Author: Gelora.co

  • Buntut Bahas Tambang, Komika Pandji Dipolisikan Organisasi Kepemudaan NU dan Muhammadiyah

    Buntut Bahas Tambang, Komika Pandji Dipolisikan Organisasi Kepemudaan NU dan Muhammadiyah

    GELORA.CO –  Pelawak tunggal atau Komika Indonesia Pandji Pragiwaksono dilaporkan oleh pihak yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Muda Muhammadiyah ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik organisasi Islam. Pelaporan terkait materi stand-up Pandji.

    “Kami menganggap bahwa yang saya laporkan ini oknum terlapor berinisial P ini dianggap menebarkan isu-isu yang kurang positif gitu, telah merendahkan, memfitnah khususnya organisasi keislaman yang terbesar di Indonesia, yaitu NU dan Muhammadiyah,” kata pelapor Rizki Abdul Rahman Wahid yang mewakili Angkatan Muda Nahdhatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

    Rizki juga menjelaskan dalam narasinya terlapor menganggap bahwa NU dan Muhammadiyah terlibat dalam politik praktis.

    “Yang terus kemudian ini disampaikan seolah-olah NU dan Muhammadiyah mendapatkan tambang begitu karena imbalan karena telah memberikan suaranya terhadap kontestasi pemilu yang kemarin,” katanya. 

    Ia menilai ucapan terlapor dalam konten di salah satu aplikasi streaming sangat mencederai untuk dirinya dan khususnya teman-teman dan juga anak-anak muda NU dan Muhammadiyah. Rizki juga berharap laporannya dan temuannya segera mungkin untuk ditindaklanjuti oleh Polda Metro Jaya.

    “Kalau bisa secepatnya untuk dipanggil untuk diklasifikasi dan kalau ada memang berikut bukti-bukti yang kita lampirkan bisa ditindaklanjuti secepatnya bisa diproses,” katanya.

    Laporan tersebut telah diterima oleh SPKT Polda Metro Jaya pada Rabu (7/1) dengan nomor STTLP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Dalam laporannya tertulis pelapor mempersangkakan pelapor dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Pasal 300 dan Pasal 301 mengatur tentang Tindak Pidana terhadap Agama dan Kepercayaan.

  • Tersangka Kasus Ijazah, Eggy Sudjana Temui Jokowi di Solo

    Tersangka Kasus Ijazah, Eggy Sudjana Temui Jokowi di Solo

    GELORA.CO – Dua tersangka kasus pencemaran nama baik, yakni Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis, menemui Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Mereka menemui Jokowi di kediamannya, Sumber, Banjarsari, Solo Kamis (8/1/2026) sore. Ajudan Jokowi, Kompol Syarif Fitriansyah, membenarkan hal tersebut.

    ​”Iya betul. Sore hari ini, Bapak Joko Widodo telah menerima silaturahmi dari Saudara Eggy Sudjana dan Saudara Damai Hari Lubis,” katanya saat dihubungi awak media, Kamis (8/1/2026).

    ​Syarif mengatakan keduanya didampingi oleh kuasa hukumnya masing-masing. ​”Mereka didampingi Saudari Elida Netty selaku kuasa hukum Saudara Eggy Sudjana. Pertemuan tersebut turut didampingi oleh Bapak Darmizal selaku Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) dan Bapak Rakhmad selaku Sekretaris Jenderal ReJO,” katanya mengakhiri. 

    Sebelumnya, Penyidik Polda Metro Jaya menuntaskan gelar perkara mengenai laporan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) soal tudingan ijazah palsu. Lewat gelar perkara itu, penyidik memutuskan delapan orang sebagai tersangka di kasus itu.

    “Berdasarkan hasil penyidikan, kami menetapkan delapan orang sebagai tersangka yang kami bagi dalam dua klaster,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan pada Jumat (7/11/2025).

    Asep menyebut, terdapat lima tersangka dalam klaster pertama berinisial ES KTR, MRF, RE, dan DHL. Sedangkan tiga tersangka dalam klaster kedua ialah pakar IT Roy Suryo (RS), RHS, dan TT.

    “Untuk klaster kedua, ada tiga orang yang kami tetapkan sebagai tersangka antara lain atas nama RS, RHS, dan TT,” ujar mantan wakil kepala Bareskrim Polri itu.

    Walau demikian, Asep belum memberi isyarat pasti perihal penahanan terhadap para tersangka. Dia meyakini, hal itu merupakan ranah penyidik dengan didasarkan berbagai pertimbangan.

    “Terkait dengan kewenangan yang diberikan oleh UU terhadap penyidik yang berhubungan dengan penahanan, tentunya ada beberapa pertimbangan yang akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan oleh penyidik nanti pada saat pelaksanaan pemeriksaan kepada tersangka,” ujar Asep.

  • Resmi! Indonesia Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026

    Resmi! Indonesia Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026

    GELORA.CO –  Indonesia resmi terpilih sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (Human Rights Council/HRC) untuk periode 2026. Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Sidharto Reza Suryodipuro ditunjuk sebagai Presiden ke-20 lembaga tersebut.

    Dalam pernyataannya pada Organizational Meeting of the Human Rights Council yang disiarkan melalui UN Web TV, Kamis, 8 Januari 2026, Sidharto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia, seraya menegaskan komitmen Jakarta terhadap multilateralisme dan perlindungan HAM universal.

    “Indonesia telah menjadi pendukung kuat Dewan HAM sejak awal pembentukannya. Kami telah beberapa kali menjadi anggota dan secara konsisten berupaya bertindak secara konstruktif serta menjadi jembatan di tengah perbedaan pandangan,” ujar Sidharto.

    Ia menjelaskan bahwa keputusan Indonesia untuk maju sebagai Presiden Dewan HAM berakar pada mandat konstitusional UUD 1945 yang sejalan dengan tujuan dan prinsip Piagam PBB, khususnya kontribusi Indonesia terhadap perdamaian dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian, dan keadilan sosial.

    Mandat tersebut, menurut Sidharto, kembali ditegaskan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Sidang Umum PBB ke-80, yang menyerukan tatanan multilateral di mana “perdamaian, kemakmuran, dan kemajuan bukan hak segelintir pihak, melainkan hak semua”.

    “Kita harus berdiri untuk tatanan multilateral di mana perdamaian, kemakmuran, dan kemajuan bukan hak segelintir pihak, melainkan hak semua,” jelas Sidharto mengutip pernyataan Presiden Prabowo.

    Menandai peringatan 20 tahun Dewan HAM PBB, Sidharto menilai sejarah lembaga tersebut sebagai panduan penting untuk menghadapi tantangan ke depan, terutama di tengah meningkatnya polarisasi global terkait isu hak asasi manusia.

    Ia menekankan komitmen Indonesia terhadap prinsip inti Dewan HAM, termasuk universality, objectivity, dan non-selectivity dalam menangani isu HAM, serta perlakuan yang adil dan setara terhadap seluruh hak asasi, termasuk hak atas pembangunan.

    “Kami percaya pada kemampuan Dewan HAM untuk berdialog, menjembatani perbedaan, dan tetap bersatu demi perlindungan hak asasi manusia,” kata Sidharto.

    Dalam masa kepemimpinannya, Indonesia mengusung tema “Presidency for All”, dengan fokus pada pendekatan inklusif dan partisipatif. Sidharto menegaskan akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk negara anggota dan non-anggota, lembaga khusus PBB, institusi HAM nasional, organisasi masyarakat sipil, serta organisasi regional.

    “Saya berkomitmen membangun kerja Dewan HAM yang lebih efektif, inklusif, dan dapat diakses oleh semua pihak,” tuturnya.

    Ia juga menyampaikan komitmen untuk menciptakan ruang yang inklusif dan saling menghormati, dengan penekanan pada pencegahan diskriminasi, promosi kesetaraan gender, serta peningkatan partisipasi negara kurang berkembang (LDCs) dan negara kepulauan kecil (SIDS).

    Indonesia akan melanjutkan agenda efisiensi dan rasionalisasi kerja Dewan HAM yang telah dirintis oleh Presiden sebelumnya, Duta Besar Jurg Lauber.

    Terpilihnya Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB 2026 dinilai memperkuat posisi Jakarta sebagai aktor kunci dalam diplomasi multilateral, sekaligus mencerminkan kepercayaan komunitas internasional terhadap peran Indonesia sebagai penyeimbang dan bridge builder dalam isu-isu HAM global.

  • KPK Tidak Ragu Tetapkan Gus Yaqut Tersangka

    KPK Tidak Ragu Tetapkan Gus Yaqut Tersangka

    GELORA.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tidak ragu menetapkan mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah Haji di Kementerian Agama (Kemenag) tahun 2023-2024.

    “Tidak ada keraguan soal itu (menetapkan Yaqut sebagai tersangka),” kata Jurubicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis malam, 8 Januari 2026.

    Budi pun turut merespons soal ada perbedaan pernyataan yang disampaikan antara Ketua KPK, Setyo Budiyanto dengan Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. 

    Setyo menyatakan bahwa pimpinan KPK tidak terbelah dalam hal penetapan tersangka. Sedangkan Fitroh menyatakan perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar.

    “Dalam proses penanganan perkara haji ini kami semua sudah mufakat satu suara dan sudah firm. Kita tinggal tunggu saja waktunya. Kami akan segera sampaikan update dari perkembangan perkara haji ini,” pungkas Budi.

    Dalam perkara ini, KPK sudah melakukan larangan bepergian ke luar negeri terhadap tiga orang hingga Februari 2026 nanti. 

    Ketiga orang dimaksud, yakni mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas; pemilik Maktour Travel yang juga mertua mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Menpora Dito Ariotedjo, Fuad Hasan Masyhur; dan Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex selaku mantan staf khusus Yaqut yang juga Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

  • Kepergok Naksir Sejak Lama, Isu Jule Dekat dengan Jefri Nichol Dibongkar Fans

    Kepergok Naksir Sejak Lama, Isu Jule Dekat dengan Jefri Nichol Dibongkar Fans

    GELORA.CO – Selebgram Julia Prastini alias Jule tengah jadi trending topik di media sosial karena isu kedekatannya dengan aktor Jefri Nichol.

    Resmi cerai dari Na Daehoon, Jule memang santer dikabarkan selingkuh hingga dekat dengan lebih dari satu pria.

    Sebelumnya, Jule ramai diisukan selingkuh dengan mahasiswa asal Yogyakarta bernama Safrie Ramadan.

    Lalu Jule juga sempat dituding main serong dengan selebgram Yusman Kusuma alias Yuka.

    Ogah bersuara soal isu tersebut, Jule kini ramai dikabarkan dekat dengan Jefri Nichol.

    Bahkan isu yang berkembang, Jule liburan bareng Jefri di Bali.

    Isu tersebut beredar setelah muncul foto diduga Jefri sedang bersama Jule di depan restoran.

    Di foto yang viral tersebut terlihat seorang pria berpotongan rambut bob dan mengenakan kacamata sedang bersama dengan perempuan berambut pirang dan mengenakan baju hitam.

    Pria berambut bob tersebut disebut-sebut sebagai Jefri Nichol.

    Sementara wanita berambut pirang itu ramai diduga adalah Jule.

    Gara-gara foto tersebut viral, sosok Jule pun ramai diperbincangkan.

    Pun dengan jejak digital Jule di media sosial yang kepergok pernah mengomentari konten Jefri Nichol.

    Sebelum menikah dengan Daehoon pada Juli 2021, Jule pernah melayangkan komentar di postingan Jefri di bulan Maret 2021.

    Di komentar tersebut, Jule mengurai harapannya agar Jefri mau dengannya alias dekat dengannya.

    Komentar tersebut seolah mengisyaratkan bahwa Jule naksir dengan Jefri.

    “Dia mau ga sih sama gue,” tulis Jule dalam komentar di konten Jefri tahun 2021.

    Sementara itu hingga artikel ini ditayangkan, baik Jefri maupun Jule belum buka suara terkait isu kedekatan keduanya.

    Alih-alih klarifikasi, Jefri memilih untuk membagikan momen liburannya di Bali bersama teman-temannya.

    Tak ada Jule, Jefri terlihat menghabiskan waktu bersama penyanyi Gangga Kusuma, selebgram Fuji dan Erika Karlina serta sahabatnya yang lain.

    Fans Jefri Nichol bongkar fakta

    Gusar dengan isu kedekatan idolanya dengan Jule, akun fans Jefri Nichol membongkar fakta sebenarnya.

    Akun Instagram iam.jefrinicholfans membagikan tangkapan layar percakapannya dengan warga yang bertemu langsung Jefri di Bali.

    Dalam chat tersebut, warga tersebut menceritakan momen Jefri bertemu Jule.

    Katanya Jefri dan Jule bertemu tak sengaja di sebuah restoran.

    Adapun foto viral yang beredar yakni diduga Jefri bersama Jule di depan restoran itu kata warga adalah benar adanya.

    Namun Jefri dan Jule kabarnya cuma bertemu sebentar lalu berpisah lagi.

    “Nikol emang ketemu (sama Jule) tp cuma ga sengaja ketemu di resto dan itu posisi nikol lagi nunggu mobil dan mereka misah di situ trus ada yg foto,” kata seorang anonim di akun fans Jefri Nichol.

    Lagipula kata warga tersebut, Jefri memang dikenal ramah kepada semua orang.

    Lantaran hal tersebut, pertemuan Jefri dengan Jule bukan hal istimewa.

    “Makanya aku bilang hoax krn mereka ga sengaja ketemu di resto trus ngobrol aja krn emang nikol ramah ke semua orang,” pungkas anonim tersebut.

    Atas isu kedekatan idolanya dengan Jule yang berkembang, fans Jefri Nichol tak terima.

    Ditegaskan oleh fansnya itu, Jefri tidak benar-benar dekat dengan Jule seperti isu yang beredar.

    “Kl JNF pasti ngerti gimana ramahnya abang ke semua oranggg jadi yeahhh no worries yaa, all good guys,” kata akun fans Jefri Nichol.

  • Tegang! Rusia Kerahkan Kapal Perang seusai AS Sita Kapal Tanker Minyak Terafiliasi Moskow

    Tegang! Rusia Kerahkan Kapal Perang seusai AS Sita Kapal Tanker Minyak Terafiliasi Moskow

    GELORA.CO – Amerika Serikat (AS) menyita sebuah kapal tanker minyak terkait Rusia di perairan Atlantik Utara.

    Merespons tindakan AS, Rusia dilaporkan mengerahkan kapal perangnya.

    AS disebut telah menyita kapal tanker Rusia Bella 1 yang kini dikenal sebagai Marinera karena melanggar sanksi Washington.

    Penyitaan tersebut sebagai dukungan atas Proklamasi Presiden Donald Trump untuk menargetkan kapal-kapal yang dikenai sanksi yang mengancam keamanan dan stabilitas Belahan Barat.

    Kapal tersebut berhasil diambil alih setelah lebih dari dua minggu dilakukan pengejaran dari lepas pantai Venezuela hingga ke Atlantik Utara.

    Penyitaan tersebut dinilai dapat memperburuk ketegangan antara dua negara nuklir tersebut.

    Rusia dilaporkan mengerahkan kapal perang untuk melindungi kapal tanker minyak tersebut.

    Moskow menuduh AS dan NATO melakukan pengawasan yang jelas tidak proporsional terhadap kapal tersebut.

    Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa kapal tersebut berlayar di perairan internasional di bawah bendera Rusia.

    Mereka juga mengklaim jika kapal ini beroperasi sepenuhnya sesuai dengan hukum maritim internasional.

    Oleh karena itu, Rusia berharap, negara-negara Barat bisa menjunjung tinggi prinsip tersebut dalam praktiknya. 

  • KSAD Maruli Geram Dijuluki Jenderal Baut: Otak Mereka yang Sebaut!

    KSAD Maruli Geram Dijuluki Jenderal Baut: Otak Mereka yang Sebaut!

    GELORA.CO – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak merespons sorotan publik terkait anggaran pembangunan sumur bor senilai Rp150 juta di wilayah terdampak bencana. Sebelumnya, netizen ramai mengkiritik proyek tersebut di media dengan menyebutnya sebagai pemborosan.

    Di berbagai platform media sosial, warganet membandingkan biaya sumur bor yang dikerjakan TNI AD dengan sumur milik warga di sejumlah daerah yang disebut hanya menelan biaya puluhan juta rupiah. Kritik tidak hanya menyasar besaran anggaran, tetapi juga menuntut transparansi dan efektivitas penggunaan dana negara.

    “Sumur bor di desa kami enggak sampai Rp50 juta,” tulis seorang warganet. Kritik lain menyebut anggaran ratusan juta rupiah rawan mark up dan meminta pemerintah membuka rincian biaya proyek kepada publik.

    Menanggapi kritik tersebut, Maruli meminta publik tidak menilai proyek kemanusiaan hanya dari perbandingan angka, tanpa memahami kondisi lapangan. “Marilah kita bersama-sama, jangan semua merasa mengoreksi terus. Kritik itu bagus supaya kami juga evaluasi, tapi jangan memberi kesan seolah-olah kami ini banyak salah,” ujar Maruli.

    KSAD mengaku kerap mendapat julukan sinis “Jenderal Baut” karena gaya kepemimpinannya yang terlibat langsung hingga urusan teknis di lapangan. Julukan itu bertebaran di media sosial setelah Maruli mengungkap dugaan sabotase jembatan darurat Bailey di Teupin Mane, Kabupaten Bireuen, Aceh.

    Ia menuding ada pihak yang melakukan sabotase jembatan bailey dengan cara mencabut baut-bautnya. “Saya dibilangnya Jenderal Baut katanya. Saya yang merencanakan dari satuan-satuan pindah ke sini, naik kapal, geser ke sana, geser ke titiknya, kita pasang sampai akhirnya bisa digunakan masyarakat,” ujar jenderal bintang empat ini.

    Penyebutan Jenderal Baut untuk Maruli ramai di media sosial, seperti TikTok dan lain-lain.  Dia pun melampiaskan kekesalannya terhadap pihak-pihak yang dinilainya usil tersebut. “Yang otaknya sebaut, ya orang itu … biarin aja,” ujar Maruli saat jumpa pers di Dermaga Satuan Angkutan Perairan (Satangair) TNI AD, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (6/1/2026).

    Maruli menyinggung pihak-pihak yang terus melontarkan kritik. “Silakan saja bicara apa. Yang penting saya yakin apa yang kami kerjakan Angkatan Darat itu dirasakan langsung oleh masyarakat yang kena bencana, dibandingkan orang-orang yang bicara itu ya memang otaknya sebaut,” kata Maruli.

    Kemudian, Maruli menjelaskan soal sumur bor yang dibangun TNI AD. Kata dia, TNI membuat sumur dengan kedalaman 100 hingga 200 meter untuk menjangkau sumber air yang stabil dan berkelanjutan, terutama di wilayah bencana dengan kondisi tanah yang sulit. “Kalau kita tidak menemukan mata airnya, air itu pasti akan habis,” ujar Maruli.

    Maruli menegaskan, proyek tersebut tidak dapat disamakan dengan sumur rumah tangga yang hanya melayani satu keluarga. “Rumah saya di Bandung mungkin enggak sampai Rp10 juta buat sumur air. Itu hanya untuk satu keluarga. Ini kepentingannya satu desa,” ujarnya.

    Ia memastikan proses pembangunan dilakukan dengan keterlibatan langsung dirinya bersama prajurit, mulai dari perencanaan, pengadaan material, hingga pemasangan di lokasi. “Saya yang merencanakan semua. Saya beli ARMCO, diangkut, digeser, dipasang sampai jadi. Anggota jungkir balik di lapangan,” ungkap Maruli.

    Sementara itu, pengamat kebijakan publik menilai kritik publik tidak bisa serta-merta dianggap sebagai ketidakpahaman masyarakat. Transparansi dan komunikasi anggaran dinilai menjadi kunci untuk meredam polemik.

    Pengamat kebijakan publik Usman Lamreung menilai pemerintah dan institusi negara perlu menjelaskan secara rinci struktur biaya proyek bantuan bencana, terutama yang menggunakan dana besar. “Ketika angka Rp150 juta dilempar ke publik tanpa penjelasan teknis yang memadai, wajar jika masyarakat curiga. Ini bukan soal anti-TNI, tapi soal akuntabilitas anggaran,” kata Usman.

    Menurut dia, perbedaan biaya sumur bor bisa diterima jika disertai data teknis terbuka, seperti kedalaman pengeboran, jenis pipa, biaya logistik, hingga risiko medan di lokasi bencana. “Negara tidak cukup mengatakan ini untuk kepentingan satu desa. Publik berhak tahu kenapa biayanya sampai segitu, apalagi ini uang rakyat,” ujarnya.

    Usman juga mengingatkan agar kritik netizen tidak dipandang semata sebagai serangan personal terhadap pejabat negara. “Di era media sosial, kritik itu alarm publik. Kalau dijawab dengan data dan transparansi, polemik justru bisa berhenti,” katanya.

    Sebelumnya, dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Aceh Tamiang pada Kamis (1/1/2026), Maruli bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjelaskan bahwa biaya pengeboran sumur dengan kedalaman 100–200 meter berada pada kisaran Rp100 juta hingga Rp150 juta, bergantung pada kondisi geografis dan tingkat kesulitan di lapangan.[]

  • Gak Kapok! Pandji Pragiwaksono Dipolisikan gegara Mens Rea

    Gak Kapok! Pandji Pragiwaksono Dipolisikan gegara Mens Rea

    GELORA.CO  – Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Rabu, 7 Januari 2026 atas tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik. Laporan dilayangkan oleh Rizki Abdul Rahman Wahid selaku Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.   

    Laporan diajukan disertai dengan barang bukti terkait materi yang disampaikan dalam tayangan Mens Rea di salah satu platform. Pelapor menilai, materi yang disampaikan Pandji Pragiwaksono dianggap memfitnah dan menyebabkan kegaduhan.

    “Kami melaporkan ada kasus menurut kami, beliau merendahkan, memfitnah dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media dan memecah belah bangsa, menimbulkan keresahan terhadap khususnya kami sebagai anak muda NU pun teman saya sebagai aliansi muda Muhammadiyah,” ungkap Rizki Abdul Rahman Wahid di Polda Metro Jaya. 

    Dia menambahkan, dalam pelaporannya ke Polda Metro Jaya ini, hanya satu orang yang dilaporkan. Sosoknya adalah stand up comedy berinisial P yang namanya sedang ramai diperbincangkan. 

    “Satu orang (yang dilaporkan), seniman stand up comedian yang belakangan ini ramai diperbincangkan, inisial P,” katanya. 

    Sebagai informasi, Pandji Pragiwaksono dalam materi stand up comedy-nya yang bertajuk Mens Rea membahas soal tambang yang dikelola organisasi masyarakat (Ormas) Islam, yaitu NU dan Muhammadiyah. 

    Berikut isi materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono yang membahas tambang dan ormas Islam. 

    “Ada yang ngerti politik balas budi? Gua kasih lo sesuatu, tapi lo kasih gua sesuatu lagi. Emang lo pikir kenapa NU dan Muhammadiyah bisa ngurus tambang? Kenapa kira-kira?” tanya Pandji kepada audiens yang datang langsung ke show-nya. 

    “Karena diminta suaranya, gua kasih sesuatu lo suka, happy lah. Ormas agama ngurus tambang? Happy lah. Done. Biar kita adil, sebenarnya tidak hanya ormas Islam saja, semua ormas agama ditawarin, tapi agama lain nolak,” tambahnya. 

    Pandji melanjutkan, “Ormas Islam, Alhamdulillah, rezeki anak soleh, masa ditolak, ini pasti karena aku rajin sholat, rezeki anak soleh nih. Diambil guys.” 

    Di pertunjukan itu, Pandji pun mengungkapkan, “Gua dengar-dengar HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) nolak. HKBP bilang, mohon maaf ini ngurus lapo ribet banget apalagi ngurus tambang. Capek gua!

  • Saya Bisa Bikin Nol tapi Ekonomi Morat-Marit

    Saya Bisa Bikin Nol tapi Ekonomi Morat-Marit

    GELORA.CO -Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons soal pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang mencapai Rp695,1 triliun atau setara 2,92 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

    Angka ini melampaui defisit APBN 2024 sebesar Rp509,1 triliun atau 2,3 persen terhadap PDB. Selain itu angka ini juga melewati target awal sebesar 2,53 persen PDB dan mendekati ambang batas aman 3 persen.

    Menurut Purbaya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi fiskal countercyclical untuk menahan perlambatan ekonomi.

    Ia menegaskan, pemerintah sebenarnya memiliki ruang untuk menekan defisit hingga nol persen, namun opsi itu tidak diambil karena berisiko terhadap perekonomian nasional.

    “Defisitnya naik ke 2,92 persen dari rencana awal 2,53 persen, ini dengan misi untuk menjaga ekonomi tetap bisa berekspansi di tengah tekanan global yang tinggi. Sebetulnya kalau mau saya buat nol defisit juga bisa, saya potong anggarannya, tapi ekonomi morat-marit,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA di Jakarta Pusat, Kamis 8 Januari 2026.

    Meski defisit melebar, Purbaya memastikan posisi fiskal Indonesia tetap terjaga dan tidak melampaui batas yang diatur dalam Undang-Undang Keuangan Negara.

    “Jadi ini adalah kepiawaian dari teman-teman di Kementerian Keuangan untuk memastikan ekonomi bisa tumbuh terus tanpa mengorbankan sisi kehati-hatian dari fiskal. Walaupun gelembung (defisit), kita pastikan di bawah 3 persen. ini adalah standar yang paling ketat,” kata Purbaya.

    Untuk diketahui defisit APBN sendiri mencerminkan kondisi di mana realisasi belanja negara lebih besar dibandingkan pendapatan. Sepanjang 2025, pendapatan negara tercatat sebesar Rp2.756,3 triliun atau 91,7 persen dari target APBN. Sementara itu, belanja negara mencapai Rp3.451,4 triliun atau 95,3 persen dari pagu anggaran

  • Penyebab Cerai Atalia dan RK Terungkap dalam Amar Putusan Hakim, Tergugat Ternyata Sempat Talak Satu

    Penyebab Cerai Atalia dan RK Terungkap dalam Amar Putusan Hakim, Tergugat Ternyata Sempat Talak Satu

    GELORA.CO –  Anggota DPR RI Atalia Praratya Resmi bercerai dari suaminya eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai gugatan dikabulkan Pengadilan Agama Kota Bandung, Rabu (7/1/2026). Penyebab gugatan cerai terungkap dari amar putusan mulai dari berselisih hingga bertengkar.

    Dalam amar putusan, majelis hakim menilai keharmonisan rumah tangga keduanya hanya berlangsung hingga Juni tahun 2025. Setelah itu, hubungan keduanya tidak harmonis dan sering terjadi perselisihan dan pertengkaran terus menerus.

    “Puncak perselisihan terjadi pada Juni 2025 yang menyebabkan para pihak pisah tempat tinggal sejak saat itu,” mengutip amar putusan yang beredar di kalangan wartawan, Kamis (8/1/2026).

    Akibat kejadian itu, majelis hakim mengatakan berdampak ketidakharmonisan rumah tangga. Usai kejadian itu, tergugat menjatuhkan talak satu (raj’i) terhadap penggugat secara lisan maupun tertulis.

    Sejak saat itu, para pihak tidak lagi menjalani kehidupan sebagai suami istri. Majelis hakim mengatakan keduanya sempat melakukan upaya perdamaian akan tetapi tidak membuahkan hasil hingga ada gugatan cerai.

    Pengadilan Agama Kota Bandung berpendapat bahwa rumah tangga penggugat dan tergugat sudah tidak dapat dipertahankan. Serta tujuan perkawinan dinyatakan tidak lagi tercapai.

    Dengan demikian, majelis hakim mengabulkan gugatan cerai penggugat dan menjatuhkan talak satu ba’in sughra dari Ridwan Kamil terhadap Atalia Praratya. “Penggugat menilai rumah tangga tidak dapat dipertahankan dan tujuan perkawinan tidak lagi tercapai,” mengutip amar putusan.

    Pengadilan Agama (PA) Kota Bandung mengabulkan permohonan gugatan cerai anggota DPR RI Atalia Praratya kepada suaminya eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Putusan dibacakan secara e-court atau elektronik dan salinan telah dikirimkan kepada penggugat dan tergugat, Rabu (7/1/2026).

    Humas Pengadilan Agama Kota Bandung Ikhwan Sopyan mengatakan putusan perkara gugatan cerai Atalia Praratya terhadap suaminya Ridwan Kamil dibacakan secara elektronik atau e-court hari ini, Rabu (7/1/2026). Perkara gugatan telah melalui proses persidangan hingga dibacakan putusan.

    “Perkara ini didaftarkan secara e-court atau elektronik, maka untuk pemeriksaan sampai putusannya melalui elektronik. Intinya gugatan yang diajukan oleh inisial AP kepada RK yang pada pokoknya gugatannya itu dikabulkan. Namun, dibacakan secara elektronik, tidak bisa dipublikasikan secara umum,” ucap dia di kantor, Rabu (7/1/2026).