Author: CNBCindonesia.com

  • Raja Hacker Dunia Akhirnya Masuk Penjara, Korbannya Miliaran

    Raja Hacker Dunia Akhirnya Masuk Penjara, Korbannya Miliaran

    Jakarta, CNBC Indonesia – Raja hacker, Conor Brian Fitzpatrick, yang menjadi otak di balik forum peretasan kawakan bawah tanah, Breach Forum, telah ditangkap. Pria yang dikenal dengan nama Pompompurin itu diputus bersalah dan dihukum tiga tahun penjara.

    Penangkapan Pompompurin sebenarnya sudah terjadi pada Maret 2023. Saat itu dia dituduh melakukan konspirasi perangkat akses, meminta akses, dan kepemilikan materi pelecehan seksual anak (CSAM).

    Kemudian ia mengaku bersalah atas semua tuduhan pada Januari 2024. Namun hanya dijatuhi hukuman 17 hari penjara dengan 20 tahun pembebasan bersyarat.

    Jaksa melakukan banding pada Pengadilan Banding Amerika Serikat (AS) karena merasa hukuman pada Fitzpatrick terlalu ringan.

    “Hukuman 17 hari tidak memenuhi tujuan hukuman wajib dan secara substantif tidak masuk akal,” kata pihak pengadilan.

    Oleh karena itu, hukuman sebelumnya batal. Fitzpatrick resmi dipenjara selama tiga tahun. Jaksa Erik S. Siebert mengatakan Fitzpatrick mendapatkan keuntungan dari kejahatan. Termasuk informasi pribadi hingga data komersial.

    “Conor Fitzpatrick mendapatkan keuntungan dari penjualan banyak informasi curian, dari informasi pribadi hingga data komersial,” jelasnya, dikutip dari Tech Radar, Kamis (18/9/2025).

    Sebagai informasi, Breachforums mulai dikenal publik pada Maret 2022. Kemunculannya tak lama setelah forum hacker lainnya, RaidForums dibubarkan dan ditutup polisi.

    The Hacker News mencatat BreachForums memiliki 330 ribu anggota dan terdapat 14 miliar data individu. Meski ditutup berulang kali, BreachForums selalu bisa muncul kembali.

    Bukan hanya Fitzpatrik, penggantinya Baphomet juga telah ditangkap pada 2023. Kini forum diisi oleh kelompok hacker bernama ShinyHinters.

    Kini BreachForums sedang offline. Para pengelolanya mengatakan ingin menghilang.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Heboh Wujud Manusia Masa Depan Berubah Drastis, Berani Lihat?

    Heboh Wujud Manusia Masa Depan Berubah Drastis, Berani Lihat?

    Jakarta, CNBC Indonesia – Penampakan manusia masa depan diramalkan akan berubah total dari yang tampak saat ini. Manusia diramalkan akan berevolusi pada tahun 3000 mendatang.

    Laporan terkait ramalan tersebut menjadi heboh di kalangan netizen. Pasalnya, bentuk manusia yang diperlihatkan menunjukkan perubahan drastis.

    Mulai dari punggung yang bungkuk, tangan bercakar, kelopak mata ada dua, tengkorak lebih tebal, dan otak lebih kecil.

    Gambaran manusia itu berasal dari unggahan yang diterbitkan TollFreeForwarding.com, sebuah situs penjual nama dan nomor telepon virtual. Tampilan Mindy, manusia bungkuk menggunakan skinny jeans itu didapatkan dari ilustrasi model 3D.

    Foto: dok TollFreeForwarding
    Ilustrasi evolusi manusia di masa depan karena pengaruh ponsel pintar, yang diberi nama Mindy.

    Menurut laman tersebut, gambaran tersebut berasal dari manusia yang melakukan penggunaan perangkat smartphone, laptop, dan teknologi lain secara terus menerus.

    “Untuk sepenuhnya menyadari dampak teknologi sehari-hari terhadap manusia, kami mengambil sumber penelitian ilmiah dan pendapat ahli tentang masalah ini,” tulis TollFreeForwarding, dikutip dari Futurism.

    Situs tersebut bekerja sama dengan perancang 3D untuk menciptakan manusia masa depan yang tubuhnya berubah karena penggunaan smartphone, laptop, dan teknologi lainnya, secara konsisten dan intens.

    Namun, gambaran tersebut dinilai tidak ilmiah dan dianggap meragukan. Agaknya, gambaran manusia masa depan itu dibuat untuk memberikan efek kejut dan sindiran pada aktivitas manusia yang begitu bergantung pada teknologi. Manusia tidak bisa berpisah dengan gadget dan kebiasaan itu bisa menuntun evolusi biologi.

    “Konten kami dimaksudkan untuk diskusi dan kami selalu mendorong pembaca kami untuk mendiskusikan mengapa atau mengapa mereka tidak setuju dengan temuan tersebut,” kata StudyFinds, blog yang sering jadi andalan penelitian akademis dan juga mengutip gambaran dari TollFreeForwarding.

    “Jika Anda sangat tidak setuju dengan sebuah laporan, silakan singkirkan pendapat Anda dengan senang hati di kolom komentar,” tulis laporan tersebut.

    Kendati akurasi ramalan tersebut belum bisa dinilai sahih, tetapi kebiasaan manusia modern saat ini tentu akan berdampak pada kehidupan manusia di masa depan. Hanya waktu yang bisa menjawab.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Gemini AI Jadi Raja Aplikasi Nomor 1, Mendadak Ramai Diserbu Warga RI

    Gemini AI Jadi Raja Aplikasi Nomor 1, Mendadak Ramai Diserbu Warga RI

    Jakarta, CNBC Indonesia – Aplikasi Google Gemini AI mendadak merajai tangga aplikasi gratis terpopuler di toko aplikasi Apple App Store dan Google Play di India.

    Fenomena serupa terjadi di Indonesia. Pantauan CNBC Indonesia, Kamis (18/9/2025), Google Gemini menduduki posisi pertama ‘Top Charts’ aplikasi gratis di Google Play. Selanjutnya disusul aplikasi drama pendek Melolo dan Loklok.

    ChatGPT berada di posisi ke-5 di daftar tersebut untuk wilayah Indonesia. Layanan buatan OpenAI tersebut bahkan kalah dari aplikasi asisten AI asal Singapura bernama Cici yang menempati posisi ke-4.

    Kembali ke Google Gemini, TechCrunch mencatat popularitasnya mendadak meningkat pasca peluncuran Nano Banana, yakni model produksi konten visual (image-generation) yang secara resmi disebut ‘Gemini 2.5 Flash Image’.

    Nano Banana terintegrasi di dalam aplikasi Google Gemini, sehingga memudahkan pengguna membuat foto editan AI sesuai kebutuhan, hanya dengan memberikan perintah atau prompt.

    Foto: Gemini AI
    Gemini AI

    Popularitas Google Gemini gara-gara Nano Banana terjadi secara global. Namun, India menjadi negara nomor 1 yang mencatat penggunaan Nano Banana terbesar, menurut David Sharon, kepala multimodal generation untuk Gemini Apps di Google DeepMind.

    Foto: Foto Kakak & Aku. (Gemini Ai)
    Foto Kakak & Aku. (Gemini Ai)

    Dikutip dari TechCrunch, Kamis (18/9/2025), bukan sesuatu yang mengherankan jika India menjadi negara paling pesat dalam mengadopsi Nano Banana di Google Gemini.

    Pasalnya, India merupakan pasar HP terbesar kedua di dunia, sekaligus populasi online terbesar kedua di dunia setelah China.

    Yang menjadi perhatian Google bukan semata-mata maraknya adopsi Nano Banana, tetapi bagaimana jutaan orang India secara aktif berinteraksi dengan model AI dengan cara unik sesuai karakter lokalnya.

    Salah satu tren penggunaan Nano Banana di India adalah menciptakan ulang potret retro yang terinspirasi dari estetika Bollywood era 1990-an. Nano Banana berhasil menciptakan foto pengguna sesuai dengan gaya fesyen, gaya rambut, dan gaya makeup pada era tersebut.

    Selain Nano Banana, Google juga melihat ada tren baru yang membuat pengguna di India memanfaatkan model produksi video (video-generation) Veo 3 AI pada aplikasi Google Gemini.

    Banyak pengguna India memanfaatkannya untuk membuat video pendek dari foto lama yang memperlihatkan kakek-nenek dan leluhur mereka yang sudah meninggal.

    Menurut data Appfigures, download harian aplikasi Google Gemini di India menanjak tajam pasca perilisan Nano Banana pada 1 September 2025. Sebanyak 55.000 instal dihimpun dari dua toko aplikasi resmi.

    Download puncaknya pada 13 September sebanyak 414.000 atau meningkat 667%. Google Gemini menjadi aplikasi nomor satu di Apple App Store sejak 10 September, dan di Google Play sejak 12 September.

    Kendati India memimpin jumlah download, tetapi pembelian di dalam aplikasi (in-app purchase) masih didominasi Amerika Serikat (AS) sebesar US$2,3 juta (Rp38 miliar).

    Pengeluaran konsumen global untuk Google Gemini di iOS tercatat sebesar US$6,4 juta (Rp105 miliar) sejak aplikasi tersebut dirilis, menurut Appfigures.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • 8 Prompt Gemini AI untuk Edit Newborn Photoshoot, Hasilnya Gemas

    8 Prompt Gemini AI untuk Edit Newborn Photoshoot, Hasilnya Gemas

    Daftar Isi

    Jakarta, CNBC Indonesia – Mengabadikan momen tumbuh kembang bayi sering kali menjadi hal berharga bagi orang tua. Namun, tidak semua orang memiliki waktu atau biaya untuk membawa si kecil ke studio foto profesional. Kini, dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan seperti Gemini AI, Anda bisa mengedit foto bayi agar terlihat seperti hasil jepretan fotografer studio langsung dari rumah.

    Melalui penggunaan prompt yang tepat, foto sederhana bayi dapat diubah menjadi lebih estetik, lengkap dengan pencahayaan lembut, latar belakang menarik, hingga sentuhan artistik yang menyerupai kualitas studio.

    1. Gaya Lifestyle di Rumah (Authentic & Personal)

    Gaya ini sangat populer karena menangkap momen nyata di lingkungan yang nyaman dan personal bagi keluarga.

    Prompt: “Fotografi newborn dengan gaya lifestyle candid di kamar tidur utama orang tua. Bayi baru lahir yang hanya memakai popok, tidur nyenyak di tengah tempat tidur besar yang dilapisi sprei linen berwarna putih gading atau abu-abu muda yang sedikit kusut alami. Tangan ibu yang lembut terlihat sedang mengelus punggung bayi, sementara lengan ayah melingkar protektif di dekatnya (wajah orang tua tidak perlu terlihat jelas, fokus pada interaksi tangan). Pencahayaan lembut dan alami datang dari jendela besar di samping tempat tidur, menciptakan bayangan yang halus dan suasana pagi yang tenang. Komposisi close-up dengan sudut sedikit dari atas, menangkap detail mungil bayi dan kehangatan koneksi keluarga. Warna hangat, kontras rendah, dengan sedikit grain untuk menambah kesan otentik.”

    2. Gaya Earthy & Organik (Natural & Textured)

    Gaya ini menggunakan elemen dan warna alam untuk menciptakan foto yang tenang dan abadi.

    Prompt: “Potret newborn dengan tema earthy organik. Bayi dibedong longgar dengan kain katun tipis (cheesecloth) berwarna terakota atau hijau zaitun, diposisikan dengan nyaman di dalam mangkuk kayu jati yang dangkal dan bertekstur kasar. Mangkuk diletakkan di atas latar beanbag yang dilapisi selimut wol tebal berwarna krem. Di sekeliling mangkuk terdapat beberapa helai daun eukaliptus segar yang tersebar alami. Pencahayaan tunggal dari softbox besar di sisi kanan atas, meniru cahaya jendela, menciptakan kedalaman dan menonjolkan setiap tekstur. Komposisi top-down (flat lay), fokus tajam pada wajah damai bayi. Palet warna hangat dan natural, suasana tenang dan membumi.”

    3. Gaya Minimalis & Modern (Simple & Clean)

    Fokus utama gaya ini adalah kesederhanaan, menonjolkan bayi tanpa banyak distraksi properti.

    Prompt: “Fotografi newborn dengan gaya minimalis di studio. Bayi yang baru lahir tidur telentang dengan pose natural di atas latar kain polos berwarna beige yang terbentang mulus. Bayi tidak dibedong, menunjukkan lekuk tubuhnya yang mungil secara alami. Tidak ada properti tambahan sama sekali. Pencahayaan high-key yang sangat lembut dan merata dari depan untuk menghilangkan hampir semua bayangan, menciptakan tampilan yang bersih, cerah, dan modern. Komposisi diambil dari sudut 45 derajat, mengisi sepertiga bagian bawah frame dan menyisakan banyak ruang negatif di atasnya untuk memberikan kesan lapang. Fokus sangat tajam pada detail wajah dan jari-jemari bayi. Hasil akhir sangat bersih dengan warna netral.”

    4. Gaya Dark & Moody (Dramatis & Artistik)

    Gaya ini menggunakan bayangan untuk menciptakan foto yang dramatis, intim, dan memiliki kedalaman emosional.

    Prompt: “Potret newborn artistik dengan gaya low-key yang dramatis. Bayi yang tidur miring, dibungkus kain flanel berwarna abu-abu arang, diletakkan di atas latar belakang kain beludru hitam pekat. Pencahayaan tunggal yang sempit (menggunakan snoot atau grid) dari sisi kiri, hanya menerangi sebagian wajah, bahu, dan tangan bayi, sementara sisa tubuhnya perlahan memudar ke dalam bayangan (teknik chiaroscuro seperti lukisan Rembrandt). Komposisi sangat ketat, hanya menampilkan bagian atas tubuh bayi. Suasana terasa sangat intim, puitis, dan tenang. Kontras tinggi antara cahaya dan bayangan, dengan saturasi warna yang rendah untuk menonjolkan bentuk dan emosi.”

    5. Newborn Berinteraksi dengan Hewan Peliharaan Keluarga

    Bayi yang dibedong rapi, tidur pulas di keranjang kayu kecil yang dialasi bantal empuk. Seekor anjing Golden Retriever dewasa, berbaring dengan tenang di samping keranjang, menatap lembut ke arah bayi. Latar belakangnya adalah ruang keluarga yang cerah, dengan cahaya alami yang masuk dari jendela. Komposisi bidikan jarak menengah yang menangkap kehangatan interaksi antara bayi dan hewan peliharaan. Tone warna hangat, saturasi sedang, dengan fokus lembut yang menyoroti koneksi antara keduanya.

    6. Newborn Berpose di Tengah Properti Bertema Hobi

    Bayi yang dibalut kain rajut berwarna krem, tidur miring di atas sebuah rak buku kayu yang kosong (sebagai properti panggung). Di sekelilingnya terdapat properti kecil yang mewakili hobi orang tua: sebuah kamera vintage, beberapa buku dengan judul klasik, dan sebuah biola kecil. Latar belakangnya adalah dinding bata ekspos dengan pencahayaan lembut yang datang dari samping, menciptakan tekstur. Komposisi bidikan semi-close-up yang menangkap detail properti dan kedamaian bayi. Suasana terasa personal dan penuh cerita.

    7. Potret Newborn di Ayunan Gantung Dekoratif

    Seorang bayi baru lahir yang dibungkus kain katun berwarna pastel, tidur nyenyak di dalam ayunan gantung rotan berbentuk bulan sabit yang dihiasi dengan dedaunan hijau dan bunga-bunga kering. Ayunan tersebut digantung dengan tali macrame tebal di tengah ruangan yang terang. Latar belakangnya adalah dinding dengan warna senada, dengan fokus yang sangat buram. Pencahayaan lembut dan merata, menyoroti tekstur rotan dan kain. Komposisi bidikan dari samping dengan sudut yang sedikit rendah, menciptakan kesan ajaib dan dreamy.

    8. Newborn Berpose di Dalam Mangkuk dengan Topi Unik

    Bayi yang hanya memakai popok, tidur meringkuk di dalam mangkuk kayu besar, mengenakan topi rajutan berbentuk telinga beruang. Di sekelilingnya terdapat beberapa properti alami seperti ranting-ranting kecil dan buah beri tiruan. Latar belakangnya adalah kain bulu imitasi yang tebal dan berwarna putih, menciptakan tekstur yang kaya. Pencahayaan dari atas, menciptakan bayangan yang lembut dan menonjolkan setiap detail. Komposisi bidikan dari atas (top-down) dengan fokus tajam pada wajah dan topi bayi. Suasana terasa imut, nyaman, dan hangat.

    Langkah-Langkah Edit Foto Bayi dengan Gemini AI

    1. Siapkan Foto Bayi Asli

    Pilih foto bayi dengan pencahayaan cukup (lebih baik siang hari atau dekat jendela).

    Pastikan posisi bayi aman dan nyaman.

    Gunakan foto dengan resolusi tinggi agar hasil edit lebih tajam.

    2. Pilih Platform Gemini AI

    Buka aplikasi atau situs Gemini AI di perangkat Anda.

    Pilih fitur Image Editing / Generate with Prompt.

    Pastikan koneksi internet stabil agar proses berjalan lancar.

    3. Upload Foto Bayi

    4. Masukkan Prompt Detail

    Salin prompt yang sudah dibuat (contoh: “Foto bayi tidur di atas bantal putih, pencahayaan lembut seperti studio, latar belakang polos warna pastel, hasil foto berkualitas tinggi dengan nuansa hangat dan alami”).

    Tempelkan ke kolom prompt di Gemini AI.

    Tambahkan instruksi spesifik jika ingin gaya tertentu (misalnya vintage, dreamy, modern, high key).

    5. Proses & Tunggu Hasil

    7. Pilih & Simpan Hasil Terbaik

    Bandingkan hasil yang diberikan.

    Pilih yang paling sesuai dengan keinginan.

    Klik Download / Save dengan resolusi tinggi (disarankan JPEG/PNG).

    8. Sentuhan Akhir (Opsional)

    Jika perlu, lakukan sedikit penyesuaian dengan aplikasi tambahan (misalnya koreksi warna atau crop).

    Gunakan software seperti Lightroom, Snapseed, atau Canva untuk finishing kecil.

    9. Gunakan Secara Bijak

    (dag/dag)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Video: Kulik HP Lipat Canggih-Elegan, Samsung Galaxy Z Fold7 & Z Flip7

    Video: Kulik HP Lipat Canggih-Elegan, Samsung Galaxy Z Fold7 & Z Flip7

    Jakarta, CNBC Indonesia- Tren HP lipat makin menjamur dengan pertumbuhan mencapai 45,4% di Q2 2025, menurut data Counterpoint Research.

    Samsung yang konsisten merilis HP lipat sejak 2019 baru-baru ini meluncurkan duo Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7, Keduanya membawa peningkatan signifikan dari segi desain super tipis dan ringan, spesifikasi mentereng, ketangguhan maksimal, hingga fitur Galaxy AI yang makin cerdas.

    Seperti apa ulasan terkait HP lipat besutan Samsung lewat Samsung Galaxy Z Fold7 dan Samsung Galaxy Z Flip7? Selengkapnya simak ulasan Bunga Cinka dengan Managing Editor CNBC Indonesia, Demis Rizky dan Editor CNBC Indonesia, Kartini Bohangdalam Profit, CNBC Indonesia (Kamis, 18/09/2025)

  • Rilis Pengganti HP, Mark Zuckerberg Klaim Kunci Kecerdasan Super

    Rilis Pengganti HP, Mark Zuckerberg Klaim Kunci Kecerdasan Super

    Jakarta, CNBC Indonesia – Meta meluncurkan kacamata pintar pertamanya yang menggunakan layar tertanam (built-in display). Perangkat yang diproduksi bersama Ray-Ban ini menjadi smart glass pertama yang dipasarkan di era teknologi kecerdasan buatan (AI).

    CEO Mark Zuckerberg memamerkan fitur Meta Ray-Ban Display beserta pengendali berbentuk gelang. Ia mengklaim produk kacamata pintar Meta adalah cara terbaik untuk menusia mencapai “kecerdasan super” atau superintelligence memanfaatkan AI.

    “Kaca mata adalah perangkat terbaik untuk superintelligence personal, karena membiarkan Anda mengalami sekitar sambil mengakses semua fitur AI yang membuat Anda lebih pintar, membantu komunikasi, mendukung ingatan, memperkuat sensori, dan lainnya,” kata Zuckerberg seperti dikutip Reuters.

    Kacamata baru Meta memiliki layar kecil di lensa sebelah kanan yang bisa menampilkan fitur dasar seperti notifikasi. Smartglasses Meta dibanderol dengan harga mulai US$799 dan tersedia di pasaran mulai 30 September. Pengendali gelang disediakan bersama produk kacamata untuk menerjemahkan gestur tangan.

    Foto: Mark Zuckerberg menunjukkan display di kaca meta Meta Ray-Ban yang dikenakannya. (Tangkapan Layar Youtube)
    Mark Zuckerberg menunjukkan display di kaca meta Meta Ray-Ban yang dikenakannya. (Tangkapan Layar Youtube)

    Zuckerberg sepertinya ingin menjadikan teknologi kaca mata pintarnya dalam kompetisi keras pengembangan teknologi AI. Saat ini, Meta AI dinilai masih tertinggal dibanding ChatGPT milik OpenAI dan Gemini milik Google.

    Meta juga meluncurkan kacamata pintar baru lewat kerja sama dengan Oakley yang diberi nama Vanguard. Kacamata jenis baru ini didesain untuk atlet dan dirilis dengan harga mulai US$499.

    Vanguard terintegrasi dengan platform teknologi fitnes seperti Garmin dan Strava sehingga bisa menampilkan statistik aktivitas dan analisis secara real-time, dengan baterai yang bertahan hingga 9 jam.

    Meta Ray-Ban generasi sebelumnya juga diupdate. Meskipun belum dilengkapi oleh layar, produk sebelumnya dirilis dengan baterai yang bertahan dua kali lebih lama dengan kamera yang lebih baik.

    (dem/dem)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Video:Samsung Galaxy Z Fold7 | Z Flip7, HP Lipat Tipis-Ringan Pakai AI

    Video:Samsung Galaxy Z Fold7 | Z Flip7, HP Lipat Tipis-Ringan Pakai AI

    Jakarta, CNBC Indonesia- Tren HP lipat makin menjamur dengan pertumbuhan mencapai 45,4% di Q2 2025, menurut data Counterpoint Research.

    Samsung yang konsisten merilis HP lipat sejak 2019 baru-baru ini meluncurkan duo Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7, Keduanya membawa peningkatan signifikan dari segi desain super tipis dan ringan, spesifikasi mentereng, ketangguhan maksimal, hingga fitur Galaxy AI yang makin cerdas.

    Seperti apa ulasan terkait HP lipat besutan Samsung lewat Samsung Galaxy Z Fold7 dan Samsung Galaxy Z Flip7? Selengkapnya simak ulasan Bunga Cinka dengan Managing Editor CNBC Indonesia, Demis Rizky dan Editor CNBC Indonesia, Kartini Bohangdalam Profit, CNBC Indonesia (Kamis, 18/09/2025)

  • Warga RI Ogah Beli HP Baru, Merek Ini Anjlok Parah Tak Laku

    Warga RI Ogah Beli HP Baru, Merek Ini Anjlok Parah Tak Laku

    Jakarta, CNBC Indonesia – Daya beli masyarakat Indonesia terhadap perangkat HP merosot pada kuartal-II (Q2) 2025. Laporan firma riset IDC menunjukkan penurunan pertumbuhan pengapalan HP di Tanah Air dalam 3 bulan yang berakhir di Juni 2025. 

    Adapun penurunannya sebesar 3,5% secara tahun-ke-tahun (YoY) dan menandai kinerja paling anjlok di kawasan Asia Tenggara. Pasar HP Vietnam juga turun 1,7% pada Q2 2025, tetapi tak separah pasar Tanah Air. 

    Sementara itu, negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara justru menunjukkan pertumbuhan positif. Filipina memimpin pertumbuhan sebesar 17,2%, disusul Malaysia (7,8%), Thailand (4%), dan Singapura (2%).

    “Pasar Malaysia mencatat pertumbuhan 7.8% YoY di Q2 2025, didorong segmen HP dengan harga di bawah US$100 (Rp1,6 jutaan), seiring peralihan kebiasaan belanja konsumen ke opsi yang lebih terjangkau di tengah ketidakpastian ekonomi,” kata Research Analyst IDC Malaysia, Hoon Yik Phang, dikutip dari laporan IDC yang dibagikan ke LinkedIn, beberapa saat lalu. 

    Vivo dan Oppo Anjlok Parah

    Duo merek HP China, Vivo dan Oppo, mencatat penurunan paling parah di pasar Indonesia. Vivo menempati urutan ke-5 dengan penurunan paling drastis sebesar 32,1%.

    Selanjutnya, Oppo yang menduduki posisi ke-4 juga membukukan kinerja minus yang cukup dalam sebesar 29,2%.

    Sementara itu, Xiaomi yang berada di urutan ke-3 masih bertumbuh tipis 0,2% YoY, dengan pangsa pasar 16,6%.

    Transsion (Infinix, Tecno, Itel) masih bertahan di posisi pertama dengan pangsa pasar 21,5%. Pabrikan asal China tersebut berhasil mencatat pertumbuhan terbesar di antara vendor lainnya, yakni 9,5% YoY.

    Selanjutnya, Samsung menempati posisi ke-2 dengan pangsa pasar 18,5%. Raksasa Korea Selatan ini menunjukkan pertumbuhan pengapalan yang cukup signifikan sebesar 7% YoY.

    Raja HP Asia Tenggara 2025

    Meskipun Transsion merajai pasar HP Tanah Air, tetapi Samsung masih memimpin di kawasan Asia Tenggara secara keseluruhan. Laporan IDC menunjukkan Samsung bertumbuh 15,9% YoY dan menjadi raja HP Asia Tenggara nomor 1.

    Transsion bertengger di posisi ke-2 dengan pertumbuhan 13,6% YoY. Lalu Xiaomi juga mencatat pertumbuhan positif 6,7% YoY.

    Oppo membukukan pengapalan yang anjlok paling parah di Asia Tenggara, yakni minus 20,9%. Oppo menempati posisi ke-4. Terakhir, Vivo juga menunjukkan penurunan 17,5% YoY untuk kawasan Asia Tenggara.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Video: Teknologi AI Percepat Otomatisasi Bisnis Jadi Efisien

    Video: Teknologi AI Percepat Otomatisasi Bisnis Jadi Efisien

    Jakarta, CNBC Indonesia- PT Zoho Technologies sebagai perusahaan teknologi global penyedia suit software unik dan canggih untuk membantu industri dan bisnis meningkatkan efisiensi dan kinerja bisnis terus mengembangkan layanannya bagi 130 juta pelanggan di seluruh dunia.

    Country Lead PT Zoho Technologies Indonesia, Handito Aji Saroso mengatakan layanan software Zoho Technologies meliputi keseluruhan aspek bisnis baik software untuk sales, marketing hingga HR sebagai solusi end-to-end mendukung transformasi digitalisasi perusahaan.

    Saat ini sektor teknologi termasuk startup, ritel, manufaktur hingga logistik dan transportasi serta UMKM telah menggunakan solusi Zoho Technologies.

    Seperti apa inovasi layanan transformasi digital bisnis yang dikembangkan Zoho Technologies di era Artficial Intelligence (AI)? Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Country Lead PT Zoho Technologies Indonesia, Handito Aji Saroso dalam Profit, CNBC Indonesia (Rabu, 17/09/2025)

  • Analis Sorot Ramainya Pembelian Rudal Turki di RI, Ada Apa?

    Analis Sorot Ramainya Pembelian Rudal Turki di RI, Ada Apa?

    Jakarta, CNBC Indonesia – Langkah Indonesia membeli berbagai alutsista dari Turki, termasuk sistem rudal balistik KHAN, menjadi sorotan analis pertahanan asing. Indonesia tercatat sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang secara publik mengoperasikan rudal taktis modern dengan jangkauan 280 km tersebut.

    “Diversifikasi pemasok senjata merupakan strategi penting agar Indonesia memiliki pasokan senjata yang stabil dan tidak bergantung pada satu kekuatan tertentu,” kata Abdul Rahman Yaakob, peneliti Lowy Institute, dikutip CNA, Kamis (18/9/2025). Ia menekankan bahwa pengalaman embargo senjata AS pada 1999-2005 masih membekas di Jakarta.

    Dalam dua tahun terakhir, Indonesia telah meneken kontrak besar dengan Turki, mulai dari 60 drone Bayraktar TB3, sembilan drone Akinci, dua fregat siluman, hingga rencana pembelian 48 jet tempur generasi kelima KAAN senilai US$10 miliar (Rp154 triliun). Kontrak ini mencakup kerja sama industri dan transfer teknologi, yang dinilai penting untuk memperkuat basis pertahanan nasional.

    “Indonesia tidak hanya akan mengamankan peralatan militer berteknologi tinggi, tetapi juga memperoleh peluang signifikan dalam mengembangkan kapasitas industri pertahanan dalam negerinya,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan RI.

    Namun, para analis memperingatkan bahwa euforia belanja senjata Turki tidak lepas dari tantangan.

    “Ukuran keberhasilan kerja sama ini bukan hanya berapa banyak platform yang dibeli, tetapi bagaimana kesiapan tempur, ketersediaan sistem, dan kemampuan jangka panjang untuk mengoperasikannya dapat dipertahankan,” ujar Khairul Fahmi, analis militer dari Institut Studi Keamanan dan Strategis di Jakarta.

    Analis RSIS Singapura, Jamil Ghani, menambahkan bahwa hubungan baru dengan Turki menambah kompleksitas lanskap pertahanan kawasan.

    “Kemitraan ini menambah lapisan baru, baik dari segi kapabilitas maupun lindung nilai strategis. Tapi perlu dicatat, jet tempur KAAN masih tahap prototipe. Negara lain akan menunggu melihat kinerjanya sebelum ikut membeli,” ujarnya.

    Meski begitu, daya tarik utama alutsista Turki tetap pada harga yang lebih terjangkau dibanding produk Barat. UAV Bayraktar TB2 misalnya, dilaporkan hanya sekitar US$5 juta (Rp77 miliar) per unit, jauh lebih murah daripada MQ-9 Reaper buatan AS yang mencapai US$30 juta (Rp465 miliar) per unit.

    Dengan kombinasi biaya rendah, fleksibilitas politik, dan transfer teknologi, Turki kini menjadi pemain baru yang kian dilirik negara-negara Asia Tenggara. Namun, tantangan pemeliharaan, interoperabilitas dengan sistem lama, serta ketergantungan pada komponen impor masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Indonesia.

    (tfa/tfa)

    [Gambas:Video CNBC]