Author: Liputan6.com

  • Libatkan Lintas Sektor, Pemerintah Bentuk Pokja Pemberdayaan Pascabencana Sumatera

    Libatkan Lintas Sektor, Pemerintah Bentuk Pokja Pemberdayaan Pascabencana Sumatera

    Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Pemberdayaan Pascabencana Sumatera untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana di tiga provinsi yakni Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut).

    Pokja ini akan mengoordinasikan program lintas kementerian setelah masa tanggap darurat berakhir.

    Menteri Koordinator (Menko) PM Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan, pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada rehabilitasi fisik, tetapi juga dimulai dari langkah-langkah pemberdayaan agar masyarakat tetap produktif.

    “Program dan langkah pemberdayaan pasca bencana ini kita bentuk Pokja Pemberdayaan Pasca Bencana,” ujar Cak Imin usai memimpin rapat terbatas menteri di Kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026).

    Pokja Pemberdayaan Pascabencana melibatkan sejumlah kementerian, antara lain Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Desa, dan Kementerian Koperasi.

    “Kita bertekad bahwa recovery, rehabilitasi dan rekonstruksi pascatanggap darurat dimulai dengan langkah-langkah pemberdayaan,” ucap Cak Imin.

    Dia menjelaskan, dalam pelaksanaannya, Pokja Pemberdayaan Pascabencana akan bersinergi dengan Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi yang dibentuk Presiden, serta menggandeng filantropi, badan amil zakat, dan lembaga corporate social responsibility (CSR) swasta.

    “Kami juga bersinergi dengan filantrofi, badan amil zakat, lembaga-lembaga penggerak masyarakat untuk bersinergi terutama peta pemberdayaan,” terang dia.

     

     

    Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), mengingatkan pekerja migran Indonesia untuk tidak mencari kerja di Kamboja. Dia memastikan bahwa Kamboja bukan tempat aman buat bekerja.

  • Kerusakan Daerah Aliran Sungai Sumatera Picu Bencana, Ini Kata Pakar UGM

    Kerusakan Daerah Aliran Sungai Sumatera Picu Bencana, Ini Kata Pakar UGM

    Liputan6.com, Jakarta – Daerah Aliran Sungai (DAS) di Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut) rusak akibat adanya indikasi pembukaan lahan di kawasan hulu sungai.  

    Hal ini diperkuat dengan adanya temuan oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri terkait perusahaan kelapa sawit yang diduga membuka lahan dan menyebabkan banjir bandang di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

    Berdasarkan citra satelit, terdapat 110 titik pembukaan lahan di DAS Garoga yang menyebabkan meluapnya air dan mengakibatkan 47 orang meninggal dunia, serta 22 orang hilang.

    Pakar Konservasi Tanah dan Air Universitas Gadjah Mada (UGM) Ambar Kusumandari menyampaikan, banjir gelondongan kayu merupakan dampak dari kerusakan daerah hulu sungai.

    “Arus sungai yang mampu membawa banyak balok-balok kayu besar menunjukkan kerusakan daerah hulu sebagai kawasan konservasi dan lindung yang berfungsi menjaga ekosistem di bawahnya,” ujar Ambar, dilansir Liputan6.com dari laman resmi Universitas Gadjah Mada (UGM) www.ugm.ac.id, Rabu (7/1/2026).

    Ia juga mengatakan, dampak pembukaan lahan di daerah hulu sungai dapat menjangkau daerah tengah hingga hilir. Risiko bencana hidrometeorologi juga rawan terjadi, seperti banjir bandang yang menimpa sebagian wilayah Sumatera.

    “Fenomena yang terjadi di daerah hilir merupakan hasil dari pengelolaan daerah hulu. Kondisi ini menunjukkan keprihatinan terhadap kondisi hutan dan sungai di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera,” terang Ambar.

    Alih fungsi lahan kelapa sawit di kawasan yang seharusnya menjadi wilayah resapan air menyebabkan ekosistem sungai dan hutan menjadi korban.

    “Ditambah lagi, apabila kegiatan ini dilakukan tanpa perhitungan yang matang. Maka, kerusakan akan semakin luas,” ucap Ambar.

    Video Gelondongan Kayu Misterius Banjiri Sumatera! Dari Mana Semua Ini? #Merdekadotcom #KontenKreatif #KayuGelondongan #BanjirSumatera #ShortMdk 09 Dec 2025

  • Cerita Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Nakal Pelanggar Aturan: Saya Tak Mau Terpengaruh

    Cerita Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Nakal Pelanggar Aturan: Saya Tak Mau Terpengaruh

    Menurut dia, langkah ini diambil agar dirinya tidak terpengaruh oleh ikatan personal dalam mengambil keputusan negara. Prabowo menyerahkan proses penindakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

    “Kemarin ada menteri, ‘tolong Bapak pelajari ini, ini ada nama-namanya’. Eh, jangan saya takut ada teman saya di situ atau ada anggota Gerindra. Kalau Sekarang saya bilang saya enggak tahu, saya serahkan ke aparat penegak hukum. Mereka tanya Pak ada petunjuk? Yang melanggar, tindak,” jelas dia.

    Prabowo mengingatkan bahwa mandat UUD 1945 Pasal 33 Ayat 3 UUD 45, sangat jelas: bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, memprioritaskan kepentingan rakyat di atas individu.

    “UUD 45 Pasal 33 jelas tak usah ada penerjemah. Apa yang tidak jelas? Yang tidak paham, keluar saja dari jabatan. Segera mengundurkan diri,” tegasnya.

  • Kondisi Terakhir Syafiq Sebelum Hilang di Gunung Slamet, 11 Hari Belum Ditemukan

    Kondisi Terakhir Syafiq Sebelum Hilang di Gunung Slamet, 11 Hari Belum Ditemukan

    Semula ada sekitar 120 orang yang ingin mengikuti pencarian korban ke Gunung Slamet, tetapi dengan mempertimbangkan segala konsekuensi akhirnya diputuskan 70 orang yang terbagi menjadi empat tim.

    “Ya, saat ini kami bersama sukarelawan melanjutkan pencarian yang dimulai dari basecamp (titik kumpul) pada pukul 07.00 WIB. Saat ini diperkirakan tim pencari dan penyelamat ini sudah sampai di pos pertama jalur pendakian,” ujarnya.

    Menurut dia, pengurangan jumlah anggota ini dengan mempertimbangkan segala kemungkinan yang bisa terjadi, sehingga Basarnas mengkhususkan pada personel atau sukarelawan yang sudah memiliki kualifikasi dan spesifikasi.

    Namun demikian, kata dia, Basarnas mengizinkan orang tua Syafiq Ridhan Ali bernama Dhani mengikuti pencarian terhadap anaknya yang kini diduga masih tersesat.

    “Kemarin memang enggak jadi mendaki mencari korban karena ditutup. Dengan kondisi cuaca cerah, cuma hari ini keluarga bersama tiga tim ikut naik untuk menyisir di pos tiga dan pos lima ke bawah, sedangkan lainnya melakukan penyapuan ke lokasi puncak aliran air batas vegetasi yang berada di batas jalur Baturaden, Banyumas,” katanya.

    Menurut dia, berdasarkan kesaksian Himawan, semula keduanya berada di puncak aliran air batas vegetasi.

  • Korban Tewas Mobil Polisi Tabrak Tiang Listrik di Lampung Bertambah Jadi 2 Orang

    Korban Tewas Mobil Polisi Tabrak Tiang Listrik di Lampung Bertambah Jadi 2 Orang

    Sebelumnya diberitakan, seorang anggota polisi muda tewas usai mobilnya menabrak tiang listrik hingga terpental masuk ke usaha cuci kendaraan di Jalan Pagar Alam, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, Minggu (subuh).

    Korban diketahui bernama Bripda Helmi Apriansyah (22), anggota Polresta Bandar Lampung, warga Segala Mider. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian kepala dan tubuh.

    Sementara itu, tiga penumpang lain yang berada di dalam mobil mengalami kondisi kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

    Minibus hitam bernomor polisi BE 1281 TP tersebut ringsek parah usai menghantam tiang listrik dengan kecepatan tinggi. Benturan keras membuat kendaraan oleng dan terlempar masuk ke area usaha cuci mobil, merusak joglo bangunan hingga nyaris roboh.

    Peristiwa nahas itu sontak menggegerkan warga sekitar. Sejumlah warga berhamburan keluar rumah setelah mendengar suara benturan keras yang memecah keheningan subuh.

    “Tiba-tiba suara keras sekali, kami kira ledakan. Pas dilihat, mobil sudah ada di dalam tempat cuci,” ujar Wiryawan Saputra, pemilik usaha cuci mobil yang terdampak kecelakaan, Minggu (4/1/2026).

    Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, Kompol GM Angga Satrya Wibawa menuturkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diduga kecelakaan terjadi karena pengemudi memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi dari arah Kedaton menuju Langkapura.Minibus tersebut diduga kehilangan kendali sebelum akhirnya menabrak tiang listrik. “Kendaraan melaju cukup kencang dan pengemudi diduga kehilangan kendali. Akibatnya menabrak tiang listrik lalu terpental,” katanya.

    Tiga penumpang yang turut menjadi korban yakni Bripda BP, serta dua perempuan berinisial LF dan DP. Ketiganya sempat tidak sadarkan diri dan masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

    Usai disemayamkan di rumah duka, jenazah Bripda Helmi Apriansyah dimakamkan di TPU tak jauh dari kediamannya. Prosesi pemakaman dihadiri pejabat utama Polresta Bandar Lampung, rekan seangkatan, serta keluarga dan kerabat korban.

    Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memintai keterangan sejumlah saksi. Sementara itu, minibus yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi dan disita sebagai barang bukti di Mapolresta Bandar Lampung.

  • So Sweet, One UI 8.5 Tambahkan Fitur Pengingat untuk Menelepon Ibu

    So Sweet, One UI 8.5 Tambahkan Fitur Pengingat untuk Menelepon Ibu

    Liputan6.com, Jakarta – Kapan terakhir kali kamu menelpon ibu? Jika pertanyaan sederhana ini membuat kamu terdiam sejenak, Samsung mungkin kini punya pengingat yang pas. Melalui pembaruan One UI 8.5, Samsung menambahkan kartu khusus di Now Brief yang berfungsi sebagai pengingat lembut untuk menelepon orang-orang terdekat, termasuk orangtua.

    Fitur ini dirancang agar pengguna agar tetap menjaga komunikasi di tengah padatnya aktivitas sehari-hari.

    Dilansir Sam Mobile, Rabu (7/1/2026), fitur tersebut pertama kali disorot di X. Kartu Now Brief ini secara cerdas mendorong pengguna untuk kembali menjangkau anggota keluarga, bahkan menampilkan informasi berupa jumlah hari yang telah berlalu sejak terakhir kali pengguna menghubungi kontak tertentu.

    Pengguna dapat langsung memulai panggilan hanya dengan satu sentuhan, atau memilih satu opsi “Bukan Sekarang” untuk menutup kartu jika belum sempat untuk menghubungi.

    Meski Samsung belum mengungkap secara detail mekanisme di balik hadirnya kartu ini, ada indikasi bahwa sistem bekerja dengan mereferensikan kontak yang disimpan di ponsel, seperti “ayah” atau “ibu”, lalu mengaitkannya dengan riwayat komunikasi terakhir. Dari situ sistem akan memberikan pengingat secara kontekstual dan tidak mengganggu.

    Fitur ini merupakan salah satu contoh nyata bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan secara positif dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa disadari, banyak orang kerap menunda atau bahkan lupa menghubungi orang-orang tercinta karena kesibukan sehari-hari.

    Dengan hadirnya fitur ini yang disebut akan terus dikembangkan hingga One UI 8.5, Samsung berupaya menghadirkan teknologi yang bukan hanya sekadar pintar, namun juga peduli dengan mengingatkan pengguna akan hal yang benar-benar penting.

  • Densus 88 Bongkar Ada Anak di Jateng dan Kalbar Ingin Serang Sekolah Pakai Senjata Api

    Densus 88 Bongkar Ada Anak di Jateng dan Kalbar Ingin Serang Sekolah Pakai Senjata Api

    Liputan6.com, Jakarta – Densus 88 Antiteror Polri membongkar fenomena ekstrimis di dunia pendidikan. Seorang anak di Jepara, Jawa Tengah, dan di Singkawang, Kalimantan Barat berencana menyerang sekolah menggunakan senjata api dan bahan peledak.

    Anak berusia 14 tahun di Jepara itu tergabung dalam true crime community, yang memiliki paham ekstremis dan ideologi kekerasan ekstrem.

    “Ini bisa ditangani oleh Densus 88 bersama dengan Polda Jawa Tengah,” kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Komisaris Besar Polisi Mayndra Eka Wardhana dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (7/1/2026).

    Dalam video yang ditunjukkan Mayndra pada konferensi pers, anak tersebut memperagakan menggunakan senjata api di lingkungan sekolah sebagai bentuk simulasi sebelum melakukan aksi.

    “Yang bersangkutan ingin menjadi trigger atau menjadi pelopor dari kekerasan yang dilakukan atas nama TCC (true crime community),” ucapnya.

    Setelah dilakukan intervensi oleh Densus 88 bersama kementerian/lembaga lainnya, anak tersebut masih tetap ingin melakukan kekerasan.

    Mayndra juga mengungkapkan bahwa anak tersebut pernah membawa pisau ke sekolah dan bahkan memiliki koneksi internasional dengan REDA selaku pendiri kelompok Berber Nationalist Third-positionist Group (BNTG) di Prancis.

    “Ini adalah gerakan nasionalisme etnis Berber berbasis daring dengan ideologi Third Positionist, berorientasi pada penyatuan identitas dan pembebasan politik etnis,” ucapnya.

    Tidak hanya di Jepara, Densus 88 juga mengintervensi sejumlah anak lainnya yang tergabung dalam true crime community, salah satunya seorang anak di Singkawang, Kalimantan Barat.

    “Cepat terdeteksi, kemudian dicegah,” ucap Mayndra.

    Anak berusia 11 tahun tersebut diketahui mempunyai rencana untuk melakukan penyerangan di sekolah dan melakukan aksi dengan menggunakan bahan peledak, senjata tajam serta senjata api.

    Anak itu juga mengaku sudah menyiapkan pisau di tas sekolah, tetapi ketahuan oleh guru. Diduga kuat motivasi sang anak melakukan kekerasan karena dijauhi rekan-rekannya dan ingin balas dendam.

  • 17 Orang Meninggal Dunia, 682 Mengungsi, 141 Rumah Rusak

    17 Orang Meninggal Dunia, 682 Mengungsi, 141 Rumah Rusak

    Bencana menerjang wilayah itu pada, Senin (5/1/2026) dini hari. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan, jumlah pengungsi sementara tercatat sekitar 682 jiwa dan angka tersebut masih terus diperbarui.

    “Banjir bandang juga menimbulkan kerusakan infrastruktur yakni tujuh unit rumah hanyut, 29 unit rumah rusak berat, dan 112 unit rumah rusak ringan,” ujarnya.

    Sejumlah akses jalan dilaporkan terputus, serta beberapa bangunan kantor dan infrastruktur mengalami kerusakan.

    “Pendataan kerugian materiil masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan,” ujarnya.

    Pemerintah daerah telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro selama 14 hari, terhitung mulai 5 Januari hingga 18 Januari 2026. Ini sesuai dengan Keputusan Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Nomor 1 Tahun 2026.

    “Hingga saat ini, kondisi di lapangan masih dalam penanganan intensif, dengan prioritas pada pencarian korban hilang dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak,” papar dia.

    Hingga satu pekan ke depan, cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan lebat. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang di seluruh wilayah Tanah Air.

    “BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan menyikapi prakiraan cuaca tersebut yang dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi basah. Pemerintah daerah khususnya BPBD diimbau untuk secara rutin memantau kondisi wilayahnya, khususnya area yang memiliki risiko bencana tinggi,” ujarnya memungkasi

  • AMD Perluas Lini Strix Halo, Perkenalkan Ryzen AI Max+ Terbaru di CES 2026

    AMD Perluas Lini Strix Halo, Perkenalkan Ryzen AI Max+ Terbaru di CES 2026

    Sementara dari sisi CPU, spesifikasinya tidak banyak perubahan. Ryzen AI Max+ 392 tetap mengandalkan konfigurasi 12 core dan 24 thread dengan kecepatan boost mencapai 5GHz.

    Adapun Ryzen AI Max+ 388 hadir dengan desain 8 core dan 16 thread. Unit NPU juga masih mengusung spesifikasi serupa, dengan fokus tetap pada kebutuhan inferensi AI dan pemrosesan model secara lokal.

    AMD turut memanfaatkan CES 2026 untuk memamerkan klaim performa Strix Halo. Berdasarkan pengujian internal, sistem berbasis Strix Halo disebut mampu mengungguli Nvidia DGX Spark dalam pengujian AI berbasis rasio token per detik per dolar.

    Selain itu, AMD juga mengklaim keunggulan dibanding MacBook Pro terbaru yang menggunakan chip Apple M5, khususnya dalam skenario AI, multitasking, dan gaming tertentu.

    Meski demikian, AMD menekankan bahwa klaim tersebut masih menunggu pembuktian melalui pengujian independen dari pihak ketiga.

    Dengan dukungan sejumlah mitra OEM seperti Acer, Asus, HP, Lenovo, Framework, serta berbagai produsen mini PC, AMD tampak berambisi membawa Strix Halo ke pasar yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada segmen khusus, tetapi juga menyasar kalangan profesional dan penggemar teknologi.

  • Aksi Pencurian Berakhir Penyanderaan, Pelaku Kalungkan Parang di Leher Nenek

    Aksi Pencurian Berakhir Penyanderaan, Pelaku Kalungkan Parang di Leher Nenek

    Liputan6.com, Jakarta – Warga Jalan Kalapane, Kelurahan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, mendadak gempar pada Selasa (6/1/2026) petang. Seorang pria berinisial NB (33) nekat menyandera seorang wanita lansia berinisial DH (65) dengan sebilah parang, setelah aksi pencuriannya tepergok warga.

    Peristiwa bermula sekira pukul 18.00 WIB saat NB mencoba menyelinap masuk ke rumah korban melalui pintu dapur. Namun aksinya tercium oleh warga sekitar. Merasa terpojok, pelaku langsung masuk ke dalam rumah dan menodongkan parang tepat di leher korban.

    Dalam video yang viral di media sosial, suasana tampak sangat mencekam. Sambil menyeret korban ke teras rumah, pelaku berteriak histeris menantang warga dan petugas yang mengepungnya.

    “Jangan kalian mendekat, nanti ibu ini mati aku bunuh. Jangan kau bunuh aku, ibu ini harus mati dan aku pun harus mati juga!” teriak pelaku di tengah kerumunan massa.

    Personel dari Polsek Kota Pinang yang tiba di lokasi sempat melakukan upaya negosiasi dan bujuk rayu agar pelaku melepaskan sanderanya. Namun, NB tetap bersikap keras kepala dan terus mengancam nyawa korban.

    Setelah situasi yang cukup alot, petugas akhirnya berhasil memanfaatkan celah untuk melumpuhkan pelaku. Massa yang sudah tersulut emosi tidak tinggal diam; NB sempat menjadi bulan-bulanan warga hingga babak belur sebelum akhirnya dievakuasi polisi ke rumah sakit terdekat.