Author: CNBCindonesia.com

  • Sosok Hacker “Bjorka” Terungkap, Diciduk Polisi di Sulawesi Utara

    Sosok Hacker “Bjorka” Terungkap, Diciduk Polisi di Sulawesi Utara

    Jakarta, CNBC Indonesia – Sosok di balik hacker bernama “Bjorka” akhirnya ditangkap polisi. Pria tersebut berinisial WFT (22), asal Kakas Barat, Minahasa, Sulawesi Utara. WFT resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus peretasan 4,9 juta data nasabah bank.

    Dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (2/10/2025), WFT diperlihatkan ke publik. Ia tampil dengan baju tahanan berwarna oranye dan masker.

    Wakil Direktur Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus, mengungkapkan bahwa WFT telah lama berkecimpung di dunia gelap internet atau dark web. Sejak 2020, ia aktif mengeksplorasi dark web hingga dikenal dengan username “Bjorka.”

    “Pelaku kita ini bermain di dark web tersebut di mana di dark web tersebut yang bersangkutan sudah mulai mengeksplor sejak tahun 2020,” kata Fian, dikutip dari Detikcom, Kamis (2/10/2025).

    Pelaku juga diduga berganti username menjadi SkyWave, Shint Hunter, hingga Oposite6890 pada Agustus 2025.

    Polisi menegaskan, perubahan identitas itu dilakukan agar pelaku lebih sulit dilacak. WFT juga menggunakan beragam alamat email dan nomor telepon untuk memperkuat penyamaran dirinya.

    Aksi peretasan ini terbongkar setelah sebuah bank melaporkan adanya akses ilegal. Dari akun X dengan nama @bjorkanesiaa, pelaku sempat mengunggah data nasabah dan mengirim pesan ke akun resmi bank, mengklaim berhasil membobol 4,9 juta akun database.

    Kasubdit IV Siber Polda Metro Jaya, AKBP Herman Edco Wijaya Simbolon, menyebut penangkapan dilakukan di Desa Totolan, Kakas Barat, Minahasa, pada Selasa (23/9).

    Atas perbuatannya, WFT alias “Bjorka” dijerat Pasal 46 juncto Pasal 30 dan/atau Pasal 48 juncto Pasal 32 dan/atau Pasal 51 ayat (1) juncto Pasal 35 UU ITE, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

    (haa/haa)

    [Gambas:Video CNBC]

  • iPhone Lipat Pertama Segera Tiba, Samsung Bocorkan Jadwalnya

    iPhone Lipat Pertama Segera Tiba, Samsung Bocorkan Jadwalnya

    Jakarta, CNBC Indonesia – Penantian panjang penggemar Apple terhadap iPhone lipat tampaknya segera terjawab. Bocoran terbaru mengungkapkan bahwa Apple tengah mempersiapkan peluncuran iPhone lipat pertama pada 2026, berbarengan dengan seri iPhone 18.

    Menariknya, informasi ini justru datang dari pesaing utama Apple, yakni Samsung.

    Menurut laporan media Korea Selatan Chosun Biz, Presiden Samsung Display Lee Cheong mengonfirmasi bahwa perusahaannya sedang menyiapkan produksi massal layar OLED 8,6 inci serta komponen OLED tambahan untuk ponsel lipat yang akan dipasok ke klien asal Amerika Utara.

    Meski tidak menyebut nama Apple secara eksplisit, detail dan waktunya menguatkan spekulasi bahwa yang dimaksud adalah iPhone lipat.

    Rumor menyebutkan, iPhone lipat akan hadir dengan layar utama berukuran 7,8 inci dan layar luar 5,5 inci. Apple juga disebut mengembangkan mekanisme engsel baru yang dapat menghilangkan bekas lipatan, masalah yang selama ini menjadi tantangan di perangkat lipat.

    Desainnya terinspirasi dari iPhone Air, dengan ketebalan hanya 9mm saat dilipat dan 4,5mm ketika dibuka.

    Dari sisi spesifikasi, perangkat lipat ini dikabarkan akan menggunakan rangka titanium, chip terbaru A20, serta teknologi Touch ID menggantikan Face ID. Dengan kombinasi daya tahan, desain tipis, dan performa tinggi, iPhone lipat diproyeksikan menjadi produk premium di pasar smartphone lipat.

    Apple dilaporkan sudah memulai pembicaraan dengan pemasok untuk menyiapkan lini produksi uji coba di Taiwan, dengan rencana produksi massal di India, menurut Nikkei Asia.

    Harga perangkat lipat Apple diperkirakan berada di kisaran US$2.000-US$2.500 atau sekitar Rp33-40 juta. Meski mahal, analis memperkirakan permintaan tetap tinggi dari para loyalis Apple, demikian dikutip dari Mashable, Kamis (2/10/2025).

    Analis Ming-Chi Kuo bahkan memproyeksikan generasi kedua iPhone lipat akan hadir pada 2027, dengan target pengiriman hingga 20 juta unit.

    Namun, berbagai bocoran ini belum bisa diyakini 100% hingga Apple benar-benar merilis iPhone lipat pertamanya. Kita tunggu saja!

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Inovasi 5G in The Box Telkomsel Sabet Penghargaan dari Kemenperin

    Inovasi 5G in The Box Telkomsel Sabet Penghargaan dari Kemenperin

    Jakarta, CNBC Indonesia – Telkomsel meraih Penghargaan Rintisan Teknologi Industri 2025 dari Kementerian Perindustrian dalam kategori Teknologi Jasa Industri, atas inovasi 5G in The Box. Penghargaan ini bertepatan dengan agenda Indonesia 4.0 Conference and Expo 2025, sebagai bentuk apresiasi terhadap lebih dari 60 pelaku industri yang berhasil menghadirkan teknologi rintisan berdampak bagi kemajuan industri nasional.

    Melalui unit bisnis Telkomsel Enterprise, Telkomsel menghadirkan beragam solusi digital yang dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik berbagai sektor bisnis. Jaringan andal Telkomsel kini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh industri manufaktur, serta sektor lainnya seperti pertambangan, logistik, dan akselerasi digitalisasi kawasan industri, yang membutuhkan konektivitas privat, cepat, dan aman untuk mendukung operasional strategis dan efisiensi bisnis.

    Menanggapi kebutuhan tersebut, Telkomsel memperkenalkan inovasi 5G in The Box, perangkat jaringan seluler 4G/5G yang bersifat private, portable, independent, dan secure, serta dapat diimplementasikan secara cepat dan fleksibel di berbagai lokasi. Teknologi ini dirancang untuk menjawab tantangan keterbatasan infrastruktur yang diperlukan oleh pelaku industri untuk memiliki jaringan dengan jangkauan yang luas, andal dan aman, dengan fitur portable, edge computing terintegrasi, dan layanan jaringan prioritas dengan Enhanced Mobile Broadband, Ultra-Reliable Low Latency Communications, dan Massive Machine-Type Communications.

    “Penghargaan ini menjadi bukti bahwa inovasi teknologi yang relevan dan berdampak dapat mempercepat transformasi digital industri Indonesia. ‘5G in The Box’ adalah komitmen Telkomsel dalam mendukung hal tersebut, khususnya sektor manufaktur, pertambangan, serta transportasi dan logistik, selaras dengan visi dan strategi utama Making Indonesia 4.0 dan visi Indonesia Emas 2045,” ungkap Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, dikutip Kamis (2/10/2025).

    Dia menjelaskan solusi 5G in The Box cocok untuk digunakan di lokasi pabrik, pergudangan, area pertambangan, wilayah terpencil, area rawan bencana, hingga acara berskala besar yang membutuhkan jaringan privat sementara. Solusi ini terbukti meningkatkan efisiensi operasional sektor logistik hingga 25% dengan mengurangi waktu proses pengiriman, mengurangi limbah dan biaya operasional secara substansial dengan meningkatkan pemanfaatan material hingga 80%, serta mendukung prinsip industri hijau dan berkontribusi positif terhadap lingkungan melalui pengurangan penggunaan kertas hingga 40%.

    “Melalui inovasi ‘5G in The Box’, Telkomsel memperkuat perannya sebagai mitra strategis bagi para pelaku industri dalam menghadirkan konektivitas yang andal, aman, dan fleksibel. Solusi ini kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan bisnis yang terus berkembang, sekaligus mendukung keberlanjutan operasional dengan dampak yang nyata di sektor-sektor strategis seperti manufaktur, pertambangan, serta transportasi dan logistik,” tutur Satyo.

    “Telkomsel, sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, terus memperkuat posisinya dalam menghadirkan jaringan yang andal, cepat, dan aman, termasuk teknologi 5G yang kini menjangkau puluhan kota di seluruh Indonesia. Dengan lebih dari 3.000 BTS 5G yang beroperasi dan jutaan pelanggan yang menikmati layanan ini, Telkomsel berkomitmen untuk mendukung transformasi digital nasional secara inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

    (rah/rah)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Ramai-ramai Serbu Harta Karun Baru Bernilai Rp 46.000 Triliun

    Ramai-ramai Serbu Harta Karun Baru Bernilai Rp 46.000 Triliun

    Jakarta, CNBC Indonesia – Raksasa teknologi dunia tengah memburu harta karun baru berupa infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dengan nilai fantastis.

    Citigroup memperkirakan total belanja infrastruktur AI global akan menembus US$2,8 triliun atau sekitar Rp46.000 triliun hingga 2029, naik dari proyeksi sebelumnya US$2,3 triliun.

    Lonjakan estimasi ini didorong oleh investasi agresif para hyperscaler, seperti Microsoft, Amazon, dan Alphabet, serta meningkatnya kebutuhan perusahaan global untuk mengadopsi AI.

    Menurut laporan tersebut ledakan AI sejak peluncuran ChatGPT pada akhir 2022 telah memicu ekspansi pusat data besar-besaran dan belanja modal jumbo, demikian dikutip dari Reuters, Rabu (1/10/2025).

    Bahkan, meskipun ada kekhawatiran akibat munculnya DeepSeek, model AI murah buatan China, serta kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump, permintaan terhadap AI terus melesat.

    Belanja modal AI dari hyperscaler diperkirakan mencapai US$490 miliar pada akhir 2026, lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya sebesar US$420 miliar.

    Citi juga menghitung, permintaan komputasi AI global akan membutuhkan 55 gigawatt kapasitas daya baru pada 2030, setara dengan belanja tambahan US$2,8 triliun, di mana US$1,4 triliun di antaranya berasal dari Amerika Serikat.

    Namun, biaya investasi ini dinilai sangat mahal. Setiap 1 GW kapasitas komputasi membutuhkan dana sekitar US$50 miliar. Alhasil, raksasa teknologi tak lagi hanya mengandalkan laba untuk mendanai proyek AI, melainkan mulai mengandalkan utang. Kondisi ini sudah mulai terlihat dalam laporan keuangan, di mana pengeluaran untuk AI mulai memangkas free cash flow perusahaan.

    “Perusahaan telah memberikan validasi eksternal yang jelas terhadap nilai AI,” tulis Citi, merujuk pada implementasi produksi di sejumlah korporasi besar seperti Eli Lilly, Hitachi, dan Wolters Kluwer.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Megaproyek Trump Rp 8.000 Triliun Bakal Buka Cabang di Dekat RI

    Megaproyek Trump Rp 8.000 Triliun Bakal Buka Cabang di Dekat RI

    Jakarta, CNBC Indonesia – Proyek kecerdasan buatan (AI) raksasa Stargate senilai US$500 miliar atau sekitar Rp 8.000 triliun yang diprakarsai Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan membuka ‘cabang’ di kawasan Asia, lebih spesifik di Korea Selatan.

    Bergabungnya Korea Selatan di megaproyek tersebut dilakukan melalui kemitraan strategis antara OpenAI, Samsung Electronics, dan SK Hynix.

    Kedua raksasa chip Korea Selatan itu telah menandatangani letter of intent untuk memasok chip memori ke pusat data OpenAI, sekaligus membangun dua pusat data baru di Korea.

    Proyek ini memanfaatkan ambisi Seoul menjadi hub AI Asia, ditopang basis pelanggan ChatGPT berbayar terbesar kedua di dunia setelah AS.

    “Bagian terpenting dari proyek Stargate mustahil berjalan tanpa chip memori dari Samsung dan SK Hynix,” kata penasihat senior kepresidenan Korea, Kim Yong-beom, dikutip dari Reuters, Kamis (2/10/2025).

    Ia menyebut OpenAI berencana memesan 900.000 wafer semikonduktor pada 2029, dengan dua pusat data pertama di Korea akan memiliki kapasitas awal 20 megawatt.

    CEO OpenAI Sam Altman menyambut langkah ini. Ia mengatakan sangat antusias membangun Stargate Korea untuk mendukung kebutuhan AI berdaulat Korea.

    “Basis industri Korea tak ada tandingannya di dunia, khususnya di sektor memori yang krusial bagi perkembangan AI global,” ujarnya usai bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung.

    Trump sendiri meluncurkan proyek Stargate pada Januari lalu dengan menggandeng mitra seperti SoftBank dan Oracle untuk menjaga dominasi AS dalam AI. Fokus utamanya adalah memperluas ketersediaan chip. Bahkan Nvidia telah berkomitmen berinvestasi hingga US$100 miliar ke OpenAI guna memasok chip pusat data.

    Samsung dan SK Hynix saat ini menguasai 70% pasar global chip DRAM dan hampir 80% pasar High Bandwidth Memory (HBM). Para analis memperkirakan nilai 900.000 wafer DRAM canggih yang dipesan OpenAI bisa menembus 100 triliun won atau sekitar Rp 1.400 triliun, meski angka ini bisa berubah mengikuti siklus pasar memori.

    Selain Samsung Electronics dan SK Hynix, afiliasi Samsung lainnya juga ikut terlibat. Samsung SDS akan mengembangkan serta mengoperasikan pusat data AI di bawah proyek Stargate, sementara Samsung Heavy Industries dan Samsung C&T bekerja sama dengan OpenAI membangun pusat data terapung lepas pantai untuk menekan biaya pendinginan dan emisi karbon.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Terungkap Gaji CEO Telegram Tak Sampai Rp 5.000, Ini Alasannya

    Terungkap Gaji CEO Telegram Tak Sampai Rp 5.000, Ini Alasannya

    Jakarta, CNBC Indonesia – CEO Telegram, Pavel Durov, kerap menjadi sorotan karena omongan dan prinsipnya yang tak biasa dalam menjalankan bisnis. Salah satunya terkait patokan gaji yang ia tetapkan sebagai nakhoda perusahaan aplikasi pesan singkat populer dengan 1 miliar pengguna aktif per Maret 2025.

    Dalam podcast bersama ilmuwan komputer Lex Fridman, Durov ditanya terkait gaji yang ia ambil sebagai CEO sebesar US$1 atau setara Rp 16.000. Durov kemudian meralatnya, bukan US$1 melainkan 1 Dirham (Rp4.500).

    “1 Dirham cuma sepertiga dari itu [US$1],” kata dia, dikutip dari situs resmi Lex Fridman, Kamis (2/10/2025).

    Sebagai informasi, Durov merupakan pemilik tunggal yang memegang 100% saham Telegram. Untuk itu, semua keputusan bisnis Telegram diambil oleh pria 40 tahun yang pernah ditangkap dan ditahan di Prancis pada Agustus 2024.

    Pada 2024 lalu, Telegram untuk pertama kalinya mencatat laba setelah 11 tahun beroperasi. Pendapatan Telegram tahun lalu ditaksir melampauai US$1 miliar (Rp16,6 triliun), dengan cadangan uang tunai sebesar US$500 juta dan belum termasuk aset mata uang kripto.

    Laporan Economic Times pada akhir 2024 menyebut Durov sudah melunasi sebagian besar utang perusahaan senilai US$2 miliar (Rp33,2 triliun).

    Selama ini, Durov dikenal sebagai sosok yang mempertahankan prinsip kebebasan berpendapat lewat platformnya. Ia tak mau ada penyensoran, bahkan jika diperintahkan negara.

    Selain itu, Durov tak mau menyisipkan iklan di dalam Telegram. Hal ini yang membuat sumber pendapatan Telegram terbatas pada layanan berbayar yang sekarang sudah memiliki lebih dari 15 juta pelanggan.

    “Kami harus berinovasi untuk mendapat keuntungan agar bisnis terus berjalan, tanpa harus menjalankan aktivitas bisnis yang merugikan data dan pengalaman pengguna, seperti yang dilakukan hampir semua kompetitor kami,” kata Durov dalam diskusinya bersama Fridman.

    “Uang bukan tujuan utama [Telegram], setidaknya untuk saya,” ujarnya.

    Durov mengatakan Telegram merupakan bisnis yang membuatnya menanggung kerugian personal. Ia mengaku lebih banyak menggelontorkan uang ke aplikasi tersebut ketimbang menerima hasil.

    “Saya tak pernah menjual saham [Telegram], dan tak ingin menjual Telegram. Jadi, bagaimana caranya mau untung tanpa mengorbankan prinsip? Salah satunya dengan mengekspor model langganan, tapi hanya untuk beberapa fitur tambahan,” ia menjelaskan.

    Perlu dicatat, Telegram tetap tersedia dan berfungsi untuk pengguna gratis. Namun, jika ingin mengakses fitur-fitur tambahan, perlu membayar biaya langganan sekitar US$4-5.

    Opsi berbayar ini sudah dilakukan sejak 2022 dan kini sudah menghimpun lebih dari 15 juta pelanggan, menurut klaim Durov.

    “Kami menyertakan lebih dari 50 fitur berbeda ke dalam paket premium. Lalu, bagaimana caranya membuat aplikasi yang sudah lebih canggih daripada aplikasi perpesanan lain di pasaran, bahkan lebih bermanfaat sehingga orang-orang bersedia membayar ekstra untuk fitur ini? Itu tidak mudah. Butuh banyak usaha,” kata Durov.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Video: Teknologi Bantu Bank Cs Lawan Pencucian Uang – PendanaanTeroris

    Video: Teknologi Bantu Bank Cs Lawan Pencucian Uang – PendanaanTeroris

    Jakarta, CNBC Indonesia- PT. Sijitu Regtech Asia sebagai solusi kepatuhan (RegTech) anti pencucian uang dan pendanaan terorisme (AML-CTF). Solusi dari SIJITU meliputi layanan screening, transaction monitoring, cash management hingga reporting transaksi mencurigakan.

    SIJITU membantu penyedia jasa keuangan dalam identifikasi profil risiko nasabah korporasi maupun individu dalam proses uji tuntas nasabah. hal ini penting dilakukan untuk memastikan platform keuangan mematuhi standar kepatuhan dan keamanan sekaligus menjadi solusi memerangi kejahatan keuangan.

    Direktur Sijitu Regtech Asia, Cornellius Ricky menyebutkan solusi SIJITU mampu mempelajari dan memahami latar belakang nasabah untuk dipelajari profil risiko sehingga dapat mendukung program Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT).

    Saat ini pengguna SIJITU dimanfaatkan industri keuangan termasuk perbankan, sekuritas, asuransi, emiten, fintech dan aset kripto.

    Seperti apa teknologi SIJITU memperkuat industri keuangan? Selengkapnya simak dialog Safrina Nasution dengan Direktur Sijitu Regtech Asia, Cornellius Ricky dalam Profit, CNBC Indonesia (Kamis, 02/10/2025)

  • 8 Cara WiFi LOS Merah Kembali Normal, Internet Kembali Lancar

    8 Cara WiFi LOS Merah Kembali Normal, Internet Kembali Lancar

    Daftar Isi

    Jakarta, CNBC Indonesia – Jika lampu indikator LOS (Loss of Signal) pada modem WiFi Anda menyala merah, itu tandanya ada gangguan pada jaringan internet yang membuat koneksi terputus atau melambat drastis.

    Masalah ini cukup umum terjadi pada pengguna layanan internet rumah, khususnya berbasis fiber optic. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari kabel yang terputus, konektor longgar, hingga adanya perbaikan jaringan dari pihak penyedia layanan.

    Bagi pengguna, kondisi ini tentu sangat mengganggu, apalagi ketika sedang bekerja, belajar online, atau menonton hiburan digital. Untungnya, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dicoba sebelum menghubungi teknisi. Dengan cara dibawah ini, sering kali WiFi yang LOS merah bisa kembali normal dan internet kembali lancar tanpa harus menunggu terlalu lama.

    1. Restart Modem WiFi

    Langkah paling sederhana adalah mematikan modem, mencabut kabel daya sekitar 30 detik, lalu menyalakannya kembali. Restart seringkali membantu menyelesaikan error kecil pada perangkat.

    2. Cek Gangguan ISP

    Lampu merah bisa menandakan putusnya sinyal dari jaringan utama. Gangguan ini umumnya berasal dari penyedia layanan. Pengguna disarankan memeriksa informasi resmi ISP melalui aplikasi atau call center.

    3. Periksa Kabel dan Port Fiber

    Selain kabel daya dan LAN, pengguna WiFi fiber perlu memastikan kabel optik (serat kaca) tersambung dengan benar ke port modem. Kabel optik yang terlipat tajam atau kotor pada ujung konektornya dapat mengganggu transmisi sinyal dan memicu indikator merah. Bersihkan menggunakan kain yang lembut.

    4. Reset Modem ke Pengaturan Pabrik

    Jika langkah dasar tidak berhasil, modem bisa di-reset ke pengaturan awal. Caranya dengan menekan tombol reset di bagian belakang perangkat selama sekitar 30 detik. Namun, perlu diingat bahwa semua pengaturan WiFi, termasuk kata sandi dan SSID, akan terhapus.

    5. Perbarui Firmware Modem

    Lampu merah pada modem WiFi fiber juga bisa terjadi karena perangkat menggunakan firmware lama yang sudah tidak stabil. Pengguna dapat memperbarui firmware melalui menu admin modem (biasanya diakses lewat browser) atau meminta bantuan teknisi ISP. Firmware terbaru biasanya membawa peningkatan performa, perbaikan bug, serta kompatibilitas jaringan yang lebih baik.

     

    6. Masalah Login Internet

    Pada beberapa modem fiber optik, pengguna harus memasukkan username dan password dari ISP. Jika salah memasukkan data ini, modem tidak dapat terhubung ke jaringan meski lampu indikator menyala.

    7. Hindari Panas Berlebih

    Baik modem biasa maupun fiber optik bisa mengalami overheat. Matikan perangkat sejenak dan pastikan diletakkan di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik.

    8. Hubungi ISP atau Penyedia Internet

    Jika lampu merah tetap menyala meski sudah mencoba semua cara, kemungkinan ada kerusakan pada perangkat keras atau putusnya jaringan fiber optik di luar rumah. Hubungi penyedia layanan untuk pengecekan atau penggantian modem.

    (dag/dag)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Video: Menkeu Purbaya Janji Beri 3 Dukungan Pendanaan Untuk IKN

    Video: Menkeu Purbaya Janji Beri 3 Dukungan Pendanaan Untuk IKN

    Jakarta, CNBC Indonesia- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berjanji memberi 3 dukungan pendanaan untuk IKN Nusantara, usai didatangi Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dan jajarannya.

    Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Kamis, 02/10/2025) berikut ini.

  • Purbaya Bakal Tambah Anggaran MBG, Ini Syaratnya

    Purbaya Bakal Tambah Anggaran MBG, Ini Syaratnya

    Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pihaknya akan memantau ketat serapan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Menurutnya, Kementerian Keuangan akan melihat serapan anggaran MBG pada bulan Oktober ini. Jika serapannya bagus, anggarannya bisa ditambah. Namun, jika tidak bagus, dia menilai anggarannya bisa dikurangi.

    “Kita lihat di akhir Oktober seperti apa, kalau bisa diserap ya udah. Kalau misalnya nambah, tapi penyaluran bagus, ya nambah. Jika tidak bisa diserap hingga akhir Desember, dana yang ada ya kita kurangi. Gitu aja,” ujar Purbaya, Kamis (2/10/2025).

    Sebelumnya, saat pertemuan dengan Kepala BGN Dadan Hindayana pada Jumat lalu (26/9), Purbaya mengatakan penyerapan anggaran program andalan Presiden Prabowo itu ternyata lebih bagus dari yang ia duga.

    “Jadi seperti Pak Dadan tadi jelaskan bahwa kemungkinan malah bukan lebih (anggarannya), mungkin kurang Rp28 triliun lagi. Ya saya akan pikir pendanaannya seperti apa, tapi sudah ada, jadi tinggal shift saja enggak ada masalah,” tutur Purbaya usai bertemu Dadan di kantor BGN, Jakarta Pusat, Jumat kemarin (26/9/2025).

    Kepada BGN, Purbaya mengaku telah menyiapkan tambahan anggaran Rp28 triliun untuk MBG. Namun, Purbaya menegaskan dia akan menyalurkan tambahan anggaran ini setelah dirinya meninjau serapan di bulan Oktober 2025.

    (haa/haa)

    [Gambas:Video CNBC]