Author: Era.id

  • Polri Disuruh Ganti Pistolnya dengan Senjata Listrik atau Taser, Bagaimana Menurutmu?

    Polri Disuruh Ganti Pistolnya dengan Senjata Listrik atau Taser, Bagaimana Menurutmu?

    ERA.id – Direktur Imparsial, Ardi Manto Adiputra mengatakan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo perlu merealisasikan ide penggunaan kamera badan di tubuh polisi ketika bertugas.

    “Guna mencegah pelanggaran, termasuk penggunaan kekuatan berlebihan,” ucap Ardi di Jakarta, Selasa (10/12/2024).

    Kendati reformasi polisi pasca-1998 telah menghasilkan sejumlah capaian positif, seperti pemisahan TNI/Polri dan pembentukan lembaga pengawas, yakni Kompolnas RI, sejumlah agenda reformasi yang tersisa belum terlaksana.

    Salah satu agenda tersebut, lanjut dia, adalah mengentaskan kultur kekerasan di tubuh kepolisian.

    Belum lama ini, masyarakat dikejutkan dengan berbagai kekerasan yang melibatkan anggota kepolisian, mulai dari kasus polisi menembak polisi, hingga polisi menembak warga sipil.

    “Menjelang hari HAM saja, Imparsial mencatat ada dua peristiwa excessive use of force (penggunaan kekuatan yang berlebihan) yang menjadi perhatian publik, yaitu kasus penembakan di Semarang dan di Lampung Timur,” ucap Ardi.

    Kedua peristiwa tersebut menimbulkan tewasnya dua warga sipil. Makanya, menurut Ardi, pimpinan Polri harus mengubah kultur kekerasan itu.

    “Pada titik ini, dalam jangka pendek, Kapolri harus menindak tegas dan mengusut pidana para pelaku secara transparan dan akuntabel,” ucap dia.

    Selain itu, Ardi juga menyampaikan bahwa Kapolri harus melakukan evaluasi terhadap seluruh izin penggunaan senjata api oleh anggota Polri. Evaluasi tersebut dapat berupa tes mental dan psikologi ulang yang dilakukan secara berkala kepada seluruh anggota kepolisian tanpa terkecuali.

    “Hasil tes mental dan psikologi yang dilakukan tersebut harus dijadikan dasar apakah anggota kepolisian tersebut diperkenankan menggunakan senjata api atau tidak,” ujar Ardi.

    Kemudian, dalam jangka panjang, untuk mencegah terulangnya fatalitas akibat penggunaan senjata api, Ardi menilai Polri perlu memikirkan pengurangan penggunaan senjata api dan menggantikannya dengan senjata kejut listrik (taser) yang lebih tidak memastikan.

  • Tak Gugat ke MK Usai Dihajar Pramono-Rano di Jakarta, RIDO Cuma Gertak Sambal?

    Tak Gugat ke MK Usai Dihajar Pramono-Rano di Jakarta, RIDO Cuma Gertak Sambal?

    ERA.id – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Nomor Urut 1, Ridwan Kamil-Suswono maupun pasangan calon nomor urut 3 Dharma Pongrekun-Kun Wardana, tak menguggat hasil Pilkada DKI Jakarta Tahun 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

    Padahal, dalam beberapa hari terakhir, Ridwan Kamil bersama kawan koalisinya sangat getol mengembuskan isu bahwa mereka akan melayangkan gugatan ke MK usai hasrat besarnya untuk berkuasa di Jakarta ditebas anak asuh PDI Perjuangan, Pramono Anung-Rano Karno.

    Berdasarkan pantauan di Gedung I MK, Jakarta, Kamis dini hari, RK-Suswono dan Dharma-Kun tidak hadir. Begitu pula dengan pantauan di laman web resmi MK, tak ada gugatan yang tercatat atas nama kedua pasangan calon tersebut.

    Bila merujuk Peraturan MK Nomor 3 Tahun 2024, permohonan sengketa pilkada diajukan paling lambat tiga hari kerja terhitung sejak KPU setempat menetapkan hasil pemilihan.

    Diketahui bahwa KPU Provinsi DKI Jakarta menetapkan hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur pada Minggu (8/12). Oleh sebab itu, batas akhir pengajuan sengketa hasil Pilkada DKI Jakarta ke MK adalah Rabu (11/12) pukul 23.59.

    Dilihat dari laman Daftar Permohonan Perkara Pilkada Serentak Tahun 2024, total gugatan sengketa hasil pemilihan gubernur yang didaftarkan ke MK hingga Kamis pukul 00.15 WIB sebanyak 15 permohonan.

    Jumlah itu terdiri dari masing-masing satu permohonan terkait pemilihan gubernur Jawa Timur, Jawa Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, dan Sumatera Utara.

    Kemudian, ada pula tiga permohonan terkait pemilihan gubernur Maluku Utara dan tiga permohonan yang menggugat hasil pemilihan gubernur Papua Selatan.

    Sementara itu, sebanyak 212 permohonan didaftarkan menyoal sengketa hasil pemilihan bupati dan 47 permohonan terkait pemilihan wali kota. Dengan begitu, total gugatan sengketa Pilkada 2024 hingga Kamis dini hari mencapai 274 permohonan.

    Sebelumnya, Minggu (8/12), KPU DKI Jakarta menetapkan pasangan Pramono Anung-Rano Karno meraih suara terbanyak pada Pilkada 2024, yakni 2.183.239 suara atau 50,07 persen.

    Sementara pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendapatkan 1.718.160 suara atau 39,40 persen dan pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana meraih 459.230 suara atau 10,53 persen.

  • Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Ngaku Tak Paham Alasan Dituduh Makar

    Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Ngaku Tak Paham Alasan Dituduh Makar

    ERA.id – Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengaku tidak paham apa alasan di balik tuduhan makar terhadapnya usai memberlakukan darurat militer di negara itu.

    “Menganggap langkah darurat untuk menyelamatkan negara sebagai tindakan perang saudara yang menghancurkan negara adalah ancaman serius bagi konstitusi dan sistem hukum kita,” ujar Yoon dalam pidato yang disiarkan secara nasional oleh YTN pada Kamis (12/12/2024), dikutip dari Anadolu.

    Dia juga mengatakan tidak memahami bagaimana langkah konstitusional yang diambilnya “ketika tidak ada pilihan lain” dapat diartikan sebagai tindakan makar.

    Yoon berdalih pemberlakuan darurat militer dilakukan untuk melindungi negara dan menormalkan urusan pemerintahan.

    Dia menyebut keputusannya itu diambil berdasarkan “penilaian politik yang sangat terukur”.

    Menurut Yoon, jika kekuatan politik yang berkuasa berusaha menggambarkan dirinya sebagai kriminal, mereka bisa menimbulkan kerusakan serius bagi Korsel.

    “Saat ini, oposisi membahayakan keamanan negara dan warga negara… tidak jelas partai mana yang mereka wakili dan untuk negara mana parlemen ini berdiri,” kata Yoon.

    Dia juga berjanji untuk melawan upaya pemakzulan terhadap dirinya.

    “Saya akan berjuang bersama rakyat hingga akhir… Apakah saya dimakzulkan atau diselidiki, saya akan menghadapinya dengan integritas,” tegasnya.

    Di hari yang sama, Han Dong-hoon, pemimpin Partai Kekuatan Rakyat yang berkuasa di Korsel, menyerukan dukungan terhadap pemakzulan Yoon sebagai sikap resmi partai itu, meski sebelumnya mereka mendukung pengunduran diri Yoon secara sukarela.

    Sebelumnya, pada 3 Desember, Yoon mengumumkan pemberlakuan darurat militer dengan dalih bahwa kelompok oposisi bersimpati pada Korea Utara dan merencanakan pemberontakan.

    Namun, parlemen Korsel menolak keputusan Yoon tersebut dan lewat pemungutan suara, mereka meminta agar status darurat militer itu dicabut.

    Tidak lama kemudian, Yoon mencabut keputusannya tersebut dan meminta maaf kepada rakyat.

    Dia kemudian dilarang meninggalkan Korsel karena menghadapi penyelidikan atas pemberlakuan darurat militer itu. Sementara itu, mantan menteri pertahanan Kim Yong-hyun ditangkap atas dugaan kasus pengkhianatan.

  • 2 Karyawan Kafe di Makassar Dipanah Geng Motor Gara-Gara Senggolan, Polisi Tetapkan 6 Tersangka

    2 Karyawan Kafe di Makassar Dipanah Geng Motor Gara-Gara Senggolan, Polisi Tetapkan 6 Tersangka

    ERA.id – Enam anggota geng motor ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyerangan dengan busur panah terhadap dua karyawan kafe di Makassar, Sulawesi Selatan. Kejadian ini bermula dari insiden saling senggol di jalan yang memicu aksi brutal para tersangka.

    Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Devi Sujana mengatakan para tersangka berusia antara 18 hingga 25 tahun.

    “Usianya 18-25 tahun, kami sudah jerat pelaku dengan pasal yang berlaku,” katanya kepada ERA, Kamis (12/12/2024).

    Keenam tersangka ini dijerat dengan Pasal 170 ayat 2 KUHP dan Undang-Undang Darurat terkait senjata tajam.

    Diketahui, penyerangan tersebut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis (5/12/2024) malam, ketika para tersangka sedang melakukan konvoi bersama anggota geng motor lainnya. 

    Devi mengungkapkan saat itu rombongan geng motor yang berjumlah 17 orang melaju di jalan yang sama dengan korban. 

    “Motifnya, mereka merasa jagoan saat konvoi, lalu bertemu dengan korban yang satu arah. Korban yang ketakutan akhirnya bersenggolan dengan motor pelaku,” jelasnya.

    Tak terima, para tersangka mengejar korban hingga ke lokasi kejadian. Sesampainya di sana, mereka menyerang kedua korban dengan busur panah. Salah satu korban terkena panah di leher, sementara korban lainnya terluka di bagian paha.

    “Keduanya langsung mencabut anak panah tersebut. Beruntung, nyawa korban berhasil diselamatkan,” ujar Devi.

    Polisi menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini, mengingat jumlah anggota geng motor yang terlibat saat kejadian mencapai 17 orang.

  • Angka Golput Tinggi, Wamendagri Pastikan Tak Pengaruhi Legitimasi Pilkada 2024

    Angka Golput Tinggi, Wamendagri Pastikan Tak Pengaruhi Legitimasi Pilkada 2024

    ERA.id – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mengatakan, tingginya angka golput atau rendahnya partisipasi pemilih tak mempengaruhi legitimasi Pilkada Serentak 2024. Hasil yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetap valid.

    “Ya tetap saja, itu valid,” kata Arya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/12/2024).

    Mantan wali kota Bogor itu mengatakah, legitimasi yang sesungguhnya justru baru terlihat setelah calon terpilih mulai bekerja.

    Menurutnya, tak sedikit kepala daerah terpilih dengan suara tipis justru mampu menunjukan kinerja yang baik.

    “Walaupun tingkat partisipasi politiknya di beberapa titik rendah, nah sekarang publik menunggu bagi para kepala daerah terpilih ini untuk menunjukkan legitimasinya melalui kinerjanya dan itu akan kita awasi bersama-sama dengan pemerintah,” kata Arya.

    Terkait dengan penyebab rendahnya partipispasi pemilih di Pilkada 2024, menurutnya karena ada beberapa faktor. Salah satunya karena jenuh akibat penyeleggaraan pilkada yang berdekatan dengan pemilu.

    “Angka golput tinggi ini lan bisa macam-macam ya, karena faktor administratif, karena faktor ideologis, karena faktor teknis penyelenggaraan yang terlalu beredekatan antara pileg, pilpres dengan pilkada ini, mungkin juga ada faktor kejenuhan di situ,” kata Arya.

    Selain itu, faktor cuaca juga disebut mempengaruhi partisipasi pemilih. Terlebih di beberapa daerah terjadi bencana.

    Jarak tempat pemungutan suara (TPS) dengan domisili pemilih yang terlalu jauh, juga menjadi faktor lainnya.

    “Jadi banyak faktor, enggak ada faktor tunggal yang menjelaskan itu. Tapi apapun itu, tingkat partisipasi politik yang tinggi, jelas lebih baik bagi legitimasi demokrasi,” ujarnya.

  • Akui Sulit Berantas Judi Online, Polri: Mereka Bersembunyi di Negara Legal

    Akui Sulit Berantas Judi Online, Polri: Mereka Bersembunyi di Negara Legal

    ERA.id – Kepala Biro Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Gatot Repli Handoko menyebut keberadaan server yang dipakai pengendali judi online (judol) di luar negeri menjadi salah satu kendala dalam melakukan penindakan hukum. 

    “Mereka bersembunyi di negara-negara yang melegalkan judi, sehingga kita harus berkolaborasi dengan sejumlah negara untuk menangkap pengendali judi online,” kata Gatot, dikutip Antara, Kamis (12/12/2024).

    Gatot menjelaskan pengguna internet yang mencapai 212,9 juta jiwa (77 persen) populasi di Indonesia ditambah rendahnya literasi masyarakat (nomor dua terendah di dunia) membuat judi online dengan cepat masuk ke masyarakat. 

    “Sekarang ini satu orang bisa mempunyai dua hingga tiga gadget (gawai) yakni satu dipakai untuk bekerja dan satu lagi dipakai untuk game, termasuk untuk judi online,” ucap Gatot. 

    Dia menegaskan penindakan oleh Kepolisian akan terus dilakukan termasuk dari anggota sendiri. Hal ini sesuai arahan Kapolri untuk melaksanakan program Astacita Presiden RI Prabowo Subianto khususnya pada butir ketujuh, yakni memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi, narkoba, judi, dan penyelundupan. 

    “Kita komitmen untuk menindak bandar judi online, termasuk afiliasinya. Termasuk di dalam tubuh Polri kalau ada yang terlibat judi online akan kita tindak,” ucap Gatot. 

    Berdasarkan analisa Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tahun 2023 tercatat 3,2 juta masyarakat Indonesia yang bermain judi online atau sekitar 80 persen dengan menyetor deposit di bawah 100 ribu, yakni masyarakat berpenghasilan rendah (pelajar, mahasiswa, buruh, petani, ibu rumah tangga, dan pegawai). 

    Perputaran uang perjudian online 2024 sebesar Rp600 triliun sebagian besar mengalir ke negara-negara kawasan ASEAN seperti Thailand, Kamboja, dan Filipina. 

    Selama periode 2019-2024 telah berhasil mengungkap 6.386 perkara judi online dengan tersangka 9.096 orang, serta berhasil membekukan 6.081 rekening, dan memblokir 109.520 website. 

    Pemberantasan judi online juga dilakukan melalui edukasi media, patroli siber, pengenaan sanksi pidana tindak pidana pencucian uang (TPPU), penindakan terhadap oknum perbankan, termasuk penindakan anggota dan di kalangan aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat. 

    Sementara itu, Kepala Program Studi Magister Ilmu Komunikasi (MIKOM) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Dr. Tria Patrianti, M.I.Kom menyebut dalam dua tahun belakangan ini konten-konten di perguruan tinggi disisipi iklan judi online. 

    “Bandar judi online biasanya memakai situs-situs yang tidak aktif untuk mempromosikan judi online,” ujar Tria. 

    Dia menyarankan agar pengambil kebijakan dan Kepolisian untuk menyiapkan strategi persuasi agar jangan ada lagi masyarakat yang coba-coba bermain judi online. 

    “Harus ada langkah nyata dari humas di pemerintahan untuk melakukan strategi persuasi agar masyarakat tidak terjebak praktik judi online,” ucap Tria.

  • OIKN Usul Presiden Prabowo Letakkan Batu Pertama Akhir Desember atau Awal Januari

    OIKN Usul Presiden Prabowo Letakkan Batu Pertama Akhir Desember atau Awal Januari

    ERA.id – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya telah mengusulkan agenda groundbreaking atau peletakan batu pertama oleh Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.

    Agenda groundbreaking tersebut akan menjadi yang pertama kali dilakukan Prabowo sejak resmi dilantik sebagai Presiden ke-8 RI pada 20 Oktober lalu.

    “Menteri PU (Pekerjaan Umum) sedang mengusulkan beberapa peresmian, kami mengusulkan beberapa groundbreaking. Untuk itu mungkin nanti Istana yang akan menjadwalkan,” kata Basuki saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (10/12/2024), dikutip dari Antara.

    Basuki menjelaskan pihaknya mengusulkan kepada Istana agar Presiden dapat melakukan peletakan batu pertama di IKN pada akhir Desember atau awal Januari.

    Sementara itu, pembangunan sejumlah infrastruktur di IKN, kata Basuki, sudah hampir selesai, seperti kantor kementerian koordinator, kantor Bank Indonesia, dan Kementerian PUPR.

    Progres pembangunan di kantor Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN juga sudah mulai memasukkan furnitur.

    Selain itu, Masjid Negara di IKN juga ditargetkan siap digunakan untuk salat Idul Fitri pada 1 Syawal 1446 Hijriah atau tahun depan.

    “Kalau kami berkoordinasi dengan Kementerian PU, yang kerjakan kementerian PU, Lebaran lah bisa dipakai (Lebaran 2025),” kata Basuki.

    Berdasarkan keterangan resmi dari Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Masjid Negara yang tengah dibangun di IKN dirancang untuk kapasitas hingga 60.000 jamaah. Pada tahap awal ini, masjid dirancang untuk mampu menampung 29.000 jamaah.

  • Pasutri di Jakbar Tewas dalam Rumahnya, Suami Gantung Diri, Istri Tergeletak

    Pasutri di Jakbar Tewas dalam Rumahnya, Suami Gantung Diri, Istri Tergeletak

    ERA.id – Pasangan suami istri bernama Sobirin (35) dan Ida Haryati (41) ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Masjid Nurul Hidayah RT 10 RW 016, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar), Rabu pagi (11/12) kemarin pagi.

    “Diketahui korban pria ditemukan meninggal dalam posisi tergantung di kayu plafon, sementara korban perempuan ditemukan sudah meninggal di lantai dalam kamar,” kata Kapolsek Cengkareng, Kompol Abdul Jana kepada wartawan, Kamis (12/12/2024).

    Abdul belum mengungkapkan apakah sang istri mengalami luka atau tidak. Dia hanya menerangkan hubungan Sobirin dan Ida sudah tidak harmonis sejak beberapa waktu lalu. Ida juga sudah tidak tinggal serumah dengan suaminya.

    Berdasarkan keterangan tetangga korban, pasutri ini terlihat bertengkar hebat di depan rumah pada Selasa (10/12) malam.

    “Sehari sebelum kejadian, Ida meminta izin untuk berpisah dan menyatakan niatnya menikah dengan pria lain,” jelasnya.

    Abdul menyebut polisi masih menyelidiki lebih dalam untuk mengungkap latar belakang maupun motif dari peristiwa tersebut.

  • Gara-Gara Salah Paham, Dua Pria di Tapin Pukuli Orang Tuli hingga Luka Parah

    Gara-Gara Salah Paham, Dua Pria di Tapin Pukuli Orang Tuli hingga Luka Parah

    ERA.id – Polres Tapin, Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) meringkus dua pria berinisial PL dan AM, yang menyerang orang tuli, KA, di Desa Kepayang, Kecamatan Tapin Tengah.

    “Kedua pelaku diduga menyerang penyandang disabilitas tunarungu secara brutal hingga mengalami luka serius,” kata Kasat Reskrim Polres Tapin, Zuhri Muhammad di Rantau, Tapin, Kamis (12/12/2024).

    Dia menjelaskan penyerangan itu dipicu oleh kesalahpahaman, awalnya PL dan AM terlibat percekcokan dengan dua orang tak dikenal yang singgah di sebuah warung, setelah orang-orang tersebut pergi lalu korban mendekati kedua pelaku karena penasaran dengan kejadian tersebut.

    “Situasi tidak terkendali ketika korban mencoba mendekati pelaku. PL mendorong korban, yang kemudian membalas dengan memukul wajah PL. AM sempat mencoba melerai, namun ketegangan semakin tak terkendali,” ujarnya.

    Zuhri mengatakan dalam kondisi emosi yang tak terkendali, PL menyerang korban dengan memukul wajahnya berkali-kali, sementara AM turut memukuli korban hingga terjatuh dan tak sadarkan diri.

    Akibat kejadian tersebut, kata dia, korban mengalami luka lebam parah di wajah dan pendarahan di hidung, kini korban dirawat intensif di RSUD Datu Sanggul dan kondisinya sudah mulai stabil dan membaik.

    Atas kejadian itu, kedua pelaku diamankan oleh Polres Tapin dan ditahan di Rutan Kelas IIB Rantau, pelaku dijerat dijerat dengan Pasal 170 Ayat (2) ke-2 KUHP Jo Pasal 351 Ayat (2) KUHP terkait tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan luka berat.

    Dia mengimbau masyarakat untuk menghindari tindakan kekerasan dan menyelesaikan konflik dengan kepala dingin.

    “Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk lebih mengedepankan dialog dalam menghadapi segala persoalan,” ujar Zuhri.

  • Tabung Gas di Tempat Spa Bulungan Jaksel Meledak, 7 Orang Luka-Luka

    Tabung Gas di Tempat Spa Bulungan Jaksel Meledak, 7 Orang Luka-Luka

    ERA.id – Asap tebal membubung tinggi usai terjadi ledakan di sebuah basement gedung di sekitar Jalan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (10/12/2024) sore hari ini. Polisi menyebut ledakan itu berasal dari tabung gas.

    “Iya, ledakan tabung gas. Ledakan dari spa,” kata Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Saut Fernando Aritonang kepada wartawan, Selasa (10/12/2024).

    Ledakan itu membuat tembok pembatas tempat spa dan perkantoran tersebut jebol. Tembok sampai jebol diduga karena akibat kuatnya ledakan tabung gas tersebut.

    Tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini. Namun akibat insiden ini, sebanyak tujuh orang luka-luka.

    “Ada korban luka 7 orang, yang 3 dari korban sebelah karena tembok jebol. Yang 4 (orang) dari spa,” ujarnya. 

    Polisi masih melakukan olah TKP dan saat ini masih dilakukan lokalisir.