Author: Fajar.co.id

  • RK Digugat Cerai, Loyalis Anies Ungkit Dukungan Jokowi hingga Fahri Hamzah: Persekongkolan Jahat Bersatu Padu

    RK Digugat Cerai, Loyalis Anies Ungkit Dukungan Jokowi hingga Fahri Hamzah: Persekongkolan Jahat Bersatu Padu

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Komisaris Ancol, Geizs Chalifah, ikut merespons polemik yang menyelimuti mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

    Polemik tersebut mencuat seiring gugatan cerai yang diajukan sang istri, Atalia Praratya, serta isu dugaan hubungan gelap dengan artis Aura Kasih.

    “Ketika persengkongkolan Jahat bersatu padu,” ujar Geizs yang dikenal sebagai loyalis Anies Baswedan ini di X @GeizsChalifah (26/12/2025).

    Dalam video yang diunggah Geizs, tampak Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Indonesia, Fahri Hamzah, sedang berbicara dalam sebuah kegiatan menjelang Pilgub DKI Jakarta.

    Dalam kesempatan itu, Fahri secara terbuka memuji Ridwan Kamil.

    “Supaya rekonsiliasi kita berlanjut, tidak ada yang sebaik Pak Ridwan Kamil memimpin Jakarta,” ucap Fahri Hamzah dalam video tersebut.

    Dukungan Presiden ke-7 RI, Jokowi, juga terlihat pada video yang sama.

    Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ini secara terang-terangan mempromosikan Ridwan Kamil kepada publik.

    Jokowi kala itu menekankan alasan dukungannya berdasarkan rekam jejak.

    “Kenapa saya (dukung) Ridwan Kamil, karena rekam jejaknya. Saya ulangi, kenapa saya (dukung) Ridwan Kamil, karena rekam jejaknya,” kata Jokowi, sebagaimana dikutip dalam video yang turut dibagikan Geizs.

    Bukan hanya menyinggung dukungan elite politik, Geizs juga mengungkit kebiasaan Ridwan Kamil dalam beberapa acara resmi yang kerap membuka sambutan dengan pantun yang diawali nama Aura Kasih.

    Ia menyebut beberapa contoh pantun tersebut yang terekam dalam berbagai kesempatan.

  • Kala Bupati Morowali Tinjau Pengelolaan Lingkungan di Vale, Beri Apresiasi

    Kala Bupati Morowali Tinjau Pengelolaan Lingkungan di Vale, Beri Apresiasi

    Rombongan pemerintah daerah turut meninjau ruang kontrol operasi yang memantau aktivitas barging dan kegiatan tambang secara real-time. Sistem pemantauan ini dinilai mencerminkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan dalam mengelola operasional, sekaligus menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai standar lingkungan yang berlaku.

    Head of Bahodopi Project PT Vale IGP Morowali, Wafir, menegaskan bahwa keberlanjutan merupakan fondasi utama dalam setiap kegiatan operasional perusahaan.

    “Sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi prinsip keberlanjutan, perlindungan lingkungan menjadi landasan dalam setiap aktivitas kami. Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah kunci bagi industri pertambangan modern. Karena itu, kami tidak hanya berupaya memenuhi, tetapi juga melampaui standar lingkungan yang ditetapkan, agar operasional hari ini tidak mengorbankan masa depan,” ujar Wafir.

    Ia menambahkan bahwa PT Vale berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Morowali.

    “Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan industri berjalan selaras dengan pembangunan daerah, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Bagi kami, Morowali bukan sekadar lokasi operasi, tetapi rumah bersama yang harus dijaga dan dibangun secara berkelanjutan,” tambahnya.

    Selanjutnya Kapolres Morowali, AKBP Zulkarnain juga melakukan kunjungan ke area port, jetty, dan kawasan tambang PT Vale IGP Morowali.

    Dalam kunjungan tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa pengelolaan operasional dan lingkungan yang diterapkan PT Vale dapat menjadi rujukan bagi perusahaan lain.

  • Bahlil Usul Pilkada Dipilih DPRD, Prof Didik J Rachbini: Sama dengan Keluar dari Mulut Harimau Masuk ke Mulut Buaya, Bahkan Lebih Sadis

    Bahlil Usul Pilkada Dipilih DPRD, Prof Didik J Rachbini: Sama dengan Keluar dari Mulut Harimau Masuk ke Mulut Buaya, Bahkan Lebih Sadis

    Menurutnya, selama dua dekade terakhir ini pemilihan langsung ditandai oleh keterlibatan Alien, AI, bots, buzzer dan barang asing lainnya, yang merusak sendi-sendi demokrasi.

    “Karena itu, pemilihan langsung, meskipun bersifat “one man one vote”, terbuka menjadi alat eksploitasi dan manipulasi para elit di dalam demokrasi karena menguasai uang dan teknologi tersebut. Suara rakyat, yang berasal dari suara hati nurani dan keinginan manusia untuk memilih pemimpinnya,” ungkap Didik dalam keterangan tertulis, dilansir Jumat (26/12).

    Namun dengan kehadiran AI, maka dialog di dalam demokrasi disapu oleh suara mesin, provokasi buzzer, bots, AI dan mesin-mesih alien, yang masuk ke dalam sistem, menjajah dan menjarah demokrasi secara brutal.

    “Hasilnya adalah pemimpin pencitraan, yang tidak menampakkan wajah aslinya, seperti terlihat pada kepemimpinan Jokowi, yang dihasilkan dalam pemilihan langsung dengan penuh keterlibatan mesin-mesin manupulatif, buzzer, bots, dan AI. Ini semua merupakan barang asing dan alien-alien baru di dalam demokrasi,” paparnya.

    Ia menyatakan, jika pemilihan langsung dikurangi pada sisi pilkada, maka kita bisa mengurangi alien-alien dan mesin-mesin AI tersebut masuk ke dalam demokrasi kita.

    Tetapi jika kembali ke dalam sistem seperti dipraktekkan oleh presiden Soeharto, maka pembajakan demokrasi oleh elit terjadi kembali.

    “Ini sama dengan keluar dari mulut harimau masuk ke mulut buaya, bahkan bisa lebih sadis lagi kebrutalan pembajakan demokrasi menjadi otoriter, seperti dulu,” tegasnya.

  • Sentil Slogan Presiden Prabowo, Agus Wahid: Omon-omon

    Sentil Slogan Presiden Prabowo, Agus Wahid: Omon-omon

    Ia lalu mempertanyakan apakah kematian akibat kebijakan bisa dikategorikan sebagai kesengajaan.

    “Lalu, apakah kematian karena kebijakan bisa dikategorikan sebagai kesengajaan? Memang, kebijakan itu tidak merancang pembantaian umat manusia,” jelasnya.

    Agus juga menganggap rezim saat ini gagal memahami kondisi darurat dan terlalu mengulur waktu dalam menetapkan status bencana nasional.

    “Dalam kaitan itu sebagai hal ketiga rezim now bisa dinilai gagal memahami kondisi darurat. Bahkan, terlalu mengulur waktu (takes time) saat menentukan status bencana nasional,” bebernya.

    “Sekali lagi, sulit diperacaya oleh siapapun yang berakal sehat, seorang prajurit yang telah terbentuk cara berfikir dan bertindak cepat, tapi demikian lambat dalam menghadapi krisis bencana yang menerpa Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” katanya.

    Ia menyebut sebagian publik mulai mempertanyakan kewarasan pemimpin.

    “Dengan nyinyir, sebagian publik mempertanyakan, masih waraskah pemimpin kita? Juga, apakah jajaran elitis lainnya di sekitar lingkaran kekuasaan juga masih waras atau lebih menggunakan hak diamnya sembari menjilat daripada mengambil inisitif proaktif?,” timpalnya.

    “Lalu, di manakah kalian wahai wakil rakyat sebagai counter-part lembaga eksekutif? Hanyakah membeo? Alaa maak,” lanjutnya.

    Ia kembali menyinggung pernyataan Prabowo soal kata “kami masih mampu”.

    Agus Wahid kemudian memaparkan data kerusakan berbasis Artificial Intelligence (AI), mulai dari 157.800 unit rumah rusak, ribuan kilometer jalan rusak, ratusan jembatan ambruk, ratusan fasilitas pendidikan dan kesehatan rusak, hingga dampak psikologis dan pencemaran lingkungan.

  • Catatan Akhir Tahun Ekonomi Syariah, Sektor Industri Halal Mulai Memainkan Peran Penting

    Catatan Akhir Tahun Ekonomi Syariah, Sektor Industri Halal Mulai Memainkan Peran Penting

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Rektor Universitas Paramadina sekaligus Ekonom CSED Indef, Dr. Handi Risza, memberikan tinjauan kritis dan optimistis terhadap perjalanan ekonomi syariah Indonesia sepanjang tahun 2025.

    Dalam catatan akhir tahunnya, ia menyoroti transformasi besar dari dominasi sektor keuangan menuju penguatan sektor riil dan industri halal.

    Dr. Handi Risza menjelaskan bahwa perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia kini mulai bergerak ke arah yang lebih ideal. Menurutnya, semestinya ekonomi berkembang lebih dahulu sektor riil-nya lalu menyusul sektor keuangan.

    “Perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia dimulai dan lebih didominasi oleh sektor keuangan tetapi kini mulai bergerak menuju sektor riil dan arus utama perekonomian nasional. Sektor industri halal, mulai memainkan peran penting terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Handi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/12).

    Ia menambahkan bahwa transformasi ini perlu tetap dijaga agar pada tahun 2026 nanti, perkembangan ekonomi dan keuangan syariah tetap inklusif dan berkelanjutan.

    Handi juga melihat potensi besar pada tahun 2026 yang didukung oleh kehadiran Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sebagai LPNK langsung di bawah Presiden, serta peluang strategis pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan anggaran sebesar Rp335 triliun.

    Secara internasional, posisi Indonesia semakin kokoh. Handi memaparkan bahwa dalam State of the Global Syariah Economy (SGIE) Report 2024/2025, Indonesia berhasil mempertahankan posisi ketiga dunia dengan skor Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 99,9, meningkat 19,8 poin dari tahun sebelumnya.

  • Sempat Ditolak Masyarakat Sipil, Purbaya Ungkap UU Cipta Kerja Rugikan Negara Rp25 Triliun Per Tahun di Sektor Batubara

    Sempat Ditolak Masyarakat Sipil, Purbaya Ungkap UU Cipta Kerja Rugikan Negara Rp25 Triliun Per Tahun di Sektor Batubara

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap penerapan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Ciptaker) membuat penerimaan negara dari sektor batu bara menyusut. Sekitar Rp25 triliun per tahun.

    Karena melalui aturan itu, kata dia, status batu bara berubah. Semula non-barang kena pajak (non-BKP) menjadi barang kena pajak (BKP) dalam UU Ciptaker.

    Perubahan status itu membuat pemerintah membayar restitusi pajak dari pengusaha batu bara dalam jumlah sangat besar setiap tahunnya.

    “Pada waktu Undang-Undang Cipta Kerja 2020 diterapkan jadi membuat status batu bara dari non barang kena pajak menjadi barang kena pajak akibatnya industri batu bara bisa meminta restitusi PPN ke pemerintah, itu sekitar Rp25 triliun per tahun,” ungkap Purbaya dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI, dikutip Kamis (11/12/2025).

    Purbaya mengaku heran dengan aturan tersebut. Pengenaan pajak malah berdampak rugi pada pemerintah.

    “Kalau dihitung dengan cost-nya segala macam, walaupun mereka ada cost jadi digelembungin segala macam, net income (pendapatan bersih) kita dari industri batu bata bukannya positif. Malah, dengan pajak segala macam, jadi negatif,” ujarnya.

    Bahkan, dia menyebutnya aneh. Karena sama saja dia menyubsidi orang kaya.

    “Jadi ini kan aneh. Ini orang kaya semua, untungnya banyak, saya subsidi kira-kira secara enggak langsung,” terang Purbaya.

    Adapun UU Cipta Kerja ini sebelumnya ramai dikecam publik. Sempat terjadi protes di berbagai kota di Indonesia.

    Saking kencangnya penolakan, UU Cipta Kerja diplesetkan menjadi UU Cilaka. Menggambarkan betapa menghawatirkannya UU itu jika diterapkan.
    (Arya/Fajar)

  • PR Besar PSM Makassar Jelang Hadapi Persib Bandung, Sulit Bobol Tim Besar?

    PR Besar PSM Makassar Jelang Hadapi Persib Bandung, Sulit Bobol Tim Besar?

    FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — PSM Makassar sepertinya perlu sesuatu yang lebih jika ingin mengamankan poin saat menghadapi Persib Bandung.

    Hal lebih yang dimaksud adalah gebrakan yang lebih dari biasanya, mengingat lawan yang mereka hadapi adalah Persib.

    Skuad Persib Bandung adalah tim yang paling diunggulkan di ajang Super League 2025/2026 ini.

    Karena alasan itulah, perlu ada sesuatu yang spesial yang dilakukan PSM, baik itu dari segi pertahanan, gelandang, penyerang atau strategi khusus dari mereka untuk menghadapi Persib.

    Di sisi lain, pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha mengungkap beberapa kekurangan dan hal perlu dibenahi jelang laga ini.

    Persib Bandung Tim Bertabur Bintang

    Belum lagi dari segi kekuatan tim, skuad asuhan Bojan Hodak ini lebih mumpuni dibandingkan PSM.

    Skuad Persib Bandung saat ini bisa dikatakan sebagai skuad yang bertabut bintang dibanding tim lainnya di Super League musim 2025/2026.

    Dimana, mereka diisi oleh pemain-pemain dengan label Timnas Indonesia, seperti Marc Klok, Beckham Putra, Thom Haye dan Eliano Reijnders.

    Lalu dari segi pemain asing ada sembilan nama pemain yang saat ini terdaftar di skuad.

    Diantara ada, Adam Przybek (GK), Julio Cesar, Patricio Matricardi, Federico Barba, Frans Putros, Luciano Guaycochea, Berguinho, Ramon Tanque, Uilliam Barros, Andrew Jung.

    Dan jangan lupa sosok pelatih yang dimiliki Persib Bandung adalah pelatih yang berpengalaman serta punya catatan melatih PSM Makassar.

    Masalah Finishing di PSM?

    Tomas Trucha menyebut timnya di pertandingan kadang kesulitan untuk bisa menciptakan gol.

  • “BRILink Agen” Jadi Jalan Ibu Rumah Tangga Ini Bangun Usaha dan Ciptakan Lapangan Kerja di Desa

    “BRILink Agen” Jadi Jalan Ibu Rumah Tangga Ini Bangun Usaha dan Ciptakan Lapangan Kerja di Desa

    Alhasil, seiring permintaan transaksi yang kian meningkat setiap hari, Peni mulai merasakan bahwa ia tak mungkin berjalan sendiri. Dari sana, ia memilih melibatkan warga di sekitarnya. Penibrilink pun berhasil mempekerjakan empat orang untuk membantu operasional harian, yang menjadikan usahanya bukan hanya bermanfaat bagi keluarga, tetapi juga bagi lingkungannya di tempat ia bertumbuh.

    “Alhamdulilah saya sudah bisa merekrut 4 karyawan. Dengan adanya Penibrilink sangat memudahkan bagi warga sekitar untuk melakukan transaksi keuangan tanpa harus jauh-jauh ke kantor BRI,” ucap Peni. 

    Tak hanya memberikan dampak dari sisi penciptaan lapangan kerja, keberadaan Penibrilink yang dimilikinya juga berperan dalam mempermudah akses layanan keuangan bagi masyarakat pelaku usaha. 

    “Sebagian besar masyarakat di sini bekerja sebagai pedagang. Mereka inilah yang menjadi suka melakukan setor tunai kemudian transfer dan bayar tagihan, utamanya petani sayuran yang menjual kentang, cabai, wortel, hingga kol. Mereka bilang usahanya berkembang karena transaksi lancar,” ujar Peni.

    Kisah Peni mencerminkan dampak nyata dari kehadiran BRILink Agen sebagai perpanjangan layanan keuangan hingga ke pelosok desa. Melalui peran tersebut, BRILink Agen tidak hanya menjadi sumber penghasilan tambahan bagi mitra, tetapi juga membuka akses transaksi keuangan yang lebih merata bagi masyarakat.

    Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan bahwa keberadaan BRILink Agen turut menciptakan ekosistem sharing economy di tengah masyarakat. “Melalui jaringan BRILink Agen, BRI berupaya menjangkau lapisan masyarakat yang sebelumnya sulit tersentuh layanan kantor perbankan, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi di tingkat lokal,” ujarnya.

  • Banjir Susulan Terjadi di Sumatera Sesuai Prediksi Prof. Dwikorita Karnawati, Usul Inspeksi Menyeluruh di Wilayah Hulu DAS

    Banjir Susulan Terjadi di Sumatera Sesuai Prediksi Prof. Dwikorita Karnawati, Usul Inspeksi Menyeluruh di Wilayah Hulu DAS

    Di sisi lain, pembersihan sedimen, lumpur, gelondongan kayu, serta bangkai hewan pada lahan dan sarana prasarana kehidupan—seperti jalan, saluran irigasi, dan rumah—perlu segera dilakukan.

    Langkah ini penting agar fasilitas yang masih memungkinkan dapat segera difungsikan kembali, setidaknya sebagai hunian dan prasarana sementara, sambil menunggu penyediaan hunian tetap (Huntap) dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

    Pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh serta pemetaan ulang zona bahaya ke depan dan tingkat kerusakan lingkungan saat ini. Mekanisme dan penyebab bencana harus dikaji melalui fact-finding langsung di lapangan, kemudian disimulasikan kembali dengan pemodelan fisika-matematis yang divalidasi dan diverifikasi menggunakan data empiris.

    Dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi, keterlibatan aktif pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di daerah—termasuk relawan, organisasi non pemerintah (NGO), sektor swasta, akademisi, serta masyarakat lokal yang tidak terdampak langsung perlu dioptimalkan.

    Pelibatan ini dilakukan melalui dialog yang intensif, penguatan pemahaman terhadap kearifan dan pengetahuan lokal, serta keterlibatan langsung dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi.

    “Pendekatan partisipatif tersebut penting untuk menjamin efektivitas dan relevansi pemulihan, sehingga hunian serta sarana prasarana yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan, kondisi sosial, dan tradisi budaya setempat,” katanya.

    Mengingat luasnya wilayah terdampak serta kompleksitas tantangan rehabilitasi dan rekonstruksi yang harus ditangani secara cepat dan tepat, Dwikorita mengusulkan diperlukan pembentukan suatu badan khusus yang fokus pada pemulihan kehidupan dan penghidupan pasca bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

  • Peringati Hari Ibu dan HKSN 2025, DNIKS Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Lansia

    Peringati Hari Ibu dan HKSN 2025, DNIKS Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Lansia

    Menurutnya, hal tersebut menegaskan bahwa kesetiakawanan sosial merupakan fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara. “Nilai kepedulian, empati, dan solidaritas harus terus dirawat sebagai kekuatan sosial bangsa Indonesia,” ujarnya.

    Gus Choi juga menekankan bahwa pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan ibu bukan sekadar isu, melainkan strategi pembangunan jangka panjang. Investasi terhadap ibu, menurutnya, merupakan investasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan. “Kita jadikan peringatan ini sebagai komitmen bersama untuk memuliakan para ibu Indonesia dengan kebijakan, program dan aksi nyata. Ibu sejahtera, masa depan bangsa cerah,” terangnya.

    Sementara itu, Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kemensos Suratna mengungkapkan bahwa rasio ketergantungan lansia di Indonesia terus meningkat dari tahun 2020 hingga 2024. Kondisi ini menunjukkan semakin banyak penduduk lanjut usia yang bergantung pada kelompok usia produktif. “Saat ini di Indonesia indeksnya mencapai 17,76,” kata Suratna.

    Ia juga memaparkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2024 yang menunjukkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia berada di kisaran 71 hingga 72 tahun. Namun, angka harapan hidup sehat hanya berada pada rentang 60 hingga 61 tahun. Artinya, sekitar 11 tahun usia penduduk dijalani dalam kondisi kurang sehat.

    Data Kementerian Sosial juga menunjukkan bahwa berdasarkan temuan Indonesia Longitudinal Aging Survey (ILAS) 2024, banyak calon pensiunan masih ingin tetap bekerja, terutama di sektor informal. Bahkan, sekitar 58,9 persen penduduk usia 60 tahun ke atas masih ingin bekerja setelah usia 70 tahun. Karena itu, Suratna menilai kebijakan ketenagakerjaan perlu semakin inklusif terhadap lansia.