Author: CNNindonesia.com

  • Menteri Israel Ancam Ubrak-abrik Pemerintah Jika Agresi Gaza Berhenti

    Menteri Israel Ancam Ubrak-abrik Pemerintah Jika Agresi Gaza Berhenti

    Jakarta, CNN Indonesia

    Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir mengancam akan memecah belah pemerintah jika Tel Aviv tidak memulai kembali agresi ke Jalur Gaza Palestina.

    Ancaman itu diutarakan Ben-Gvir menyusul gencatan senjata di Jalur Gaza antara Israel dan milisi Hamas Palestina yang diperpanjang dua hari hingga Kamis (30/11).

    “Menghentikan perang = menghancurkan pemerintah,” kata Ben-Gvir dalam sebuah pernyataan pada Rabu (29/11).

    Ben-Gvir dan partainya, Otzma Yehudit, memegang enam kursi dalam koalisi pemerintah, dengan tiga menteri berada di kabinet beranggotakan 38 orang ini.

    Dikutip dari Times of Israel, ancaman pembelotan Ben-Gvir ini diprediksi tidak akan mempengaruhi kabinet Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dengan asumsi pemerintah tetap mendapat dukungan dari Partai Persatuan Nasional yang dipimpin Benny Gantz.

    Ben-Gvir juga menjadi satu dari tiga menteri kabinet Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang menolak keras gencatan senjata dengan Hamas di Jalur Gaza. Dua menteri lainnya juga berasal dari partai yang sama dengan Ben-Gvir.

    Namun, Israel tetap menyepakati gencatan senjata dengan Hamas pada pekan lalu dengan bantuan Qatar, Amerika Serikat, dan Mesir.

    Ben-Gvir merupakan salah satu menteri Israel yang sangat anti-Palestina. Ia dikenal kontroversial lantaran tak segan melontarkan komentar-komentar yang menyulut kemarahan warga Palestina.

    Ben-Gvir pernah menuai kecaman karena seenaknya mengunjungi Masjid Al Aqsa di Yerusalem.

    Ia pernah berseteru dengan model internasional, Bella Hadid, yang mengkritik unggahan media sosialnya. Dilansir dari Al Jazeera, Ben-Gvir menyebut Bella Hadid sebagai pembenci Israel dan menggambarkannya sebagai sosok yang rasialis.

    Ben-Gvir juga ditahan pada 2007 karena mengungkapkan hasutan rasis kepada orang-orang Arab dan mendukung kelompok yang dianggap teroris oleh Israel serta Amerika Serikat.

    Kementerian Luar Negeri Otoritas Palestina menuturkan bahwa terpilihnya Ben-Gvir menciptakan bencana pada konflik Palestina-Israel, dikutip dari Reuters.

    Pada perang Hamas-Israel kali ini, Ben-Gvir juga membuat keputusan kontroversial dengan memaksakan agenda supremasi Yahudinya. Agenda ini melonggarkan pembatasan senjata bagi warga Israel sehingga mereka dapat dengan mudah dapat memiliki senjata api untuk ikut berperang.

    Agresi Israel ke Jalur Gaza sejak 7 Oktober lalu telah menewaskan lebih dari 15 ribu orang, termasuk 6.150 anak-anak dan 4.000 perempuan.

    (rds/rds)

    [Gambas:Video CNN]

  • Hari Ini Batas Akhir Gencatan Senjata Israel-Hamas, Akan Diperpanjang?

    Hari Ini Batas Akhir Gencatan Senjata Israel-Hamas, Akan Diperpanjang?

    Jakarta, CNN Indonesia

    Gencatan senjata tambahan selama dua hari antara Israel dan Hamas bakal berakhir hari ini, Rabu (29/11).

    Qatar, Mesir, Amerika Serikat, dan perwakilan Israel kini tengah berdiskusi untuk membahas kemungkinan perpanjangan gencatan senjata lagi.

    Menurut sumber yang mengetahui diskusi tersebut, para pihak berharap gencatan senjata hari keenam ini bisa berjalan baik sesuai kesepakatan dan Hamas membebaskan 10 sandera sesuai perjanjian.

    Jika itu terlaksana tanpa hambatan, gencatan senjata kemungkinan bisa ditambah satu hari lagi, seiring dengan daftar tawanan yang harus diberikan Hamas untuk dibebaskan.

    Sumber itu menyebut para negosiator meyakini masih ada perempuan dan anak-anak yang mesti dibebaskan dari tangan Hamas. Dua hari tambahan gencatan senjata dirasa cukup untuk membebaskan semua warga sipil ini, sebelum mereka mulai mendiskusikan pelepasan sandera laki-laki dan prajurit.

    Direktur intelijen AS CIA, Bill Burns, disebut merupakan salah satu pihak yang terlibat dalam diskusi ini. Dia ikut dalam perbincangan untuk melepas para prajurit dan warga sipil laki-laki.

    Lebih jauh, sumber anonim tersebut juga mengatakan ada pembicaraan tentang mengeluarkan jenazah mereka yang tewas dibunuh oleh Hamas di Gaza dalam diskusi terbaru itu.

    Pada Selasa (28/11), gencatan senjata Israel dan Hamas telah resmi diperpanjang dua hari hingga Rabu (29/11).

    Perpanjangan ini diumumkan langsung oleh Qatar selaku mediator kedua belah pihak, bersama-sama dengan Mesir.

    Penasihat senior Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam penambahan ini, perempuan dan anak-anak tetap menjadi sandera yang diprioritaskan untuk dilepas.

    “Pemahaman saya adalah masih ada cukup perempuan dan anak-anak di Gaza yang ditahan oleh Hamas untuk 20 (pembebasan) berikutnya,” kata Regev.

    Sementara itu, Layanan Informasi Negara Mesir (SIS), Diaa Rashwan, mengatakan perpanjangan gencatan senjata tambahan ini akan mencakup pembebasan 20 sandera Hamas di Gaza. Sebagai imbalan, 60 tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel juga akan dibebaskan.

    Hingga Selasa, Hamas telah membebaskan 12 sandera baru, dengan rincian 10 warga Israel dan 2 warga Thailand. Menyusul Hamas, Israel melepaskan 30 tahanan Palestina dari penjara.

    (blq/bac)

    [Gambas:Video CNN]

  • Miris Warga Gaza Cari Keluarga yang Hilang saat Gencatan Senjata

    Miris Warga Gaza Cari Keluarga yang Hilang saat Gencatan Senjata

    Jakarta, CNN Indonesia

    Warga Gaza, Palestina, banyak yang kembali ke rumahnya masing-masing ketika Israel dan kelompok Hamas sepakat untuk melakukan gencatan senjata.

    Salah satunya adalah keluarga Iman Abuhassira yang berhasil pulang setelah sekitar sebulan terpisah dari keluarganya imbas agresi Israel di Jalur Gaza.

    Abuhasssira tinggal di wilayah Al-Nasr di kota Gaza sebelum agresi. Kini, dia sedang tinggal di rumah orang tuanya berada di lingkungan Sheikh Radwan bersama ayah, ibu, dan keempat saudaranya.

    “Saya kira saya tidak akan pernah bertemu dengan mereka lagi,” kata Iman Abuhassira kepada Middle East Eye, Selasa (28/11).

    Perempuan berusia 28 tahun itu terpisah dari anggota keluarganya yang lain karena serangan bom tanpa henti oleh Israel di Gaza. Selain itu, jalur komunikasi dan internet di Gaza juga beberapa kali diputus oleh Israel.

    Hal tersebut membuat Abuhassira tidak bisa bertemu dan berkomunikasi dengan anggota keluarganya.

    Sehingga, ketika Israel dan Hamas sepakat untuk gencatan senjata, Abuhassira memakai kesempatan itu untuk pulang ke rumah.

    Hanya ada satu tempat yang ia yakini bakal bisa membuatnya berkumpul lagi bersama keluarganya, yaitu rumah orang tuanya.

    “Saya membawa anak-anak saya dan menginap di rumah keluarga saya,” ucap Abuhassira.

    “Suami saya menjenguk keluarganya juga untuk pertama kalinya setelah sekitar satu bulan,” lanjutnya. “Saya tidur di rumah keluarga untuk dua hari, lalu menyusul suami saya.”

    Ribuan warga sipil Gaza melarikan diri dari rumahnya setelah menjadi target serangan brutal Israel sejak agresi pecah pada 7 Oktober lalu.

    Mereka mencari tempat untuk berlindung, beberapa di antaranya tempat pengungsian hingga rumah sakit.

    Jalur Gaza kini memasuki hari keenam perpanjangan gencatan senjata yang disepakati oleh Israel dan kelompok Hamas. Gencatan senjata ini akan berakhir pada hari ini, Rabu (29/11).

    Sebelumnya, Israel dan Hamas telah melakukan gencatan senjata tahap pertama yang sudah berlangsung pada 24-27 November lalu.

    Warga sipil di Gaza memakai waktu tenang ini untuk kembali ke rumah masing-masing, entah berkumpul kembali dengan keluarga atau mencari keluarga di bawah puing-puing reruntuhan.

    (pra/pra)

  • Menlu RI di PBB Sindir Negara-negara yang Masa Bodoh soal Derita Gaza

    Menlu RI di PBB Sindir Negara-negara yang Masa Bodoh soal Derita Gaza

    Jakarta, CNN Indonesia

    Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menyindir negara-negara yang masa bodoh soal pembantaian di Jalur Gaza, Palestina, oleh Israel.

    Komentar itu mencuat saat Retno berpidato di Sidang Majelis Umum (SMU) PBB di New York pada Selasa (28/11).

    Retno mengawali pidato dengan kilas balik saat dia hadir di SMU PBB pada 26 Oktober. Ia lalu bercerita mondar-mandir mencari dukungan untuk kemanusiaan dan Palestina.

    “Saya tak bisa tetap diam melihat ribuan perempuan dan anak-anak tak bersalah meninggal. Saya tak bisa dia melihat rumah, sekolah, dan rumah sakit menjadi puing-puing,” kata Retno dalam rapat itu.

    Dia kemudian berujar, “Bisakah Anda tetap diam melihat semua situasi yang mengerikan ini?”

    Retno lalu menyinggung sikap Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang menyatakan posisinya secara jelas soal Palestina.

    Mereka juga menyerukan bantuan kemanusiaan tanpa hambatan ke Gaza, gencatan senjata permanen, dan solusi dua negara.

    Seruan-seruan itu tercantum dalam resolusi Liga Arab-OKI yang terdiri dari 31 poin dan dikeluarkan pada 11 November.

    Retno lanjut bercerita bahwa dia dan sejumlah Menlu OKI melawat ke negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB yakni China, Rusia, Inggris, dan Prancis, pada pekan lalu. Mereka mendesak negara-negara itu melakukan lebih banyak keadilan dan kemanusiaan di Palestina.

    “Dan saya akan terus melanjutkan upaya ini dan berdialog dengan sebanyak mungkin negara,” ucap Retno.

    Indonesia merupakan salah satu negara yang mendukung penuh kemerdekaan Palestina. Pemerintah pun selalu mengecam serangan Israel di Palestina, tak hanya pada 7 Oktober.

    Israel melancarkan agresi ke Palestina pada 7 Oktober. Tel Aviv juga mendeklarasikan perang melawan Hamas.

    Selama operasi, Israel menggempur warga dan objek sipil seperti sekolah hingga rumah sakit. Imbas serangan itu, 14.800 orang di Palestina meninggal.

    (isa/bac)

    [Gambas:Video CNN]

  • Gencatan Senjata, 160 Mayat Ditemukan Tertimbun Puing-puing di Gaza

    Gencatan Senjata, 160 Mayat Ditemukan Tertimbun Puing-puing di Gaza

    Jakarta, CNN Indonesia

    Pihak berwenang Palestina menemukan 160 mayat yang tertimbun di bawah reruntuhan hingga jalan-jalan di Jalur Gaza usai Israel menggempur habis-habisan wilayah tersebut.

    Media pemerintah Palestina melaporkan tim menggunakan metode manual dan primitif untuk mengangkat jenazah.

    “Kami menghadapi bencana kemanusiaan yang sesungguhnya yang telah terungkap saat jeda kemanusiaan dimulai,” demikian laporan tersebut yang dikutip Middle East Monitor, Selasa (28/11).

    Pihak berwenang Palestina lantas meminta peralatan dan mesin masuk ke Gaza untuk membantu tim mengambil ratusan mayat dari reruntuhan.

    Alat-alat itu, lanjut mereka, juga bisa membantu untuk mengangkat puing-puing ribuan rumah, sekolah, dan rumah sakit yang hancur lebur.

    Menurut laporan tersebut, pasukan Israel telah menghancurkan 300.000 unit rumah. Dari jumlah ini, 50.000 di antaranya hancur total, dan 250.000 yang lain hancur sebagian.

    Mereka juga mengkritik pengusiran warga Gaza utara yang tak bisa kembali ke rumah sendiri.

    “Karena pasukan pendudukan [Israel] mencegah mereka dan menargetkan mereka dengan peluru,” lanjut laporan itu.

    Israel dan kelompok perlawanan di Palestina sepakat gencatan senjata usai dimediasi Qatar.

    Gencatan senjata itu awalnya berlangsung empat hari dari 24 hingga 27 November.

    Kemudian kedua pihak sepakat memperpanjang gencatan senjata untuk dua hari, pada 28-29 November.

    Perjanjian itu mencakup jeda pertempuran, lebih banyak bantuan kemanusiaan termasuk bahan bakar minyak masuk ke Gaza, hingga pertukaran sandera.

    Namun, selama gencatan senjata berlangsung Israel masih melancarkan serangan di Gaza dan Tepi Barat.

    Gencatan senjata ini terjadi usai puluhan hari Israel menggempur Palestina. Imbas serangan mereka, 14.800 orang meninggal.

    (isa/bac)

    [Gambas:Video CNN]

  • RI Dorong Mahkamah Internasional Adili Israel karena Genosida di Gaza

    RI Dorong Mahkamah Internasional Adili Israel karena Genosida di Gaza

    Jakarta, CNN Indonesia

    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Indonesia mendukung jika Israel diseret ke pengadilan internasional usai melakukan genosida dengan menggempur habis-habisan Palestina.

    “Indonesia mendukung upaya untuk meminta pertanggungjawaban Israel, termasuk di International Court of Justice,” kata Retno saat konferensi pers virtual pada Rabu (29/11).

    Pernyataan Retno muncul usai dia menghadiri Sidang Majelis Umum di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang membahas soal Palestina di New York pada Selasa.

    Di sidang itu, Retno menyatakan serangan Israel terhadap fasilitas di Gaza tak normal.

    “Apa yang terjadi di Gaza jelas-jelas pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional,” ucap dia.

    Retno juga menegaskan akar masalah konflik di Palestina harus diselesaikan yakni pendudukan ilegal Israel terhadap negara itu.

    Seruan pertanggungjawaban Israel atas tindakan mereka di Palestina juga pernah diutarakan Yordania.

    Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi mengatakan Israel harus bertanggung jawab usai menggempur Palestina habis-habisan dan menyebabkan tragedi kemanusiaan di Gaza.

    Seruan itu muncul saat Safadi berpidato di acara Forum Regional Menteri Luar Negeri Persatuan Mediterania ke-8 di Barcelona, Spanyol, pada 26-27 November.

    “Kekerasan keji itu tak bisa diterima dunia. Tak ada toleransi untuk pembunuhan warga sipil di Gaza. Saya minta Israel bertanggung jawab,” ujar Safadi, dikutip Middle East Monitor.

    Israel melancarkan agresi ke Palestina pada 7 Oktober. Mereka juga mendeklarasikan perang melawan Hamas.

    Selama operasi, pasukan Zionis ini menyerang warga dan objek sipil seperti sekolah dan rumah sakit. Imbas serangan Israel, lebih dari 14.800 orang di Palestina meninggal.

    (isa/bac)

    [Gambas:Video CNN]

  • PM Malaysia Bertemu Wapres Ma’ruf Amin Bahas RS Indonesia di Gaza

    PM Malaysia Bertemu Wapres Ma’ruf Amin Bahas RS Indonesia di Gaza

    Jakarta, CNN Indonesia

    Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim bertemu Wakil Presiden Indonesia Ma’ruf Amin di Sarawak pada Selasa (28/11).

    Momen pertemuan mereka diunggah Anwar di Instagram.

    “Bapak Ma’ruf Amin juga menyinggung isu Palestina di mana beliau menginformasikan tentang RS Indonesia di Gaza yang harus dievakuasi akibat diserang rezim Zionis Israel,” kata Anwar.

    Pasukan Israel mengepung dan menggempur Rumah Sakit Indonesia usai menuduh fasilitas ini menjadi markas Hamas.

    Mereka juga meminta pasien, staf medis, hingga pengungsi di RS tersebut dievakuasi.

    Di kesempatan tersebut, Anwar mengatakan dia sudah memberi pernyataan tegas soal Palestina ke Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di hadapan Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

    Sikap itu dia sampaikan saat menghadiri konferensi APEC 2023 di San Francisco, AS.

    Selain soal Palestina, kedua orang itu juga membahas kerja sama, perdagangan, ekonomi hingga pekerja migran Indonesia (PMI).

    Dalam pertemuan tersebut, Ma’ruf Amin memuji Malaysia di bawah pemerintahan Anwar yang kini kian kuat dan stabil.

    Anwar dan Ma’ruf Amin juga berharap Malaysia dan Indonesia memiliki hubungan yang lebih erat.

    “Doakan agar hubungan kedua negara terus terjalin dan membawa manfaat bagi masyarakat secara keseluruhan, Insya Allah,” kata Anwar.

    Hubungan Indonesia dan Malaysia kian harmonis usai Anwar terpilih menjadi perdana menteri. Jokowi bahkan menjadi orang pertama yang memberi ucapan selamat ke Anwar.

    Anwar bahkan menjadikan Indonesia sebagai lawatan luar negeri pertama usai terpilih menjadi PM.

    Selama ini, Anwar juga dikenal dekat dengan sejumlah publik figur dan politikus Indonesia.

    [Gambas:Instagram]

    (isa/bac)

    [Gambas:Video CNN]

  • Qatar Tampung Hamas dan Pangkalan Militer AS, Kini Mediator di Gaza

    Qatar Tampung Hamas dan Pangkalan Militer AS, Kini Mediator di Gaza

    Jakarta, CNN Indonesia

    Qatar menjadi mediator di antara Israel dan kelompok Hamas untuk melakukan gencatan senjata di Jalur Gaza, Palestina.

    Namun, Qatar sebetulnya memiliki hubungan persahabatan, baik dengan Amerika Serikat dan Hamas.

    Qatar menjadi negara yang memiliki pangkalan militer Amerika Serikat terbesar di Timur Tengah. Pangkalan Udara Al Udeid yang berada di sebelah barat Doha, bisa menampung lebih dari 11.000 pasukan yang dilengkapi dengan jet tempur.

    Sedangkan, pangkalan militer terbesar kedua Amerika Serikat berlokasi di Bahrain, bernama Aktivitas Dukungan Angkatan Laut Bahrain (NSA Bahrain).

    Pangkalan militer itu bisa menampung lebih dari 8.500 pasukan dan pegawai departemen pertahanan, 78 komando penyewa, serta pasukan gabungan koalisi.

    Di sisi lain, Qatar juga memiliki hubungan dengan kelompok Hamas. Kelompok tersebut memiliki kantor politik yang berlokasi di Doha.

    Seorang pejabat Qatar mengatakan kantor politik Hamas didirikan pada 2012 melalui koordinasi dengan pemerintah Amerika Serikat untuk membuka jalur komunikasi.

    “Kantor politik Hamas sering digunakan dalam upaya mediasi utama yang dikoordinasikan di berbagai pemerintahan AS untuk menstabilkan situasi di Gaza dan Israel,” ungkap pejabat tersebut, seperti diberitakan France24 beberapa waktu lalu.

    Selama ini, kantor politik Hamas di Qatar juga digunakan oleh Ismail Haniyeh, pemimpin kelompok tersebut, sebagai tempat tinggal dan mengasingkan diri.

    Meski demikian, Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani juga mengatakan kantor politik Hamas digunakan sebagai sarana berkomunikasi untuk menciptakan perdamaian di antara negaranya dengan Palestina.

    Selain itu, pemerintah Qatar juga sudah bertahun-tahun memberikan bantuan keuangan yang disalurkan ke Jalur Gaza. Bantuan ini bisa mengalir setelah berkoordinasi dengan Israel, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan Amerika Serikat.

    Qatar menjadi mediator kesepakatan antara Israel dan kelompok Hamas untuk melakukan gencatan senjata di Jalur Gaza. Sejauh ini, gencatan senjata sudah memasuki tahap kedua.

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed-Al-Ansari mengatakan kesepakatan telah dicapai untuk memperpanjang gencatan senjata.

    Gencatan senjata tahap kedua ini berlaku pada 28 dan 29 November, mengikuti tahap pertama yang berlangsung selama empat hari, tepatnya pada 24-27 November lalu.

    Hamas sejauh ini telah membebaskan 69 dari total sekitar 200 sandera. Sementara itu, Israel telah membebaskan sekitar 150 warga Palestina yang menjadi tahanan, mayoritas perempuan dan anak-anak.

    Sejak agresi Israel ke Palestina pada 7 Oktober lalu dan berlangsung hingga 49 hari, jumlah warga Palestina yang tewas mencapai 14.800 orang. Akibat agresi ini, ratusan ribu orang juga telah mengungsi.

    (cpa/pra)

  • Israel Serbu dan Kepung Jenin Tepi Barat saat Gencatan dengan Hamas

    Israel Serbu dan Kepung Jenin Tepi Barat saat Gencatan dengan Hamas

    Jakarta, CNN Indonesia

    Pasukan Israel melancarkan serbuan dan pengepunran besar-besaran di Kota Jenin Tepi Barat saat gencatan senjata memasuki hari keenam dengan Hamas, Rabu (29/11).

    Serbuan ini dilaporkan kontributor Al Jazeera, Hamdah Salhut, pada Rabu (29/11).

    “Pasukan Israel menutup kota dan membangun pos pemeriksaan di setiap rute,” kata Salhut dalam laporan media yang berbasis di Qatar itu.

    Salhut menerangkan pengepungan ini melibatkan ratusan tentara Israel, lebih dari 50 kendaraan lapis baja, sejumlah buldoser yang biasa digunakan untuk menghancurkan jalan.

    Lebih lanjut, dia menerangkan bentrokan senjata antara pasukan Israel dan kelompok perlawanan Palestina pun meletus.

    Setidaknya, delapan orang dilaporkan mengalami luka-luka. Jumlah korban luka ini diperkirakan akan meningkat.

    Pengepungan Jenin berlangsung saat gencatan senjata diperpanjang antara Israel dan Hamas.

    Kesepakatan itu mencakup pertukaran tahanan, lebih banyak bantuan kemanusiaan yang masuk, hingga jeda pertempuran.

    Namun, di hari pertama gencatan senjata pasukan Israel menembaki warga Gaza yang hendak pulang ke rumah. Imbas serangan itu, 15 orang mengalami luka-luka.

    Hingga kini, mereka juga masih melakukan serangan di Tepi Barat dan Gaza.

    (isa/bac)

    [Gambas:Video CNN]

  • VIDEO: Hamas Undang Elon Musk Tengok Gaza, Bukan Cuma Israel

    VIDEO: Hamas Undang Elon Musk Tengok Gaza, Bukan Cuma Israel

    Jakarta, CNN Indonesia

    Juru bicara Hamas, Osama Hamdan mengundang CEO media sosial X Elon Musk pada Selasa (28/11) untuk mengunjungi Gaza guna melihat sejauh mana kerusakan akibat serangan Israel.

    Sebelumnya, Elon Musk mengunjungi lokasi serangan Hamas terhadap Israel dan menyatakan komitmennya untuk mendukung Israel.