Author: Liputan6.com

  • Armudji Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Surabaya, Siap Rebut Kembali Kursi yang Hilang

    Armudji Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Surabaya, Siap Rebut Kembali Kursi yang Hilang

    Armudji juga menargetkan mengembalikan kursi DPRD Kota Surabaya yang sempat hilang pada Pemilu sebelumnya. Minimal, kata dia, perolehan kursi harus kembali seperti semula, bahkan tidak menutup kemungkinan bertambah.

    “Kita akan kembalikan kursi kita yang hilang kemarin. Minimal kembali seperti semula, syukur-syukur bisa bertambah karena kita melihat perkembangan dapil juga akan berubah,” ujarnya.

    Dalam upaya merebut kembali kemenangan, Armudji menekankan pentingnya menjaga soliditas dan kekompakan internal partai. Ia juga menyoroti peran pengurus muda dan milenial dalam mendulang suara pemilih.

    “Pengurus kita banyak anak-anak Gen Z dan milenial. Nah, mereka inilah yang nanti akan merebut suara dari kalangan Gen Z dan milenial. Itu harus kita galang secara masif dan berkelanjutan,” katanya.

    Meski disebut-sebut sebagai langkah awal menuju kontestasi politik berikutnya, Armudji enggan berspekulasi lebih jauh. Ia menegaskan saat ini fokus utamanya adalah membesarkan partai dan memenangkan PDI Perjuangan di Surabaya.

    “Yang terpenting sekarang, kita jaga soliditas, kekompakan, dan amanat yang diberikan partai kepada saya,” pungkasnya.

     

     

  • Kebakaran Hanguskan 14 Rumah Semi Permanen di Kapuk Muara

    Kebakaran Hanguskan 14 Rumah Semi Permanen di Kapuk Muara

    Liputan6.com, Jakarta – 14 rumah semi permanen di Jalan Kapuk Muara Gang Meong, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, ludes terbakar, Minggu (21/12/2025) pagi.

    “Total ada 21 kepala keluarga (KK) dengan 91 jiwa yang terdampak kebakaran. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Kasiops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman di Jakarta. Dikutip dari Antara.

    Dia mengatakan luas objek yang terbakar 600 meter persegi dan total kerugian ditaksir mencapai Rp 900 juta.

    “Petugas mendapatkan informasi kebakaran pukul 05.55 WIB dan langsung menuju lokasi melakukan pemadaman,” lanjutnya.

    11 mobil pemadam kebakaran dengan 55 personel dikerahkan untuk memadamkan api.

    Pemadaman api dilakukan 2,5 jam lebih mulai dari pukul 06.01 WIB hingga pukul 08.21 WIB akhirnya api dapat dipadamkan.

    “Status pemadaman sudah berakhir dan api berhasil dipadamkan,” pungkasnya.

  • Ubah Tantangan jadi Kesempatan, Pelajar Hulu Migas Rancang Inovasi Masa Depan

    Ubah Tantangan jadi Kesempatan, Pelajar Hulu Migas Rancang Inovasi Masa Depan

    Perwakilan siswi dari SMA 7 Tanjung Jabung Timur, Jambi, Hayana Hafizah membagikan antusiasmenya terhadap kesempatan langka tersebut, ia mengaku sangat senang karena dari banyaknya jumlah yang mendafta, ia salah satu yang lolos.

    Hayana menceritakan bagimana pengalaman nya untuk bekal dimasa depannya dengan mengikuti program tersebut, dari beberapa kali kunjungan seperti ke Depo LRT Jakarta, Kantor SKK Migas, dan Musium Nasional,.

    Hayana menegaskan seperti punya pandangan kedepannya untuk mimpinya.

    Tak hanya bertemu dengan teman baru yang berbeda provinsi, ia juga memanfaatkan kesempatan ini dengan merancang sebuah proyek sosial berbasis teknologi. Bersama dengan kelompoknya, Hayana mengangkat isu pernikahan dini yang marak terjadi di Tanimbar.

    “Kami mengangkat program PIK-R yang merujuk ke remaja yang menikah di usia dini. Solusinya, kami membuat suatu web ataupun media digital yang bisa diakses seluruh perempuan dan remaja di Indonesia,” jelasnya.

    Ia berharap proyek yang disusun timnya ini dapat berjalan baik dan benar-benar diimplementasikan

    Hayana adalah salah satu contoh siswi yang menjadi contoh bagaimana program yang dibuat Bina Antarbudaya dan SKK Migas ini adalah langkah menuju masa depan yang cerah dan membuktikan bahwa program pendidikan inklusif sangat penting untuk generasi muda.

  • Sikap Politik Golkar Kepala Daerah Dipilih DPRD

    Sikap Politik Golkar Kepala Daerah Dipilih DPRD

    Liputan6.com, Jakarta – Partai Golkar menyelenggarakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Tahun 2025. Agenda utama Rapimnas membahas organisasi, pembahasan program prioritas partai, serta pembahasan pernyataan politik.

    Rapimnas I Golkar ini menghasilkan 10 rekomendasi atau pernyataan politik salah satunya soal usulan agar kepala daerah dipilih DPRD.

    “Partai Golkar mengusulkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sebagai wujud pelaksanaan kedaulatan rakyat, dengan menitik beratkan pada keterlibatan dan partisipasi publik dalam proses pelaksanaannya,” ujar Ketum Golkar Bahlil Lahadalia dalam keterangannya, Minggu (21/12/2025).

    Bahlil menceritakan, Rapimnas I dilaksanakan sejak jam 9 pagi hingga setengah 12 malam. Dia mengklaim durasi yang cukup panjang menunjukkan keseriusan Partai Golkar dalam mengelola organisasi serta menyusun program prioritas dan rekomendasi politik secara matang.

    Bahlil menegaskan seluruh pembahasan dalam Rapimnas bersifat internal partai dan difokuskan sepenuhnya untuk memperkuat konsolidasi organisasi Partai Golkar di semua tingkatan.

    “Semua pembahasan dalam Rapimnas ini bersifat internal, sebagai bagian dari konsolidasi organisasi untuk memastikan Partai Golkar tetap solid dan siap menghadapi tantangan ke depan,” tegasnya.

    Sebelumnya, usulan itu juga pernah disinggung Bahlil Lahadalia saat puncak HUT ke-61 Partai Golkar. Bahlil kembali mendorong wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD kabupaten/kota, usulan yang sebelumnya telah disampaikan Golkar pada tahun lalu. Menurutnya, sistem tersebut dapat meningkatkan efisiensi dan stabilitas politik.

    “Setelah kami mengkaji, alangkah lebih baik memang kita lakukan sesuai dengan pemilihan lewat DPRD kabupaten/kota agar kita tidak lagi pusing-pusing,” tegasnya.

     

  • Anggota Komisi VI DPR Kawendra Tanam 888 Bibit Pohon di Lumajang Jatim, Gerakan Menanam untuk Masa Depan

    Anggota Komisi VI DPR Kawendra Tanam 888 Bibit Pohon di Lumajang Jatim, Gerakan Menanam untuk Masa Depan

    Liputan6.com, Jakarta – Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera menjadi pengingat akan rapuhnya keseimbangan lingkungan.

    Dari refleksi tersebut, Anggota DPR Kawendra Lukistian bersama mitra Komisi VI DPR, Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perum Perhutani) menginisiasi Gerakan Menanam untuk Masa Depan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu 20 Desember 2025.

    Dalam kegiatan tersebut, Kawendra bersama Perhutani menanam 888 bibit pohon sebagai upaya menjaga kelestarian alam.

    “Hari ini bersama Perhutani kami menginisiasi Gerakan Menanam untuk Masa Depan dari Lumajang, Jawa Timur. Hari ini kita menanam 888 bibit pohon yang terdiri dari bibit mahoni, damar, dan manting,” ujar Kawendra melalui keterangan tertulis, Minggu (21/12/2025).

    Ia menjelaskan, ketiga jenis pohon tersebut dipilih karena memiliki fungsi ekologis yang berbeda dan saling melengkapi dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

    “Tentunya ketiga pohon itu memiliki karakter dan fungsi masing-masing, ada yang berfungsi menyerap polutan, ada yang untuk menahan longsor dengan akar yang sangat kuat, dan ada juga yang untuk reboisasi,” ucap Kawendra.

    Menurut dia, pengalaman bencana alam di Sumatera menjadi pelajaran penting bahwa alam harus dijaga secara serius dan berkelanjutan, bukan hanya dimanfaatkan untuk dimanfaatkan semata.

    “Bencana alam di Sumatera mengingatkan kita betapa rapuhnya keseimbangan bumi, dan betapa besar tanggung jawab kita untuk menjaganya. Alam bukan sekadar sumber daya, ia adalah warisan yang harus kita rawat dengan ikhtiar dan kesungguhan,” terang Kawendra.

     

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tajam menyoroti bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Menurutnya penyebab banjir bandang tersebut karena hutan yang habis dibabat dan ditanam sawit. Demul mengatakan sawit merupakan pohon yang tidak bisa menahan ai…

  • FX Rudy Ungkap Cerita Sebelum Mundur dari Plt Ketua PDIP Jateng, Sempat Dua Kali Bertemu Megawati

    FX Rudy Ungkap Cerita Sebelum Mundur dari Plt Ketua PDIP Jateng, Sempat Dua Kali Bertemu Megawati

    Saat bertemu Megawati di Jakarta, Rudy menyebut pembahasan difokuskan pada dinamika internal partai, khususnya terkait penjaringan calon ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP se-Jawa Tengah. Selain itu, turut dibicarakan sejumlah nama yang diproyeksikan sebagai pendamping dalam struktur kepengurusan.

    “Di sana membahas tentang calon-calon Ketua DPC. Waktu itu secara zoom saat di Bali, zoom pun sudah dibahas tentang calon ketua DPC dan dua pendamping itu. Satu, ada Pak Djarot, ada Pak Ganjar, ada Pak Kommarudin, Pak Andreas, ada Pak Sekjen dan ada Pak Adi Aryo dan saya,” ujar dia.

    Hanya dalam pertemuan itu, Rudy tidak membahas terkait pengunduran dirinya dari jabatannya sebagai Plt Ketua DPDP PDIP Jawa Tengah. Pasalnya saat itu pembahasan hanya fokus dalam penjaringan calon ketua DPC se-Jawa Tengah.

    “Belum, saya belum (membahas pengunduran diri) baru kita buat, sudah kita buat, namun sebelum saya menyampaikan surat itu, saya punya pemikiran untuk kepentingan lebih mementingkan partai dan organisasi supaya solid,” kata dia.

    “Saya lakukan tulus dan ikhlas menjadi anggota partai biasa. Surat saya kirimkan tanggal 17 Desember lewat WA, terus saya kirim lewat pos,” imbuhnya.

  • Penipuan Jastip Emas di Medsos, Korban Nyaris Rugi Rp 1 Miliar Sampai Uang Berobat Stroke Terkuras

    Penipuan Jastip Emas di Medsos, Korban Nyaris Rugi Rp 1 Miliar Sampai Uang Berobat Stroke Terkuras

    Liputan6.com, Jakarta – Dua perempuan berinisial AW (44) dan M mengaku menjadi korban penipuan jasa titip emas di media sosial. Uang ratusan juta rupiah raib, sementara dampak psikologis masih membekas hingga kini.

    Kasus ini sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Laporan teregister dengan nomor LP/B/8806/XII/2025/SPKT/Polda Metro Jaya, tertanggal 5 Desember 2025.

    AW, warga Cirebon, mulai terjerat sejak Oktober 2025. Ia tertarik setelah melihat akun @jastipin.lagi yang dinilai tampil rapi, aktif, dan rutin memajang testimoni serta bukti transaksi.

    Kepercayaan itu runtuh ketika sebagian besar emas pesanannya tak kunjung dikirim. Sementara uang sudah lebih dulu ditransfer.

    Total kerugian AW mencapai Rp 997 juta. Dana tersebut mengalir ke sejumlah rekening, antara lain atas nama Laila Mabruk Hidayat dan Nadia, yang disebut sebagai pemilik dan admin akun jasa titip tersebut.

    Sejak kejadian itu, AW hidup dalam bayang-bayang trauma. Setiap notifikasi ponsel berbunyi, jantungnya berdegup. Rasa takut tertipu terus menghantui.

    “Kalau ada notifikasi masuk, saya langsung panik. Saya takut ditipu lagi,” kata AW dalam keterangannya, Minggu (21/12/2025).

    AW kini menempuh jalur hukum. Ia mengajak korban-korban lain juga turut mengikuti langkahnya mendatangi Polda Metro Jaya.

  • Bayar Bonus Atlet Peraih Medali Emas SEA Games 2025, Prabowo Rogoh Kocek Segini

    Bayar Bonus Atlet Peraih Medali Emas SEA Games 2025, Prabowo Rogoh Kocek Segini

    Liputan6.com, Jakarta – Ajang SEA Games 2025 Thailand resmi berakhir setelah rangkaian upacara penutupan digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada Sabtu (20/12/2025). Perhelatan olahraga multicabang Asia Tenggara yang berlangsung sejak 9 Desember itu menorehkan catatan manis bagi kontingen Indonesia.

    Indonesia menutup SEA Games 2025 sebagai runner-up dengan raihan total 333 medali, terdiri dari 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu. Capaian 91 medali emas ini bukan hanya melampaui target awal sebanyak 80 emas, tetapi juga menjadi prestasi bersejarah setelah 32 tahun.

    Jumlah tersebut tercatat sebagai koleksi emas terbanyak ketiga yang pernah diraih Indonesia di SEA Games saat tidak berstatus sebagai tuan rumah sejak pertama kali berpartisipasi pada 1977.

    Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian Tim Indonesia. Menurutnya, prestasi di SEA Games 2025 bukan sekadar kemenangan di arena olahraga. “Ini bukan hanya kemenangan di arena pertandingan, tetapi kemenangan bagi seluruh bangsa Indonesia,” kata Okto dikutip Minggu (21/12/2025).

    Ia menegaskan, setiap medali emas yang diraih para atlet mengandung makna lebih dalam sebagai simbol persatuan, semangat juang, dan kebanggaan nasional yang dirasakan seluruh rakyat Indonesia.

     

  • Bupati Pastikan Wisata Guci Sudah Aman Dikunjungi Pascabanjir Bandang

    Bupati Pastikan Wisata Guci Sudah Aman Dikunjungi Pascabanjir Bandang

    Banjir bandang menerjang kompleks wisata pemandian air panas guci Tegal. Material banjir yang memenuhi sungai membuat wisata ikonik di Tegal itu porak-poranda. Peristiwa itu terjadi pukul 16.30 WIB, saat hujan dengan intensitas tinggi berlangsung lama hingga aliran sungai meluap dan menerjang kawasan wisata Guci tepatnya di area pemandian 13.

    Pantauan visual di lapangan, material lumpur, pasir dan batu menutup sebagian area wisata. Untuk keamanan, kawasan wisata tersebut ditutup sementara untuk umum.

    Tim BPBD Kabupaten Tegal di lokasi dan melakukan kaji cepat serta upaya penanganan darurat di lapangan.

    “Diimbau kepada masyarakat di sepanjang aliran Sungai Gung, khususnya wilayah Balapulang, Dukuhwaru, Adiwerna hingga kawasan Pantura untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujar Abdul Muhari.

    Kepala Kepolisian Sektor Bojong Kompol Khaerun mengatakan, banjir bandang yang melanda kawasan objek wisata Guci karena kiriman banjir dari Sungai Sawangan, yang berada di perbatasan Kabupaten Tegal dengan Kabupaten Brebes.

    “Tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu, jadi masih aman. Ya, banjir karena kiriman dari wilayah atas,” kata Khaerun. Dikutip dari Antara.

  • Pasutri Ini Jadikan Kecubung Senjata Mematikan, Tukang Ojek Jadi Korban

    Pasutri Ini Jadikan Kecubung Senjata Mematikan, Tukang Ojek Jadi Korban

    Liputan6.com, Jakarta – Pasangan suami istri di Kabupaten Batang, Jawa Tengah berinisial D dan S meracuni tukang ojek pakai kecubung hingga meninggal dunia. Pelaku menyodorkan minuman kecubung demi menggasak motor korban.

    “Kalau dari fisik luar memang tidak ada tanda-tanda kekerasan. Tapi kami lebih spesifik melalui scientific investigasi untuk mengetahui, apakah hasil autopsi ini nanti dapat mengetahui tanda-tanda dia meninggal karena apa,” kata Kasat Reskrim Polres Batang AKP Imam Muhtadi kepada wartawan. Dikutip dari Fokus Indosiar, Minggu (21/12/2025).

    Kedua pelaku diduga membuat seorang tukang ojek mabuk sampai akhirnya tewas. Motifnya, mengincar motor korban.

    Dari keterangan pelaku, cerita bermula saat salah satu pelaku yakni S memesan ojek untuk diantarkan ke alamat tujuan.

    Namun belum sampai ke alamat tujuan, pelaku meminta menepi dan beristirahat di sebuah warung kosong. Lalu memberikan minuman yang sudah bercampur bubuk kecubung kepada korban.

    Setelah meminum air mineral yang dicampur bubuk kecubung, korban terkapar. Saat korban terkapar, pelaku yang merupakan istri memanggil suaminya untuk membawa kabur motor korban.

    Kedua pelaku berdalih tidak menyadari jika bubuk kecubung yang diberikan sampai membuat korban tewas. Untuk kepentingan penyelidikan, polisi membongkar makam korban untuk diautopsi.