Author: Liputan6.com

  • Puluhan Tahun Gelap, Desa Hilisebua Kini Nikmati Listrik Lewat Program BPBL

    Puluhan Tahun Gelap, Desa Hilisebua Kini Nikmati Listrik Lewat Program BPBL

    Yuliot menjelaskan, pada tahun 2025 jumlah penerima BPBL di Kabupaten Nias mencapai 467 rumah tangga, dari total 3.500 sambungan rumah tangga di Provinsi Sumatera Utara. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

    Pada 2022, penerima BPBL di Nias tercatat 46 rumah tangga, meningkat menjadi 65 rumah tangga pada 2023, kemudian 30 rumah tangga pada 2024. Tahun 2025 menjadi capaian tertinggi sepanjang pelaksanaan program tersebut di wilayah Nias.

    Berdasarkan data Kementerian ESDM, penerima BPBL di Nias tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Bawolato, Gido, Idanogawo, Botomuzoi, hingga Sogae’adu. Dengan capaian ini, Kabupaten Nias menjadi penerima BPBL terbanyak kedua di Sumatera Utara setelah Kabupaten Tapanuli Utara.

    Sementara itu, Bupati Nias Ya’atulo Gulo mengakui masih ada desa yang belum sepenuhnya teraliri listrik. Namun ia menilai perhatian pemerintah pusat telah membawa perubahan nyata.

    “Kami berkeyakinan bahwa program ini dapat memberikan akses yang lebih baik dalam meningkatkan kualitas hidup kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nias,” pungkasnya.

  • Fire and Ash Melempem, Jauh di Bawah Ekspektasi

    Fire and Ash Melempem, Jauh di Bawah Ekspektasi

    Liputan6.com, Jakarta – Film terbaru Disney yaitu Avatar, “Avatar: Fire and Ash”, mulai dtayangkan di bioskop dengan performa yang lebih lemah dari perkiraan. Hasil ini memicu kekhawatiran pelaku industri mengenai daya tarik lanjutan waralaba film terlaris sepanjang masa tersebut.

    Dilansir dari CNBC, Senin (22/12/205), pada akhir pekan pembukaan di Amerika Serikat (AS), film karya sutradara kawakan James Cameron ini hanya mampu meraup pendapatan sebesar USD 88 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun (estimasi kurs Rp 16.775 per USD) jauh di bawah proyeksi analis yang sebelumnya memperkirakan debut domestik berada di kisaran USD 110 juta hingga 125 juta, sekitar Rp 1,8 triliun hingga Rp 2 triliun.

    Capaian tersebut juga tertinggal dibandingkan film pendahulunya, “Avatar: The Way of Water” (2022), yang berhasil mengumpulkan USD 134 juta, sekitar Rp 2,2 triliun pada periode pembukaan tiga hari yang sama.

    Data dari EntTelligence menunjukkan bahwa sekitar 5,2 juta penonton domestik menonton “Fire and Ash” pada akhir pekan pembukaan. Angka ini turun tajam dibandingkan 8,7 juta penonton yang hadir saat pembukaan “The Way of Water” pada 2022.

    Lemahnya performa awal “Fire and Ash” menandai tantangan baru bagi Disney di tengah persaingan ketat industri perfilman global serta perubahan perilaku penonton pascapandemi.

    Meski demikian, secara global film ini masih menunjukkan daya tarik yang relatif kuat. Di pasar internasional, “Avatar: Fire and Ash” membukukan pendapatan sekitar USD 257 juta, sekitar Rp 4,3 triliun sehingga total pendapatan pembukaan globalnya mencapai USD 345 juta, sekitar Rp 5,7 triliun.

    Angka tersebut menunjukkan bahwa kekuatan utama franchise Avatar tetap berada di luar pasar domestik, terutama di negara-negara dengan minat tinggi terhadap format layar lebar dan teknologi visual mutakhir.

  • Bank Indonesia Ungkap Penyebab Kredit Nganggur Tembus Rp 2.509 Triliun

    Bank Indonesia Ungkap Penyebab Kredit Nganggur Tembus Rp 2.509 Triliun

    Liputan6.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencermati tingginya angka undisbursed loan atau kredit yang belum disalurkan perbankan sebagai sinyal melemahnya minat penarikan kredit oleh dunia usaha. 

    BI mencatat hingga November 2025, kredit yang sudah disetujui tetapi belum dicairkan atau undisbursed loan tercatat mencapai Rp 2.509,4 triliun, setara 23,18 persen dari total plafon kredit perbankan nasional.

    Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, Solikin M. Juhro, menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa meski perbankan memiliki ruang penyaluran kredit, pelaku usaha belum sepenuhnya siap memanfaatkan fasilitas pembiayaan.

    “Dari sisi demand, dunia usaha masih bersikap wait and see dalam merealisasikan penarikan kredit, di tengah ketidakpastian prospek ekonomi dan dinamika usaha ke depan,” kata Solikin dalam Taklimat Media, di Kantor Bank Indonesia, Jakarta, Senin (22/12/2025).

    Ia menyampaikan, dari sisi permintaan, pelaku usaha masih memilih menunggu. Sikap wait and see ini dinilai wajar di tengah prospek ekonomi global dan domestik yang belum sepenuhnya stabil.

    Guna mengatasi situasi tersebut, kata Solikin, BI telah menyiapkan langkah kebijakan melalui pemanfaatan instrumen makroprudensial reguler. Kebijakan ini tidak hanya diarahkan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan, tetapi juga untuk meningkatkan kepercayaan dunia usaha agar lebih berani merealisasikan penarikan kredit.

    “Kita melakukan instrumen makroprudensial yang dikombinasikan dengan komunikasi untuk mendorong respons sisi demand dan sektor riil. Karena itu, ke depan akan ada percepatan intermediasi Indonesia,” ujarnya.

    Selain instrumen kebijakan, penguatan komunikasi menjadi fokus penting BI. Menurut Solikin, pendekatan ini diharapkan mampu mendorong respons dari sisi permintaan dan mempercepat aliran pembiayaan ke sektor riil, sehingga fungsi intermediasi perbankan dapat berjalan lebih efektif ke depan.

    Tak hanya itu, BI juga akan memperkuat sinergi lintas kebijakan bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). “Kebijakan itu harus kredibel dan diorkestrasikan dengan baik, sehingga masyarakat tidak merasa waswas,” ujarnya.

     

  • BPH Migas Minta Stok BBM Dijaga hingga Lebaran 2026

    BPH Migas Minta Stok BBM Dijaga hingga Lebaran 2026

    Liputan6.com, Palu – Komite BPH Migas yang juga Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Erika Retnowati, memastikan pengawasan pasokan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) tidak hanya dilakukan selama periode Natal dan Tahun Baru, tetapi juga berlanjut hingga Hari Raya Idul Fitri. Hal ini mengingat jarak waktu antara Nataru dan Lebaran yang relatif berdekatan.

    Erika menyampaikan BPH Migas secara rutin membentuk posko setiap momentum besar keagamaan untuk memantau pergerakan dan distribusi BBM. Pemantauan tersebut bahkan telah dilakukan sejak beberapa bulan sebelum periode Nataru.

    “Ya, jadi kami dari BPH Migas memang setiap kali Natal atau Idul Fitri selalu membentuk Posko yang akan memonitor pergerakan dan penyaluran BBM,” ujar Erika dalam Konferensi Pers usai meninjau SPBU 7494116 di Jl. Prof. Moh. Yamin, Tatura Utara, Kec. Palu Sel., Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (22/12/2025).

    Dalam rangka menjaga keandalan pasokan, BPH Migas juga meminta agar tingkat stok BBM ditingkatkan sejak periode Natal. Berdasarkan pemantauan, Pertamina telah berupaya memenuhi standar ketahanan stok yang ditetapkan.

    “Alhamdulillah dari Pertamina ini sudah berusaha untuk bisa memenuhi standar stock yang ditetapkan BBM-nya selama 23 hari,” tutur Erika.

    Saat ini, rata-rata ketahanan stok BBM berada di kisaran 20 hingga 23 hari dan masih berpotensi bertambah hingga akhir tahun. BPH Migas meminta agar kondisi tersebut tetap dijaga mengingat periode puasa dan Lebaran akan segera tiba setelah pergantian tahun.

    “Jadi kita minta itu stock itu dijaga sampai dengan hari raya Idul Fitri,” ujar Erika.

    Dengan pengawasan berkelanjutan melalui posko serta pemantauan stok secara berkala, BPH Migas berharap ketersediaan BBM tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga perayaan Idul Fitri mendatang.

       

  • BUMN Karya Kerahkan Alat Berat Bantu Pemulihan di Sumatera

    BUMN Karya Kerahkan Alat Berat Bantu Pemulihan di Sumatera

    Liputan6.com, Jakarta – PT Nindya Karya bergerak cepat mendukung penanganan darurat dan percepatan pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Pulau Sumatera melalui penyaluran bantuan logistik, dukungan infrastruktur, serta pengerahan sumber daya di lapangan.

    Sebagai wujud respon cepat, PT Nindya Karya hadir di lokasi bencana sejak H+3 pascakejadian bencana 25 November 2025, tepatnya pada 28 November 2025, untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

    Upaya tersebut dilaksanakan melalui sinergi bersama Kementerian Pekerjaan Umum, keluarga besar Danantara–BUMN, Holding BUMN Danareksa, serta BUMN Karya lainnya, guna memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

    Penyaluran bantuan difokuskan pada tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan ini bertujuan mempercepat pemulihan wilayah, memastikan akses vital kembali berfungsi, serta membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.

    Distribusi bantuan dilakukan secara bertahap menuju titik-titik terdampak dengan mempertimbangkan keterbatasan akses akibat bencana. Bantuan logistik yang disalurkan meliputi sembako dan pakaian layak pakai yang didistribusikan ke lokasi pengungsian dan permukiman warga sebagai bentuk dukungan awal bagi masyarakat terdampak.

    Selain bantuan logistik, PT Nindya Karya turut mengerahkan peralatan dan tim lapangan untuk mendukung penanganan darurat infrastruktur. Di Provinsi Aceh, dukungan meliputi 1 unit Wheel Loader, 12 unit Dump Truck, 7 unit Excavator, 1 unit Mobil Tangki Air, dan 1 unit Tandon Air.

    Di Sumatera Utara, perusahaan menurunkan 1 unit Grader, 16 unit IPA Mobile, 2 unit Wheel Loader, 6 unit Dump Truck, 4 unit Excavator, 1 unit Tangki BBM, 1 unit Truck Self Loader, 1 unit Buldozer, 1 unit pengiriman Jembatan Bailey, serta 2 unit Vibro Roller. Sementara di Sumatera Barat, dukungan diberikan berupa 1 unit Wheel Loader dan 10 unit Excavator.

     

  • Catat! Jadwal Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia sepanjang 2026

    Catat! Jadwal Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia sepanjang 2026

    Liputan6.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) secara resmi telah menetapkan kalender kegiatan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan untuk sepanjang tahun 2026. Langkah ini diambil oleh bank sentral sebagai bagian dari komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam melaksanakan tugasnya, terutama terkait proses perumusan bauran kebijakan ekonomi nasional.

    Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa penetapan jadwal ini sangat penting agar masyarakat dan pelaku pasar dapat memantau arah kebijakan moneter secara berkala.

    “RDG Bulanan merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi bagi BI untuk mengevaluasi efektivitas bauran kebijakan yang telah ditempuh serta menentukan langkah strategis ke depan,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Senin (22/12/2025).

    Sesuai dengan mekanisme yang berlaku, RDG Bulanan akan diselenggarakan selama dua hari berturut-turut dalam satu kesatuan. Pada hari pertama, agenda difokuskan pada hasil evaluasi mendalam terhadap kondisi saat ini dan prospek perekonomian global maupun domestik. Selain itu, dibahas pula stabilitas sistem keuangan serta sistem pembayaran untuk mengintegrasikan berbagai opsi kebijakan.

    Memasuki hari kedua, rapat akan masuk ke tahap pengambilan keputusan. Di hari inilah para petinggi BI membahas rekomendasi dan secara resmi menetapkan kebijakan moneter, makroprudensial, hingga sistem pembayaran yang akan diumumkan kepada publik. Kalender ini menjadi rujukan penting bagi para investor dan pelaku usaha dalam memitigasi risiko ekonomi di masa mendatang.

     

  • Hore, Rata-Rata Gaji Pekerja di Indonesia Diproyeksi Naik 5,8% pada 2026

    Hore, Rata-Rata Gaji Pekerja di Indonesia Diproyeksi Naik 5,8% pada 2026

    Liputan6.com, Jakarta – Survei Mercer memperkirakan rata-rata gaji karyawan di Indonesia akan meningkat sebesar 5,8% pada 2026. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan proyeksi kenaikan gaji tahun 2025 yang berada di level 6,3%.

    Berdasarkan Total Remuneration Survey Mercer 2025, kajian dilakukan terhadap tren dan kebijakan remunerasi pada lebih dari 7.000 jabatan di 588 perusahaan di Indonesia. 

    Hasil survei menunjukkan bahwa meskipun laju kenaikan gaji diperkirakan melambat, seluruh perusahaan responden tetap merencanakan penyesuaian gaji pada 2026, sebagaimana dilakukan pada tahun sebelumnya.

    Kinerja individu, rentang gaji, serta kinerja perusahaan menjadi faktor utama yang memengaruhi penentuan kenaikan gaji pada 2026. Dari sisi sektor, industri kimia diproyeksikan mencatat kenaikan gaji tertinggi sebesar 6,2%. 

    Sementara itu, industri otomotif memperkirakan kenaikan yang lebih rendah, yakni sekitar 4,9%. Perbedaan ini mencerminkan variasi strategi kompensasi antar industri dalam menyikapi kondisi bisnis ke depan.

    Survei juga mencatat realisasi pembayaran bonus pada 2025 diperkirakan berada di bawah target, dengan rata-rata sebesar 16,6% dari gaji pokok tahunan, lebih rendah dibandingkan ekspektasi 17,5% pada 2024. Tingkat pengunduran diri sukarela karyawan diperkirakan relatif stabil di angka 5,2% pada 2025, sejalan dengan periode 2023–2024. 

    Namun, pengunduran diri non-sukarela diperkirakan meningkat, terutama di sektor teknologi tinggi, pertambangan, dan kontraktor pertambangan. Di sisi lain, rencana penambahan tenaga kerja juga melambat, dengan sekitar 20% perusahaan berencana merekrut karyawan baru pada 2026, turun dari 25% pada perkiraan sebelumnya.

     

     

  • Wapres Gibran Tinjau PLTMG Nias, Pastikan Pasokan Listrik Aman Jelang Nataru

    Wapres Gibran Tinjau PLTMG Nias, Pastikan Pasokan Listrik Aman Jelang Nataru

    Liputan6.com, Jakarta – Menjelang musim libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT PLN (Persero) kembali mempertegas komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan listrik nasional, termasuk di wilayah kepulauan seperti Nias.

    Hal ini terungkap saat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Nias yang memiliki kapasitas sekitar 25 megawatt (MW) pada Minggu, 21 Desember 2025.

    Dalam kesempatan itu, Wapres Gibran menegaskan kepada jajaran PLN pentingnya menjaga kestabilan sistem kelistrikan di kawasan tersebut, terutama saat kebutuhan listrik masyarakat meningkat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

    “Di tengah meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat Kepulauan Nias, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, saya telah tegaskan pada PLN untuk menjaga pasokan energi di Nias,” ujar Wapres, dikutip Senin (22/12/2025).

    Wapres menambahkan bahwa ketersediaan listrik yang andal memiliki peran strategis dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ibadah dan kehidupan sehari-hari.

    “Sehingga, ketersediaan listrik yang andal dapat memberikan rasa aman serta mendukung kelancaran aktivitas ibadah dan kehidupan sehari-hari masyarakat,” lanjutnya.

    Upaya PLN di Nias merupakan bagian dari strategi nasional perusahaan untuk memastikan bahwa listrik yang dibutuhkan masyarakat diterima dengan andal, aman, dan tanpa gangguan signifikan di seluruh pelosok negeri dari wilayah barat hingga timur Indonesia. Lebih lanjut, Wapres berharap upaya menjaga sistem kelistrikan yang andal dan berkelanjutan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi pembangunan daerah, khususnya wilayah kepulauan.

    “Saya juga berharap upaya menjaga sistem kelistrikan yang andal dan berkelanjutan dapat menjadi fondasi penguatan pelayanan publik, aktivitas ekonomi, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah kepulauan,” tandasnya.

    Turut mendampingi Wapres dalam peninjauan ini Gubernur Sumut Bobby Nasution, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot Tanjung, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, serta Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Adi Priyanto.

     

  • Wapres Gibran Tinjau PLTMG Nias, Pastikan Pasokan Listrik Aman Jelang Nataru

    Wapres Gibran Tinjau PLTMG Nias, Pastikan Pasokan Listrik Aman Jelang Nataru

    Liputan6.com, Jakarta – Menjelang musim libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT PLN (Persero) kembali mempertegas komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan listrik nasional, termasuk di wilayah kepulauan seperti Nias.

    Hal ini terungkap saat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Nias yang memiliki kapasitas sekitar 25 megawatt (MW) pada Minggu, 21 Desember 2025.

    Dalam kesempatan itu, Wapres Gibran menegaskan kepada jajaran PLN pentingnya menjaga kestabilan sistem kelistrikan di kawasan tersebut, terutama saat kebutuhan listrik masyarakat meningkat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

    “Di tengah meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat Kepulauan Nias, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, saya telah tegaskan pada PLN untuk menjaga pasokan energi di Nias,” ujar Wapres, dikutip Senin (22/12/2025).

    Wapres menambahkan bahwa ketersediaan listrik yang andal memiliki peran strategis dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ibadah dan kehidupan sehari-hari.

    “Sehingga, ketersediaan listrik yang andal dapat memberikan rasa aman serta mendukung kelancaran aktivitas ibadah dan kehidupan sehari-hari masyarakat,” lanjutnya.

    Upaya PLN di Nias merupakan bagian dari strategi nasional perusahaan untuk memastikan bahwa listrik yang dibutuhkan masyarakat diterima dengan andal, aman, dan tanpa gangguan signifikan di seluruh pelosok negeri dari wilayah barat hingga timur Indonesia. Lebih lanjut, Wapres berharap upaya menjaga sistem kelistrikan yang andal dan berkelanjutan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi pembangunan daerah, khususnya wilayah kepulauan.

    “Saya juga berharap upaya menjaga sistem kelistrikan yang andal dan berkelanjutan dapat menjadi fondasi penguatan pelayanan publik, aktivitas ekonomi, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah kepulauan,” tandasnya.

    Turut mendampingi Wapres dalam peninjauan ini Gubernur Sumut Bobby Nasution, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot Tanjung, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, serta Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Adi Priyanto.

     

  • Pertamina Patra Niaga Tambah Stok BBM dan Armada Distribusi Hadapi Cuaca Ekstrem Nataru

    Pertamina Patra Niaga Tambah Stok BBM dan Armada Distribusi Hadapi Cuaca Ekstrem Nataru

    Liputan6.com, Jakarta – Demi mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu distribusi energi selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Komite BPH Migas yang juga Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Nataru 2025/2026, Erika Retnowati, menyampaikan kesiapan Pertamina dalam menjaga pasokan BBM, khususnya di wilayah kepulauan.

    Erika mengatakan, Pertamina telah melakukan langkah antisipatif dengan menambah pasokan BBM lebih awal di sejumlah wilayah rawan gangguan distribusi. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan energi tetap aman selama periode Nataru.

    “Jadi kami juga selalu mengingatkan dan teman-teman Pertamina juga sudah siap sepertinya ya, khususnya misalnya di pulau-pulau yang kemungkinan terkendala dengan cuaca buruk. Nah itu mereka melakukan build up stock, artinya stocknya itu sudah ditambah sebelum-sebelumnya dari sekarang. Dari yang biasanya berapa itu ditambah gitu ya,” ujar Erika dalam Konferensi Pers usai meninjau SPBU 7494116 di Jl. Prof. Moh. Yamin, Tatura Utara, Kec. Palu Sel., Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (22/12/2025).

    Selain penguatan stok, kata Erika, dukungan distribusi juga diperkuat melalui kerja sama dengan TNI Angkatan Laut. Sinergi tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM tetap berjalan meski kondisi laut tidak memungkinkan kapal reguler untuk bersandar.

    “Dan juga ada kerjasama tadi baru disampaikan dengan KRI ya, Kapal Republik Indonesia. Jadi kalau misalnya kapal kita nggak bisa merapat, kalau KRI kan kapalnya besar-besar ya, artinya mereka akan bisa menembus misalnya ombak yang tinggi, seperti itu. Sudah ada kerjasama dari teman-teman dari Pertamina,” katanya.

    Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari kesiapan Posko Nasional Sektor ESDM dalam memonitor dan memastikan kelancaran pasokan energi selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.