Author: Liputan6.com

  • Ini Titik Rekayasa Lalu Lintas Sepanjang Libur Nataru di Lampung

    Ini Titik Rekayasa Lalu Lintas Sepanjang Libur Nataru di Lampung

    Angga menambahkan, Satlantas Polresta Bandar Lampung telah berkoordinasi dengan pengelola wisata serta instansi terkait melalui rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka pengamanan libur Nataru.

    Terkait prediksi arus wisata, puncak kepadatan kendaraan diperkirakan mulai terjadi sejak 24 Desember 2025. Sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung mulai 2 Januari 2026.

    “Puncak arus diperkirakan terjadi pada malam pergantian tahun, khususnya di lokasi wisata dan titik kumpul masyarakat seperti Tugu Adipura dan Bundaran Lungsir,” terangnya.

    Selain itu, peningkatan arus lalu lintas menuju kawasan wisata juga diprediksi terjadi pada 1 Januari 2026, sehari setelah malam Tahun Baru.

    Untuk destinasi favorit, kawasan pantai di Kabupaten Pesawaran masih menjadi tujuan utama wisatawan, yang mayoritas melintasi wilayah Kota Bandar Lampung.

    Meski demikian, Angga menyebut pola arus kendaraan pada libur Nataru tahun ini tidak jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

    Angga mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan wisata.

    “Pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, pengemudi sehat, lengkapi dokumen, perhatikan cuaca, patuhi aturan lalu lintas, dan utamakan kesabaran di jalan,” tutupnya.

    Polwan Satlantas Polresta Bandar Lampung mengatur lalu lintas di momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. 

  • Rupiah Alat Pembayaran Sah, Tidak Boleh Ditolak di Dalam Negeri

    Rupiah Alat Pembayaran Sah, Tidak Boleh Ditolak di Dalam Negeri

    Menurut Said Abdullah, hingga saat ini pemerintah dan DPR belum melakukan revisi aturan yang menghapus kewajiban penerimaan uang tunai. Karena itu, setiap pihak di Indonesia tetap wajib menerima rupiah sebagai alat pembayaran.

    “Pemerintah dan DPR belum merevisi pembayaran dengan uang tunai (rupiah) maka wajib bagi siapapun di Indonesia untuk menerimanya,” ujarnya.

    Sebagai perbandingan, Said Abdullah menyinggung praktik di negara lain yang meskipun telah maju dalam sistem pembayaran non tunai, tetap menyediakan opsi pembayaran tunai bagi masyarakat.

    “Sebagai perbandingan, di Singapura, negara maju dengan layanan cashless paling baik saja mereka masih memberikan layanan pembayaran tunai hingga 3000 SGD, dan di banyak negara maju juga masih melayani pembayaran tunai,” ungkapnya.

    Ia menegaskan bahwa DPR tidak melarang penggunaan pembayaran non tunai dan bahkan mendukung inovasi tersebut. Namun, opsi pembayaran tunai tetap harus disediakan bagi masyarakat.

    “Kita tidak melarang, bahkan mendukung pihak merchant menggunakan pembayaran non tunai, akan tetapi jangan menutup pihak pembeli atau rekanan membayar dengan tunai, opsi itu harus tetap diberikan layanannya,” katanya.

    Said Abdullah juga menyoroti kondisi di sejumlah wilayah Indonesia yang belum sepenuhnya terjangkau layanan internet, serta masih rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat.

    “Apalagi di wilayah kita, tidak semua tercover layanan internet, sehingga tidak semua wilayah bisa menggunakan layanan non tunai. Pada saat yang sama sudah menjadi rahasia umum, literasi keuangan kita masih rendah,” ujarnya.

    Ia pun kembali menekankan agar Bank Indonesia memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini dan menindak tegas pelaku usaha yang menolak penggunaan rupiah.

    “Sekali lagi saya berharap Bank Indonesia menekankan ini kepada para pelaku usaha di Indonesia dan yang melakukan penolakan penggunaan mata uang nasional Rupiah ditindak,” tutup Said Abdullah.

  • Dimensity 6080 Setara dengan Apa? Simak Perbandingan Performa dan Speknya

    Dimensity 6080 Setara dengan Apa? Simak Perbandingan Performa dan Speknya

    MediaTek Dimensity 6080 bersaing ketat di segmen chipset kelas menengah dengan sejumlah prosesor dari produsen lain. Salah satu rival terdekatnya adalah Qualcomm Snapdragon 695 yang dikenal menawarkan performa cukup stabil. Dalam beberapa pengujian, Snapdragon 695 memang mencatat skor AnTuTu sedikit lebih tinggi, namun dari sisi keseimbangan performa, banyak yang menilai dimensity 6080 setara dengan Snapdragon 695, terutama berkat kecepatan CPU, GPU, serta dukungan konektivitas 5G yang lebih optimal.

    Jika dibandingkan dengan MediaTek Helio G99, kemiripan arsitektur CPU dan GPU terlihat cukup jelas karena keduanya sama-sama diproduksi dengan proses fabrikasi 6nm. Meski demikian, perbedaan paling mencolok terletak pada dukungan jaringan. Dimensity 6080 sudah mendukung 5G, sementara Helio G99 masih terbatas di 4G. Dengan frekuensi clock CPU dan GPU yang sedikit lebih tinggi, performanya pun membuat dimensity 6080 setara dengan chipset 4G populer, bahkan menawarkan nilai tambah dari sisi konektivitas.

    Di kelas harga yang sama, Qualcomm Snapdragon 4 Gen 2 juga sering dijadikan pembanding. Walaupun chipset ini memakai proses fabrikasi 4nm yang lebih efisien, sejumlah uji coba menunjukkan Dimensity 6080 mampu memberikan pengalaman gaming yang lebih konsisten dan skor AnTuTu yang tetap kompetitif. Pada konteks ini, dimensity 6080 setara dengan Snapdragon 4 Gen 2 dalam performa harian, dengan keunggulan tersendiri pada sektor grafis.

    Sementara itu, Samsung Exynos 1330 juga masuk dalam daftar chipset yang kerap disandingkan. Dalam beberapa benchmark, Exynos 1330 memang unggul pada skor CPU dan GPU, terutama di pengujian grafis seperti 3DMark. Namun, dari sisi konektivitas, kecepatan modem 5G yang dimiliki membuat banyak pengguna menilai dimensity 6080 setara dengan Exynos 1330, terutama untuk penggunaan harian dan aktivitas online yang membutuhkan jaringan stabil.

  • KPK Hentikan Kasus Korupsi Izin Tambang Eks Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman

    KPK Hentikan Kasus Korupsi Izin Tambang Eks Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman

    Liputan6.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi pemberian izin kuasa pertambangan eksplorasi dan eksploitasi, serta izin usaha pertambangan operasi produksi dari Pemerintah Kabupaten Konawe Utara tahun 2007-2014, yang melibatkan mantan Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman.

    Saat penyidikan, KPK menduga perbuatan tersangka Aswad Sulaiman telah merugikan keuangan negara hingga Rp 2,7 triliun.

    “Benar, KPK telah menerbitkan SP3 (surat perintah penghentian penyidikan) dalam perkara tersebut,” tutur Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (26/12/2025).

    Menurut Budi, KPK menghentikan kasus tersebut lantaran kurangnya alat bukti selama proses penegakan hukum. Dengan begitu, penyidik memutuskan untuk memberikan kepastian hukum, khususnya kepada para pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

    “Setelah dilakukan pendalaman pada tahap penyidikan, tidak ditemukan kecukupan bukti, sehingga KPK menerbitkan SP3 untuk memberikan kepastian hukum kepada pihak-pihak terkait,” jelas dia.

    Meski begitu, KPK tetap membuka peluang untuk menyidik kembali dugaan korupsi tersebut.

    “Jika masyarakat memiliki kebaruan informasi yang terkait dengan perkara ini maka dapat menyampaikannya kepada KPK,” Budi menandaskan. 

     

  • 700 Ribu Kendaraan Sudah Padati Jogja, Ini Titik-Titik Kantong Parkir Disediakan

    700 Ribu Kendaraan Sudah Padati Jogja, Ini Titik-Titik Kantong Parkir Disediakan

    Sebagai antisipasi membeludaknya kendaraan wisatawan, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan pihaknya telah menambah ketersediaan lahan parkir sebagai upaya pencegahan potensi parkir liar.

    Keberadaan tambahan kantong parkir ini mendukung keberadaan parkir resmi yang dikelola Pemkot Yogyakarta seperti di Senopati, Ngabean, Sriwedani, Malioboro II selatan Pasar Beringharjo dan Beskalan.

    Sedangkan gedung swasta yakni juga diminta sediakan kantong parkir eks Menara Kopi di Jalan Abu Bakar Ali, tempat khusus parkir Stasiun Tugu dan Parkir Gembira Loka. Selain itu parkir tepi jalan umum ada di 130 ruas jalan.

    Lokasi-lokasi yang sudah ditetapkan sebagai kantor parkir tambahan yaitu Stasiun Kridosono dan lahan kosong yang berada di selatan Kantor PLN di Jalan Margo Utomo. Keduanya diperuntukkan untuk kendaraan roda empat dengan total kapasitas 350 unit mobil.

    Sedangkan untuk bus-bus wisatawan akan ditempatkan di tempat khusus parkir yang berada di di eks Menara Kopi di Jalan Abu Bakar Ali. Tambahan tempat parkir bus juga disiapkan di SMPN 3 Yogyakarta untuk sisi barat Malioboro serta pengoptimalam parkir Ngabean.

    “Saya kira konsep kebijakan bagaimana menata supaya parkir ada space-space baru yang kita kondisikan untuk mengantisipasi overload parkir,” terang Hasto.

    Dijelaskan Hasto selama musim liburan panjang, keberadaan parkir liar yang memanfaatkan selatan Stasiun Tugu Yogyakarta dan sirip-sirip jalan Malioboro banyak bermunculan dan menimbulkan kemacetan.

    “Untuk (antisipasi) parkir nuthuk, kita sudah menggunakan QRIS. Terus kita tambah QRIS-nya, dan diawasi tentu,” tegas Hasto

    Sedangkan Kasat Lantas Polresta Yogyakarta, AKP Alvian Hidayat menjelaskan Polresta Kota Yogyakarta mendirikan 3 pos penjagaan di pedestrian selatan Stasiun Tugu dan di simpang tiga Jalan Pasar Kembang.

    “Termasuk akan memasang water barrier sebagai pembatas pintu masuk langsung ke stasiun dan untuk kanalisasi arus lalu lintas kendaraan yang akan ke stasiun dengan harapan tidak dipergunakan sebagai area parkir liar,” ujarnya.

  • 3 Hari Hilang, Bocah Laki-Laki di Padang Lawas Utara Ternyata Dicabuli Lalu Dibunuh Pamannya

    3 Hari Hilang, Bocah Laki-Laki di Padang Lawas Utara Ternyata Dicabuli Lalu Dibunuh Pamannya

    Liputan6.com, Sumut- Tabir gelap hilangnya seorang bocah laki-laki berinisial IKH (12) di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara (Sumut) akhirnya terkuak. Korban yang sempat dinyatakan hilang selama 3 hari ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di area rawa Desa Padang Baruhar Julu.

    Ironisnya, pelaku pembunuhan tersebut adalah paman kandungnya sendiri, Darwin Harahap. Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, mengonfirmasi bahwa pelaku kini telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

    Aksi keji ini bermula saat pelaku menjemput korban dari kamarnya secara diam-diam. Dengan iming-iming uang sebesar Rp 20.000, korban yang tidak menaruh curiga mengikuti ajakan sang paman keluar rumah menuju sebuah gubuk.

    Di lokasi tersebut, pelaku melancarkan aksi pencabulan. Namun, situasi berubah mencekam ketika suara warga dan keluarga yang tengah mencari korban mulai terdengar mendekat ke arah gubuk.

    Ketakutan pelaku memuncak saat korban mengancam akan melaporkan perbuatan asusila tersebut kepada orang tuanya. Dalam kondisi panik dan gelap mata, pelaku menyeret korban ke area rawa-rawa.

    “Merasa terdesak, pelaku langsung menenggelamkan korban ke dalam air rawa-rawa hingga tewas,” ujar AKBP Yon Edi Winara, Jumat (26/12/2025).

  • Gunung Semeru Erupsi Lagi Sore Ini, Warga Dilarang Aktivitas di Sepanjang Besuk Kobokan

    Gunung Semeru Erupsi Lagi Sore Ini, Warga Dilarang Aktivitas di Sepanjang Besuk Kobokan

    Saat ini, Gunung Semeru berada pada status level III (Siaga), sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi.

    “Masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi),” katanya.

    Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

    Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

    Kemudian, warga perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

  • Momen Natal, Cara PPN Beri Layanan Berbeda di SPBU

    Momen Natal, Cara PPN Beri Layanan Berbeda di SPBU

    Liputan6.com, Jakarta – Pertamina memiliki cara meramaikan momen Natal dengan menghadirkan layanan berbeda di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Seperti terlihat di SPBU Pertamina 74.951.19 Paal Dua, Kota Manado.

    Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan layanan yang lebih humanis dan dekat dengan masyarakat, khususnya di momen spesial keagamaan.

    “Kami ingin SPBU Pertamina tidak hanya menjadi tempat pengisian energi kendaraan, tetapi juga ruang yang menghadirkan pengalaman menyenangkan dan penuh makna bagi pelanggan. Kehadiran Sinterklas di SPBU Manado ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada masyarakat yang merayakan Natal, sekaligus wujud komitmen Pertamina Patra Niaga dalam memberikan pelayanan yang hangat dan berkesan,” ujar dia di Jakarta, Kamis (25/12/2025).

    Di lokasi ini, dihadirkan Sinterklas yang menyapa pelanggan secara langsung serta membagikan bingkisan Natal kepada masyarakat yang singgah untuk mengisi bahan bakar.

    Melalui kegiatan ini, SPBU Pertamina di Manado tidak hanya berperan sebagai tempat pengisian energi bagi kendaraan, tetapi juga menjadi ruang berbagi kebahagiaan serta kehangatan Natal bagi masyarakat yang melintas, sejalan dengan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam memberikan pelayanan terbaik dan pengalaman positif bagi pelanggan.

     

     

     

  • Rekam Jejak Pelaku Teror Bom 10 Sekolah di Depok Dibalik Lamaran Ditolak Kekasih

    Rekam Jejak Pelaku Teror Bom 10 Sekolah di Depok Dibalik Lamaran Ditolak Kekasih

    Pada 2022 lalu, Hylmi melancarkan aksi teror dengan mengirimkan pesan ke kampus mantan kekasihnya. Dia menuduh Kamila telah melakukan perbuatan asusila.

    “Tersangka mengirim pesan dengan menyatakan bahwa saya (mantan kekasihnya) harus di drop out dari kampus, karena sudah melakukan tindak pidana yaitu perbuatan zina atau asusila,” terang Made. 

    Selanjutnya, tersangka juga melakukan berbagai order fiktif menggunakan nama Kamila, dengan status pengiriman ke rumah mantan kekasihnya itu.

    “Padahal yang bersangkutan (mantan kekasihnya) ataupun keluarganya tidak ada yang memesan,” ucap Made.

    Terkini, Hylmi melakukan teror menggunakan akun mantan kekasihnya. Dia nekat mengancam 10 sekolah di Depok dengan bom. Polres Metro Depok dan Brimob Kelapa Dua pun langsung melakukan pendeteksian dini ke sekolah.

    “Tersangka memilih sekolah dengan cara random melalui Google GPT, tersangka mencari semacam AI dan chat GPT, tersangka mencari alamat tersebut dan dikirimkan secara random,” ungkap Made.

    Aksi teror Hylmi lakukan demi menarik perhatian mantan kekasihnya. Sebab, semenjak hubungannya kandas, dia tidak lagi dipandang Kamila.

    “Karena memang semenjak putus tersebut ataupun semenjak lamarannya ditolak, memang sudah tidak diindahkan lagi mantan kekasihnya,” tutur Made.

     

  • UMP 2026 Naik, Buruh Nilai Belum Jawab Kenaikan Harga

    UMP 2026 Naik, Buruh Nilai Belum Jawab Kenaikan Harga

    Liputan6.com, Jakarta – Seluruh provinsi di Indonesia telah menetapkan Upah Minimum Provinsi atau UMP 2026 melalui keputusan masing-masing kepala daerah. Namun, kelompok buruh mengaku belum puas atas kenaikan UMP tersebut. 

    Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi) menilai, meskipun secara nominal terdapat kenaikan UMP 2026 di hampir seluruh provinsi, kenaikan tersebut belum sepenuhnya menjawab pemenuhan kebutuhan hidup secara nyata para buruh dan pekerja. 

    Lantaran, kenaikan upah masih tertinggal dibandingkan dengan laju kenaikan harga pangan, bahan pokok, layanan kesehatan, transportasi, serta biaya pendidikan yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

    Presiden Aspirasi Mirah Sumirat menegaskan, persoalan utama saat ini bukan semata-mata pada besaran kenaikan upah, melainkan pada kemampuan pemerintah dalam mengendalikan biaya hidup masyarakat.

    “Kami mengapresiasi penetapan UMP 2026 oleh para kepala daerah. Namun harus kami sampaikan secara jujur, kenaikan UMP ini belum mampu menjawab kebutuhan riil buruh/pekerja,” ujar dia, Jumat (26/12/2025).

    “Harga pangan, bahan pokok, kesehatan, transportasi, dan pendidikan terus naik, sementara pengendaliannya masih sangat lemah,” beber Mirah. 

    Harga Wajib Dikendalikan 

    Mirah menilai, tanpa kebijakan pengendalian harga yang serius dan konsisten, kenaikan UMP berpotensi hanya habis untuk menutup kenaikan biaya hidup sehari-hari.

    “Jika pemerintah tidak serius mengendalikan harga kebutuhan dasar, maka kenaikan UMP hanya akan menjadi angka di atas kertas dan tidak benar-benar meningkatkan kesejahteraan maupun daya beli buruh,” tegasnya.

    Ia menegaskan, kebijakan pengupahan tidak dapat berdiri sendiri. Pemerintah pusat dan daerah harus memastikan adanya kebijakan pendukung yang konkret. Mulai dari stabilisasi harga pangan dan bahan pokok, jaminan layanan kesehatan dan pendidikan yang terjangkau, hingga penyediaan transportasi publik yang layak bagi masyarakat pekerja.

    “Kami mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pengupahan nasional dengan melibatkan serikat pekerja secara bermakna. Agar kebijakan UMP ke depan benar-benar berpihak pada pemenuhan kebutuhan hidup layak bagi buruh dan pekerja di Indonesia,” tuturnya.