Author: Liputan6.com

  • Onic Juara MLBB Game of the Future 2025, Aurora Gaming Kena Sapu Bersih 3-0 di Final

    Onic Juara MLBB Game of the Future 2025, Aurora Gaming Kena Sapu Bersih 3-0 di Final

    Liputan6.com, Jakarta – Onic kembali membuktikan diri sebagai salah satu tim esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) terbaik di dunia. Setelah sukses keluar sebagai juara MPL ID S16, tim asal Indonesia ini mengangkat trofi juara MLBB Game of the Future 2025 (GotF 2025) di Abu Dhabi.

    Onic juara GotF 2025 setelah mengalahkan Aurora Gaming di babak grand final. Laga ini menjadi penutup turnamen memuaskan bagi fans MLBB.

    Duel Onic vs Aurora Gaming mempertemukan dua tim yang sama-sama sedang berada di puncak performa mereka. Intensitas pertarungan kedua tim di land of dawn pun bisa terlihat dengan jelas dan bikin fans MLBB senam jantung.

    Diperkuat Sanz, Luthpii, Skylar, Kiboy, dan Kairi, Onic tampil dengan disiplin dan efektif sejak game pertama dimulai. Mereka mampu mengendalikan tempo permainan sejak early game.

    Eksesusi objektif selama pertandingan juga berjalan dengan sangat rapi, dan draft hero Onic juga lagi-lagi terbukti tepat sasaran dan mampu membuat lawan kelabakan. 

    Format pertandingan best of five pun berhasil dituntaskan Kiboy dkk tanpa kehilangan satu game pun. Berakhir dengan skor 3-0 menjadi bukti bagaimana sang raja langit mendominasi atas Aurora Gaming.

    Tentunya, kemenangan ini mengukuhkan konsistensi Onic di panggung internasional dan bisa menjadi bekal positif untuk permainan Kairi dkk di M7 World Championship di Jakarta pada Januari 2026 mendatang.

    Kiboy selaku kapten Onic pun mengaku puas dengan performa tim sepanjang turnamen. “Saya merasa sangat senang. Berada di Abu Dhabi, tim kami terus berkembang. Permainan kami, pilihan hero kami, semuanya berjalan dengan baik, dan saya senang dengan penampilan kami,” kata Nicky Fernando “Kiboy” Pontonuwu yang dikutip dari situs Game of the Future, Rabu (24/12/2025).

    Sementara itu, pertarungan untuk memperebutkan posisi ketiga juga tidak kalah serunya di mana Aurora Gaming PH berhasil mengalahkan tim MLBB asal China DianFengYaoGuai.

    Aurora Gaming PH memberikan penampilan yang dominan melawan DianFengYaoGuai, mengamankan kemenangan straight-set dan mengendalikan seri dari awal hingga akhir. 

    Tim ini menetapkan tempo sejak awal dan tidak pernah membiarkannya menurun, secara konsisten mengungguli DianFengYaoGuai di momen-momen penting.

  • Dedi Mulyadi Bakal Tanda Tangani UMP Jabar, Ini Usulan Besaran Upah dari Buruh

    Dedi Mulyadi Bakal Tanda Tangani UMP Jabar, Ini Usulan Besaran Upah dari Buruh

    Liputan6.com, Jakarta – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK) sedang dibahas di dewan pengupahan, dan akan ditandatangani olehnya pada hari ini, Rabu (24/12/2025).

    Dedi memastikan, Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat masih berunding, bersama buruh dan juga pengusaha, termasuk para ahli, terkait UMP, UMKM dan upah sektoral, karena upah 2026 sudah harus diumumkan.

    “Tanggal 24 saya tandatangani ya,” ujar Dedi di Bandung, Selasa kemarin. Dikutip dari Antara.

    Diinformasikan, Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat telah menggelar rapat pleno terkait kenaikan UMP dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) 2026 di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (19/12), dengan usulan serikat pekerja dan pengusaha melalui Apindo disampaikan dan ditampung.

    Dalam usulannya, serikat buruh meminta rata-rata Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) 2025 di angka Rp 3.589.619. Namun mereka menyoroti adanya disparitas cukup tinggi antardaerah seperti Kota Banjar yang hanya Rp 2.204.754, sedangkan Kota Bekasi tembus Rp 5.690.753.

    Regulasi terbaru, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan, dinilai tidak bisa menjawab persoalan disparitas yang terjadi. Karena, formulasi perhitungan yang digunakan, inflasi tahunan (year on year/YoY) September 2025, 2,19 persen.

    Kemudian, laju pertumbuhan ekonomi (LPE) sebesar 5,11 persen dikali dengan indeks tertentu, alpha 0,5-0,9, belum mampu mengejar disparitas. Seperti Kota Banjar, bila UMK 2026 ditetapkan menggunakan alpha paling maksimal sekalipun, 0,9 maka tidak akan mampu mengejar Kota Bekasi.

    Sehingga, serikat meminta supaya disparitas bisa diurai dan menjadikan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 168/PUU-XXI/2023 sebagai rujukan.

    Kemudian, hasil kajian International Labour Organization (ILO) dijadikan pertimbangan sebagai kebutuhan hidup layak (KHL) di Jabar, maka buruh meminta agar UMP 2026 sebesar Rp 3.833.318. Sedangkan untuk UMSP, serikat buruh meminta pada 2026 di angka Rp 3.870.004.

    Apindo menilai penentuan alpha tidak hanya memerhatikan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebab tenaga kerja itu ada karena ada perusahaan, sehingga kontribusi pengusaha juga harus diperhatikan.

    Guna terjadi keseimbangan, mereka meminta Dedi Mulyadi dapat menggunakan alpha 0,5 dalam menetapkan UMP 2026. Di mana menghasilkan kenaikan 4,745 persen.

    Mereka juga tidak mengusulkan UMSP, karena beranggapan bahwa tidak ada amanat dari pelaku usaha sektor di Jabar untuk mengajukan atau mengusulkan UMSP 2026. Apindo meminta, penetapan UMP 2026 tidak hanya mempertimbangkan kelayakan bagi pekerja, tetapi kemampuan bayar pengusaha.

  • Pagi Ini Gunung Semeru Erupsi Diiringi Suara Gemuruh, Ini Area Berbahaya Wajib Dihindari

    Pagi Ini Gunung Semeru Erupsi Diiringi Suara Gemuruh, Ini Area Berbahaya Wajib Dihindari

    Liputan6.com, Jakarta – Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang erupsi disertai letusan setinggi 900 meter di atas puncak dan suara gemuruh, Rabu (24/12/2025) pagi.

    “Telah terjadi erupsi Gunung Semeru pada 24 Desember 2025 pukul 04.23 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 900 meter di atas puncak atau 4.576 meter di atas permukaan laut (mdpl),” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Sigit Rian Alfian. Dikutip dari Antara.

    Menurutnya, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut.

    Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sekitar 2 menit 28 detik.

    “Letusan Gunung Semeru yang terjadi pagi ini disertai suara gemuruh lemah,” tuturnya.

    Berdasarkan data petugas, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat juga mengalami erupsi pada pukul 01.39 WIB dengan tinggi letusan 700 meter di atas puncak.

    Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut dan erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm selama 118 detik.

    Sigit menjelaskan, saat ini Gunung Semeru berada pada status level III (siaga), sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi.

    “Masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi),” lanjutnya.

    Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

    Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

    Kemudian warga perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

  • Samsung Uji One UI 8.5, Fitur Storage Share Permudah Akses File Antar Perangkat

    Samsung Uji One UI 8.5, Fitur Storage Share Permudah Akses File Antar Perangkat

    Sebelumnya, Samsung sudah resmi rilis One UI 8.5 Beta untuk di beberapa perangkat Galaxy S25. Namun, perusahaan mulai membuka akses uji coba One UI 8.5, pembaruan antarmuka ini akan hadir bersama dengan versi Android terbaru berikutnya. 

    Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perusahaan kini memperluas cakupan program beta ke ranah global dan tidak lagi membatasi hanya untuk seri ponsel lipat Galaxy Z. 

    Selama ini, program beta One UI kerap kali dirilis untuk pembaruan utama dan ditawarkan secara terbatas. Bahkan untuk versi minor, Samsung cenderung fokus pada perangkat foldable.

    Namun, tahun ini langkah tersebut berubah. One UI 8.5 menghadirkan program beta yang dapat dibuka lebih luas dan dapat ditemukan di enam negara yaitu Korea Selatan, Amerika Serikat, Inggris, Polandia, India, dan Jerman. 

    Pengguna di enam pasar tersebut dapat mencoba fitur-fitur baru One UI 8.5 lebih awal sebelum peluncuran resmi. Fitur yang termasuk diantaranya peningkatan antarmuka, optimalisasi performa, hingga beberapa pembaruan fungsional yang masih dalam tahap penyempurnaan. 

    Lalu bagaimana dengan Indonesia?

    Hingga saat ini, pantauan Tekno Liputan6.com, Samsung belum memasukkan Indonesia ke dalam daftar negara yang mendapat akses program beta One UI 8.5.

    Meski demikian, pengguna Samsung di Indonesia tetap bisa menantikan peluncuran resmi One UI 8.5 setelah fase beta dinyatakan selesai masa uji coba.

  • 24 Desember Setiap Tahunnya Diperingati sebagai Hari Apa? Simak Selengkapnya!

    24 Desember Setiap Tahunnya Diperingati sebagai Hari Apa? Simak Selengkapnya!

    Dilansir Liputan6.com dari website Komisi Pemilihan Umum (KPU), gencatan senjata Natal pada tahun 1914 yang terjadi di Front Barat, medan pertempuran utama Perang Dunia I dilakukan karena melihat kondisi wilayah perang yang kian memburuk.

    Berdasarkan catatan sejarawan Martin Gilbert, medan perang kala itu penuh lumpur, hujan salju, dan banyak jenazah yang terbaring tak terurus. Situasi tersebut kemudian mendorong para tentara untuk melakukan tindakan kemanusiaan dengan cara menghentikan peperangan sementara dan melakukan gencatan senjata.

    Menurut Gilbert, gencatan senjata natal ini terjadi bukan karena perintah dari Komando, melainkan inisiatif dari prajurit biasa yang tak lagi mampu menanggung rasa putus asa dan penderitaan selama Perang Dunia I yang dikenal sebagai Perang Parit tersebut.

    Tepat pada malam Natal, pasukan Jerman mulia menggantungkan lentera dan lilin di sepanjang parit yang biasa mereka gunakan untuk strategi perlindungan perang. Mereka menyanyikan lagu-lagu Natal sembari bertepuk tangan. 

    Keesokan harinya, para tentara keluar dan memasuki wilayah berbahaya yang disebut sebagai “No Man’s Land”. Mereka saling berjabat tangan, berkenalan, dan bertukar hadiah kecil, seperti sebatang rokok, cokelat, bir, dan makanan kaleng.

    Momen ini juga mereka manfaatkan untuk mengubur dan melakukan upacara pemakaman jenazah rekan mereka yang selama ini dibiarkan di medan perang.

    Salah satu cerita paling populer dari gencatan senjata ini adalah pertandingan sepak bola yang dilakukan secara spontan antara tentara Jerman dan Inggris.

    Meskipun sebagian orang masih memperdebatkan lokasi pasti pertandingan ini, banyak orang yang meyakini kejadian ini benar adanya dan menjadi simbol kedamaian dan kebersamaan di tengah perang.

    Gencatan senjata ini tak berlangsung lama. Pada tanggal 27 Desember 1914, para Komandan memerintahkan tentara untuk kembali bertempur tanpa kompromi. sejumlah kelompok yang bersikukuh untuk melakukan gencatan senjata pun terancam mendapatkan hukuman.

  • Analisis Polri Soal Isi Email Terduga Pelaku Teror Bom 10 Sekolah di Depok

    Analisis Polri Soal Isi Email Terduga Pelaku Teror Bom 10 Sekolah di Depok

    Liputan6.com, Jakarta – Polres Metro Depok bersama tim Gegana Brimob Kelapa Dua Depok mendatangi satu per satu sekolah yang mendapatkan ancaman teror bom. Pelaku mengaku bernama Kamila Hamdi memberikan ancaman melalui pesan email, akan meledakkan 10 sekolah.

    Polisi berupaya melakukan penangkalan ancaman dengan mendatangi sekolah. Terkini, Polres Metro Depok mencoba menganalisa pesan email yang diberikan pelaku kepada sepuluh sekolah.

    Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi mengatakan, polisi sedang mendalami isi ancaman teror yang diberikan pelaku melalui pesan enam. Dari isi pesan pelaku, terdapat sejumlah kesimpulan yang menimbulkan beberapa dugaan.

    “Karena memang dari tulisan yang diketik si pelaku, memang agak sedikit seperti orang depresi dan ketikannya itu kurang lancar, kurang tersusun dengan baik,” ujar Made, Selasa (23/12/2025).

    Apapun itu, Polres Metro Depok akan menyelidiki lebih dalam di balik aksi teror yang dilakukan pelaku. Polres Metro Depok sedang menyelidiki fakta di balik penggunaan akun yang digunakan pelaku untuk meneror bom di sepuluh sekolah.

    “Apakah memang akun dia pemilik aslinya ataupun memang akunnya disadap, ataupun akunnya dihack oleh orang tertentu, kita juga masih terus dalami,” terang Made.

    Sampai saat ini, Polres Metro Depok belum menangkap pelaku penebar teror bom di sepuluh sekolah. Polisi belum memberikan keterangan resmi hasil dari kedatangannya ke rumah yang diduga tempat tinggal pelaku, berdasarkan alamat yang ditulis pada pesan email.

    “Belum (tertangkap), nanti akan kami informasikan kembali,” ungkap Made.

    Tim Liputan6.com mencoba menelaah setiap pesan email yang diberikan pelaku kepada sepuluh sekolah. Dari pesan yang dikirim, pelaku akan meneror bom, menculik, membunuh dan menebar narkoba, serta menuntut sekolah bertanggung jawab anak didik yang menjadi korban pelaku.

    Dari tulisan yang dibuat pelaku, setiap kalimat tidak ditulis secara keseluruhan menggunakan huruf alfabet. Pelaku menggunakan angka nol, satu, dan empat di beberapa susunan kata.

    Pelaku turut menjadi korban pemerkosaan sehingga membuatnya membenci pendidikan Kota Depok. Tidak hanya itu, pelaku turut kecewa dengan kepolisian atas laporannya tidak mendapatkan respons polisi.

    Pelaku turut mencantumkan nama sekolah yang pernah ditempuhnya dalam dunia pendidikan. Pelaku turut menuliskan alamat rumahnya yang saat ini masih diselidiki kepolisian.

    Sementara, secara singkat, Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras menuturkan, Polres Metro Depok sedang melakukan penyelidikan terkait adanya teror bom. Anggota kepolisian Polres Metro Depok dan Tim Gegana Brimob telah mendatangi sejumlah sekolah yang mendapatkan ancaman teror bom.

    “Intinya sedang kami dalami,” singkat Waras.

  • Kolaborasi Mahasiswa dan Warga Kembali Hijaukan Kawasan Hulu Sungai Cisadane

    Kolaborasi Mahasiswa dan Warga Kembali Hijaukan Kawasan Hulu Sungai Cisadane

  • XL SATU Raih Customer Journey Experience Award 2025, Perkuat Layanan Andal Selama Periode …

    XL SATU Raih Customer Journey Experience Award 2025, Perkuat Layanan Andal Selama Periode …

  • Bentrok Berdarah di Lokasi Tambang Emas Ilegal Ratatotok Sulut, 9 Orang Jadi Tersangka

    Bentrok Berdarah di Lokasi Tambang Emas Ilegal Ratatotok Sulut, 9 Orang Jadi Tersangka

     

    Liputan6.com, Minahasa Tenggara – Bentrokan di lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, pecah hingga menimbulkan korban jiwa. 

    Dirreskrimum Polda Sulut AKBP Suryadi di Polres Minahasa Tenggara, Selasa (23/12/2025) mengatakan, polisi telah mengamankan 12 orang terduga pelaku bentrok antarwarga yang terjadi di Bronjong, Ratatotok, pada hari Sabtu, 20 Desember 2025, yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan satu orang luka berat.

    “Sembilan orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka,” kata Suryadi.

    Pihak kepolisian saat rilis kasus menyebutkan, para tersangka antara lain FG (34) warga Basaan 1, MT (26) warga Tombatu. Selanjutnya, BT (31) warga Silian, MW (39) warga Silian, GT (26) warga Silian, AL (28) warga Silian, NT (43) warga Silian, BL (30) warga Desa Kawangkoan, FP (28) warga Desa Tombatu Utara.

    Peristiwa bentrok antarwarga tersebut terjadi pada Sabtu, 20 Desember 2025, sekitar pukul 12.00 Wita.

    Sebelumnya sejumlah orang diketahui berkumpul di rumah seorang warga kemudian bergerak menuju lokasi Bronjong dengan membawa senjata tajam dan senapan angin rakitan.

    “Sesampainya di lokasi, terjadi aksi serang yang menyebabkan tiga korban meninggal dunia di tempat dan satu korban lainnya mengalami luka berat,” jelas AKBP Suryadi.

     

  • Dosen USU Tewas Ditikam Anak Sendiri, Pihak Kampus Buka Suara

    Dosen USU Tewas Ditikam Anak Sendiri, Pihak Kampus Buka Suara

    OK dikenal sebagai akademisi yang berprestasi dan berdedikasi tinggi. Lulusan doktor dari IPB tahun 2018 ini merupakan pakar dalam bidang kelembagaan kehutanan dan resolusi konflik tenurial. 

    Kepergiannya menyisakan kekosongan besar bagi rekan sejawat dan para mahasiswa yang mengenalnya sebagai sosok yang ahli di bidangnya.

     

    Di sisi lain, pihak Polres Pelabuhan Belawan telah mengungkap motif di balik kematian tragis sang dosen. OK (58) tewas setelah ditikam oleh anak kandungnya sendiri, HFZ (18), di kediaman mereka di Jalan Aluminium III, Kecamatan Medan Deli.

    Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Iptu Agus Purnomo, menjelaskan bahwa motif utama adalah sakit hati akibat dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang kerap dilakukan korban terhadap istri dan anak-anaknya.

    “Pelaku, adik, dan ibunya sering dianiaya korban. Emosi pelaku meluap saat menyaksikan korban sedang menganiaya ibunya kembali,” jelas Iptu Agus.