Author: Liputan6.com

  • Cuaca Ekstrem Mengintai, Warga Cianjur Diminta Waspada Banjir, Longsor hingga Pohon Tumbang

    Cuaca Ekstrem Mengintai, Warga Cianjur Diminta Waspada Banjir, Longsor hingga Pohon Tumbang

    Liputan6.com, Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, resmi meningkatkan pengawasan dan pemantauan di sejumlah wilayah. Langkah ini diambil menyusul informasi dari BMKG terkait potensi cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang yang diprediksi melanda Cianjur selama beberapa hari ke depan.

    ​Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat menjelaskan, peringatan cuaca dari BMKG mencakup hampir seluruh wilayah Cianjur, mulai dari utara hingga ke selatan.

    ​”Kami meminta masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana terutama Cianjur selatan selalu meningkatkan kewaspadaan karena sebagian besar wilayah Cianjur masuk dalam zona merah tertinggi bencana alam,” ujar Asep, Sabtu (10/1/2026).

    ​Asep memaparkan bahwa ancaman bencana seperti banjir, longsor, hingga pergeseran tanah rawan terjadi di Kecamatan Cidaun, Sindangbarang, Agrabinta, Campaka, dan sekitarnya.

    ​Selain itu, masyarakat terutama para pengendara diimbau waspada terhadap risiko pohon tumbang saat angin kencang. Titik rawan ini meliputi kawasan Puncak, Cipanas-Cianjur, Jalan Raya Bandung-Cianjur, hingga wilayah perkotaan.

    ​”Ini harus menjadi perhatian masyarakat di seluruh wilayah Cianjur untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, termasuk pengendara agar melintas dengan aman dan nyaman mematuhi anjuran petugas,” tambahnya.

     

  • OTT di Jakarta Utara Terkait Suap Pengurangan Nilai Pajak

    OTT di Jakarta Utara Terkait Suap Pengurangan Nilai Pajak

    Liputan6.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu). OTT tersebut diduga terkait praktik suap dalam pengurangan nilai pajak.

    “Suap terkait pengurangan nilai pajak,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

    Fitroh belum menjelaskan secara rinci duduk perkara kasus tersebut. Namun, ia memastikan komisi antirasuah melakukan OTT di Kantor Wilayah DJP Jakarta Utara.

    Adapun dari OTT kali ini, total delapan orang pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan telah diamankan KPK. Selain itu, KPK juga telah menyita barang bukti berupa uang.

    “Sampai saat ini, Tim telah mengamankan para pihak sejumlah 8 orang,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

    Kini, para pihak yang ditangkap selanjutnya telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    “Para pihak selanjutnya dilakukan pemeriksaan intensif di gedung KPK Merah Putih,” ujar dia.

     

     

  • Adopsi iOS 26 Global Baru 16 Persen, Pengguna iPhone Masih Pakai iOS 18

    Adopsi iOS 26 Global Baru 16 Persen, Pengguna iPhone Masih Pakai iOS 18

    Liputan6.com, Jakarta – Update iOS 26 milik Apple ternyata belum sepenuhnya mendapatkan sambutan hangat dari para pengguna iPhone di dunia. Meski sudah rilis sejak September 2026, OS baru ini masih tertinggal jauh dibandingkan generasi sebelumnya.

    Apple pertama kali meluncurkan iOS 26 pada September 2025, setelah perusahaan mengumumkan pembaruan besar-besaran OS tersebut di ajang WWDC pada Juni.

    Walau menawarkan tampilan baru bernama Liquid Glass dan sederet fitur baru, data terkini tentang OS milik Apple tersebut menunjukkan realitas berbeda.

    Mengutip 9to5Mac, Sabtu (10/1/2026), sebagian besar pengguna iPhone di dunia masih memilih untuk tetap memakai iOS 18 ketimbang update ke iOS 26.

    Berdasarkan laporan per Januari 2026, sekitar 33,8 persen pengguna iPhone di dunia masih menggunakan iOS 18.7. Tak hanya itu, 25.2 persen tercatat masih memakai iOS 18.6, sementara 5.6 persennya belum beranjak dari iOS 18.5. 

    Lalu bagaimana dengan persentase pengguna iOS 26? Tercatat versi iOS 26.1 baru digunakan sekitar 10.6 persen pengguna. Sementara itu, iOS 26.2 diangka 4,6 persen dan 1,1 persen untuk iOS 26.0.

    Dari data Statcounter itu terungkap, iOS 26 hanya digunakan oleh sekitar 16 persen pengguna iPhone, sementara iOS 18 tetap digunakan lebih dari 60 persen.

    Menurut perusahaan analisis tersebut, kondisi ini tidak lazim. Setahun lalu, lebih dari 60 persen pengguna sudah menggunakan beberapa versi iOS 18 terbaru. Pada 2024, iOS 17 juga sudah memiliki tingkat adopsi lebih dari 50 persen ketimbang iOS 26 pada periode waktu sama

    Namun, gambaran berbeda datang dari TelemetryDeck. Perusahaan analitik ini mencatat adopsi iOS 26 jauh lebih baik, dengan sekitar 60 persen pengguna menggunakan software baru Apple tersebut. Sementara itu, sekitar 37 persen masih menggunakan iOS 18. 

    Pastinya, kedua layanan memiliki metodologi yang berbeda dalam melacak data pengguna. Bedanya, Statcounter melacak adopsi iOS 26 melalui tayangan web, sementara TelemetryDeck melacak langsung melalui aplikasi yang menggunakan SDK-nya. 

    Meski demikian, satu hal terlihat jelas. Peralihan pengguna iPhone ke iOS 26 masih terasa berjalan lebih lambat dibanding pembaruan iOS sebelumnya.

    Sejumlah faktor mulai dari kestabilan, kebiasaan pengguna, hingga masalah bug dapat memengaruhi alasan kenapa banyak pengguna memilih menunggu sebelum update iOS mereka.

  • Lindungi Keanekaragaman Hayati, Pemerintah Tetapkan Konservasi Perairan Wetar Barat Maluku

    Lindungi Keanekaragaman Hayati, Pemerintah Tetapkan Konservasi Perairan Wetar Barat Maluku

    Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah resmi menetapkan 325.238,02 hektare perairan Wetar Barat di Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku.

    Penetapan kawasan ini berdasarkan keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 89 tahun 2025 tertanggal 31 Desember 2025 dan diberi nama Taman Perairan Wetar bagian Barat.

    Kawasan ini mencakup dua unit pengelolaan wilayah, yakni perairan Wetar Barat dan perairan di Selatan Pulau Wetar, sebagai langkah untuk melindungi wilayah dengan keanekaragaman hayati laut tinggi sekaligus menopang keberlanjutan mata pencaharian masyarakat pesisir.

    Direktur Konservasi Ekosistem Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Firdaus Agung mengatakan, penetapan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk melindungi ekosistem laut  bernilai tinggi di wilayah timur Indonesia.

    “Taman di Perairan Wetar Bagian Barat terdiri atas zona inti seluas 2.726,42 hektare, zona pemanfaatan terbatas seluas 322.408,07 hektare, serta zona pemanfaatan lainnya seluas 103,53 hektare. Penataan zonasi ini menjadi dasar pengelolaan kawasan konservasi yang terukur dan berbasis perlindungan ekosistem,” ujar Firdaus, melansir Antara, Sabtu (10/1/2025).

    Penetapan kawasan konservasi ini dipimpin oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku dengan pendampingan Konservasi Indonesia (KI) melalui rangkaian kegiatan sejak 2022.

    Pendampingan tersebut meliputi penilaian Cepat Kelautan (Marine Rapid Assessment), penyusunan zonasi, dan konsultasi antar pemangku kepentingan di berbagai tingkat pemerintahan, meliputi desa, kabupaten, dan provinsi.

    Pulau Widi berlokasi di desa Gane Luar, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, dan dikenal memiliki keindahan wisata bahari yang unik.

  • Mendagri Minta Tambahan BKO 5.000 Personel TNI/Polri untuk Percepat Pembersihan Lumpur Pascabencana

    Mendagri Minta Tambahan BKO 5.000 Personel TNI/Polri untuk Percepat Pembersihan Lumpur Pascabencana

    Liputan6.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta tambahan bawah kendali operasi (BKO) dari TNI/Polri sebanyak 5.000 personel untuk membantu percepatan pembersihan lumpur pascabencana di Sumatera.

    Hal tersebut disampaikan dalam Rapat koordinasi satgas pemulihan bencana Sumatera DPR dan pemerintah yang digelar di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/1/2026).

    Rapat dipimpin Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dan dihadiri perwakilan pemerintah di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum RI Dody Hanggodo, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.

    “Pembersihan lumpur harus dipercepat. Tambah BKO TNI-POLRI, saya bilang bisa enggak ditambah 5.000 lagi,” kata Tito dalam rapat.

    Tito menilai, momen saat ini adalah momen tepat untuk mempercepat pemulihan, sebab sebelum ramadan datang. Apabila bulan puasa maka akan sulit kerja maksimal.

    “Sekarang Nataru sudah selasai, mumpung sebelum ramadan,” kata dia.

     

  • Mayoritas SPBU dan Agen LPG di Lokasi Bencana Sumatra Pulih, Stok Aman

    Mayoritas SPBU dan Agen LPG di Lokasi Bencana Sumatra Pulih, Stok Aman

    Liputan6.com, Jakarta – PT Pertamina (Persero) memastikan mayoritas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan agen LPG di wilayah terdampak bencana banjir di Sumatra telah kembali pulih. Stok BBM dan LPG juga dipastikan dalam kondisi aman.

    Berdasarkan data Pertamina, sebanyak 151 dari total 156 SPBU di Aceh telah kembali beroperasi. Sebanyak lima SPBU lainnya belum dapat beroperasi karena kendala akses.

    Sementara itu, dari 131 agen LPG di Aceh, seluruhnya telah kembali beroperasi. Hal yang sama juga berlaku untuk sembilan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Aceh yang kini seluruhnya beroperasi normal.

    Di Sumatra Utara, tercatat sebanyak 406 SPBU, 383 agen LPG, serta 46 SPBE telah kembali beroperasi.

    “Di Sumatra Barat, untuk lembaga penyalur BBM terdapat 147 SPBU dan tidak ada yang terdampak. Kemudian untuk lembaga penyalur LPG, terdapat 172 agen LPG yang juga tidak terdampak. Jumlah SPBE di sana ada 14, dan kami bersyukur seluruhnya tidak terdampak. Artinya, seluruh lembaga penyalur di Sumatra Barat dapat beroperasi 100 persen,” kata Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita dalam konferensi pers Update Penanganan Pascabencana, Jumat (9/1).

    Arya menegaskan, stok BBM dan LPG di ketiga provinsi terdampak bencana saat ini berada dalam kondisi aman dan memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

    “Stok dalam posisi aman. Jadi Bapak dan Ibu tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM dan LPG. Semuanya dalam kondisi aman,” ujarnya.

    Meski hampir seluruh SPBU dan agen LPG telah beroperasi, Arya menambahkan bahwa Pertamina masih menerapkan pola distribusi alternatif dan darurat. Hal ini dilakukan karena kondisi jalur distribusi belum sepenuhnya normal.

  • Harga Perak Antam Hari Ini 10 Januari 2026 Melonjak Rp 1.900

    Harga Perak Antam Hari Ini 10 Januari 2026 Melonjak Rp 1.900

    Dalam sepekan terakhir, harga perak Antam menunjukkan dinamika yang cukup menarik. Pada Rabu, 7 Januari 2026, harga perak murni Antam melonjak signifikan sebesar Rp 3.600 per gram, mencapai Rp 50.865 per gram, mengikuti penguatan harga perak dunia.

    Sehari sebelumnya, Selasa, 6 Januari 2026, harga perak Antam juga mengalami kenaikan sebesar Rp 1.000 per gram, menjadikannya Rp 47.265 per gram. Tren positif ini berlanjut dari Senin, 5 Januari 2026, di mana harga perak Antam melonjak Rp 1.150 per gram ke level Rp 46.265 per gram.

    Bahkan pada Sabtu, 3 Januari 2026, harga perak Antam juga melesat Rp 850, mencapai Rp 45.415 per gram. Namun, harga perak dunia justru sempat memasuki zona merah, menambah kompleksitas analisis pasar logam mulia saat itu.

  • Bangkit dari Musibah, UMKM Bumbu Kemasan Asal Solo Ini Tumbuh Bersama Pemberdayaan BRI

    Bangkit dari Musibah, UMKM Bumbu Kemasan Asal Solo Ini Tumbuh Bersama Pemberdayaan BRI

    Perjalanan Iswara Food semakin menunjukkan perkembangan positif ketika Dewi bergabung dalam program pelatihan BRIncubator dari Rumah BUMN BRI Solo. Kesempatan itu membuka wawasan baru dan meningkatkan kemampuan bisnisnya, terutama dalam pemasaran dan pengembangan produk.

    “Alhamdulillah, saya mendapat bimbingan dari BRI melalui program BRIncubator selama 10 hari yang membuat saya lebih percaya diri. Saya belajar pemasaran yang lebih tepat sasaran lewat media sosial, membuka toko online dari HP, meningkatkan kualitas produksi dan kemasan, hingga akhirnya pada 2024 mendapat kesempatan memperkenalkan produk lebih luas melalui BRI Expo,” lanjut Dewi.

    Pendampingan itu tak hanya membuat bisnisnya lebih berkembang, tetapi juga mendorong Dewi untuk berbagi manfaat kepada masyarakat sekitar. Ia memberdayakan ibu-ibu yang membutuhkan, terutama mereka yang ingin memulai usaha rumahan dari modal kecil.

    “Saya juga melatih ibu anak yatim dan para istri dari warga binaan agar bisa berbisnis dengan modal kecil. Mereka dibimbing membuat produk, didampingi setiap bulan, hingga melahirkan usaha baru. Bagi yang siap, bisa menjadi produsen dengan merek sendiri, termasuk saya bantu gratis pengurusan PIRT dan halal. Dari rumah pun bisa, yang penting niat—Insya Allah akan ada jalan,” imbuhnya.

    Dalam kesempatan berbeda, Corporate Secretary BRI Dhanny menjelaskan bahwa BRIncubator merupakan program pelatihan dan pendampingan bagi UMKM binaan Rumah BUMN yang telah lolos kurasi. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar lebih siap bersaing.

    BRIncubator, lanjutnya, menjadi wujud komitmen BRI dalam membantu UMKM untuk berkembang dan naik kelas melalui pelatihan terarah dan pendampingan berkelanjutan yang memungkinkan UMKM tumbuh secara bertahap namun berdaya saing. “Melalui peningkatan literasi, digitalisasi, dan kemudahan akses, UMKM didorong untuk memperkuat daya saing dan menghasilkan nilai tambah di pasar,” jelasnya.

  • Tak Hanya Uang Ratusan Juta Rupiah, KPK Juga Sita Valas dari OTT Pegawai Pajak DJP Jakut

    Tak Hanya Uang Ratusan Juta Rupiah, KPK Juga Sita Valas dari OTT Pegawai Pajak DJP Jakut

    Liputan6.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita ratusan juta rupiah dan valuta asing (valas) dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pegawai pajak di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara (Jakut).

    “Sementara ada ratusan juta rupiah dan ada juga valas,” ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kepada wartawan saat dihubungi dari Jakarta, melansir Antara, Sabtu (10/1/2026).

    Menurut Fitroh, OTT tersebut terkait dugaan suap pengurangan nilai pajak. Namun, Fitroh belum menjelaskan secara perinci duduk perkara kasus tersebut.

    Dia memastikan komisi antirasuah melakukan OTT di Kantor Wilayah DJP Jakarta Utara. Sejumlah pegawai pajak dan wajib pajak (WP) ditangkap dalam operasi itu.

    Kendati demikian, Fitroh belum membeberkan jumlah pihak yang diringkus.

    “Beberapa pegawai pajak dan beberapa dari pihak WP,” ucap Fitroh singkat.

    Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang pegawai Direktorat Jenderal Perpajakan Kementerian Keuangan.

    “Iya, benar,” ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kepada wartawan, Sabtu (10/1/2026).

    Ia menambahkan, pegawai yang ditangkap berasal dari Kantor Wilayah DJP Jakarta Utara.

    Senada dengan Fitroh, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo juga mengonfirmasi adanya OTT tersebut.

    “Terkonfirmasi, ada kegiatan di lapangan, di wilayah Jakarta,” kata Budi.

    KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang telah ditangkap tersebut.

    Berdasarkan laporan kinerja tahun lalu, KPK pada tahun 2025 telah melakukan 11 OTT.

    Sejumlah pihak yang ditangkap adalah Immanuel Ebenezer Gerungan selaku Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Abdul Wahid selaku Gubernur Riau, hingga Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

     

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) menjadi tersangka kasus dugaan korupsi terkait penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji.

  • Harga Emas Antam 10 Januari 2026 Naik Rp 25.000, Dekati Rekor Termahal

    Harga Emas Antam 10 Januari 2026 Naik Rp 25.000, Dekati Rekor Termahal

    Harga emas dunia menguat pada perdagangan Jumat dan berada di jalur kenaikan mingguan. Penguatan ini terjadi seiring investor merespons data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan, di tengah meningkatnya ketidakpastian kebijakan dan geopolitik global.

    Dikutip dari CNBC, Sabtu (10/12/2026), harga emas spot tercatat naik 0,5% ke level USD 4.496,09 per ons. Sepanjang pekan ini, harga emas berpotensi menguat sekitar 3,9%. Sebelumnya, logam mulia tersebut sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di USD 4.549,71 per ons pada 26 Desember.

    Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari menguat 0,5% ke posisi USD 4.483 per ons.

    Dari sisi data ekonomi, laporan menunjukkan nonfarm payrolls AS pada Desember hanya bertambah 50.000 pekerjaan, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 60.000. Tingkat pengangguran tercatat turun ke 4,4%, di bawah perkiraan 4,5%.

    “Payrolls menunjukkan lingkungan penciptaan lapangan kerja yang lemah. Potensi meningkatnya ketegangan geopolitik, harga minyak yang cenderung lebih tinggi dan bersifat inflasi, ketidakpastian, serta kebijakan The Fed yang melonggar—semuanya menjadi kombinasi positif bagi logam mulia,” ujar Global Head of Commodity Strategy TD Securities Bart Melek.