Author: Liputan6.com

  • Jabodetabek Mayoritas Berawan Tebal hingga Diguyur Hujan

    Jabodetabek Mayoritas Berawan Tebal hingga Diguyur Hujan

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) serta percepatan normalisasi sungai di sejumlah wilayah terdampak banjir di Sumatera.

    Operasi Modifikasi Cuaca yang saat ini berjalan melibatkan jumlah pesawat terbanyak sejak OMC pertama kali dilakukan di Indonesia.

    “Kita masih terus mengoptimalkan operasi modifikasi cuaca, bahkan total 9 pesawat ini termasuk operasi paling besar yang pernah kita lakukan dalam sejarah kita melakukan OMC di Indonesia,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam Konferensi Pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa 30 Desember 2025.

    “Tetapi ini ada satu keharusan kita harus memastikan supaya progres berjalan tidak terganggu oleh bencana susulan,” sambung dia.

    Abdul menegaskan, fokus BNPB saat ini tidak semata pada potensi hujan ekstrem, tetapi kondisi infrastruktur pengendali air yang belum sepenuhnya pulih pascabencana.

    Dia menjabarkan, penanganan difokuskan pada dua jalur utama, yakni rekayasa cuaca untuk mengendalikan hujan serta pemulihan fisik sungai dan drainase agar kembali optimal.

    “Sekali lagi, atensi kita sebenarnya saat ini tidak hanya hujan ekstrem, karena hujan intensitas sedang pun itu bisa membuat banjir, karena daya tampung dari drainase primer saat ini saluran-saluran air itu sangat terbatas,” ucap Abdul.

    “Upaya ini dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum serta unsur TNI dan Polri,” sambung dia.

  • Seleksi PPPK 2025 KemenHAM, Pendaftaran Dibuka Hari Ini 7 Januari 2026

    Seleksi PPPK 2025 KemenHAM, Pendaftaran Dibuka Hari Ini 7 Januari 2026

    KemenHAM menetapkan sejumlah persyaratan umum yang wajib dipenuhi pelamar. Di antaranya, pelamar merupakan WNI berusia minimal 20 tahun dan maksimal 40 tahun saat pendaftaran, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada Pancasila dan UUD 1945, serta tidak pernah dipidana penjara dua tahun atau lebih.

    Pelamar juga wajib memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun sesuai dengan bidang tugas jabatan yang dilamar. Selain itu, pelamar tidak boleh berstatus sebagai CPNS, PNS, PPPK aktif, anggota TNI, maupun Polri, serta tidak terlibat dalam partai politik atau organisasi terlarang.

    Untuk persyaratan khusus, setiap jabatan memiliki ketentuan tambahan. Misalnya, pelamar Analis SDM Aparatur wajib memiliki pengalaman kerja di bidang kepegawaian atau sumber daya manusia. Sementara itu, pelamar Perencana Ahli Pertama harus berpengalaman dalam penyusunan atau evaluasi rencana, kebijakan, maupun program strategis.

    Adapun pelamar Apoteker Ahli Pertama wajib memiliki ijazah S1 Farmasi, sertifikat profesi apoteker, STRA yang masih berlaku, serta pengalaman kerja di fasilitas pelayanan kefarmasian atau industri farmasi.

     

  • Prabowo Tunjuk Mendagri Tito Jadi Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

    Prabowo Tunjuk Mendagri Tito Jadi Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

    Liputan6.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatra. Prabowo menunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjadi ketua.

    Sementata itu, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Richard Tampubolon ditunjuk menjadi wakil ketua. Kemudian, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menjadi Ketua Dewan Pengarah Satgas.

    “Bapak Presiden telah memutuskan untuk membentuk satuan tugas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di 3 provinsi, Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” kata Prasetyo usai taklimat awal tahun atau retret kabinet merah putih yang digelar Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

    “Dan beliau menunjuk Bapak Tito Karvanian Medagri sebagai ketua satgas, yang didampingi wakil ketua Satgas Bapak Richard Tampubolon. Kemudian dibantu dewan pengarah yang akan diketuai Menko PMK,” sambungnya.

    Dia menjelaskan bahwa bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra memiliki dampak yang cukup luas. Prabowo meyakini Tito sebagai Mendagri mampu berkoordinasi dengan baik proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

    “Jadi pertimbangannya karna bencana kali ini yamg terdampak di 3 provinsi yang cukup luas dan dalam kapasitas beliau sebagai Menteri Dalam Negeri, Bapak Presiden memilki pertimbangan dan meyakini bahwa di bawah Mendagri dapat dikoordinasilan lebih baik,” jelasnya.

    Menurut dia, Presiden Prabowo tidak memberikan target kerja untuk satgas percepatan rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Namun, satgas diminta memprioritaskan membangun hunian sebanyak-banyaknya untuk masyarakat terdampak bencana.

    “Kalau target secepat-cepatnya, tahapan sudah ada, untuk prioritas pertama tentunya adalah sesegera mungkin dibangun sebanyak banyaknya hunian-hunian bagi saudara kita yang sekarang masih ada di pengungsian,” tutur Prasetyo.

     

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan terkait anggaran untuk membantu rehabilitasi lokasi bencana di Aceh dan Sumatera. Menkeu Purbaya menanggapi pernyataan Kasad TNI Jenderal Maruli Simanjuntak, yang memiliki utang saat membang…

  • Gunung Semeru Kembali Erupsi Selasa Malam, Begini Penampakannya

    Gunung Semeru Kembali Erupsi Selasa Malam, Begini Penampakannya

    Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga). Oleh karena itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

    Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

    “Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar),” ujarnya.

    Ia menjelaskan masyarakat perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

    Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Isnugroho mengatakan petugas selalu memantau aktivitas Gunung Semeru baik laporan dari petugas PPGA Semeru maupun melalui CCTV.

    “Kondisi malam ini, Gunung Semeru erupsi disertai lontaran lava pijar dari puncak kawah Jonggring Saloko sampai 3/4 dari ketinggian Gunung Semeru 3.676 mdpl,” katanya.

    Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi semua rekomendasi petugas seiring dengan status Gunung Semeru yang masih siaga.

     

  • Gelembung Gas Bermunculan dari Dalam Tanah Usai Banjir di Aceh Surut

    Gelembung Gas Bermunculan dari Dalam Tanah Usai Banjir di Aceh Surut

    Liputan6.com, Jakarta – Fenomena langka terjadi di Desa Gunung Cut, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Gelembung-gelembung gas bermunculan usai banjir surut. Tidak hanya satu, tapi ada 10 titik gas yang dilaporkan oleh warga.

    “Setelah ada gelembungan-gelembungan itu, mereka tindaklanjuti dan mereka bakar. Dan akhirnya memang ada sejenis seperti keluar gas,” kata Kepala Desa Gunong Cu Samsul Bahri. Dikutip dari SCTV, Rabu (7/1/2026).

    Lubang yang mengeluarkan gas di lahan yang sebelumnya terendam banjir, menarik perhatian warga terdampak bencana.

    Pasalnya, gas yang muncul dari dalam tanah itu bisa menyalakan api. Bahkan, dari salah satu titik apinya berwarna biru yang menandakan pembakaran sempurna.

    “Apa itu gas murni atau beracun, kita tidak tahu,” lanjutnya.

    Temuan ini telah dilaporkan ke pihak berwenang untuk memastikan apakah ini gas alam atau adanya kebocoran pipa gas.

  • Prabowo Minta Disiplin Prosedur Pengelolaan MBG Ditingkatkan, Kejadian Tak Diinginkan Jangan Terulang

    Prabowo Minta Disiplin Prosedur Pengelolaan MBG Ditingkatkan, Kejadian Tak Diinginkan Jangan Terulang

    Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa program makan bergizi gratis (MBG) masih memiliki kekurangan dan penyimpangan. Namun, kata dia, keberhasilan program MBG mencapai 99,99 persen apabila dilihat dari statistik.

    “Apakah ada kekurangan? Ada. Dalam usaha manusia sebesar ini pasti ada kekurangan apakah ada penyimpangan? Pasti. Dalam usaha manusia sebesar ini pasti ada kekurangan dan penyimpangan,” kata Prabowo saat retret kabinet merah putih atau taklimat awal tahun di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

    “Tapi kita bersyukur bahwa kalau kita pelajari dengan objektif statistik boleh dikatakan bahwa kita 99,99 persen berhasil,” sambungnya.

    Prabowo menyampaikan komitmen pemerintah agar program MBG berjalan tanpa ada kekurangan dan kesalahan atau zero defect. Dia menuturkan pemerintah tengah mengatasi kekurangan dalam MBG, meski persentasenya hanya kecil.

    “Jadi saudara tentunya kita harapkan zero defect itu yang harus kita capai tidak kita puas, dengan kekurangan 0,0 sekian itupun bagi kita sesuatu yang harus kita atasi dan Alhamdulillah kita sudah mengatasi dan kita sedang atasi terus,” ujarnya.

    Menurut dia, langkah-langkah pengamanan dan pengawasan terus dilakukan agar program MBG berjalan tanpa ada kekurangan. Prabowo menekankan pemimpin yang bertanggung jawab harus bekerja keras menghilangkan kemiskinan dan kelaparan, salah satunya dengan program MBG.

    “Saya ingat kata-kata pendahulu-pendahulu kita, satu ucapan Bung Karno the hungry stomach cannot wait, perut yang lapar tidak bisa menunggu. Pemimpin yang bertanggung jawab, pemimpin yang punya hati, pemimpin yang punya kepedulian harus bekerja keras untuk menghilangkan kelaparan dan kemiskinan,” jelas Prabowo.

    Prabowo menyampaikan bahwa MBG saat ini sudah menjangkau 55 juta penerima manfaat sejak program tersebut berjalan selama setahun. Dia menyebut capaian MBG Indonesia lebih banyak dibandingkan Brasil yang lebih dulu menjalankan program tersebut.

    “Ini sesuatu yang membanggakan juga karena negara-negara yang kita ketahui contoh Brasil, Presiden Brasil menyampaikan kepada saya mereka butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta peneirma manfaat. Kita satu tahun mencapai 55 juta penerima manfaat,” pungkas Prabowo.

    Dia menegaskan pemerintah akan terus menjalankan program MBG, meskipun banyak pihak yang mengkritik dan mengejek. Prabowo mengatakan MBG justru ditunggu oleh masyarakat.

    “Ini tugas yang kita emban tugas mulia dan alhamdulillah kita perlu keyakinan kita buktikan saya sangat yakin walaupun begitu banyak pakar yang mengejek saya dan tim saya menyinyir mereka katakan MBG pasti gagal tapi kita buktikan kepada mereka MBG berhasil,” tutur Prabowo.

  • Pejabat di Batam Terjerat Kasus Video Berdurasi 24 Detik, Dinonaktifkan dan Masih Digaji

    Pejabat di Batam Terjerat Kasus Video Berdurasi 24 Detik, Dinonaktifkan dan Masih Digaji

    Liputan6.com, Jakarta – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau akhirnya dinonaktifkan sementara usai video tidak senonoh berdurasi 24 detik tersebar di jagad maya.

    Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menegaskan penonaktifan tersebut bukan pemberhentian, melainkan langkah administratif agar proses pemeriksaan dapat berjalan objektif dan tanpa hambatan.

    “Untuk memfokuskan proses pemeriksaan, Wali Kota Batam membebastugaskan yang bersangkutan terlebih dahulu. Namun perlu kami tegaskan, beliau tidak diberhentikan,” ujar Firmansyah kepada Liputan6.com di Pengadilan Negeri Batam, Senin (5/1/2026).

    Selama masa pembebastugasan, Gustian Riau dipastikan tetap menerima hak kepegawaiannya secara penuh, termasuk gaji dan tunjangan.

    “Gaji tetap berjalan. Yang bersangkutan dibebastugaskan, bukan diberhentikan,” kata Firmansyah.

    Untuk memastikan roda pelayanan publik tidak terganggu, Wali Kota Batam menunjuk Suhar, yang juga menjabat sebagai Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam, sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Disperindag.

    Firmansyah menepis anggapan rangkap jabatan tersebut akan mengganggu kinerja pemerintahan.

    “Tidak mengganggu. Posisi Asisten Ekonomi dan Pembangunan secara struktural berada di atas Disperindag dan lebih bersifat manajerial, bukan operasional,” jelasnya.

    Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam berkoordinasi dengan Polda Kepri untuk menangani persoalan video tersebut.

    “Karena sempat banyak hari libur, progresnya besok kami mulai dengan pemanggilan staf terlebih dahulu. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan Polda Kepri,” ujarnya.

    “Kami masih mengumpulkan informasi awal. Yang bersangkutan belum kami panggil,” tambah Firmansyah.

    Sebelumnya, Gustian Riau melaporkan ke Polda Kepri atas dugaan kasus pemerasan terkait beredarnya video dia.

    “Yang bersangkutan mengadukan bahwa dirinya merasa diperas oleh seseorang,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin beberapa waktu lalu.

    Namun, hingga saat ini, identitas pihak yang diduga melakukan pemerasan masih belum diketahui secara pasti.

    “Diperas oleh siapa, yang bersangkutan juga menyatakan tidak tahu. Itu yang sedang kami dalami,” tambahnya.

    Laporan tersebut kini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri. Polisi tidak hanya mendalami dugaan pemerasan, tetapi juga melakukan pengecekan keaslian video yang beredar luas di media sosial.

  • Jangan Salah Paham, Ini Perbedaan Mode Bisu dan Senyap di HP

    Jangan Salah Paham, Ini Perbedaan Mode Bisu dan Senyap di HP

    Liputan6.com, Jakarta – Banyak pengguna smartphone ternyata masih mengira mode bisu dan mode senyap adalah dua mode yang sama. Padahal, keduanya mengatur fungsi audio berbeda dan dipakai dalam situasi juga tidak sama.

    Kesalapahaman ini kerap membuat pengguna salah dalam hal mengatur ponsel, terutama saat rapat, menelepon, atau berada di tempat umum.

    Apa Beda Mode Bisu dan Senyap di HP

    Dilansir SamMobile, Selasa (6/1/202), perbedaan utama mode bisa udan mode senyap terletak pada bagian audio yang dikendalikan. Mode bisu bekerja pada mikrofon, sementara mode senyap mengatur suara keluaran ponsel.

    Mode bisu biasanya muncul saat Anda sedang menelepon atau mengikuti panggilan konferensi. Ketika fitur ini aktif, suara Anda tidak akan terdengar oleh lawan bicara. Namun, Anda tetap bisa mendengar percakapan. Fitur ini biasanya digunakan saat mengikuti panggilan konferensi atau rapat daring, terutama jika berada di lingkungan bising.

    Penting dicatat, mode bisu tidak memengaruhi fungsi ponsel lainnya. Nada dering, suara notifikasi, alarm, hingga pemutaran musik atau video tetap berjalan normal. Fitur ini hanya menonaktifkan input suara dari mikrofon, bukan suara yang keluar dari speaker.

    Berbeda dengan itu, mode senyap bekerja di tingkat sistem dan berfungsi mengatur suara keluaran ponsel. Saat diaktifkan, ponsel tidak akan mengeluarkan suara dari nada dering, notifikasi pesan, maupun peringatan aplikasi.

    Meski begitu, semua pemberitahuan tetap masuk dan biasanya ditampilkan di layar atau melalui getaran, tergantung pengaturan.

    Di HP Android, termasuk Samsung, mode senyap sering terhubung dengan mode getar dan fitur Jangan Ganggu (Do Not Disturb). Pengguna bisa mengatur notifikasi prioritas agar panggilan atau pesan penting tetap bisa masuk meski ponsel dalam keadaan senyap.

  • Alarm Dunia Kerja di Kabupaten Tangerang, Jumlah PHK Meningkat

    Alarm Dunia Kerja di Kabupaten Tangerang, Jumlah PHK Meningkat

    Liputan6.com, Jakarta – Jumlah tenaga kerja di Kabupaten Tangerang yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) mengalami peningkatan. Di tahun 2025, sebanyak 9.766 pekerja atau buruh di Kabupaten Tangerang kena PHK. Angka ini naik nyaris 50 persen dari tahun 2024.

    ‎Kepala Bidang Hubungan Industrial (HI) Disnaker Kabupaten Tangerang Hendra mengatakan, angka PHK pada tahun 2025 mengalami lonjakan yang signifikan dibanding tahun lalu.

    ‎”PHK pada tahun 2024 itu sebanyak 5.058 pekerja, tahun 2025 naik 93,08 persen jadi 9.766 pekerja,” kata Hendra, Selasa (6/1/2026).‎‎Secara umum, faktor utama beberapa perusahaan melakukan PHK karena biaya produksi di Kabupaten Tangerang yang semakin tinggi, penurunan order dari buyer akibat persaingan global dan peralihan teknologi.

    “Sebanyak 7.007 pekerja terkena PHK karena efisiensi, 919 pekerja karena indisipliner, 864 pekerja karena perusahaannya tutup, 420 pekerja resign dan 311 pekerja di-PHK karena restrukturisasi,” ungkapnya.

    ‎Hendra juga menjelaskan, naik turunnya angka PHK dari tahun ke tahun sangat dipengaruhi oleh kebijakan perusahaan-perusahaan padat karya terutama di sektor alas kaki, tekstil dan garmen.

  • Wanita Pekerja Hiburan Malam Ditemukan Tewas Setengah Telanjang di Kontrakan, Polisi Periksa 14 Saksi

    Wanita Pekerja Hiburan Malam Ditemukan Tewas Setengah Telanjang di Kontrakan, Polisi Periksa 14 Saksi

    Polisi sebenarnya berencana melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban. Namun, rencana tersebut urung dilakukan lantaran pihak keluarga menolak autopsi, sehingga pemeriksaan hanya dilakukan melalui visum luar.

    “Autopsi tidak jadi dilakukan karena ditolak keluarga. Setelah itu, jenazah langsung dibawa ke rumah duka dan dimakamkan,” tandasnya.

    Meski demikian, polisi memastikan proses penyelidikan tetap berlanjut guna mengungkap secara pasti penyebab kematian RHT.

    Masih Menyisakan Misteri

    Sebelumnya diberitakan, penemuan jasad seorang perempuan berinisial RHT (34) di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, masih menyisakan misteri. Korban yang diketahui bekerja di tempat hiburan malam itu ditemukan tewas dalam kondisi setengah telanjang di kamar kontrakannya di Kecamatan Way Kenanga, Kamis malam (1/1/2026).

    Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik kontrakan berinisial HYT (49). Saat ditemukan, kondisi kamar korban dalam keadaan gelap dan pintu tidak terkunci.

    Kasatreskrim Polres Tulang Bawang Barat, Juherdi Sumandi, mengungkapkan kronologi awal kejadian bermula pada Kamis siang sekitar pukul 13.00 WIB.

    “Saksi datang ke lokasi kontrakan karena ada calon penghuni baru yang hendak menyewa salah satu kamar,” kata Juherdi, Sabtu (3/1/2026) lalu.

    Menurut Juherdi, saksi sempat berbincang sekitar 15 menit dengan calon penghuni tersebut untuk menjelaskan aturan kos dan fasilitas yang tersedia. Dalam percakapan itu, saksi sempat menanyakan apakah calon penghuni melihat korban keluar dari kamar nomor 03.

    “Karena tidak mendapatkan jawaban pasti, saksi mencoba mengetuk pintu kamar korban, namun tidak ada respons,” ujarnya.

    Merasa tidak ada kejanggalan, saksi kemudian meninggalkan lokasi. Namun kecurigaan kembali muncul pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB, setelah saksi menghadiri kegiatan yasinan.

    “Saksi kembali ke kos dan bertemu calon penghuni baru yang datang bersama tiga rekannya. Saat ditanya ulang, mereka mengaku tidak melihat korban keluar kamar sejak siang,” jelas Juherdi.

    Karena curiga, saksi kembali mengetuk pintu kamar korban sambil memanggil namanya dengan suara lebih keras. Namun tetap tidak ada jawaban. Saksi kemudian memberanikan diri membuka pintu kamar nomor 03 yang ternyata tidak terkunci.

    “Saat masuk ke kamar dengan bantuan lampu ponsel karena kondisi gelap, saksi melihat korban tergeletak di atas tempat tidur dalam posisi terlentang, mengenakan tank top tanpa celana,” ungkap Juherdi.