Author: CNBCindonesia.com

  • Astronaut Nangis Lihat Bumi dari Luar Angkasa, Ini yang Terjadi

    Astronaut Nangis Lihat Bumi dari Luar Angkasa, Ini yang Terjadi

    Jakarta, CNBC Indonesia – Pemanasan global menjadi isu utama dunia karena menyangkut keselamatan umat manusia. Hal tersebut juga menjadi sorotan seorang astronaut yang melihat keadaan Bumi saat berada di antariksa.

    Megan McArthur mengaku cemas terhadap lingkungan bumi yang kian mengkhawatirkan. Beberapa tahun lalu, Ia melihat keadaan Bumi dari stasiun antariksa International Space Station (ISS).

    Hal itu membuatnya menangis karena melihat efek perubahan iklim dan pemanasan global di Bumi.

    Keadaan tersebut menyebabkan banyak kebakaran di beberapa wilayah. Salah satu kebakaran yang terlihat dari citra satelit terjadi Amerika Serikat (AS). Begitu juga dengan negara lain seperti Siberia, Yunani, Spanyol, hingga Pacific Northwest.

    AS juga merekrut petugas kebakaran agar jumlahnya cukup. Turki dikabarkan cukup terpukul dengan kebakaran yang terjadi.

    “Kami sangat sedih melihat kebakaran di sebagian besar Bumi, bukan hanya Amerika Serikat,” ujar McArthur, dikutip dari Insider.

    Dia mengatakan sejumlah ilmuwan telah memberi peringatan sebelumnya soal kebakaran hutan. McArthur menambahkan butuh kerja sama semua pihak untuk menyelesaikan masalah tersebut.

    “Selama bertahun-tahun para ilmuwan dunia telah membunyikan bel alarm ini. Ini adalah peringatan bagi seluruh komunitas global. Butuh seluruh komunitas global untuk mengatasi tantangan ini,” jelasnya.

    Bukan hanya kebakaran, hutan hujan di Brazil terancam mengalami deforestasi. Bahkan menurut Simon Evans dari Carbon Brief, bencana tersebut telah berlangsung beberapa waktu sebelumnya.

    Deforestasi sendiri dilakukan untuk mengalihfungsikan lahan. Misalnya diperuntukkan untuk pertanian, peternakan hingga kawasan tinggal atau perkotaan.

     

    (luc/luc)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Chaos! Demo Besar-besaran Pecah di Belanda, Polisi Lepaskan Tembakan

    Chaos! Demo Besar-besaran Pecah di Belanda, Polisi Lepaskan Tembakan

    Jakarta, CNBC Indonesia – Aksi protes besar menuntut kebijakan imigrasi lebih ketat di Belanda berakhir ricuh pada Sabtu (20/9/2025). Ribuan demonstran bentrok dengan aparat kepolisian di Den Haag, memaksa polisi menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan massa.

    Seorang juru bicara pemerintah kota Den Haag menyatakan sedikitnya 30 orang ditangkap dalam kerusuhan itu, sementara dua polisi dilaporkan terluka. Pihak berwenang tidak menutup kemungkinan penangkapan tambahan setelah rekaman kamera pengawas ditinjau.

    Protes ini berlangsung hanya sekitar sebulan menjelang pemilu nasional Belanda pada 29 Oktober mendatang. Demonstrasi tersebut diprakarsai oleh seorang aktivis sayap kanan yang menuntut pembatasan lebih ketat terhadap pencari suaka dan kebijakan imigrasi secara umum.

    Rekaman yang ditayangkan penyiar publik NOS menunjukkan massa melempar batu dan botol ke arah polisi. Banyak demonstran terlihat mengibarkan bendera Belanda dan bendera kelompok sayap kanan.

    Dalam kericuhan itu, sebuah mobil polisi dibakar dan sekelompok demonstran sempat memblokir jalan raya dekat lokasi aksi. Media lokal juga melaporkan bahwa sejumlah jendela di kantor pusat Partai D66, partai tengah-kiri, dipecahkan oleh massa.

    Pemimpin D66 Rob Jetten mengecam keras aksi perusakan tersebut. “Sampah. Jangan pernah menyentuh partai politik,” tulisnya di platform X, sebagaimana dilaporkan The Guardian.

    “Jika Anda pikir bisa mengintimidasi kami, salah besar. Kami tidak akan pernah membiarkan perusuh ekstremis mengambil alih negara indah kita.”

    Kerusuhan juga meluas ke area sekitar kompleks parlemen Belanda, meski gedung tersebut sedang dalam renovasi dan tertutup pagar pengaman.

    Adapun tokoh populis anti-imigrasi Geert Wilders, yang memenangkan pemilu sebelumnya dan kini tetap memimpin dalam jajak pendapat, sejatinya diundang untuk berpidato di tengah demonstrasi. Namun ia tidak hadir.

    Sebagai gantinya, Wilders menyampaikan pernyataan lewat X. Ia mengutuk keras kericuhan tersebut. “Penggunaan kekerasan terhadap polisi benar-benar tidak bisa diterima,” tulisnya. Ia menyebut pelaku kerusuhan sebagai “idiot” dan “sampah.”

    Sementara itu, Polisi mengatakan situasi berhasil dikendalikan setelah pengerahan tambahan pasukan dan penggunaan meriam air. Meski demikian, aparat menegaskan investigasi masih berjalan untuk mengidentifikasi pelaku yang merusak fasilitas umum maupun melakukan kekerasan.

    “Pemeriksaan rekaman kamera terus dilakukan dan penangkapan susulan sangat mungkin terjadi,” kata juru bicara kepolisian.

     

    (luc/luc)

    [Gambas:Video CNBC]

  • AS “Jinakkan” Raksasa China, Trump di Ambang Kemenangan Besar

    AS “Jinakkan” Raksasa China, Trump di Ambang Kemenangan Besar

    Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan perkembangan baru dalam negosiasi masa depan TikTok, dengan memastikan algoritma aplikasi populer itu akan berada di bawah kendali perusahaan-perusahaan AS, sementara mayoritas kursi dewan pengawas operasional di Amerika akan diisi warga AS.

    Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menegaskan bahwa kesepakatan hampir tuntas. “Kami 100% yakin kesepakatan sudah tercapai, sekarang hanya tinggal ditandatangani dan tim presiden sedang bekerja dengan mitra Tiongkok mereka untuk menyelesaikan hal itu,” ujarnya dalam acara Saturday in America di Fox News, Sabtu (20/9/2025).

    Leavitt menambahkan algoritma juga akan dikendalikan oleh Amerika, menekankan poin utama dari perundingan yang selama ini menjadi pusat tarik-menarik antara Washington dan Beijing.

    Leavitt mengatakan perusahaan teknologi raksasa Oracle akan memegang tanggung jawab penuh atas keamanan data dan sistem aplikasi di Amerika. Menurut rencana, tujuh kursi dewan pengawas akan dibentuk untuk mengatur operasi TikTok di AS, di mana enam di antaranya akan dipegang warga Amerika.

    Kesepakatan ini muncul setelah percakapan telepon panjang antara Presiden Trump dan Presiden China Xi Jinping pada Jumat (19/9/2025). Trump menyebut Xi sebagai “seorang pria terhormat” dalam menangani isu tersebut. “Semuanya sedang diselesaikan. Kami akan memiliki kendali yang sangat baik,” kata Trump.

    Meski begitu, pernyataan pemerintah China usai percakapan itu tidak menjelaskan apakah Xi setuju pada pelepasan saham pengendali ByteDance di TikTok demi menghindari larangan operasi di AS.

    Trump menegaskan sejumlah investor Amerika sudah siap mengambil bagian dalam kesepakatan ini. Namun, ia masih menghindari detail konkret terkait siapa yang akan benar-benar memegang kendali penuh atas algoritma TikTok.

    Leavitt menekankan bahwa Trump “menyadari pentingnya melindungi privasi dan data warga Amerika, sambil tetap memastikan aplikasi ini tetap terbuka.” Ia bahkan menyebut TikTok sebagai “bagian vital dari proses demokrasi kita.”

    Survei terbaru Pew Research Center menunjukkan dukungan publik untuk larangan TikTok di AS menurun. Pada Maret 2023, 50% responden mendukung pelarangan, namun kini hanya sekitar sepertiga warga Amerika yang setuju. Sepertiga lainnya menolak, sementara sisanya masih ragu.

    Dari kelompok yang mendukung pelarangan, 8 dari 10 menyebut kekhawatiran tentang keamanan data pengguna sebagai alasan utama mereka.

    Sebelumnya, TikTok, yang dimiliki induk perusahaan asal Tiongkok ByteDance, menghadapi ancaman larangan beroperasi di AS sejak Kongres mengesahkan undang-undang yang memberi batas waktu hingga Januari 2025. Namun, Trump berulang kali menandatangani perintah yang memungkinkan aplikasi itu tetap beroperasi sambil menunggu tercapainya kesepakatan penjualan operasional TikTok di AS.

    Pertanyaan terbesar selama proses ini adalah apakah ByteDance akan melepaskan kendali atas algoritma TikTok-fitur yang mengatur konten video yang muncul di linimasa pengguna. Pejabat AS menilai algoritma tersebut rawan dimanipulasi otoritas China untuk memengaruhi opini publik dengan cara yang sulit dideteksi.

     

    (luc/luc)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Rusia Menggila di Perbatasan, NATO Bergerak Kerahkan Jet Tempur

    Rusia Menggila di Perbatasan, NATO Bergerak Kerahkan Jet Tempur

    Jakarta, CNBC Indonesia – Ketegangan di perbatasan timur Eropa kembali meningkat setelah Polandia dan sekutu NATO mengerahkan pesawat tempur pada Sabtu (20/9/2025) untuk mengamankan wilayah udara mereka. Langkah ini diambil setelah Rusia melancarkan serangan udara ke Ukraina barat, hanya beberapa kilometer dari perbatasan Polandia.

    Komando Operasional Angkatan Bersenjata Polandia menyatakan kesiapan penuh sejak pukul 03.40 waktu setempat, ketika hampir seluruh Ukraina berada dalam status siaga serangan udara.

    “Pesawat Polandia dan sekutu beroperasi di wilayah udara kami, sementara sistem pertahanan udara berbasis darat serta radar pengintaian telah dibawa ke tingkat kesiapan tertinggi,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan lewat X.

    Operasi udara berlangsung hingga sekitar pukul 05.00, sebelum akhirnya dihentikan setelah serangan Rusia mereda. Situasi ini mempertegas kewaspadaan tinggi negara-negara NATO di sayap timur, menyusul insiden baru-baru ini ketika Polandia menembak jatuh drone Rusia yang diduga melanggar wilayahnya.

    Tak hanya Polandia, Inggris juga langsung memperkuat pertahanan udara NATO di kawasan. Kementerian Pertahanan Inggris mengonfirmasi dua jet tempur Royal Air Force (RAF) Typhoon telah melakukan patroli udara pertama mereka di atas Polandia pada Jumat malam sebagai bagian dari misi NATO Eastern Sentry.

    “Ini adalah sinyal yang jelas: wilayah udara NATO akan dipertahankan,” tegas Menteri Pertahanan Inggris John Healey dalam pernyataannya.

    Pesawat tempur itu lepas landas dari pangkalan militer Inggris di bagian timur negeri tersebut, melakukan patroli udara di Polandia, lalu kembali dengan selamat ke Inggris pada Sabtu pagi.

    Pemerintah Inggris menyebut pengerahan ini sebagai respons langsung terhadap “pelanggaran paling signifikan” yang dilakukan Presiden Rusia Vladimir Putin terhadap wilayah udara NATO sejak invasi penuh ke Ukraina pada Februari 2022.

    Kepala Staf Angkatan Udara Inggris, Marsekal Udara Harv Smyth, menambahkan bahwa jet Inggris bekerja bersama sekutu NATO di sayap timur aliansi. “Kami tetap gesit, terintegrasi, dan siap memproyeksikan kekuatan udara jarak jauh,” ujarnya.

    Dalam perkembangan terpisah, jaksa Polandia mengatakan pihak berwenang kemungkinan besar telah menemukan sisa terakhir dari sekitar dua lusin drone yang memasuki wilayah Polandia pada 9-10 September lalu. Drone itu ditemukan di sebuah ladang di Korsze, wilayah timur laut Polandia.

    “Pada titik ini, kami percaya ini adalah drone terakhir yang sedang dicari, yang masuk ke wilayah Polandia pada malam 9-10 September,” kata juru bicara kejaksaan distrik Olsztyn, Dariusz Brodowski, kepada kantor berita PAP.

     

    (luc/luc)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Momen AHY Tawarkan 5 Jurus RI Jadi Future Ready Nation

    Momen AHY Tawarkan 5 Jurus RI Jadi Future Ready Nation

    FOTO

    Momen AHY Tawarkan 5 Jurus RI Jadi Future Ready Nation

    News

    7 jam yang lalu

  • Israel Makin Ganas-Terus Gempur Kota Gaza, 34 Warga Palestina Tewas

    Israel Makin Ganas-Terus Gempur Kota Gaza, 34 Warga Palestina Tewas

    Jakarta, CNBC Indonesia – Militer Israel terus memperluas serangannya di Kota Gaza dan kawasan sekitarnya pada Sabtu (20/9/2025), termasuk operasi menonaktifkan terowongan bawah tanah dan struktur yang dipasangi ranjau. Akibatnya, setidaknya 34 warga Palestina dilaporkan tewas, menurut otoritas kesehatan Gaza.

    Seperti dilansir Reuters, serangan ini sejalan dengan pembongkaran gedung-gedung tinggi di Kota Gaza-termasuk distrik Sheikh Radwan dan Tel Al-Hawa-yang selama beberapa hari terakhir menjadi titik ofensif menuju pusat dan bagian barat Kota Gaza, tempat sebagian besar warga berlindung.

    Militer Israel mengklaim telah menghancurkan hingga 20 menara tinggi di Kota Gaza dalam dua pekan terakhir. Diperkirakan sekitar 350.000 orang telah meninggalkan Kota Gaza sejak awal September. Namun, sekitar 600.000 jiwa masih tinggal di dalam kota.

    Selain korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, konflik ini juga berkaitan dengan isu sandera. Sayap militer Hamas sempat merilis gambar korban sandera, memperingatkan bahwa keselamatan mereka terancam akibat operasi militer yang terus berlangsung.

    Aksi Israel ini terjadi di tengah rencana 10 negara termasuk Australia, Belgia, Inggris dan Kanada yang dijadwalkan secara resmi akan mengakui negara Palestina yang merdeka pada hari Senin nanti, menjelang pertemuan tahunan para pemimpin di Majelis Umum PBB.

    Sejak awal perang dua tahun lalu, laut dampak peperangan sudah sangat besar yakni lebih dari 65.000 warga Palestina tewas, kelaparan tersebar, bahkan sebagian besar bangunan hancur dan penduduk terusir beberapa kali.

    Israel menegaskan, krisis kemanusiaan, termasuk kelaparan, dibesar-besarkan. Dan, menyebut perang bisa dihentikan jika Hamas menyerah, membebaskan sandera, dan membubarkan sayap militernya.

    Hamas sendiri tetap menolak untuk menyerah selama negara Palestina belum terbentuk.

    (dce)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Fenomena Pengangguran di China Pura-Pura Kerja, Alasannya Bikin Haru

    Fenomena Pengangguran di China Pura-Pura Kerja, Alasannya Bikin Haru

    Daftar Isi

    Jakarta, CNBC Indonesia – Sebuah fenomena tak lazim tapi semakin banyak diperbincangkan muncul di kalangan kaum muda pengangguran di China, mereka berpura-pura kerja. Mereka mempertahankan rutinitas seperti bekerja, diantaranya mengenakan pakaian rapi, pergi ke kafe atau perpustakaan dengan laptop, padahal tak memiliki pekerjaan tetap.

    Salah satunya dialami Xiao Ding, perempuan berusia 30 tahun yang mantan tenaga pemasaran perusahaan teknologi, harus berhenti bekerja pada 2023 dan sudah menganggur selama hampir dua tahun. Demikian mengutip laporan CNA, Sabtu (20/9/2025).

    Disebutkan, Xiao Ding sudah melamar ribuan posisi dan hanya mendapat sedikit panggilan wawancara yang semuanya kandas, menurutnya rutinitas pura-pura kerja bukan sekadar membodohi diri sendiri. Ada dua alasan utama, agar tetap punya aktivitas harian dan memaksa diri agar “terlihat bekerja”.

    Ada juga Yuan, berusia 19 tahun, yang hampir setiap hari tiba pukul 9 pagi untuk mengurus usahanya, yakni menjual anak kucing dan anak anjing lewat aplikasi media sosial seperti Douyin. “Rutinitas di sini jelas lebih baik dibandingkan di rumah,” ujarnya kepada CNA. “Kalau di rumah saya akan jadi malas.”

    Adapun tingkat pengangguran pemuda di kawasan perkotaan China berusia 16-24 tahun (tidak termasuk pelajar) melonjak hingga 17,8 persen per Juli 2025. Sementara itu, jumlah lulusan universitas meningkat drastis tiap tahun, tapi kesempatan kerja tetap terbatas.

    Kantor Tiruan dan Ruang “Pretend to Work”

    Seiring tren ini berkembang, muncullah usaha yang menyediakan ruang kerja tiruan, contohnya Pretend To Work Unlimited Company di Hangzhou.

    Dengan tarif mulai dari 30 yuan (sekitar Rp67.000), orang bisa menyewa meja, absen pukul 9 pagi, bahkan memakai kartu identitas perusahaan. Ruang ini dilengkapi fasilitas seperti ruang rapat, printer, internet serta segala kelengkapan kantor profesional.

    Di kantor tiruan tersebut, ada aturan yang harus dipatuhi, yaitu tidak tidur, tidak main gim, tidak membuat keributan. Tujuannya agar suasana tetap profesional.

    Bagi banyak pengguna, keberadaan ruang semacam ini bukan hanya soal “terlihat produktif”, tapi juga sebagai cara untuk menjaga ritme hidup dan kepercayaan diri di saat sulit.

    Makna Sosial dan Psikologis

    Di balik fenomena ini, para ahli melihat, berpura-pura kerja menjadi strategi adaptasi terhadap tekanan ekonomi dan budaya yang menekankan kerja keras dan produktivitas.

    Identitas seseorang di China sangat berkaitan dengan kemampuan bekerja dan memiliki status sosial yang jelas. Ketika kesempatan kerja susah diperoleh, banyak yang berupaya mempertahankan identitas itu lewat cara-cara simbolis.

    Rutinitas pura-pura kerja juga dianggap membantu menjaga kesehatan mental, mengurangi rasa kehilangan arah, dan memberi struktur harian. Rasa “tidak sendirian” ditonjolkan sebagai manfaat sosial dari ruang-ruang tiruan ini.

    Keseimbangan Antara Harapan dan Kenyataan

    Fenomena ini menampilkan ketegangan antara harapan sosial, termasuk dari keluarga, dan kenyataan di pasar kerja. Banyak orang tua di China yang menilai pekerjaan tetap, terutama di perusahaan milik negara sebagai ukuran kesuksesan. Sebaliknya, profesi baru seperti pekerja lepas, influencer, atau usaha rintisan kadang tidak dianggap serius.

    Bisa dibilang pura-pura kerja bukan sekadar tren viral atau lelucon generasi muda. Ia mencerminkan dampak nyata dari tekanan sosial, ketidakpastian ekonomi, dan panggilan psikologis untuk tetap merasa “berguna” di masyarakat.

    Meski tidak menyelesaikan problem pekerjaan itu sendiri, fenomena ini menunjukkan, kaum muda berusaha menemukan cara alternatif untuk menjaga martabat, harapan, dan rutinitas di tengah kondisi yang penuh tantangan.

    (dce)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Perusahaan di AS Larang Karyawan ke LN, Trump Ketok Aturan Visa Baru

    Perusahaan di AS Larang Karyawan ke LN, Trump Ketok Aturan Visa Baru

    Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan di Amerika Serikat (AS) akan diharuskan membayar US$100.000 per tahun untuk visa pekerja H-1B. Namun belum ada penjelasan detail seperti apa mekanisme pengenaan biaya tersebut.

    Namun disebutkan, kebijakan ini diperkirakan akan sangat memukul perusahaan teknologi di AS, yang disebut sangat bergantung pada pekerja terampil dari India dan China. Menurut Reuters, India merupakan penerima manfaat terbesar visa H-1B tahun lalu, yakni sebanyak 71% dari penerima manfaat yang disetujui. Sedangkan China berada di posisi kedua dengan 11,7%, menurut data pemerintah.

    Kebijakan baru pemerintahan Presiden Donald Trump ini mendorong sejumlah perusahaan teknologi di negara itu melarang karyawannya bepergian ke luar negeri. Dan, jika sedang berada di luar negeri, agar segera kembali masuk ke AS. Mereka menyarankan karyawan pemegang visa H-1B yang sedang di luar AS agar kembali sebelum tengah malam hari Sabtu (04.00 GMT hari Minggu), saat struktur biaya baru mulai berlaku.

    “Jika Anda ingin melatih seseorang, Anda harus melatih salah satu lulusan baru dari salah satu universitas terbaik di negeri kita,” kata Menteri Perdagangan Howard Lutnick, dikutip dari Reuters, Sabtu (20/9/2025).

    “Latihlah rakyat Amerika. Hentikan perekrutan orang untuk merebut pekerjaan kita,” tambahnya.

    Diberitakan Reuters, Donald Trump sejak Januari tahun ini telah memulai tindakan keras secara luas atas imigran. Kebijakan atas program visa H-1B ini menjadi kebijakan terbaru Trump yang menonjol sementara ini.

    Reuters menyebut tindakan Trump ini jadi titik api utama dalam industri teknologi di negara itu.

    Dilaporkan Reuters, sejumlah perusahaan raksasa seperti Microsoft, JPMorgan, dan Amazon menanggapi pengumuman tersebut dengan menyarankan karyawan pemegang visa H-1B untuk tetap berada di Amerika Serikat.

    Namun, Microsoft, JPMorgan, firma hukum Ogletree Deakins, yang mewakili bank dalam masalah ini, dan Amazon belum menanggapi permintaan komentar Reuters. 

    Visa H-1B memungkinkan perusahaan mempekerjakan sementara pekerja asing di AS secara non-imigran dalam pekerjaan khusus atau sebagai model fesyen dengan prestasi dan kemampuan yang luar biasa. Dikutip dari situs resmi Departemen Tenaga Kerja AS, pekerjaan khusus dimaksud adalah yang membutuhkan penerapan teoretis dan praktis dari sekumpulan pengetahuan khusus dan gelar sarjana atau yang setara dalam spesialisasi tertentu. Seperti, sains, kedokteran, perawatan kesehatan, pendidikan, bioteknologi, dan spesialisasi bisnis.

    (dce/dce)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Putin Ngamuk! Hujan Rudal Hantam Ukraina, Apartemen Hancur-Warga Tewas

    Putin Ngamuk! Hujan Rudal Hantam Ukraina, Apartemen Hancur-Warga Tewas

    HOME

    MARKET

    MY MONEY

    NEWS

    TECH

    LIFESTYLE

    SHARIA

    ENTREPRENEUR

    CUAP CUAP CUAN

    CNBC TV

    Loading…

    `

    $(‘#loaderAuth’).remove()
    const dcUrl=”https://connect.detik.com/dashboard/”;

    if (data.is_login) {
    $(‘#connectDetikAvatar’).html(`

    `);
    $(‘#UserMenu’).append(`
    ${prefix}

    My Profile

    Logout

    ${suffix}
    `);

    $(“#alloCardIframe”).iFrameResize();

    } else {
    prefix = “

    $(‘#connectDetikAvatar’).html(`

    `);
    $(‘#UserMenu’).append(`
    ${prefix}

    REGISTER

    LOGIN
    ${suffix}
    `);
    }
    }

  • Sampai Sebut Firaun-Kenapa Purbaya Tak Mau Cukai Rokok Bunuh Industri?

    Sampai Sebut Firaun-Kenapa Purbaya Tak Mau Cukai Rokok Bunuh Industri?

    Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku kaget saat mendengar besaran tarif cukai hasil tembakau (CHT). Saking terkejutnya, dia menyebut Firaun.

    “Saya tanya, kan, cukai rokok gimana? Sekarang berapa rata-rata? 57%, wah tinggi amat, Firaun lu,” kata Purbaya di kantornya, Jakarta, dikutip Sabtu (20/9/2025).

    Dia mengakui, tingginya tarif CHT itu menekan sisi penerimaan negara, sebab saat tarif rendah ia diinformasikan bawahannya pendapatan negara cenderung lebih tinggi.

    “Terus, kalau turun gimana? Ini bukan saya mau turunin, ya. cuma diskusi. Kalau turun gimana? Kalau turun makin banyak income-nya. Kenapa dinaikkan kalau gitu?” ungkap Purbaya.

    Namun, ia menekankan, kebijakan tarif CHT yang tinggi selama ini diterapkan pemerintah di level tinggi merupakan langkah untuk mengendalikan konsumsinya.

    “Rupanya, kebijakan itu bukan hanya income saja di belakangnya. Ada policy memang untuk mengecilkan konsumsi rokok. Jadi, kecil lah, otomatis industri-nya kecil, kan? Tenaga kerja di sana juga kecil. Oke, bagus. Ada WHO di belakangnya,” tegas Purbaya.

    Meski CHT dinilai tinggi, Purbaya menekankan industri rokok dalam negeri harus dijaga. Dia memastikan iklim usaha industri rokok terjaga supaya tak ada lagi pemutusan hubungan kerja bagi para pekerja di sektor industri hasil tembakau (IHT).

    “Selama kita enggak bisa punya program yang bisa menyerap tenaga kerja yang nganggur, industri itu enggak boleh dibunuh,” kata Purbaya.

    Asal tahu saja, Firaun adalah sosok pemimpin Mesir. Diceritakan, Firaun adalah sosok pertama di bumi yang mengenalkan sistem pungutan negara kepada rakyat, alias pajak. Firaun menetapkan pajak tinggi jika ladang tersebut sangat produktif atau memiliki hasil panen melimpah. Sementara yang non-produktif dikenakan pajak lebih rendah. 

    Purbaya mengakui, untuk menjaga sisi kesehatan masyarakat, tentu konsumsi rokok harus dibatasi. Namun, tidak melulu dengan kebijakan tarif yang tinggi melalui pengenaan cukai.

    “Memang harus dibatasi yang rokok itu, paling enggak orang ngertilah…,harus ngerti risiko rokok itu seperti apa. Tapi enggak boleh dengan policy untuk membunuh industri rokok terusnya tenaga kerjanya dibiarkan tanpa kebijakan bantuan dari pemerintah,” tegasnya.

    “Itu kan kebijakan yang nggak bertanggung jawab, kan?” ungkap Purbaya.

    Oleh sebab itu, untuk meramu secara konkret kebijakan cukai hasil tembakau (CHT) untuk 2026, Purbaya memastikan akan segera meninjau langsung kondisi industrinya dalam waktu dekat.

    Selain itu, ia juga memastikan akan terus memberantas peredaran rokok ilegal, termasuk menegaskan kebijakan pelarangan peredaran rokok ilegal secara daring.

    “Jadi saya akan ke Jawa Timur akan ngomong sama industri-nya, akan saya lihat seperti apa sih, turun apa enggak, kalau misalnya enggak turun tapi pasar mereka saya lindungi, dalam pengertian yang online-online yang putih, yang palsu itu saya larang di sana,” ucap Purbaya.

    “Karena enggak fair kan kita narik ratusan triliun pajak dari roko sementara mereka enggak kita lindungi marketnya, kita membunuh industrinya,” tuturnya.

    (dce)

    [Gambas:Video CNBC]