Author: Liputan6.com

  • Perkokoh Sektor Industri sebagai Pilar Ekonomi Indonesia 2026

    Perkokoh Sektor Industri sebagai Pilar Ekonomi Indonesia 2026

    Tahun lalu, industri mencatat kinerja yang positif dan stabil. Perannya dalam menopang subsektor makanan dan minuman terlihat sangat jelas menjadi bagian dari subsektor makanan dan minuman yang merupakan kontributor utama industri pengoolahan nonmigas.

    Saat ini, 707 pabrik AMDK, dengan kapasitas terpasang sekitar 47 miliar liter per tahunnya. Tingkat utilitasi industri berada di atas 70 persen dan serapannya sekitar 46 ribu tenaga kerja langsung.

    Seperti yang dilanir, Daya saing industri diperkuat juga melalui penerapa standar mutu, 1.348 sertifikasi SNI yang aktif. Di saat yang sama, kontribusi ekspor menunjukkan pertumbuhannya, walaupun sementara jumlah pelaku industri mulai memasuki fase transformasi menuju Industri 4.0.

    Seluruh capaian menunjukkan bahwa industri tersebut tak hanya mengikuti arus pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berperan dalam mendorong stabilitas industri manufaktur nasional.

    Dengan proyeksi ekonomi nasional yang tetap solid, kebijakan yang didukung pemerintah, dan penguatan kelembagaan di tingkat asosiasi, industri AMDK memiliki peluang besar untuk terus bertumbuh pada 2026.

    Wadah untuk asosiasi disarankan untuk diperkuat, demi memberikan ruang konsolidasi bagi pelaku usaha agar lebih siap menghadapi dinamika global, meningkatkan efisiensi, dan juga memperluar kontribusi pada perekonomian.

    Bila momentum dikelola dengan baik, industri air minum kemasan tidak hanya menjadi sektor bisnis yang hanya tangguh, tapi juga bagian terpenting dari ekosistem ekonomi nasional yang mendorong penataan, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kualitas masyarakat.

    Pertumbuhan yang stabil, konsumsi domestik yang kuat, dan juga arah kebijakan industri yang jelas merupakan fondasi bagi pengembangan sektor-sektor strategis, termasuk untuk air minum.

    dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, standar mutu, dan keberlanjutan sumber daya, 2026 ini akan menjadi tahun penguatan posisi industri air minum dalam kemasan yang menjadi bagian integral dari ekonomi Indonesia.

  • Lobi Politik di Balik Wacana Kepala Daerah Lewat DPRD

    Lobi Politik di Balik Wacana Kepala Daerah Lewat DPRD

    Liputan6.com, Jakarta – Di balik ruang-ruang fraksi DPR, lobi politik kian gencar dilakukan. Wacananya mengerucut pada satu isu, ingin pemilihan kepala daerah atau Pilkada ke tangan DPRD.

    Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Sitorus mengamini hal itu. Bahkan, partainya yang menjadi salah satu pihak didatangi lantaran partai berlambang banteng bermoncong putih itu kian lantang menolak usulan kepala daerah dipilih DPRD.

    “Lobi-lobi, saya kira pembicaraan-pembicaraan, ngobrol-ngobrol sudah,” kata dia saat dikonfirmasi, Kamis (8/1/2026).

    Meski tak menyebut sosok yang mendatangi partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu, Deddy menegaskan, sejauh ini PDIP belum goyah akan pilihan mereka.

    “Kita tetap tegas, teguh, agar Pilkada dipilih secara langsung. Bukan diwakilkan pada oligarki DPRD,” tutur dia.

    Bahkan, Deddy berharap, partainya tak sendiri dalam berjuang. Masih butuh banyak tangan agar rencana Pilkada dipilih DPRD runtuh. “Kita menunggu dukungan dari masyarakat sipil,” jelas dia.

    Sementara, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga membantah pernyataan Deddy.

    “Enggak ada tuh,” kata dia kepada Liputan6.com, Kamis (8/1/2026).

    Menurut dia, sejauh ini belum ada pembicaraan dengan partai politik yang tak setuju dengan opsi kepala daerah dipilih oleh DPRD.

    “Iya, yang saya tahu, tidak ada,” kata Viva.

    Di lain sisi, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Sarmuji mengklaim, banyak publik yang menolak Pilkada dipilih DPRD lantaran salah persepsi.

    “Mungkin yang dibayangkan publik adalah desain pilkada model Orde Baru di mana keterlibatan publik hampir nihil,” kata Sarmuji kepada wartawan, Kamis (8/1/2026).

    Dia menyadari Pilkada tak langsung masih dianggap tak melibatkan masyarakat secara maksimal. Padahal, konsepnya masih di desain.

    “Kalaupun nanti ada perubahan desain pilkada, kita akan melibatkan semaksimal mungkin partisipasi publik dalam Pilkada tidak langsung,” klaim Sarmuji.

    Dia mencontohkan, masyarakat bisa dilibatkan dalam proses penjaringan calon kepala daerah hingga kampanye.

    “Rakyat bisa terlibat dalam proses penjaringan calon. Publik bisa berinteraksi langsung dengan kandidat melalui kampanye langsung, bisa didesain melalui tatap muka langsung, platform media sosial atau media lainnya. Yang penting publik bisa mengetahui bagaimana isi pikiran kandidat,” jelas Sarmuji.

    Bahkan, kata dia, meski bukan Pilkada langsung, namun akan tetap ada debat terbuka bagi calon.

    “Debat kandidat bisa tetap dilakukan. Dengan demikian publik akan menilai kualitas calon. Jika DPRD memilih calon yang tidak berkualitas dia akan dihukum rakyat di pemilu selanjutnya,” klaim Sarmuji.

     

  • Prabowo Akan Naikkan Bonus untuk Peraih Medali Emas di Asian Games: Saya Cek Menteri Keuangan

    Prabowo Akan Naikkan Bonus untuk Peraih Medali Emas di Asian Games: Saya Cek Menteri Keuangan

    Liputan6.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dirinya akan kembali menaikkan bonus bagi atlet peraih medali emas di Asian Games 2026.

    Dia sendiri memberikan kenaikan bonus sebesar Rp1 miliar untuk peraih medali emas SEA Games 2025, yang menjadi tertinggi sepanjang sejarah.

    Prabowo menyebut tantangan kedepannya akan semakin berat. Sebab, pemerintah telah menaikkan standar atau benchmark nominal bonus untuk atlet berprestasi pada SEA Games 2025.

    “Karena kita sudah kasih benchmark yang agak berat ini. Medali emas SEA Games Rp1 miliaf, gimana medali emas Asian Games, hah? Ya naik lah,” kata dia dalam acara pemberian penghargaan atlet Sea Games ke-33 Thailand Tahun 2025 di Istana Negara Jakarta, Kamis (8/1/2026).

    Kendati begitu, Prabowo tak dapat memastikan nominal kenaikan bonus untuk atlet berprestasi di Asian Games 2026. Dia mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

    “Tapi enggak tau naiknya berapa. Saya cek Menteri Keuangan,” ujar dia.

    Prabowo menekankan bonus tersebut merupakan penghargaan yang diberikan negara kepada atlet berprestasi. Sebab, para atlet telah mengorbankan tenaga dan waktu untuk berlatih agar dapat membawa pulang medali serta mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional.

    “Saudara korbankan waktumu, saudara korbankan tenagamu, saudara korbankan mungkin hal-hal yang saudara bisa hidup dengan enak, santai, tapi saudara latihan, saudara berjuang. Ini adalah penghargaan atas itu, penghargaan atas keringatmu, atas jerih payahmu,” tutur dia.

    Prabowo mengaku bangga dengan semangat atlet-atlet Indonesia. Prabowo berharap prestasi yang diraih di SEA Games dapat berlanjut di ajang Asian Games dan Olimpiade mendatang.

    “Kita berharap mubcul di ASIAN Games dengan terhormat, muncul di Olympic Games dengan terhormat. Indonesia negara besar, Indonesia negara kuat, Indonesia negara yang akan bangkit, saudara-saudara lambang kebangkitan bangsa Indonesia,” kata dia.

     

  • Melihat Proses Daur Ulang di Tangsel, Sampah Plastik Bisa Jadi Plakat hingga Bahan Bakar Minyak

    Melihat Proses Daur Ulang di Tangsel, Sampah Plastik Bisa Jadi Plakat hingga Bahan Bakar Minyak

    Liputan6.com, Jakarta – Kampanye daur ulang sampah jika diikuti, ternyata memiliki dampak yang sangat signifikan. Di Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, ada bank sampah yang mengelola sampah non organik lebih dari 3 ribu warga sekitar, untuk dijadikan berbagai barang dengan nilai jual yang tinggi.

    Direktur Utama Kertabumi Recycling Utama, Ikbal Alexander mengungkapkan, pemilahan sampah sedari rumah sangat menentukan kualitas produk daur ulang yang akan dihasilkan.

    “Kami mengolah 2 sampai 3 ton sampah non organik dari masyarakat, ada sampai 3 ribu masyarakat yang setiap hari memberikan sampah daur ulangnya. Padahal, idealnya kami butuh sekitar 20 sampai 30 ton sampah daur ulang yang layak pakai, untuk dihasilkan menjadi produk lainnya,” ujar Ikbal, Kamis (8/1/2026).

    Namun tentunya, masyarakat yang menjadi mitra bank sampah tersebut, sudah paham tidak sembarangan yang bisa didaur ulang menjadi produk lagi.

    “Untuk sampah tutup botol minuman, maksimal itu 7 menit dari pemakaian, tidak bisa dari TPA, jadi ketika dilebur, tidak ada atau tercemar zat-zat kontaminasi lain yang berbahaya. Karena kan mau didaur ulang dan jadi produk siap pakai kembali,” kata Ikbal.

    Menurutnya, sampah botol minuman kemasan plastik PET, seperti air minum kemasan, tutup galon plastik sekali pakai, tutup galon isi ulang, dan lain sebagainya memiliki nilai yang paling tinggi. Hal tersebut lantaran tutup botol tersebut biasanya yang paling aman dan food grade, sehingga bisa diolah untuk berbagai macam produk daur ulang.

    Meski begitu, Bank Sampah Kertabumi tetap menerima sampah dalam bentuk lain seperti plastik kantong kresek, bubblewrap, bungkus mie instan, bungkus kopi, dan berbagai macam kemasan non organik yang sulit didaur ulang.

    Nantinya, sampah-sampah tersebut akan diolah dengan mesin pyrolisis yang bisa merubah sampah menjadi solar dan bensin.

    “Dalam 5 kilogram sampah yang diolah, bisa menjadi 4-5 liter solar, lalu untuk bensin sekitar 50:50, dan kami gunakan kembali untuk kendaraan operasional di Bank Sampah ini,” katanya.

    Sedangkan, untuk proses pengolahan sampah tutup botol plastik setelah dipilah, petugas di Bank Sampah tersebut akan memilah sesuai warna. Lalu, selanjutnya tutup botol akan dicacah menggunakan mesin otomatis.

    Setelah berbentuk cacahan, plastik tersebut akan dipanaskan hingga berbentuk cair. Nantinya, plastik cair tersebut akan dibentuk persegi layaknya papan dengan cara dipadatkan menggunakan mesin press.

    Selanjutnya, padatan plastik yang telah seperti papan tersebut akan dipotong sesuai bentuk yang diinginkan menggunakan mesin CNC. Mesin tersebut layaknya robot yang diprogram dari komputer untuk bergerak memotong papan sesuai yang diinginkan, seperti plakat berbagai bentuk, tatakan gelas, dan lain sebagainya.

    “Bisa berbentuk apapun, selama 2 dimensi. Kami sudah menerima pesanan ratusan kerajinan dari berbagai pihak, seperti plakat, gantungan kunci, tapak gelas, dan lainnya,” jelasnya.

  • Momen Prabowo Hitung Medali Emas Martina Ayu, Istana Negara Bergemuruh Tepuk Tangan

    Momen Prabowo Hitung Medali Emas Martina Ayu, Istana Negara Bergemuruh Tepuk Tangan

    Momen Presiden menghitung medali Martina Ayu bukan sekadar gestur spontan. Aksi tersebut menjadi penegasan bahwa kerja keras dan pengorbanan para atlet Indonesia benar-benar diperhatikan dan dihargai oleh negara. Lebih dari itu, momen tersebut juga menjadi penyemangat bagi generasi atlet berikutnya untuk terus mengharumkan Merah Putih di kancah internasional.

    “Tadi sempat deg-degan di depan, deg-degan bisa bertemu langsung Presiden Pak Prabowo dan sangat dekat tadi di depan,” ucap Martina Ayu usai menerima bonus di Istana Negara.

    Prestasi Martina Ayu menjadi salah satu simbol keberhasilan besar kontingen Indonesia di SEA Games ke-33 Thailand. Secara keseluruhan, Tim Merah Putih finis di peringkat kedua klasemen akhir dengan raihan 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu.

    Capaian tersebut mencatat sejarah tersendiri. Untuk pertama kalinya sejak 1995, Indonesia mampu menempati posisi kedua klasemen medali tanpa berstatus sebagai tuan rumah. Raihan 91 medali emas juga melampaui target Kementerian Pemuda dan Olahraga yang sebelumnya menargetkan 80 emas dan posisi tiga besar.

  • Seskab Teddy Rapat dengan Mendagri Tito, Bahas Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

    Seskab Teddy Rapat dengan Mendagri Tito, Bahas Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

    Menurut Seskab Teddy, Tito juga langsung bekerja usai ditunjuk Presiden Prabowo menjadi Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. Khususnya, kata dia, melakukan proses pemulihan pascabencana di wilayah terdampak sesuai rencana strategis.

    “Setelah menerima penugasan dari Presiden, Mendagri langsung mengontrol dan mengoordinasi pelaksanaan pemulihan keadaan sesuai rencana strategis yang telah dibuat,” tutur Teddy.

    Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatra. Prabowo menunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjadi ketua.

    Sementata itu, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Richard Tampubolon ditunjuk menjadi wakil ketua. Kemudian, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menjadi Ketua Dewan Pengarah Satgas.

    “Bapak Presiden telah memutuskan untuk membentuk satuan tugas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di 3 provinsi, Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” kata Prasetyo usai taklimat awal tahun atau retret kabinet merah putih yang digelar Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa 6 Januari 2026.

    “Dan beliau menunjuk Bapak Tito Karvanian Medagri sebagai ketua satgas, yang didamlingi wakil ketua satgas Bapak Richard Tampubolon. Kemudian dibantu dewan pengarah yang akan diketuai Menko PMK,” sambungnya.

    Dia menjelaskan bahwa bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra memiliki dampak yang cukup luas. Prabowo meyakini Tito sebagai Mendagri mampu berkoordinasi dengan baik proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

    “Jadi pertimbangannya karna bencana kali ini yamg terdampak di 3 provinsi yang cukup luas dan dalam kapasitas beliau sebagai Menteri Dalam Negeri, Bapak Presiden memilki pertimbangan dan meyakini bahwa di bawah Mendagri dapat dikoordinasilan lebih baik,” kata Tito.

     

  • Tabung Bonus untuk Masa Depan

    Tabung Bonus untuk Masa Depan

    Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan, bonus berupa uang yang diberikan pemerintah kepada atlet berprestasi merupakan bentuk penghargaan karena telah mengharumkan nama Indonesia. Dia menekankan bonus tersebut bukan upah.

    “Kalau kita memberi penghargaan berupa uang, maksudnya itu adalah mendorong untuk menjadi tabunganmu dalam masa-masamu yang akan datang,” ujar Prabowo dalam acara pemberian penghargaan atlet Sea Games ke-33 Thailand Tahun 2025 di Istana Negara Jakarta, Kamis (8/1/2026).

    “Bukan hanya kita seolah-olah membayar upah, tidak. Ini adalah penghargaan karena untuk mencapai tingkat seperti saudara,” sambungnya.

    Prabowo menyampaikan, para atlet telah mengorbankan tenaga dan waktu untuk berlatih agar dapat membawa pulang medali. Sehingga, kata dia, pemerintah memberikan penghargaan atas keringat dan jerih payah para atlet.

    “Saudara korbankan waktumu, saudara korbankan tenagamu, saudara korbankan mungkin hal-hal yang saudara bisa hidup dengan enak, santai, tapi saudara latihan, saudara berjuang. Ini adalah penghargaan atas itu, penghargaan atas keringatmu, atas jerih payahmu,” tutur Prabowo.

    Dia memahami bahwa seorang atlet membutuhkan mental yang kuat, terlebih mereka yang bertanding di ajang internasional. Dia menyebut para atlet harus tetap semangat berlatih, meskipun sudah lelah dan menyerah.

    “Orang yang tidak punya semangat tidak mungkin bisa tampil di tingkat internasional. Saudara mungkin pada saat lelah, capek, kram, sudah mau menyerah, tapi saudara mencari kekuatan dalam, kekuatan energi lagi demi negara, demi orang tua saya, demi kawan-kawan saya, saya tidak boleh menyerah,” kata Prabowo.

  • 2 Jam Diguyur Hujan, Banjir Rendam Sejumlah Kecamatan di Kota Bandar Lampung

    2 Jam Diguyur Hujan, Banjir Rendam Sejumlah Kecamatan di Kota Bandar Lampung

    Liputan6.com, Lampung – Hujan deras lebih dari dua jam, menyebabkan banjir di sejumlah kecamatan dan ruas jalan protokol di Kota Bandar Lampung, Kamis (8/1/2026). Berdasarkan pantauan Liputan6.com, curah hujan tinggi terjadi sejak pukul 17.00 WIB hingga sekitar 19.10 WIB.

    Genangan air meluas di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Kedamaian, Sukarame, Rajabasa, Teluk Betung, Antasari, Sukabumi, dan Pahoman. Ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi betis hingga mencapai pinggang orang dewasa.

    Salah satu wilayah terdampak cukup parah berada di Kecamatan Sukabumi. Warga setempat, Dedi Nofianto, mengatakan banjir mulai terjadi setelah air menggenang di Jalan Pangeran Tirtayasa sekitar pukul 17.00 WIB, sebelum akhirnya meluap ke permukiman warga.

    “Awalnya air menggenang di jalan, tapi karena hujan makin deras air masuk ke rumah-rumah. Di RT 12 Kelurahan Sukabumi ada puluhan rumah yang terendam,” ujar Dedi kepada Liputan6.com, Kamis (8/1/2026).

    Dedi menyebut, banjir kerap terjadi setiap hujan deras akibat buruknya sistem drainase. Saluran air yang sempit dan tersumbat membuat aliran air dari Jalan Pangeran Tirtayasa dan Jalan Legundi mengalir masuk ke gang-gang permukiman warga.

    “Drainase di belakang rumah kecil dan tidak lancar. Drainase di jalan utama juga banyak tersumbat sampah, jadi air malah masuk ke lingkungan warga,” ungkapnya.

    Hal serupa dirasakan warga Kecamatan Sukarame. Devi Yustika mengaku kontrakannya ikut terendam banjir hingga menyebabkan sejumlah perabotan basah.

    “Kasur sampai basah kena banjir. Sekarang mulai surut sedikit karena hujannya sudah berhenti,” katanya.

    Devi menuturkan, kawasan tempat tinggalnya memang kerap menjadi langganan banjir saat hujan deras, namun genangan kali ini disebutnya paling parah dibanding sebelumnya.

     

  • Polisi Amankan Fortuner yang Dimodifikasi Timbun 400 Liter Solar, Sopir Diduga Gunakan Narkoba

    Polisi Amankan Fortuner yang Dimodifikasi Timbun 400 Liter Solar, Sopir Diduga Gunakan Narkoba

    Liputan6.com, Jakarta – Polres Metro Depok turut membantu mengamankan mobil Fortuner yang dikemudikan DP (23) di tol Jagorawi KM 21. Didapati, selain melakukan penimbunan BBM, pengemudi mobil diduga menggunakan narkoba.

    Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Made Gede Oka Utama mengatakan, pengamanan pengemudi Fortuner berawal dari petugas PJR dan Sat Narkoba Polres Metro Depok, mencurigai pengemudi Fortuner. Pengemudi diduga membawa narkoba saat melintas di jalan Tol Jagorawi.

    “Ada dugaan mobil R4 yang memang ditengarai membawa barang bukti narkoba, itu sudah diproses oleh SatNarkoba Polres Metro Depok,” ujar Made, Kamis (8/1/2026). Saat dilakukan pemeriksaan petugas kepolisian mencurigai Fortuner yang dikemudikan DP. Saat dilakukan pemeriksaan, pada mobil tersebut ditemukan BBM jenis solar dalam kondisi cukup banyak.

    “Diduga penyalahgunaan BBM karena menampung begitu banyak solar di dalam mobilnya,” jelas Made.

    Mengingat saat dilakukan penangkapan berada di wilayah hukum Kabupaten Bogor, maka Polres Metro Depok melakukan koordinasi dengan penegak hukum di wilayah Kabupaten Bogor.

    “Kita sudah melakukan koordinasi kepada Sat Reskrim Polres Bogor, berkas dan barang buktinya sudah kami limpahkan ke Polres Bogor Kabupaten kemarin,” terang Made.

    Saat disinggung terkait barang bukti narkoba, Made tidak bersedia memberikan penjelasan. Hal itu dikarenakan pemeriksaan adanya dugaan narkoba merupakan kewenangan Sat Narkoba Polres Metro Depok.

    “Silahkan bisa ditanyakan kepada penyidik Sat Narkoba. Tapi kita mengamankan tentu yang mengendarai ataupun sopirnya diamankan, barang bukti mobil R4 nya yang diduga melakukan penyalahgunaan BBM,” ucap Made.

  • Gerak Cepat, Mendagri Bahas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra

    Gerak Cepat, Mendagri Bahas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra

    Liputan6.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi menugaskan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Menindaklanjuti itu, Mendagri bergerak cepat menggelar pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Ketua Satgas Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon.

    Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (8/1/2026). Pertemuan ini membahas berbagai perkembangan penanganan bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra. Forum ini juga sebagai upaya untuk memetakan langkah percepatan rehabilitas dan rekonstruksi pascabencana

    “Intinya adalah kita membaca atau memetakan situasi saat ini, setelah tanggap darurat beberapa daerah ada yang sudah selesai, ada juga yang masih melanjutkan tanggap darurat untuk 15 hari ke depan,” ujar Mendagri dalam keterangannya kepada media massa usai pertemuan.

    Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Mendagri menyampaikan, dari 52 kabupaten/kota terdampak di tiga provinsi, sebagian besar daerah telah menunjukkan kemajuan signifikan. Pemulihan ditandai dengan berfungsinya roda pemerintahan daerah, pulihnya konektivitas jalan utama, kembalinya layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan, serta mulai bergeraknya aktivitas ekonomi masyarakat.

    Kendati demikian, dirinya menyadari masih terdapat sejumlah daerah yang membutuhkan perhatian khusus agar mampu segera pulih. Di Provinsi Aceh, kata dia, dari 18 kabupaten/kota terdampak, 11 daerah dinyatakan telah berangsur normal, sementara tujuh lainnya masih menjadi fokus penanganan lanjutan. Kondisi serupa juga terjadi di Sumut dan Sumbar. Meski mayoritas daerah terdampak telah memasuki fase pemulihan, tapi beberapa wilayah tertentu di dua provinsi tersebut tetap mendapat perhatian khusus sesuai tingkat dampak bencana.

    Mendagri menambahkan, pemerintah terus memastikan pemulihan infrastruktur dasar, khususnya jaringan jalan nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota. Hampir seluruh ruas jalan nasional di tiga provinsi tersebut telah kembali terhubung. Sementara perbaikan jalan non-nasional terus dikerjakan secara bertahap oleh Kementerian PU bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah (Pemda).

    Pada sektor pelayanan dasar, Mendagri memastikan seluruh rumah sakit umum daerah di kabupaten/kota terdampak telah kembali beroperasi. Pemerintah pusat juga terus mendukung pemulihan fasilitas kesehatan, pendidikan, serta sarana pemerintahan hingga tingkat desa agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

    Terkait penanganan pengungsi, Mendagri menekankan pentingnya percepatan pendataan rumah rusak sebagai dasar penyaluran bantuan stimulan perumahan. Pemerintah meminta daerah agar segera menyampaikan data secara bertahap tanpa menunggu seluruh pendataan selesai. “Yang ada dulu dikumpulkan, jadi kita istilahnya datanya data bergelombang, data bertahap,” tegas Mendagri.

    Sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemulihan, Satgas akan membentuk posko nasional di Jakarta dan Banda Aceh yang berfungsi sebagai pusat koordinasi, pengendalian, dan informasi. Posko tersebut juga akan menjadi media center untuk menyampaikan perkembangan penanganan pascabencana secara berkala kepada publik.

    “Kami akan berangkat ke Aceh untuk melakukan rapat koordinasi yang lebih teknis lagi. Saya juga nanti akan ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” jelas Mendagri.