Author: Kompas.com

  • Polisi: 9 WNI Alami Kekerasan di Kamboja, Dipaksa Jadi Scammer dan Admin Judol

    Polisi: 9 WNI Alami Kekerasan di Kamboja, Dipaksa Jadi Scammer dan Admin Judol

    Polisi: 9 WNI Alami Kekerasan di Kamboja, Dipaksa Jadi Scammer dan Admin Judol
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengatakan bahwa sembilan pekerja migran Indonesia yang dipulangkan dari Kamboja adalah korban perdagangan orang yang dipaksa menjadi penipu alias
    online 
    scammer
    dan administrator judi online (judol).
    “Yang dipaksa bekerja sebagai admin judi daring atau
    scammer
    serta mengalami kekerasan fisik,” kata Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dir Tipidter)
    Bareskrim

    Polri
    , Brigjen Moh Irhamni, di Aula Bareskrim Polri, Jumat (26/12/2025).
    Irhamni mengatakan, para korban dipaksa bekerja sebagai admin judi daring atau scammer, serta mengalami kekerasan fisik selama berada di luar negeri.
    Kasus tersebut kemudian semakin mendapat perhatian setelah para korban mengunggah video permohonan bantuan yang viral di media sosial.
    “Para korban juga sempat membuat video viral di media sosial terkait unggahan para korban yang memohon bantuan agar bisa dipulangkan ke Indonesia. Saya kira rekan-rekan media paham dan ingat adanya video yang viral di media sosial tersebut,” ujarnya.
    Dari hasil penyelidikan, tim menemukan sembilan korban yang terdiri dari tiga perempuan dan enam laki-laki.
    Mereka berasal dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, dan Sulawesi Utara.
    “Ditemukan sembilan korban di antaranya tiga orang perempuan dan enam orang laki-laki yang berasal dari wilayah Jawa Barat, Jakarta, Sumatera Utara, dan Sulawesi Utara,” ujar Irhamni.
    Saat ditemukan, seluruh korban diketahui telah melarikan diri dari lokasi kerja masing-masing akibat kekerasan yang mereka alami.
    “Pada saat kami temukan, kesembilan orang tersebut telah berhasil lari dan menyelamatkan diri dari lokasi-lokasi mereka bekerja,” kata dia.
    Setelah melalui koordinasi dengan KBRI dan otoritas imigrasi
    Kamboja
    , kesembilan korban akhirnya mendapatkan izin keluar dan berhasil dipulangkan ke Indonesia pada Jumat (26/12/2025).
    “Pada hari ini, hari Jumat 26 Desember 2025, tim penyelidik Desk Ketenagakerjaan Bareskrim Polri berhasil memulangkan para korban dengan selamat dan saat ini telah berada bersama-sama dengan kita sekalian,” ujar Irhamni.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ayu Aulia Tepis Isu Dirinya Dilantik Jadi Tim Kreatif Kemhan RI

    Ayu Aulia Tepis Isu Dirinya Dilantik Jadi Tim Kreatif Kemhan RI

    Ayu Aulia Tepis Isu Dirinya Dilantik Jadi Tim Kreatif Kemhan RI
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Selebritas Instagram atau selebgram Ayu Aulia menepis kabar bahwa dirinya dilantik menjadi tim kreatif Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI.
    Dilansir situs resmi
    Kemhan RI
    dan
    ANTARA
    , pihak
    Ayu Aulia
    dan Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (GBN-MI) menggelar konferensi pers mengklarifikasi isu viral ini, di Jakarta, Jumat (26/12/2025).
    “Saya juga tidak pernah bilang bahwa saya dilantik oleh
    Kemenhan
    , kan saya bilang ‘di Kemenhan’. Tapi, kan betul, memang di Kemenhan. Jadi, memang mungkin ini adalah
    miscommunication
    (miskomunikasi) saja. Ini yang perlu kita luruskan,” ucap Ayu Aulia dalam jumpa pers itu.
    Dia mendeteksi munculnya isu yang tidak benar di media sosial bahwa Ayu Aulia dilantik sebagai tim kreatif di Kemhan RI. Padahal bukan begitu yang sebenarnya terjadi.
    Hal yang sebenarnya terjadi adalah Ayu Aulia dilantik sebagai tim kreatif kelompok GBN-MI di gedung Kemhan RI, bukan dilantik sebagai tim kreatif Kemhan RI.
    Di samping itu, Ayu Aulia mengaku tidak mempermasalahkan pandangan publik terhadapnya.
    “Kalau aku, mau dikatain apa, mau dibilang katanya enggak rela bayar pajak untuk orang seperti saya, apa segala macam, saya tidak peduli. Kenapa? Karena saya tidak pernah minta uang dari mereka. Saya pakai uang saya sendiri. Saya masuk sini, saya tanpa sepersen pun. Saya pakai uang saya sendiri. Saya di sini berjiwa negara, nasionalisme, merah putih, abdi bela negara. Memang mau membela negara Indonesia saja,” katanya.
    GBN-MI menyatakan selebritas Instagram Ayu Aulia bukan merupakan tim kreatif dari
    Kementerian Pertahanan
    (Kemhan) RI, melainkan tim kreatif GBN-MI.
    “Dia (Ayu Aulia) tim kreatif dari Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia yang merupakan organisasi memang rekomendasi dibentuk oleh Kemenhan, tetapi terpisah dari organisasi Kemhan,” kata Ketua Umum GBN-MI, Laksamana Pertama TNI (Purn), M Faisal Manaf.
    Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Nasional GBN-MI periode 2025–2030 memang dilaksanakan di lingkungan Kemhan, tepatnya pada tanggal 19 Desember 2025, bertepatan dengan Hari Bela Negara Ke-77.
    Kata Faisal, pelantikan itu dilaksanakan di Aula Bela Negara, lantai 8 Kantor Kemenhan.
    “Jadi, bukan Kemhan yang melantik, bukan, tetapi pelantikan BGN-MI itu tempatnya di Kantor Kemenhan,” tutur Faisal.
    GBN-MI, imbuh dia, merupakan organisasi yang fokus pada bela negara. Organisasi yang dipimpinnya itu di antaranya akan melakukan kegiatan-kegiatan bela negara yang selaras dengan program Kemenhan.
    Bagi Faisal, bela negara merupakan kewajiban setiap orang yang dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Mengingat tren ancaman saat ini berasal dari nonmiliter, GBN-MI merasa perlu untuk merekrut berbagai kalangan, termasuk pemengaruh.
    “Untuk bisa masuk ke masyarakat, kita butuh orang-orang tertentu. Public figure (figur publik), influencer (pemengaruh), wartawan-wartawan juga, untuk menjadi bagian dari kita, untuk menyebarkan nilai ini kepada masyarakat,” katanya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Talud Sungai Plumbon Jebol, 800 KK di Semarang Terendam Banjir
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        26 Desember 2025

    Talud Sungai Plumbon Jebol, 800 KK di Semarang Terendam Banjir Regional 26 Desember 2025

    Talud Sungai Plumbon Jebol, 800 KK di Semarang Terendam Banjir
    Tim Redaksi
    SEMARANG, KOMPAS.com
    – Sebanyak 800 kartu keluarga (KK) di Kecamatan Ngaliyan dan Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Jawa Tengah terendam banjir pada Jumat (26/12/2025).
    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, mengatakan bahwa ada tiga lokasi yang terdampak.
    “Perumahan Mangkang Indah 500 KK, Mangkang Kulon 15 KK dan Mangunharjo 300 KK,” kata Endro kepada kompas.com.
    Hujan deras dengan intensitas sedang hingga tinggi membuat sistem Draine tak mampu menampung debit air hujan sehingga meluap ke area pemukiman.
    “Wonosari ketinggian air mencapai 1 meter dan Mangkang Kulon 50 sentimeter,” ungkap dia.
    Hujan deras juga menyebabkan tiga titik Talud
    Sungai Plumbon
    yang berada di Mangunharjo RT 01,05 dan 06. Untuk panjang tanggul yang jebol di Mangkang Kulon mencapai 7 meter.
    “Banyak lumpur terbawa limpasan air yang mengakibatkan area jalan dan rumah perlu dilakukan pembersihan,” lanjut dia.
    Saat ini petugas gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan
    BPBD Kota Semarang
    sedang melakukan penanganan.
    “Ditambal sementara dengan sandbag (karung pasir),” ungkap Endro.
    Sebanyak 22 Early Warning System (EWS) atau alat peringatan dini bencana di Kota Semarang, yelah disiagakan untuk antisipasi banjir. Alat tersebut ditaruh di lokasi rawan bencana.
    “Untuk 2026 ini akan ada pengadaan EWS lagi,’ ungkapnya.
    Dia menyebut EWS dipasang di kawasan sungai yang rawan meluap serta daerah rawan longsor. Salah satu unit yang hilang berada di aliran Sungai Pudak Payung.
    “Ketika ketinggian air naik, sensor langsung membaca debit air dan berbunyi keras. Warga bisa segera mengevakuasi diri,” ujarnya.
    Selain itu, BPBD Kota Semarang juga telah melakukan perencanaan jangka pendek dan menengah untuk mengatasi banjir, terutama di wilayah Kaligawe yang menjadi salah satu titik rawan genangan.
    “Beberapa hari ke depan kami fokus memperkuat sodetan Unissula untuk memperlancar aliran air dan menanggulangi banjir di kawasan Kaligawe,” ujar Endro.
    Menurutnya, strategi mitigasi jangka pendek yang dijalankan dalam kurun 1 hingga 3 bulan ke depan mencakup lima fokus utama.
    “Mulai percepatan dan penguatan sodetan Unissula Kaligawe, optimalisasi drainase dan pompa melalui normalisasi harian, penambahan pompa besar, serta penyediaan pompa cadangan,” lanjutnya.
    Sebanyak 800 kartu keluarga (KK) di Kecamatan Ngaliyan dan Kecamatan Tugu terendam banjir pada Jumat (26/12/2025).
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • New Wisata Wendit Malang, Liburan Edukatif dengan Habitat Monyet dan Mata Air Alami
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        26 Desember 2025

    New Wisata Wendit Malang, Liburan Edukatif dengan Habitat Monyet dan Mata Air Alami Regional 26 Desember 2025

    New Wisata Wendit Malang, Liburan Edukatif dengan Habitat Monyet dan Mata Air Alami
    Tim Redaksi
    MALANG, KOMPAS.com
    – New Wisata Wendit bisa menjadi salah satu pilihan jika berkunjung ke Malang, Jawa Timur.
    Wisata yang berada di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis ini menawarkan konsep rekreasi berpadu dengan pembelajaran lingkungan.
    Di sini, ada
    habitat monyet
    ekor panjang hingga
    mata air alami
    yang berusia ratusan tahun.
    Salah satu daya tarik
    New Wisata Wendit
    terletak pada Monkey Kingdom, kawasan habitat alami ribuan monyet ekor panjang yang hidup bebas.
    Pengunjung dapat menyaksikan aktivitas satwa secara langsung dalam lingkungan yang dirancang mendekati kondisi alaminya.
    Interaksi yang ditampilkan bukan sekadar tontonan, tetapi juga sarana edukasi mengenai perilaku satwa dan pentingnya konservasi.
    “Di sini kami tidak hanya menampilkan satwa, tapi menjaga ekosistem dan kesejahteraan habitatnya,” ujar Elvi Dwi Yunitasari, dokter hewan New Wisata Wendit kepada wartawan, Kamis (25/12/2025) siang.
    Selain monyet, kawasan Family Zoo juga menyuguhkan beragam satwa.
    Pengunjung dapat menjumpai domba merino, kambing kerdil Nigeria, musang, otter, tarantula, hingga berbagai jenis burung seperti burung paruh bengkok dan burung macaw.
    Perawatan meliputi pemberian vitamin secara rutin, pemeriksaan medis berkala, hingga karantina adaptasi bagi satwa yang baru didatangkan.
    Sebab kesejahteraan satwa menjadi prioritas utama pengelola.
    “Pertama, tindakan preventif: semua satwa diberikan vitamin dan obat cacing secara rutin untuk mencegah penyakit. Kedua, tindakan kuratif: jika satwa mengalami sakit, mereka akan langsung diperiksa dan diobati oleh dokter hewan tanpa menunda,” tutur dokter yang biasa disapa Elvi itu.
    Selain itu, setiap jenis satwa mendapatkan menu pakan yang disesuaikan dengan kebutuhan gizinya.
    Proses karantina juga diterapkan agar satwa baru dapat beradaptasi dengan lingkungan dan iklim
    Malang
    .
    “Kita memperlakukan setiap satwa sebagai makhluk yang berharga, jadi perawatan mereka harus sesempurna mungkin,” imbuhnya.
    New Wisata Wendit juga dikenal dengan sumber air alaminya yang telah ada sejak ratusan tahun lalu.
    Mata air ini menjadi sumber utama berbagai kolam di sini, seperti Taman Dewa, kolam arus, kiddy pool, dan fantasy pool.
    Kejernihan dan kesegaran air masih terjaga.
    Selain dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi, kawasan ini juga digunakan sebagai media edukasi tentang pentingnya menjaga sumber daya air dan lingkungan.
    Pengunjung dikenalkan pada sejarah mata air, cara pelestariannya, serta risiko kerusakan lingkungan akibat penebangan liar dan pencemaran.
    Untuk melengkapi pengalaman berwisata, pengelola menyediakan berbagai wahana permainan.
    Mulai dari wahana air ramah anak hingga permainan modern seperti Starzip, UFO Party, dan sepeda udara tersedia bagi pengunjung yang mencari tantangan.
    Selain itu area foto tematik juga disiapkan untuk mengabadikan momen liburan bersama keluarga.
    Mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mendatang New Wisata Wendit menghadirkan promo tiket masuk seharga Rp20.000 per orang.
    Sedangkan tiket all wahana seharga Rp100.000 ditujukan bagi pengunjung yang ingin menikmati seluruh permainan tanpa batas.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Warga Jakarta Tenggelam Saat Menunggu Sesi Foto di Umbul Ponggok Klaten
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        26 Desember 2025

    Warga Jakarta Tenggelam Saat Menunggu Sesi Foto di Umbul Ponggok Klaten Regional 26 Desember 2025

    Warga Jakarta Tenggelam Saat Menunggu Sesi Foto di Umbul Ponggok Klaten
    Editor
    KLATEN, KOMPAS.com
    – Seorang wisatawan asal Jakarta Selatan meninggal dunia setelah tenggelam di Umbul Ponggok, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis (25/12/2025).
    Korban berinisial SH (17) tenggelam saat sedang menunggu giliran sesi foto bawah air.
    Kasi Humas
    Polres Klaten
    , AKP Suwoto, membenarkan insiden tersebut.
    Dia menjelaskan kronologi awal bermula ketika korban bersama orangtua dan adiknya berkunjung ke obyek wisata
    Umbul Ponggok
    , Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, sekitar pukul 10.00 WIB.
    “Awalnya korban dan keluarganya berenang di area Umbul Ponggok. Kemudian sekitar pukul 13.00 WIB, orangtua korban mendaftar untuk foto bawah air dengan properti sepeda motor,” ungkap Suwoto, Jumat (26/12/2025).
    Saat itu dikatakan ada 3 orang yang mau melakukan pemotretan di bawah air.
    Orangtua korban mendapatkan giliran pertama dan korban giliran kedua, sedangkan adiknya yang paling terakhir.
    “Saat sesi pemotretan dengan orangtua korban, tiba-tiba ada pengunjung yang berteriak bahwa terdapat orang tenggelam di dasar umbul. Setelah itu tim rescue Umbul Ponggok bergegas menolong korban dari dasar umbul,” paparnya.
    Ketika diangkat ke permukaan, korban dalam kondisi lemas namun masih ada denyut nadi dan jantung.
    Lantas korban pun dibawa ke RS Islam Klaten untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
    “Sampai di RS Islam Klaten korban sempat mendapatkan pertolongan medis. Namun sekitar pukul 13.50 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis karena gagal napas. Tim medis juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” katanya.
    Suwoto menuturkan berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian, korban diketahui sudah berenang cukup lama sejak pagi hari dengan bolak-balik dari ujung utara ke selatan Umbul Ponggok.
    Terkait kejadian itu, pihak keluarga dijelaskan sudah ikhlas menerima kematian korban sebagai takdir Allah SWT.
    Sehingga pihak keluarga korban tidak bersedia dilakukan otopsi maupun tak akan menuntut pihak manapun.
    Adapun terkait peristiwa tersebut, Polres Klaten mengeluarkan himbauan keselamatan wisata air.
    Kepala para pengelola wisata air, Polres Klaten mengimbau untuk wajib menyediakan petugas lifeguard, pengeras suara untuk intruksi, pelampung darurat, dan
    life jacket
    sesuai jumlah penumpang.
    Sedangkan kepada pengunjung, Polres meminta untuk selalu memperhatikan kedalaman kolam, mengikuti intruksi keselamatan dari pengelola, dan melakukan pengawasan serta pendampingan terhadap aktivitas rombongannya, terutama anak-anak.
    Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul
    Seorang Wisatawan Asal Jakarta Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Umbul Ponggok Klaten
    .
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Polres Karawang Catat 1.330 Kasus Kejahatan Sepanjang 2025, Narkoba Melonjak 60 Persen
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        26 Desember 2025

    Polres Karawang Catat 1.330 Kasus Kejahatan Sepanjang 2025, Narkoba Melonjak 60 Persen Regional 26 Desember 2025

    Polres Karawang Catat 1.330 Kasus Kejahatan Sepanjang 2025, Narkoba Melonjak 60 Persen
    Tim Redaksi

    KARAWANG, KOMPAS.com
    – Polres Karawang mengungkap ada ribuan kasus kejahatan yang terjadi pada 2025. Kasus Narkoba mengalami kenaikan signifikan.
    Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengatakan, jumlah
    tindak pidana
    sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 1.330 kasus.
    Jumlah ini menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 1.640 kasus atau turun 310 kasus.
    Jumlah penyelesaian tindak pidana (JPTP) juga mengalami penurunan. Pada 2024, penyelesaian perkara mencapai 1.333 kasus, sedangkan pada 2025 tercatat 740 kasus.
    Meski demikian, kata Fiki, secara umum kamtibmas dalam keadaan terkendali dan kondusif, meski masih terdapat sejumlah gangguan yang menonjol.
    “Secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukum
    Polres Karawang
    masih terkendali. Setiap potensi gangguan dapat kami antisipasi dan tangani dengan baik,” Fiki saat menyampaikan
    rilis akhir tahun
    di Mapolres Karawang, Jumat (26/12/2025).
    Sepanjang tahun 2025, Satresnarkoba menangani 251 perkara narkoba.
    Jumlah tersebut naik jika dibandingkan pada tahun 2024 yang tercatat ada 156 perkara. Jika di persentase, peningkatan mencapai 60,9 persen.
    Dari jumlah tersebut, polisi mengamankan 309 orang tersangka, terdiri dari 203 pengedar dan 106 pengguna yang telah menjalani rehabilitasi.
    “Peningkatan ini menunjukkan komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba di Karawang. Kami tidak hanya menindak pengedar, tetapi juga melakukan rehabilitasi terhadap pengguna,” kata Fiki.
    Kemudian untuk barang bukti yang berhasil disita antara lain 3,6 kilogram sabu, 4,8 kilogram ganja, 15 butir ekstasi, 850,55 gram tembakau sintetis, serta 44.464 butir obat keras tertentu (OKT).
    Polres Karawang juga membeberkan angka kasus kecelakaan sepanjang tahun 2025.
    Fiki menjelaskan, jumlah kecelakaan pada 2025 tercatat sebanyak 648 kasus, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 580 kasus atau naik sekitar 12 persen.
    Sementara, jumlah korban meninggal dunia mengalami penurunan dari 228 orang pada 2024 menjadi 147 orang pada 2025 atau turun sekitar 36 persen.
    “Penurunan korban meninggal dunia ini menjadi evaluasi positif, meski kami tetap prihatin karena angka kecelakaan dan korban luka masih meningkat,” ujarnya.
    Korban luka berat tercatat naik dari 47 orang menjadi 105 orang, sementara korban luka ringan meningkat dari 655 orang menjadi 762 orang.
    Untuk pelanggaran lalu lintas, penindakan juga mengalami penurunan dari 4.579 perkara pada 2024 menjadi 3.516 perkara pada 2025.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tahun 2025 DBD di Kota Pasuruan Capai 492 Kasus, Ini Penyebabnya
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        26 Desember 2025

    Tahun 2025 DBD di Kota Pasuruan Capai 492 Kasus, Ini Penyebabnya Surabaya 26 Desember 2025

    Tahun 2025 DBD di Kota Pasuruan Capai 492 Kasus, Ini Penyebabnya
    Tim Redaksi
    PASURUAN, KOMPAS.com
    – Jumlah kasus Demam Berdarah (DBD) di Kota Pasuruan Jawa Timur mencapai 492 kasus DBD.
    Jumlah tersebut naik tajam jika dibanding Tahun 2024 yang jumlahnya sebanyak 210 kasus.
    Naiknya jumlah penderita DBD salah satu dipengaruhi perubahan cuaca yang menyebabkan ketahanan tubuh tidak stabil dan siklus pertumbuhan nyamuk semakin cepat.
    “Memang temuan kami tahun ini lebih tinggi dibanding tahun lalu. Namun tidak ada yang sampai meninggal, semua mendapat penanganan dengan baik,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Shierly Marlena, Jumat (26/12/2025).
    Dia menjelaskan ada sejumlah faktor yang menyebabkan peningkatan
    kasus DBD
    yang paling dominan karena perubahan cuaca yang tidak menentu.
    Intensitas hujan tinggi yang kerap menimbulkan genangan air kemudian menjadi sarang nyamuk.
    Kemudian disusul dengan cuaca hangat dan lembap yang mempercepat reproduksi nyamuk.
    “Perubahan iklim global yang mempercepat siklus hidup nyamuk. Kemudian ditambah mobilitas manusia menyebarkan virus. Hampir se-Indonesia peningkatan kasus yang sama,” ujarnya.
    Selain cuaca, tidak pedulinya seseorang pada lingkungan sekitar.
    Misalnya membiarkan sanitasi yang buruk di lingkungan tang padat penduduk, membiarkan genangan air di tempat atau barang. Serta perilaku 3M juga masih minim.
    “Menguras, Menutup penampungan air atau mengubur atau memanfaatkan barang bekas yang berpotensi jadi tempat berkembang biak jentik nyamuk,” jelasnya.
    Untuk itu, pihaknya mengimbau pemberantasan sarang nyamuk harus terus dilakukan secara bersama-sama.
    Misalnya memperhatikan lingkungan rumah dan membiasakan hidup bersih di dalam rumah sehingga dapat menekan penyebaran nyamuk aedes aegypti.
    “Selain itu juga bisa menaburkan larvasida ke penampungan air atau menggunak lotion anti nyamuk atau memakai pakaian lengan panjang dan celana panjang. Tak lupa pula merawat tanaman yang bisa menjadi tempat perindukan jentik nyamuk,” pungkasnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Bergelombang, Hutama Karya: Imbas Kendaraan Overload
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        26 Desember 2025

    Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Bergelombang, Hutama Karya: Imbas Kendaraan Overload Regional 26 Desember 2025

    Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Bergelombang, Hutama Karya: Imbas Kendaraan Overload
    Tim Redaksi
    PEKANBARU, KOMPAS.com
    – Para pengendara mengeluhkan bergelombangnya Jalan Tol Pekanbaru-Dumai. Mereka khawatir karena hal tersebut berpotensi mengancam keselamatan.
    Kepala Regional Sumatra Bagian Tengah PT
    Hutama Karya
    (Persero), Bromo Waluko Utomo menyatakan, pihaknya senantiasa melakukan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Jalan Tol
    Pekanbaru
    –Dumai.
    Hal ini mencakup kegiatan pemeliharaan rutin dan berkala, termasuk perbaikan setempat pada titik-titik yang teridentifikasi, serta penyiapan rambu-rambu dan perangkat keselamatan jalan.
    “Salah satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kondisi
    jalan bergelombang
    , adalah kendaraan dengan muatan berlebih (overload) yang dapat mempercepat penurunan kinerja perkerasan,” kata Bromo kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (26/12/2025).
    Untuk itu, pihaknya mengimbau pengguna jalan, khususnya kendaraan angkutan, untuk memastikan kendaraan tidak mengalami
    over dimension
    dan
    overload
    (ODOL), mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta mengikuti rambu dan arahan petugas.
    “Apabila menemukan kondisi yang perlu penanganan segera, pengguna dapat melaporkan melalui
    call center
    Tol Pekanbaru–Dumai di 082177088880 atau melalui akun resmi jalan tol kelolaan Hutama Karya di @HutamaKaryaTollroad,” tutup Bromo.
    Sebelumnya, ruas Jalan
    Tol Pekanbaru-Dumai
    di
    Riau
    dilaporkan memiliki banyak gelombang yang mengancam keselamatan pengguna.
    Jalan tol sepanjang 131,48 kilometer ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans-Sumatra dan menjadi jalur strategis di Provinsi Riau.
    Saat melintasi jalan tol tersebut, kelengkapan sarana dan prasarana tampak memadai, mulai dari rambu lalu lintas hingga
    rest area
    .
    Jalan tol yang telah beroperasi penuh sejak 25 September 2020 ini berperan penting dalam mendukung konektivitas wilayah Sumatera.
    Namun, saat melintas, teridentifikasi banyak kondisi jalan yang bergelombang, miring, serta ketidaknyamanan di beberapa titik sambungan jembatan, bahkan saat cuaca cerah.
    Meski terlihat ada pekerja yang melakukan perbaikan, kenyamanan berkendara secara keseluruhan masih dirasakan kurang optimal.
    Kondisi jalan yang tidak rata pada kecepatan tinggi berpotensi membahayakan, terutama bagi pengendara yang kurang fokus atau belum mengenal karakteristik ruas jalan.
    Permukaan jalan yang tidak stabil diketahui dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, sehingga diperlukan perhatian serius dari pengelola untuk perbaikan menyeluruh dan berkelanjutan.
    Jalan tol Pekanbaru-Dumai diharapkan tidak hanya mengedepankan kecepatan dan konektivitas, tetapi juga standar keselamatan dan kualitas infrastruktur yang optimal.
    Salah seorang pengguna tol, Wino (48), mengaku merasakan banyak gelombang di jalan tol tersebut.
    “Lumayan banyak gelombang. Kalau tidak hati-hati berkendara, ya bisa celaka,” kata Wino saat diwawancarai Kompas.com di Pekanbaru, Kamis (25/12/2025).
    Wino menuturkan, pihak pengelola jalan tol semestinya lebih serius memperhatikan kondisi jalan yang bergelombang agar segera diperbaiki mengingat banyaknya kendaraan yang melintas, terutama saat volume kendaraan meningkat selama libur Natal dan Tahun Baru.
    “Harapan kita ya diperbaiki atau diratakan jalan yang bergelombang itu. Soalnya kan jalan ini berbayar. Tarifnya lumayan mahal. Jangan ambil untung saja, kualitas jalan harus diperhatikan,” kata Wino.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Hujan Lebat Picu Tebing Longsor di Sempor Kebumen, Dua Rumah Terdampak
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        26 Desember 2025

    Hujan Lebat Picu Tebing Longsor di Sempor Kebumen, Dua Rumah Terdampak Regional 26 Desember 2025

    Hujan Lebat Picu Tebing Longsor di Sempor Kebumen, Dua Rumah Terdampak
    Tim Redaksi

    KEBUMEN, KOMPAS.com
    — Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Kamis malam (25/12/2025), menyebabkan tebing longsor di Desa Donorojo.
    Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB itu berdampak pada dua
    rumah warga
    di Dukuh Ketileng, RT 003/RW 001.
    Petugas dari Polsek
    Sempor
    langsung mendatangi lokasi begitu menerima laporan dari perangkat Desa Donorojo.
    Kapolres
    Kebumen
    AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman menjelaskan, longsor terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang disertai angin kencang sejak sore hingga malam hari.
    Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
    “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Longsor dipicu oleh curah hujan yang tinggi sehingga tanah menjadi labil,” ujar Kompol Faris Budiman, Jumat (26/12/2025).
    Ia menyebutkan, tebing di belakang rumah warga itu memiliki panjang sekitar 15 meter dan tinggi kurang lebih 10 meter.
    Akibat hujan deras, tebing tersebut tidak mampu menahan resapan air hujan hingga akhirnya longsor.
    Material longsor berasal dari tebing di belakang rumah Suwandi (70) itu kemudian menimpa bagian rumah Santari Sardin (82) yang berada di bawahnya.
    Akibatnya jendela rumah pecah karena tertimpa material longsor.
    “Akibat kejadian itu, kaca jendela rumah milik Santari pecah karena tertimpa material longsor,” tambahnya.
    Kapolsek Sempor AKP Wiyono bersama anggota, perangkat Desa Donorojo, relawan Desa Tangguh Bencana (Destana), serta warga setempat telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan koordinasi lanjutan.
    Petugas juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat wilayah Kecamatan Sempor termasuk daerah rawan longsor.
    Sebagai langkah mitigasi awal, terpal telah dipasang di atas titik longsoran untuk mencegah terjadinya longsor susulan.
    Aparat kepolisian bersama pemerintah desa dan warga setempat juga berencana menggelar kerja bakti pada Sabtu (27/12/2025) guna membersihkan material longsor serta memperkuat area yang terdampak.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Rumah di Toraja Utara Dibobol Saat Ibadah Natal, Korban Rugi Rp 70 Juta
                
                    
                        
                            Makassar
                        
                        26 Desember 2025

    Rumah di Toraja Utara Dibobol Saat Ibadah Natal, Korban Rugi Rp 70 Juta Makassar 26 Desember 2025

    Rumah di Toraja Utara Dibobol Saat Ibadah Natal, Korban Rugi Rp 70 Juta
    Tim Redaksi
    TORAJA UTARA, KOMPAS.com
    – Aksi pencurian terjadi di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, saat perayaan Natal 2025. Rumah milik Yohanis Andri (42), warga Kecamatan Tondon, dibobol maling ketika pemilik rumah sedang mengikuti ibadah Natal di gereja.
    Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materi yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Aksi pelaku diketahui terekam kamera pengawas atau
    closed circuit television
    (
    CCTV
    ) yang terpasang di sekitar rumah korban.
    “Benar, telah terjadi pencurian pada tanggal 25 Desember di Kecamatan Tondon, saat pemilik rumah melaksanakan ibadah Natal,” kata Kasat Reskrim Polres
    Toraja Utara
    , Iptu Ruxon Pasabuan, Jumat (26/12/2025).
    Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku terlihat datang seorang diri dengan mengenakan helm, baju batik, celana panjang hitam, serta sepatu. Pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara merusak pintu menggunakan alat yang diduga berupa linggis.
    “Proses pembobolan berlangsung relatif cepat sebelum pelaku menggasak barang-barang berharga di dalam rumah,” ucap Ruxon.
    Korban baru mengetahui rumahnya dibobol pencuri menjelang sore hari. Saat itu, anak korban pulang lebih dulu untuk memberi makan ternak dan mendapati kondisi rumah sudah acak-acakan. Dua kamar di dalam rumah terlihat bekas congkelan benda tajam pada bagian pintunya.
    Setelah melakukan pemeriksaan, korban mendapati sejumlah aset berharganya telah raib. Barang-barang yang hilang meliputi uang tunai sebesar Rp 11 juta, perhiasan emas senilai Rp 30 juta, satu unit kamera Sony SCLR seharga Rp 30 juta, serta satu unit proyektor senilai Rp 5 juta.
    “Total kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai lebih dari Rp 70 juta. Selain kerugian materi, peristiwa ini juga meninggalkan trauma bagi keluarga karena terjadi saat momen sakral perayaan Natal,” tutur Ruxon.
    Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti utama. Saat ini, identitas pelaku masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh Satreskrim
    Polres Toraja Utara
    .
    Kasus
    pencurian rumah kosong
    saat ibadah Natal bukan kali pertama terjadi di Toraja Utara. Rentetan kejadian serupa tercatat pernah terjadi pada tahun 2022 di Tallunglipu dan Rantepao, serta terulang kembali pada tahun 2024 di Jalan Poros Tallunglipu.
    Polisi kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan memastikan keamanan rumah, seperti mengunci ganda pintu atau menitipkan rumah ke tetangga, sebelum meninggalkannya untuk beribadah dalam waktu lama.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.