Author: Beritasatu.com

  • Disebut Kembali ke Pelukan Erika Carlina, DJ Bravy: Masih Berteman

    Disebut Kembali ke Pelukan Erika Carlina, DJ Bravy: Masih Berteman

    Jakarta, Beritasatu.com – Bravyson Vconk atau DJ Bravy membantah isu beredar yang menyebut dirinya kembali ke pelukan Erika Carlina. DJ Bravy memastikan, hingga saat ini masih berteman baik.

    “Pertama gue mau bicara soal hubungan gue sama Erika Carlina. Gue sama Erika Carlina itu masih putus, gue belum balikan,” jelas DJ Bravy yang diunggah ulang akun Instagram @gosip_danu, Selasa (9/12/2025).

    “Sejauh ini kesepakatan kita masih sama, kita masih berteman, kita masih menjadi teman baik, dan sampai saat ini belum ada rencana untuk balikan sama sekali,” ujarnya.

    DJ Bravy memastikan, meski hubungan asmaranya dengan Erika Carlina sudah berakhir tetapi keduanya masih menjaga hubungan baik.

    “Hubungan kami berdua seperti kalian lihat, bahwa kami berdua baik-baik saja. Kita berdua menjadi sahabat, dan di braver itu ada sebutan sahabat metal,” lanjutnya.

    “Intinya, kita berdua enggak mau merusak tali silaturahmi. Untuk saat ini, kita berdua itu lebih enak temenan dan memang gue kasih jawaban agak klise bahwa enggak semua hal bisa dipaksakan,” ucapnya.

    Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan dari warganet yang senantiasa mendoakan agar bisa kembali bersatu dengan Erika Carlina.

    “Memang ada nyamannya di sini, ada enggak cocoknya di sini, ada cocoknya di sini. Jadi, mungkin yang kalian lihat, kalian rasakan, atau kalian nonton, atau di vt mana pun menyebutkan bahwa kami berdua cocok,” tuturnya.

    “Pada awalnya kita memiliki kecocokan yang sama, tetapi pada saat dijalankan hanya kita berdua yang tahu. Kalian enggak akan tahu, hanya kita berdua yang merasakan,” ungkapnya.

    Untuk saat ini, DJ Bravy merasa lebih enjoy apabila statusnya dengan Erika Carlina adalah pertemanan.

    “Setelah menjalani berteman dan ternyata lebih seru, kita saling support, kita saling bertemu, saling bercanda dan hanya beda sebatas status,” tutupnya.

  • Disebut Kembali ke Pelukan Erika Carlina, DJ Bravy: Masih Berteman

    Disebut Kembali ke Pelukan Erika Carlina, DJ Bravy: Masih Berteman

    Jakarta, Beritasatu.com – Bravyson Vconk atau DJ Bravy membantah isu beredar yang menyebut dirinya kembali ke pelukan Erika Carlina. DJ Bravy memastikan, hingga saat ini masih berteman baik.

    “Pertama gue mau bicara soal hubungan gue sama Erika Carlina. Gue sama Erika Carlina itu masih putus, gue belum balikan,” jelas DJ Bravy yang diunggah ulang akun Instagram @gosip_danu, Selasa (9/12/2025).

    “Sejauh ini kesepakatan kita masih sama, kita masih berteman, kita masih menjadi teman baik, dan sampai saat ini belum ada rencana untuk balikan sama sekali,” ujarnya.

    DJ Bravy memastikan, meski hubungan asmaranya dengan Erika Carlina sudah berakhir tetapi keduanya masih menjaga hubungan baik.

    “Hubungan kami berdua seperti kalian lihat, bahwa kami berdua baik-baik saja. Kita berdua menjadi sahabat, dan di braver itu ada sebutan sahabat metal,” lanjutnya.

    “Intinya, kita berdua enggak mau merusak tali silaturahmi. Untuk saat ini, kita berdua itu lebih enak temenan dan memang gue kasih jawaban agak klise bahwa enggak semua hal bisa dipaksakan,” ucapnya.

    Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan dari warganet yang senantiasa mendoakan agar bisa kembali bersatu dengan Erika Carlina.

    “Memang ada nyamannya di sini, ada enggak cocoknya di sini, ada cocoknya di sini. Jadi, mungkin yang kalian lihat, kalian rasakan, atau kalian nonton, atau di vt mana pun menyebutkan bahwa kami berdua cocok,” tuturnya.

    “Pada awalnya kita memiliki kecocokan yang sama, tetapi pada saat dijalankan hanya kita berdua yang tahu. Kalian enggak akan tahu, hanya kita berdua yang merasakan,” ungkapnya.

    Untuk saat ini, DJ Bravy merasa lebih enjoy apabila statusnya dengan Erika Carlina adalah pertemanan.

    “Setelah menjalani berteman dan ternyata lebih seru, kita saling support, kita saling bertemu, saling bercanda dan hanya beda sebatas status,” tutupnya.

  • eL Hotel Group Hadirkan Perayaan Pergantian Tahun di 6 Kota

    eL Hotel Group Hadirkan Perayaan Pergantian Tahun di 6 Kota

    Jakarta, Beritasatu.com – Musim liburan semakin dekat, dan saatnya menyiapkan momen paling dinanti sepanjang tahun. éL Hotel Group siap menyambut Anda dengan suasana yang hangat dalam kebersamaan, serta pengalaman akhir tahun yang dirancang untuk meninggalkan kesan tak terlupakan, baik untuk menutup tahun dengan cara istimewa maupun menyambut awal 2026 secara meriah dan bermakna, rangkaian perayaan ini menjanjikan momen yang bisa dinikmati bersama keluarga, sahabat, maupun pasangan.

    Di enam kota terbaik Indonesia—Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang, Batu, dan Banyuwangi, éL Hotel Group menghadirkan perayaan Tahun Baru dengan tema unik, hidangan istimewa, dan hiburan yang disiapkan secara khusus. Setiap hotel menawarkan nuansa berbeda, namun semuanya memiliki satu tujuan yaitu menjadikan liburan akhir tahun Anda lebih hangat, penuh warna, dan berkesan. Inilah rangkaian lengkap pengalaman seru yang telah kami siapkan di setiap kota.

    éL Hotel Jakarta – éLoha Tropical Night

    Nuansa tropis yang ceria dengan gala dinner, live music & DJ, magician, kids corner, photobooth, fun games, doorprize, dan Best Costume Award, cocok untuk keluarga yang ingin menikmati tahun baru penuh aktivitas ramah bagi anak, dengan harga gala dinner Rp 450.000/pax dan room package Rp 1.488.000/kamar/malam.

    éL Hotel Bandung – Bandung Retrovibes

    Perayaan bertema retro ala 80–90an dengan bintang tamu ternama The Dance Company, live band, angklung, DJ, dan dekorasi tematik, cocok untuk pasangan dan teman yang ingin suasana glam dan nostalgia, dengan harga gala dinner Rp 1.250.000/pax dan room package mulai Rp 3.200.000/kamar/malam.

    éL Hotel Yogyakarta – Ngalanglang Jaman

    Perpaduan budaya Jawa modern dengan hiburan seperti traditional dance, photobooth tematik, dan permainan tradisional, cocok untuk wisatawan dan keluarga yang ingin perayaan bernuansa budaya, room package Rp 2.849.000,-/kamar/malam dan harga gala dinner Rp 299.000/pax.

    éL Hotel Malang – Tropical Jungle

    Jungle party interaktif dengan gala dinner, fireworks, face painting, animal performance, band, doorprize & games, cocok untuk keluarga dengan anak-anak, harga room package Rp 1.200.000/kamar/malam dan gala dinner Rp 200.000/pax.

    éL Hotel Kartika Wijaya Batu – Harmony of Batu

    Perayaan meriah dengan udara pegunungan sejuk, live band, contemporary dance, magic show, arcade game, dan fireworks, cocok untuk pasangan & keluarga yang ingin malam tahun baru nyaman dan menyenangkan, dengan harga room package Rp 1.275.000/kamar/malam termasuk breakfast + gala dinner untuk 2 orang, dan harga gala dinner Rp 350.000/pax.

    éL Hotel Banyuwangi – Festival Kebo Keboan

    Perayaan budaya Osing dengan ritual Kebo Keboan, cabaret, tari Barong & Gandrung, live music, dan fashion carnival, cocok untuk tamu yang ingin pengalaman unik penuh nilai budaya. Harga room package Rp 1.450.000/kamar/malam dan gala dinner  Rp 250.000/pax.

    Dengan tema dan pengalaman yang berbeda di setiap kota, éL Hotel Group siap menemani momen Anda menyambut tahun baru dengan suasana meriah dan penuh makna. Paket tersebut sudah bisa dipesan dengan menghubungi hotel di kota pilihan Anda atau melalui WhatsApp di nomor 0811 9644 400.

  • Jembatan Kuta Blang di Bireuen Putus, Akses Aceh–Medan Terhenti

    Jembatan Kuta Blang di Bireuen Putus, Akses Aceh–Medan Terhenti

    Aceh, Beritasatu.com — Jembatan Kuta Blang di Kabupaten Bireuen, Aceh, putus akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut sejak akhir November 2025. Kerusakan ini membuat akses di jalur nasional Banda Aceh–Medan terhenti dan memutus mobilitas warga dari kedua sisi sungai Peusangan.

    Putusnya jembatan membuat kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak dapat melintas. Sejak 27 November 2025, jalur tersebut praktis lumpuh dan menyebabkan distribusi logistik serta aktivitas ekonomi masyarakat terganggu.

    Untuk mengatasi kondisi darurat, warga bersama nelayan setempat menyediakan penyeberangan alternatif menggunakan perahu motor. Penyeberangan ini menjadi satu-satunya jalur sementara bagi masyarakat untuk beraktivitas, seperti bekerja, menjemput keluarga, hingga membawa barang kebutuhan sehari-hari. Tarif yang dikenakan berkisar Rp 30.000 per orang.

    Hingga saat ini, warga masih mengandalkan penyeberangan darurat sambil menunggu akses darat kembali normal. Pemerintah mengimbau masyarakat berhati-hati dan mengikuti arahan petugas saat melewati jalur penyeberangan sementara.

  • RSUD Aceh Tamiang Kembali Layani Pasien Darurat Seusai Terendam Banjir

    RSUD Aceh Tamiang Kembali Layani Pasien Darurat Seusai Terendam Banjir

    Aceh Tamiang, Beritasatu.com – Layanan Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Muda Sedia, Aceh Tamiang, kembali beroperasi setelah fasilitas tersebut sebelumnya lumpuh akibat banjir bandang. Aktivasi ini menjadi angin segar bagi warga yang hampir dua pekan hanya mengandalkan posko kesehatan di tingkat kecamatan.

    Direktur RSUD Muda Sedia, Andika Putra, menyampaikan UGD mulai menerima pasien setelah area prioritas dibersihkan dan dinyatakan aman.

    “Sore ini UGD sudah bisa melayani pasien,” kata Andika di RSUD Muda Sedia, Aceh Tamiang, Selasa (9/12/2025).

    Andika menjelaskan, rumah sakit membuka layanan rawat inap darurat dengan kapasitas terbatas. Dari 47 tempat tidur yang tidak terdampak banjir, hanya 20 unit yang bisa digunakan karena ruangan lain belum selesai dibersihkan.

    “Kami siapkan 20 tempat tidur. Sebenarnya ada 47 yang tidak terdampak, tetapi ruangannya terbatas, jadi kami alokasikan 20 saja. Lokasinya di area UGD ini. Jadi UGD ini semacam mini rumah sakit,” ujarnya.

    Namun, RSUD belum dapat melakukan tindakan operasi karena seluruh peralatan di ruang bedah rusak total akibat banjir.

    “Belum memungkinkan. Semua alat operasi rusak, mesin anestesi, kursi operasi, dan peralatan lainnya. Tidak mungkin dilakukan,” ungkapnya.

    Andika menegaskan, RSUD memiliki peran berbeda dari posko kesehatan. Posko hanya menangani keluhan ringan, sementara rumah sakit menangani kasus yang membutuhkan tindakan lebih intensif.

    “Posko untuk penyakit ringan seperti gatal, ISPA, dan rawat jalan. Kalau di sini untuk kasus yang butuh tindakan seperti infus, pengobatan injeksi, dan pemantauan,” jelasnya.

    Saat ini, RSUD Muda Sedia menjadi satu-satunya fasilitas kesehatan yang kembali beroperasi di Aceh Tamiang. Sebelum UGD kembali beroperasi, tenaga medis RSUD sempat memberikan layanan darurat dari pintu samping bagi warga yang membutuhkan pertolongan cepat.

    “Tetap ada. Kami melayani dari pintu samping. Ada yang tertusuk paku, luka-luka, tetap kami tangani,” kata Andika.

  • 7 Cara Tetap Aman Saat Olahraga dan Hindari Risiko Kolaps

    7 Cara Tetap Aman Saat Olahraga dan Hindari Risiko Kolaps

    Jakarta, Beritasatu.com – Berolahraga merupakan bagian penting dari gaya hidup sehat karena dapat meningkatkan kebugaran, menjaga kesehatan jantung, hingga mengelola stres.

    Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur juga membuat tubuh lebih bertenaga dan membantu meningkatkan kualitas hidup sehari-hari.

    Tidak mengherankan jika semakin banyak orang menjadikan olahraga sebagai rutinitas mingguan, mulai dari latihan ringan hingga program intens di pusat kebugaran.

    Ketika dilakukan dengan tepat, olahraga memberikan manfaat besar bagi tubuh. Namun di balik manfaat tersebut, aktivitas fisik tetap memiliki risiko jika dilakukan tanpa persiapan yang baik.

    Salah satu kondisi yang sering dibahas adalah kolaps saat berolahraga, yang dapat terjadi pada siapa saja. Meskipun tidak selalu berbahaya, kondisi ini menunjukkan tubuh memiliki batas yang perlu dipahami.

    Kolaps akibat olahraga atau exercise associated collapse (EAC) adalah kondisi ketika seseorang tidak mampu berdiri atau berjalan sendiri selama atau setelah melakukan aktivitas fisik berat.

    Dahulu, kondisi ini dikenal sebagai heat syncope. EAC umumnya terjadi akibat penurunan tekanan darah sementara yang berkaitan dengan mekanisme tubuh dalam menstabilkan aliran darah. Dehidrasi, pelebaran pembuluh darah, dan berkurangnya gaya dorong darah juga dapat memperburuk kondisi ini.

    Meskipun sering tampak serius, EAC berbeda dari kondisi berat seperti henti jantung mendadak atau heat stroke. Dalam banyak kasus, EAC tidak mengancam nyawa, tetapi tetap memerlukan penanganan cepat.

    Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara hindari kolaps saat olahraga agar latihan tetap aman dan manfaatnya tetap optimal seperti berikut ini yang dikutip dari John Hopkins Medicine, Selasa (9/12/2025).

    Cara Hindari Kolaps Saat Olahraga

    1. Pemanasan secara cukup

    Pemanasan selama sekitar 10 menit sangat dianjurkan untuk mempersiapkan tubuh. Peregangan ringan atau lari kecil bisa membantu meningkatkan suhu tubuh, melancarkan aliran darah ke otot, dan menurunkan risiko cedera.

    Meski sederhana, tahapan ini sering diabaikan padahal menjadi faktor penentu kesiapan tubuh sebelum masuk ke sesi latihan inti.

    2. Perhatikan sinyal tubuh sejak pemanasan

    Saat pemanasan, tubuh memberikan sinyal apakah Anda dalam kondisi prima. Tanda seperti pusing, mual, atau napas terasa berat dapat menunjukkan tubuh belum siap untuk aktivitas fisik.

    Tanda-tanda tersebut harus diperhatikan agar olahraga tidak memicu kondisi yang lebih serius. Jika gejala muncul, latihan sebaiknya ditunda.

    3. Jaga kebutuhan cairan tubuh

    Hidrasi memiliki peran besar dalam menjaga performa dan mencegah dehidrasi. Untuk olahraga di bawah satu jam, konsumsi air putih sudah cukup.

    Jika durasi latihan lebih lama, minuman isotonik dapat membantu menjaga keseimbangan elektrolit agar tubuh tidak cepat lelah.

    4. Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat

    Kenyamanan selama latihan dipengaruhi oleh pakaian yang dipakai. Pilih bahan yang ringan dan mudah menyerap keringat agar suhu tubuh tetap stabil.

    Jika panas tubuh terperangkap, risiko overheating meningkat. Selain pakaian, sepatu yang sesuai juga penting untuk mencegah cedera.

    5. Pastikan tubuh tidak sedang sakit

    Olahraga saat sakit dapat memperburuk kondisi tubuh. Ketika sakit, tubuh membutuhkan istirahat, bukan aktivitas fisik tambahan. Memaksakan diri justru membuat risiko komplikasi meningkat.

    6. Istirahat yang cukup sebelum berlatih

    Tidur dan istirahat yang memadai menjadi bagian penting dari persiapan aktivitas fisik. Kurang tidur dapat meningkatkan risiko cedera dan membuat performa menurun. Jangan memaksakan diri berolahraga intens jika tubuh masih terasa lelah.

    7. Sesuaikan jenis olahraga dengan kondisi tubuh

    Aktivitas fisik harus disesuaikan dengan kondisi tubuh. Jika sedang sibuk atau kurang tidur, latihan berat dapat diganti dengan aktivitas ringan. Berjalan cepat, bersepeda, atau lompat tali selama total 150 menit per minggu sudah cukup untuk menjaga kesehatan jantung.

    Faktor Risiko Kolaps Saat Olahraga

    EAC paling sering dialami dalam olahraga ketahanan, seperti maraton, ultramaraton, dan triatlon. Aktivitas berat lain seperti latihan militer juga dapat memicu kondisi ini. Beberapa faktor yang meningkatkan risiko meliputi:

    Riwayat pernah kolaps saat berolahraga.Dehidrasi.Berlatih dalam cuaca panas dan lembap.Kurang asupan kalori.Memiliki penyakit kronis tertentu.Konsumsi alkohol sebelum olahraga.

    Sedangkan usia, jenis kelamin, atau etnis tidak terbukti meningkatkan risiko EAC.

    Tanda Kolaps Saat Olahraga

    EAC biasanya terjadi ketika seseorang tiba-tiba menghentikan aktivitas berat, terutama olahraga luar ruangan seperti maraton atau pendakian. Kondisi ini dapat tampak mirip dengan berbagai masalah medis lain seperti henti jantung, heat stroke, atau kadar natrium rendah.

    Beberapa gejala yang sering muncul meliputi pusing atau sensasi melayang, lemas menyeluruh, bingung atau gangguan kesadaran, serta pingsan sesaat setelah berhenti berolahraga.

    Penanganan Awal jika Terjadi KolapsStabilisasi tekanan darah

    Langkah awal yang dilakukan tenaga medis adalah menormalkan tekanan darah dengan meminimalkan gejala awal.

    Jika suhu tubuh tidak berbahaya, pasien dibaringkan dengan posisi kaki lebih tinggi dari jantung untuk meningkatkan aliran darah ke otak.

    Setelah gejala mereda, pasien dibantu untuk bergerak perlahan agar tubuh beradaptasi dengan perubahan posisi.

    Berikan cairan secara bertahap

    Cairan diberikan hanya jika tidak ada tanda cedera panas atau kondisi medis lain yang memerlukan penanganan khusus.

    Pemantauan gejala tambahan

    Tenaga medis harus mengamati tanda cedera panas maupun EAH karena kedua kondisi ini memerlukan protokol berbeda.

    Evaluasi jika tidak ada perbaikan

    Jika gejala tidak membaik dalam lima menit, penyebab lain harus dipertimbangkan.

    Jalur infus dan pemeriksaan cepat

    Pemasangan infus dapat dilakukan untuk membantu stabilisasi. Pemeriksaan elektrolit dan gula darah penting untuk mendeteksi ketidakseimbangan.

    Rujukan ke fasilitas lanjutan

    Jika kondisi tidak membaik atau muncul tanda bahaya, pasien harus dirujuk ke fasilitas kesehatan dengan penanganan lebih lengkap.

    Memahami cara hindari kolaps saat olahraga bukan hanya soal meningkatkan performa, tetapi juga menjaga keselamatan tubuh setiap kali beraktivitas fisik. Setiap orang perlu mengenali batas tubuh, mempersiapkan diri dengan baik, serta memastikan kondisi fisik benar-benar siap sebelum berlatih.

  • Kabar Jenazah dalam Mobil Terendam Banjir Aceh Tamiang Hoax!

    Kabar Jenazah dalam Mobil Terendam Banjir Aceh Tamiang Hoax!

    Banda Aceh, Beritasatu.com – Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain membantah informasi yang beredar luas di media sosial mengenai penemuan jenazah di dalam mobil-mobil yang terendam banjir parah di Aceh Tamiang. Klarifikasi ini disampaikan untuk meredam keresahan masyarakat di tengah upaya penanggulangan bencana.

    Dalam keterangan persnya pada Selasa (9/12/2025), Al Hussain menegaskan tim Basarnas telah melakukan pengecekan langsung di lokasi mobil-mobil terendam dan menumpuk.

    “Kita sudah cek, ternyata tidak ada. Tidak ada orang yang berada di dalam kendaraan,” tegas Al Hussain.

    Ia menjelaskan laporan mengenai adanya bau jenazah yang santer terdengar diduga berasal dari asumsi warga yang mencium aroma tak sedap di lokasi banjir.

    “Yang ada hanya beberapa bangkai hewan yang menimbulkan bau. Untuk manusia, sudah kita pastikan insyaallah tidak ada. Clear,” ungkapnya, memberikan jaminan kepada publik.

    Untuk memastikan akurasi pencarian dan bantahan, Basarnas menggunakan teknologi pendukung canggih berupa drone thermal. Alat ini memiliki kemampuan untuk mendeteksi panas tubuh manusia dari ketinggian, bahkan di tengah genangan air.

    “Drone thermal bisa mendeteksi panas tubuh dari ketinggian. Ini lebih canggih daripada live locator yang biasanya digunakan untuk korban tertimbun reruntuhan,” jelas Al Hussain.

    Ia menambahkan, pihaknya juga sedang menyiapkan rencana penerjunkan tim K-9 (anjing pelacak) untuk operasi lanjutan, terutama setelah permukaan air di wilayah tersebut semakin surut.

    Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, turut mengonfirmasi hasil pemeriksaan tersebut dan menjelaskan kronologi terendamnya puluhan mobil.

    “Relawan dari dinas saya juga kami suruh cek, benar tidak ada jenazah. Ternyata mobil itu kosong,” jelas Murthalamuddin.

    Ia menuturkan mobil-mobil tersebut awalnya diparkir di kawasan yang dianggap paling aman saat hari pertama banjir. Namun, karena ketinggian air terus naik secara ekstrem, mobil akhirnya terendam dan menumpuk di satu titik.

    “Klarifikasi resmi dari Kepala Basarnas dan Posko Tanggap Darurat ini diharapkan dapat menghentikan penyebaran informasi yang tidak akurat (hoaks) dan meredam kepanikan masyarakat, sehingga upaya penanggulangan bencana dapat berjalan fokus dan lancar,” ungkapnya. 

     

  • KPAI Kawal Kebutuhan Anak Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

    KPAI Kawal Kebutuhan Anak Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

    Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menegaskan perlindungan khusus anak dalam situasi bencana yang terjadi di Aceh dan Sumatera termasuk dalam situasi darurat sama seperti perang. Meski tidak memiliki wewenang untuk melakukan pendampingan langsung, KPAI memastikan akan terus mengawal semua kebutuhan prioritas anak yang menjadi korban. 

    Ketua Komisioner KPAI Margaret Aliyatul Maimunah mengatakan bencana merupakan salah satu dari 15 kondisi darurat yang diatur yang Undang-Undang Perlindungan Anak. Dalam aturan itu harus memberikan perlindungan khusus anak termasuk memberikan pangan, sandang, pendampingan psikologis hingga akses pendidikan. 

    Margareta menjelaskan prioritas utama dalam situasi darurat adalah penyelamatan dan keamanan anak dilanjutkam pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, dan tempat aman. Ia juga menyoroti pentingnya upaya mempertemukan kembali anak dengan keluarga sebab bencana yang memisahkan.

    “Anak-anak pasti mengalami trauma. Pendampingan psikologis atau trauma healing menjadi kebutuhan paling penting saat ini. Kita tahu, dalam situasi seperti ini, anak-anak kehilangan rasa nyaman yang selama ini mereka miliki,” kata Margaret kepada Beritasatu.com, Selasa (9/12/2025). 

    KPAI tidak turun langsung memberikan layanan psikologis, namun memastikan para pihak yang memiliki kewenangan seperti HIMPSI, APSIFOR, hingga unit PPA telah bergerak memberikan layanan tersebut di lapangan. 

    KPAI juga mencatat masih ada sejumlah wilayah terdampak yang sulit diakses, sehingga pendataan anak yang terdampak terus berkembang.

    Margareta menambahkan selain kebutuhan darurat, pemerintah juga wajib menjamin pemenuhan hak pendidikan bagi anak korban bencana. Termasuk di dalamnya pembebasan biaya pendidikan bagi anak yang rumahnya rusak berat atau kehilangan orang tua.

    “Ini tanggung jawab negara sebagaimana diatur dalam UU Perlindungan Anak. Pemerintah, masyarakat, orang tua, keluarga, dan lingkungan sekitar harus memastikan anak mendapatkan seluruh haknya,” tegasnya.

    KPAI akan terus melakukan pengawasan terhadap pemenuhan hak anak dalam situasi darurat, mulai dari keselamatan, kebutuhan dasar, pendampingan psikologis, hingga akses pendidikan.

    “Yang urgent adalah keselamatan, makanan, sandang, dan trauma healing. Setelah itu kami akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan pemenuhan hak berikutnya,” ujar Margareta.

  • Cak Imin Minta Dapur SPPG MBG Tak Gunakan Bahan Impor

    Cak Imin Minta Dapur SPPG MBG Tak Gunakan Bahan Impor

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meminta seluruh dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk program makan bergizi gratis (MBG) tidak lagi menggunakan bahan pangan impor. Ia menegaskan pentingnya memaksimalkan bahan baku lokal demi menciptakan ekosistem ekonomi baru di masyarakat.

    Permintaan tersebut disampaikan Cak Imin pada penganugerahan “SPPG Inspiradaya 2025” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (9/12/2025). Penghargaan ini diberikan kepada 20 SPPG yang dinilai berhasil mendorong produktivitas masyarakat dan membangun rantai pasok berbasis komunitas.

    “Inilah yang menjadi dorongan kita agar seluruh dapur-dapur MBG di seluruh Tanah Air, yang pertama, gunakan produktivitas komunitas di sekitar SPPG-nya. Jangan sekali-kali menggunakan produksi MBG, menggunakan bahan impor,” kata Cak Imin.

    Cak Imin mencontohkan masih banyak dapur SPPG yang menggunakan tepung tanpa mengetahui bahwa bahan tersebut berasal dari impor. Ia menyarankan agar sumber karbohidrat dapat diambil dari produk lokal.

    Ia juga menyoroti praktik baik dari beberapa daerah, seperti Papua yang memanfaatkan sagu, serta Maluku yang menggunakan singkong. Menurutnya, kebutuhan seperti susu juga bisa digantikan oleh inovasi pangan lokal yang lebih cepat dan mudah dikembangkan.

    “Inilah yang kita harapkan, sehingga SPPG itu berkah bagi orang di sekitarnya. Sehingga yang tidak pernah menanam menjadi penanam, kemudian dibeli oleh dapur SPPG,” ujarnya.

    Cak Imin meminta SPPG yang belum menerapkan penggunaan bahan pangan lokal untuk belajar dari 20 SPPG penerima penghargaan tersebut.

    “Kalau setahun ini dianggap sebagai penyesuaian, oke, teapi tolong ke depannya dirancang sedemikian rupa, sehingga tidak ada satu pun bahan impor di dalam pelaksanaan produksi makanan bergizi gratis,” tutur Cak Imin.

  • 5 Tips Merawat Lansia di Pengungsian agar Tetap Tenang dan Terlindungi

    5 Tips Merawat Lansia di Pengungsian agar Tetap Tenang dan Terlindungi

    Jakarta, Beritasatu.com – Tips atau tip merawat lansia di pengungsian menjadi hal krusial karena mereka termasuk kelompok paling rentan saat bencana terjadi.

    Kondisi fisik yang melemah, kebutuhan medis khusus, hingga mobilitas terbatas membuat lansia membutuhkan perhatian ekstra. Jika tidak ditangani dengan baik, risiko infeksi, stres, hingga kambuhnya penyakit kronis dapat meningkat.

    Oleh karena itu, perawatan lansia harus dilakukan secara komprehensif, sensitif, dan berorientasi pada kesehatan serta kenyamanan mereka seperti tips berikut ini.

    Tips Merawat Lansia di Pengungsian Pascabencana

    1. Evakuasi aman sebagai langkah awal

    Evakuasi merupakan tahap pertama yang sangat menentukan. Lansia harus dipindahkan dengan aman, terutama mereka yang menggunakan kursi roda, tongkat, atau memiliki penyakit tertentu.

    Tempat pengungsian idealnya mudah diakses, tidak licin, minim tangga, dan memungkinkan lansia bergerak tanpa hambatan. Setiap lansia sebaiknya memiliki pendamping atau anggota keluarga yang membantu memastikan kebutuhan mereka terpenuhi, termasuk makanan, obat-obatan, dan aktivitas harian.

    2. Memastikan kebutuhan dasar lansia terpenuhi

    Setibanya di lokasi pengungsian, kebutuhan dasar lansia harus segera dipastikan. Paket darurat sangat membantu, seperti obat harian, kacamata, alat bantu dengar, dokumen medis penting, pakaian hangat, hingga selimut.

    Lansia membutuhkan makanan bergizi yang mudah dicerna, air minum yang aman, serta sanitasi yang terjaga. Lingkungan yang kurang higienis dapat memicu infeksi kulit, penyakit pernapasan, atau gangguan pencernaan, risiko yang sangat tinggi pada kelompok lansia.

    3. Pemantauan kesehatan fisik secara rutin

    Banyak lansia memiliki penyakit kronis, seperti hipertensi, jantung, atau diabetes. Oleh karena itu, pemantauan kesehatan secara berkala sangat penting. Jika tenaga medis tersedia, lansia harus menjadi prioritas layanan.

    Obat-obatan yang habis perlu segera diganti, dan gejala baru tidak boleh diabaikan. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan perlahan atau melakukan peregangan membantu menjaga kebugaran tubuh selama masa pengungsian.

    4. Menjaga kesehatan mental dan emosional lansia

    Kesehatan psikologis lansia tidak kalah penting. Situasi bencana dapat memicu stres, kecemasan, hingga trauma, terutama jika mereka kehilangan rumah atau anggota keluarga. Suasana pengungsian yang penuh aktivitas dan bising dapat memperburuk kondisi mental mereka.

    Oleh karena itu, lansia membutuhkan area istirahat yang lebih tenang, perhatian dari keluarga, serta aktivitas sederhana yang membuat mereka merasa aman. Pendampingan emosional menjadi salah satu aspek penting dalam cara merawat lansia di pengungsian.

    5. Aksesibilitas dan prioritas layanan untuk lansia

    Kemudahan akses menjadi faktor penting yang menentukan kualitas perawatan. Relawan dan petugas posko perlu memberikan prioritas kepada lansia dalam antrean makanan, pemeriksaan kesehatan, maupun distribusi bantuan.

    Penyediaan jalur khusus, kursi roda, atau alat bantu jalan sangat membantu kelancaran aktivitas lansia. Bila fasilitas pengungsian belum ramah lansia, koordinasi tambahan dengan pihak berwenang perlu dilakukan agar area lebih inklusif dan aman bagi mereka.

    Keberhasilan tips merawat lansia di pengungsian bergantung pada kerja sama berbagai pihak, seperti keluarga, masyarakat, relawan, tenaga medis, hingga pemerintah.

    Lansia tidak hanya membutuhkan perlindungan fisik, tetapi juga penghargaan atas martabat dan peran mereka di keluarga. Dengan perawatan yang tepat, lansia dapat menjalani masa sulit ini dengan lebih aman, sehat, dan tetap merasa dihargai.