Author: Liputan6.com

  • Waspada, Sepeda Motor Paling Rawan Terlibat Kecelakaan Jalan Raya

    Waspada, Sepeda Motor Paling Rawan Terlibat Kecelakaan Jalan Raya

    Liputan6.com, Jakarta – Sepeda motor menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat Indonesia, terutama bagi kelompok usia produktif, yang mengutamakan efisiensi waktu dan biaya yang terjangkau. Namun, di balik perannya tersebut, sepeda motor juga menjadi moda yang paling berisiko bahkan tercatat sebagai kendaraan yang paling banyak terlibat kecelakaan, dengan kontribusi mencapai 80 persen dari total insiden kecelakaan di jalan raya.

    Indonesia masih kehilangan sekitar tiga nyawa setiap jam akibat kecelakaan lalu lintas. Data secara konsisten menunjukkan bahwa sebagian besar korban meninggal adalah pengendara sepeda motor.

    “Dominasi sepeda motor sebagai moda transportasi utama ini tidak hanya mencerminkan realitas mobilitas masyarakat, tetapi juga menyingkap tantangan sistemik—mulai dari standar keselamatan kendaraan, kualitas infrastruktur jalan, hingga perilaku pengguna jalan,” jelas Ketua Dewan Pengawas Road Safety Association (RSA) Indonesia, Rio Octaviano, Sabtu (10/1/2025).

    Kondisi ini menjadi keprihatinan nasional yang menuntut penanganan serius dan kolaboratif. Indonesia telah memiliki lima pilar keselamatan jalan, namun implementasinya masih belum berjalan seimbang.

    Pilar 3 mengatur aspek teknologi dan standar kendaraan, sementara perilaku pengguna jalan ditekankan dalam Pilar 4 melalui edukasi dan penegakan hukum. Kedua pilar ini memiliki peran yang sama penting dan tidak dapat saling menggantikan.

    Dalam konteks dominasi sepeda motor, penguatan perilaku berkendara harus berjalan seiring dengan penerapan kendaraan berkeselamatan agar setiap pilar dapat dijalankan secara efektif sesuai mandatnya.

    “Oleh karena itu, sangat penting agar setiap pilar dibedakan secara jelas peran dan tanggung jawabnya, tanpa saling menyalahkan atau menumpukan beban pada satu pendekatan saja. Kejelasan ini justru diperlukan agar seluruh pilar dapat dijalankan secara beriringan, konsisten, dan saling menguatkan,” tegasnya.

     

  • Polisi Tutup Kasus Kematian Arya Daru, Keluarga Ungkap Banyak Kejanggalan

    Polisi Tutup Kasus Kematian Arya Daru, Keluarga Ungkap Banyak Kejanggalan

    Liputan6.com, Jakarta – Di balik keputusan kepolisian menghentikan penyelidikan kematian Arya Daru, tersisa tanda tanya besar yang hingga kini belum terjawab.

    Bagi keluarga, penutupan perkara justru membuka kembali luka lama sekaligus memunculkan sederet kejanggalan yang mereka nilai tidak pernah diusut secara tuntas.

    Kematian Arya Daru yang sejak awal menyisakan misteri kini resmi dihentikan penyelidikannya oleh kepolisian. Kepastian itu diketahui setelah istri almarhum, Meta Puspitari, menerima Surat Pemberitahuan Penghentian Penyelidikan (SP3) pada 7 Januari 2026.

    Namun, yang menjadi sorotan, surat tersebut bertanggal 6 Januari 2026, sementara penetapan penghentian penyelidikan disebut telah dilakukan sejak 12 Desember 2025.

    Keputusan ini sontak menuai kekecewaan mendalam dari pihak keluarga. Mereka menilai, banyak fakta penting yang hingga kini belum mendapatkan penjelasan logis dari aparat penegak hukum.

    Salah satu kejanggalan yang kembali diungkap adalah temuan sidik jari di lokasi kejadian. Dalam audiensi dengan penyidik Polda Metro Jaya pada November 2025, keluarga mendapat penjelasan bahwa terdapat empat sidik jari di tempat kejadian perkara. Namun, hanya satu yang berhasil diidentifikasi sebagai milik Arya Daru, sementara tiga lainnya disebut rusak akibat faktor cuaca.

    Penjelasan tersebut dinilai janggal oleh keluarga. Pasalnya, sidik jari itu ditemukan di dalam kamar tertutup yang dilengkapi pendingin ruangan atau AC. Menurut keluarga, kondisi tersebut seharusnya meminimalkan kemungkinan rusaknya sidik jari akibat cuaca.

    “Kami mempertanyakan logika dari penjelasan itu. Bagaimana mungkin sidik jari di ruangan tertutup dan ber-AC rusak karena cuaca?,” ujar Ketua Tim Hukum Keluarga Almarhum Arya Daru Pangayunan (ADP), Nicolay Aprilindo.

     

    Pihak keluarga mendesak penyidik Polda Metro Jaya mendalami informasi terbaru di balik kematian diplomat muda, Arya Daru Pangayunan. Dari keterangan sejumlah saksi, korban diketahui kerap menginap bersama seorang perempuan di sejumlah hotel di Jakart…

  • Daftar Harga Emas Pegadaian 10 Januari 2026, Ada yang Naik Rp 15.000!

    Daftar Harga Emas Pegadaian 10 Januari 2026, Ada yang Naik Rp 15.000!

    Liputan6.com, Jakarta – Harga emas yang dijual oleh PT Pegadaian (Persero) kembali menguat pada perdagangan Sabtu ini. Penguatan harga emas Pegadaian ini untuk dua produk yaitu buatan Galeri24 dan UBS.

    ‎Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Sabtu (10/1/2026), harga jual emas Galeri24 naik Rp 8.000 dari awalnya Rp 2.588.000 per gram menjadi Rp 2.596.000 per gram.

    Hal yang sama juga terjadi pada harga emas UBS yang mengalami lonjakan Rp 15.000 dari semula Rp 2.637.000 per gram menjadi Rp 2.652.000 per gram.

    Emas Galeri24 dijual dengan kepingan 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sedangkan emas UBS dijual dengan kepungan 0,5 gram hingga 500 gram.

    Berikut daftar lengkap harga emas Pegadaian hari ini:

    Galeri24

    0,5 gram: Rp 1.362.000
    ‎1 gram: Rp 2.596.000.
    ‎2 gram: Rp 5.114.000
    ‎5 gram: Rp 12.692.000
    ‎10 gram: Rp 25.316.000
    ‎25 gram: Rp 63.134.000
    ‎50 gram: Rp 126.170.000
    ‎100 gram: Rp 252.214.000
    ‎250 gram: Rp 628.986.000
    ‎500 gram: Rp 1.257.971.000
    ‎1.000 gram: Rp 2.515.940.000

    UBS

    0,5 gram: Rp 1.433.000
    ‎1 gram: Rp 2.652.000
    ‎2 gram: Rp 5.264.000
    ‎5 gram: Rp 13.006.000
    10 gram: Rp 25.876.000
    ‎25 gram: Rp 64.561.000
    ‎50 gram: Rp 128.857.000
    ‎100 gram: Rp 257.612.000
    250 gram: Rp 643.840.000
    ‎500 gram: Rp 1.286.167.000.

  • Jaksa Gadungan di Sulsel Diringkus usai Tipu Warga Ratusan Juta, Ngaku Bisa Urus Perkara dan CPNS

    Jaksa Gadungan di Sulsel Diringkus usai Tipu Warga Ratusan Juta, Ngaku Bisa Urus Perkara dan CPNS

    Liputan6.com, Jakarta – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) menangkap seorang jaksa gadungan berinisial AM alias Pung bersama seorang PPPK Paruh Waktu Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sulawesi Selatan (BPBPK Sulsel) berinisial R dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), pada Jumat, 9 Januari 2026.

    Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait dugaan praktik penipuan oleh oknum yang mengatasnamakan jaksa Kejati Sulsel dan menjanjikan kemudahan pengurusan perkara hingga penerimaan CPNS.

    Kasus bermula pada Mei 2025, pascakonferensi pers dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif periode 2022–2023 di Balai Penyediaan Perumahan Sulawesi III. Saat itu, AM bersama R mendatangi rumah korban IS di Jalan Andi Djemma, Makassar.

    R meyakinkan korban bahwa AM merupakan jaksa aktif Kejati Sulsel yang mampu menghentikan penanganan perkara korupsi yang tengah ditangani Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus). Atas klaim tersebut, pelaku meminta imbalan Rp 45 juta, yang dibayarkan bertahap melalui transfer bank dan tunai.

    Tak hanya itu, pelaku juga meminta korban mengaburkan harta kekayaan dengan memindahkan dana ke rekening AM dan melakukan penarikan tunai sebagai upaya menghambat proses penyidikan. AM bahkan sempat menghubungi sejumlah pihak melalui aplikasi WhatsApp terkait perkara yang masih dalam tahap penyidikan Tim Pidsus Kejati Sulsel.

    Selain mengurus perkara, AM juga menawarkan jasa kepada IB, anak dari IS, dengan janji meluluskan sebagai CPNS Kejaksaan RI formasi Jaksa. Untuk meyakinkan korban, AM meminta uang secara bertahap sejak Juni hingga Oktober 2025 dengan total mencapai Rp 170 juta.

    Pelaku juga memungut biaya tambahan, antara lain Rp 5 juta untuk pembuatan seragam dinas, Rp 5 juta untuk tiket pesawat dan akomodasi hotel ke Jakarta, hingga Rp 10 juta uang kedukaan dengan dalih anak pelaku meninggal dunia.

     

  • Samsung Galaxy S26 Ultra bakal Ditopang Fast Charging 60W?

    Samsung Galaxy S26 Ultra bakal Ditopang Fast Charging 60W?

    Samsung dikabarkan akan menggelar acara peluncuran ponsel flagship terbarunya, Galaxy S26 series, pada Februari 2026.

    Melansir Phone Arena, Senin (22/12/2025), acara Galaxy Unpacked tersebut kemungkinan besar berlangsung di San Francisco, California, Amerika Serikat. Gelaran acara tahunan ini lebih lambat dibandingkan pola peluncuran generasi sebelumnya.

    Penundaan jadwal peluncuran Galaxy S26 ini memunculkan spekulasi baru. Galaxy Unpacked awal 2026 tidak hanya akan menjadi ajang perkenalan perangkat, tetapi juga momentum penting untuk mengungkap prosesor digunakan pada masing-masing model Galaxy S26.

    Isu chipset kembali menjadi sorotan utama. Pengalaman Samsung pada Galaxy S25 masih membekas. Saat itu, perusahaan sebenarnya telah menyiapkan Exynos 2500. Namun, seluruh lini Galaxy S25 akhirnya mengandalkan Snapdragon 8 Elite.

    Kini, menjelang peluncuran Galaxy S26 series pada Februari mendatang, bocoran spesifikasi Galaxy S26 Ultra sudah ramai beredar di internet. Disebutkan, ponsel paling premium ini akan hadir dengan layar Dynamic AMOLED berukuran 6,9 inci.

    Tak hanya itu, Samsung juga memasang fitur Flex Magic Pixel bertenaga AI untuk mengontrol Cahaya dipancarkan dari layar, di mana akan membatasi sudut pandang layar sehingga konten hanya terlihat jelas dari arah depan.

    HP Samsung ini juga sudah mendukung refresh rate variabel 1Hz–120Hz, RAM 12GB, serta pilihan memori internal 256GB, 512GB, dan 1TB. Samsung disebut akan menggunakan rangka titanium serta sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar.

    Untuk sektor kamera, Galaxy S26 Ultra diprediksi mengandalkan kamera utama 200 MP, kamera ultrawide 50 MP, kamera telefoto 12 MP dengan zoom optik 3x, serta kamera telefoto 50 MP dengan zoom optik 5x. Di bagian depan, terdapat kamera selfie 12 MP.

    Sementara kapasitas baterai disebut akan ditingkatkan menjadi 5.200 mAh, meski beberapa memperkirakan baterai masih 5000mAh. Namun, peningkatan diperkirakan hadir pada pengisian daya cepat yang naik menjadi 60W dari sebelumnya 45W. Ponsel ini akan menjalankan Android 16 dan dijanjikan mendapat tujuh kali pembaruan sistem Android utama.

  • Jelang Persib vs Persija: Siapa Klub Paling Mahal?

    Jelang Persib vs Persija: Siapa Klub Paling Mahal?

    Sebelumnya, Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memastikan pasukannya sudah sangat siap menghadapi laga big match melawan Persija Jakarta pada pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 di Stadion GBLA, Bandung, Minggu (11/1/2026) sore.

    Walaupun dalam sesi latihan yang digelar di lapangan pendamping GBLA, Rabu (7/1/2026), tiga pemain andalan Tim Maung Bandung, Beckham Putra Nugraha, Andrew Jung, dan Teja Paku Alam tidak terlihat menjalani latihan bersama.

    “Jung terkena hamstring tetapi bukan cedera serius. Tetapi, dia tetap tidak bisa bermain. Baru pada laga berikutnya dia akan bisa tampil. Beckham mungkin dalam satu-dua hari (istirahat) karena ada sedikit bengkak tetapi tidak masalah,” jelas Bojan Hodak.

    Begitu pula dengan Teja Paku Alam, kiper andalan Persib Bandung tersebut diakui Bojan Hodak juga mengalami pembengkakan setelah pertandingan melawan Persik Kediri. “Dia hanya ada bengkak setelah pertandingan, ini normal dan ini karena perjalanan juga. Saya yakin dia akan pulih dalam satu-dua hari ke depan,” tutur Bojan.

  • Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Keluarga Nilai Alasan Polisi Tidak Logis

    Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Keluarga Nilai Alasan Polisi Tidak Logis

    Liputan6.com, Jakarta – Harapan keluarga almarhum Arya Daru untuk memperoleh kejelasan atas kematian yang menimpa anggota keluarga mereka kembali diuji.

    Pada 7 Januari 2026, Meta Puspitari, istri almarhum, menerima Surat Pemberitahuan Penghentian Penyelidikan (SP2 Lidik) dari Polda Metro Jaya.

    Surat tersebut menyatakan bahwa penyelidikan kasus kematian Arya Daru dihentikan karena belum ditemukan unsur tindak pidana.

    Namun, fakta lain justru mencuat. Berdasarkan keterangan tim penasihat hukum keluarga, penetapan penghentian penyelidikan diketahui telah dilakukan jauh sebelumnya, yakni pada 12 Desember 2025.

    Selisih waktu hampir satu bulan antara penetapan dan pemberitahuan itu dinilai janggal dan menimbulkan pertanyaan serius terkait transparansi proses hukum.

    Ketua Tim Hukum Keluarga Almarhum Arya Daru Pangayunan (ADP), Nicolay Aprilindo, menyampaikan keberatan keras atas alasan penghentian perkara tersebut.

    Pernyataan itu disampaikan melalui sebuah video yang dibagikan kepada publik. Dalam video tersebut, Nicolay menilai frasa ‘belum ditemukan peristiwa pidana’ justru secara hukum mengandung makna bahwa kemungkinan adanya tindak pidana masih terbuka.

    “Secara logika hukum, jika disebut belum ditemukan peristiwa pidana, maka seharusnya penyelidikan diperkuat, bukan malah dihentikan. Ini kontradiktif dan tidak logis,” ujar Nicolay dalam video tersebut.

    Selain persoalan substansi, keluarga juga menyoroti aspek administratif dalam penanganan perkara. Hingga kini, pihak keluarga mengaku tidak pernah menerima surat penetapan penghentian penyelidikan secara resmi, melainkan hanya surat pemberitahuan. Kondisi ini dinilai sebagai persoalan administratif yang berpotensi berdampak pada hak keluarga korban.

     

    Petugas gabungan kembali menggelar olah TKP kematian Arya Daru Pangayunan, diplomat muda Kemenlu yang ditemukan tewas dengan wajah tertutup lakban di kamar kostnya.

  • Harga Minyak Dunia Menguat di Tengah Pengendalian Ekspor Venezuela oleh AS

    Harga Minyak Dunia Menguat di Tengah Pengendalian Ekspor Venezuela oleh AS

    Liputan6.com, Jakarta – Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Jumat, didorong kekhawatiran potensi gangguan produksi Iran serta ketidakpastian pasokan dari Venezuela. Pelaku pasar mencermati perkembangan geopolitik yang dinilai berisiko terhadap pasokan global.

    Dikutip dari CNBC, Sabtu (10/1/2026), harga minyak Brent naik USD 1,45 atau 2,34% ke level USD 63,44 per barel pada pukul 13.28 waktu setempat. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat USD 1,48 atau 2,56% menjadi USD 59,24 per barel.

    Kedua acuan harga minyak tersebut juga mencatatkan kenaikan lebih dari 3% pada perdagangan Kamis, setelah sebelumnya melemah dua hari berturut-turut. Secara mingguan, Brent berpeluang naik sekitar 2,8%, sementara WTI menguat 1,5%.

    “Aksi protes di Iran tampaknya semakin menguat, sehingga memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan,” ujar Head of Commodity Analysis Saxo Bank Ole Hansen.

    Gejolak sipil di Iran, salah satu produsen minyak utama di Timur Tengah, serta kekhawatiran meluasnya dampak perang Rusia-Ukraina terhadap ekspor minyak Rusia, turut meningkatkan kekhawatiran pasar akan pasokan global.

     

  • Harga Emas Dunia Menguat, Data Payroll AS dan Geopolitik Jadi Pendorong

    Harga Emas Dunia Menguat, Data Payroll AS dan Geopolitik Jadi Pendorong

    Liputan6.com, Jakarta – Harga emas dunia menguat pada perdagangan Jumat dan berada di jalur kenaikan mingguan. Penguatan ini terjadi seiring investor merespons data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan, di tengah meningkatnya ketidakpastian kebijakan dan geopolitik global.

    Dikutip dari CNBC, Sabtu (10/12/2026), harga emas spot tercatat naik 0,5% ke level USD 4.496,09 per ons. Sepanjang pekan ini, harga emas berpotensi menguat sekitar 3,9%. Sebelumnya, logam mulia tersebut sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di USD 4.549,71 per ons pada 26 Desember.

    Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari menguat 0,5% ke posisi USD 4.483 per ons.

    Dari sisi data ekonomi, laporan menunjukkan nonfarm payrolls AS pada Desember hanya bertambah 50.000 pekerjaan, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 60.000. Tingkat pengangguran tercatat turun ke 4,4%, di bawah perkiraan 4,5%.

    “Payrolls menunjukkan lingkungan penciptaan lapangan kerja yang lemah. Potensi meningkatnya ketegangan geopolitik, harga minyak yang cenderung lebih tinggi dan bersifat inflasi, ketidakpastian, serta kebijakan The Fed yang melonggar—semuanya menjadi kombinasi positif bagi logam mulia,” ujar Global Head of Commodity Strategy TD Securities Bart Melek.

     

  • Bandara Juanda Diterjang Puting Beliung, Bagaimana Kondisinya?

    Bandara Juanda Diterjang Puting Beliung, Bagaimana Kondisinya?

    Liputan6.com, Jakarta – Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur diterjang cuaca buruk berupa angin puting beliung pada Kamis, 8 Januari 2026 sekitar pukul 14.10 WIB.

    Kondisi cuaca ekstrem tersebut berdampak terhadap operasional penerbangan berupa holding kedatangan dan keberangkatan, serta pengalihan (divert) sejumlah pesawat ke bandar udara alternatif.

    Artikel mengenai kondisi Bandara Juanda ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada sejumlah artikel lain yang layak untuk disimak.

    Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Sabtu (10/1/2026):

    1. Kemenhub Pastikan Operasional Bandara Juanda Terkendali Usai Puting Beliung

    Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur dipastikan tetap beroperasi dengan aman dan terkendali setelah cuaca buruk berupa angin puting beliung pada Kamis, 8 Januari 2026 sekitar pukul 14.10 WIB.

    “Seluruh pemangku kepentingan bergerak cepat melakukan pengamanan, pemeriksaan dan pemulihan untuk memastikan keselamatan serta kelancaran operasional penerbangan,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa, dikutip dari Antara, Jumat, (9/1/2026).

    Simak artikel selengkapnya di sini