Author: CNBCindonesia.com

  • BMKG Ingatkan RI Siaga La Nina, Begini Prediksi Musim Hujan 2025/2026

    BMKG Ingatkan RI Siaga La Nina, Begini Prediksi Musim Hujan 2025/2026

    Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kedatangan La Nina di Indonesia. Kemungkinan bakal hadir pada akhir tahun 2025 mendatang.

    BMKG mengutip El Niño-Southern Oscillation (ENSO) menyebutkan kecenderungan ENSO Netral sepanjang sisa tahun ini. Sementara sebagian kecil model iklim global melaporkan La Nina lemah terjadi akhir tahun 2025.

    “Kondisi La Niña tersebut dapat berkontribusi pada peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah di Indonesia. Sementara itu Indian Ocean Dipole saat ini berada pada fase Negatif dan diprediksi akan bertahan hingga November 2025,” tulis BMKG dalam Prediksi Musim Hujan 2025/2026 di Indonesia, dikutip Sabtu (4/10/2025).

    BMKG dalam laporan Prediksi Musim Hujan 2025/2026 juga menuliskan jadwal musim hujan. Di tanah air sendiri, awal musim hujan terjadi tidak bersamaan.

    Pada September lalu, sebagian wilayah Sumatra dan Kalimantan telah masuk musim hujan. Dalam keterangan resminya, BMKG mengatakan jumlahnya 333 ZOM (47,6%) diprediksi masuk musim hujan September hingga November.

    Baru kemudian meluas ke wilayah lainnya. Diprediksi sisa wilayah baru mengalami musim hujan September hingga November mendatang.

    “Dengan sebagian besar daerah diprediksi mulai mengalami musim hujan pada September, Oktober, dan November 2025,” BMKG menjelaskan.

    Musim hujan juga diprediksi lebih awal dari biasanya pada sebagian besar wilayah Indonesia. Jumlahnya mencapai 294 ZOM atau 42,1% yang mengalami hal tersebut.

    Kondisi akumulasi curah hujan umumnya pada kategori Normal. Artinya kondisi musim hujan kali ini tidak lebih basah atau kering dari biasanya.

    Puncak musim hujan kali ini diprediksi pada November hingga Desember 2025 untuk bagian barat. Sementara selatan dan timur Indonesia baru pada Januari hingga Februari 2026.

    BMKG juga mengatakan puncak musim hujan sama hingga lebih awal dari kondisi biasanya. Durasi musim hujan 2025/2026 juga diprediksi jauh lebih panjang dari biasanya.

    (dce)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Terungkap, Fakta Menyedihkan Penyebab Kematian Pemuda di RI-Korsel

    Terungkap, Fakta Menyedihkan Penyebab Kematian Pemuda di RI-Korsel

    Jakarta, CNBC Indonesia – Fenomena penyebab kematian di Indonesia dan Korea Selatan (Korserl) menunjukkan potret yang kontras, namun sama-sama menyimpan keprihatinan serius. Jika di Indonesia penyebab utamanya banyak dipicu oleh faktor perilaku sesaat seperti kecelakaan lalu lintas, di Korea Selatan justru angka bunuh diri kian mencuat hingga melampaui kanker pada kelompok usia produktif.

    Melansir The Korea Herald, Korea Selatan kini menghadapi krisis bunuh diri yang semakin dalam. Data pemerintah menunjukkan tindakan menyakiti diri sendiri secara sengaja telah melampaui kanker sebagai penyebab kematian utama di kalangan usia 40-an, untuk pertama kalinya sejak pencatatan dimulai pada 1983.

    Badan Pusat Statistik Korea mencatat 14.872 orang meninggal karena bunuh diri pada 2024, naik 6,4% dari tahun sebelumnya dan menjadi angka tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Tingkat bunuh diri nasional mencapai 29,1 kematian per 100.000 orang, atau hampir tiga kali lipat rata-rata OECD sebesar 10,8.

    “Bunuh diri menyumbang 26 persen kematian tahun lalu, melampaui kanker yang mencapai 24,5%. Adapun di tahun 2023, kanker masih sedikit lebih tinggi dari bunuh diri di kelompok usia ini,” ungkap data resmi yang dipaparkan The Korea Herald, dikutip Sabtu (4/10/2025).

    Bahkan pada remaja, angka bunuh diri menyumbang 48,2% dari seluruh kematian tahun lalu, naik dari 46,1% di 2023. Untuk usia 30-an, proporsinya mencapai 44,4% dari sebelumnya 40,2%. Para ahli menilai kombinasi masalah kesehatan mental dan tekanan ekonomi menjadi pemicu utama.

    Di Indonesia: Kecelakaan Jadi Ancaman

    Sementara itu, di Indonesia, pola penyebab kematian pada generasi muda memperlihatkan tantangan berbeda. Data Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) yang diolah BPS menunjukkan, pada kelompok usia 15-24 tahun, faktor perilaku sesaat masih dominan: keputusan impulsif, tindakan berisiko, hingga kelalaian di jalan raya.

    Kecelakaan transportasi menjadi penyebab utama kematian usia muda, bahkan naik dari 31,20% (2010) menjadi 32,26% (2020). Hal ini menggambarkan tingginya kerentanan anak muda di jalan raya seiring meningkatnya mobilitas.

    Di sisi lain, penyakit infeksi pernapasan dan TBC pada perempuan cenderung menurun dari 13,11% menjadi 11,31%. Meski turun, penyakit menular masih menjadi ancaman serius.

    Penyebab lain juga patut diperhatikan: cedera tidak disengaja stabil di kisaran 10,5%, penyakit jantung naik dari 7,99% ke 8,73%, penyakit pencernaan sekitar 7,5%, serta tumor yang sedikit meningkat dari 5,48% ke 6,18%.

    Menariknya, kematian akibat melukai diri sendiri dan kekerasan interpersonal masih di kisaran 5,13%, menandakan isu kesehatan mental juga hadir, meski belum separah Korea Selatan. Pandemi Covid-19 turut tercatat dengan kontribusi 0,95% pada 2020.

    Jika Korea Selatan bergulat dengan angka bunuh diri yang melonjak, Indonesia berhadapan dengan risiko perilaku impulsif di jalan raya serta mulai terlihat dampak penyakit gaya hidup. Keduanya menegaskan bahwa kesehatan masyarakat bukan hanya soal medis, tetapi juga erat kaitannya dengan faktor sosial, ekonomi, hingga budaya.

    Oleh karena itu, pemerintah, sekolah, dan keluarga dituntut membangun ekosistem perlindungan generasi muda, mulai dari keselamatan transportasi hingga kesadaran gaya hidup sehat.

    (dce)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Gelar Diskon 50%+20%, Transmart Banting Harga Ayam Broiler Jadi Segini

    Gelar Diskon 50%+20%, Transmart Banting Harga Ayam Broiler Jadi Segini

    Jakarta, CNBC Indonesia – Protein menjadi salah satu nutrisi yang penting bagi kesehatan tubuh. Sumber protein ini bisa didapatkan salah satunya dengan mengkonsumsi daging ayam broiler.

    Untuk membeli kebutuhan ayam broiler, Transmart kembali menggelar diskon besar-besaran di Transmart Full Day Sale pada Minggu, 5 Oktober 2025.

    Bukan hanya di Jakarta, Transmart Full Day Sale juga digelar di seluruh gerai Transmart se-Indonesia, mulai dari toko buka hingga tutup pukul 22.00.

    Diskon besar-besaran dari Transmart ini berlaku bagi para pelanggan yang menggunakan Allo Bank atau kartu kredit Bank Mega, kartu kredit Bank Mega Syariah, kartu kredit Bank Syariah Indonesia, dan kartu kredit Bank Mandiri.

    Berikut harga ayam broiler per ekor di Transmart Full Day Sale untuk setiap wilayah:

    -Makassar Rp 32.500/ekor
    -Jabodetabek Rp 29.520/ekor
    -Jawa Barat Rp 29.600/ekor
    -Jawa Timur Rp 27.920/ekor
    -Jawa Tengah Rp 36.720/ekor
    -Padang Rp 29.520/ekor
    -Palembang Rp 28.720/ekor
    -Lampung Rp 27.600/ekor
    -Pangkal Pinang Rp 28.720/ekor
    -Medan Rp 36.720/ekor
    -Denpasar Rp 33.600/ekor.

    (dpu/dpu)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Besok di Transmart Diskon AC 1 PK, Cuma Rp 3,2 Juta + Bonus Pasang

    Besok di Transmart Diskon AC 1 PK, Cuma Rp 3,2 Juta + Bonus Pasang

    Jakarta, CNBC Indonesia – Transmart kembali menggelar program pesta diskon besar-besaran 50% + 20% di Transmart Full Day Sale besok Minggu (5/10).

    Program ini hadir di seluruh gerai Transmart se-Indonesia, mulai berlangsung saat toko buka sampai pukul 22.00.

  • Diskon Gede-gedean, Harga Anggur Red Globe Cuma Segini di Transmart

    Diskon Gede-gedean, Harga Anggur Red Globe Cuma Segini di Transmart

    Jakarta, CNBC Indonesia – Transmart kembali menghadirkan program Full Day Sale pada hari Minggu (5/10/2025), dengan berbagai promo menarik di seluruh gerainya di Indonesia. Salah satu penawaran paling diburu kali ini datang dari buah impor unggulan, yakni anggur Red Globe.

    Khusus wilayah Jabodetabek, pelanggan bisa mendapatkan anggur Red Globe dengan harga spesial Rp5.200 per 100 gram, dari harga normal Rp6.500. Promo ini berlaku satu hari penuh, sejak toko buka hingga pukul 22.00 WIB.

    Harga spesial juga berlaku di sejumlah daerah lainnya. Di Jatim Gresik, anggur Red Globe dibanderol hanya Rp4.312 per 100 gram dari harga normal Rp5.390. Sementara di Palembang, tersedia varian anggur Red Globe dengan harga Rp4.392 per 100 gram, turun dari harga normal Rp5.490.

    Sementara di Denpasar, pelanggan bisa membawa pulang anggur Red Globe dengan harga Rp5.200, dari sebelumnya Rp7.400. Untuk wilayah Jawa Barat, harga spesial yang ditawarkan adalah Rp4.560 per 100 gram, dari harga normal Rp5.700.

    Sedangkan di Jawa Tengah, promo berlaku dengan harga Rp3.752 per 100 gram, lebih hemat dari harga normal Rp4.690.

    Di Balikpapan Anggur Red Globe dari Rp 6.450 menjadi Rp 5.160 dan di Padang Rp 4.990 menjadi Rp 3.992. Di Palembang dari Rp 6.990 jadi Rp 5.592.

    Promo ini berlaku untuk transaksi menggunakan aplikasi Allo Prime, kartu kredit Bank Mega, atau kartu kredit Bank Mega Syariah. Syarat minimal transaksi sebesar Rp300.000 diberlakukan, dan promo tidak berlaku untuk pembelian partai besar.

    Transmart Full Day Sale menjadi kesempatan ideal untuk mendapatkan produk berkualitas dengan harga lebih hemat. Jangan lewatkan promonya hanya pada Minggu, 5 Oktober 2025, di seluruh gerai Transmart Indonesia.

    (dpu/dpu)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Breaking News! Sanae Takaichi Sah Terpilih Jadi Perdana Menteri Jepang

    Breaking News! Sanae Takaichi Sah Terpilih Jadi Perdana Menteri Jepang

    Jakarta, CNBC Indonesia – Sanae Takaichi baru saja terpilih menjadi pemimpin wanita pertama Jepang. Dia baru saja terpilih menjadi pemimpin Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa di Jepang.

    Mengutip laporan Nikkei Asia, Sanae terpilih pada hari Sabtu waktu setempat. Kemungkinan dia juga bakal menjadi perdana menteri perempuan pertama dalam dua minggu ke depan, dikutip Sabtu (4/10/2025).

    Posisi itu sebelumnya diisi oleh Shigeru Ishiba dan akan segera lengser dari jabatannya.

    Sanae mengalahkan Menteri Pertanian Shinjiro Koizumo dalam pemilihan putaran kedua. Dalam putaran sebelumnya, lima kandidat tidak bisa mengantongi suara mayoritas.

    Nikkei melaporkan ini jadi kali ketiga perempuan 64 tahun itu mencoba untuk menjadi pemimpin partai.

    Sosok Sanae, Dikenal Sebagai Konservatif Garis Keras

    Masih dilansir dari unggahan di akun Instagram resmi Nikkei Asia, Sanae dikenal sebagai tokoh konservatif garis keras. Dia diketahui dekat dengan mendiang Perdana Menteri Shinzo Abe, yang juga mantan pemimpin LDP.

    Dia juga mengaku Margaret Thatcher yang merupakan mantan perdana menteri Inggris adalah panutannya

    Sanae juga telah menyiapkan beberapa tujuannya untuk ekonomi Jepang. Dari tax cut dan juga investasi semikonduktor serta sektor strategis lainnya.

    Selain itu, dia juga mengadvokasi kebijakan fiskal dan moneter yang agresif. Sejumlah ahli mengatakan masalah seperti yen yang lemah, harga saham tinggi, dan akselerasi inflasi bisa terselesaikan di bawah pemerintahannya nanti.

    (dce)

    [Gambas:Video CNBC]

  • BMKG Tiba-Tiba Ingatkan Lagi Siaga Megathrust, Bilang Tunggu Waktu

    BMKG Tiba-Tiba Ingatkan Lagi Siaga Megathrust, Bilang Tunggu Waktu

    Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa besar akibat megathrust. Melalui unggahan di akun Instagram resmi @/InfoBMKG, lembaga itu menegaskan bahwa Indonesia memiliki sejumlah zona megathrust yang “tinggal menunggu waktu” untuk melepaskan energi.

    Dalam unggahan tersebut, BMKG menjelaskan megathrust adalah zona pertemuan dua lempeng tektonik, di mana salah satunya menyusup ke bawah lempeng lainnya. Proses ini menimbulkan penumpukan energi besar yang, jika dilepaskan, bisa memicu gempa kuat bahkan tsunami.

    BMKG juga mengingatkan, beberapa segmen megathrust di Indonesia sudah lama tidak melepaskan energi. Misalnya, segmen di Selat Sunda terakhir kali memicu gempa besar pada 1757, sementara segmen Mentawai-Siberut belum aktif sejak 1797. Kondisi ini disebut sebagai seismic gap, yaitu wilayah yang lama tidak mengalami gempa besar sehingga menyimpan potensi energi tinggi.

    Peta yang disertakan BMKG dalam unggahan itu memperlihatkan 13 zona megathrust di sepanjang kepulauan Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Di antaranya, Megathrust Aceh-Andaman dengan potensi magnitudo hingga 9,2; Megathrust Nias-Simeulue (8,7); Mentawai-Siberut (8,9); Enggano (8,4); Selat Sunda (8,7); hingga Megathrust Papua (8,7).

    Peta itu juga menunjukkan garis subduksi yang membentang dari barat Sumatra, selatan Jawa, hingga Maluku dan Sulawesi, menandakan seluruh kawasan pesisir selatan Indonesia termasuk zona rawan.

    Selain menjelaskan zona dan potensi magnitudo, BMKG juga menegaskan, hingga kini belum ada teknologi yang mampu memprediksi kapan dan di mana gempa akan terjadi. Unggahan itu menekankan istilah “tinggal menunggu waktu” bukanlah ramalan, melainkan pernyataan ilmiah bahwa energi besar telah lama tersimpan dan perlu diwaspadai.

    BMKG mengimbau masyarakat untuk memahami langkah penyelamatan dasar seperti Drop, Cover, dan Hold On, membangun rumah tahan gempa, mengenali jalur evakuasi, serta selalu mengikuti informasi resmi dari kanal BMKG. Pesannya jelas: “Bersiap hari ini, demi keselamatan esok hari.”

    Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menegaskan, dua segmen megathrust di Indonesia kini patut diwaspadai karena sudah sangat lama tidak melepaskan energi, yakni Selat Sunda dan Mentawai-Siberut.

    “Murni gempa berpusat di zona Megathrust Mentawai-Siberut,” kata Daryono beberapa waktu lalu, dikutip Sabtu (4/10/2025).

    Menurutnya, gempa tersebut merupakan bagian dari aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menekan ke bawah lempeng Eurasia dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

    Sementara itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperingatkan potensi yang sama di selatan Jawa Barat hingga Selat Sunda. Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Nuraini Rahma Hanifa menyebut pelepasan energi di kawasan ini bisa memicu gempa berkekuatan hingga M8,7 dan menimbulkan tsunami besar.

    “Semua pesisir Banten akan terdampak, hanya saja tinggi tsunaminya berbeda-beda,” kata Rahma.

    Menurut perhitungannya, tsunami di wilayah Banten bisa mencapai 4-8 meter, sementara di pesisir Lampung bisa lebih besar. Jika terjadi di sekitar Pangandaran, gelombang bahkan bisa menjalar hingga pesisir Jakarta dengan ketinggian 1-1,8 meter dan tiba sekitar 2,5 jam setelah gempa.

    “Isu Lama” yang Tak Boleh Dianggap Remeh

    Sementara itu, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, isu megathrust bukan hal baru, tetapi peringatan itu kembali digemakan agar masyarakat benar-benar siap.

    “Sebetulnya isu megathrust itu bukan isu yang baru. Itu sudah sangat lama. Tapi kenapa BMKG dan beberapa pakar mengingatkan? Tujuannya adalah untuk ‘ayo, tidak hanya ngomong saja, segera mitigasi’,” ujar Dwikorita, Sabtu (6/9/2025).

    Menurutnya, mitigasi dilakukan melalui edukasi publik, pemasangan sensor peringatan dini, dan simulasi evakuasi di daerah rawan. BMKG juga mengembangkan sistem peringatan dini gempa (INA-EEWS) yang mengintegrasikan 222 sensor di seluruh Indonesia dan bisa memberi peringatan sekitar 20 detik sebelum guncangan besar terjadi.

    “Kalau terlalu dekat dengan pusat gempa, waktu itu tidak cukup untuk menghindari guncangan,” kata BMKG dalam penjelasan resminya. Karena itu, masyarakat diminta tidak menunggu peringatan, melainkan segera melindungi diri saat merasakan guncangan kuat.

    Selain itu, BMKG juga menyoroti Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai kawasan dengan aktivitas seismik tinggi. Dalam kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami (SLG) di Kulon Progo, Dwikorita menegaskan, wilayah selatan Jawa termasuk yang paling aktif secara tektonik.

    “Dalam kurun sepuluh tahun terakhir, tercatat 114 kejadian gempa bumi dengan magnitudo di atas 5, dua kali gempa bumi merusak, serta 44 guncangan yang dirasakan masyarakat,” katanya, Selasa (23/9/2025).

    Mengacu pada Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia (PUSGEN 2017), potensi gempa megathrust di selatan Jawa bisa mencapai M8,8 dan berpotensi memicu tsunami besar. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat perlu diperkuat.

    Dwikorita menambahkan, Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo dirancang secara khusus agar tahan terhadap ancaman megathrust dan tsunami. “Keberadaan YIA adalah simbol kesiapsiagaan bencana,” ujarnya.

    BMKG juga terus memperluas program mitigasi seperti Masyarakat Siaga Tsunami dan BMKG Goes To School. Hingga kini, program edukasi kebencanaan telah menjangkau 166 sekolah dengan lebih dari 20 ribu peserta, serta enam desa di Yogyakarta yang telah diakui UNESCO sebagai masyarakat tangguh tsunami.

    “Bencana memang tidak bisa kita cegah, tetapi dampaknya bisa kita kurangi. Dengan kesiapsiagaan, kita tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga memastikan pembangunan dan pariwisata tetap berkelanjutan,” tegas Dwikorita.

    [Gambas:Instagram]

    (dce)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Petaka Kembali Hantam Filipina, Kini 8.000 Orang Dievakuasi Efek Matmo

    Petaka Kembali Hantam Filipina, Kini 8.000 Orang Dievakuasi Efek Matmo

    Sebelumnya, Filipina dihantam gempa berkekuatan 6,9 SR, tepatnya di Cebu pada hari Selasa malam(30/9/2025) lalu, menewaskan sedikitnya 72 orang dan melukai lebih dari 550 lainnya. Lebih dari 5.000 rumah hancur, memaksa warga bermalam di ruang terbuka karena masih takut dengan gempa susulan. Pemerintah berencana mendirikan sekitar 1.000 tenda dengan dukungan Palang Merah untuk menampung para korban. (REUTERS/Noel Celis)

  • Mendadak Muncul Ini di WhatsApp, Waspada-Bisa Pertanda Lagi Disadap

    Mendadak Muncul Ini di WhatsApp, Waspada-Bisa Pertanda Lagi Disadap

    Jakarta, CNBC Indonesia – Anda harus selalu waspada pada kejahatan penyadapan yang terjadi melalui WhatsApp. Salah satu yang bisa dilakukan adalah mengenali pertanda saat akun telah disusupi pihak lain.

    Jika Anda menjadi korban penyadapan akan sangat merugikan. Mengingat WhatsApp digunakan untuk terhubung dengan semua orang baik secara pribadi atau pekerjaan.

    Ada banyak cara peretas bisa melakukan penyadapan. Misalnya dengan memasang aplikasi pihak ketiga hingga mengirimkan malware, tujuannya adalah melakukan penipuan hingga menguras uang milik korban.

    Berikut pertanda akun WhatsApp telah disadap:

    1. OTP

    One Time Password (OTP) akan dikirimkan melalui SMS ke nomor yang terdaftar di akun WhatsApp kita. Biasanya akan dikirimkan saat kita berupaya masuk atau log in akun.

    Jika Anda tak sedang melakukan log in namun mendapatkan SMS OTP, sebaiknya patut curiga ada pihak lain yang berupaya masuk ke akun WhatsApp. Jangan berikan enam nomor kode itu kepada siapapun.

    2. Logout Otomatis dari WhatsApp

    Logout otomatis bisa terjadi saat perangkat lain berupaya masuk ke akun. Anda bisa melihat daftar perangkat apa saja yang terhubung dengan perangkat.

    Pengecekan bisa dilakukan melalui Pengaturan, kemudian pilih opsi WhatsApp Web.

    3. Pesan Terbaca

    Anda juga patut curiga jika mendapati ada beberapa pesan tertentu yang telah dibaca padahal tak pernah Anda buka sebelumnya.

    4. Pesan Terkirim Sendiri

    Tanda ini sama seperti sebelumnya. Waspada saat melihat pesan terkirim sendiri tanpa pernah Anda kirim sebelumnya.

    5. Status WA Asing

    Ciri lainnya adalah tiba-tiba ada status yang terunggah padahal Anda tak pernah membuatnya.

    6. Panggilan Telepon

    Terakhir, Anda harus curiga jika mendapati adanya panggilan telepon yang tak pernah dilakukan.

    Menghindari WhatsApp Disadap

    Salah satu cara untuk menghindari penyadapan dengan melakukan verifikasi dua langkah. Ini akan mencegah pihak lain mengakses akun.

    Sebab untuk mengaksesnya, orang perlu mengetahui kode yang didaftarkan pengguna.

    Lakukan cara ini untuk mengaktifkan verifikasi dua langkah:

    – Klik opsi tiga titik

    – Masuk ke Settings, lalu menuju Account dan klik Two-Step Verification

    – Tekan Enable

    – Masukkan enam kode

    – Jangan lupa masukkan alamat email untuk memulihkan lupa kode yang didaftarkan.

    (dce)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Ancaman Nyata Intai IKN, BRIN Temukan Krisis-Bisa Ganggu Kehidupan

    Ancaman Nyata Intai IKN, BRIN Temukan Krisis-Bisa Ganggu Kehidupan

    Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap temuan mencemaskan soal kondisi sumber daya air di Ibu Kota Nusantara (IKN). Berdasarkan hasil kajian ilmiah yang dilakukan Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, ketersediaan air di kawasan IKN tergolong sangat minim dan berpotensi menimbulkan ancaman serius bagi kehidupan.

    Peneliti BRIN Laras Toersilowati menjelaskan, kajian dilakukan menggunakan pendekatan Artificial Neural Network (ANN) atau Jaringan Saraf Tiruan (JST), yaitu metode pengolahan data yang meniru sistem kerja otak manusia.

    “JST atau ANN ini merupakan sistem pemrosesan informasi dengan karakteristik yang mirip dengan jaringan saraf biologis, yaitu jaringan saraf pada otak manusia. JST awalnya dirancang sebagai alat pengenalan pola dan analisis data, yang memiliki keunggulan dibandingkan metode statistik konvensional yang mengharuskan data berdistribusi normal,” terang Laras kepada CNBC Indonesia, dikutip Sabtu (4/10/2025).

    Dalam penelitian itu, BRIN memanfaatkan data satelit Sentinel-2A melalui platform Google Earth Engine (GEE) untuk menganalisis tiga indeks spektral: Indeks Air Permukaan Tanah (LSWI), Indeks Perbedaan Vegetasi Ternormalisasi (NDVI), dan Indeks Perbedaan Air Ternormalisasi (NDWI). Ketiga indeks tersebut digunakan sebagai dasar prediksi dalam model ANN.

    Hasilnya cukup mengejutkan. Dari analisis data sepanjang 2022, hanya 0,51% wilayah IKN dan sekitarnya yang memiliki ketersediaan air tinggi (HW), sementara 20,41% berupa air vegetasi (VW), dan 79,08% merupakan wilayah non-air (NW). “Betul (kondisi air di IKN kurang), karena air cuma 0,5%,” ungkapnya.

    Ia menjelaskan, sebagian air tersimpan dalam vegetasi. Namun jika lahan vegetasi beralih fungsi menjadi bangunan, ketersediaan air akan semakin berkurang. “Yang tersimpan di vegetasi 20%. Nah kalau vegetasi jadi bangunan, ketersediaan air berkurang lagi. Ya memang nggak cocok untuk hunian,” sambung dia.

    Kondisi ini membuat ketersediaan air di IKN menjadi isu yang sangat krusial. “Jika tidak diantisipasi sejak awal, pembangunan besar-besaran di wilayah tersebut dapat berhadapan dengan risiko krisis air,” terang Laras.

    Ia juga memaparkan potensi dampak lingkungan yang mungkin timbul, mulai dari penurunan curah hujan, penurunan kualitas air, hingga pencemaran zat besi. Tak hanya itu, peningkatan jumlah pendatang ke IKN juga berpotensi menambah beban kebutuhan air bersih.

    “Bisa juga menimbulkan dampak sosial dan lingkungan pada peningkatan kebutuhan air, karena pendatang yang tertarik ke IKN bisa meningkatkan kebutuhan air bersih,” jelasnya.

    Sebagai solusi, Laras menilai pemerintah perlu menyiapkan langkah mitigasi seperti membangun bendungan, embung, dan sistem perpipaan baru. Ia juga menyarankan agar pembangunan kota dilakukan dengan konsep Kota Spons (Sponge City), yaitu mengelola air hujan secara alami agar dapat terserap kembali ke tanah dan dimanfaatkan ulang.

    “Penerapan Kota Spons dengan cara mengelola air hujan secara alami, menyerap dalam tanah, dan memanfaatkan kembali. Serta tak kalah penting melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya menghemat dan tidak mencemari air, ini bisa menjadi solusinya,” tutur Laras.

    Menurutnya, hasil penelitian ini tidak hanya penting secara akademis, tetapi juga memiliki nilai praktis bagi pemerintah dalam merancang kebijakan. “Data satelit bukan hanya soal angka atau peta, tetapi juga dasar bagi pemerintah dalam membuat keputusan strategis agar pembangunan kota di Indonesia tetap berkelanjutan,” ujarnya.

    Sebagai informasi, IKN telah ditetapkan sebagai pusat pemerintahan dan ibu kota politik Indonesia mulai tahun 2028. Hal ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025. Aturan tersebut mempertegas bahwa pembangunan kawasan dan pemindahan ke IKN merupakan langkah strategis untuk mewujudkan Ibukota Politik Indonesia, atau pusat administrasi tempat berdirinya lembaga negara seperti Istana, Kemenko, DPR/MPR, MA, dan MK.

    Namun, di tengah rencana megah tersebut, temuan BRIN menjadi peringatan penting bagi pemerintah agar pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga daya dukung lingkungan. Tanpa pengelolaan air yang hati-hati, proyek IKN yang digadang menjadi simbol kemajuan bangsa bisa menghadapi ancaman nyata terhadap keberlanjutan hidup di dalamnya.

    (dce)

    [Gambas:Video CNBC]