Author: Liputan6.com

  • 5 Orang Luka-Luka Akibat Truk Tronton Hantam Pemotor dan Tugu di Wonosobo, Begini Kronologinya

    5 Orang Luka-Luka Akibat Truk Tronton Hantam Pemotor dan Tugu di Wonosobo, Begini Kronologinya

    Kecelakaan itu terjadi pada Sabtu pagi, 27 Desember 2025, sekitar pukul 06.15 WIB. Insiden diduga akibat gangguan pada sistem pengereman saat melaju dari arah Parakan menuju Wonosobo.

    Kecelakaan bermula saat truk tronton bernomor polisi T-9167-PO yang dikemudikan M.A.K. (29), warga Kabupaten Bandung, melaju dari arah Parakan menuju Wonosobo. Saat hampir tiba di lokasi kejadian, truk bermuatan sekitar 38 ton keramik itu tidak terkendali dan menyerempet sepeda motor Honda Scoopy, kemudian menghantam tugu di tengah jalan.

    Kendaraan berat tersebut masih terus melaju hingga kembali membentur sepeda motor Yamaha Vega serta Honda Revo yang terparkir di pinggir jalan.

    “Petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mendata korban dan saksi. Saat ini penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” ujar Kasim.

  • Akses Jalan Kunci Pemulihan Pascabencana

    Akses Jalan Kunci Pemulihan Pascabencana

    Di sektor kesehatan, hasil koordinasi dengan pemerintah daerah menunjukkan sejumlah puskesmas mengalami kerusakan berat. Menindaklanjuti hal tersebut, Polri telah berkoordinasi dengan pusat untuk pengiriman bantuan medis.

    “Hari ini Jakarta sudah menyiapkan 60 koli berisi obat-obatan, alat kesehatan, dan kebutuhan medis lainnya, dan langsung kita kirim,” ungkapnya.

    Sementara itu, Polsek Langkahan dilaporkan mengalami kerusakan parah dan tidak dapat digunakan sama sekali. Untuk mendukung operasional anggota, Polri menyiapkan perlengkapan kantor, kendaraan dinas, hingga tenda pengungsian.

    “Untuk kendaraan roda dua, sudah tidak bisa dipakai sama sekali. Kita datangkan 20 unit motor trail dari Medan, ditambah dua mobil double cabin untuk mendukung tugas anggota di lapangan,” kata Dedi.

    Sebanyak 30 tenda besar juga disiapkan untuk menunjang kebutuhan pengungsi. Hingga akhir Desember, Polri berkomitmen memenuhi seluruh kebutuhan mendesak hasil evaluasi, termasuk persiapan menghadapi bulan suci Ramadan.

    Tidak ketinggalan pula adanya dua waduk yang jebol, serta sejumlah jembatan putus akibat banjir. Untuk itu, pembangunan jembatan kecil dengan kapasitas di bawah satu ton akan segera dilakukan guna membuka kembali akses masyarakat.

    “Yang paling dibutuhkan sekarang adalah akses jalan dan jembatan. Kalau akses terbuka, pemulihan bisa lebih cepat,” ujar dia.

     

  • Truk Tronton Bermuatan 38 Ton Keramik Hantam Pemotor dan Tugu di Wonosobo

    Truk Tronton Bermuatan 38 Ton Keramik Hantam Pemotor dan Tugu di Wonosobo

    Liputan6.com, Jakarta – Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah truk tronton bermuatan keramik terjadi di Jalan Wonosobo–Kertek, tepatnya di Simpang Empat Kertek, Kelurahan/Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Sabtu pagi, 27 Desember 2025, sekitar pukul 06.15 WIB. Insiden itu diduga akibat gangguan pada sistem pengereman saat melaju dari arah Parakan menuju Wonosobo.

    Kecelakaan bermula saat truk tronton bernomor polisi T-9167-PO yang dikemudikan M.A.K. (29), warga Kabupaten Bandung, melaju dari arah Parakan menuju Wonosobo. Saat hampir tiba di lokasi kejadian, truk bermuatan sekitar 38 ton keramik itu tidak terkendali dan menyerempet sepeda motor Honda Scoopy, kemudian menghantam tugu di tengah jalan.

    Kendaraan berat tersebut masih terus melaju hingga kembali membentur sepeda motor Yamaha Vega serta Honda Revo yang terparkir di pinggir jalan.

    Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa jajaran kepolisian bergerak cepat melakukan penanganan.

    “Petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mendata korban dan saksi. Saat ini penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” ujar Kasim.

    Akibat kecelakaan ini, lima orang mengalami luka ringan (LR). Para korban masing-masing berinisial S (65), S (49), N.F. (41), S.S., serta A.S. (13). Seluruh korban telah mendapatkan perawatan medis. Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun luka berat dalam peristiwa tersebut.

  • Kapal Angkut 11 Penumpang Terbalik di Pangkep, Camat hingga Bidan Dilaporkan Meninggal

    Kapal Angkut 11 Penumpang Terbalik di Pangkep, Camat hingga Bidan Dilaporkan Meninggal

    Liputan6.com, Jakarta – Kecelakaan laut menyebabkan kapal tenggelam terjadi di perairan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, pada Sabtu (27/12/2025). Kapal Layar Motor (KLM) Fitri Jaya dilaporkan terbalik akibat cuaca buruk saat dalam pelayaran menuju Pulau Sarappo.

     

    Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, membenarkan adanya kecelakaan laut tersebut. Ia menyampaikan bahwa kapal yang mengalami kecelakaan tengah membawa rombongan dalam perjalanan laut.

    “Benar telah terjadi kecelakaan kapal, tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia,” ujar Andi Sultan saat dikonfirmasi.

    Ia menambahkan, para korban saat ini telah berada di daratan dan mendapatkan penanganan lebih lanjut. Basarnas bersama unsur terkait masih melakukan pendataan serta koordinasi pascakejadian.

    “Seluruh korban, baik korban meninggal dunia maupun korban selamat, telah berhasil dievakuasi,” jelasnya.

    Andi mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan pengguna transportasi laut, agar meningkatkan kewaspadaan saat berlayar. Hal itu mengingat kondisi cuaca di wilayah perairan Sulawesi Selatan yang masih berpotensi berubah secara tiba-tiba.

    “Kami mengimbau agar tetap berhati-hati saat melakukan pelayaran, mengingat cuaca yang saat ini tidak bisa ditebak,” pungkasnya.

  • Banjir Setinggi Atap Rumah Rendam Balangan Kalsel

    Banjir Setinggi Atap Rumah Rendam Balangan Kalsel

    Tak hanya di Balangan, banjir juga merendah sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Satu orang dilaporkan meninggal dunia saat jembatan penghubung Dusun II-III di Desa Martadah Baru, terputus akibat banjir menghantam badan jalan desa.

    Korban bernama Sudarto (73). Kepala Pelaksana BPBD Tanah Laut, Aspi Setia Rahman mengatakan, curah hujan yang tinggi di desa itu menyebabkan debit air sungai naik sehingga jembatan amblas.

    “Korban melintasi jalan dan jembatan itu, korban tidak tahu kalau jembatan sudah terputus, suasananya masih gelap saat subuh. Karena tidak mengetahui, korban terjatuh ke bawah jembatan yang amblas dengan kondisi air dalam,” ujar dia.

    Dia menyebutkan BPBD Tanah Laut menerima laporan dari warga pada pagi hari tadi sekitar pukul 07.30 Wita.

    “Informasi terakhir, korban ditemukan dan dievakuasi oleh warga setempat untuk disemayamkan,” tutur Aspi.

     

  • Harga HP Xiaomi Naik Gara-Gara Krisis RAM, Samsung dan Apple akan Menyusul?

    Harga HP Xiaomi Naik Gara-Gara Krisis RAM, Samsung dan Apple akan Menyusul?

    Liputan6.com, Jakarta – Era ponsel pintar murah tampaknya akan segera berakhir, di mana Xiaomi baru saja mengonfirmasi kenaikan harga untuk lini perangkat terbarunya. Langkah ini diprediksi akan segera diikuti oleh raksasa teknologi lain seperti Apple dan Samsung.

    Lonjakan harga komponen memori RAM disebut-sebut menjadi faktor utama yang membuat kenaikan harga HP tidak lagi terelakkan.

    Berdasarkan laporan terbaru, sebagaimana dikutip dari Phone Arena, Sabtu (27/12/2025), Xiaomi telah menetapkan kenaikan harga sekitar 10 persen untuk ponsel flagship teranyarnya, Xiaomi 17 Ultra.

    Perangkat ini  dibanderol mulai USD 995 (sekitar Rp16,7 juta) untuk model standar. Sebagai perbandingan, model pendahulunya dijual di pasar domestik Tiongkok dengan harga kisaran USD 924 (sekitar Rp 15,4 juta).

    Presiden Xiaomi, Lu Weibing, sebelumnya telah memperingatkan bahwa kenaikan harga yang lebih drastis diprediksi akan terjadi pada tahun 2026.

    Jadwal rilis Xiaomi 17 Ultra bahkan sengaja dipercepat untuk menghindari dampak inflasi harga komponen yang lebih parah di masa mendatang.

  • Lalu Lintas Sudirman-Thamrin Ditutup Saat Car free Night Tahun Baru 2026, Catat Waktunya

    Lalu Lintas Sudirman-Thamrin Ditutup Saat Car free Night Tahun Baru 2026, Catat Waktunya

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melarang penyelenggaraan kembang api dalam perayaan malam Tahun Baru 2026 di seluruh wilayah Jakarta.

    Larangan tersebut berlaku untuk seluruh kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun pihak swasta dan akan dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah.

    “Yang semula kami merencanakan memang ada kembang api dan sebagainya tadi dalam rapat saya sudah memutuskan untuk wilayah seluruh Jakarta, yang diadakan oleh pemerintah maupun swasta, kami meminta untuk tidak ada kembang api dan kami akan mengeluarkan surat edaran untuk hal tersebut,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/12/2025).

    Larangan tersebut mencakup seluruh kegiatan yang membutuhkan perizinan, termasuk acara di perhotelan, pusat perbelanjaan, dan lokasi-lokasi komersial lainnya. Pemprov DKI, lanjut Pramono, meminta seluruh pihak yang berada dalam kewenangan perizinan pemerintah daerah agar mematuhi kebijakan tersebut.

    “Semua yang memerlukan perizinan, perhotelan maupun di pusat perbelanjaan dan sebagainya, semuanya kita minta untuk tidak ada kembang apinya,” ucap dia.

     

  • 184 Desa di Aceh Tengah Kembali Nikmati Listrik Pascabencana Banjir

    184 Desa di Aceh Tengah Kembali Nikmati Listrik Pascabencana Banjir

    General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra menambahkan, bahwa timnya masih berjuang menormalkan 139 gardu distribusi tambahan yang masih terdampak. Salah satunya, di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

    “Kami terus mengupayakan perbaikan gardu-gardu distribusi tersebut, termasuk jaringan distribusi dan sarana pendukung lain yang membutuhkan penanganan lanjutan. Petugas kami di lapangan bekerja menyesuaikan kondisi infrastruktur dan medan, dengan tetap mengutamakan keselamatan serta keandalan pasokan listrik,” jelas Eddi.

    Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga pun menyampaikan terima kasih atas dedikasi petugas PLN yang tetap bekerja di tengah kondisi medan yang sulit. Dia menuturkan, proses pemulihan listrik masih terus dilakukan petugas di lapangan.

    “Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Tengah, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN. Hingga hari ini, para petugas PLN masih terus bertugas di lapangan. Proses pemulihan masih berjalan, dan sudah sepantasnya kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh tim yang melayani masyarakat,” kata Haili.

  • Bentrokan Dekat Kampus UIN Ambon, 2 Orang Kena Panah dan Bacokan

    Bentrokan Dekat Kampus UIN Ambon, 2 Orang Kena Panah dan Bacokan

    Liputan6.com, Jakarta – Bentrokan kembali pecah di kawasan Arbes, Kota Ambon, tepatnya di sekitar Kampus UIN Abdul Muthalib Sangadji (UIN AMSA), Jumat (26/12/2025). Dua orang dilarikan ke rumah sakit akibat terkena panah dan bacokan parang.

    Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi beredar. Dia meminta masyarakat menyerahkan kasus tersebut ke penegak hukum.

    “Mari kita percayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada pihak kepolisian,” ujarnya, Sabtu (27/12/2025).

    Menurutnya, konflik yang terjadi di kawasan tersebut merupakan peristiwa berulang sehingga perlu penanganan komprehensif, baik dari aspek keamanan, hukum, maupun pendekatan sosial kemasyarakatan. Dia menegaskan, penetapan tersangka harus dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    “Jika alat bukti itu sudah diperoleh, saya yakin kepolisian akan menetapkan tersangka. Sampai saat ini, kepolisian masih memburu pelaku,” katanya.

    Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menyampaikan hal serupa. Dia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi.

    “Mari kita saling bergandengan tangan mewujudkan Kota Ambon yang aman dan damai. Jangan mau diprovokasi dengan diadu domba oleh siapa pun,” ujar Bodewin.

    Dia mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial, terutama dengan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya serta mengedepankan sikap saling menghormati dan toleransi.

    “Imbauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat persatuan dan menjaga suasana kondusif sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ucapnya.

  • Bentrokan Dekat Kampus UIN Ambon, 2 Orang Kena Panah dan Bacokan

    Bentrokan Dekat Kampus UIN Ambon, 2 Orang Kena Panah dan Bacokan

    Liputan6.com, Jakarta – Bentrokan kembali pecah di kawasan Arbes, Kota Ambon, tepatnya di sekitar Kampus UIN Abdul Muthalib Sangadji (UIN AMSA), Jumat (26/12/2025). Dua orang dilarikan ke rumah sakit akibat terkena panah dan bacokan parang.

    Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi beredar. Dia meminta masyarakat menyerahkan kasus tersebut ke penegak hukum.

    “Mari kita percayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada pihak kepolisian,” ujarnya, Sabtu (27/12/2025).

    Menurutnya, konflik yang terjadi di kawasan tersebut merupakan peristiwa berulang sehingga perlu penanganan komprehensif, baik dari aspek keamanan, hukum, maupun pendekatan sosial kemasyarakatan. Dia menegaskan, penetapan tersangka harus dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    “Jika alat bukti itu sudah diperoleh, saya yakin kepolisian akan menetapkan tersangka. Sampai saat ini, kepolisian masih memburu pelaku,” katanya.

    Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menyampaikan hal serupa. Dia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi.

    “Mari kita saling bergandengan tangan mewujudkan Kota Ambon yang aman dan damai. Jangan mau diprovokasi dengan diadu domba oleh siapa pun,” ujar Bodewin.

    Dia mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial, terutama dengan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya serta mengedepankan sikap saling menghormati dan toleransi.

    “Imbauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat persatuan dan menjaga suasana kondusif sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ucapnya.