Gara-gara Sertifikat Tanah, Anak Tega Bunuh Ayah Kandung di Jember
Editor
KOMPAS.com
– Sutikno (39) tega membunuh ayah kandungnya sendiri di rumahnya Lingkungan Jambuan, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten
Jember
, Jawa Timur, Sabtu (2/11/2024) malam.
Korban ayahnya sendiri, Tali (55) tewas dibunuh dengan senjata tajam pisau usai terjadi cekcok permasalahan sertifikat tanah.
Kasatreskrim Polres Jember, AKP Abid Uais Al-Qarni mengungkapkan kejadian ini bermula saat pelaku mendatangi rumah korban.
“Di sana terjadi cekcok antar keduanya, hingga terjadi perselisihan antara korban dengan pelaku. Sampai akhirnya pelaku menusukkan senjata tajam kepada ayahnya sendiri,” imbuhnya.
Pelaku menusuk tubuh korban sebanyak empat kali, yaitu dua kali tusukan di punggung kiri dan dua tusukan di perut sebelah kiri.
“Tanpa berpikir panjang, pelaku mengarahkan senjata tajam dan melakukan penusukan kepada korban sebanyak empat kali,” ujarnya, Senin (4/11/2024).
Menurutnya, pelaku dua kali menusuk bagian punggung korban, serta dua kali menusuk bagian perut ayahnya sendiri. Hingga lansia tersebut menghembuskan napas terakhirnya.
“Hasil autopsi di RSD dr Soebandi Jember, juga ditemukan luka sayatan di bagian tangan korban,” kata AKP Abid Uais Al-Qarni.
Motif penusukan ini karena pelaku meminta harta gono-gini berupa tanah, namun korban tidak memberikannya.
“Pelaku merasa punya hak atas aset tanah dan pelaku meminta hak tersebut. Tetapi oleh korban tidak diindahkan, hingga terjadilah pembunuhan tersebut,” ucap Abid.
Pelaku pun emosi karena
sertifikat tanah
itu tidak diberikan akhirnya menusuk korban.
Akibat perbuatannya, pelaku terancam dengan Pasal 340 KUHP Sub Pasal 44 ayat (3) UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dengan ancaman pidana hukuman mati atau seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Fakta Terbaru Kasus Anak Bunuh Ayah di Jember Gara-gara Sertifikat Tanah, Polisi Beber Kronologi
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Author: Kompas.com
-
/data/photo/2022/08/11/62f455717fa9c.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Gara-gara Sertifikat Tanah, Anak Tega Bunuh Ayah Kandung di Jember Regional 4 November 2024
-
/data/photo/2023/07/20/64b8eb37bd3c9.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Penemuan Bayi di Atap Rumah Warga Surabaya, Ditemani Kucing Saat Nangis Surabaya 4 November 2024
Penemuan Bayi di Atap Rumah Warga Surabaya, Ditemani Kucing Saat Nangis
Editor
KOMPAS.com –
Sesosok bayi ditemukan di atap rumah warga di Jalan Pacar Keling, Gang 6, RT 006 RW 006, Kelurahan Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari,
Surabaya
, Jawa Timur, Sabtu (2/11/2024) malam.
Ketua RT 006 Dadang Harjogunawan mengatakan, bayi perempuan itu kondisinya tampak normal. Saat ditemukan, di tubuh bayi itu masih tertempel tali pusar.
Bayi tersebut tergeletak beralas kaus. Bayi itu berada di asbes yang membatasi atap rumah warga berinisial SR (57) dengan warga lain di RT 005, di sisi selatan permukiman.
“Tubuhnya normal semua organ. Memar gak ada. Luka gak ada,” ujarnya, Minggu (3/11/2024), dikutip dari
Tribun Jatim.
Namun, tubuh bayi tersebut terdapat bentol karena gigitan semut.
“Kondisi sempat ada semut. Sehingga bayi nangis terus,” ucapnya.
Saat ditanya bagaimana bisa bayi itu berada di atap rumah warga, Dadang tak mengetahuinya. Dia pun memasrahkan kasus
penemuan bayi
ini kepada polisi.
“Itu yang masih bingung. Kalau naik atap, pasti terdengar. Kalau lewat sini juga gak mungkin. Kalau loncat dari gang RT 005, di situ ada got selebar 30 cm. Kalau lompat pasti jebol,” ungkapnya.
Ketua RT 005 Putut Handoko juga mengaku kebingungan dengan keberadaan
bayi di atap rumah
warga ini. Pasalnya, ketinggian atap itu sekitar lima meter.
Ditambah lagi, kampungnya tebilang ramai, sehingga dia merasa mustahil bila ada orang asing yang tiba-tiba masuk ke permukimannya untuk sekadar meletakkan bayi itu.
“Bayi diletakkan di atas kain. Diletakkan aja,” tuturnya.
Sewaktu ditemukan dalam keadaan menangis, bayi itu kabarnya ditemani seekor kucing.
Pemilik rumah, SR, menuturkan, dirinya memang memelihara kucing di rumah.
Ia membenarkan bahwa kucingnya sempat berada di samping bayi tersebut.
“Kucingnya diam, iya (mantau). Bayi nangis,” jelasnya.
Ketika bayi itu ditemukan, SR tak berada di rumah. Di rumah hanya ada anaknya. Menurut SR, anaknya sempat mendengar tangisan bayi tersebut.
“Anak saya di kamar. Katanya dia takut. Suaranya kayak aneh. Iya (saya naik lihat ada kucing nungguin bayi),” terangnya.
Usai menemukan bayi itu, warga berinisiatif memberikan susu kepadanya sambil menunggu kedatangan petugas.
“Saya buatkan susu SGM. Saya ambil dot milik anak yang biasa saya momong. Lalu saya buatkan susu. Itu susu dikasih orang-orang, ya kami inisiatif aja sih,” jelas seorang warga, Evi.
Bayi yang ditemukan di atap rumah tersebut memiliki berat sekitar 3,315 gram dan panjang 50 sentimeter. Bayi itu diperkirakan berusia empat jam setelah dilahirkan.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Penemuan Bayi di Atap Rumah Warga Surabaya: Tubuh Bentol Digigit Semut, Nangis Ditemani Kucing
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/04/6728ae95f017a.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Karimun Tabrak Truk di Tol Semarang-Solo, Satu Orang Meninggal, 3 Luka-luka Regional 4 November 2024
Karimun Tabrak Truk di Tol Semarang-Solo, Satu Orang Meninggal, 3 Luka-luka
Tim Redaksi
UNGARAN, KOMPAS.com
– Satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di jalan tol
Solo-Semarang
, tepatnya di Km 445.200 jalur A, pada Senin (4/11/2024) sekitar pukul 07.15 WIB.
Insiden tersebut berlangsung di wilayah Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan Suzuki Karimun dengan nomor polisi W 1088 R dengan truk Hino BE 8314 PY.
“Satu korban meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Senin.Lingga mengungkapkan bahwa Suzuki Karimun dikemudikan oleh Hafinel Oktario (41), warga Kebonan, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali.
Penumpang dalam kendaraan tersebut adalah Farida Nur Aini (32), Atik Nurul Khasanah (54), dan Nabila Azkhiya Syafarina (3).
“Sementara itu, pengemudi truk bernama Aris Setiawan (35), warga Desa Negeri Jemanten, Kecamatan Margatiga, Kabupaten Lampung Timur,” tambahnya.
Korban meninggal dunia, Farida Nur Aini, mengalami luka sobek di kepala sebelah kiri dan pecah pada mata sebelah kiri, serta dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.
Penumpang lainnya dari Suzuki Karimun juga mengalami luka-luka.
Menurut Lingga, kecelakaan ini bermula ketika Suzuki Karimun melaju dari arah Semarang menuju Solo.
“Diduga kendaraan ini melaju dengan kecepatan tinggi, dan saat tiba di Km 445.200 jalur A, menabrak bak belakang truk Hino yang melaju searah di depannya,” kata dia.
Tabrakan tersebut menyebabkan Suzuki Karimun terpental dan melintang di tengah badan jalan lajur cepat, yang mengakibatkan terjadinya
kecelakaan lalu lintas
.
Lingga mengatakan bahwa penyidik Satlantas Polres Semarang akan meminta keterangan dari pengemudi Suzuki Karimun dan truk terkait kejadian ini.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/07/17/66978d31a4124.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Balai Besar TNBTS Sebut Jumlah Wisatawan ke Bromo Normal meki Harga Tiket Naik Surabaya 4 November 2024
Balai Besar TNBTS Sebut Jumlah Wisatawan ke Bromo Normal meski Harga Tiket Naik
Tim Redaksi
MALANG, KOMPAS.com
– Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (
BB TNBTS
) memastikan bahwa kenaikan tarif tiket masuk kawasan wisata Gunung Bromo sejak 30 Oktober 2024 lalu tidak mengurangi jumlah kunjungan wisata.
Berdasarkan catatan BB TNBTS, angka kunjungan wisata relatif tetap sama seperti sebelum adanya kebijakan kenaikan tarif tiket.
Pranata Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Endrip Wahyutama, mengatakan bahwa selama enam hari terakhir pemberlakuan tarif tiket baru, yaitu dari 30 Oktober hingga 4 November, jumlah kunjungan mencapai 10.057 wisatawan.
“Dari jumlah itu, sebanyak 9.290 wisatawan domestik dan sisanya, 767 wisatawan mancanegara (wisman),” ungkapnya melalui pesan singkat, Senin (4/11/2024).
Menurut Endrip, meskipun ada kenaikan tarif, jumlah kunjungan wisata terbilang masih normal meski cenderung fluktuatif.
“Pada hari pertama diberlakukan kenaikan tarif, yakni pada 30 Oktober, ada 942 wisatawan domestik dan 156 wisatawan mancanegara, dengan total 1.096 pengunjung,” tuturnya.
Kemudian, pada akhir pekan, Sabtu (2/11/2024), jumlah kunjungan meningkat menjadi 2.853 wisatawan, dengan rincian 2.730 orang wisatawan domestik dan 123 orang wisatawan mancanegara.
Lalu, pada hari Minggu (3/11/2024), total kunjungan sebanyak 2.982 wisatawan, dengan rincian 2.855 wisatawan domestik dan 127 orang wisatawan mancanegara.
Alhasil, menurut Endrip, BB TNBTS harus menambah kuota kunjungan selama dua hari di akhir pekan tersebut, dari ambang batas maksimal kunjungan harian sebanyak 2.752 kunjungan per hari.
“Kami menyedia kuota tambahan sejumlah 25 persen di atas jam 8 pagi, jika kuota yang tersedia sudah habis,” pungkasnya.
Sebelumnya, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melakukan penyesuaian tarif masuk kawasan wisata Gunung Bromo dan sekitarnya.
Penyesuaian tarif itu akan diberlakukan mulai Rabu (30/10/2024) lalu.
Untuk diketahui, kenaikan tarif masuk kawasan Gunung Bromo tersebut dikeluarkan oleh Balai Besar TNBTS yang berlaku hari ini.
Rincian tarif perubahannya adalah untuk wisatawan lokal nusantara dari Rp 29.000 naik menjadi Rp 54.000 di hari kerja. Sedangkan untuk hari libur, Rp 34.000 naik menjadi Rp 79.000.
Sementara untuk wisatawan mancanegara dipatok di harga Rp 255.000 baik di hari kerja maupun di hari libur, yang sebelumnya hanya Rp 220.000 di hari kerja dan Rp 310.000 di hari libur.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/04/6728aef44e341.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
2 Tanggapan Iran Setelah AS Kerahkan Pesawat Pengebom B-52 ke Timur Tengah Internasional
Tanggapan Iran Setelah AS Kerahkan Pesawat Pengebom B-52 ke Timur Tengah
Penulis
TEHERAN, KOMPAS.com –
Iran menanggapi langkah Amerika Serikat (AS) yang mengerahkan
pesawat pengebom B-52
ke Timur Tengah akhir pekan lalu.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, pada Senin (4/11/2024) mengkritik, apa yang disebutnya sebagai kehadiran Amerika Serikat yang mengganggu stabilitas tersebut.
“Kami selalu percaya bahwa kehadiran Amerika di wilayah ini adalah kehadiran yang mengganggu stabilitas,” kata Baghaei dalam sebuah konferensi pers, sebagaimana dilansir
AFP.
Ia menambahkan, pengerahan pesawat tersebut tidak akan menghalangi tekad Iran untuk mempertahankan diri.
Militer AS pada Sabtu (2/11/2024) mengumumkan pengerahan pesawat pengebom B-52 ke Timur Tengah sebagai peringatan kepada Iran yang telah bersumpah untuk menanggapi serangan Israel terhadap situs-situs militernya pada 26 Oktober.
Serangan Israel merupakan pembalasan atas serangan rudal Iran pada 1 Oktober, yang juga merupakan pembalasan atas pembunuhan para pemimpin kelompok yang didukung Iran dan seorang komandan Garda Revolusi.
Sedikitnya empat tentara dilaporkan tewas dalam serangan yang juga menyebabkan kerusakan pada beberapa sistem radar Iran itu. Media Iran melaporkan bahwa seorang warga sipil juga tewas.
Baghaei mengatakan, tanggapan Iran akan “pasti dan tegas”.
Dia menambahkan, Iran mendukung semua inisiatif dan upaya untuk mendorong gencatan senjata di Gaza dan Lebanon, di mana Israel berperang dengan Hamas dan Hizbullah yang didukung oleh Iran.
Israel mengatakan, serangannya pada tanggal 26 Oktober menargetkan kemampuan pertahanan dan produksi rudal Iran, namun Teheran mengatakan produksi rudalnya tetap utuh.
Pada Senin, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan negaranya memiliki rudal sehingga Israel tidak akan berani menyerang.
Dalam konferensi pers tersebut, Baghaei menyampaikan, posisi resmi Iran menentang perubahan doktrin nuklir dan upaya untuk mengembangkan senjata atom tetap sama.
Mengutip pidato pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei baru-baru ini, Baghaei mengatakan, republik Islam Iran akan “dilengkapi dengan semua yang diperlukan untuk mempertahankan” diri.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/04/6728a4a9da111.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Debat Perdana Pilkada Blora: Isu Bandara Ngloram Jadi Sorotan Utama Regional 4 November 2024
Debat Perdana Pilkada Blora: Isu Bandara Ngloram Jadi Sorotan Utama
Tim Redaksi
BLORA, KOMPAS.com
– Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Blora
menggelar debat perdana pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 di Gedung Graha Larasati, Senin (4/11/2024).
Debat ini mengusung tema “Pembangunan Ekonomi yang Berkualitas untuk Meningkatkan Kemakmuran Masyarakat Blora” dan dihadiri oleh kedua pasangan calon (paslon) yang duduk di atas panggung.
Pasangan nomor urut 01, Arief Rohman-Sri Setyorini (ASRI) mengenakan baju berwarna putih, sementara pasangan nomor urut 02, Abu Nafi-Andika Adikrishna Gunarjo (ABDI), tampil dengan pakaian batik.
Salah satu isu yang mencuat dalam debat adalah pembangunan
Bandara Ngloram
, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata di Blora.
Arief Rohman menjelaskan, kebijakan untuk mengembangkan potensi ekonomi, sosial, budaya, dan pariwisata demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Blora.
“Tentunya kita berterima kasih kepada Pak Jokowi yang sudah banyak sekali membantu Kabupaten Blora dalam hal akses, salah satunya lewat Bandara Ngloram,” kata Arief.
KOMPAS.COM/ARIA RUSTA YULI PRADANA Kondisi pesawat saat akan terbang dari Bandara Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (16/12/2023)
Ia juga menambahkan bahwa terdapat stasiun kereta api dan terminal bus yang menjadi akses pintu gerbang menuju Blora.
Arief berkomitmen untuk mengadakan berbagai event guna menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.
“Kuncinya adalah kita harus sering mengadakan event skala lokal, nasional, atau internasional,” terangnya.
Pernyataan Arief Rohman kemudian ditanggapi oleh Abu Nafi, yang menilai Bandara Ngloram sebagai bandara yang mangkrak.
“Saya kadang berpikir, kemarin ketika awal dibuka sudah jalan tiba-tiba tutup lagi. Jadi, harapan saya, semoga Bandara Ngloram tidak menjadi sesuatu yang mangkrak lagi,” ujar Abu Nafi.
Menanggapi kritik tersebut, Arief Rohman, yang saat ini sedang cuti kampanye sebagai bupati, menjelaskan bahwa Bandara Ngloram telah melalui proses konsultasi dengan pemerintah pusat untuk diaktifkan kembali.
“Beberapa kali bandara ini bisa melayani penumpang dan diresmikan oleh presiden. Kendala yang ada adalah bandara ini merupakan aset pusat, dan dana pembangunannya sepenuhnya berasal dari kementerian pusat, jadi kita hanya menerima manfaat,” jelasnya.
Arief juga mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada investor yang berminat untuk membuka sekolah penerbangan di Bandara Ngloram.
“Informasi terbaru menunjukkan bahwa sudah ada pesawat yang ditempatkan di sana untuk mencetak anak-anak Blora menjadi penerbang,” tambahnya.
“Jadi ini soal kebijakan yang kita tunggu saja. Tidak sepenuhnya ini mangkrak; ini soal waktu saja, dan pemerintah akan mendukung untuk mengaktifkan Bandara Ngloram lagi,” imbuh Arief.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/04/6728a14c6dc12.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
5 Korban Erupsi Gunung Lewotobi Dimakamkan Seadanya di 1 Liang Lahat Regional 4 November 2024
5 Korban Erupsi Gunung Lewotobi Dimakamkan Seadanya di 1 Liang Lahat
Tim Redaksi
FLORES TIMUR, KOMPAS.com
– Lima jenazah
korbanerupsi
Gunung Lewotobi
Laki-laki di Kabupaten
Flores Timur
, Nusa Tenggara Timur (NTT), dimakamkan dalam satu liang lahat, Senin (4/11/2024).
Kelima korban tersebut merupakan satu keluarga yang berasal dari Dusun Goliriang, Desa Klatanlo, Kecamatan Wulanggitang.
Proses pemakaman dibantu oleh keluarga dan aparat TNI dari Kodim 1624/Flores Timur serta Koramil Wulanggitang.
Danramil Wulanggitang, Kapten Inf Paulus Pehan Kedang menyampaikan, kelima korban diangkat pada pagi hari sebelum pemakaman.
Sementara itu, korban yang selamat langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Paulus menjelaskan, keputusan untuk mengubur kelima korban dalam satu liang lahat diambil dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi yang ada.
Mengingat, daerah tersebut termasuk dalam zona merah erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
“Memang kondisinya tidak bisa kami kubur masing-masing. Kami penguburan di zona merah, sehingga dengan darurat ini kami lakukan seadanya,” ujar Paulus.
Dia juga menambahkan, aparat terus bersiaga di lokasi terdampak erupsi dan mengimbau warga sekitar untuk tetap waspada.
Gunung Lewotobi Laki-laki kembali meletus pada Minggu (3/11/2024) malam.
Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur, Fredy Moat Aeng menyebut, jumlah korban meninggal akibat erupsi ini mencapai 10 orang.
Korban
tersebut terdiri dari sembilan orang dewasa dan satu anak-anak.
“Sembilan korban adalah warga Desa Klatanlo dan satu korban berasal dari Desa Dulipali. Lima korban laki-laki, sisanya perempuan,” sambung dia.
Hingga saat ini, status Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada level IV awas.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/04/6728a90814cf5.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Malam Ini Debat Kedua Pilkada Kabupaten Blitar, Paslon Dilarang Bawa Contekan Materi Surabaya 4 November 2024
Malam Ini Debat Kedua Pilkada Kabupaten Blitar, Paslon Dilarang Bawa Contekan Materi
Tim Redaksi
KOMPAS.com
– Pasangan calon kepala daerah (paslon) Pilkada Kabupaten Blitar 2024 tidak diperbolehkan membawa contekan dalam bentuk apa pun pada debat publik kedua malam ini, Senin (4/11/2024).
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blitar, Sugino, mengatakan bahwa masing-dua paslon yang berkompetisi dalam Pilkada Kabupaten Blitar 2024 dilarang membawa contekan selama debat kedua berlangsung.
“Iya. Kesepakatannya demikian. Jadi larangan membawa catatan atau pun contekan ini didasarkan pada kesepakatan dari dua pihak paslon yang ada,” ujar Sugino, Senin.
Terdapat dua paslon yang bertarung dalam Pilkada Kabupaten Blitar 2024, yakni paslon nomor Urut 01 Rijanto-Beky Herdihansah (Rijanto-Beky) dan paslon nomor urut 02 Rini Syarifah-Abdul Ghoni (Rini-Ghoni).
Debat kedua tersebut akan berlangsung di Kampung Coklat, Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar pukul 19.00 WIB.
Menurut Sugino, setiap paslon tetap boleh membawa kertas dan pulpen ke panggung debat. Namun kertas dan pulpen itu disediakan KPU.
Kertas dan pulpen tersebut, ujarnya, terutama digunakan oleh paslon, baik itu calon bupati atau pun calon wakil bupati, untuk mencatat pertanyaan panelis.
“Jadi tidak boleh paslon membawa kertas yang mungkin berisi catatan data dan lainnya di luar kertas yang disediakan panitia,” tandasnya.
Sugino berjanji pihaknya akan lebih ketat mengawasi kemungkinan paslon menerima “selundupan” kertas berisi catatan atau pun contekan dari tim pemenangan selama berlangsungnya debat.
Ia juga membenarkan bahwa rapat koordinasi tentang aturan debat sempat mengalami jalan buntu ketika paslon Rini-Ghoni menghendaki agar paslon diperbolehkan membawa catatan.
Isu kertas contekan ini sempat menjadi sorotan pada debat publik pertama Pilkada Kabupaten Blitar 2024 yang berlangsung Jumat (18/10/2024).
Sebab, petahana Rini Syarifah membawa dan membaca beberapa lembar kertas berisi catatan dan data.
Pada konferensi pers usai debat, calon bupati Rijanto menyampaikan kekecewaannya karena sebelum debat telah disepakati bahwa setiap paslon tidak boleh membawa kertas berisi catatan atau pun contekan.
Rijanto juga menyayangkan pihak KPU Kabupaten Blitar yang tidak mengambil sikap apa pun ketika sepanjang debat berlangsung Rini terlihat beberapa kali membaca catatan di kertas yang ia pegang.
Isu contekan pada debat ini memberikan dampak cukup signifikan karena Rini yang selama menjabat sebagai Bupati Blitar sejak 2020 mengambil sikap tertutup pada awak media.
Puncaknya, puluhan wartawan menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Blitar memprotes sulitnya mewawancarai Rini secara doorstop.
Bagi pihak oposisi, Rini kerap dianggap sebagai boneka politik yang tidak sepenuhnya mengendalikan kewenangannya sebagai kepala daerah.
Sejumlah fraksi di DPRD Kabupaten Blitar sempat menggulirkan hak angket dan hak interpelasi sebagai upaya mengungkap keberadaan orang-orang terdekatnya yang diduga menjadi pengendali kebijakan Bupati Rini Syarifah.
Namun, upaya ini gembos di tengah jalan. Rini tetap aman dan kini maju lagi sebagai calon bupati dalam Pilkada Kabupaten Blitar 2024.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2024/11/04/6728acec8ed63.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/10/16/670f234a3f4c3.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)