Author: Liputan6.com

  • Kejagung Masih Dalami Aliran Uang ke Nadiem Makarim dari Pengadaan Chromebook, Sejumlah Dokumen Disita – Page 3

    Kejagung Masih Dalami Aliran Uang ke Nadiem Makarim dari Pengadaan Chromebook, Sejumlah Dokumen Disita – Page 3

    Kejagung mengulas alasan penetapan tersangka pada Nadiem Makarim. Menurut Dirdik Nurcahyo Jungkung Madyo, mengacu hasil penyidikan, Nadiem Makarim selaku Mendikbudristek pada Februari 2020 telah melakukan pertemuan dengan pihak Google Indonesia.

    “Dalam rangka membicarakan mengenai produk dari Google, yaitu dalam program Google For Education dengan menggunakan Chromebook yang bisa digunakan oleh Kementerian, terutama kepada peserta didik,” tutur Nurcahyo kepada wartawan, Jumat (5/9/2025).

    Dalam beberapa kali pertemuan yang dilakukan antara Nadiem dengan pihak Google, mereka bersepakat menjadikan produk Chrome OS dan Chrome Device Management atau CDM sebagai bagian dari proyek pengadaan alat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

    Untuk mewujudkan kesepakatan itu, Nadiem lantas mengundang jajarannya, antara lain H selaku Dirjen Paud Dikdasmen, T selaku Kepala Badan Litbang Kemendikbudristek, serta JT dan FH selaku staf khusus menteri, untuk melakukan rapat tertutup melalui Zoom Meeting pada 6 Mei 2020.

    “Dan mewajibkan para peserta menggunakan handset atau alat sejenisnya, yang membahas pengadaan atau kelengkapan alat TIK, yaitu menggunakan Chromebook sebagaimana perintah dari NAM. Sedangkan saat itu pengadaan alat TIK ini belum dimulai,” jelas dia.

  • iPhone 17 Siap Diumumkan, Fakta atau Mitos iPhone Seri Ganjil Lebih Baik? – Page 3

    iPhone 17 Siap Diumumkan, Fakta atau Mitos iPhone Seri Ganjil Lebih Baik? – Page 3

    Secara historis, Apple memang sering memperkenalkan sejumlah perubahan besar setiap dua tahun sekali. Karena hal ini, iPhone “seri ganjil” pun semakin terlihat menonjol bagi sebagian besar pengguna.

    “Sejak tahun 2007, Apple selalu merilis iPhone baru setiap tahunnya. Biasanya perubahan signifikan selalu terjadi setiap 2 tahun sekali, dari iPhone 3G ke iPhone 4, dari iPhone 4 ke iPhone 5, dan seterusnya,” jelas Bhaguz.

    “Hal ini terkait dengan siklus R&D dari tim Apple dan kerja sama dengan prdusen aksesoris pihak ketiga.”

    Perubahan ini tampak jelas dari material bodi. Ambil contoh iPhone 13 Pro, di mana model ini hadir dengan stainless stell, sementara iPhone 15 Pro sudah menggunakan titanium. Lalu bagaimana dengan iPhone 17 Pro?

    Bhaguz memperdiksi, Apple akan kembali membuat kejutan pada bahan utama bodi untuk lini iPhone 17 Pro. Tak hanya itu, iPhone 17 Air juga akan menjadi sorotan utama Apple di tahun 2025 karena menggunakan bodi paling tipis dari semua iPhone yang pernah ada.

  • Koperasi Desa Merah Putih Bisa Jadi Agen Pos, Begini Fungsinya – Page 3

    Koperasi Desa Merah Putih Bisa Jadi Agen Pos, Begini Fungsinya – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) akan menjalankan fungsi sebagai Agen Pos. Nantinya, kantor Kopdes Merah Putih bisa menjadi titik pengiriman paket ke kawasan tersebut, layaknya Kantor Pos.

    Direktur Business Development & Portfolio Management, PT Pos Indonesia, Prasabri Pesti, mengatakan KDMP akan mengemban tugas sebagai Agen Pos. Cara ini memastikan distribusi logistik ke 80 ribu titik koperasi.

    “Dengan menjadi Agen Pos, koperasi otomatis sudah menjadi Kantor Pos. Masyarakat bisa kirim barang, beli meterai, membayar tagihan listrik, telepon, hingga layanan keuangan. Semuanya bisa dilakukan di KDMP,” kata Prasabri dalam keterangan resmi, Sabtu (6/9/2025).

    Agen Pos di KDMP memiliki fungsi ganda. Pertama, sebagai titik layanan kurir bagi masyarakat yang ingin mengirim paket, surat, atau dokumen. Kedua, sebagai mitra aktif yang bisa menjemput bola, membantu UMKM setempat dalam mengirimkan produk ke konsumen maupun marketplace.

    Pos Indonesia akan membagi implementasi dukungan logistik KDMP dalam tiga tahap. Tahap pertama mencakup penyediaan konsultasi logistik, distribusi barang, pergudangan, hingga dukungan penyaluran bansos dan operasi pasar.

    Tahap kedua akan memperluas peran KDMP ke level distribusi sekunder, termasuk pengelolaan transportasi melalui Transport Management System (TMS) dan pengelolaan pergudangan dengan Warehouse Management System (WMS). “Semua ini agar koperasi bisa mengelola logistik secara lebih profesional, efisien, dan terukur,” jelas Prasabri.

     

  • Duduk Persoalan Belasan Musisi Batal Tampil di Pestapora, Penyelenggara Buka Suara – Page 3

    Duduk Persoalan Belasan Musisi Batal Tampil di Pestapora, Penyelenggara Buka Suara – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Belasan musisi yang sebelumnya menjadi line up di festival Pestapora, membatalkan penampilan. Mereka protes terkait kerja sama antara penyelenggara dengan PT Freeport Indonesia.

    Merespons gelombang protes dari musisi-musisi tersebut, penyelenggara Pestapora akhirnya mengumumkan pemutusan kerja sama dengan PT Freeport Indonesia.

    “Per hari ini, Sabtu tanggal 6 September 2025, Pestapora telah memutus kerja sama dengan PT Freeport Indonesia,” demikian pernyataan yang disampaikan di akun Instagram penyelenggara pada Sabtu (06/09/2025), hari kedua pelaksanaan festival.

    “Pestapora memastikan untuk penyelenggaraan di hari kedua, 6 September 2025, dan hari ketiga, 7 September 2025, kami sudah tidak terikat dan terafiliasi dengan PT. Freeport Indonesia.”

    Pengumuman itu disampaikan setelah belasan musisi menyatakan membatalkan pertunjukan mereka pada hari pertama festival, sebagai bentuk penolakan terhadap keterlibatan perusahaan tambang tersebut dalam penyelenggaraan festival.

    Meskipun penyelenggara telah mengumumkan pemutusan kerja sama dengan Freeport, musisi seperti Feast dan Hindia tetap memilih membatalkan partisipasi mereka di Pestapora 2025.

    Di platform Instagram, keduanya pada Sabtu mengaku baru mengetahui keterlibatan Freeport dalam pelaksanaan Pestapora pada Jumat malam, seusai pertunjukan pada hari pertama festival.

    “Jelas kami patah hati dan marah,” kata Feast dan Hindia.

    “Kami, Feast dan Hindia, memutuskan untuk mundur dari Pestapora 2025. Mohon maaf untuk seluruh kawan-kawan yang menunggu penampilan kami dan juga mungkin sama-sama merasa terjebak, tapi ini yang bisa kami lakukan untuk menjaga hal-hal yang kami bicarakan dan selalu percayai,” kata mereka.

    Feast dan Hindia berharap selanjutnya festival musik bisa menjadi ruang yang aman untuk menyampaikan aspirasi dan berekspresi.

    Selain Hindia dan Feast, musisi seperti Bilal Indrajaya, Petra Sihombing, Sukatani, Leipzig, dan Rebellion Rose juga membatalkan pertunjukan mereka di ajang Pestapora 2025.

  • Viral PHK Massal Gudang Garam, Serikat Buruh Buka Suara – Page 3

    Viral PHK Massal Gudang Garam, Serikat Buruh Buka Suara – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal akui kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap buruh PT Gudang Garam Tbk. Menyusul viralnya video sekelompok buruh pabrik rokok tersebut yang dinarasikan terkena PHK.

    Said Iqbal membenarkan adanya kabar tersebut. Meski demikian, dia masih akan mengecek detail PHK massal Gudang Garam ini lebih lanjut seperti berapa yang terkena PHK dan apakah hak-hak karyawan terpenuhi semua.

    “Kami baru dapat kabarnya telah terjadi PHK buruh rokok PT Gudang Garam, kita akan cek dulu,” kata Iqbal saat dikonfirmasi Liputan6.com, Sabtu (6/8/2025).

    Menurutnya, jika memang terdapat PHK dalam jumlah besar, bisa diartikan sebagai dampak dari anjloknya daya beli masyarakat. Sehingga berpengaruh pada lini produksi yang turut menurun.

    Selain itu, pasokan tembakau yang terbatas. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Gudang Garam disebut telah berhenti menyerap tembakau lokal asal Temanggung. Hal ini turut jadi indikasi berkurangnya produksi.

    “Selamatkan industri rokok nasional, selamatkan puluhan ribu buruh terancam PHK. Tetap dijaga kampanye kesehatan. Ribuan buruh rokok PT Gudang Garam ter-PHK, dan puluhan ribu buruh lainnya juga akan ter-PHK seperti buruh tembakau, logistik, supir, pedagang kecil, suplier, pemilik kontrakan dan lainnya,” sambung Iqbal.

     

  • Sopir Pembunuh Bocah di Pondok Pinang Meninggal, Bagaimana Kelanjutan Penanganan Kasusnya? – Page 3

    Sopir Pembunuh Bocah di Pondok Pinang Meninggal, Bagaimana Kelanjutan Penanganan Kasusnya? – Page 3

    Sebelumnya, seorang bocah laki-laki 11 tahun ditemukan meregang nyawa di gudang lantai dua rumah kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 30 Agustus 2025.

    Lehernya tersayat benda tajam. Di samping bocah, seorang pria juga terkapar bersimbah darah. Dia turut mengalami luka di bagian leher. Kejadian ini diketahui oleh Polsek Kebayoran Lama pada pukul empat pagi. Belum lama suara azan menggema. Mereka langsung bergerak cepat ke lokasi.

    “Kami memeriksa langsung di TKP. Ditemukan di dalam rumah, di gudang lantai 2, anak umur 11 tahun yang meninggal dunia dan diduga pelaku saat itu juga berdampingan dengan korban,” kata Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Harnas Prihandito dalam keterangannya dikutip, Senin (1/9/2025).

     

  • Narapidana di Kediri Jadi Korban Asusila, Dipaksa Makan Cacing dan Staples

    Narapidana di Kediri Jadi Korban Asusila, Dipaksa Makan Cacing dan Staples

    Liputan6.com, Jakarta Narapidana berinisial ASP (20) menjadi korban asusila di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kediri, Jawa Timur. Pelaku berinisial WBP bahkan memaksa korban memakan cacing dan staples.

    Kepala Lapas Kelas II A Kediri Solichin mengatakan, kasus ini terungkap berawal dari laporan ASP yang mengeluh sakit perut, akhir bulan Agustus lalu.

    “Korban langsung kami bawa ke klinik lapas untuk diperiksa. Dari keterangan awal, ia mengaku dipaksa menelan dan meminum barang-barang yang tidak lazim,” kata Solichin, Sabtu (06/09/2025).

    Kondisi korban membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, sehingga pihak lapas segera berkoordinasi dengan pengadilan karena status korban masih tahanan titipan.

    Korban kemudian dibawa ke RS Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, untuk pemeriksaan. Dan hasilnya, kondisi korban stabil dan tidak memerlukan rawat inap.

    Pihaknya menjelaskan terkait dengan kabar adanya dugaan pelecehan seksual, dari hasil pemeriksaan medis tidak menemukan tanda-tanda kerusakan pada area vital korban.

    Dia menambahkan, langkah tegas sudah diambil terhadap WBP yang diduga melakukan pemaksaan.

    “Sejak hari kejadian, pelaku langsung kami pisahkan dari blok hunian dan ditempatkan di strap cell. Itu bentuk pengamanan awal yang wajib kami lakukan,” beber dia.

    Selain itu, pihaknya juga telah mengusulkan untuk pemindahan pelaku ke Lapas Nusakambangan.

    “Tidak berhenti di situ, saya juga mengusulkan pemindahan pelaku ke Lapas Nusakambangan. Namun, karena kondisi Kediri belum sepenuhnya kondusif akibat adanya aksi unjuk rasa, untuk sementara pelaku kami pindahkan ke Lapas Kelas I Surabaya, Porong,” ujarnya.

    Kalapas juga menegaskan untuk pengecekan kesehatan korban. “Sepulang dari kegiatan di RS SLG Gumul Kediri, saya langsung memerintahkan dokter klinik untuk melakukan pemeriksaan tambahan terhadap korban, khususnya pada bagian anus. Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kerusakan,” kata dia.

    Kalapas menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut penting untuk menjaga rasa aman di dalam lapas.

    “Pemindahan bukan sekadar hukuman, melainkan upaya mencegah agar peristiwa serupa tidak terulang. Kami tidak ingin ada warga binaan yang merasa takut,” kata Solichin.

    Pihak Lapas juga mencabut hak narapidana pelaku yang diduga melakukan tindakan asusila ke rekannya.

    “Setelah didalami, pelaku disidangkan di hadapan Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Dari hasil sidang, diputuskan menjatuhkan register F kepada pelaku, sehingga hak-hak narapidana dicabut,” pungkas Solichin.

    Sementara itu, kuasa hukum korban M. Rofian mengatakan tindakan yang dilakukan pelaku ke kliennya sangat biadab.

    Pelaku melakukan asusila pada korban dan keesokan harinya meminta lagi, namun korban menolak. Hingga akhirnya, pelaku memaksa korban untuk makan cacing, makan isi staples.

    Dia menambahkan, pelaku terlibat kasus kekerasan pada anak. Begitu juga dengan kliennya, terlibat kasus yang sama.

    “Motivasi pelaku ini melakukan pelonco pada klien kami,” kata dia.

    Pihaknya mengapresiasi dari lapas yang membuat tindakan tegas kepada pelaku. Namun, ia berharap kasus ini tidak terjadi pada warga binaan lainnya.

    “Kami sudah bertemu dengan pelaku dan dia meminta maaf dan tidak akan melakukan perbuatan lagi. Pelaku mengakui tapi untuk asusila tidak mengakui, sehingga kami laporkan,” pungkas Rofi.

  • Ini Warisan Pemikiran Arif Budimanta soal Kesejahteraan dan Ekonomi Berdaulat – Page 3

    Ini Warisan Pemikiran Arif Budimanta soal Kesejahteraan dan Ekonomi Berdaulat – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Kabar duka datang dari dunia ekonomi dan politik Indonesia. Ekonom senior dan mantan Staf Khusus Presiden, Arif Budimanta, meninggal dunia pada Sabtu, pukul 00.06 WIB. Saat ini, Arif menjabat sebagai Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata PP Muhammadiyah. Kabar ini juga telah dibenarkan oleh Ketua PP Muhammadiyah Bidang Ekonomi dan Bisnis, Muhadjir Effendy.

    Kepergian Arif Budimanta yang begitu cepat meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan dan para intelektual. Salah satunya adalah ekonom senior Indef, Didik J. Rachbini. Didik mengenang sosok Arif sebagai seorang yang mendedikasikan diri pada ekonomi, politik, Pancasila, dan kebijakan publik.

    “Kepergiannya terlalu cepat karena masih berusia muda, tetapi takdir tidak bisa kita tolak, sehingga kita ikhlas melepas kepergiannya,” kata Didik dikutip dari Antara, Sabtu (6/9/2025).

    Didik J. Rachbini menyoroti berbagai karya Arif, terutama yang membahas bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat menjadi landasan sistem ekonomi Indonesia yang adil dan berdaulat.

    Karya-karya tersebut, seperti buku “Pancasilanomics: Ekonomi Pancasila dalam Gerak” (2019), menuai perhatiannya. Didik menilai, melalui buku-buku tersebut, Arif mengkritisi arah pembangunan yang cenderung liberal dan mengusulkan desain ekonomi yang berbasis pada konstitusi, khususnya Pasal 33 UUD 1945.

    “Beberapa karyanya membahas bagaimana nilai-nilai Pancasila bisa menjadi landasan sistem ekonomi Indonesia yang adil, inklusif dan berdaulat,” kata Didik.

     

  • Jadi Kurir Ekstasi, Alfarisi Divonis Mati di Usia 36 Tahun

    Jadi Kurir Ekstasi, Alfarisi Divonis Mati di Usia 36 Tahun

    JPU Kejari Belawan Rizki Fajar Bahari dalam surat dakwaan menyebutkan, kasus ini bermula saat terdakwa M Alfarisi bertemu dengan Nasir (DPO) di suatu kafe, Jalan Setia Budi Medan, Sabtu (21/12/2024) pukul 15.00 WIB.

    Dalam pertemuan itu, Nasir menawarkan pekerjaan mengantarkan pil ekstasi dengan upah sebesar Rp 30 juta, yang disetujui terdakwa Alfarisi.

    Sekitar pukul 16.00 WIB, terdakwa Alfarisi menerima tas abu-abu berisi narkotika dari seseorang suruhan Nasir di lokasi yang telah ditentukan.

    Saat menunggu pihak yang menjemput narkoba tersebut, lanjut dia, sekira pukul 18.00 WIB, tiga anggota Ditresnarkoba Polda Sumut menangkap terdakwa Alfarisi.

    “Dari tangan terdakwa disita 4.833 butir pil ekstasi berlogo Red Bull dengan berat total 1.884,87 gram atau 1,8 kilogram,” tutur JPU Rizki.

  • Produksi Minyak Mentah Kilang Pertamina Internasional Capai 159 Juta Barrel, Lampaui Target – Page 3

    Produksi Minyak Mentah Kilang Pertamina Internasional Capai 159 Juta Barrel, Lampaui Target – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Kilang Pertamina Internasional (KPI) berhasil melampaui target operasional yang telah ditetapkan Pada semester pertama 2025. Realisasi ini menjadi komitmen perusahaan dalam memperkuat perannya sebagai salah satu pilar ketahanan energi nasional.

    Pjs. Corporate Secretary Kilang Pertamina Internasional Milla Suciyani menjelaskan, hingga Juni 2025, KPI telah mengolah minyak mentah sekitar 159 juta barrel, melampaui target RKAP sebesar 158,6 juta barrel. Dari volume tersebut, KPI mencapai yield valuable product sebesar 84%, lebih tinggi dari target awal.

    “Sebagai bagian dari ketahanan energi nasional, kami bertanggung jawab menghasilkan produk BBM dan Non-BBM yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Mengoptimalkan operasi kilang sesuai target mencerminkan kontribusi strategis KPI, berkat sinergi seluruh pihak, baik internal maupun pemangku kepentingan,” jelas Milla dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/9/2025).

    Selain produksi, KPI fokus pada keandalan kilang dengan langkah-langkah preventif. KPI juga mendorong efisiensi energi, tercermin dari Energy Intensity Index (EII) sebesar 105, lebih rendah dari target RKAP 107, menunjukkan kilang semakin hemat energi dalam menghasilkan bahan bakar dan produk petrokimia.