Author: Beritasatu.com

  • Rachel Maryam Puji Internet Darurat Gratis untuk Korban Bencana

    Rachel Maryam Puji Internet Darurat Gratis untuk Korban Bencana

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas sekaligus anggota DPR Rachel Maryam memberikan apresiasi atas langkah cepat Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) dan Starlink dalam menyediakan akses internet darurat gratis di wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

    “Saya bersyukur saat ini 95% jaringan internet di Sumatera Utara dan Sumatera Barat sudah kembali dalam hitungan hari. Saya sangat mengapresiasi langkah cepat dari ibu menteri dan Kementerian Komdigi,” ujar Rachel Maryam dikutip dari Instagram miliknya, Selasa (9/12/2025).

    Rachel Maryam menyoroti penyiagaan 10 titik internet darurat berbasis satelit, termasuk layanan dari Starlink, yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis. Menurutnya, akses ini sangat penting untuk koordinasi dan penyaluran bantuan di lokasi bencana.

    “Penanganan cepat di aspek komunikasi, koordinasi, dan penyaluran logistik darurat sangat membantu kerja penanggulangan bencana di sana,” tegasnya.

    Rachel Maryam berharap, Kementerian Komdigi terus meningkatkan kecepatan perbaikan jaringan komunikasi agar komunikasi antar pihak yang menyalurkan bantuan bisa berjalan lancar.

    “Di Sumatera Utara dan Sumatera Barat sudah ada 707 titik pemancar sinyal yang dioperasikan kembali. Ini patut diapresiasi. Semoga Komdigi terus menjadi amplifikator kinerja baik pemerintah, terutama dalam penanganan bencana,” tutupnya.

  • Luna Maya: 2026 Aku Hiatus untuk Program Anak!

    Luna Maya: 2026 Aku Hiatus untuk Program Anak!

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Luna Maya membuka kemungkinan untuk hiatus dari industri perfilman pada 2026 demi fokus menjalani program memiliki momongan.

    “Insyaallah tahun depan hiatus, karena memang punya rencana untuk program punya momongan,” kata Luna Maya dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Selasa (9/12/2025).

    Luna Maya menyebut, aktivitasnya di industri film memang terlihat padat karena beberapa proyek yang dikerjakan pada 2025 dijadwalkan tayang di tahun berikutnya. Namun, keputusan untuk jeda sudah dipikirkan matang.

    “Sebenarnya kalau bilang padat, bukan wewenang aku dan keputusanku. Kan, aku syutingnya enggak di tahun yang sama,” jelasnya.

    “Cuma memang, ada beberapa momen jadi filmnya tayang di tahun yang sama. Kayaknya, satu tahun ke depan iya (jeda),” jelasnya.

    Keputusan hiatus ini sekaligus menjadi momen bagi Luna Maya dan suaminya, Maxime Bouttier, untuk lebih fokus pada kehidupan pribadi mereka.

    Meski berniat beristirahat, Luna Maya tidak menutup pintu sepenuhnya untuk dunia hiburan. Ia mengaku, tetap bersedia mengambil proyek tertentu apabila temanya menarik dan memiliki nilai bisnis yang baik.

    “Kalau untuk main film yang temanya sama kayak horor-horor gitu, kayaknya sudah enggak. Namun, kalau yang datang temanya bagus mungkin diambil, karena memang sementara mikirnya bisnis dulu sama pribadi,” ungkapnya.

    Rencana Luna Maya untuk memiliki anak di 2026 menjadi sorotan publik. Banyak penggemar memberikan dukungan dan harapan yang baik untuk perjalanan barunya sebagai calon ibu.

    Keputusan hiatus ini sekaligus menunjukkan bagaimana Luna menyeimbangkan karier, bisnis, dan kehidupan keluarga, terutama setelah menikah dengan Maxime Bouttier.

  • Habib Jafar Ingatkan Maaf dan Terima Kasih untuk Korban Bencana

    Habib Jafar Ingatkan Maaf dan Terima Kasih untuk Korban Bencana

    Jakarta, Beritasatu.com – Donasi untuk korban bencana di Sumatera kembali menjadi sorotan publik. Habib Jafar Husein Al Hadar atau Habib Jafar menekankan pentingnya empati, meminta seluruh pejabat publik untuk menyampaikan permohonan maaf, serta menghargai bantuan yang diberikan.

    “Maaf, terima kasih,” ujar Habib Jafar dikutip dari Instagram miliknya, Selasa (9/12/2025).

    Habib Jafar menyebutkan, kehadiran donasi bukan sebatas dilihat dari segi materi tetapi hal itu yang dibutuhkan pada setiap kejadian bencana yang terjadi di Tanah Air.

    “Ada ‘donasi’ yang bukan materi tetapi utama, dan kita terkadang lupa,” ucapnya lagi.

    Selain itu, dirinya juga meminta kepada siapa pun untuk meminta maaf kepada Sumatera atas musibah yang dialami.

    “Yaitu berkata ‘Maaf’ pada korban di Sumatera,” lanjutnya.

    Habib Jafar juga menyadarkan manusia untuk selalu memiliki rasa bersyukur di setiap kehidupan.

    “Dan mengucap ‘Terima Kasih’ pada siapa saja yang sudah rela membantu bencana di Sumatera,” tutupnya.

    Habib Jafar mengingatkan soal maaf dan terima kasih mengenai korban bencana di Sumatera. – (Beritasatu.com/Instagram)

    Unggahan dari Habib Jafar itu menuai reaksi dari warganet. Bahkan, warganet meminta agar pada perayaan pergantian tahun baru untuk tidak merayakan dengan kemewahan mengingat ada masyarakat di Tanah Air yang terkena musibah.

    “Nanti, malam tahun baru enggak usah berpesta-pesta. Rasanya enggak pantas berpesta sedangkan saudara kita itu sedang kesusahan, kehilangan harta benda bahkan anggota keluarga,” tulis netizen.

    “Maafkan kami Sumatera, terima kasih juga donatur, semoga Allah membalas kebaikan kalian semua. Untuk Sumatera, semoga Allah mengangkat derajat kalian, memberikan kelapangan dada dan rejeki berlimpah setelah kejadian ini,” tulis netizen lagi.

    “Terima kasih habib yang senantiasa mengingatkan kepada kami,” tulis netizen.

    “Maafkan kami di sini masih bisa tidur di atas kasur, dan mendapatkan air bersih saudaraku semua,” tulis netizen lainnya.

    “Marilah kita isi pergantian tahun baru dengan doa secara bersama, kita menyalakan lilin dan tabur bunga. Bukan hanya untuk korban bencana tetapi RIP empati dari pemerintah yang lamban dan meremehkan bencana ini,” tulis netizen.

  • Keyakinan Konsumen Menguat pada November 2025

    Keyakinan Konsumen Menguat pada November 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi pada November 2025 tercatat meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, berdasarkan hasil survei Bank Indonesia (BI).

    Indeks keyakinan konsumen (IKK) pada bulan tersebut berada di level optimistis, yakni 124,0, lebih tinggi dari posisi Oktober sebesar 121,2.

    Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menjelaskan bahwa penguatan optimisme tersebut terutama didorong oleh membaiknya indeks kondisi ekonomi saat ini (IKE) dan indeks ekspektasi konsumen (IEK).

    “IKE dan IEK masing-masing meningkat menjadi 111,5 dan 136,6, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya,” ujar Denny dalam keterangannya, Selasa (9/12/2025)

    Jika dilihat berdasarkan kelompok pengeluaran, optimisme konsumen November 2025 naik pada seluruh kelompok, dengan IKK tertinggi ditemukan pada responden dengan pengeluaran di atas Rp 5 juta, yakni 130,6. Kelompok pengeluaran Rp 4,1 juta hingga Rp 5 juta berada di posisi berikutnya dengan indeks 126,9.

    Berdasarkan kelompok usia, seluruh rentang umur juga menunjukkan kenaikan keyakinan, dengan tingkat optimisme paling tinggi pada responden usia 20-30 tahun yang mencatatkan IKK sebesar 128,6.

    Adapun secara wilayah, peningkatan IKK terjadi di sebagian besar kota survei, terutama di Manado, Mataram, dan Medan

  • Gempa M 4,7 Landa Solok Sumatera Barat pada Dini Hari

    Gempa M 4,7 Landa Solok Sumatera Barat pada Dini Hari

    Jakarta, Beritasatu.com – Wilayah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, diguncang gempa bumi tektonik dengan magnitudo (M) 4,7 pada Rabu (10/12/2025) pukul 02.48 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesaran Sumani.

    Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang Suaidi Ahadi menjelaskan, episentrum gempa terletak di darat pada koordinat 0,99 derajat lintang selatan dan 100,71 derajat bujur timur. Lokasi tepatnya berada sekitar 18 km barat daya Kabupaten Solok, dengan kedalaman pusat gempa 10 km.

    “Dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman pusat gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat adanya aktifitas sesaran Sumani,” kata Suaidi Ahadi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/12/2025) dini hari.

    Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), getaran terasa kuat di wilayah Kabupaten Solok dengan intensitas III-IV modified mercalli intensity (MMI). Pada skala ini, getaran dirasakan nyata oleh banyak orang di dalam rumah terasa seakan-akan ada truk berlalu, dan pintu atau jendela dapat berbunyi.

    Guncangan juga dirasakan di Kota Padang dengan intensitas II-III MMI, di mana benda-benda ringan yang digantung mulai bergoyang. Sementara itu, di Sijunjung dan Sawahlunto, guncangan terasa lebih lemah, mencapai I-II MMI.

    Hingga saat berita ini disusun, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa utama. BMKG juga mencatat adanya satu gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo lebih kecil.

    “Hingga pukul 03.21 WIB, hasil monitoring BMKG terdapat satu gempa susulan pada pukul 03.11 WIB dengan magnitudo M 2,1,” tambah Suaidi.

    BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan selalu merujuk pada informasi resmi yang bersumber dari kanal komunikasi resmi BMKG yang telah terverifikasi.

  • OJK Dorong Literasi Keuangan Syariah lewat EPIKS di Pesantren

    OJK Dorong Literasi Keuangan Syariah lewat EPIKS di Pesantren

    Jakarta, Beritasatu.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar kegiatan Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (9/12/2025). Kegiatan ini sebagai upaya mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar.

    Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan, kegiatan EPIKS menjadi wadah pembelajaran yang berkelanjutan bagi santri, pengurus pesantren, hingga UMKM di sekitar pesantren untuk memahami produk keuangan syariah.

    “Kami di sini hadir, OJK bersama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) , dan juga Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk memberikan edukasi literasi tentang keuangan, plus inklusinya,” ujar Frederica atau yang akrab disapa Kiki.

    Ia menambahkan, EPIKS sebelumnya dikenal sebagai ekosistem pondok pesantren inklusi syariah, dan kini dikembangkan menjadi pusat literasi, inklusi, serta penguatan ekonomi berbasis syariah bagi pesantren dan komunitas sekitarnya.

    Selain itu, OJK bersama BEI dan BSI juga meresmikan Galeri Investasi Syariah di lingkungan pondok pesantren Minhaajurrosyidiin yang merupakan pertama di wilayah Jabodebek. Kiki menyebut, ini menjadi langkah penting untuk mendekatkan akses pasar modal syariah kepada pesantren.

    “Jadi EPIKS ini suatu proposal yang luar biasa, di mana kita melihat pondok pesantren juga sangat terbuka untuk belajar tentang literasi inklusi keuangan syariah, baik itu perbankan syariah, maupun investasi syariah dan juga produk-produk keuangan lainnya,” imbuhnya.

    Ketua Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin Chailrul Baihaqi, mengapresiasi penyelenggaraan EPIKS yang disebutnya membawa perubahan besar. Kini pesantren telah beralih dari manual menuju layanan keuangan digital seperti penggunaan smart card bagi santri.

    “Terima kasih untuk OJK, kemudian BSI, dan juga dari Bursa Efek Indonesia, untuk menghadiri pondok pesantren. Semoga ini menjadi satu gerakan yang masif untuk menjadikan pondok pesantren modern,” tutur Chairul.

    Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik, menambahkan bahwa pembukaan galeri investasi syariah di pesantren merupakan bagian dari komitmen BEI meningkatkan inklusi pasar modal syariah.

    Dari sisi BEI, saat ini terdapat 980 galeri investasi di Indonesia, 147 di antaranya merupakan galeri syariah. Dan galeri di ponpes Minhaajurrosyidiin merupakan galeri syariah pertama di Jabodebek yang berada di pesantren.

    “Kita akan sama-sama meningkatkan kesejahteraan dari santri, guru, dan masyarakat sekitar untuk menikmati pertumbuhan pasar modal syariah,” sebut Jeffrey.

    Acara tersebut turut dihadiri Ketua OJK Jabodebek Edwin Nurhadi, Wadirut Bank Syariah Indonesia Bob Tyasika Ananta, serta berbagai santri dan santriwati dari berbagai pondok pesantren di wilayah Jabodebek.

    OJK mencatat bahwa angka literasi keuangan berada pada angka 66,46% dan inklusi 80%. Sementara literasi keuangan syariah baru mencapai 43%, naik signifikan dari 9% sebelumnya, namun tingkat inklusinya masih rendah di angka 13%.

    Oleh karena itu, OJK menilai kegiatan seperti EPIKS dan pembukaan galeri investasi syariah di pesantren penting untuk memperluas pemahaman sekaligus mendorong pemanfaatan produk keuangan syariah di masyarakat.

  • Banjir Sumatera: Kemenhut Izinkan Kayu Hanyut untuk Kebutuhan Darurat

    Banjir Sumatera: Kemenhut Izinkan Kayu Hanyut untuk Kebutuhan Darurat

    Padang, Beritasatu.com — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengizinkan pemanfaatan kayu hanyut yang terbawa banjir di Sumatera untuk kebutuhan darurat guna mempercepat proses pemulihan di tiga provinsi terdampak. Kebijakan ini tetap harus mengikuti mekanisme resmi agar tidak disalahgunakan.

    Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) Kemenhut Laksmi Wijayanti menjelaskan tumpukan material kayu di lokasi bencana dapat digunakan untuk keperluan darurat selama tetap mengedepankan aspek legalitas dan mencegah praktik curang di lapangan.

    “Pemanfaatan kayu hanyutan untuk penanganan darurat bencana, rehabilitasi, pemulihan pascabencana, serta dukungan material bagi masyarakat terdampak dapat dilakukan dengan asas keselamatan rakyat dan kemanusiaan,” ujar Laksmi, Selasa (9/12/2025)

    Namun, ia menegaskan  pemanfaatan tersebut tidak berlangsung bebas. Kayu yang terbawa arus banjir tetap memiliki status legal yang harus dipatuhi.

    Menurut Laksmi, kayu hanyut tersebut dapat dikategorikan sebagai kayu temuan yang mekanisme penanganannya wajib mengacu pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Dengan demikian, setiap pemanfaatan harus menjunjung prinsip ketelusuran dan keterlacakan.

    Setiap penyaluran kayu juga harus melalui prosedur pelaporan dan pencatatan resmi agar tidak membuka peluang terjadinya pembalakan liar atau pencucian kayu dengan memanfaatkan situasi bencana.

    Kemenhut memastikan proses pendistribusian kayu dilakukan secara lintas lembaga. “Penyaluran pemanfaatan kayu hanyutan untuk penanganan dan pemulihan pascabencana diselenggarakan secara terpadu antara Kementerian Kehutanan, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta unsur aparat penegak hukum,” jelas Laksmi.

    Pendekatan terpadu ini diperlukan untuk menghindari tumpang tindih kewenangan dan memastikan material kayu benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Selain itu, pemerintah mengambil langkah tegas untuk mencegah penyimpangan dalam situasi darurat. “Kegiatan pemanfaatan dan pengangkutan kayu bulat dari lokasi hutan di tiga provinsi tersebut dihentikan sementara sampai ada ketentuan lebih lanjut,” kata Laksmi.

    Penghentian sementara ini bertujuan mencegah penebangan liar yang mungkin disamarkan sebagai kayu hanyut, sekaligus memastikan sumber kayu yang beredar tetap jelas dan terverifikasi.

    Kayu yang terseret banjir menjadi salah satu sumber material penting untuk mempercepat rekonstruksi, mengingat akses logistik menuju wilayah terdampak masih terbatas. Namun, pemerintah menegaskan bahwa seluruh pemanfaatan harus berada di bawah pengawasan ketat.

    Dengan mengedepankan aspek kemanusiaan, transparansi, dan penegakan aturan, pemerintah berupaya memastikan setiap batang kayu benar-benar bermanfaat bagi masyarakat terdampak, bukan menjadi celah bagi pihak yang ingin mengambil keuntungan dari bencana.

  • Kemenhut: Gelondongan Kayu di Lampung Bukan dari Banjir Sumatera

    Kemenhut: Gelondongan Kayu di Lampung Bukan dari Banjir Sumatera

    Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan gelondongan kayu yang ditemukan di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, bukanlah kayu yang berasal dari banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kemenhut dan Polda Lampung sudah mengecek langsung keberadaan gelondongan kayu tersebut.

    “Kayu yang ditemukan di Lampung bukan kayu hanyut akibat banjir di Sumatera. Polda Lampung dan Balai PHL Lampung (Kemenhut) sudah mengecek keberadaan kayu terdampar dari kapal di pantai Pesisir Barat, Propinsi Lampung,” ujar Direktur Iuran dan Penatausahaan Hasil Hutan Kemenhut, Ade Mukadi kepada wartawan, Selasa (9/12/2025).

    Ade menjelaskan kayu berasal dari kecelakan kapal tagboot kayu dari Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan atau PBPH (sebelumnya Hak Pengusahaan Hutan atau HPH) PT Minas Pagai Lumber di Mentawai. Izin diberikan menteri kehutanan atas areal hutan produksi melalui izin SK.550/1995 tanggal 11 Oktober 1995 dan telah dilakukan perpanjangan di tahun 2013 sesuai SK.502/Menhut-II/2013 tanggal 18 Juli 2013.

    “Mesin tagboot mati dan terkena badai sejak 6 November 2025 sehingga ada banyak kayu yang jatuh dari tagboot tersebut,” jelas Ade.

    Lebih lanjut, Ade membenarkan adanya barcode yang terdapat pada label kayu tersebut. Menurut Ade, adanya barcode tersebut mencegah terjadinya pembalakan liar atau illegal logging.

    “Barcode di kayu adalah penanda sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK) yang  dicek keabsahan atau asal usul sumber kayu, traceability system untuk mencegah illegal logging,” pungkas Ade.

  • Puan: Pemerintah Belum Butuh Bantuan Asing Tangani Bencana Sumatera

    Puan: Pemerintah Belum Butuh Bantuan Asing Tangani Bencana Sumatera

    Jakarta, Beritasatu.com – Ketua DPR Puan Maharani memastikan pemerintah masih sanggup menangani bencana yang melanda Aceh dan Sumatera. Untuk itu Puan mendukung langkah pemerintah yang saat ini belum membuka bantuan internasional untuk bencana yang melanda Aceh dan Sumatera.

    “Memang sekarang pemerintah sudah menurunkan semua sumber daya untuk membantu wilayah yang terkena musibah jadi memang kita fokuskan dahulu bantuan dari internal pemerintah saja,” katanya kepada wartawan Selasa (9/12/2025).

    Puan menambahkan, bantuan pemerintah ke korban banjir Sumatera masih tercukupi. Dia yakin penanganan banjir Sumatera masih belum membutuhkan bantuan asing.

    “Kita fokus dari pemerintah dahulu karena memang bantuan sampai saat ini masih tercukupi,” kata dia.

    Di sisi lain, Puan secara khusus meminta anggota dewan untuk turun langsung ke Aceh, Sumatera Utara serta Sumatera Barat, utamanya bagi DPR yang mempunyai dapil di tiga wilayah tersebut.

    “Kemudian teman-teman yang nantinya akan datang membantu sekarang juga sudah bersiap-siap datang ke sana,” ungkap dia.

    Sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan pemerintah Indonesia menolak asing menangani bencana banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

    Ia menegaskan secara keseluruhan, pemerintah pusat tetap menangani penanggulangan bencana di Sumatera secara mandiri.

    Menurutnya, dengan dukungan peralatan dari matra darat, laut, dan udara, serta logistik dan tenaga medis yang dianggap cukup, pemerintah yakin proses penanganan darurat dapat terus berlangsung secara efektif.

  • Disebut Jalan Ngangkang, Olla Ramlan: Jahatnya Mulut Manusia!

    Disebut Jalan Ngangkang, Olla Ramlan: Jahatnya Mulut Manusia!

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Olla Ramlan buka suara menanggapi kabar miring yang menyebut dirinya berjalan dengan kedua kaki terbuka atau ngangkang.

    Momen Olla Ramlan berjalan ngangkang yang viral itu terjadi saat ia berada di Kuala Lumpur, Malaysia, bersama Tristan Molina. Cara jalannya itu kemudian terekam video dan viral di media sosial.

    Pada sejumlah video yang berseliweran di medsos, terlihat cara berjalan Olla Ramlan memang terlihat terbuka lebar.

    Tidak ingin menjadi bola liar, Olla Ramlan pun buka suara terkait video viral tersebut.

    Olla Ramlan buka suara terkait tudingan terhadap dirinya yang disebut berjalan ngangkang yang beredar di media sosial. – (Beritasatu.com/Instagram)

    “Hahahaha…aku enggak peduli susi!” tegas Olla Ramlan dikutip dari Instagram miliknya, Selasa (9/12/2025).

    Olla Ramlan menegaskan, dirinya terpaksa berjalan seperti pada video yang menjadi viral akibat bagian tumitnya sedang mengalami lecet.

    “Tensoplaas ku jelass padahal,” ungkapnya.

    Ia menyayangkan atas tuduhan yang tidak mendasar itu menjadi viral di media sosial.

    “Jahatnya mulut manusia, bukan aku yang balas kok,” tutupnya.