Author: CNBCindonesia.com

  • Survei Terbaru: Ojol Lebih Suka Potongan 20% untuk Promo & Insentif

    Survei Terbaru: Ojol Lebih Suka Potongan 20% untuk Promo & Insentif

    Jakarta, CNBC Indonesia – Survei yang digelar Paramadina Public Policy Institute (PPPI) menunjukkan mayoritas pengemudi ojek online selaku responden atau sebesar 60,8%, lebih memilih potongan komisi 20% dengan adanya promo, insentif, atau manfaat tambahan bagi mitra pengemudi. Sementara itu hanya 39,2% yang menyatakan lebih memilih potongan 10% tanpa fasilitas-fasilitas tersebut.

    Survei dengan purposive sampling ini digelar pada 23-26 September dengan melibatkan 1.623 mitra pengemudi Gojek aktif di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makassar, serta memiliki jam online minimal 4 jam per hari. Adapun teknik pengumpulan data survei dilakukan secara daring melalui jaringan internal Gojek, dengan pengawasan ketat dari tim peneliti PPPI.

    Selain itu, hasil survei juga mengungkap sejumlah temuan penting. Sebanyak 81% pengemudi menilai bahwa stabilitas pendapatan bersih harian lebih penting dibandingkan pendapatan bersih per order.

    Di sisi lain, sebanyak 77,8% mitra pengemudi, yang didominasi oleh pengemudi yang lama bergabung menjadi mitra di atas 5 tahun dan memiliki waktu jam online diatas 8 jam/hari, juga mengaku mengetahui alasan aplikator menetapkan potongan komisi 20%, yaitu untuk untuk promo pelanggan, insentif bagi mitra, biaya pemeliharaan aplikasi Gojek, dan manfaat tambahan lainnya seperti diskon perawatan kendaraan, sembako, paket data, dan lain-lain.

    Survei ini juga menyoroti pemahaman mitra pengemudi terkait pentingnya promo pelanggan bagi keberlanjutan pendapatan mereka.

    Sebanyak 72,9% pengemudi menyatakan bahwa promo sangat penting untuk menunjang penghasilan, terutama di kalangan pengemudi yang memiliki jam online aplikasi di atas 8 jam/hari.

    “Dengan pemahaman tersebut, mayoritas responden, sebesar 60,8%, lebih memilih potongan komisi 20% daripada potongan komisi 10% tanpa adanya promo, insentif, atau manfaat tambahan bagi mitra pengemudi. Praktis, hanya 39,2% yang menyatakan lebih memilih potongan 10% tanpa fasilitas tersebut,” tulis riset yang dipublikasikan, Senin (29/9/2025).

    Managing Director PPPI, Ahmad Khoirul Umam menyatakan, bahwa temuan survei ini memberikan perspektif baru dalam perdebatan publik. Menurut dia, kontroversi terkait potongan komisi 20% dan 10% bisa lebih mudah diurai, setelah dipahami bagaimana arah aspirasi mitra pengemudi.

    Secara umum, pengemudi ternyata tidak semata-mata menolak potongan komisi 20%. Justru mayoritas mereka memahami bahwa komisi itu akan kembali lagi kepada mereka dalam bentuk promo pelanggan, insentif, maupun manfaat tambahan lainnya.

    “Yang pada akhirnya penurunan komisi 20% akan berpengaruh pada naik turunnya pendapatan harian mitra pengemudi, dan mereka memahami hal itu,” ujar dia.

    Peneliti PPPI, Annisa Rizkiayu Leofianti juga menekankan, industri transportasi online kini telah menjadi katalisator penting bagi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Karena itu, ekosistemnya harus dikelola dengan cara yang memastikan keberlanjutan bisnis sekaligus keadilan bagi para pengemudi.

    “Memang mayoritas mitra pengemudi, sebesar 77,8%, terutama yang sudah lama bergabung dan memiliki jam online per harinya tinggi, sudah memahami fungsi dan peruntukan potongan komisi tersebut. Tapi masih ada sekitar 22,2% yang mengaku tidak tahu,” ujar Annisa.

    Menurut tim PPPI, perdebatan mengenai skema potongan komisi yang diterapkan aplikator terhadap mitra pengemudi masih menjadi isu yang ramai diperbincangkan, kendati sudah diatur lewat Keputusan Menteri Perhubungan (KP) Nomor 1001 Tahun 2022.

    Sebab itu, bagi tim peneliti PPPI, hasil survei ini bukan sekadar data statistik, tetapi juga refleksi dari kebutuhan dan harapan para mitra pengemudi. Stabilitas pendapatan, efektivitas promo, dan skema komisi yang transparan akan menjadi aspek penting untuk dipertimbangkan dalam perumusan kebijakan publik.

    Survei ini dilakukan oleh tim PPPI yang dipimpin oleh Head Advisor Wijayanto Samirin, MPP, bersama Ahmad Khoirul Umam, serta peneliti Annisa Rizkiayu Leofianti, Fathie Hamadi, dan Alia Rahmatulummah.

    Tim peneliti PPPI juga menekankan pentingnya arah kebijakan industri transportasi online yang seimbang, agar tetap bisa tumbuh pesat dan memberi kontribusi besar pada PDB. Namun di saat yang sama, industri transportasi online juga harus mampu memerankan fungsi sebagai instrumen kesejahteraan yang adil bagi mitra pengemudi, aplikator, dan konsumen. 

    (bul/bul)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Video: Jurus Persiapkan Talenta Digital RI Adopsi Teknologi AI

    Video: Jurus Persiapkan Talenta Digital RI Adopsi Teknologi AI

    Jakarta, CNBC Indonesia- NVIDIA mengukuhkan namanya sebagai perusahaan teknologi terkemuka yang memproduksi semikonduktor Graphics Processing Unit (GPU), sistem hingga perangkat lunak yang berfokus dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

    Khusus di Indonesia, NVIDIA dalam pengembangan AI disebut Country Consumer Business Head Nvidia Indonesia, Adrian Lesmono melakukan 2 strategi utama yakni memastikan ketersediaan alat untuk mengakses teknologi dengan harga yang terjangkau.

    Selain itu NVIDIA juga mendorong edukasi menyeluruh terkait pemanfaatan teknologi AI agar tepat dan efektif yang diharapkan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas SDM RI dalam teknologi AI.

    Seperti apa peran NVIDIA membangun ekosistem AI dan mempersiapkan talenta digital RI? Selengkapnya simak dialog Shinta Zahara dengan Country Consumer Business Head Nvidia Indonesia, Adrian Lesmono dalam Profit, CNBC Indonesia (Selasa, 30/09/2025)

  • Tanggal Peluncuran iPhone 17 di RI Terungkap, Harga Tembus Rp 42 Juta

    Tanggal Peluncuran iPhone 17 di RI Terungkap, Harga Tembus Rp 42 Juta

    Jakarta, CNBC Indonesia – Masyarakat Indonesia tinggal menghitung hari membeli langsung seri iPhone 17. Kemungkinan seri anyar dari Apple akan dirilis di Tanah Air pada 17 Oktober 2025 mendatang.

    Bocoran tersebut berasal dari Apple enthusiast Bagus Hermawan dalam akun X-nya. Ia juga mengatakan program pre-order akan dimulai satu minggu sebelumnya atau 10 Oktober 2025.

    [Gambas:Twitter]

    Bagus juga membagikan prediksi harga seri tersebut. Seri iPhone 17 akan dijual dari Rp 17 juta hingga paling mahal mencapai Rp 42 jutaan.

    Jika prediksi ini benar, maka kehadiran iPhone 17 di Indonesia terbilang cukup cepat dibandingkan iPhone 16. Saat itu Apple tersandung masalah pemenuhan regulasi TKDN yanng membuat seri tahun lalu terlambat masuk ke Indonesia.

    Seri iPhone 16 baru mengantongi semua persyaratan pada April 2024 atau 7 bulan setelah peluncuran global.

    Sementara itu, seluruh model dalam iPhone 17 telah lolos sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Baik iPhone 17, Air, Pro, dan Pro max mendapatkan nilai 40%.

    Seri iPhone 17 juga telah lolos uji Sertifikasi Perangkat Pos dan Telekomunikasi (Postel) dari Kementerian Komunikasi dan Digital. Dengan kedua sertifikasi, artinnya iPhone 17 telah bisa dijual di Indonesia dalam waktu dekat.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Bumi Kedatangan Komet Raksasa Oktober 2025, Ini Penjelasan Ilmuwan

    Bumi Kedatangan Komet Raksasa Oktober 2025, Ini Penjelasan Ilmuwan

    Jakarta, CNBC Indonesia – Bumi akan dihampiri komet raksasa yang disebut C/2025 A6 (Lemmon) pada Oktober 2025. Masyarakat dikatakan bisa melihat penampakan komet tersebut dengan bantuan teleskop.

    Komet Lemmon ditemukan di Mount Lemmon Survey (MLS) dengan teleskop reflektor Cassegrain 60 inci (1,52 meter). Teleskop itu memiliki kamera dengan resolusi 10560×10560 piksel.

    MLS memang terus melakukan pemindaian pada langit dan mencari objek yang mendekati Bumi. Sebagian besar temuan adalah asteroid namun juga menemukan komet baru.

    Saat diabadikan oleh astronom David Fulls pada 3 Januari, awalnya pihak MLS mengira objek tersebut sebagai asteroid lain, namun ternyata komet.

    Saat ditemukan komet memiliki seperti titik cahaya kecil yang sangat redup. Dari citra pra-penemuan juga ditemukan cahayanya jauh lebih gelap sejak ditemukan pada November 2024.

    Pada 12 November 2024 hingga 14 Agustus 2025, orbit komet tercatat dalam 117 posisi. Syuichi Nakano dari Biro Pusat Telegram Astronomi yang mencatat semuanya menemukan komet akan sampai ke titik terdekat dengan Matahari, perihilion pada 8 November 2025 mendatang.

    Saat itu, dia mengatakan jarak komet dengan Matahari mencapai 79,25 juta km.

    Dua minggu sebelum sampai ke Matahari, komet akan melewati Bumi pada 20 Oktober 2025. Saat itu objek berada di jarak terdekatnya yakni 89,16 juta km, dikutip dari Space, Rabu (10/9/2025).

    Terkait penampakan saat melintasi Bumi, pakar komet dari Jepang, Seiichi Yoshida dan Gideon Van Buitenen dari Belanda mengatakan komet akan berada di antara magnitudo +4 dan +5 pada saat puncaknya. Artinya komet Lemmon kemungkinan akan terlihat samar saat dilihat dengan mata telanjang bulan depan.

    Namun ada pendapat lain soal Lemmon saat Oktober nanti. Daniel WE Green dari Biro Pusat Telegram Astronomi mengatakan dalam surat edarannya kemungkinan komet berada di magnitudo +7,3 pada 27 Oktober.

    Jika benar, maka komet terlalu gelap dilihat dengan mata telanjang. Namun masih bisa diamati melalui teropong.

    Lemmon akan terlihat di langit sore sekitar barat laut 90 menit setelah Matahari terbenam mulai 12 Oktober 2025.

    Kemudian, komet berada di sekitar 1 derajat kiri atas bintang Cor Caroli di rasi Canes Venatici pada 16 Oktober 2025. Saat itu Lemmon akan bergerak 4 derajat per hari dan pada 22 Oktober malam, komet akan berada di 10 derajat dari konstelasi Bootes.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • NASA Temukan Tanda Kehidupan Paling Jelas di Mars, Cek Faktanya

    NASA Temukan Tanda Kehidupan Paling Jelas di Mars, Cek Faktanya

    Jakarta, CNBC Indonesia – Dalam sebuah pengumuman terbaru, NASA mengatakan telah menemukan tanda kehidupan paling jelas di Mars. Mereka menemukan jejak air dari laporan wahana penjelajah Perseverance.

    “Selama 30 tahun terakhir, NASA telah menjelajahi Mars. Dalam eksplorasi itu, kami mencari tanda kehidupan, mencari air,” ujar Administrator NASA, Sean Duffy, dikutip dari IFL Science.

    Dia mengatakan NASA telah menemukan apa yang disebut tanda kehidupan di masa lalu. Namun itu menjadi perdebatan di komunitas ilmiah, yang menyebutkan ada berbagai penjelasan soal definisi bukti kehidupan.

    Temuan terbaru menunjukkan hal berbeda. NASA menemukan sampel yang kemudian dilakukan pengujian setahun lalu, dan menyebutkan jika temuannya adalah tanda kehidupan paling jelas ditemukan di Mars.

    “Hari ini kami benar-benar menunjukkan kepada Anda, kami selangkah lebih dekat menjawab salah satu pertanyaan, apakah kita sendirian di alam semesta?” kata Administrator Nicky Fox.

    Fox memperlihatkan gambar bintik-bintik pada batuan di Air Terjun Cheyava di Mars. Para ilmuwan langsung mengetahui jika temuan itu menarik.

    Dia menjelaskan NASA belum pernah melihat temuan terbaru itu sebelumnya. Dari hasil analisa, kemungkinan bintik-bintik itu berasal dari kehidupan purba.

    “Kami belum pernah melihat seperti itu sebelumnya di Mars dan telah membicarakannya musim panas lalu,” jelasnya.

    “Mereka telah melakukan analisa pada bintik-bintik, dan kami pikir bintik-bintik itu mungkin terbentuk semacam kehidupan purba. Penemuan pada penjelajah Perseverance kami luar biasa ini adalah penemuan terdekat yang dilakukan untuk menemukan kehidupan purba di Mars,” dia menuturkan.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Pesawat Diserang Maling, Nasib Penumpang Memprihatinkan

    Pesawat Diserang Maling, Nasib Penumpang Memprihatinkan

    Jakarta, CNBC Indonesia – Insiden penyerangan siber kembali menimpa industri penerbangan. Kali ini maskapai Kanada, WestJet, yang menjadi korban.

    Pada Senin (29/9)kemarin, WestJet mengumumkan ‘maling’ siber telah mencuri informasi pribadi para penumpang dalam serangan keamanan siber pada awal tahun ini.

    Kendati demikian, tidak ada data pembayaran yang dikompromikan. WestJet mengatakan pihaknya sudah mendeteksi aktivitas mencurigakan pada 13 Juli 2025.

    WestJet kemudian memastikan bahwa aksi kejahatan canggih dari pihak ketiga telah berhasil membuat maling mendapat akses tak resmi ke dalam sistem maskapai, dikutip dari Reuters, Selasa (30/9/2025).

    Industri penerbangan makin bergantung ke sistem digital kompleks yang menyimpan data-data penumpang. Hal ini membuat para penjahat siber makin tertarik untuk menargetkan serangan ke maskapai penerbangan.

    Pada awal bulan ini, penyerangan ransomware juga menimpa Collins Aerospace, unit dari RTX. Dampaknya fatal karena melumpuhkan operasional di bandara-bandara besar Eropa, terutama pada sistem check-in dan pemrosesan bagasi.

    Kembali ke insiden WestJet, perusahaan mengatakan tipe data pribadi penumpang yang bocor termasuk nama, detail kontal, informasi perjalanan, dan dokumen-dokumen terkait pemesanan.

    Namun, nomor kartu kredit dan debut, tanggal kedaluwarsa, dan nomor CVV, tak turut dirampok maling.

    Dalam pemberitahuan ke warga AS pada Senin (29/9) kemarin, WestJet mengatakan pihaknya bekerja sama dengan lembaga penegakkan hukum, termasuk FBI dan Pusat Keamanan Siber Kanada, dalam mengusut kasus ini.

    WestJet juga memberi tahu beberapa otoritas terkait, termasuk Jaksa Agung negara bagian AS yang penduduknya terdampak.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Video: Permintaan Turun, Industri Logam Hadapi Tantangan Berat

    Video: Permintaan Turun, Industri Logam Hadapi Tantangan Berat

    Jakarta, CNBC Indonesia – Ketua Umum Asosiasi Industri Pengecoran Logam Indonesia (APLINDO), Erwan Yulianto, mengungkapkan kondisi industri logam nasional memasuki paruh kedua 2025 tengah mengalami tren penurunan.

    Menurut Erwan, salah satu penyebab utama adalah melemahnya permintaan, terutama dari sektor otomotif dan pertambangan yang selama ini menjadi penopang utama industri pengecoran logam. Selain itu, Erwan menilai tantangan besar yang dihadapi industri logam nasional juga terkait dengan kebutuhan modernisasi teknologi dan inovasi.

    Selengkapnya saksikan dialog Shafinaz Nachiar bersama Ketua Umum Asosiasi Industri Pengecoran Logam Indonesia (APLINDO) Erwan Yulianto di Program Manufacture Check CNBC Indonesia, Senin (29/09/2025).

  • Video: Koperasi & UMKM Jadi Ikon Trade Expo Indonesia 2025

    Video: Koperasi & UMKM Jadi Ikon Trade Expo Indonesia 2025

    Jakarta, CNBC Indonesia – Berbeda dengan tahun sebelumnya, Trade Expo Indonesia 2025 menghadirkan paviliun khusus UMKM bertajuk bisa ekspor dan juga koperasi. Paviliun tersebut menjadi ruang promosi bagi UMKM binaan Kementerian Perdagangan yang produknya sudah terkurasi.

    Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi mengatakan Trade Expo Indonesia tahun ini akan lebih banyak mengangkat UMKM dan juga koperasi sebagai salah satu ikon dari TEI 2025. Simak informasi selengkapnya dalam program Manufacture Check CNBC Indonesia, Senin (29/09/2025).

  • Bukan Pertempuran, Senjata Barat Ini Bisa “Bunuh” Iran Pelan-Pelan

    Bukan Pertempuran, Senjata Barat Ini Bisa “Bunuh” Iran Pelan-Pelan

    Jakarta, CNBC Indonesia – Iran saat ini mendapatkan tekanan baru. Hal ini disebabkan putaran sanksi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang kembali berlaku sehubungan dengan proyek nuklir negara itu.

    Sanksi-sanksi tersebut secara otomatis diberlakukan kembali pada tengah malam hari Minggu setelah negara-negara Eropa yang menandatangani perjanjian nuklir Iran 2015. Mereka menggunakan mekanisme “snapback” dari perjanjian penting tersebut untuk mengaktifkannya kembali.

    Sanksi-sanksi tersebut mencakup embargo senjata, pembekuan aset, dan larangan perjalanan, serta sanksi nuklir, rudal, dan perbankan yang diperkirakan akan berdampak pada semua sektor ekonomi Iran yang terkepung, karena sebagian besar dari lebih dari 90 juta penduduknya akan menanggung akibatnya dalam beberapa bulan mendatang.

    Sanksi-sanksi tersebut mengikat semua negara anggota dan akan ditegakkan dengan menggunakan langkah-langkah nonmiliter.

    Situasi regional Iran yang bergejolak membuat beberapa pihak khawatir akan adanya serangan militer lebih lanjut oleh Israel dan Amerika Serikat. Tel Aviv dan Washington sendiri sempat melancarkan serangan selama 12 hari di sejumlah lokasi dan fasilitas pengayaan nuklir Iran pada bulan Juni yang menewaskan lebih dari 1.000 orang dan menyebabkan kerugian miliaran dolar.

    Beberapa warga Iran khawatir Israel akan menggunakan sanksi tersebut sebagai dalih untuk menyerang lagi, karena Israel menggunakan resolusi yang dikeluarkan oleh badan pengawas nuklir global pada bulan Juni sebagai dalih untuk perang yang disambut baik oleh para pejabat Israel dan publik.

    “Situasinya sama sekali tidak terlihat stabil,” kata Rouzbeh, pria berusia 35 tahun yang bekerja di Grand Bazaar Teheran, menjual motor listrik yang diimpor dari China dan negara-negara lain. “Seperti beberapa tahun terakhir, ketika dolar menguat, barang-barang impor akan menjadi lebih mahal dan langka,” ujarnya kepada Al Jazeera.

    “Beberapa orang di sini menutup semua penjualan selama beberapa hari hingga harga stabil. Yang lain memanfaatkan situasi ini dan menaikkan harga. Ketika harga naik, penjualan turun karena daya beli masyarakat tidak meningkat.”

    Kaum garis keras di Teheran tampak senang dengan sanksi PBB yang diperbarui, kemungkinan karena hal itu berarti berakhirnya perjanjian nuklir yang mereka tentang dengan keras selama satu dekade karena dianggap sebagai “kerugian belaka”.

    Saeed Jalili, anggota ultrakonservatif Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dan calon presiden yang telah lama gagal, mengunggah video pidatonya pekan lalu yang mengecam kesepakatan nuklir dan keterlibatannya dengan Barat.

    “Hari ini kita harus menetralisir tuntutan berlebihan musuh dan mencegah ancamannya lebih lanjut,” ujarnya, tanpa menjelaskan lebih lanjut caranya.

    Kehakiman Iran mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Sabtu bahwa mereka memantau aktivitas daring seputar berita snapback dan memperingatkan media bahwa mereka akan mengambil tindakan jika melakukan pelanggaran. Dikatakan bahwa sejumlah situs web dan kanal Telegram yang tidak disebutkan namanya telah dibuka kasusnya setelah mereka “mengganggu keamanan psikologis masyarakat” dengan menerbitkan “konten provokatif tentang kenaikan harga”.

    Mekanisme Snapback

    Proses snapback merupakan bagian dari kesepakatan nuklir, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), yang dibentuk untuk menghukum Iran jika mengingkari batasan ketat yang ditetapkan untuk menjamin kedamaian program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi.

    Iran, China, dan Rusia berpendapat bahwa Barat telah menyalahgunakan mekanisme tersebut, yang akan berakhir pada 18 Oktober. Hal ini karena Presiden AS Donald Trump-lah yang menarik diri dari JCPOA pada tahun 2018 dan memberlakukan sanksi sepihak sementara Iran tetap berkomitmen.

    Teheran mulai secara bertahap meninggalkan pembatasan hanya setahun setelah itu, tetapi tetap bersikeras bahwa mereka tidak akan pernah berusaha membuat bom.

    Setelah berbagai langkah saling balas selama bertahun-tahun, pengayaan uranium Iran mencapai 60%. Namun Negeri Persia itu tidak berusaha membuat bom, seperti yang diklaim oleh Israel dan AS sebagai dalih mereka atas serangan tersebut.

    Nasib uranium yang diperkaya tinggi dan kerusakan pasti pada fasilitas nuklir bawah tanahnya masih belum jelas sejak Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) ditolak aksesnya ke sebagian besar lokasi setelah perang.

    (tps/luc)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Tiba-tiba Bos ID Food Sebut Gula BUMN Jelek, Kenapa?

    Tiba-tiba Bos ID Food Sebut Gula BUMN Jelek, Kenapa?

    Jakarta, CNBC Indonesia – Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID Food, Ghimoyo, menyebut kualitas gula produksi BUMN kurang bagus. Hal itu, menurutnya terjadi karena pabrik gula milik BUMN sudah terlalu tua dan perlu revitalisasi.

    “Kita hanya bisa jual massal (bulk). Karena kualitas gulanya itu nggak bagus yang punya BUMN, karena pabriknya tua. Kalau pabrik-pabrik yang sekarang itu walaupun waktu dia sama-sama produk dari tebu tapi dia lebih putih karena ada satu sistem yang kelewatan, hari ini harusnya revitalisasi,” kata Ghimoyo saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (29/9/2025).

    Ia menegaskan, masalah utama bukan pada usia pabrik, melainkan pada peralatan gilingan yang menentukan rendemen tebu.

    “Kalau pabrik gula nggak masalah umur 90 tahun, 100 tahun, nggak ada masalah. Yang penting gilingan. Karena gilingan itu menentukan rendemen. 1 persen rendemen dari 8 persen rendemen sudah berapa ribu ton. Ini yang kadang (terjadi) di perusahaan BUMN,” jelasnya.

    Ketika ditanya lebih lanjut seusai rapat, soal maksud gula BUMN tidak bagus, Ghimoyo menegaskan hal itu hanya terkait warna.

    “Enggak, itu mungkin karena tua dan kalau pabrik baru itu ada satu alat yang butuh supaya lebih putih saja. Sama kalau gula sama,” ucap dia saat ditemui usai rapat.

    Menurutnya, warna gula BUMN cenderung lebih kuning dibandingkan produk dari pabrik modern. “Bukan, kuning, wajar itu,” katanya ketika ditanya apakah gula terlihat lebih cokelat.

    Meski demikian, ia memastikan gula tersebut tetap layak dikonsumsi dan tidak diolah ulang. “Enggak, itu jadi. Jadi itu yang namanya ICUMSA (International Commission For Uniform Methods of Sugar Analysis),” jelasnya.

    Soal rencana revitalisasi pabrik gula BUMN, Ghimoyo menegaskan itu bukan ranah ID Food, melainkan ranahnya PT Sinergi Gula Nusantara (SGN). “Itu urusan SGN, bukan ID Food. ID Food tukang jualan aja,” pungkasnya.

    (mij/mij)

    [Gambas:Video CNBC]