Kronologi Kasus Korupsi Proyek KA yang Seret Eks Dirjen Kemenhub Jadi Tersangka
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Mantan Direktur Jenderal Perkeretaapian
Kementerian Perhubungan
,
Prasetyo Boeditjahjono
(PB) ditangkap atas kasus korupsi pembangunan
jalur kereta api
Besitang-Langsa di Sumatera Utara, Minggu (3/11/2024).
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus)
Kejaksaan Agung
(Kejagung) Abdul Qohar menjelaskan bahwa kasus ini mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp 1,1 triliun.
Peran Prasetyo terungkap setelah penyidik mengembangkan kasus tersebut berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan para terdakwa lain.
“Dalam perkara korupsi terkait rel kereta api ini, saat ini sedang dilakukan proses persidangan terhadap 7 tersangka. Kemudian dalam perkembangannya hari ini sudah ditetapkan satu lagi tersangka,” ujar Qohar saat konferensi pers, Minggu (3/11/2024).
Qohar memaparkan, kasus korupsi ini bermula ketika Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas 1 Medan memulai pembangunan jalur kereta api, dengan anggaran Rp 1,3 triliun dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Namun dalam pelaksanaannya, Prasetyo memerintahkan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) berinisial NSS untuk memecah proyek konstruksi tersebut menjadi 11 paket.
“Dan meminta kepada kuasa pengguna anggaran saudara berinisial NSS untuk memenangkan 8 perusahaan dalam proses tender atau lelang,” kata Qohar.
Setelah itu, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Barang dan Jasa berinisial RMY melaksanakan tender proyek, tanpa dilengkapi dokumen teknis yang disetujui pejabat teknis.
Proses kualifikasi pengadaan juga dilakukan dengan metode yang bertentangan dengan peraturan pengadaan barang dan jasa.
“Dalam pelaksanaannya, diketahui pembangunan Jalan KA Besitang tidak didahului studi kelayakan, tidak terdapat dokumen trase jalur kereta api yang dibuat Kemenhub,” ungkap Qohar.
Ia menambahkan bahwa konsultan pengawas, KPA, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) juga sengaja memindahkan jalur yang dibangun.
Kondisi ini membuat jalur kereta api tidak sesuai dengan dokumen desain dan jalan, dan berujung pada terjadinya penurunan tanah atau amblas.
“Sehingga jalur kereta api Besitang-Langsa mengalami amblas atau penurunan tanah dan tidak berfungsi atau tidak dapat terpakai,” ucap Qohar.
Tidak hanya terkait proses tender, Prasetyo juga disebut menerima
fee
sebesar Rp 2,6 miliar dari seorang kontraktor berinisial AAS melalui PT WTC.
Kini, Prasetyo sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 2 dan 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi.
Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) mendakwa Halim Hartono, Akhmad Afif Setiawan, eks Kasi Prasarana pada Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara, Rieki Meidy Yuwana, dan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara, Nur Setiawan Sidik telah merugikan negara Rp 1,1 triliun
Perkara ini juga menyeret eks Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara, Amanna Gappa; Tim Leader Tenaga Ahli PT Dardella Yasa Guna, Arista Gunawan; Beneficial Owner dari PT. Tiga Putra Mandiri Jaya dan PT Mitra Kerja Prasarana, Freddy Gondowardojo.
Di persidangan, nama eks Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara, Hendy Siswanto; dan eks Direktur Jenderal Perkeretaapian pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian pada Kemenhub, Prasetyo Boeditjahjono juga disebut-sebut terlibat dalam perkara ini.
Adapun kerugian negara itu timbul akibat korupsi yang telah dilakukan mereka sejak tahap perencanaan, pelelangan hingga proses pelaksanaan disebut jaksa telah memperkaya sejumlah pihak.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Author: Kompas.com
-
/data/photo/2024/11/03/6727804877f8f.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
8 Kronologi Kasus Korupsi Proyek KA yang Seret Eks Dirjen Kemenhub Jadi Tersangka Nasional
-
/data/photo/2024/11/03/672788a17b894.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Debat Pilkada Jatim, Tri Rismaharini Janji Bebaskan PNBP Nelayan Surabaya 3 November 2024
Debat Pilkada Jatim, Tri Rismaharini Janji Bebaskan PNBP Nelayan
Tim Redaksi
SURABAYA, KOMPAS.com
– Calon Gubernur Jawa Timur (Jatim) nomor urut 3,
Tri Rismaharini
, berkomitmen untuk membebaskan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi para nelayan jika terpilih dalam pemilihan mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan Risma saat debat kedua yang berlangsung di Gedung Grand City Convex, Surabaya, Minggu (3/11/2024).
Dalam debat tersebut, moderator membacakan pertanyaan terkait komunikasi dan koordinasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah pusat dalam pengelolaan izin dan pemanfaatan ruang laut.
“Menurut UU Pemda, penerbitan izin dan pemanfaatan ruang laut di bawah 2 mil adalah kewenangan provinsi,” ungkap moderator.
Namun, ia juga menambahkan, berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 28 Tahun 2021, persetujuan kegiatan berusaha sekaligus PNBP-nya merupakan wewenang menteri.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Risma menyatakan, nelayan di Jatim saat ini memiliki nilai tawar yang rendah.
Oleh karena itu, ia berencana untuk tidak menarik PNBP dari kelompok masyarakat tersebut.
“Sebenarnya, jika kita lihat, nilai tawar nelayan itu cukup rendah di Jatim. Karena itu, jika saya diberikan amanah oleh rakyat Jatim, maka saya tidak akan menarik PNBP untuk nelayan,” kata Risma.
Risma juga berkomitmen untuk memberikan fasilitas yang memadai bagi nelayan dalam menjalankan aktivitas mereka.
Dengan harapan, nilai tawar para penangkap ikan tersebut dapat meningkat.
“Kami akan berikan fasilitas nelayan, supaya nilai tawar nelayan lebih tinggi. Sehingga mereka tidak perlu direpotkan dengan membayar PNBP yang sebetulnya tidak terlalu besar,” jelasnya.
Lebih lanjut, Risma menyoroti permasalahan kemiskinan yang dihadapi oleh nelayan saat ini.
Ia berpendapat bahwa Pemprov Jatim seharusnya fokus untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
“Menurut saya, mana mungkin ikan bisa diatur jalannya. Karena itu yang kita lakukan adalah memberikan insentif untuk nelayan ini agar mereka bisa keluar dari kemiskinan,” tutupnya.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/03/672786867fd57.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Khofifah Buka Debat dengan Pamer Penghargaan, Luluk Bahas Jamban Surabaya 3 November 2024
Khofifah Buka Debat dengan Pamer Penghargaan, Luluk Bahas Jamban
Tim Redaksi
SURABAYA, KOMPAS.com
– Calon Gubernur Jawa Timur (Jatim) nomor urut 2,
Khofifah Indar Parawansa
, membuka debat kedua
Pilkada Jatim
dengan memamerkan sejumlah
penghargaan
yang diraihnya selama lima tahun masa kepemimpinannya, Minggu (3/11/2024).
Penghargaan
tersebut ditampilkan Khofifah saat pembawa acara memberikan kesempatan pertama untuk menyampaikan visi dan misinya.
“Hampir dua hari sekali kami mendapatkan penghargaan, baik internasional, nasional, maupun regional. Total ada 738 penghargaan,” ungkap Khofifah.
Ia juga memaparkan total investasi yang berhasil dihimpun hingga akhir 2023, mencapai Rp 145 triliun.
“Ini capaian tertinggi nilai investasi selama kami memimpin. Angka ini juga merupakan capaian nilai investasi terbaik kedua setelah DKI Jakarta,” tambahnya.
Khofifah menekankan pertumbuhan ekonomi Jatim yang terus berkembang secara inklusif, sehingga mampu membuka banyak lapangan kerja.
Pernyataan Khofifah tersebut direspons calon gubernur nomor urut 1,
Luluk Nur Hamidah
, saat menyampaikan visi misinya.
Luluk mengungkapkan, berdasarkan data yang diperolehnya, masih terdapat 2.158.000 keluarga di Jatim yang belum memiliki
jamban
yang sehat dan bersih.
Ia juga mencatat bahwa indeks kualitas lingkungan hidup di Jatim berada di peringkat ke-21 dari seluruh provinsi di Indonesia.
“Apalah arti penghargaan jika masih banyak rakyat Jatim yang hidup dalam kemiskinan. Jangan pernah berbangga atas banyaknya penghargaan yang diterima, sementara rakyat Jatim masih banyak yang miskin, urus KTP susah, urus BPJS susah, urus izin juga susah,” tegas Luluk.
Debat kedua Pilkada Jatim ini digelar di Grand City Surabaya pada Minggu (3/11/2024) malam, dengan mengusung tema “Tata Kelola Pemerintah yang Efektif dan Inovatif serta Pelayanan Publik yang Inklusif”.
Debat diikuti oleh tiga pasangan calon yang berlaga dalam Pilkada Jatim.
Pasangan nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, diusung oleh partai tunggal PKB.
Pasangan petahana nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak, didukung koalisi 15 partai politik, termasuk PSI, Nasdem, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Perindo, PPP, dan PKS, serta PBB, Partai Garuda, Partai Buruh, Partai Gelora, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), dan Partai Prima.
Pasangan nomor urut 3, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta, diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Hanura.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/06/11/66684d67c12a9.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Ribuan Peternak Sapi di Boyolali Resah, UD Pramono Nyaris Tutup karena Utang Pajak Rp 670 Juta Regional 3 November 2024
Ribuan Peternak Sapi di Boyolali Resah, UD Pramono Nyaris Tutup karena Utang Pajak Rp 670 Juta
Editor
KOMPAS.com
– Ada sekitar 1.300
peternak sapi
perah menggantungkan hidupnya pada Usaha dagang (UD) Pramono di
Boyolali
.
Namun baru-baru ini, UD Pramono hendak pamit kepada para peternak sapi karena tak bisa menjalankan usahanya lagi terkait masalah pajak.
Padahal sudah sejak puluhan tahun peternak bekerjasama saling menguntungkan dengan UD Pramono.
Selama ini, UD Pramono menyediakan pakan ternak sapi bagi peternak dan membeli susu dari para petani.
Peternak pun mendapat keuntungan dari selisih harga jual susu dengan harga pakan.
Tak hanya itu, UD Pramono juga memberikan kredit tanpa bunga kepada para petani binaannya.
Diketahui, rekening UD Pramono diblokir karena terlilit pajak Rp 670 juta. Rekening tersebut dapat dibuka kembali bsetelah UD Pramono melunasi ketetapan pajak.
Mengetahui hal itu, ratusan peternak sapi perah pun menggeruduk kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Boyolali, Jawa Tengah, Senin (28/10/2024).
“Hari Jumat besok, (UD milik) Pak Pramono akan tutup. Makanya kita datang ke sini untuk klarifikasi,” kata Gito (56) warga Dukuh Rejosari, Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo.
Mereka meminta penjelasan terkait dibekukannya nomor rekening milik UD Pramomo karena masalah pajak.
Menerima aksi para peternak, Kepala KPP Pratama Boyolali, Irawan menjelaskan bahwa kewajiban pajak UD Pramono belum terpenuhi.
Menurutnya, wajib pajak mempunyai kewajiban yang sama membayar pajak sesuai aturan. Namun terdapat perbedaan data dari wajib pajak tersebut.
Karena itulah, pihaknya akan melakukan pemeriksaan.
“Nah periksaan itu kan akan menghasilkan ketetapan pajak. Ketetapan pajak ini harus dilunasi,” jelasnya.
Seluruh data transaksi dibuka selama proses pemeriksaan ini.
Jika dalam satu bulan ketetapan pajak ini tak dilunasi, sebagai langkah awal pihaknya akan memberikan teguran.
Namun jika dalam 21 hari tak juga dibayar, pihaknya akan mengeluarkan surat paksa.
“Nah begitu surat paksa tidak juga diindahkan, ini tentunya semua wajib pajak pasti kita lakukan tindakan penagihan aktif, bisa penyiataan, bisa pemblokiran rekening, akhirnya nanti bisa penyanderaan menurut undang-undang pajak,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Boyolali berupaya menyelamatkan UD Pramono agar ribuan peternak tidak ikut gulung tikar.
Asisten II, Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Boyolali Insan Adi Asmono mengungkapkan pihaknya terus melakukan komunikasi intensif dengan kantor perpajakan untuk mengambil jalan terbaik bagi kepentingan peternak penyedia susu.
Pasalnya, pembekuan uang Rp 670 juta itu tak hanya masalah untuk UD Pramono sebagai wajib pajak. Tapi juga berkaitan langsung dengan keberlangsungan 1.300 peternak.
“Kami berupaya dengan opsi memberi keleluasaan pada UD Pramono, seperti alternatif pembukaan rekening atau sejenis agar bisa tetap bertransaksi, dengan tetap berpedoman pada ketentuan perundangan dan asas asas umum pemerintahan yang baik,” terangnya.
Terlebih, susu segar yang dikumpulkan UD Pramono ini tidak sedikit.
Per hari dari 1.300 peternak mitra ini mampu memproduksi 20 ribu ton susu.
Dari 20 ribu ton susu itu, sekitar 2 ribu ton susu untuk memenuhi kebutuhan warung susu segar di Solo Raya.
Puluhan ribu ton susu itu juga dibeli dengan harga sesuai harga yang diberikan industri pengolahan susu (IPS).
Artikel ini rangkuman dari berita yang telah tayang di TribunSolo.com
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/03/67277b0be17bb.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Prabowo dan Jokowi Makan Nasi Goreng di Solo: Gak Ada Obrolan Politik Regional 3 November 2024
Prabowo dan Jokowi Makan Nasi Goreng di Solo: Gak Ada Obrolan Politik
Tim Redaksi
SOLO, KOMPAS.com
– Presiden
Prabowo Subianto
dan Presiden ke-7
Joko Widodo
(Jokowi)
makan malam
bersama di
Wedangan Omah Semar
, Jalan Duku Satu, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (3/11/2024).
Keduanya tiba di lokasi sekitar pukul 19.10 WIB dengan mengendarai mobil Alphard putih berpelat B 2095 ZZH.
Dalam suasana yang tertutup, Prabowo dan Jokowi terlihat berbincang serius di ruang VIP restoran tersebut.
Sekitar pukul 20.10 WIB, keduanya menyelesaikan makan malam dan keluar dari Wedangan Omah Semar dengan senyum semringah, sebelum melanjutkan perjalanan dalam satu mobil.
Di dalam mobil, Prabowo mengungkapkan, mereka mengobrol tentang berbagai hal selama makan malam.
“Ngobrolnya masalah ini dan itu,” ungkap Prabowo sambil tertawa bersama Jokowi.
Ia juga menambahkan bahwa mereka menikmati hidangan khas Kota Solo, termasuk nasi goreng Jawa yang sangat lezat.
Ketika ditanya mengenai pembahasan politik, Prabowo menegaskan bahwa tidak ada diskusi mengenai hal tersebut.
“Enggak ada politik ini,” tegas Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Momen makan malam ini menunjukkan hubungan baik antara kedua pemimpin, meskipun tanpa melibatkan isu politik dalam pembicaraan mereka.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/09/23/66f13f2cb02ff.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Ketiga Paslon Pilkada Jatim Tiba di Lokasi Debat Kedua Surabaya 3 November 2024
Ketiga Paslon Pilkada Jatim Tiba di Lokasi Debat Kedua
Tim Redaksi
SURABAYA, KOMPAS.com
– Ketiga pasangan calon (
paslon
) dalam Pilkada Jawa Timur (Jatim) tiba di lokasi
debat kedua
yang berlangsung di Gedung Grand City Convex,
Surabaya
, pada Minggu (3/11/2024).
Berdasarkan pantauan Kompas.com, paslon yang pertama kali tiba adalah nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Hakim, yang hadir sekitar pukul 18.19 WIB.
“Ya semua berjalan seperti biasanya. Kita banyak ngluyur (keliling) blusukan,” kata Luluk saat ditemui di lokasi.
“Jadi ya lumayan kita memanfaatkan waktu untuk ketemu lebih banyak lagi warga dan blusukan di kabupaten-kabupaten,” tambah dia.
Luluk mengaku akan menikmati debat kedua sebagaimana mereka lakukan pada debat pertama, Jumat (18/10/2024), dengan harapan masyarakat dapat memilih paslon yang tepat.
“Kami mudah-mudahan tetap ada ruang, di mana warga bisa tercerahkan dan bisa melihat kami sebagai figur baru yang membawa Jawa Timur lebih baik,” jelasnya.
Luluk terlihat mengenakan kemeja putih dengan rompi batik biru dan selendang berwarna ungu, sementara Lukman mengenakan kemeja putih dan jaket biru.
“Kami mudah-mudahan tetap ada ruang, di mana warga bisa tercerahkan dan bisa melihat kami sebagai figur baru yang membawa Jawa Timur lebih baik,” ujarnya.
Paslon
selanjutnya yang tiba adalah nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak.
Mereka disambut sejumlah pendukung yang telah menunggu di depan gedung.
Khofifah mengenakan kerudung dan batik biru, sedangkan Emil tampil dengan setelan jas hitam, kemeja putih, dan dasi biru.
Keduanya hanya merespons dengan senyuman ketika ditanya mengenai persiapan debat kedua, sebelum melanjutkan ke lokasi debat di lantai 4 gedung.
Paslon nomor urut 3, Tri Rismaharini, tiba terakhir di Gedung Grand City Convex. Risma, yang mengenakan pakaian serba merah, hanya diam saat dihampiri media.
Sementara itu, wakilnya, Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), menyusul Risma memasuki gedung dengan mengenakan batik hijau dan peci hitam.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/03/672768201aeab.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Prabowo Menjemput Jokowi untuk Wedangan Bersama di Kota Solo Regional 3 November 2024
Prabowo Menjemput Jokowi untuk Wedangan Bersama di Kota Solo
Tim Redaksi
SOLO, KOMPAS.com
– Presiden
Prabowo Subianto
mengundang Presiden ke-7
Joko Widodo
(Jokowi) menikmati wedangan bersama di
Wedangan Omah Semar
, di Jalan Duku Satu, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan,
Kota Solo
, Jawa Tengah.
Kegiatan ini dimulai ketika Prabowo mengunjungi kediaman Jokowi di Jalan Kutai Utara, Kelurahan Sumber, sekitar pukul 18.20 WIB pada Minggu, 3 November 2024.
Setelah beberapa saat, keduanya keluar dari rumah secara bersamaan pada pukul 18.43 WIB.
Prabowo terlihat santai mengenakan kemeja berwarna biru dongker, sementara Jokowi mengenakan kemeja putih.
Mantan Menteri Pertahanan tersebut melambaikan tangan kepada awak media, diikuti dengan senyum semringah Jokowi.
Setelah itu, Prabowo dan Jokowi memasuki mobil Alphard putih berpelat B 2095 ZZH untuk menuju Wedangan Omah Semar.
Sebelum naik mobil, Prabowo sempat mengungkapkan bahwa ia tidak mengetahui jalanan di Kota Solo.
“Saya ndak tau jalan Solo,” kata Prabowo Subianto saat ditanya mengenai arah perjalanan.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/07/16/6695ded1def9f.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Video Viral Perwira Polda Maluku Tonjok Sopir Taksi "Online" di Jakarta Regional 3 November 2024
Video Viral Perwira Polda Maluku Tonjok Sopir Taksi “Online” di Jakarta
Tim Redaksi
AMBON, KPMPAS.com
– Sebuah video yang menunjukkan seorang pria menonjok sopir taksi
online
telah viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 30 detik tersebut, pelaku yang duduk di bagian belakang mobil bersama seorang perempuan, terlibat adu mulut dengan sopir.
Tak lama kemudian, pria berkacamata itu membuka pintu mobil dan menonjok wajah sopir.
Setelah menonjok, pelaku dan teman wanitanya segera keluar dari mobil. Aksi kekerasan ini terekam oleh kamera tersembunyi yang ada dalam taksi
online
.
“Ini ada rekan loh, ada rekaman, gue laporin lu nonjok gua, awas lu,” kata korban kepada pelaku.
Sementara itu, pelaku yang sudah berada di luar mobil terlihat kesal dan mempertanyakan ancaman korban.
Dari penelusuran Kompas.com, terungkap bahwa pria yang menonjok sopir taksi
online
tersebut adalah seorang
perwira polisi
yang bertugas di
Polda Maluku
.
Kepala Bagian Humas Polda Maluku, Kombes Pol Aries Aminullah, mengonfirmasi bahwa pelaku bernama Kompol Bambang Surya Wiharga.
“Si Bambang ini Kasubdit Dirlantas Polda Maluku,” kata Aries kepada Kompas.com melalui telepon, Minggu (3/11/2024).
Aries menjelaskan, insiden tersebut terjadi di Jakarta pada Kamis (31/10/2024). Saat itu, Bambang sedang cuti melangsungkan pernikahan.
“Kejadiannya di Jakarta, posisi dia mau nikah sama ceweknya itu, kejadiannya Kamis tanggal 31,” sebutnya.
Meskipun pelaku dan korban telah sepakat untuk menyelesaikan masalah tersebut secara damai, Aries menegaskan, kasus ini akan tetap diproses sesuai aturan yang berlaku.
“Terkait pemukulannya itu sudah dilakukan perdamaian dengan pihak korban, tapi Pak Kapolda selalu menyampaikan dan menekankan di setiap apel akan menindak tegas anggota yang melakukan pelanggaran,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tim dari Propam akan melakukan penyelidikan dan memproses pelaku sesuai dengan ketentuan yang ada.
“Menyangkut video viral ini, Propam akan menyelidiki dan memproses. Dia kan ada di Jakarta, nanti mau pulang baru ditindaklanjuti, karena kasus ini sudah jadi atensi Pak Kapolda,” tutupnya.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2024/05/10/663e0744e7ac1.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2023/01/18/63c75ee774f65.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)