Author: Liputan6.com

  • Pemerintah Blokir Grok AI untuk Cegah Deepfake Pornografi

    Pemerintah Blokir Grok AI untuk Cegah Deepfake Pornografi

    Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan fitur kecerdasan buatan (AI) Grok AI pada platform X. Teknologi tersebut disinyalir dimanfaatkan untuk memproduksi dan menyebarkan konten asusila (mesum), termasuk manipulasi foto pribadi atau deepfake tanpa persetujuan korban.

    Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, mengungkapkan berdasarkan penelusuran awal, Grok AI belum memiliki sistem pengamanan yang memadai.

    Menurutnya, tidak adanya pengaturan eksplisit untuk mencegah konten pornografi berbasis foto warga Indonesia berisiko melanggar privasi dan hak atas citra diri.

    “Temuan awal menunjukkan belum adanya pengaturan spesifik dalam Grok AI untuk mencegah pemanfaatan teknologi ini dalam pembuatan dan penyebaran konten pornografi berbasis foto pribadi,” ujar Alexander dalam keterangannya, Rabu (7/1/2026).

    Komdigi menegaskan manipulasi digital terhadap foto pribadi bukan sekadar pelanggaran kesusilaan, melainkan bentuk perampasan identitas visual yang berdampak buruk pada psikologis dan reputasi korban.

    Sebagai langkah tegas, Komdigi tengah berkoordinasi dengan para Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE), termasuk platform X, untuk memperkuat moderasi konten dan mempercepat penanganan laporan pelanggaran.

    Alexander memperingatkan bahwa kepatuhan terhadap hukum Indonesia adalah kewajiban mutlak bagi seluruh PSE yang beroperasi di Tanah Air.

    “Apabila ditemukan ketidakpatuhan atau sikap tidak kooperatif, Komdigi dapat menjatuhkan sanksi administratif (denda) hingga pemutusan akses (blokir) layanan Grok AI dan platform X,” tegas Alexander.

     

  • Rapat PascaBencana, Mendagri Sebut Kini Hampir Semua Wilayah Aceh Listrik Sudah Hidup

    Rapat PascaBencana, Mendagri Sebut Kini Hampir Semua Wilayah Aceh Listrik Sudah Hidup

    Liputan6.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri atau Mendagri Tito Karnavian hampir semua wilayah di Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut), hingga Aceh sudah kembali teraliri listrik, pascabanjir bandang akhir tahun lalu.

    Tito menyebut, hanya tersisa 5 desa di Aceh yang masih belum masuk listrik.

    “Hampir semua kepala daerah menyatakan sudah oke, secara umum jaringan utama ON,tapi jaringan menuju beberapa desa kecamatan itu tiang roboh, nah itu yang belum hidup,” ujar Mendagri Tito dalam Rapat koordinasi satgas pemulihan bencana Sumatera DPR dan pemerintah digelar di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/1/2026).

    Rapat dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan dihadiri perwakilan pemerintah diantaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pekejaan Umum RI Dody Hanggodo, Menteri Kesehatan RI Gunadi Sadikin.

    Namun, Tito menyebut kebutuhan listrik di lima desa sementara dibantu oleh genset.

    “Caranya dibantu oleh genset,” kata dia.

    Kebutuhan lain menurut Tito yang dibutuhkan adalah gas LPG 3 kg.

    “Mereka minta gas 3kg, mereka meminta gas melon diperbanyak untuk masak,” ucap Tito.

    Sebelumnya, Tito meminta tambahan bawah kendali operasi (BKO) TNI/Polri sebanyak 5000 personel utmuk membantu percepatan pembersihan lumpur pasca bencana Sumatera.

    “Pembersihan lumpur harus dipercepat. Tambah BKO TNI POLRI, saya bilang bisa gak ditambah 5000 lagi,” kata Tito dalam rapat.

    Tito menilai, momen saat ini adalah momen tepat untuk mempercepat pemulihan, sebab sebelum ramadan datang. Apabila bulan puasa maka akan sulit kerja maksimal.

    “Sekarang Nataru sudah selasai, mumpung sebelum ramadan,” jelas Tito.

     

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan dampak dari bencana banjir dan longsor di Sumatera menyebabkan 22 desa dari tiga provinsi yakni Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara hilang. Terdiri dari 13 desa di Aceh, 8 desa di Sumatera Utara, dan satu desa di Sumatera Barat. Kemudian…

  • Tukang Ojek di Depok jadi Korban Begal Brutal, Motor Raib dan Alami Luka Serius

    Tukang Ojek di Depok jadi Korban Begal Brutal, Motor Raib dan Alami Luka Serius

    Liputan6.com, Jakarta – Aksi begal motor kembali meresahkan warga Kota Depok. Terbaru, seorang tukang ojek berinisial AN (44) menjadi korban begal di wilayah Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Depok, pada Kamis (8/1/2026).

    Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono membenarkan adanya aksi perampasan atau begal yang dialami pengemudi ojek tersebut. Ia menjelaskan, sebelum beraksi pelaku sempat melakukan order ojek kepada korban untuk diantarkan dari Slipi Jakarta Barat menuju Depok.

    “Sesampainya di lokasi, tersangka sempat meminta korban untuk berhenti sebentar dan permintaan itu di turuti korban,” ujar Jupriono, Sabtu (10/1/2026).

    Korban yang tidak mengetahui niat jahat pelaku, menepikan kendaraannya di pinggir jalan di kawasan Pasir Gunung Selatan. Namun tak lama kemudian, korban langsung diserang menggunakan golok.

    “Selanjutnya, tersangka langsung mengeluarkan goloknya dari balik baju dan langsung menyerang korban,” jelas Jupriono.

    Mendapatkan serangan secara spontan, korban tidak dapat melakukan perlawanan kepada pelaku. “Korban yang diserang tersangka menggunakan golok, menyebabkan luka di kepala dan paha kiri,” terang Jupriono.

    Melihat korban sudah tidak berdaya dan terkapar di pinggir jalan karena luka, pelaku pun langsung membawa kabur motor korban ke arah Brigif dan menghilang dari pandangan korban.

    “Warga yang sempat mendengar keributan langsung keluar dan melihat korban sudah terluka,” ucap Jupriono.

    Warga berusaha membantu dan menolong korban yang tergeletak dengan luka serius. Warga pun langsung membawa korban ke RS Bhayangkara Brimob, Kelapa Dua, Depok untuk mendapatkan perawatan medis.

    “Ya, korban langsung di larikan ke RS Brimob untuk membantu penanganan luka pada korban,” ungkap Jupriono.

     

  • Cuaca Ekstrem Mengintai, Warga Cianjur Diminta Waspada Banjir, Longsor hingga Pohon Tumbang

    Cuaca Ekstrem Mengintai, Warga Cianjur Diminta Waspada Banjir, Longsor hingga Pohon Tumbang

    Liputan6.com, Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, resmi meningkatkan pengawasan dan pemantauan di sejumlah wilayah. Langkah ini diambil menyusul informasi dari BMKG terkait potensi cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang yang diprediksi melanda Cianjur selama beberapa hari ke depan.

    ​Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat menjelaskan, peringatan cuaca dari BMKG mencakup hampir seluruh wilayah Cianjur, mulai dari utara hingga ke selatan.

    ​”Kami meminta masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana terutama Cianjur selatan selalu meningkatkan kewaspadaan karena sebagian besar wilayah Cianjur masuk dalam zona merah tertinggi bencana alam,” ujar Asep, Sabtu (10/1/2026).

    ​Asep memaparkan bahwa ancaman bencana seperti banjir, longsor, hingga pergeseran tanah rawan terjadi di Kecamatan Cidaun, Sindangbarang, Agrabinta, Campaka, dan sekitarnya.

    ​Selain itu, masyarakat terutama para pengendara diimbau waspada terhadap risiko pohon tumbang saat angin kencang. Titik rawan ini meliputi kawasan Puncak, Cipanas-Cianjur, Jalan Raya Bandung-Cianjur, hingga wilayah perkotaan.

    ​”Ini harus menjadi perhatian masyarakat di seluruh wilayah Cianjur untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, termasuk pengendara agar melintas dengan aman dan nyaman mematuhi anjuran petugas,” tambahnya.

     

  • OTT di Jakarta Utara Terkait Suap Pengurangan Nilai Pajak

    OTT di Jakarta Utara Terkait Suap Pengurangan Nilai Pajak

    Liputan6.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu). OTT tersebut diduga terkait praktik suap dalam pengurangan nilai pajak.

    “Suap terkait pengurangan nilai pajak,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

    Fitroh belum menjelaskan secara rinci duduk perkara kasus tersebut. Namun, ia memastikan komisi antirasuah melakukan OTT di Kantor Wilayah DJP Jakarta Utara.

    Adapun dari OTT kali ini, total delapan orang pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan telah diamankan KPK. Selain itu, KPK juga telah menyita barang bukti berupa uang.

    “Sampai saat ini, Tim telah mengamankan para pihak sejumlah 8 orang,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

    Kini, para pihak yang ditangkap selanjutnya telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    “Para pihak selanjutnya dilakukan pemeriksaan intensif di gedung KPK Merah Putih,” ujar dia.

     

     

  • Adopsi iOS 26 Global Baru 16 Persen, Pengguna iPhone Masih Pakai iOS 18

    Adopsi iOS 26 Global Baru 16 Persen, Pengguna iPhone Masih Pakai iOS 18

    Liputan6.com, Jakarta – Update iOS 26 milik Apple ternyata belum sepenuhnya mendapatkan sambutan hangat dari para pengguna iPhone di dunia. Meski sudah rilis sejak September 2026, OS baru ini masih tertinggal jauh dibandingkan generasi sebelumnya.

    Apple pertama kali meluncurkan iOS 26 pada September 2025, setelah perusahaan mengumumkan pembaruan besar-besaran OS tersebut di ajang WWDC pada Juni.

    Walau menawarkan tampilan baru bernama Liquid Glass dan sederet fitur baru, data terkini tentang OS milik Apple tersebut menunjukkan realitas berbeda.

    Mengutip 9to5Mac, Sabtu (10/1/2026), sebagian besar pengguna iPhone di dunia masih memilih untuk tetap memakai iOS 18 ketimbang update ke iOS 26.

    Berdasarkan laporan per Januari 2026, sekitar 33,8 persen pengguna iPhone di dunia masih menggunakan iOS 18.7. Tak hanya itu, 25.2 persen tercatat masih memakai iOS 18.6, sementara 5.6 persennya belum beranjak dari iOS 18.5. 

    Lalu bagaimana dengan persentase pengguna iOS 26? Tercatat versi iOS 26.1 baru digunakan sekitar 10.6 persen pengguna. Sementara itu, iOS 26.2 diangka 4,6 persen dan 1,1 persen untuk iOS 26.0.

    Dari data Statcounter itu terungkap, iOS 26 hanya digunakan oleh sekitar 16 persen pengguna iPhone, sementara iOS 18 tetap digunakan lebih dari 60 persen.

    Menurut perusahaan analisis tersebut, kondisi ini tidak lazim. Setahun lalu, lebih dari 60 persen pengguna sudah menggunakan beberapa versi iOS 18 terbaru. Pada 2024, iOS 17 juga sudah memiliki tingkat adopsi lebih dari 50 persen ketimbang iOS 26 pada periode waktu sama

    Namun, gambaran berbeda datang dari TelemetryDeck. Perusahaan analitik ini mencatat adopsi iOS 26 jauh lebih baik, dengan sekitar 60 persen pengguna menggunakan software baru Apple tersebut. Sementara itu, sekitar 37 persen masih menggunakan iOS 18. 

    Pastinya, kedua layanan memiliki metodologi yang berbeda dalam melacak data pengguna. Bedanya, Statcounter melacak adopsi iOS 26 melalui tayangan web, sementara TelemetryDeck melacak langsung melalui aplikasi yang menggunakan SDK-nya. 

    Meski demikian, satu hal terlihat jelas. Peralihan pengguna iPhone ke iOS 26 masih terasa berjalan lebih lambat dibanding pembaruan iOS sebelumnya.

    Sejumlah faktor mulai dari kestabilan, kebiasaan pengguna, hingga masalah bug dapat memengaruhi alasan kenapa banyak pengguna memilih menunggu sebelum update iOS mereka.

  • Lindungi Keanekaragaman Hayati, Pemerintah Tetapkan Konservasi Perairan Wetar Barat Maluku

    Lindungi Keanekaragaman Hayati, Pemerintah Tetapkan Konservasi Perairan Wetar Barat Maluku

    Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah resmi menetapkan 325.238,02 hektare perairan Wetar Barat di Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku.

    Penetapan kawasan ini berdasarkan keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 89 tahun 2025 tertanggal 31 Desember 2025 dan diberi nama Taman Perairan Wetar bagian Barat.

    Kawasan ini mencakup dua unit pengelolaan wilayah, yakni perairan Wetar Barat dan perairan di Selatan Pulau Wetar, sebagai langkah untuk melindungi wilayah dengan keanekaragaman hayati laut tinggi sekaligus menopang keberlanjutan mata pencaharian masyarakat pesisir.

    Direktur Konservasi Ekosistem Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Firdaus Agung mengatakan, penetapan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk melindungi ekosistem laut  bernilai tinggi di wilayah timur Indonesia.

    “Taman di Perairan Wetar Bagian Barat terdiri atas zona inti seluas 2.726,42 hektare, zona pemanfaatan terbatas seluas 322.408,07 hektare, serta zona pemanfaatan lainnya seluas 103,53 hektare. Penataan zonasi ini menjadi dasar pengelolaan kawasan konservasi yang terukur dan berbasis perlindungan ekosistem,” ujar Firdaus, melansir Antara, Sabtu (10/1/2025).

    Penetapan kawasan konservasi ini dipimpin oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku dengan pendampingan Konservasi Indonesia (KI) melalui rangkaian kegiatan sejak 2022.

    Pendampingan tersebut meliputi penilaian Cepat Kelautan (Marine Rapid Assessment), penyusunan zonasi, dan konsultasi antar pemangku kepentingan di berbagai tingkat pemerintahan, meliputi desa, kabupaten, dan provinsi.

    Pulau Widi berlokasi di desa Gane Luar, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, dan dikenal memiliki keindahan wisata bahari yang unik.

  • Mendagri Minta Tambahan BKO 5.000 Personel TNI/Polri untuk Percepat Pembersihan Lumpur Pascabencana

    Mendagri Minta Tambahan BKO 5.000 Personel TNI/Polri untuk Percepat Pembersihan Lumpur Pascabencana

    Liputan6.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta tambahan bawah kendali operasi (BKO) dari TNI/Polri sebanyak 5.000 personel untuk membantu percepatan pembersihan lumpur pascabencana di Sumatera.

    Hal tersebut disampaikan dalam Rapat koordinasi satgas pemulihan bencana Sumatera DPR dan pemerintah yang digelar di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/1/2026).

    Rapat dipimpin Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dan dihadiri perwakilan pemerintah di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum RI Dody Hanggodo, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.

    “Pembersihan lumpur harus dipercepat. Tambah BKO TNI-POLRI, saya bilang bisa enggak ditambah 5.000 lagi,” kata Tito dalam rapat.

    Tito menilai, momen saat ini adalah momen tepat untuk mempercepat pemulihan, sebab sebelum ramadan datang. Apabila bulan puasa maka akan sulit kerja maksimal.

    “Sekarang Nataru sudah selasai, mumpung sebelum ramadan,” kata dia.

     

  • Mayoritas SPBU dan Agen LPG di Lokasi Bencana Sumatra Pulih, Stok Aman

    Mayoritas SPBU dan Agen LPG di Lokasi Bencana Sumatra Pulih, Stok Aman

    Liputan6.com, Jakarta – PT Pertamina (Persero) memastikan mayoritas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan agen LPG di wilayah terdampak bencana banjir di Sumatra telah kembali pulih. Stok BBM dan LPG juga dipastikan dalam kondisi aman.

    Berdasarkan data Pertamina, sebanyak 151 dari total 156 SPBU di Aceh telah kembali beroperasi. Sebanyak lima SPBU lainnya belum dapat beroperasi karena kendala akses.

    Sementara itu, dari 131 agen LPG di Aceh, seluruhnya telah kembali beroperasi. Hal yang sama juga berlaku untuk sembilan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Aceh yang kini seluruhnya beroperasi normal.

    Di Sumatra Utara, tercatat sebanyak 406 SPBU, 383 agen LPG, serta 46 SPBE telah kembali beroperasi.

    “Di Sumatra Barat, untuk lembaga penyalur BBM terdapat 147 SPBU dan tidak ada yang terdampak. Kemudian untuk lembaga penyalur LPG, terdapat 172 agen LPG yang juga tidak terdampak. Jumlah SPBE di sana ada 14, dan kami bersyukur seluruhnya tidak terdampak. Artinya, seluruh lembaga penyalur di Sumatra Barat dapat beroperasi 100 persen,” kata Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita dalam konferensi pers Update Penanganan Pascabencana, Jumat (9/1).

    Arya menegaskan, stok BBM dan LPG di ketiga provinsi terdampak bencana saat ini berada dalam kondisi aman dan memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

    “Stok dalam posisi aman. Jadi Bapak dan Ibu tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM dan LPG. Semuanya dalam kondisi aman,” ujarnya.

    Meski hampir seluruh SPBU dan agen LPG telah beroperasi, Arya menambahkan bahwa Pertamina masih menerapkan pola distribusi alternatif dan darurat. Hal ini dilakukan karena kondisi jalur distribusi belum sepenuhnya normal.

  • Harga Perak Antam Hari Ini 10 Januari 2026 Melonjak Rp 1.900

    Harga Perak Antam Hari Ini 10 Januari 2026 Melonjak Rp 1.900

    Dalam sepekan terakhir, harga perak Antam menunjukkan dinamika yang cukup menarik. Pada Rabu, 7 Januari 2026, harga perak murni Antam melonjak signifikan sebesar Rp 3.600 per gram, mencapai Rp 50.865 per gram, mengikuti penguatan harga perak dunia.

    Sehari sebelumnya, Selasa, 6 Januari 2026, harga perak Antam juga mengalami kenaikan sebesar Rp 1.000 per gram, menjadikannya Rp 47.265 per gram. Tren positif ini berlanjut dari Senin, 5 Januari 2026, di mana harga perak Antam melonjak Rp 1.150 per gram ke level Rp 46.265 per gram.

    Bahkan pada Sabtu, 3 Januari 2026, harga perak Antam juga melesat Rp 850, mencapai Rp 45.415 per gram. Namun, harga perak dunia justru sempat memasuki zona merah, menambah kompleksitas analisis pasar logam mulia saat itu.