Author: Liputan6.com

  • Fitur Baru WhatsApp Bocor, Channel Segera Bisa Bikin Kuis Interaktif

    Fitur Baru WhatsApp Bocor, Channel Segera Bisa Bikin Kuis Interaktif

    Sebelumnya, WhatsApp sedang mengembangkan pembaruan untuk membuat fitur Status makin praktis dan kreatif.

    Salah satu fitur baru yang tengah dikembangkan adalah opsi “Simpan sebagai draf” (Save as Draft) saat pengguna membuat status. Fitur ini dirancang untuk menjawab keluhan pengguna yang kerap kehilangan progres saat harus menutup layar pembuatan Status secara mendadak.

    Selama ini, jika pengguna keluar dari halaman pengeditan Status sebelum selesai, seluruh konten yang telah dibuat akan terhapus secara otomatis. Kondisi tersebut dinilai merepotkan, terutama saat pengguna sedang menyusun status berisi teks, gambar, atau elemen kreatif lainnya.

    Melalui versi uji coba WhatsApp 2.25.36.6, sebagaimana dikutip dari Android Authority, Senin (1/12/2025), muncul indikasi kuat bahwa platform pesan instan ini menambahkan opsi penyimpanan sementara. Ketika pengguna menekan tombol keluar, akan muncul pilihan Simpan sebagai draf, Buang, atau Lanjutkan.

    Status yang disimpan sebagai draf nantinya akan tetap tersimpan dan muncul kembali saat pengguna membuka fitur Status di kemudian hari. Dengan begitu, proses pembuatan konten bisa dilanjutkan tanpa perlu memulai kembali dari awal.

    Tak hanya menghadirkan kemudahan, WhatsApp juga tengah menyiapkan stiker animasi khusus bertuliskan “2026”. Stiker ini dapat digunakan dalam mode tata letak yang menggabungkan beberapa foto ke dalam satu tampilan.

    Menariknya, stiker animasi tersebut dilengkapi fitur pengaturan warna. Pengguna bisa menggantinya ke warna hijau, merah, atau ungu hanya dengan satu ketukan.

    Meski demikian, kedua fitur ini masih dalam tahap pengembangan dan belum tersedia secara luas untuk pengguna. Namun, khusus stiker “2026”, kemunculannya diperkirakan tidak lama lagi karena bersifat musiman dan berkaitan dengan pergantian tahun.

  • UMK Batam 2026 Naik Jadi Rp5,35 Juta, Upah Minimum Sektoral Belum Ditetapkan

    UMK Batam 2026 Naik Jadi Rp5,35 Juta, Upah Minimum Sektoral Belum Ditetapkan

    Liputan6.com, Batam – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP), Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK), serta Upah Minimum Sektoral Provinsi dan Kabupaten/Kota (UMSP/UMSK) tahun 2026. Penetapan ini dinilai sebagai keputusan strategis yang menyangkut hajat hidup pekerja dan keberlangsungan dunia usaha.

    Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri, Dikki Wijaya, menegaskan bahwa kebijakan upah minimum merupakan instrumen jaring pengaman (safety net) yang harus diletakkan dalam bingkai keadilan, bukan sebagai ajang pertentangan antara pekerja dan pengusaha.

    “Penetapan upah minimum bukan lahir dari ruang hampa. Keputusan ini berdiri di atas kepastian hukum dan realitas ekonomi Kepulauan Riau,” ujar Dikki kepada Liputan6.com, Selasa (22/12/2025)

    Ia menjelaskan, dari sisi kepastian hukum, Pemprov Kepri berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang perubahan atas PP Nomor 36 Tahun 2021, guna menjamin hak pekerja sekaligus menjaga keberlanjutan usaha. Sementara dari sisi realitas ekonomi, pemerintah mempertimbangkan data inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta upah sektoral untuk sektor unggulan seperti migas, galangan kapal, dan industri kimia.

    Adapun hasil penetapan upah minimum 2026 antara lain:

    UMP Kepri naik 7,06 persen dari Rp3,62 juta menjadi Rp3,87 juta.

    UMK Batam 2026 naik tertinggi secara nominal, bertambah Rp368 ribu menjadi Rp5,35 juta.
    UMK Bintan mencatat kenaikan tertinggi secara persentase, yakni 8,92 persen menjadi Rp4,58 juta.
    UMK Karimun naik 7,22 persen menjadi Rp4,24 juta, dan UMSK Karimun naik 7,28 persen.
    UMK Natuna, Tanjungpinang, dan Lingga disamakan dengan UMP Kepri sebesar Rp3,87 juta.
    UMK Anambas naik 4,77 persen menjadi Rp4,27 juta, sementara UMSK Anambas tidak mengalami kenaikan.

     

  • Menkeu Purbaya Terima 10 Aduan Pelaku Usaha

    Menkeu Purbaya Terima 10 Aduan Pelaku Usaha

    Liputan6.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa telah menerima 10 aduan melalui kanal debottlenecking yang dikelola Satuan Tugas Percepatan Penyelesaian Permasalahan Pelaku Usaha (P2SP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

    Aduan-aduan tersebut menjadi gambaran langsung berbagai sumbatan yang masih dihadapi dunia usaha di lapangan, mulai dari persoalan energi hingga pembiayaan.

    Purbaya menyampaikan bahwa aduan yang masuk berasal dari beragam sektor strategis. Di antaranya meliputi bidang energi, ketenagalistrikan, perizinan perusahaan, lahan dan tata ruang, pendanaan dan pembiayaan, hingga penegakan hukum.

    “Aduan yang masuk sampai hari ini sudah 10 meliputi bidang energi, ketenagaan listrikan, perizinan perusahaan, lahan dan tata ruang, pendanaan dan pembiayaan serta penagakan hukum,” kata Purbaya dalam konferensi pers Rapat Kerja Percepatan Implementasi dan Penyelesaian Hambatan Satgas (P2SP), di kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (23/12/2025).

    Menurutnya, meski jumlah aduan belum besar, substansi masalah yang dilaporkan tergolong krusial. Hambatan-hambatan tersebut dinilai berpotensi mengganggu kelangsungan usaha dan investasi jika tidak segera ditangani secara terkoordinasi.

     

  • Liana Bratasida, Ketua Umum Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia Meninggal Dunia

    Liana Bratasida, Ketua Umum Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia Meninggal Dunia

    Liputan6.com, Jakarta – Kabar duka menyelimuti sektor industri manufaktur nasional. Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Liana Bratasida, Ketua Umum APKI (Periode 2021-2026).

    Liana mengembuskan napas terakhir di Jakarta, Senin 22 Desember 2025 kemarin, dalam usia 74 tahun. Kepergian sosok yang lahir pada tahun 1951 ini merupakan kehilangan besar bagi industri yang selama ini beliau perjuangkan dengan ketegasan prinsip dan diplomasi yang ulung.

    Di bawah kepemimpinan Liana Bratasida, APKI bertransformasi menjadi organisasi yang tidak hanya reaktif terhadap tantangan, tetapi proaktif membangun masa depan. Beliau dikenal sebagai pemimpin yang berani mengambil sikap serta tajam dalam membaca dinamika kebijakan.

    Hal ini ditegaskan oleh Ketua Dewan Pengawas APKI, Ngakan Timur Antara yang mengenang almarhumah sebagai figur berkarakter kuat.

    “Ibu Liana adalah pemimpin yang lugas dan berintegritas. Ketegasan beliau selalu disertai kejelasan arah dan keberpihakan pada kemajuan industri nasional. Jejak kepemimpinannya meninggalkan standar tinggi bagi kami semua di APKI,” ujar Ngakan, dikutip Selasa (23/12/2025).

    Standar tinggi tersebut tidak hanya diterapkan di dalam negeri, tetapi juga di kancah internasional. Ibu Liana aktif berdiri di garis depan menghadapi berbagai hambatan dagang dan isu lingkungan global.

    Wakil Ketua Umum APKI, Suhendra Wiriadinata, menyoroti peran vital almarhumah dalam membuka jalan komunikasi yang sebelumnya sulit ditembus.

    “Beliau memiliki kemampuan networking internasional yang sangat kuat. Diplomasi industri dijalankan dengan konsisten, sehingga suara industri pulp dan kertas Indonesia didengar dan dihormati di tingkat global,” ungkap Suhendra.

     

  • Pramono Siap Umumkan Upah Minimum Jakarta Besok

    Pramono Siap Umumkan Upah Minimum Jakarta Besok

    Liputan6.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta atau juga sering disebut UMR Jakarta diumumkan besok, Rabu (24/12/2025).

    Menurut Pramono, Kepgub terkait UMP DKI Jakarta telah ditandatangani. Namun, besaran angka UMP baru akan diumumkan secara resmi sesuai dengan tenggat waktu yang ditetapkan pemerintah.

    “Saya sudah tanda tangan Keputusan Gubernur-nya, itu saja. Tapi angkanya besok diumumkan,” ujar dia, Selasa (23/12/2025).

    optimistis kebijakan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta yang akan ditetapkan dapat diterima oleh semua pihak. Ia berharap tidak akan ada aksi mogok kerja dari kalangan buruh menyusul penetapan UMP.

    “Bismillahirrahmanirrahim, diterima semuanya, enggak ada mogok karena sekarang ini negara lagi butuh adem ayem lah,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (23/12/2025).

    Dia menyampaikan, penetapan UMP DKI Jakarta dilakukan dengan berpedoman pada peraturan pemerintah (PP) yang berlaku. Ia menegaskan kebijakan tersebut tidak diambil secara sepihak, melainkan melalui mekanisme yang telah diatur.

    “Sebagai Gubernur tentunya pedomannya adalah apa yang diatur dalam PP. Maka dalam PP itulah saya mengambil kebijakan,” ujarnya.

    Menurut Pramono, keputusan UMP DKI Jakarta juga telah melalui pembahasan mendalam di Dewan Pengupahan. Hasil pembahasan tersebut kemudian diserahkan kepada gubernur untuk ditetapkan melalui Keputusan Gubernur (Kepgub).

    “Dewan Pengupahan sudah melakukan rapat dan pembahasan berkali-kali, dan sudah mengerucut, serta meminta Gubernur DKI Jakarta untuk mengambil keputusan,” kata Pramono.

    Ia memastikan Kepgub terkait UMP DKI Jakarta telah ditandatangani. Namun, besaran angka UMP baru akan diumumkan secara resmi sesuai dengan tenggat waktu yang ditetapkan pemerintah.

    “Saya sudah tanda tangan Keputusan Gubernur-nya, itu saja. Tapi angkanya besok diumumkan,” ujar dia.

  • Pertamina Salurkan 6.720 Tabung LPG 3 Kg ke Aceh Tengah Pascabencana

    Pertamina Salurkan 6.720 Tabung LPG 3 Kg ke Aceh Tengah Pascabencana

    Liputan6.com, Jakarta – PT Pertamina (Persero) kembali menyalurkan Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi tabung 3 kg untuk mendukung kebutuhan sehari-hari masyarakat di wilayah bencana banjir dan longsor, salah satunya Kabupaten Aceh Tengah.

    Pengiriman LPG tetap harus dilakukan di tengah kondisi infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya pulih pascabencana. Sebanyak 6.720 tabung LPG 3 kg tiba di Takengon, Ibu Kota Kabupaten Aceh Tengah, pada Senin (22/12). Pasokan tersebut diangkut dari Bireuen menuju Takengon dengan menggunakan 12 unit truk.

    Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk terus hadir dan mengupayakan pasokan BBM dan LPG tetap tersedia bagi masyarakat Aceh Tengah, meskipun dihadapkan pada tantangan kerusakan infrastruktur pascabencana.

    “Penyaluran LPG 3 kg ini kami lakukan melalui koordinasi erat dengan pemerintah daerah agar distribusinya tepat sasaran dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Fahrougi.

    Setelah tiba di Takengon, Pertamina bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, melalui Dinas Perdagangan, akan mendistribusikan LPG 3 kg tersebut kepada masyarakat melalui mekanisme pasar murah pada 12 titik yang tersebar di enam kecamatan, pada Selasa (23/12/2025).

    Rinciannya, empat titik di Kecamatan Bebesen, tiga titik di Kecamatan Lut Tawar, dua titik di Kecamatan Kebayakan, serta masing-masing satu titik di Kecamatan Pegasing, Kecamatan Bies, dan Kecamatan Silih Nara.

     

  • PDIP Tegaskan Arah Politik Kebudayaan Partai Berpijak pada Desa

    PDIP Tegaskan Arah Politik Kebudayaan Partai Berpijak pada Desa

    Liputan6.com, Jakarta – Di tengah krisis ekologis dan sosial yang masih melanda berbagai wilayah Indonesia, desa kembali ditegaskan sebagai fondasi kehidupan bangsa dan ruang pertama tempat nilai-nilai kebudayaan dijaga. Penegasan tersebut mengemuka dalam malam puncak sekaligus anugerah Festival Desa ke-5 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan, di Aula DPP PDI Perjuangan Jakarta, Senin (22/12/2025) kemarin.

    Mengusung tema Di Atas Tanah Kita Berdiri, Dari Desa Kita Mengakar, Festival Desa ke-5 tahun 2025 ini menempatkan desa dan tanah sebagai ruang hidup, bukan sekadar objek pembangunan. Tema ini hadir di tengah meningkatnya bencana banjir dan longsor di berbagai wilayah Indonesia, yang menunjukkan rapuhnya relasi antara manusia, alam, dan tata kehidupan sosial.

    Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kebudayaan, Rano Karno, menegaskan bahwa Festival Desa lahir dari kegelisahan ideologis yang telah dirasakan sejak lima tahun lalu.

    “Hari ini adalah Festival Desa ke-5. Pada waktu itu kita tidak tahu kenapa tema desa yang kita pilih, tapi yang pasti saya takut dari peserta yang ikut tahun ini, desanya sudah hilang,” ujar Rano Karno.

    “Ternyata kegelisahan ini sudah lima tahun yang lalu. Kita harus memberikan Pancasila di desa, kita harus mengisi Pancasila di desa,” lanjutnya.

    Ia menekankan bahwa kerja Badan Kebudayaan Nasional PDI Perjuangan tidak dilandasi kepentingan politik praktis, melainkan berangkat dari prinsip Trisakti.

    Ketua Panitia Festival Desa ke-5, Ibrahim Rusli Junior, menambahkan, Festival Desa tidak dimaksudkan sebagai perayaan seremonial, melainkan sebagai sikap kebudayaan terhadap arah pembangunan.

    “Festival ini menegaskan sikap kita, bahwa apabila nilai ekonomis yang dikejar tidak sebanding dengan kerugian ekologis yang ditimbulkan, maka kebijakan itu adalah pengkhianatan terhadap masa depan,” ujar Ibrahim.

     

  • Samsung Siapkan Galaxy Z Fold 8 dengan Layar Lebih Lebar, Siap Tantang iPhone Fold

    Samsung Siapkan Galaxy Z Fold 8 dengan Layar Lebih Lebar, Siap Tantang iPhone Fold

    Sebelumnya, Samsung kembali menjadi sorotan setelah sebuah nomor model baru terdeteksi dalam database GSMA. Temuan kode tersebut memunculkan spekulasi perusahaan tengah menyiapkan varian kedua Galaxy Z Fold 8 untuk tahun 2026.

    Nomor model SM-F971U kedapatan muncul dengan pola penamaan berbeda dari seri Galaxy Z Fold sebelumnya. Biasanya, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu memakai skema “SM-F9xx” dengan digit akhir mengikuti generasi produk.

    Karena nomor model baru itu tidak mengikuti skema, banyak pihak meyakini pola ini bertanda Samsung sedang menyiapkan tipe baru HP Android di lini Fold mereka.

    Bila angka terakhir pada model itu berakhir dengan “6”, besar kemungkinan perangkat tersebut adalah Galaxy Z Fold 8 versi reguler. Tetapi kode internal tercatat “H8”, bukan “Q8” seperti generasi Fold sebelumnya, memperkuat dugaan adanya tipe baru dalam keluarga Fold mendatang.

    Dilansir 9to5google, Jumat (5/12/2025), Samsung berencana merilis dua model HP layar lipat pada tahun depan, yaitu Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z TriFold.

    Jadwal kehadiran TriFold sendiri belum pasti, tetapi indikasi terbaru menunjukkan Samsung tengah menyiapkan dua model Z Fold yang berbeda untuk tahun 2026, sementara TriFold diperkirakan meluncur lebih awal.

    Varian baru ini disebut akan membawa desain dengan layar luar lebih lebar dan layar utama berbentuk lebih persegi, mirip desain Pixel 10 Pro Fold. Nomor model SM-F971U juga menandakan, perangkat ini kemungkinan akan dipasarkan di Amerika Serikat.

    Meski tambahan informasi masih tidak cukup, namun bocoran nomor model ini setidaknya membuka peluang Samsung sedang memperluas strategi perangkat lipatnya untuk tahun 2026.

    Belum jelas spesifikasi, ketebalan, atau posisi perangkat ini dalam jajaran Fold, namun arahnya menunjukkan bahwa Samsung kian agresif memperkuat dominasi di segmen ponsel lipat

  • Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat Usai Selingkuh dan Bolos 2 Tahun

    Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat Usai Selingkuh dan Bolos 2 Tahun

    Liputan6.com, Batam – Retaknya integritas lembaga peradilan kembali tersingkap di Batam. Majelis Kehormatan Hakim (MKH) memecat tidak hormat seorang hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam berinisial HS, usai terbukti melakukan pelanggaran berat Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH), pada Jumat (18/12/2025) lalu.

    Pelanggaran tersebut tidak hanya menyangkut kasus perselingkuhan, tetapi juga tindakan ekstrem berupa mangkir alias bolos dari tugas selama hampir dua tahun.

    Putusan ini menjadi tamparan keras bagi wajah peradilan, yang sejatinya menuntut hakim sebagai simbol moral, keteladanan, dan penjaga keadilan.

    Mangkirnya seorang hakim dalam kurun waktu panjang tanpa pertanggungjawaban dinilai mencerminkan lemahnya disiplin dan pengawasan internal lembaga peradilan.

    Dampak pemecatan tidak hormat terhadap salah satu hakim di Batam mendapat reaksi dari Pengadilan Negeri Batam.

    “Kasus ini sangat mempihatinkan, kasus ini sudah diputus MKH,” ujar Juru Bicara Pengadilan Negeri Batam Vabiannes Stuart Wattimena, kepada Liputan6.com, Selasa (23/12/2025).

    Vabiannes Stuart Wattimena mengungkapkan, hakim HS tidak pernah aktif menjalankan tugas sejak 2023. Ironisnya, sepanjang proses pemeriksaan oleh Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung hingga sidang etik di MA, yang bersangkutan sama sekali tidak menunjukkan itikad baik.

    “Yang bersangkutan sudah tidak menjalankan tugas kurang lebih selama dua tahun. Sudah dipanggil dan disurati secara patut dan sah berkali-kali, baik oleh PN Batam maupun tim Bawas, tetapi tidak pernah diindahkan,” kata Vabiannes.

    Lebih jauh, HS juga memilih bungkam atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Hak jawab yang dijamin undang-undang untuk membela diri atau memberikan klarifikasi tidak pernah digunakan, sehingga sidang etik terpaksa digelar dan diputuskan secara in absensia.

    Situasi tersebut semakin menegaskan krisis etika yang mencederai marwah peradilan. Di tengah proses pemeriksaan etik yang sedang berjalan, HS bahkan sempat mengajukan permohonan pensiun dini.

    Namun Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial (KY) menilai langkah tersebut tidak memiliki urgensi hukum, mengingat status HS sebagai terlapor pelanggaran berat etik.

    Pemecatan dan Gugurnya Hak Negara, Sanksi pemberhentian tetap dengan tidak hormat menjadi konsekuensi terberat. Selain kehilangan jabatan, HS juga dipastikan gugur hak-hak kepegawaiannya, termasuk hak pensiun.

    Negara telah menghentikan pembayaran gaji sejak yang bersangkutan dinyatakan mangkir dari tugas.Meski kasus ini berpotensi mengguncang kepercayaan publik, PN Batam memastikan roda peradilan tetap berjalan.

     

  • Viral TNI Berkendara Ugal-ugalan Pakai Strobo Nyaris Bikin Celaka Warga di Bandar Lampung

    Viral TNI Berkendara Ugal-ugalan Pakai Strobo Nyaris Bikin Celaka Warga di Bandar Lampung

    Liputan6.com, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan perdebatan antara warga dan seorang pria diduga anggota TNI viral di media sosial. Dalam video tersebut, pria yang mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL) TNI disebut berkendara ugal-ugalan dan hampir membahayakan pengguna jalan lain.

    Peristiwa itu diketahui terjadi di Jalan Pangeran Antasari, Kota Bandar Lampung, pada Senin malam (22/12/2025). Warga yang berada di lokasi tampak memberhentikan sebuah mobil yang dikendarai pria berseragam loreng tersebut karena dinilai membahayakan keselamatan.

    Dalam video berdurasi 1 menit 48 detik yang diterima Liputan6.com, terlihat sejumlah warga terlibat adu argumen dengan pria tersebut di pinggir jalan. Video itu disertai tulisan, “Loreng ugal-ugalan di jalan, lampu strobo anak jenderal apa.”

    Saat ditegur warga, pria berseragam loreng itu terdengar berkata, “Sampean ngesen enggak tadi,” kepada warga yang menghentikannya.

    Warga kemudian menegur cara berkendara pria tersebut yang dinilai ugal-ugalan, terlebih dengan penggunaan lampu strobo di jalan umum.

    “Ini rame di jalan, jangan begitu bawa mobil. Jangan mentang-mentang pakai baju loreng sok hebat, pakai-pakai lampu strobo seperti jenderal saja,” ujar salah seorang warga dalam rekaman video.

    Pria tersebut sempat mengaku sebagai anggota TNI. “Saya ini anggota, Pak,” ucapnya singkat.

    Warga juga mempertanyakan alasan pria tersebut memepet kendaraan mereka hingga hampir terjadi kecelakaan. “Kenapa mobil kamu memepet mobil kami? Mau bunuh kami? Kami ini rakyat, sudah pakai strobo, sok hebat?,” ujar warga lainnya.

    Setelah perdebatan berlangsung beberapa saat, baik warga maupun pria berseragam loreng tersebut akhirnya meninggalkan lokasi kejadian.