Author: Liputan6.com

  • BRI Visa Infinite Tingkatkan Layanan Nasabah Prioritas dan Private dengan Desain Eksklusif hingga Premium Benefits

    BRI Visa Infinite Tingkatkan Layanan Nasabah Prioritas dan Private dengan Desain Eksklusif hingga Premium Benefits

    BRI VISA Infinite dilengkapi serangkaian premium benefits yang dirancang untuk memberikan kenyamanan tinggi bagi nasabah prioritas dan private. Nasabah dapat memperoleh welcome bonus GarudaMiles setara tiket Jakarta–Singapura pada saat aktivasi, cashback Rp1.000.000 untuk transaksi internasional, serta kurs transaksi luar negeri yang kompetitif. Fasilitas cicilan 0% hingga 36 bulan tersedia untuk berbagai pembelanjaan ritel, sementara program Everyday Miles memungkinkan akumulasi 1 GarudaMiles untuk setiap transaksi valid sebesar Rp10.000. Layanan VISA Concierge 24/7 melalui WhatsApp turut melengkapi kemudahan nasabah dalam mengatur kebutuhan perjalanan.

    Signature Merchant Program turut menjadi bagian dari benefit BRI VISA Infinite melalui kerja sama dengan berbagai mitra strategis, antara lain layanan kesehatan Mayapada, maskapai Garuda Indonesia dan Qatar Airways, platform perjalanan Klook, serta restoran di Asia Pasifik dengan potongan harga hingga 20%.

    Ketentuan program mencakup syarat aktivasi welcome bonus, periode kampanye cashback, validitas transaksi untuk Everyday Miles, ketentuan minimum dan kebijakan merchant untuk fasilitas cicilan, serta regulasi FX rate sesuai ketentuan Visa dan BRI pada saat posting. Seluruh penawaran ini berlaku pada periode tertentu sesuai ketentuan yang ditetapkan BRI, dan untuk informasi lebih lanjut nasabah dapat menghubungi Relationship Manager atau mengakses situs resmi www.bri.co.id.

    Dhanny menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk keseriusan BRI dalam melayani kebutuhan transaksi dan gaya hidup segmen affluent dan High Net Worth Individual, melalui penyediaan layanan yang selaras dengan standar global.

    “Melalui BRI VISA Infinite, BRI menegaskan posisinya sebagai institusi keuangan nasional yang menyediakan layanan premium berstandar global bagi nasabah prioritas dan private. Langkah ini menjadi bagian dari perjalanan BRI menjadi satu bank untuk semua di tengah dinamika kebutuhan keuangan modern yang semakin beragam,” pungkas Dhanny.

     

    (*)

  • Tolak Tambang Ilegal, Nenek di Pasaman Sumatera Barat Dianiaya Penambang

    Tolak Tambang Ilegal, Nenek di Pasaman Sumatera Barat Dianiaya Penambang

    Liputan6.com, Jakarta – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang lansia bernama Saudah (68) terjadi di Nagari Padang Mantinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, pada Kamis, 1 Januari 2026. Warga menemukan korban dalam kondisi luka dan lebam di wajah, dengan kedua mata membiru diduga akibat kekerasan.

    Iswandi Lubis yang merupakan anak korban mengatakan, peristiwa bermula saat ibunya mendatangi lokasi aktivitas tambang di sekitar tempat tinggal mereka. Dalam kondisi fisik yang masih lemah, Saudah mengaku tidak berniat melarang aktivitas tambang, melainkan hanya meminta agar kegiatan tersebut dihentikan pada siang hari.

    “Ibu saya hanya minta supaya jangan siang-siang menambang. Tidak melarang, hanya minta dihentikan sementara,” ujarnya, Selasa (6/1/2026).

    Namun, saat korban menyorotkan senter ke arah beberapa orang di lokasi, ia diduga dilempari batu, dipukuli, lalu diseret hingga ke semak-semak di sekitar lokasi.

    Akibat penganiayaan tersebut, korban sempat tidak sadarkan diri. Korban dibuang di semak-semak karena dikira sudah meninggal.

    Kemudian, warga menemukan Saudah dalam kondisi terluka parah dan membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping akibat luka yang dialaminya.

     

  • Harga Beras Kompak Naik Desember 2025, dari Penggilingan hingga Eceran Ikut Menguat

    Harga Beras Kompak Naik Desember 2025, dari Penggilingan hingga Eceran Ikut Menguat

    Liputan6.com, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sepanjang Desember 2025, rata-rata harga beras mengalami peningkatan di seluruh rantai distribusi, mulai dari penggilingan hingga eceran ke tangan konsumen.

    Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan bahwa di tingkat penggilingan, harga beras secara umum naik 1,26 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, lonjakan harga bahkan mencapai 6,38 persen.

    Kenaikan tersebut terjadi pada seluruh segmen kualitas. Beras premium mencatat kenaikan paling tinggi, yakni 2,62 persen secara bulanan dan 6,92 persen secara tahunan. Beras kualitas medium juga tidak luput dari tekanan harga dengan kenaikan 0,67 persen secara bulanan dan 6,72 persen secara tahunan.

    “Sementara beras kualitas medium naik 0,67 persen mtm dan naik 6,72 persen secara tahunan,” kata Pudji dalam Konferensi Pers BPS, ditulis Selasa (6/1/2026).

    Tekanan harga tidak hanya berhenti di penggilingan. Di tingkat grosir, BPS mencatat inflasi beras sebesar 0,22 persen secara bulanan pada Desember 2025. Secara tahunan, harga beras grosir meningkat sekitar 5 persen.

    Kondisi tersebut mendorong harga rata-rata beras di tingkat grosir naik menjadi Rp 14.162 per kilogram. Angka ini lebih tinggi dibandingkan posisi November 2025 yang masih berada di kisaran Rp 14.131 per kilogram.

     

  • Menjangkau Pelosok Desa, Kehadiran BRILink Agen di Banyuasin Permudah Akses Keuangan Warga

    Menjangkau Pelosok Desa, Kehadiran BRILink Agen di Banyuasin Permudah Akses Keuangan Warga

    Liputan6.com, Banyuasin – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk konsisten memperluas jangkauan layanan keuangan hingga ke berbagai pelosok daerah melalui keberadaan BRILink Agen. Salah satu agen yang aktif memberikan layanan di pedesaan adalah Toko Shafa yang dikelola oleh Tashadi di Desa Telang Karya, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

    Tashadi mulai menjadi BRILink Agen sejak tahun 2019. Keputusannya bergabung dilatarbelakangi kebutuhan masyarakat desa yang sebelumnya harus menempuh perjalanan menyeberangi Sungai Musi untuk mencapai unit BRI terdekat. Jarak tempuh yang cukup jauh serta biaya transportasi yang tinggi menjadi hambatan tersendiri bagi warga. Dengan keberadaan BRILink Agen, transaksi perbankan kini dapat dilakukan lebih mudah, cepat, dan efisien.

    Keberadaan BRILink Agen di Desa Pelangkarya pun mendorong perubahan signifikan dalam pola transaksi masyarakat. Akses terhadap layanan perbankan kini menjadi lebih dekat dan praktis bagi warga desa.

    “Tanggapan masyarakat sangat positif, karena dengan adanya BRILink Agen, transaksi keuangan ini tidak perlu jauh sehingga biaya untuk nyebrang dapat diminimalisir. Selain itu, tidak ada antrian dan pelayanan tetap hadir di hari libur, menjadikan warga merasa lebih mudah dan terbantu soal kehadiran BRILink Agen ini,” ujar Tashadi.

    Dalam kesehariannya, Tashadi pun membuka layanan BRILink Agen sejak pagi hingga malam hari. Setiap hari, agen tersebut beroperasi mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB untuk melayani berbagai kebutuhan transaksi keuangan masyarakat, mulai dari pembayaran listrik, pembelian token, pengiriman uang, hingga pembayaran cicilan. Tak hanya itu, Tashadi juga kerap menjadi penghubung warga dengan Mantri BRI di unit kerja terdekat ketika terdapat kebutuhan akses pembiayaan.

    Sebagai agen yang berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari, Tashadi turut melihat bahwa layanan perbankan yang mudah dijangkau dan memberi dampak langsung terhadap kebutuhan keluarga.

    “Salah satu hal yang paling saya rasakan adalah bisa membantu orang lain, khususnya melayani warga Desa Pelangkarya dan wilayah sekitarnya. Banyak warga yang perlu mengirim uang kepada keluarga yang sedang sekolah di luar kota. Sekarang mereka tidak perlu pergi jauh, cukup datang ke tempat kami. Layanan jadi lebih dekat dan bisa diakses kapan saja,” ungkapnya.

    Selain mengelola BRILink Agen, Tashadi nyatanya juga menjalankan beberapa kegiatan usaha lainnya seperti bertani, menjual LPG 3 kilogram, serta menyediakan produk herbal untuk kebutuhan rumah tangga. Dengan pendapatan dari BRILink Agen dan berbagai aktivitas lainnya, Tashadi mampu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.

    “Saya juga aktif dalam paguyuban BRILink Agen sebagai wadah berbagi pengalaman dan praktik layanan antar agen,” ucapnya.

    Secara terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa perluasan BRILink Agen merupakan bentuk nyata penerapan sharing economy di sektor keuangan, di mana masyarakat turut berperan sebagai mitra dalam menyediakan akses layanan keuangan.

    “Agen tidak hanya memperluas jangkauan, tetapi juga memperkuat konektivitas ekonomi di tingkat lokal. Ke depan, kami akan terus memperkuat peran BRILink Agen sebagai simpul layanan finansial berbasis komunitas yang mampu mempercepat perputaran ekonomi rakyat,” ujar Dhanny.

    Hingga akhir November 2025, BRI sendiri telah memiliki sekitar 1,2 juta BRILink Agen yang tersebar di seluruh Indonesia, menjangkau 66.587 desa atau lebih dari 80% total desa di Tanah Air. Melalui model bisnis berbasis kemitraan ini, BRILink Agen telah memfasilitasi 1 miliar transaksi finansial dengan total volume mencapai Rp1.592 triliun. Hal ini menunjukkan peran yang semakin vital dalam memberikan akses layanan keuangan formal kepada masyarakat.

     

    (*)

  • Asuransi Jasindo Usung Narasemesta Jadi Fondasi Keberlanjutan di 2026

    Asuransi Jasindo Usung Narasemesta Jadi Fondasi Keberlanjutan di 2026

     

    Liputan6.com, Jakarta – Mengawali 2026, Asuransi Jasindo merefleksikan perjalanan program Narasemesta sepanjang 2025 sebagai wujud komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun keberlanjutan yang menyeluruh.

    Melalui Narasemesta, Asuransi Jasindo memantapkan fondasi bisnis dengan kemampuan menempatkan harmoni antara manusia dengan alam, yang berarti perusahaan tidak hanya menjalankan bisnis semata-mata demi keuntungan, tetapi juga memerhatikan serta menjaga ekosistem sosial dan lingkungan di wilayah tempat perusahaan beroperasi.

    Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema, mengatakan Narasemesta menjadi representasi cara pandang Asuransi Jasindo bahwa pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan hanya dapat tercapai ketika lingkungan terjaga, masyarakat berdaya, dan potensi lokal berkembang secara inklusif.

    Program ini dirancang sebagai ekosistem inisiatif yang saling terhubung dengan mengintegrasikan edukasi, konservasi, pemberdayaan komunitas, serta aksi nyata di lapangan agar dampaknya tidak bersifat sementara, melainkan dapat dirasakan dan dilanjutkan oleh masyarakat secara berkelanjutan.

    “Kami percaya, keberlanjutan adalah syarat mutlak bagi ketahanan bisnis jangka panjang. Ketika alam terjaga dan masyarakat memiliki kapasitas untuk tumbuh, di titik itulah nilai bersama tercipta dan bisnis dapat berjalan secara sehat dan berkesinambungan,” ujar Brellian Gema.

    Sepanjang 2025, Narasemesta hadir di berbagai wilayah Indonesia, antara lain Jakarta, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, hingga Bali. Di setiap daerah, program ini disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter lokal, mencakup isu lingkungan, pendidikan, pertanian, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

    Menurut Brellian, 2025 menjadi tahun perjalanan penting bagi Asuransi Jasindo untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Melalui berbagai inisiatif sosial dan lingkungan, kami belajar langsung dari kebutuhan nyata di lapangan, mulai dari isu lingkungan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi komunitas.

    “Setiap langkah kami berangkat dari kepedulian untuk menghadirkan manfaat yang relevan dan berkelanjutan,” kata Brellian.

     

  • Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 6 Januari 2026: Antam, Pegadaian, Hartadinata Melonjak

    Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 6 Januari 2026: Antam, Pegadaian, Hartadinata Melonjak

    Selain emas batangan, pasar emas perhiasan juga menunjukkan dinamika harga yang menarik. Pada Selasa, 6 Januari 2026, harga emas perhiasan cenderung stabil atau bertahan, meskipun sebagian lainnya mengalami kenaikan. Pergerakan ini dipengaruhi oleh permintaan industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral.

    Raja Emas Indonesia mencatat harga emas perhiasan 24 Karat per gram stabil di angka Rp 2.185.000 pada 6 Januari 2026. Sementara itu, Laku Emas (CMK Group) justru mencatat kenaikan harga di seluruh kadar emas perhiasan, dengan emas 24 Karat naik Rp 39.000 menjadi Rp 2.144.000 per gram.

    Untuk nilai jual kembali, pada Senin, 5 Januari 2026, Spesial Gold mencatat harga pembelian emas perhiasan 24k (99,99%) sebesar Rp 2.330.000 per gram. Informasi ini penting bagi konsumen untuk memastikan penawaran terbaik saat melakukan transaksi jual beli emas perhiasan.

  • Serangan AS ke Venezuela Picu Ketidakpastian Logistik Global

    Serangan AS ke Venezuela Picu Ketidakpastian Logistik Global

    Menghadapi kondisi tersebut, ia menekankan pentingnya penguatan supply chain resilience bagi eksportir Indonesia. Diversifikasi rute pengiriman dan mitra logistik menjadi langkah awal untuk mengurangi ketergantungan pada satu jalur atau satu penyedia jasa pelayaran.

    Setijadi juga merekomendasikan agar eksportir secara proaktif meninjau dan menyesuaikan klausul kontrak ekspor. Khususnya yang berkaitan dengan jadwal pengiriman, mekanisme penyesuaian biaya logistik, serta pengaturan force majeure.

    Selain itu, eksportir Indonesia perlu meningkatkan perencanaan persediaan dan manajemen lead time, termasuk mempertimbangkan buffer stock atau safety time untuk kontrak berulang. Strategi ini bertujuan menjaga service level dan kepercayaan pasar, meskipun terjadi gangguan pada sistem transportasi internasional.

    “Eskalasi geopolitik global tidak seharusnya menghambat agenda diversifikasi pasar ekspor Indonesia ke Amerika Selatan. Dengan strategi logistik yang adaptif, komunikasi yang transparan dengan mitra dagang, serta penguatan manajemen risiko rantai pasok, Indonesia justru berpeluang memperkuat posisi sebagai mitra dagang yang handal dan kompetitif di kawasan tersebut,” tuturnya.

  • MacBook Murah dengan Chip A18 Pro Bikin Penasaran

    MacBook Murah dengan Chip A18 Pro Bikin Penasaran

    Liputan6.com, Jakarta – Apple disebut sedang mengembangkan MacBook 12,9 inci dengan harga murah, di mana akan meluncur sekitar musim semi 2026.

    Informasi ini membuat penasaran para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Senin (5/1/2026) kemarin.

    Berita lain yang juga pouler datang dari CES 2026 yang akan menjadi panggung peluncuran chip AI terbaru dari NVIDIA, Qualcomm, hingga Intel.

    Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno liputan6.com berikut ini.

    1. Apple Siapkan MacBook Murah 12,9 Inci, Pakai Chip A18 Pro ala iPhone 16 Pro

    Apple dikabarkan tengah menyiapkan MacBook kelas pemula baru yang ditujukan untuk konsumen menginginkan portabilitas tanpa harus membayar harga flagship.

    Mengutip laporan TrendForce via Gizmochina, Senin (5/1/2026), perusahaan berbasis di Cupertino tersebut sedang mengembangkan MacBook dengan layar 12,9 inci dengan target peluncuran sekitar musim semi 2026.

    Jika informasi ini akurat, laptop Apple tersebut akan diposiskan di bawah MacBook Air. Langkah ini juga menandai kembalinya perusahaan ke segmen laptop ultra ringkas setelah menghentikan produksi MacBook 12 inci beberapa tahun lalu.

    Kali ini, performa mungkin bukan masalahnya. TrendForce mengklaim MacBook murah ini diyakini bakal menggunakan chip Apple A18 Pro, prosesor sama dengan yang digunakan pada seri iPhone 16 Pro.

    Meskipun bukan chip seri M, A18 Pro diklaim menawarkan lompatan signifikan dibandingan MacBook 12 inci berbasis Intel. Performa single core dilaporkan beberapa kali lebih tinggi, sementara hasil multi core dapat mendekati M1 asli dalam beban kerja lebih ringan.

    Masuk di kategori desain, layar 12.9 inci membuat ukurannya sedikit lebih kecil dibanding MacBook Air 13,6 inci. Namun, dengan bezel lebih tipis, ukuran bodinya diperkirakan tetap mendekati ukuran keyboard standar.

    Baca selengkapnya di sini

  • Kurs Dolar Bergerak Turun, Rupiah Masih Terbatas oleh Tekanan Dalam Negeri

    Kurs Dolar Bergerak Turun, Rupiah Masih Terbatas oleh Tekanan Dalam Negeri

    Data terbaru menunjukkan Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Institute for Supply Management (ISM) AS pada Desember 2025 tercatat sebesar 47,9 persen. Angka ini turun 0,3 poin dibanding November 2025 yang berada di level 48,2 persen, sekaligus berada di bawah ekspektasi pasar di 48,3 persen.

    Kontraksi PMI tersebut memperkuat sinyal perlambatan sektor manufaktur AS dan mendorong pelemahan kurs dolar di pasar global. Dalam kondisi normal, situasi ini bisa menjadi katalis positif bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

    Namun, dari dalam negeri, data perdagangan Indonesia justru memberikan tekanan tambahan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada November 2025 mencetak surplus USD 2,66 miliar. Nilai ini berasal dari ekspor sebesar USD 22,52 miliar dan impor USD 19,86 miliar.

    Capaian surplus tersebut berada di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan surplus sekitar USD 3,1 miliar. Selain itu, kinerja ekspor secara tahunan tercatat turun 6,6 persen, jauh dari perkiraan pertumbuhan positif.

    Sementara itu, impor Indonesia hanya tumbuh 0,46 persen secara tahunan (year on year/yoy), lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 3,2 persen. Lemahnya kinerja perdagangan ini turut membatasi pergerakan rupiah, meskipun kurs dolar global sedang melemah.

     

     

  • Penumpang Angkutan Umum Tembus 21,4 Juta di Nataru

    Penumpang Angkutan Umum Tembus 21,4 Juta di Nataru

    Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) encatat, selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, secara keseluruhan pengguna angkutan umum mencapai 21.461.491 penumpang. Naik 12,48 persen dari periode sebelumnya, yakni 19.079.881 penumpang.

    Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menilai, angka tersebut menunjukkan pelaksanaan angkutan Nataru tahun ini telah berjalan dengan baik sesuai dengan kebijakan dan rencana operasi yang telah disusun.

    “Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan mulai 18 Desember 2025 sampai dengan 4 Januari 2026, penumpang angkutan umum naik 12,48 persen dari periode Nataru tahun lalu, atau berjumlah 21,46 juta penumpang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (6/1/2026).

    Adapun secara rinci jumlah penumpang angkutan umum selama Nataru 2025/2026 yakni angkutan udara sebesar 4.768.675 penumpang, naik 0,73 persen dari sebelumnya 4.734.198 penumpang.

    Angkutan laut sebesar 2.254.733 penumpang naik 43,42 persen dari sebelumnya 1.572.099 penumpang. Angkutan perkeretaapian sebesar 7.573.881 penumpang, naik 12,92 persen dari sebelumnya 6.707.053 penumpang.

    Lalu, angkutan penyeberangan sebesar 3.725.343 penumpang, naik 35,05 persen dari sebelumnya 2.758.565 penumpang. Angkutan jalan di Nataru 2025/2026 tercatat 3.138.859 penumpang, turun dari tahun sebelumnya 3.307.966 penumpang.