar langsung dari pasar lokal atau petani untuk mendapatkan makanan yang lebih sehat. Selain itu, memasak sendiri di rumah juga membantu mengurangi penggunaan sampah plastik dan membantumu lebih hemat. Jangan lupa untuk membawa kantong belanja dan wadah sendiri saat berbelanja di pasar.

    2. Pakai Produk Perawatan Diri yang Ramah Lingkungan

    Produk-produk perawatan diri ramah lingkungan seperti sabun batangan alami dan sampo bar semakin populer karena tidak menggunakan kemasan plastik sekali pakai. Sabun batangan dan sampo bar umumnya terbuat dari bahan-bahan alami seperti minyak kelapa, shea butter, atau minyak zaitun, yang lembut dan tidak merusak keseimbangan kulit dan rambut. 

    Pasta gigi berbahan organik juga bebas dari bahan kimia berbahaya dan menggunakan bahan seperti minyak kelapa atau baking soda sebagai pengganti bahan pembersih buatan, sehingga lebih aman untuk kebersihan gigi dan mulut

    Menggunakan produk-produk ini tidak hanya ramah lingkungan, tapi juga lebih aman untuk kulit dan tubuh karena mereka cenderung menghindari bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan iritasi atau gangguan kesehatan jangka panjang.

    3. Bahan Alami Pengganti Deterjen

    Selain itu, carilah alternatif lain sebagai pengganti deterjen. Sebab, deterjen memiliki dampak negatif yang signifikan bagi lingkungan, terutama terkait pencemaran air, tanah, dan udara. Limbah deterjen yang mengandung bahan kimia seperti fosfat dan surfaktan dapat merusak ekosistem, mengurangi kesuburan tanah, dan menyebabkan polusi udara. 

    Deterjen juga dapat menyebabkan eutrofikasi, yaitu pertumbuhan alga yang berlebihan akibat kandungan hara dalam deterjen, yang dapat mengurangi kadar oksigen dalam air dan membahayakan kehidupan akuatik.

    Mengutip dari laman Zero Waste Indonesia, sebagai alternatif kamu bisa mencoba lerak, buah yang dapat menggantikan deterjen. Biji lerak mengandung saponin yang menghasilkan busa dan bisa digunakan untuk mencuci. Lerak sepenuhnya alami dan mudah terurai, serta tidak memerlukan pestisida dalam budidayanya. Selain itu, lerak bersifat antimikroba, aman untuk pembersihan, hypoallergenic, dan cukup lembut untuk kulit sensitif, bahkan pakaian bayi.

    4. Memisahkan dan Mendaur Ulang Sampah

    Memisahkan dan mendaur ulang sampah merupakan langkah penting dalam gaya hidup zero waste. Memisahkan sampah menjadi organik dan anorganik, serta mendaur ulang bahan yang bisa didaur ulang, membantu mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

    Selain itu, daur ulang adalah salah satu cara termudah dan paling sederhana untuk menghemat energi dan mengurangi polusi udara dan air. Dalam laman eco cycle disebutkan, kertas daur ulang mengurangi penggunaan energi hingga 31 persen dan mengurangi air limbah hingga 53% .

    Ketika mengurangi polusi udara dan air, itu artinya mengurangi risiko kesehatan manusia akibat penyakit pernapasan dan kanker, dan juga meningkatkan kesehatan ekosistem dengan mengurangi hujan asam dan penumpukan nutrisi berlebihan di perairan (eutrofikasi).

    5. Hidup Aktif dan Minim Jejak Karbon

    Langkah lain untuk menerapkan gaya hidup zero waste adalah dengan hidup aktif dan minim jejak karbon. Mengadopsi gaya hidup aktif sambil meminimalkan jejak karbon adalah langkah sederhana namun berdampak besar bagi kesehatan tubuh dan lingkungan.

    Jalan kaki, bersepeda, atau menggunakan transportasi publik bisa menjadi pilihan sehari-hari yang membantu mengurangi emisi kendaraan bermotor, penyebab utama polusi udara di kota-kota besar. Aktivitas fisik ini juga menyehatkan jantung, menjaga kebugaran tubuh, dan mendukung gaya hidup yang lebih sadar lingkungan.

    Selain itu, berolahraga di alam terbuka seperti jogging di taman, hiking, atau yoga di ruang hijau menawarkan pengalaman menyatu dengan alam tanpa menghasilkan emisi. Aktivitas ini tidak hanya baik untuk tubuh, tapi juga menyegarkan pikiran, mengurangi stres, dan memperkuat hubungan kita dengan lingkungan sekitar. Dengan hidup aktif dan bijak memilih cara beraktivitas, kita bisa ikut berkontribusi pada bumi yang lebih sehat.

    #LokalAsri #ArahkanAksiAsrikanIndonesia #TribunNetwork #MataLokalMenjangkauIndonesia

  • Mahasiswi UINSU Medan Diduga Dicabuli Ustaz, Modus Kenalkan Kitab Agama Islam – Halaman all

    Mahasiswi UINSU Medan Diduga Dicabuli Ustaz, Modus Kenalkan Kitab Agama Islam – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Seorang mahasiswi di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan berinisial NA (18) diduga dilecehkan oleh seorang ustaz.

    Terduga pelaku yang bernama Abu Hasan Al-Asyari. Dia juga menjadi asisten dosen di UINSU Medan.

    Ayah korban, IL, membeberkan kronologi kejadian dugaan pelecehan tersebut yang terjadi pada 9 April 2025.

    “Pelaku ini juga dosen yang masuk di UINSU, sebagai dosen pembantu, tapi juga beberapa kampus di Medan ini dia sebagai dosen tetap juga,” kata IL, Selasa (29/4/2025), dikutip dari Tribun-Medan.com.

    Kepada ayahnya, NA yang tinggal di sebuah indekos mengaku dihubungi terduga pelaku secara tiba-tiba.

    IL mengatakan Abu Hasan mengabarkan lewat telepon bahwa dirinya sudah berada di dekat indekos NA. Terduga pelaku meminta korban untuk keluar.

    Karena sudah merasa akrab, korban bersedia keluar untuk menemui terduga pelaku di dalam mobilnya.

    Lalu, NA dijemput oleh Abu Hasan Al-Asyari dengan menggunakan mobil. 

    Korban sempat dibawa jalan-jalan ke arah Berastagi, atau Jalan Letjen Jamin Ginting.

    Di dalam mobil itu, korban dipaksa untuk menenggak minuman kemasan serta memakan makanan yang sudah dibeli terduga pelaku.

    Tak berselang lama, korban merasa lemas dan terduga pelaku mulai meraba bagian tubuh korban sepanjang perjalanan.

    Terduga pelaku kemudian membawa korban ke kamar hotel di wilayah Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.

    “Setelah itu minuman itu disuguhkan secara paksa ke anak saya sampai tersedak, dan juga disuapkan makanan yang ada di tangannya ayam goreng dan sebagainya, kalau tak salah. Mungkin selama dalam perjalanan mereka melakukan pelecehan daripada seluruh anggota tubuh anak saya.”

    Sesampainya di hotel, terduga pelaku terlebih dahulu turun dari mobil dan berbincang dengan petugas hotel.

    Setelah itu, ia kembali ke mobil untuk menjemput korban dan membawanya masuk ke kamar.

    Di dalam kamar, pelaku mulai memeluk erat, melepas pakaian korban, serta mencumbunya, sementara korban mengaku berada dalam kondisi setengah sadar.

    Meski begitu, korban menyatakan tidak sempat mengalami pemaksaan hubungan seksual karena saat itu sedang menstruasi.

    “Lanjut ke ke tiga kali, kalau la mungkin tidak halangan, mungkin jadi hubungan badan yang akan dilakukan beliau tersebut. Setelah 3 kali, selanjutnya anak saya dibalikkan posisinya.”

    Menurut penuturan IL, putrinya sempat tertidur dalam kondisi setengah tak sadarkan diri sebelum akhirnya terbangun. 

    Setelah itu, korban meminta untuk diantar kembali ke indekos, dan permintaan tersebut dipenuhi oleh terduga pelaku.

    NA baru sadar bahwa dirinya menjadi korban dugaan pencabulan pada keesokan harinya. Ia juga mengalami trauma.

    “Paginya dia baru menyadari kok aku jadi sperti ini,” tutur ayah korban.

    Korban mengaku kepada IL kalau dirinya sudah mengenal terduga pelaku sejak beberapa waktu lalu.

    Abu Hasan Al-Asyari dikenal sebagai ustaz di daerah asalnya, Kabupaten Batu Bara.

    Selain itu, ia pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dan pernah menjabat sebagai asisten dosen di kampus tempatnya menempuh pendidikan.

    Bahkan sebelum peristiwa dugaan pelecehanini terjadi, keduanya sempat bertemu.

    Pertemuan tersebut terjadi pada awal sekitar bulan Februari, dan pertemuan kedua disusul dengan makan siang bareng.

    Saat awal perkenalan, terduga pelaku menggunakan modus dengan memperkenalkan kitab-kitab terkait agama Islam.

    Pada pertemuan kedua yang berlangsung saat makan siang, korban merasa tertipu karena awalnya mengira terduga pelaku akan datang bersama istrinya.

    Namun, saat pertemuan berlangsung, pelaku justru datang seorang diri.

    “Modusnya, memperkenalkan kitab-kitab,” ungkap IL.

    Korban telah melaporkan Abu Hasan Al-Asyari ke Polda Sumut dengan nomor LP/B/637/IV/2025/SPKT/Polda Sumut tertanggal 29 April 2025.

    Ayah korban berharap pihak kepolisian segera meproses kasus yang melibatkan anaknya.

    “Mudah-mudahan saja laporan ini juga akan berjalan dengan baik.”

    Di sisi lain, Kasubbid Penmas Polda Sumut Kompol Siti Rohani Tampubolon menyatakan, setelah menerima laporan korban, pihaknya akan menyelidikinya.

    Pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan terhadap korban, maupun terduga pelaku.

    “Laporannya sudah kami terima dan akan diproses,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut Kompol Siti Rohani Tampubolon, Selasa (29/4/2025).

    Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Mahasiswi UINSU Diduga Dilecehkan Ustaz Sekaligus Asisten Dosen Modus Kenalkan Kitab, Dicekoki Bius

    (Tribunnews.com/Falza) (Tribun-Medan.com/Fredy Santoso)

  • Gelar RUPST Perdana, RATU Tebar Dividen Tunai Rp 108 Miliar – Halaman all

    Gelar RUPST Perdana, RATU Tebar Dividen Tunai Rp 108 Miliar – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2024 pada hari ini, Rabu (3/4/2025) di Thamrin Nine Ballroom, Chubb Square, Jakarta Pusat. 

    Direktur Utama RAJA, Alexandra Sinta Wahjudewanti, mengatakan rapat ini digelar secara hybrid dengan menggabungkan kehadiran fisik dan partisipasi daring sehingga para pemegang saham yang berhalangan hadir secara langsung tetap dapat mengikuti jalannya RUPST melalui sistem elektronik yang disediakan oleh KSEI.

    “RUPST ini juga merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh RATU sebagai perusahaan publik setelah resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 8 Januari 2025,” ujar Alexandra.

    RUPST tahun 2024 ini telah mencapai kuorum sebagaimana yang disyaratkan oleh undang undang dan peraturan yang berlaku.

    Pada RUPST perseroan kali ini  membahas 6 agenda yaitu: 

    1. Pada agenda pertama, para pemegang saham memberikan persetujuan terhadap Laporan Tahunan serta mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2024.

    “Agenda ini menjadi sorotan utama terkait kinerja tahun 2024, di mana Perseroan mencatatkan pendapatan penuh selama 12 bulan, sementara pada tahun 2023 hanya tercatat selama 10 bulan,” ujarAlexandra.

    Meskipun demikian, laba bersih Perseroan tercatat mengalami penyesuaian, yang dipengaruhi oleh peningkatan COGS (biaya produksi migas di Blok Jabung). 

    Tahun 2023 merupakan periode transisi dalam perpanjangan PSC Jabung, yang mengakibatkan pengeluaran di Blok tersebut belum sepenuhnya optimal, sehingga sebagian biaya perlu dialihkan ke tahun 2024.

    2. Pada agenda kedua Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 108 miliar atau setara dengan Rp 40 per saham.

    Menurut Alexandra keputusan ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham. 

    “Pembagian dividen ini merupakan bagian dari komitmen Perseroan yang telah disampaikan di prospektus pada saat penawaran umum perdana Perseroan,” ujarnya.

    Dengan alokasi dividen sebesar 46 persen dari laba bersih tahun 2024, Perseroan menunjukkan keseriusannya dalam menjaga keseimbangan antara memberikan imbal hasil yang menarik kepada pemegang saham dan memastikan alokasi dana yang optimal untuk mendukung ekspansi dan investasi berkelanjutan. 

    “Dividen ini juga memperlihatkan konsistensi Perseroan dalam menciptakan nilai bagi para pemegang saham, meskipun menghadapi dinamika industri yang terus berubah,” ujarnya.

    Berikut adalah jadwal pembagian Dividen Perseroan:

    ⦁ Recording date  pada tanggal 15 Mei 2025
    ⦁ Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi pada tanggal  8 Mei 2025
    ⦁ Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi pada tanggal  9 Mei 2025
    ⦁ Cum Dividen di Pasar Tunai pada tanggal  15 Mei 2025
    ⦁ Ex Dividen di Pasar Tunai pada tanggal  16 Mei 2025 2024
    ⦁ Pembayaran Dividen pada tanggal 4 Juni 2025

    3. Pada agenda ketiga, para pemegang saham menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan besaran gaji dan tunjangan lainnya bagi Direksi Perseroan.

    Selain itu, para pemegang saham juga menyetujui penetapan honorarium dan tunjangan bagi anggota Dewan Komisaris.

    “Penetapan tersebut dilakukan dengan memperhatikan daya saing industri sejenis serta kondisi keuangan Perseroan yang terkini,” ujarnya.

    4. Pada agenda keempat, para pemegang saham menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) yang akan melakukan audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku 2025. 

    Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kriteria profesionalisme, independensi, serta rekam jejak KAP yang akan ditunjuk, guna memastikan kualitas dan akurasi dalam proses audit, serta mendukung transparansi dan tata kelola perusahaan yang baik.

    5. Pada agenda kelima, rapat membahas perubahan susunan Dewan Komisaris dan/atau Direksi Perseroan.

    Dalam rapat ini, para pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat Alexandra Sinta Wahjudewanti sebagai Direktur Utama, Bagus Pinandityo sebagai Direktur Perseroan, dan Sumantri sebagai Komisaris Utama Perseroan. 

    Selanjutnya, para pemegang saham menyetujui pengangkatan: 

    ⦁ Sumantri yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan, diangkat menjadi Direktur Utama Perseroan.

    ⦁ Alexandra Sinta Wahjudewanti, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan, kini menjabat sebagai Direktur Perseroan.

    ⦁ Adrian Hartadi diangkat sebagai Direktur Perseroan. Bapak Adrian memiliki latar belakang yang kuat di sektor keuangan dan investasi, dengan pengalaman luas di lembaga keuangan dan perusahaan investasi, khususnya di bidang energi, seperti Chandra Daya Investasi.

    ⦁ Orias Petrus Moedak diangkat sebagai Komisaris Utama Perseroan. Bapak Orias membawa pengalaman yang kaya di berbagai perusahaan BUMN, dan sebelumnya juga berkontribusi sebagai Komisaris Independen pada induk perusahaan RATU, PT Rukun Raharja, Tbk.

    ⦁ Merly diangkat sebagai Komisaris Perseroan. Ibu Merly memiliki lebih dari 15 tahun pengalaman di industri energi, dan saat ini masih menjabat sebagai Direktur di Star Energy Geothermal Group, PT Barito Renewables Energy Tbk, serta PT Chandra Daya Investasi.

    Dengan adanya perubahan ini, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk masa jabatan hingga penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2027 adalah sebagai berikut:

    Dewan Komisaris yakni Komisaris Utama: Orias Petrus Moedak, Komisaris: Merly, Komisaris  Independen: Taufik Ahmad.

    Direksi yakni Direktur Utama: Sumantri, Direktur: Alexandra Sinta Wahjudewanti, Direktur Adrian Hartadi

    6. Pada agenda keenam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Perseroan melaporkan secara rinci mengenai penggunaan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana (IPO), yang sesuai dengan prospektus, sebagian besar dialokasikan untuk pemberian pinjaman kepada entitas anak dan entitas asosiasi. 

    Pinjaman ini digunakan untuk mendukung cashcall serta pengembangan bisnis Perseroan, termasuk untuk modal kerja.

    Dari total dana IPO yang masuk ke Perseroan sebesar Rp. 218.561.870.000, hingga April 2025, sisa alokasi dana yang masih tersedia adalah sebesar Rp. 118.487.826.018.

    Laporan ini menunjukkan transparansi penggunaan dana tersebut dan komitmen Perseroan dalam memanfaatkan sumber daya untuk mempercepat pertumbuhan dan pengembangan usaha.