Author: Kompas.com

  • Sepanjang 2025, Kejagung Pulihkan Aset Negara Sebesar Rp 19,6 Triliun
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        31 Desember 2025

    Sepanjang 2025, Kejagung Pulihkan Aset Negara Sebesar Rp 19,6 Triliun Nasional 31 Desember 2025

    Sepanjang 2025, Kejagung Pulihkan Aset Negara Sebesar Rp 19,6 Triliun
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku telah memulihkan aset negara sebesar Rp 19,6 triliun sepanjang 2025.
    Data tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum)
    Kejagung

    Anang Supriatna
    dalam konferensi pers Capaian Kinerja Kejagung 2025 pada Rabu (31/12/2025).
    “Badan Pemulihan Aset berhasil memulihkan
    aset negara
    dari hasil tindak pidana dengan total Rp 19.654.408.850.966,” ujar Anang dalam konferensi pers, Rabu (31/12/2025).
    Mekanisme pemulihan aset yang dilakukan Kejagung beragam. Kontribusi terbesar berasal dari penyelesaian uang pengganti dengan nilai mencapai Rp 18,6 triliun.
    Selain itu, terdapat pemasukan dari setoran uang tunai sebesar Rp 424,8 miliar, serta hasil lelang atau penjualan langsung yang mencapai Rp 304,1 miliar.
    Sementara itu, skema pemulihan aset dengan nilai paling kecil berasal dari pemberian hibah sebesar Rp 232,9 miliar.
    “Baik itu lelang, maupun penjualan langsung, juga pemberian hibah, juga setoran uang tunai, dan penyelesaian uang pengganti,” ujar Anang.
    Anang menambahkan,
    Kejaksaan Agung
    juga berhasil merealisasikan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp 19,6 triliun.
    “Total PNBP yang kita peroleh sebesar Rp19.848.156.431.992. Jadi melampaui target kita, yakni 733 persen dari target yang ditetapkan,” ujar Anang.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 4
                    
                        Polri Tetapkan 2 Eks Pejabat Kementerian ESDM Jadi Tersangka Korupsi Penerangan Jalan
                        Nasional

    4 Polri Tetapkan 2 Eks Pejabat Kementerian ESDM Jadi Tersangka Korupsi Penerangan Jalan Nasional

    Polri Tetapkan 2 Eks Pejabat Kementerian ESDM Jadi Tersangka Korupsi Penerangan Jalan
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Bareskrim Polri menetapkan dua mantan pejabat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) Tahun Anggaran 2020.
    Direktur Penindakan Kortastipidkor Polri Brigjen Pol Totok Suharyanto mengatakan, penetapan dilakukan setelah penyidik mendalami proyek pengadaan PJUTS di Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) yang dimenangkan
    PT Len Industri
    untuk wilayah tengah.
    “Nilai kontrak proyek tersebut sebesar Rp108.997.596.000 dan proses penyidikan dimulai pada 24 Januari 2023 dengan sangkaan Pasal 2 dan Pasal 3 juncto Pasal 55 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi,” ujar Totok dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Rabu (31/12/2025).
    Totok menjelaskan, penyidik menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara ini.
    Dua di antaranya merupakan eks
    pejabat Kementerian ESDM
    , yakni AS selaku Inspektur Jenderal Kementerian ESDM periode 2017–2023 dan HS selaku Sekretaris Ditjen EBTKE sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) periode 2019–2021.
    “Kemudian tersangka L, selaku direktur operasional PT Len Industri,” ucap Totok.
    Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan 3 Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
    Totok memaparkan, kasus ini bermula ketika Ditjen EBTKE menggelar lelang pemasangan 6.835 unit PJUTS di tujuh provinsi wilayah tengah pada 2020.
    Sebelum lelang dilaksanakan, kata Totok, AS diduga melakukan pemufakatan dengan L melalui perantara berinisial S untuk memenangkan PT Len Industri.
    “Caranya adalah dengan melakukan perubahan spesifikasi dan pemaketan yang semula 15 paket kecil digabung menjadi 5 paket, yakni 3 paket besar dan 2 paket menengah bernilai 100 miliar ke atas, agar PT Len Industri bisa mengikuti lelang,” kata Totok.
    Lebih lanjut, Totok menerangkan bahwa HS sempat meminta dilakukan peninjauan ulang meski dalam proses evaluasi PT Len Industri sempat dinyatakan gugur.
    AS lalu menerbitkan laporan rekomendasi klarifikasi kesanggupan, yang merupakan tindakan
    post-bidding
    dan dilarang dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.
    Pada tahap pelaksanaan, PT Len Industri juga diduga mengalihkan pekerjaan kepada pihak lain tanpa sepengetahuan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
    Akibatnya, sejumlah PJUTS tidak terpasang dan sebagian lainnya tidak sesuai spesifikasi (
    underspec
    ).
    “Perbuatan tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp19.522.256.578,74,” kata Totok.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Gibran Pastikan Fasilitas Pendidikan di IKN Siap Cetak SDM Unggul
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        31 Desember 2025

    Gibran Pastikan Fasilitas Pendidikan di IKN Siap Cetak SDM Unggul Nasional 31 Desember 2025

    Gibran Pastikan Fasilitas Pendidikan di IKN Siap Cetak SDM Unggul
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memastikan fasilitas pendidikan yang dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, siap mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.
    Hal ini disampaikannya usai meninjau fasilitas pendidikan tersebut, dari SD, SMP, hingga SMA, dalam kunjungan kerja hari keduanya di IKN.
    “Seluruh fasilitas pendidikan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan berdaya saing, sekaligus menjadi fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas,” kata Gibran dalam keterangan resminya, Rabu.
    Ia menyampaikan, fasilitas pendidikan yang dirancang secara terpadu ini tidak hanya berisikan ruang kelas.
    Tetapi, kata dia, juga dilengkapi dengan laboratorium teknologi, sains, ruang kegiatan siswa, dan berbagai fasilitas penunjang lainnya.
    “Untuk mendukung proses belajar-mengajar yang berkualitas di ibu kota baru,” bebernya.
    Adapun dalam tinjauannya, Gibran sempat melihat area dalam bangunan untuk melihat kesiapan ruang belajar dan fasilitas pendukung lainnya.
    Sebagai informasi, bangunan SD dan TK dibangun di atas lahan seluas 5.520 meter persegi dengan luas bangunan 8.460 meter persegi, terdiri atas dua
    basement
    dan empat lantai, serta dilengkapi 20 ruang kelas.
    Sementara itu, bangunan SMP berdiri di atas lahan seluas 5.520 meter persegi dengan luas bangunan 5.819 meter persegi, memiliki sembilan ruang kelas, serta dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pembelajaran seperti laboratorium dan ruang kegiatan siswa.
    Adapun bangunan SMA dibangun di atas lahan seluas 4.061 meter persegi dengan luas bangunan 8.302 meter persegi, terdiri atas empat lantai dengan sembilan ruang kelas untuk tiga tingkat angkatan.
    Setiap kelas dirancang menampung 32 murid, dan didukung fasilitas pembelajaran lengkap, mulai dari laboratorium bahasa, komputer, kesenian, hingga laboratorium fisika, kimia, dan biologi.
    Sejumlah orang turut mendampingi Gibran dalam peninjauan ini, yakni Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Plt.
    Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, serta Staf Khusus Wapres Achmad Adhitya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Cuaca Ekstrem Sebabkan 2 Kapal Tenggelam, Pemerintah Diminta Tak Remehkan Peringatan BMKG
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        31 Desember 2025

    Cuaca Ekstrem Sebabkan 2 Kapal Tenggelam, Pemerintah Diminta Tak Remehkan Peringatan BMKG Nasional 31 Desember 2025

    Cuaca Ekstrem Sebabkan 2 Kapal Tenggelam, Pemerintah Diminta Tak Remehkan Peringatan BMKG
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Wakil Ketua Komisi V DPR Syaiful Huda mendorong pemerintah untuk tidak menganggap remeh peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem.
    Hal tersebut disampaikannya menyusul dua kasus tenggelamnya kapal, yakni
    KM Putri Sakinah
    di perairan Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Serta Kapal Sharandy of The Seas di perairan selatan Denpasar, Bali.
    Bahkan, tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Komodo mengakibatkan meninggalnya pelatih tim putri Valencia, Martin Carerras serta ketiga anaknya.
    “Tragedi ini seharusnya tidak terjadi jika Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan seluruh stakeholder terkait tidak menganggap remeh warning dari
    BMKG
    ,” ujar Huda kepada wartawan, Rabu (31/12/2025).
    “Peringatan tentang Bibit
    Siklon
    96S sudah digencarkan sejak beberapa minggu terakhir. Ini adalah kelalaian kolektif dalam merespons deteksi dini bencana,” sambungnya.
    BMKG, kata Huda, sejak jauh hari telah mengeluarkan peringatan terkait ancaman Bibit Siklon 96S di Samudra Hindia yang berpotensi memicu angin kencang dan gelombang tinggi.
    Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) seharusnya menjadikan
    peringatan BMKG
    tersebut sebagai bahan dalam menyusun kebijakan transportasi umum.
    Secara khusus, ia juga menyorot operasional KM Putri Sakinah yang tetap berangkat pada malam hari menuju Pulau Padar. Padahal, kondisi gelombang laut tengah mencapai lebih dari dua meter.
    Kemenhub pun didesaknya untuk melakukan investigasi menyeluruh mengenai prosedur penerbitan izin berlayar dalam situasi
    cuaca ekstrem
    .
    “Kemenhub harus melakukan investigasi khusus. Mengapa kapal bisa lepas sandar di tengah risiko cuaca seperti itu? Kita bicara soal wilayah Bali, NTB, dan NTT yang merupakan wajah pariwisata Indonesia di mata internasional,” ujar Huda.
    “Hilangnya nyawa wisatawan mancanegara adalah pukulan telak bagi reputasi keamanan wisata kita,” sambungnya menegaskan.
    Dok. Freepik/Freepik Ilustrasi cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 28 Desember 2025.
    Sebelumnya, BMKG mengungkapkan bahwa Indonesia akan memasuki masa puncak musim penghujan pada Januari-Februari mendatang. Curah hujan akan meningkat signifikan di sejumlah daerah seperti Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
    Selain itu, terdapat tiga siklon dan bibit siklon di sekitar wilayah Indonesia, yaitu siklon Bakung, bibit siklon 93S, dan bibit siklon 95S. Ketiganya berpotensi menyebabkan hujan ekstrem.
    Saat ini BMKG terus melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi. Salah satu langkah yang dilakukan BMKG adalah modifikasi cuaca.
    “Operasi modifikasi cuaca kita lakukan untuk mencegah awan-awan hujan mendekati daratan Indonesia. Jadi kalau dia mendekat, nanti awan hujan itu kita semai dengan bahan semai dari NaCl agar dia jatuh di tempat-tempat seperti di perairan, atau di laut, atau di tempat yang tidak berbahaya. Atau kalau sudah sampai di atas Jakarta, itu kita tebarkan kapur tohor atau CaO, supaya dia terpecah dan tidak terjadi hujan,” ujar Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12).
    Faisal menyebut bahwa modifikasi cuaca mampu menurunkan curah hujan hingga 20–50 persen.
    BMKG tengah melakukan modifikasi cuaca di enam titik, di antaranya yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lampung.
    “BNPB dan BMKG, di bawah koordinasi Kemenhub, juga membuat platform info cuaca untuk transportasi darat, laut, dan udara,” ucapnya.
    BMKG bersama dengan instansi-instansi terkait senantiasa melakukan pemantauan dan antisipasi demi keselamatan masyarakat. Faisal meminta masyarakat waspada namun tetap tenang menghadapi
    potensi cuaca ekstrem
    .
    “Kami sudah bekerja sama dengan BNPB, BPBD, serta Basarnas. Untuk masyarakat, tetap tenang selama kita dapat memantau kondisi dan selalu bersiap untuk curah hujan tinggi dan gelombang tinggi,” tutupnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 8
                    
                        Akhir Kasus Prada Lucky: 17 Prajurit TNI Dipecat, Penjara 9 Tahun dan Bayar Rp 544 Juta
                        Regional

    8 Akhir Kasus Prada Lucky: 17 Prajurit TNI Dipecat, Penjara 9 Tahun dan Bayar Rp 544 Juta Regional

    Akhir Kasus Prada Lucky: 17 Prajurit TNI Dipecat, Penjara 9 Tahun dan Bayar Rp 544 Juta
    Tim Redaksi
    KUPANG, KOMPAS.com
    – Ibunda almarhum Prada Lucky Namo, Sepriana Paulina Mirpey, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih usai majelis hakim Pengadilan Militer III-15 Kupang menjatuhkan vonis kepada 17 terdakwa kasus penganiayaan yang menewaskan putranya, Rabu (31/12/2025).
    Di hadapan awak media, Sepriana mewakili keluarga besar almarhum menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan media yang telah mengawal proses hukum sejak awal persidangan hingga putusan dibacakan. Dukungan publik dinilai menjadi penguat bagi keluarga selama mencari keadilan.
    “Untuk semua media dan seluruh masyarakat Kota Kupang serta masyarakat Indonesia yang mengikuti sidang ini, baik secara langsung maupun daring, kami sekeluarga mengucapkan terima kasih. Berkat dukungan media dan masyarakat, almarhum anak kami bisa mendapatkan keadilan,” ujar Sepriana dengan suara bergetar.
    Sepriana menyebut, keluarga merasa puas dengan putusan yang dijatuhkan majelis hakim. Menurutnya, vonis tersebut mencerminkan rasa keadilan yang selama ini diperjuangkan keluarga korban atas hilangnya nyawa Prada Lucky.
    “Kami mengucapkan terima kasih kepada tiga hakim yang mulia, Oditur Militer,
    Pengadilan Militer Kupang
    , serta pimpinan institusi TNI yang telah memberikan keadilan bagi anak kami. Tuntutan Oditur Militer juga telah didengar oleh hakim dan itu adalah isi hati kami sebagai keluarga,” katanya.
    Sepriana juga menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas putusan tersebut. Ia menegaskan, keluarga akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas, termasuk proses pemecatan para terpidana dari dinas militer.
    “Kami bersyukur kepada Tuhan Yesus, Sang Pemilik Hidup, karena telah memberikan keadilan yang sebesar-besarnya bagi almarhum Lucky. Kami tidak bisa membalas semua kebaikan ini selain dengan doa,” ujarnya.
    Dalam sidang putusan tersebut, majelis hakim menjatuhkan vonis penjara kepada 17 terdakwa penganiaya
    Prada Lucky Namo
    , prajurit Yonif TP 834/WM Aeramo, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
    Sebanyak 15 terdakwa divonis 6 tahun penjara, sementara dua terdakwa lainnya dijatuhi hukuman 9 tahun penjara. Kelima belas terdakwa yang divonis 6 tahun penjara yakni Thomas Desembris Awi, Andre Mahoklory, Ponciatus Allan Dadi, Abner Yeterson Nubatonis, Rivaldo De Alexando Kase, Imanuel Nimrot Laubora, Dervinti Arjuna Putra Bessie, Rofinus Sale, Emanuel Joko Huki, Ariyanto Asa, Jamal Bantal, Yohanes Viani Ili, Mario Paskalis Gomang, Firdaus, serta Yulianus Rivaldy Ola Baga.
    Sementara itu, dua perwira yakni Letda Inf Made Juni Arta Dana dan Letda Achmad Thariq Al Qindi Singajuru, STr (Han), masing-masing divonis 9 tahun penjara.
    Majelis hakim menyatakan vonis tersebut sesuai dengan tuntutan yang sebelumnya dibacakan Oditur Militer. Selain hukuman penjara, seluruh terdakwa juga dijatuhi sanksi pemecatan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat.
    Tak hanya itu, para terdakwa juga diwajibkan membayar restitusi kepada keluarga korban sesuai perhitungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dengan total nilai Rp 544 juta, atau masing-masing sebesar Rp 32 juta.
    Sebelumnya diberitakan, sebanyak 22 terdakwa dalam kasus penganiayaan terhadap Prada Lucky dituntut hukuman pidana penjara serta pemecatan dari
    TNI AD
    .
    Rincian tuntutan pidana yakni 19 terdakwa dituntut 6 tahun penjara, dua terdakwa dituntut 9 tahun penjara, dan satu terdakwa dituntut 12 tahun penjara. Sidang pembacaan tuntutan oleh Oditur Militer sendiri telah berlangsung pada 10–11 Desember 2025.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Satu Korban Speedboat Terbalik di Yapen Papua Ditemukan Meninggal Dunia, 16 Masih Dicari
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        31 Desember 2025

    Satu Korban Speedboat Terbalik di Yapen Papua Ditemukan Meninggal Dunia, 16 Masih Dicari Regional 31 Desember 2025

    Satu Korban Speedboat Terbalik di Yapen Papua Ditemukan Meninggal Dunia, 16 Masih Dicari
    Tim Redaksi
    JAYAPURA, KOMPAS.com
    – Operasi pencarian dan pertolongan terhadap 17 korban speedboat terbalik di Kabupaten Kepulauan Yapen hari ketujuh membuahkan hasil.
    Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban dalam keadaan meninggal dunia pada Rabu (31/12/2025) pagi.
    Korban ditemukan terapung di bagian barat Pulau Kurudu pada jarak 3,8 nautical mile dan langsung dievakuasi ke Kampung Waindu.
    “Tadi pagi, sekitar pukul 07.25 WIT, tim SAR gabungan menemukan satu korban dalam keadaan meninggal dunia di Barat Pulau Kurudu dan langsung dievakuasi ke Kampung Waindu,” kata Kepala Kantor SAR Biak, Kundori letika dikonfirmasi pada Rabu siang.
    “Tadi sekitar pukul 11.10 WIT, korban langsung dibawa ke Serui menggunakan KN SAR WIBISANA 243 untuk di serahkan ke rumah sakit untuk dilakukan proses identifikasi,” ujarnya lagi.
    Dengan temuan ini, menurut Kundori, sudah ada lima korban yang ditemukan. Di antaranya, tiga orang selamat dan dua orang meninggal dunia.
    “Dari tujuh hari operasi, sudah ada lima orang ditemukan. Tiga orang selamat dan dua orang meninggal dunia,” katanya.
    Pasca temuan ini, tim SAR gabungan terus melanjutkan pencarian terhadap 16 korban lainnya yang masih dinyatakan hilang.
    “Tim SAR gabungan masih ada dilapangan untuk melakukan pencarian terhadap 16 korban lainnya. Kita terus berupaya menemukan seluruh korban,” ujar Kundori.
    Upaya pencarian masih dilakukan dengan udara dan laut. Pencarian dilakukan dengan menyisir beberapa titik.
    “Selain penyisiran, tim SAR juga melakukan penyelaman untuk mencari korban. Prinsipnya kita kerahkan kemampuan untuk menemukan para korban,” tandasnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Dedi Mulyadi Yakin Pembangunan 2026 di Jabar Tetap Jalan Meski Defisit Anggaran
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        31 Desember 2025

    Dedi Mulyadi Yakin Pembangunan 2026 di Jabar Tetap Jalan Meski Defisit Anggaran Regional 31 Desember 2025

    Dedi Mulyadi Yakin Pembangunan 2026 di Jabar Tetap Jalan Meski Defisit Anggaran
    Tim Redaksi

    BANDUNG, KOMPAS.com
    – Gubernur Dedi Mulyadi memastikan pembangunan 2026 mendatang tetap berjalan meski Pemprov Jawa Barat (Jabar) mengalami defisit anggaran.
    Ia mengakui kondisi
    keuangan daerah
    tertekan akibat beban utang serta penurunan pendapatan dari Dana Bagi Hasil (DBH) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) seiring melambatnya industri otomotif.
    Meski begitu, ia mengaku siap menghadapi kondisi ini.
    “Hari ini kita tahu bagaimana kondisi bisnis di motor dan mobil (otomotif) turun. Tetapi
    anggaran
    pembangunannya meningkat. Ya pasti terjadi defisit. Namun, bersama DPRD dan pemangku kepentingan lainnya, kita siap menghadapi kondisi ini. Pembangunan tidak boleh berhenti, kita tidak boleh menyerah,” kata Dedi, Rabu (31/12/2025).
    Dedi menegaskan,
    pembangunan 2026
    difokuskan pada
    infrastruktur
    strategis, seperti PJU terintegrasi, jembatan di Karawang dan Dayeuhkolot,
    flyover
    Bulak Kapal, jalur Puncak Dua,
    underpass
    Cimahi, serta jalan terusan Padalarang.
    “Ini proyek-proyek besar dan kami optimistis seluruhnya bisa dilaksanakan,” katanya.
    Selain infrastruktur, Pemprov Jabar akan membenahi
    tata ruang
    mulai awal 2026.
    Menurutnya, kesalahan tata ruang dan degradasi lingkungan bisa mengakibatkan banjir.
    “Ada faktor tata ruang yang salah. Ini sedang kita benahi dan akan dibahas perubahan tata ruang untuk seluruh Jawa Barat mulai Januari,” kata Dedi.
    Sebelumnya diberitakan,
    Dedi Mulyadi
    mengakui masih banyak persoalan mendasar yang belum terselesaikan di Jabar hingga pengujung 2025.
    Adapun “pekerjaan rumah” yang harus dibenahi bersama mulai dari infrastruktur, pendidikan, kemiskinan, pengangguran, hingga kerusakan lingkungan.
    Dedi menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Jawa Barat atas dukungan terhadap proses pembangunan yang selama ini dijalankan pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota.
    “Saya menyampaikan bahwa banyak kekurangan yang kami miliki. Masih belum selesainya pembangunan infrastruktur, tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah, tingkat ekonomi yang belum sesuai dengan harapan,” ujar Dedi dikutip dari video
    instagram
    dan sudah dikonfirmasi
    Kompas.com
    , Rabu (31/12/2025).
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 17 Terdakwa Penganiaya Prada Lucky Divonis 6 Tahun dan 9 Tahun Penjara 
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        31 Desember 2025

    17 Terdakwa Penganiaya Prada Lucky Divonis 6 Tahun dan 9 Tahun Penjara Regional 31 Desember 2025

    17 Terdakwa Penganiaya Prada Lucky Divonis 6 Tahun dan 9 Tahun Penjara
    Tim Redaksi
    KUPANG, KOMPAS.com
    – Sebanyak 17 terdakwa penganiaya Prajurit Dua (Prada) Lucky Chepril Saputra Namo, anggota Yonif TP 834/WM Aeramo, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), divonis enam tahun penjara dan sembilan tahun.
    Dengan rincian, 15 orang terdakwa divonis 6 tahun penjara dan dua orang divonis 9 tahun penjara.
    Sidang putusan itu digelar di Pengadilan Militer III-15 Kupang, Nusa Tenggara Timur (
    NTT
    ), Rabu (31/12/2025) pagi.
    Berikut 15 terdakwa yang divonis 6 tahun penjara:
    Sementara itu, ini dua terdakwa yang divonis 9 tahun penjara:
    Hakim menilai 17 terdakwa tersebut terbukti secara sah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan primer, yakni Pasal 131 ayat 1 jo ayat 3 Kitab Undang-undang Hukum Pidana Militer (KUHPM) jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
    Vonis hakim itu sesuai dengan tuntutan Oditur Militer dalam sidang yang digelar beberapa waktu lalu.
    Selain divonis penjara, 17 terdakwa ini juga dipecat dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD).
    Para terdakwa juga dihukum membayar biaya restitusi sesuai perhitungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sebesar Rp 544 juta, sehingga masing masing terdakwa membayar Rp 32 juta.
    “Para terdakwa juga akan dibebankan biaya perkara. Dan atas putusan ini, saya persilahkan para terdakwa merapat ke panasihat untuk meminta pendapat,” kata Hakim Ketua Mayor Chk Subiyatno dalam sidang, Rabu.
    Atas putusan itu, penasihat hukum para terdakwa menyatakan pikir-pikir. Oditur Militer juga menyatakan pikir-pikir.
    Sebelumnya diberitakan, sebanyak 22 terdakwa dalam kasus penganiayaan terhadap
    Prada Lucky
    dituntut hukuman pidana penjara serta pemecatan dari kesatuan TNI AD
    Dengan rincian tuntutan, 19 terdakwa dituntut enam tahun penjara, dua terdakwa dituntut sembilan tahun penjara, dan satu terdakwa dituntut 12 tahun penjara.
    Selain pidana penjara, seluruh terdakwa juga dituntut membayar restitusi kepada keluarga korban dengan total nilai lebih dari Rp 500 juta. Sidang pembacaan tuntutan oleh Oditur Militer berlangsung selama dua hari, yakni pada 10–11 Desember 2025.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Resign sebagai Teknisi, Pemuda Tegal Sukses Beternak Kambing Ala Wagyu Jepang
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        31 Desember 2025

    Resign sebagai Teknisi, Pemuda Tegal Sukses Beternak Kambing Ala Wagyu Jepang Regional 31 Desember 2025

    Resign sebagai Teknisi, Pemuda Tegal Sukses Beternak Kambing Ala Wagyu Jepang
    Tim Redaksi
    TEGAL, KOMPAS.com
    — Tingginya permintaan daging kambing untuk kuliner sate khas Tegal menginspirasi seorang pemuda bernama Tarmuji (29) membangun peternakan kambing modern di Desa Dukuhwaru, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
    Melalui inovasinya, Tarmuji mengelola sekitar 2.000 ekor kambing di atas lahan seluas 1.700 meter persegi untuk menyokong kebutuhan daging kambing bagi warung sate khas
    Tegal
    yang telah melegenda.
    Pemuda yang akrab disapa Muji ini memulai usaha peternakan kambing sejak usia 23 tahun.
    Latar belakang Muji terbilang tidak lazim untuk dunia peternakan. Ia merupakan lulusan teknik mesin sekolah menengah kejuruan.
    Pada usia 20 tahun, Muji memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai teknisi di sebuah perusahaan industri perakitan sepeda motor di wilayah Jabodetabek.
    Keputusan tersebut diambil setelah ia melihat tingginya permintaan daging kambing di Tegal yang mencapai 500 hingga 1.000 ekor per hari.
    Di sisi lain, pasokan kambing lokal masih terbatas dan belum mampu mencukupi kebutuhan ratusan warung sate di wilayah tersebut.
    “Awalnya karena melihat peluang di Tegal, pecinta kuliner sate di sini sangat banyak. Sate Tegal beda dari yang lain. Dari situ saya berpikir kenapa tidak inisiatif untuk ternak kambing saja,” kata Muji saat menerima kunjungan Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih, Rabu (31/12/2025).
    Muji menjelaskan, keempukan daging kambing yang dihasilkan berasal dari pengolahan pakan yang mengadopsi teknik peternakan sapi Wagyu ala Jepang.
    Teknik Wagyu Jepang merujuk pada sistem pemeliharaan ternak yang menekankan pengaturan pakan bernutrisi tinggi, jadwal makan terkontrol, serta manajemen stres ternak. Dengan pola tersebut, pertumbuhan lemak intramuskular dan tekstur daging menjadi lebih halus dan empuk.
    Teknik tersebut ia pelajari secara langsung saat berada di Jepang.
    “Dengan teknis tersebut kualitas daging domba yang dihasilkan memiliki tekstur premium yang menyerupai daging sapi kelas dunia,” pungkas Muji.
    Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih yang meninjau langsung Muji Jaya Farm mengaku kagum dengan model peternakan yang dikembangkan Muji.
    Legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai keputusan Muji terjun ke sektor peternakan merupakan langkah strategis di tengah era disrupsi ekonomi.
    Menurut Fikri, sektor pertanian, peternakan, dan kuliner merupakan bidang fundamental yang tidak dapat tergantikan oleh teknologi.
    “Saya kira ini pilihan yang sangat tepat karena di era disrupsi seperti sekarang ini, sektor pertanian, peternakan, dan kuliner adalah sesuatu yang tidak bisa digantikan, sehingga usaha ini akan berkelanjutan,” kata Fikri.
    Fikri yang merupakan legislator daerah pemilihan IX Jawa Tengah (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes) menilai model peternakan berbasis kolaborasi yang dibangun Muji layak diduplikasi di daerah lain.
    Menurut dia, pendekatan tersebut mampu memperkuat ekonomi kerakyatan tanpa saling mematikan antar-pelaku usaha.
    Ia juga menyoroti kemampuan Muji dalam mengelola seluruh aspek peternakan, mulai dari pakan hingga pemanfaatan limbah kotoran dan urin menjadi produk bernilai guna.
    Kemampuan tersebut dinilai menjadi salah satu kunci di balik kualitas daging kambing yang empuk dan diminati konsumen.
    Melalui kunjungan masa reses Desember 2025, Fikri mengajak generasi muda untuk tidak ragu berinovasi di sektor peternakan.
    Dengan sentuhan manajemen modern, sektor tersebut dinilai mampu menciptakan lapangan kerja mandiri yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Malam Tahun Baru di Pamekasan, Tugu Arek Lancor Bakal Steril Kendaraan
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        31 Desember 2025

    Malam Tahun Baru di Pamekasan, Tugu Arek Lancor Bakal Steril Kendaraan Regional 31 Desember 2025

    Malam Tahun Baru di Pamekasan, Tugu Arek Lancor Bakal Steril Kendaraan
    Tim Redaksi

    PAMEKASAN, KOMPAS.com
    – Tugu Arek Lancor di Kabupaten Pamekasan diprediksi menjadi pusat keramaian saat 
    Car Free Night
    (CFN) pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12/2025).
    Polres Pamekasan
    memastikan area tersebut akan steril dari kendaraan.
    Polres
    Pamekasan
    akan melakukan penutupan dengan radius 500 meter dari
    Tugu Arek Lancor
    sejak pukul 18.00 hingga pukul 00.15.
    Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Jupriadi menyampaikan penutupan akan dilakukan dari empat arah menuju Tugu Arek Lancor.
    “Kami mulai menutup akses ke Arek Lancor pukul 18.00. Empat titik kita tutup secara serentak,” katanya.
    Arus kendaraan di Jalan Jokotole akan dialihkan ke Jalan Kemuning, ke arah selatan.
    Sementara, untuk lalu lintas dari jalur selatan, kendaraan di Jalan Trunojoyo dialihkan ke arah timur, Jalan Niaga.
    Kemudian, dari arah barat, di Jalan Diponegoro akan dialihkan ke arah selatan ke Jalan Cokroatmojo.
    Terakhir, arus lalu lintas dari Jalan KH. Agus Salim akan diarahkan ke arah timur.
    “Kita pastikan di area Monumen Arek Lancor steril dari kendaraan. Sehingga masyarakat dengan keluarganya bisa tenang merayakan tahun baru,” ucapnya.
    Jupriadi menegaskan, di area Monumen Arek Lancor akan dikhususkan untuk pejalan kaki.
    Bahkan, sejumlah personel kepolisian disiagakan untuk pengamanan.
    Dia menambahkan, pusat keramaian diprediksi terjadi di dua lokasi.
    Selain di Monumen Arek Lancor, juga di lapangan eks stasiun di Jalan Trunojoyo.
    “Kita akan pantau setiap pusat keramaian agar tetap kondusif hingga pergantian tahun, salah satunya Tugu Arek Lancor,” imbuhnya.
    Ismiyati (36), warga Kelurahan Barurambat Kota, menyampaikan, dengan adanya pengalihan arus ini, ia berharap akses lalu lintas menuju Tugu Arek Lancor bisa lebih cepat.
    “Mungkin dengan adanya penutupan, akses lalu lintas lebih lengang. Sehingga akses menuju Tugu Arek Lancor lebih cepat. Biasanya kami mau bergerak ke sana saja susah karena padat bahkan macet total,” ucapnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.