Mobil Warga Nyaris Terseret Arus Saat Terobos Banjir Bandang di Landak Kalbar
Tim Redaksi
LANDAK, KOMPAS.com
– Sebuah mobil milik warga nyaris terseret arus deras saat nekat menerobos banjir bandang di salah satu ruas jalan Kecamatan Karangan, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Jumat (9/1/2026) malam.
Peristiwa tersebut terekam warga dan viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat sebuah mobil jenis minibus berusaha melintas di jalan yang tergenang air akibat banjir bandang.
Arus air yang deras membuat kendaraan tersebut oleng dan hampir terbawa arus sebelum akhirnya berhasil ditahan dan dievakuasi dengan bantuan warga sekitar.
Seorang warga setempat, Indrawan, mengatakan banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Landak sejak dini hari.
“Curah hujan yang tinggi menyebabkan sungai meluap dan menggenangi badan jalan, sehingga membahayakan pengguna jalan,” kata Indrawan, Jumat malam.
Hingga saat ini, banjir masih menggenangi jalan raya dan menyebabkan akses lalu lintas di Jalan Raya Karangan nyaris lumpuh total.
Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas di jalan yang biasanya ramai dilalui tersebut.
Sebagian warga terpaksa memanfaatkan perahu rakit kayu sebagai alat transportasi darurat untuk beraktivitas.
Rakit tersebut digunakan untuk mengangkut sepeda motor agar bisa melewati area banjir.
“Kalau dipaksakan lewat, motor pasti mogok. Jadi kami pakai rakit kayu untuk menyeberangkan motor,” kata Iwan, warga Karangan, saat ditemui di lokasi banjir, Jumat sore.
Iwan menambahkan banjir mulai naik sejak siang hari dan hingga sore belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Warga berharap air segera turun agar aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat bisa kembali normal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa.
Namun, warga diminta tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.
Koordinator Harian UPT Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Provinsi Kalbar, Daniel, menjelaskan sejumlah wilayah Kalbar dilanda banjir akibat curah hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dalam beberapa hari terakhir.
Pemerintah Provinsi Kalbar mengingatkan potensi
bencana hidrometeorologi
masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
“Untuk kejadian bencana alam yang terjadi hari ini dan beberapa hari terakhir, mayoritas dipicu hujan dengan intensitas ringan hingga lebat,” kata Daniel saat diwawancarai di kantornya, Jumat (9/1/2026).
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Author: Kompas.com
-
/data/photo/2023/08/14/64d9cfb87225a.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Lapas Blitar Sebut Napi yang Koma Korban Kekerasan Sesama Warga Binaan Surabaya 9 Januari 2026
Lapas Blitar Sebut Napi yang Koma Korban Kekerasan Sesama Warga Binaan
Tim Redaksi
BLITAR, KOMPAS.com
– Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Jawa Timur, Romi Novitrion, membenarkan terjadinya penganiayaan terhadap seorang narapidana (napi) kasus narkotika hingga mengakibatkan warga binaan bernama Harianto alias Bagong (54) mengalami koma.
Penganiayaan terhadap Harianto itu dilakukan oleh lebih dari satu penghuni Lapas.
“Awalnya diketahuinya (Senin) tanggal 5 Januari (2026) sekitar pukul 05.30 WIB, teman satu sel napi H (Harianto) berteriak memberitahukan kepada petugas bahwa H mengalami kejang-kejang,” ujar Romi melalui keterangan tertulisnya yang diterima
Kompas.com
, Jumat (9/1/2026) sore.
Merespons situasi itu, kata Romi, petugas jaga membawa Harianto ke klinik Lapas menggunakan kursi roda untuk diperiksa.
Dalam pemeriksaan, Romi menyebut mata Harianto masih terbuka meskipun sudah tidak bisa merespons pertanyaan yang diajukan petugas klinik. Sehingga, diputuskan Harianto dibawa ke RSUD Mardi Waluyo, Kota
Blitar
.
Kepada petugas Lapas, dokter jaga menyampaikan diagnosa berdasarkan pemeriksaan CT scan bahwa Harianto mengalami stroke batang otak.
“Setelah itu, Rabu, 7 Januari 2026, dokter menyampaikan diagnosa lanjutan bahwa H mengalami pembengkakan paru-paru, pendarahan lambung, penyakit kulit dan kekurangan natrium,” ujarnya.
Dalam catatan Lapas, kata Romi, tindakan intimidasi dan pengeroyokan terhadap Harianto telah terjadi sebanyak tiga kali yang diduga dilakukan oleh napi lain dengan nama inisial I, D, dan B.
Intimidasi dan kekerasan itu dipicu oleh tanggungan utang Harianto sebesar Rp 40 juta kepada para terduga pelaku.
Insiden pertama, adalah intimidasi terhadap Harianto yang dilakukan oleh I dan D pada 25 Oktober 2025.
“Petugas memfasilitasi mediasi antara H, I, dan D dan disepakati bahwa H akan memberikan Rp 10 juta sebagai cicilan utang. Uang itu disediakan oleh keluarga H setelah kita bantu H berkomunikasi dengan keluarga melalui telepon,” ujarnya.
Disepakati juga dalam mediasi itu, H akan membayar cicilan berikutnya dua pekan setelah terjadinya kesepakatan. Ketika cicilan lanjutan tidak terealisasi, terjadi insiden kekerasan kedua.
“Setelah itu terjadi lagi dugaan tindak kekerasan fisik berupa pemukulan terhadap H pada 7 Desember 2025 yang dilakukan oleh I dan D dengan keterlibatan B. B ini narapidana yang sudah kenal H dan mengaku pernah memberikan utang kepada H,” tuturnya.
Insiden pengeroyokan terhadap Harianto tersebut telah ditindaklanjuti Lapas dengan memindahkan Harianto, I, dan D ke sel isolasi sementara.
Romi mengklaim bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan informasi yang transparan kepada pihak keluarga Harianto tentang apa yang dialami Harianto di dalam Lapas.
“Selanjutnya, kejadian ini kami serahkan ke Polres Blitar Kota untuk pengembangan lebih lanjut,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, adik Harianto yang bernama Estu Broto mengungkapkan kepada awak media tentang kakaknya yang dilarikan ke RSUD Mardi Waluyo karena mengalami koma.
Pada awalnya, petugas Lapas menginformasikan kepada pihak keluarga bahwa Harianto koma karena mengalami stroke.
Namun, pihak keluarga curiga Harianto menjadi korban penganiayaan setelah melihat adanya luka lebam kebiruan di sejumlah bagian tubuhnya.
Pada Kamis (8/1/2026) malam, istri Harianto melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polres Blitar Kota.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2026/01/09/6960be9884b9d.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
BPK Masih Hitung Total Kerugian Negara Kasus Kuota Haji yang Jerat Eks Menag Yaqut
BPK Masih Hitung Total Kerugian Negara Kasus Kuota Haji yang Jerat Eks Menag Yaqut
Editor
JAKARTA, KOMPAS.com
– Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) hingga kini masih menghitung total kerugian negara dalam perkara dugaan korupsi kuota haji, meskipun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjerat eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas dan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz dengan delik kerugian negara.
Delik yang dimaksud yakni penerapan Pasal 2 dan/atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, dalam menetapkan Yaqut sebagai tersangka.
“
BPK
saat ini masih terus melakukan kalkulasi untuk menghitung besarnya nilai kerugian keuangan negara yang ditimbulkan dari perkara ini,” ujar Juru Bicara
KPK
Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (9/1/2026), melansir
Antara
.
“Nanti kami akan update (beri tahu), karena penyidik masih terus melakukan pemeriksaan dan juga penyitaan terhadap barang bukti-barang bukti yang dibutuhkan,” imbuhnya.
Sebelumnya, pada 9 Agustus 2025, KPK mengumumkan mulai melakukan penyidikan
kasus kuota haji
.
Pada 11 Agustus 2025, KPK mengumumkan penghitungan awal kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai Rp1 triliun lebih, dan mencegah tiga orang untuk bepergian ke luar negeri hingga enam bulan ke depan.
Mereka yang dicegah adalah mantan Menteri Agama
Yaqut Cholil Qoumas
, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex selaku mantan staf khusus pada era Menag Yaqut Cholil, serta Fuad Hasan Masyhur selaku pemilik biro penyelenggara haji Maktour.
KPK pada 9 Januari 2026, mengumumkan dua dari tiga orang yang dicegah tersebut menjadi tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, yakni Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), dan Ishfah Abidal Aziz (IAA).
Selain ditangani KPK, Pansus Hak Angket Haji DPR RI sebelumnya juga menyatakan telah menemukan sejumlah kejanggalan dalam penyelenggaraan ibadah haji 2024.
Poin utama yang disorot pansus adalah perihal pembagian kuota 50 berbanding 50 dari alokasi 20.000 kuota tambahan yang diberikan Pemerintah Arab Saudi.
Saat itu, Kementerian Agama membagi kuota tambahan 10.000 untuk haji reguler dan 10.000 untuk haji khusus.
Hal tersebut tidak sesuai dengan Pasal 64 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, yang mengatur kuota haji khusus sebesar delapan persen, sedangkan 92 persen untuk kuota haji reguler.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2026/01/09/69610acb61f7f.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Pramono Puji Natal 2025 di Jakarta Sejuk, Damai, dan Paling Meriah
Pramono Puji Natal 2025 di Jakarta Sejuk, Damai, dan Paling Meriah
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri acara Aktualisasi Nilai-Nilai Natal 2025 yang digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Utara, Jumat (9/1/2026).
Pramono menilai
perayaan Natal
tahun ini berlangsung meriah dengan suasana yang sejuk, damai, dan penuh kegembiraan.
“Natal tahun ini benar-benar berlangsung dengan sejuk, damai, nyaman, dan menggembirakan,” ucap Pramono, Jumat.
Ia menyebut, sekitar 14.000 orang hadir dan mengikuti rangkaian acara sejak siang hingga malam hari dengan antusias.
“Sebagai pribadi, terus terang saya belum pernah melihat acara Natal yang semeriah ini. Hadir Bapak Menteri Agama, saya dilaporkan kurang lebih 14.000. Dan ini dari tadi siang sampai hari ini masih semangat,” kata dia.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono bersama Wakil
Gubernur DKI
Jakarta Rano Karno menyampaikan ucapan selamat Natal dan Tahun Baru 2026 kepada jajaran pemerintah, BUMD, serta umat Kristiani dan Katolik di Jakarta.
Ia berharap, suasana damai Natal dapat menjadi energi positif untuk memasuki tahun baru sekaligus memperkuat persatuan dan toleransi di tengah keberagaman warga Jakarta.
Perayaan
Natal 2025
mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dengan subtema “Keluarga Menjadi Teladan Persatuan”.
Menurut Pramono, tema tersebut relevan dengan kehidupan masyarakat Jakarta yang beragam, karena keluarga memiliki peran penting dalam membentuk sikap saling menghargai dan toleransi.
“Karakter warga dibentuk dari keluarga. Kalau keluarganya kuat, maka persatuan di kota juga akan terjaga,” ujar Pramono.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen menjaga Jakarta sebagai kota yang aman dan nyaman bagi seluruh umat beragama dalam menjalankan ibadah.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2026/01/09/69609f3822273.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Pengelola Monas Pastikan Chairlift Gratis untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas Megapolitan 9 Januari 2026
Pengelola Monas Pastikan Chairlift Gratis untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Pengelola kawasan Monumen Nasional (Monas) memastikan fasilitas
chairlift
atau kursi angkat di dalam area Tugu Monas dapat digunakan secara gratis bagi pengunjung yang membutuhkan, khususnya lansia dan penyandang disabilitas.
Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Muhammad Isa Sarnuri, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut disediakan untuk membantu pengunjung dengan keterbatasan mobilitas agar tetap dapat menikmati seluruh area Monas, termasuk ruang diorama dan pelataran cawan.
“(Bisa dimanfaatkan) Gratis,” ujar Isa saat dikonfirmasi
Kompas.com
pada Jumat (9/1/2025).
Namun, Isa menegaskan, penggunaan
chairlift
diperuntukkan bagi lansia, penyandang disabilitas, serta pengunjung lain yang memiliki kendala fisik tertentu, bukan untuk penggunaan umum tanpa kebutuhan khusus.
Isa menjelaskan, pengadaan
chairlift
di kawasan Monas telah dilakukan secara bertahap sejak 2020 dengan sumber anggaran dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf).
Realisasi tahap awal dilakukan di dekat pintu masuk Museum Monas. Selanjutnya,
chairlift
dipasang pada rute dari ruang diorama menuju tangga tengah yang mengarah ke pelataran cawan Monas.
Pada 2025, fasilitas serupa kembali ditambahkan di titik pintu keluar Museum Monas yang terhubung dengan ruang diorama.
“
Chairlift
digunakan untuk membantu lansia dan penyandang disabilitas untuk dapat berkunjung ke ruang diorama dan puncak Tugu Monas,” jelas Isa.
Ke depan, pengelola Monas juga berencana menambah satu rute
chairlift
baru. Yakni dari ruang tengah ke pelataran Utara.
“Insya Allah
di anggaran tahun ini. Sehingga nanti bisa digunakan di dua sisi (dekat pelataran selatan dan utara),” lanjutnya.
Di lapangan, masih banyak pengunjung lansia yang belum mengetahui bahwa fasilitas
chairlift
dapat digunakan secara gratis.
Salah satunya adalah Eli Nursari (59), wisatawan asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang ditemui Kompas.com pada Jumat. Ia memanfaatkan
chairlift
karena kondisi kakinya sudah tidak lagi prima akibat faktor usia dan pernah mengalami kecelakaan.
“Kalau naik tangga sebenarnya masih kuat. Asalkan pelan-pelan. Kalau turun tangga itu saya yang sulit. Kaki bagian bawah sakit jika tertekuk kan,” kata Eli.
“Saat ditawari petugas buat naik ini saya langsung iyakan. Sekaligus mencoba. Jadi cepat naik-turun tangganya. Buat lansia kayak saya naik turun itu satu demi satu tangga lho,” jelasnya.
Eli menilai, fasilitas tersebut perlu disosialisasikan lebih luas agar pengunjung memahami fungsi dan status gratisnya.
“Tadi soalnya saya sempat bertanya ini gratis apa bayar? Karena kan kursinya bagus ya,” tuturnya.
Hal serupa juga dirasakan Lukita (64), pengunjung Monas lainnya. Ia mengaku awalnya mengira
chairlift
merupakan fasilitas berbayar sehingga sempat ragu menggunakannya.
“Kalau saya sebenarnya masih kuat naik dan turun tangga ya. Apalagi kalau bareng cucu-cucu begini, malu kalau naik itu kan. Tapi infonya saya mau kasih tahu ke teman-teman,” kata Lukita.
Ia menilai keberadaan
chairlift
merupakan bentuk fasilitas publik yang penting di kawasan wisata.
“Fasilitasnya bagus. Memang kalau tempat wisata sebaiknya ada fasilitas seperti ini untuk membantu yang kesulitan mobilitas,” tuturnya.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2026/01/09/6960882460f6d.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Usai Banyak Ban Mobil Bocor, Jalan Rusak Flyover Pesing Diperbaiki Megapolitan 9 Januari 2026
Usai Banyak Ban Mobil Bocor, Jalan Rusak Flyover Pesing Diperbaiki
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat mulai memperbaiki sejumlah titik jalan rusak di Flyover Pesing, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.
Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas
Bina Marga DKI
Jakarta, Siti Dinar Wenny, mengatakan penambalan sudah dimulai pada Jumat (9/1/2026) sore.
“Sore ini Dinas Bina Marga melalui Suku Dinas Bina Marga
Jakarta Barat
telah melaksanakan perbaikan pada beberapa titik kerusakan jalan,” kata Wenny saat dikonfirmasi
Kompas.com
, Jumat.
Perbaikan awal dilakukan di sisi kiri
Jalan Daan Mogot
arah Cengkareng, tepatnya di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Rumah Pompa Green Garden. Area berlubang tersebut telah ditutup aspal dengan ukuran sekitar 2×3 meter.
Namun, Wenny mengakui proses penambalan sore hari terkendala kepadatan lalu lintas. Karena itu, perbaikan di titik lainnya akan dilanjutkan pada malam hari.
“Namun mengingat lalu lintas cukup padat, maka perbaikan jalan tersebut akan kami lanjutkan nanti malam, termasuk yang di atas flyover,” ucap Wenny.
Ia juga merespons keluhan warga terkait jalan yang kerap kembali rusak meski sudah diperbaiki. Menurutnya, pemantauan rutin terus dilakukan untuk mencegah kejadian serupa.
“Pemantauan secara rutin memang sudah menjadi tugas dari Dinas Bina Marga. Adapun, saat ditemui masalah, kami berupaya secepat mungkin menindaklanjuti demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” ujarnya.
Sebelumnya, jalan berlubang di
Flyover Pesing
dilaporkan menyebabkan sejumlah mobil mengalami pecah dan bocor ban. Dalam video yang diunggah akun Instagram @warga.jakbar, terlihat beberapa kendaraan berhenti di pinggir Jalan Daan Mogot pada Kamis (8/1/2026) malam.
Pantauan
Kompas.com
pada Jumat pagi menunjukkan kerusakan terparah berada di jalur Grogol menuju Cengkareng, tepat di seberang Rusun Polri Pesing.
Dua lubang besar terlihat menganga di sambungan beton jalan.
Lubang terbesar berada di lajur kanan dengan diameter sekitar 35 sentimeter, berisi pecahan beton dan batu tajam.
Sementara lubang di lajur kiri berukuran lebih kecil, sekitar 10 sentimeter, tetapi lebih dalam.
Kondisi jalan tersebut memaksa pengendara melakukan manuver zig-zag yang berisiko membahayakan keselamatan.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2026/01/09/69610862b40d3.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
RI dan Turki Sepakat Perluas Kerja Sama Pertahanan Jangka Panjang
RI dan Turki Sepakat Perluas Kerja Sama Pertahanan Jangka Panjang
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Indonesia dan Turki sepakat memperluas kerja sama pertahanan jangka panjang dalam kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin ke Ankara, Turki, Jumat (9/1/2026).
Kesepakatan tersebut dibahas dalam pertemuan Menhan RI dengan Menteri Pertahanan Turki, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Turki, serta pimpinan Presidency of Defence Industries (SSB) di kompleks ASELSAN, perusahaan elektronik pertahanan terbesar di Turki.
“Indonesia dan Turki sepakat untuk terus menjaga komunikasi dan koordinasi yang intensif melalui mekanisme kerja sama yang telah ada,” kata Sjafrie dalam siaran pers, Jumat.
Sjafrie mengatakan, kesepakatan ini bertujuan memastikan kerja sama pertahanan Indonesia–Turki berjalan efektif dan berkelanjutan, sejalan dengan kepentingan nasional kedua negara serta stabilitas kawasan.
“Indonesia dan Turki komitmen untuk terus mendorong kerja sama yang saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang,” jelas dia.
Jenderal TNI (Purn) itu mengatakan, Indonesia dan Turki telah lama menjalin kerja sama yang erat.
Kerja sama mencakup pengembangan
industri pertahanan
, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan hubungan antarlembaga pertahanan kedua negara.
“Indonesia memandang Turki sebagai mitra strategis dalam upaya memperkuat kemandirian pertahanan nasional,” ucap dia.
Dengan demikian, kerja sama pertahanan Indonesia–Turki diarahkan untuk mendukung pembangunan ekosistem industri pertahanan yang berkelanjutan, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta memperkuat kapasitas pertahanan dalam menghadapi dinamika strategis global.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2026/01/09/6960fbf4172fb.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Selundup Baby Lobster, Kurir Dijanjikan Rp 5 Juta per Pengiriman Megapolitan 9 Januari 2026
Selundup Baby Lobster, Kurir Dijanjikan Rp 5 Juta per Pengiriman
Tim Redaksi
TANGERANG, KOMPAS.com
– Seorang tersangka penyelundupan benih bening lobster (BBL) atau baby lobster dijanjikan upah Rp 5 juta untuk menjadi kurir ke luar negeri.
Penyelundupan itu rencananya dilakukan melalui Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, dengan tujuan Kamboja dan Singapura.
Salah satu tersangka berinisial DR diketahui mendapat tugas dari pelaku lain berinisial UH untuk membawa koper berisi puluhan ribu
baby lobster
.
“Dari hasil wawancara singkat, DR ternyata diberi upah Rp 5 juta,” ujar Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama saat konferensi pers di KPU Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta, Jumat (9/1/2026).
Djaka menjelaskan, DR diminta membawa koper berisi 29.780 baby lobster menuju Kamboja.
Upah tersebut dijanjikan jika DR berhasil mengeluarkan barang ilegal itu dari Indonesia.
Setelah menetapkan UH sebagai target operasi,
Bea Cukai
kemudian melakukan pengembangan kasus.
Pada 8 Januari 2026, petugas menangkap UH bersama rekannya, FD, saat hendak terbang ke Singapura.
Pemeriksaan bagasi keduanya kembali menemukan koper berisi baby lobster dengan jumlah lebih besar dan modus serupa.
“Mereka berupaya pembawaan BBL sejumlah 43.615 ekor jenis pasir dengan metode penyamaran yang bertujuan mengelabui petugas,” kata Djaka.
Seluruh baby lobster yang berhasil diamankan kemudian disita dan dilepasliarkan di perairan Pandeglang, Banten.
Sementara itu, para tersangka dijerat Undang-Undang Perikanan dan Kepabeanan dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara serta denda hingga Rp 1,5 miliar.
“Kami akan terus memperkuat sinergi dan pengawasan untuk memastikan sumber daya alam Indonesia dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat, bukan untuk kepentingan segelintir pihak melalui praktik ilegal,” ucap Djaka.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2026/01/09/69612d5d2fc33.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2026/01/09/696124306deb8.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2026/01/09/6960ff5f8d0e9.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)