Author: Liputan6.com

  • Oppo Pad Air 5 Siap Masuk Pasar, Layar 2.8K 12,1 Inci Jadi Andalan

    Oppo Pad Air 5 Siap Masuk Pasar, Layar 2.8K 12,1 Inci Jadi Andalan

    Liputan6.com, Jakarta – Oppo kembali menunjukkan keseriusannya di pasar tablet dengan mengungkap teaser untuk Oppo Pad Air 5. Tablet Android baru ini dipastikan membawa peningkatan signifikan, terutama pada sektor layar diklaim lebih unggul dibandingkan generasi sebelumnya.

    Sebagai perbandingan, Oppo Pad Air 2 yang dirilis pada 2023 hadir dengan layar LCD berukuran 11,35 inci, resolusi 2.4K, refresh rate 90Hz, serta tingkat kecerahan maksimal 400 nits.

    Namun kali ini, raksasa teknologi asal China tersebut tampaknya melewatkan satu generasi dan langsung memperkenalkan Pad Air 5 dengan lompatan spesifikasi yang jauh lebih tinggi.

    Berdasarkan poster teaser resmi yang beredar di internet, Oppo Pad Air 5 akan mengusung layar 12,1 inci dengan resolusi 2.8K. Tak hanya itu, tingkat kecerahan layarnya mencapai 900 nits, menjadikannya jauh lebih terang untuk penggunaan di berbagai kondisi pencahayaan.

    Perusahaan juga menyematkan teknologi perlindungan mata, termasuk low blue light dan pengalaman visual bebas flicker untuk kenyamanan mata saat digunakan dalam waktu lama.

    Sejumlah bocoran menyebut, tablet baru Oppo ini adalah versi repackage dari OnePlus Pad Go 2 yang belum lama ini diperkenalkan.

    Jika rumor tersebut benar, tablet ini kemungkinan akan mendukung Dolby Vision serta refresh rate hingga 120Hz. Dari sisi performa, chipset MediaTek Dimensity 7300 Ultra juga diperkirakan menjadi dapur pacunya.

    Untuk sistem operasi, Oppo Pad Air 5 dipastikan menjalankan ColorOS 16 terbaru. Tablet ini juga dibekali baterai berkapasitas 10.050 mAh ditujukan untuk menunjang aktivitas harian dalam durasi panjang.

    Berdasarkan laman pre-order Oppo Pad Air 2, perangkat ini akan tersedia dalam dua varian konektivitas, yakni WiFi dan WiFi plus 5G.

    Oppo turut menyiapkan beberapa opsi warna untuk Pad Air 5, meliputi Space Gray, Starlight Powder, dan Starlight Pink. Hingga kini, Oppo belum mengungkap tanggal peluncuran resmi tablet tersebut. Informasi lanjutan diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat.

  • UMP 2026 Papua Barat Daya Naik jadi Rp 3,7 Juta

    UMP 2026 Papua Barat Daya Naik jadi Rp 3,7 Juta

    Liputan6.com, Jakarta – Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 atau UMP 2026 di Papua Barat Daya ditetapkan sebesar Rp 3.766.000. Penetapan UMP 2026 itu sebagai upaya menjaga daya beli pekerja/buruh, menjamin penghidupan yang layak sekaligus mendukung keberlangsungan usaha dan stabilitas ekonomi daerah.

    Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menuturkan, penetapan UMP dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) Tahun 2026 telah melalui mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Demikian mengutip Antara, Rabu (24/12/2025).

    Ia menuturkan, kebijakan itu ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang pengupahan, serta rekomendasi Dewan Pengupahan Papua Barat Daya.

    “Penetapan ini merupakan hasil kesepakatan bersama untuk menjaga keseimbangan antara kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan dunia usaha,” ujar Gubernur Elisa Kambu.

    Dia mengatakan penetapan UMP dan UMSP tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Papua Barat Daya Nomor 100.3.3.1/266/12/2025 tanggal 19 Desember 2025 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi dan Upah Minimum Sektoral Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2026.

    Selain UMP, Pemprov Papua Barat Daya juga menetapkan UMSP untuk sejumlah sektor, yakni Sektor pertambangan minyak dan gas bumi (migas) sebesar Rp 5.549.000, serta sektor pertambangan umum selain galian C sebesar Rp 3.837.000.

    Sementara itu sektor konstruksi (khusus belanja pemerintah) sebesar Rp 3.784.000, Sektor perikanan sebesar Rp3.784.000, sektor kehutanan sebesar Rp3.802.000, dan sektor perkebunan sebesar Rp 3.802.000.

    “UMP dan UMSP Tahun 2026 ini mengalami kenaikan 4,2 persen dibandingkan tahun 2025,” kata dia.

    Dalam keputusan itu, dia menuturkan, juga ditegaskan larangan bagi perusahaan atau badan usaha untuk membayar upah lebih rendah dari ketentuan UMP dan UMSP yang telah ditetapkan.

    “UMP dan UMSP Papua Barat Daya Tahun 2026 berlaku di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Papua Barat Daya bagi pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun,” ujar dia.

    Sementara bagi pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih, pengupahan berpedoman pada struktur dan skala upah yang disusun sesuai ketentuan perundang-undangan. “Kebijakan ini mulai berlaku efektif 1 Januari 2026,” kata Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu.

  • Kronologi Kebakaran Pasar Pagi Pemalang Hanguskan Ratusan Kios, Api Baru Bisa Padam Rabu Pagi

    Kronologi Kebakaran Pasar Pagi Pemalang Hanguskan Ratusan Kios, Api Baru Bisa Padam Rabu Pagi

    Saat kejadian, kepolisian juga turut membantu para pedagang untuk mengevakuasi barang dagangannya. Dia memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

    “Dan untuk kerugian materiil, sampai saat ini masih dilakukan pendataan bersama pihak terkait,” kata dia.

    Menurut dia, personel Polres Pemalang bergerak cepat mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran yang terjadi di Komplek Pasar Pagi Pemalang, serta bahu membahu bersama masyarakat membantu petugas pemadam kebakaran (Damkar) dalam memadamkan api.

    Sesampainya di TKP, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana mengatakan, personilnya langsung melaksanakan pengaturan lalu lintas, mengalihkan arus kendaraan yang akan melintas di sekitar TKP ke jalur alternatif.

  • Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Libur Natal di Bandung, Ini Lokasinya

    Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Libur Natal di Bandung, Ini Lokasinya

    Liputan6.com, Jakarta – Pihak kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk mengantisipasi kemacetan, khususnya di jalur wisata Ciwidey dan Pangalengan, Bandung, Jawa Barat.

    Namun, disebutkan, rekayasa lalu lintas ini akan diberlakukan secara situasional apabila terjadi kepadatan arus kendaraan.

    “Antisipasi jika nanti ada kepadatan di lokasi wisata, kami akan melaksanakan rekayasa lalu lintas, baik ke arah Pangalengan maupun Ciwidey, termasuk di Gerbang Tol Soroja, sesuai dengan kondisi di lapangan,” kata Kasatlantas Polresta Bandung Kompol Sigit Suhartanto, di Bandung, Rabu (24/12/2025).

    Rencananya, kata dia, pihaknya bisa menerapkan contraflow guna mengurai kepadatan jalur menuju kawasan wisata di Bandung tersebut. Meski demikian, seperti dilansir dari Antara, Sigit menegaskan tak ada penambahan personel.

    “Jumlah personel tetap sama sejak persiapan awal Operasi Nataru. Tidak ada penambahan, namun kami akan mengoptimalkan tim urai untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas,” ungkap dia.

    Sigit mempredisiksi kepadatan di jalur tersebut baru akan terjadi pada 27-28 Desember 2025. Karena itu, dia mengimbau, masyarakat untuk bisa mengatur perjalanan dengan baik.

     

  • Pemkot Bandung Tambah Petugas Kebersihan dan Mesin Pengolah Sampah, Targetkan Operasi Awal 2026

    Pemkot Bandung Tambah Petugas Kebersihan dan Mesin Pengolah Sampah, Targetkan Operasi Awal 2026

    Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menambah jumlah petugas kebersihan dan mesin pengolah sampah pada tahun 2026 mendatang. Hal itu telah dicantumkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).

    Menurut Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, penambahan tersebut dilakukan usai Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengevaluasi RAPBD Kota Bandung soal kebersihan kota dan sistem pengolahan sampah.

    “Dalam evaluasi RAPBD 2026, salah satu yang menjadi sorotan Pak Gubernur adalah kebersihan kota. Penekanannya diarahkan pada penambahan jumlah penyapu jalan agar cakupan wilayah yang dibersihkan bisa lebih luas,” ujar Farhan di Bandung, Rabu (24/12/2025).

    Farhan mengatakan hal tersebut menjadi perhatian khusus Gubernur Jawa Barat terhadap kebersihan Kota Bandung, termasuk penguatan sumber daya manusia dan sarana pendukung pengelolaan sampah.

    Saat ini, lanjut Farhan, jumlah penyapu jalan di Kota Bandung sekitar 800 orang dan baru mampu menjangkau sekitar 52 persen ruas jalan. Selain itu, sebagian besar kegiatan penyapuan masih dilakukan dalam satu sif, sehingga kebersihan jalan kerap tidak bertahan lama.

    “Ke depan, harapannya jumlah penyapu jalan bisa bertambah sehingga penyapuan tidak hanya satu sif, tapi bisa dua bahkan tiga sif, terutama di pusat kota. Dengan begitu, kebersihan bisa terjaga sepanjang hari,” kata Farhan.

    Farhan menambahkan selain kebersihan jalan, Pemkot Bandung juga menaruh perhatian besar pada penguatan sistem pengolahan sampah.

    Farhan menyebut, dari sisi armada pengangkutan dan alat berat, kondisi Kota Bandung dinilai cukup memadai. Namun, kemampuan pengolahan sampah masih perlu ditingkatkan.

    “Pengangkutan sudah cukup mumpuni. Hal yang masih kurang adalah pengolahan sampah, sehingga perlu penambahan mesin-mesin pengolahan,” jelas Farhan.

     

  • Banjir Cirebon, BPBD Ungkap Faktor Penyebabnya: Bukan Hanya Hujan Deras

    Banjir Cirebon, BPBD Ungkap Faktor Penyebabnya: Bukan Hanya Hujan Deras

    Liputan6.com, Jakarta – Banjir yang terjadi di Cirebon pada Selasa 23 Desember 2025 sore, membuat  24 desa dan kelurahan di delapan kecamatan terdampak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengungkapkan penyebabnya.

    “Hujan deras menyebabkan sejumlah sungai dan saluran air meluap sehingga menggenangi permukiman warga,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon Hadi Eko di Cirebon, Rabu (24/12/2025).

    Menurut dia, hujan yang terjadi dengan intensitas tinggi dan durasi yang lama, menyebabkan Sungai Kali Soka, Sungai Kedungpane, Bendung Rajadana meluap. Selain itu, banjir juga diperparah dengan meluapnya Saluran Pembuang Cikuya, serta sejumlah saluran induk di kawasan perkotaan.

     Selain faktor hujan, kata Hadi seperti dilansir dari Antara, kondisi pendangkalan sungai akibat sedimentasi serta sistem drainase yang belum optimal di beberapa titik turut memperparah genangan air.

    Ia menyebutkan wilayah terdampak banjir tersebar di delapan kecamatan yakni Sumber, Talun, Plumbon, Tengah Tani, Mundu, Weru, Kedawung, dan Gunungjati.

  • MacBook Pro M5 Resmi Dijual di Indonesia, Ini Daftar Harga Lengkapnya

    MacBook Pro M5 Resmi Dijual di Indonesia, Ini Daftar Harga Lengkapnya

    Liputan6.com, Jakarta – Apple akhirnya membawa lini MacBook Pro M5 ke Indonesia. Laptop baru ini sudah bisa dibeli melalui distributor resmi seperti iBox, Digimap, dan Blibli. Kehadiran laptop ini menandai langkah penting Apple dalam memperluas adopsi chipset M5 ke pasar Tanah Air.

    MacBook Pro M5 pertama kali  meluncur pada 15 Oktober 2025, bersamaan dengan pengumuman chipset M5, iPad Pro M5, dan Vision Pro.

    Raksasa teknologi berbasis di Cupertino tersebut memposisikan chip M5 sebagai fondasi baru untuk performa tinggi sekaligus efisiensi daya lebih matang. 

    Dua bulan setelah diluncurkan, Apple akhirnya membawa laptop MacBook Pro M5 ini di Tanah Air. Pantauan tim Tekno Liputan6.com, Rabu (24/12/2025), MacBook Pro M5 kini sudah dibeli langsung di kanal penjualan distribusi resmi Apple, seperti iBox, Digimap, dan Blibli.

    Perusahaan menawarkan beberapa pilihan RAM dan penyimpanan. Lalu berapa harga MacBook Pro M5 di Indonesia? Cek langsung daftar lengkapnya di bawah ini.

    Harga MacBook Pro M5 14 Inci:

    16 GB + 512 GB: Rp 27.999.000
    16 GB + 1TB: Rp 31.499.000
    24 GB + 1 TB: Rp 34.499.000

    Saat peluncuran, John Ternus, Senior Vice President of Hardware Engineering Apple, mengatakan “M5 menandai lompatan besar berikutnya dalam AI untuk Mac dan menghadirkan peningkatan besar dalam performa grafis, mempercepat alur kerja untuk semua orang mulai dari pelajar hingga para kreatif, pengembang hingga para profesional bisnis, dan banyak lagi.”

    Ia menambahkan, “dengan performanya yang luar biasa, kekuatan baterai yang fenomenal, dan layar yang tak tertandingi, M5 membawa MacBook Pro 14 inci yang baru ke level yang berbeda.”

    Laptop baru Apple ini hadir dengan GPU generasi baru dilengkapi Neural Accelerator di setiap core, menghadirkan performa AI hingga 3,5 kali lebih cepat dan grafis 1,6 kali lebih tinggi dibandingkan seri M4.

    Chip M5 juga dilengkapi dengan CPU yang lebih efisien dan Neural Engine disempurnakan untuk mendukung model bahasa besar (LLM) langsung di perangkat.

  • 24 Desa di Cirebon Terendam Banjir Usai Hujan Deras

    24 Desa di Cirebon Terendam Banjir Usai Hujan Deras

    Liputan6.com, Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mencatat sebanyak 24 desa dan kelurahan di delapan kecamatan terdampak banjir yang terjadi pada Selasa 23 Desember 2025 sore.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon, Hadi Eko, menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh curah hujan berintensitas tinggi dengan durasi yang cukup lama, baik di wilayah Kabupaten Cirebon maupun di daerah hulu, yakni Kabupaten Kuningan.

    “Hujan deras menyebabkan sejumlah sungai dan saluran air meluap sehingga menggenangi permukiman warga,” kata Eko di Cirebon, dikutip dari Antara, Rabu (24/12/2025).

    Ia mengatakan sungai yang meluap antara lain Sungai Kali Soka, Sungai Kedungpane, Bendung Rajadana, Saluran Pembuang Cikuya, serta sejumlah saluran induk di kawasan perkotaan.

    Selain faktor hujan, kata dia, kondisi pendangkalan sungai akibat sedimentasi serta sistem drainase yang belum optimal di beberapa titik turut memperparah genangan air.

    Ia menyebutkan wilayah terdampak banjir tersebar di delapan kecamatan yakni Sumber, Talun, Plumbon, Tengah Tani, Mundu, Weru, Kedawung, dan Gunungjati.

    “Di Kecamatan Sumber, banjir merendam Kelurahan Tukmudal, Sendang, Watubelah, Sumber, dan Gegunung, termasuk kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon serta sejumlah kompleks perumahan,” katanya.

  • Harga Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru, Cabai dan Beras Jadi Sorotan

    Harga Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru, Cabai dan Beras Jadi Sorotan

    Liputan6.com, Jakarta – Harga bahan pokok menjadi perhatian masyarakat luas, menjelang Natal dan Tahun Baru. Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog memastikan harga cabai hingga beras medium dan premium dalam kondisi aman sesuai harga eceran tertinggi (HET), yang ditetapkan pemerintah selama periode Natal dan Tahun Baru.

    “Ini sudah mulai turun, kemarin cabai ada yang Rp 80.000 per kilogram (kg), sudah turun sekarang. Tadi kita lihat antara Rp 40.000 sampai Rp 50.000 per kg. Sebenarnya masih bagus, sudah mulai turun harga cabai,” kata Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa usai meninjau harga pangan di Pasar Rawamangun Jakarta. Dikutip dari Antara, Rabu (24/12/2025).

    Ketut menegaskan produksi cabai nasional dalam kondisi melimpah berkat kolaborasi intensif dengan Kementerian Pertanian dan petani di berbagai sentra produksi.

    Dia menjelaskan fluktuasi harga cabai saat ini lebih disebabkan faktor cuaca hujan yang menghambat aktivitas panen, bukan karena keterbatasan produksi atau stok cabai di tingkat nasional.

    Sebagai langkah penguatan pasokan, pemerintah telah mendatangkan hampir 40 ton cabai rawit merah dari Bener Meriah, Aceh untuk menambah suplai di pasar-pasar utama wilayah konsumsi termasuk di Jakarta.

    Menurutnya, upaya tersebut mulai berdampak positif dengan turunnya harga cabai yang sebelumnya sempat mencapai Rp 80.000 per kilogram, kini bergerak ke kisaran Rp 40.000 hingga Rp 50.000 per kilogram.

    Ketut menyebut meski cabai rawit di beberapa titik masih relatif tinggi, harga di pasar bersifat variatif dan secara rata-rata menunjukkan tren penurunan seiring bertambahnya pasokan.

    Ia mencontohkan kondisi harga pangan lain seperti telur yang berbeda antar pasar, sehingga masyarakat diimbau lebih cermat memilih lokasi belanja untuk mendapatkan harga terbaik.

    “Kayak telur, di sini Rp 30.000 per kg, di situ Rp 32.000 per kg, di sana Rp 31.000 per kg. Jadi pintar-pintar untuk bergerak, untuk melihat,” ucapnya.

    Menurutnya, cabai merupakan komoditas yang sangat mudah rusak sehingga pergerakan harga sangat cepat menyesuaikan kondisi cuaca, distribusi harian, dan volume pasokan yang masuk ke pasar.

    Ketut menegaskan tingginya harga sesaat bukan berarti barang langka, melainkan akibat panen tertunda saat hujan, lalu kembali normal ketika cuaca membaik.

    Ia juga mengajak masyarakat melihat harga cabai secara rata-rata tahunan, mengingat saat harga rendah bisa berada di kisaran Rp 20.000 hingga Rp 25.000 per kilogram.

    Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan pihaknya bersama ID Food, Bapanas, dan Kemenko Pangan hingga Satgas Pangan melakukan monitoring harga sembako di sejumlah pasar untuk memastikan stabilitas pangan selama Natal dan tahun baru.

    Monitoring dilakukan di Pasar Rawamangun serta Pasar Beras Cipinang, Jakarta, dengan hasil menggembirakan karena harga beras, baik medium maupun premium, terpantau sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

    Rizal menegaskan harga beras medium sesuai ketentuan Bapanas sebesar Rp 13.500 per kilogram, sementara beras premium Rp 14.900 per kilogram, dengan harga lapangan rata-rata lebih rendah dari ketentuan tersebut.

    Di Pasar Cipinang, harga beras medium rata-rata berada di bawah Rp 13.000 per kilogram, sedangkan beras premium dijual di bawah Rp 14.000 per kilogram, menunjukkan pasokan dan distribusi berjalan baik.

    “Syukur alhamdulillah, untuk harga beras saya yakinkan sesuai dengan HET. Khusus yang ada di Cipinang, rata-rata semua di bawah HET, baik harga medium maupun beras premium,” ucap Rizal.

    Sementara itu, harga beras SPHP juga dipastikan sesuai ketentuan Bapanas sebesar Rp 12.500 per kilogram tanpa ditemukan kenaikan, bahkan sebelumnya di wilayah Surabaya, Jawa Timur, tercatat lebih murah, yakni Rp 62.000 per kemasan lima kilogram.

    Namun demikian, Bulog mencatat adanya temuan harga Minyakita di Pasar Rawamangun yang dijual Rp 16.000 per liter, melebihi HET Rp 15.700 per liter, dan langsung diserahkan kepada Satgas Pangan untuk ditindaklanjuti.

    Selain Minyakita, ditemukan pula harga telur ayam ras yang dijual Rp 32.000 per kilogram, melampaui ketentuan maksimal Rp 30.000 per kilogram, sehingga diminta segera dilakukan penyesuaian sesuai aturan.

    Rizal menegaskan seluruh temuan telah diserahkan sebagai barang bukti kepada Satgas Pangan untuk penindakan tegas, guna menjaga stabilitas harga dan meringankan beban masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.

    Ia menambahkan, Bulog bersama seluruh pemangku kepentingan pangan akan terus melakukan monitoring dan operasi pasar agar harga kebutuhan pokok tetap stabil, terjangkau, dan sesuai HET di seluruh wilayah Indonesia.

  • Jakarta Berpotensi Hujan Lebat, Jawa Tengah Sangat Lebat

    Jakarta Berpotensi Hujan Lebat, Jawa Tengah Sangat Lebat

    BMKG juga memprediksi sehari setelah Natal, jumlah wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat bertambah menjadi sembilan. Wilayah itu adalah Bangka Belitung, Bengkulu, Jawa Barat, Lampung, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Barat.

    Wilayah yang berpotensi dilanda hujan sedang sampai lebat adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara.

    Selanjutnya, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, dan Papua.

    “Peringatan dini angin kencang di Jawa Timur, Lampung, dan Maluku,” kata BMKG.