Author: Beritasatu.com

  • Merasa Dijebak, Inara Rusli Pilih Mundur Jadi Istri Insanul Fahmi

    Merasa Dijebak, Inara Rusli Pilih Mundur Jadi Istri Insanul Fahmi

    Jakarta, Beritasatu.com –  Inara Rusli telah menyatakan secara terbuka dirinya berniat mundur dari statusnya sebagai istri Insanul Fahmi lantaran mengaku telah dijebak oleh Insanul Fahmi. Kuasa hukum Inara, Marissya Icha mengatakan keputusan itu diambil setelah Inara merasa dibohongi terkait rencana pernikahan siri yang ternyata melibatkan poligami.

    “Dia (Inara Rusli) bilang sama saya dia akan mundur dan sudah menyudahi (pernikahan dengan Insanul Fahmi) karena aku merasa terjebak karena harus dipoligami,” ungkap Marrisya mengutip kanal YouTube Star 7 Channel, Kamis (11/12/2025).

    “Dia sempat konsultasi mau menghubungi Mawa dan bilang dia enggak ada apa-apa dan dia juga jadi korban Insanul Fahmi. Dan dia juga tidak ingin ada perempuan lain yang tersakiti, karena dia juga sudah pernah merasakan bagaimana sakitnya dahulu ada wanita lain dalam kehidupan rumah tangganya,” tegasnya.

    Selain itu, pelaporan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan yang dilakukan Insanul Fahmi menjadi bukti keseriusannya untuk tidak dipoligami dan melindungi wanita lain dari rasa sakit yang sama.

    “Kenapa Inara melaporkan dengan pasal 378 dengan barang bukti identitas KTP terlapor yang dinyatakan single, lalu saksi-saksi yang menyatakan Insanul ini memang single dan dokumen lainnya,” tambah Marissya. 

    Meski begitu, hingga kini Insanul Fahmi masih tetap ingin menjadi suami dari Inara alias tidak mau bercerai. Marissya menyebutkan, keluarga Insanul juga mendukung niatan ayah satu orang anak tersebut, namun Inara tetap teguh ingin mundur.

    “Insan masih memperjuangkan hubungannya dengan Inara. Saya juga sudah sempat ketemu sama keluarganya Insan.  Saya enggak bisa sebutin siapa yang pada intinya mendukung Insan masih dengan Inara, namun Inara keukeuh ingin mundur,” tandasnya.

  • OJK Beri Relaksasi Kredit bagi Debitur Terdampak Bencana Sumatera

    OJK Beri Relaksasi Kredit bagi Debitur Terdampak Bencana Sumatera

    Jakarta, Beritasatu.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi keringanan kredit bagi debitur yang terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Relaksasi kredit itu mulai dari kemudahan restrukturisasi hingga penilaian kualitas kredit yang lebih longgar.

    Kebijakan tersebut ditetapkan pada rapat dewan komisioner OJK di Jakarta, Rabu (10/12/2025). OJK memberi keringanan kredit pasca pengumpulan data di wilayah bencana, serta asesmen yang menunjukkan bencana memengaruhi perekonomian daerah dan kemampuan membayar para debitur.

    “Pemberian perlakuan khusus kredit itu dilakukan sebagai bagian dari mitigasi risiko agar bencana tidak berdampak sistemik, serta untuk mendukung percepatan pemulihan aktivitas ekonomi daerah,” ungkap OJK dalam keterangan resmi, Kamis (11/12/2025).

    OJK menjelaskan, tata cara perlakuan khusus terhadap kredit atau pembiayaan perbankan, Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK Lainnya (PVML) yang diberikan kepada debitur terdampak bencana mengacu pada POJK Nomor 19 Tahun 2022.

    Aturan tersebut tentang Perlakuan Khusus untuk Lembaga Jasa Keuangan pada Daerah dan Sektor Tertentu di Indonesia yang Terkena Dampak Bencana (POJK Bencana).

    Adapun perlakuan khusus atas kredit/pembiayaan kepada debitur yang terkena dampak bencana mencakup :

     Penilaian kualitas kredit hanya berdasarkan ketepatan bayar untuk plafon hingga Rp 10 miliar.Penetapan kualitas lancar bagi kredit yang direstrukturisasi, baik kredit sebelum maupun sesudah debitur terkena bencana. Untuk LPBBTI, restrukturisasi harus mendapat persetujuan dari pemberi dana.Pemberian pembiayaan baru bagi debitur terdampak, dengan penilaian kualitas kredit yang dipisahkan dari kredit sebelumnya (tidak memakai prinsip one obligor).

    OJK mengatakan bahwa penetapan kebijakan relaksasi kredit di daerah terdampak bencana tersebut berlaku dalam jangka waktu hingga tiga tahun sejak ditetapkan pada 10 Desember 2025.

    Otoritas juga telah meminta seluruh perusahaan asuransi dan reasuransi agar segera mengaktifkan mekanisme tanggap bencana dalam rangka memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha di wilayah bencana.

    Selain itu, industri asuransi perlu menyederhanakan proses klaim, melakukan pemetaan polis terdampak, menjalankan disaster recovery plan bila diperlukan, memperkuat komunikasi dan layanan kepada nasabah, serta berkoordinasi dengan BNPB, BPBD, dan reasuradur,  termasuk menyampaikan laporan perkembangan penanganan klaim secara berkala kepada OJK.
     

  • Dituding Langgar Masa Iddah, Richa Novisha: Kami Butuh Nafkah!

    Dituding Langgar Masa Iddah, Richa Novisha: Kami Butuh Nafkah!

    Jakarta, Beritasatu.com – Istri mendiang Gary Iskak, Richa Novisha buka suara perihal dirinya diduga mengindahkan masa iddah karena masih dalam suasana duka akibat suaminya meninggal dunia kecelakaan motor tunggal di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan.

    Meski masa iddah belum selesai, tetapi Richa Novisha terlihat sudah kembali beraktivitas untuk mencari uang demi keberlangsungan hidup anak-anaknya.

    Kesibukan Richa Novisha tersebut menuai kritikan dari warganet. Di mana, warganet menilai bahwa dirinya harus lebih mendalami ajaran agama Islam yang dianutnya. Kritikan dari warganet itu diunggah oleh Richa Novisha

    “Assalammualikum Mbak Icha, mohon maaf sebelumnya sekedar mengingatkan sebagai sesama muslim. Adanya masa iddah untuk perempuan ditinggal suami yaitu 4 bulan 10 hari merupakan perintah dalam Al-Quran. Hanya boleh keluar rumah untuk suatu yang urgent saja, bahkan berdandan juga tidak boleh. Bisa ditanyakan ke para ustaz, mohon maaf jika saya lancang,” tulis netizen.

    “Mba Icha, maaf banget ya. Jangan mutar-mutar televisi dahulu karena lagi masa iddah, nanti dihujat. Tunggu selesai masa iddah selesai kan katanya mengerti agama Islam. Aku nge-fans sama mba dan almarhum. Namun, please deh tahan dahulu ya mbak untuk mendapatkan undangan televisi,” tulis netizen lainnya.

    “Assalammualaikum Kak Icha. Maaf, tahu masa iddah enggak? Kalau sudah pisah sama suami karena meninggal? Coba pelajari dahulu ilmunya, saya sesama muslim hanya mengingatkan,” tulis netizen.

    Richa Novisha buka suara mengenai dirinya dituding melanggar masa iddah yang memiliki langsung bekerja setelah suaminya, Gary Iskak meninggal akibat kecelakaan motor. – (Beritasatu.com/Instagram)

    Mendapat kritikan dari warganet, Richa Novisha pun buka suara. Ia memilih untuk berbicara melalui Instagram miliknya.

    “Saya tahu, saya paham posisi saya masih dalam masa iddah. Mohon maaf, saya keluar adalah untuk mencari nafkah dan bukan untuk hal-hal yang kurang penting,” kata Richa Novisha, Kamis (11/12/2025).

    Richa Novisha mengatakan, pekerjaan yang dilakukan masih berkaitan dengan dunia entertainment yang membesarkan namanya.

    “Pekerjaan saya di bidang entertainment, seni, dan media. Jadi, inilah pekerjaan yang saya bisa kerjakan untuk hidup saya dan anak-anak,” katanya.

    Ia meminta agar warganet bisa memahami kondisinya yang sudah ditinggal pergi suaminya untuk selamanya.

    “Tolong, sebelum kalian berkomentar maka ada baiknya mencoba melihat dari sisi yang lain,” lanjutnya.

    “Terima kasih atas perhatiannya ya dan tolong jangan meributkan hal-hal yang kurang seperti ini. Hidup saya lagi proses untuk berdamai dengan keadaan. Biarkan almarhum tenang di sana,” tutupnya.

  • Kabar Terbaru, Sri Mulyani Jadi Pengajar di Universitas Oxford

    Kabar Terbaru, Sri Mulyani Jadi Pengajar di Universitas Oxford

    London, Beritasatu.com – Setelah tidak lagi menjabat sebagai menteri keuangan, Sri Mulyani Indrawati memberikan kabar terbaru mengenai kiprahnya. Ia kini bekerja sebagai pengajar di Universitas Oxford, Inggris, sekaligus menerima World Leaders Fellowship 2026 di Blavatnik School of Government.

    World Leaders Fellowship merupakan program yang dirancang bagi para pemimpin global yang tengah memasuki transisi karier setelah memimpin negara atau institusi publik besar.

    Dalam program ini, Sri Mulyani akan berbagi pengalaman kepada para pemimpin dunia masa kini dan mendatang.

    Ia akan berperan dalam pendampingan mahasiswa dan alumni, mengikuti pertemuan para pemimpin global, serta mengeksplorasi pendekatan inovatif dalam pemerintahan.

    Dalam pernyataannya, Sri Mulyani mengungkapkan rasa bangganya mendapat kesempatan tersebut.

    “Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk bergabung sebagai World Leaders Fellow di Universitas Oxford. Saya berharap dapat berkontribusi secara bijaksana, berbagi pengalaman sambil terus belajar, dan mendukung generasi pembuat kebijakan berikutnya,” kata Sri Mulyani dalam keterangan resminya yang dikutip dari website resmi Blavatnik School of Goverment University Oxford, Selasa (11/12/2025).

    Dekan pendiri Blavatnik School, Ngaire Woods menyatakan kegembiraannya atas bergabungnya Sri Mulyani.

    “Kami sangat senang Sri Mulyani bergabung untuk berbagi pengalaman dalam pembuatan kebijakan ekonomi global… Mahasiswa kami dari lebih 60 negara akan sangat beruntung bisa belajar darinya,” ujarnya.

    Diketahui, Sri Mulyani adalah Menteri Keuangan pertama yang menjabat di bawah tiga Presiden Indonesia secara berturut-turut. Pada 2018, ia dinobatkan sebagai menteri terbaik di dunia.

    Di Bank Dunia, ia pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana dan Chief Operating Officer, bertanggung jawab atas operasional global dan bekerja dengan berbagai negara untuk mengatasi tantangan pembangunan.

    Sri Mulyani akan menjalani Fellowship selama satu tahun, yang menjadi babak baru dalam perjalanan panjangnya di dunia kebijakan publik dan kepemimpinan global.

  • Mengenal Harbolnas, Sejarah Awal dan Perkembangannya di Indonesia

    Mengenal Harbolnas, Sejarah Awal dan Perkembangannya di Indonesia

    Jakarta, Beritasatu.com – Hari belanja online nasional (Harbolnas) kini menjadi tradisi tahunan yang dinantikan banyak konsumen di Indonesia.

    Setiap tanggal 12 Desember, berbagai platform e-commerce menghadirkan promo besar-besaran yang membuat aktivitas belanja online mencapai puncaknya.

    Namun, di balik kemeriahan diskon tersebut, terdapat perjalanan panjang yang berawal dari semangat untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap transaksi digital serta memperkuat fondasi industri e-commerce nasional.

    Awal Mula dan Latar Belakang Harbolnas

    Gagasan mengenai Harbolnas pertama kali muncul pada 2012, ketika industri e-commerce di Indonesia masih dalam tahap bertumbuh.

    Pada masa itu, kepercayaan publik terhadap transaksi online masih rendah. Banyak calon pembeli merasa ragu karena kekhawatiran terkait keamanan pembayaran, kualitas produk, hingga risiko penipuan.

    Melihat tantangan ini, para pelaku e-commerce akhirnya berkolaborasi untuk menciptakan sebuah ajang besar yang dapat meningkatkan literasi digital dan memberikan pengalaman berbelanja online yang aman serta menguntungkan.

    Inisiatif ini dirancang sebagai gerakan edukatif untuk memperkenalkan kemudahan transaksi digital sekaligus mendorong konsumen agar lebih percaya dengan sistem belanja online.

    Pelaksanaan Pertama pada 2012

    Harbolnas resmi digelar pertama kali pada 12 Desember 2012 dan kemudian dikenal luas sebagai momentum 12.12.

    Pada perhelatan perdananya, hanya beberapa platform e-commerce yang ikut serta. Meski begitu, antusiasme publik sudah terlihat, dan konsep diskon besar-besaran selama satu hari penuh menjadi daya tarik utama.

    Pemilihan tanggal 12.12 bukan tanpa alasan. Kombinasi angka kembar dianggap mudah diingat serta memberikan kesan unik untuk menandai sebuah momen spesial.

    Selain itu, periode menjelang akhir tahun dinilai strategis karena berdekatan dengan musim liburan dan masa gajian, sehingga mendorong peningkatan minat belanja.

    Kesuksesan tahun pertama menjadi titik awal pertumbuhan besar bagi Harbolnas. Pada 2013, jumlah peserta meningkat drastis hingga mencapai 22 e-commerce.

    Tahun-tahun berikutnya, jumlah mitra yang terlibat semakin bertambah, tidak hanya dari kalangan e-commerce tetapi juga perusahaan logistik, perbankan, hingga media massa.

    Kolaborasi multipihak ini membuat ekosistem Harbolnas semakin kuat. Infrastruktur logistik ditingkatkan, sistem pembayaran digital diperbaiki, dan berbagai inovasi pemasaran pun bermunculan.

    Secara bertahap, konsumen yang awalnya ragu mulai terbiasa dan merasa aman berbelanja secara digital. Harbolnas pun menjadi momentum penting yang mampu mengubah pola konsumsi masyarakat Indonesia.

    Untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan acara ini, Harbolnas mendapatkan dukungan penuh dari berbagai asosiasi industri digital, salah satunya Asosiasi E-commerce Indonesia (IdEA).

    Kehadiran asosiasi memberikan standar yang jelas mengenai keamanan transaksi, transparansi diskon, hingga kredibilitas penyelenggaraan.

    Konsistensi pelaksanaan setiap tahun pada tanggal 12.12 menjadikan Harbolnas sebuah identitas yang melekat dalam kalender belanja nasional.

    Momen ini bukan hanya menjadi ajang bagi konsumen untuk mendapatkan penawaran terbaik, tetapi juga menjadi agenda penting bagi para pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan.

    Dampak Harbolnas terhadap Ekonomi Digital

    Harbolnas terbukti memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Dalam kurun waktu 24 jam, omzet e-commerce dapat meningkat berkali-kali lipat. Selain itu, banyak UMKM yang memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan produk mereka kepada pasar yang lebih luas.

    Tidak hanya mendorong penjualan, Harbolnas juga berfungsi sebagai tolak ukur kesiapan infrastruktur digital Indonesia.

    Mulai dari kecepatan layanan logistik, keamanan transaksi, hingga teknologi pembayaran diuji selama periode ini.

    Keberhasilan penyelenggaraan tahun demi tahun memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar sebagai salah satu pasar e-commerce paling dinamis di Asia.

    Sejak pertama kali digagas pada 2012, Harbolnas telah berkembang pesat dari sebuah kampanye edukasi menjadi perayaan belanja terbesar di Indonesia.

    Kehadirannya bukan hanya menawarkan promo, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi digital dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap transaksi online.

    Dengan perkembangan yang terus berlanjut, harbolnas diprediksi tetap menjadi momen penting yang mendorong pertumbuhan industri e-commerce di masa mendatang.

  • Rhenald Kasali Ungkap Potensi dan Risiko AI bagi UMKM

    Rhenald Kasali Ungkap Potensi dan Risiko AI bagi UMKM

    Jakarta, Beritasatu.com – Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Rhenald Kasali menilai adopsi kecerdasan buatan (AI) akan membuka peluang baru bagi pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    Namun, pada saat yang sama keberadaan AI juga menimbulkan risiko baru yang harus dihadapi oleh UMKM.

    “Sebenarnya, usaha kecil dan menengah, yang merupakan tulang punggung sebagian besar ekonomi, menghadapi peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kerentanan yang signifikan,” kata Rhenald seperti dilansir dari Antara, Kamis (11/12/2025).

    Menurutnya, platform digital memberikan jangkauan nasional atau global secara langsung. Pemanfaatan teknologi AI yang tepat, lanjutnya, dapat meningkatkan produktivitas hingga melibatkan pelanggan secara langsung melalui berbagai inovasi pengusaha.

    “Namun, di sisi lain, kerentanan tetap mendalam, seperti misalnya soal asimetri data. Platform mengumpulkan kumpulan data perilaku yang sangat besar, sementara UMKM hanya menerima wawasan yang terbatas,” ujar dia.

    Selain itu, Rhenald juga menyoroti bagaimana algoritma dalam platform digital menimbulkan bias pencarian hingga penetapan harga algoritmik yang tidak transparan.

    “Selanjutnya, ada juga risiko ketergantungan. Ini karena platform mengintegrasikan logistik, pembayaran, dan periklanan, sehingga UMKM menjadi semakin bergantung pada sistem yang tidak mereka kendalikan,” kata dia.

    Pendiri Rumah Perubahan itu menilai sistem yang mengandalkan otomasi dapat menciptakan hasil yang diskriminatif atau eksklusif, sehingga berdampak bagi persaingan usaha.

    “Untuk itu, memastikan bahwa UMKM dapat bersaing secara adil dan terbuka saat ini adalah misi utama organisasi dan otoritas di seluruh dunia,” ujarnya.

    Lebih jauh, Rhenald mengatakan penting bagi para pemangku kepentingan seperti regulator hingga akademisi untuk memperkuat peran masing-masing guna mendorong penegakan hukum, tata kelola, serta kerja sama di era digital saat ini.

    “Mari kita atasi kompleksitas ini bersama-sama. Mari kita bangun kerangka kerja regulasi yang memberdayakan inovasi, bukan membatasinya. Mari kita pastikan bahwa era AI menjadi era peluang bersama, sumber daya bersama, dan data bersama,” kata Rhenald.

  • OJK Tetapkan Perlakuan Khusus bagi Korban Bencana Aceh-Sumatera

    OJK Tetapkan Perlakuan Khusus bagi Korban Bencana Aceh-Sumatera

    Jakarta, Beritasatu.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan kebijakan khusus terkait kredit dan pembiayaan bagi debitur yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Kebijakan ini lahir setelah OJK melakukan rapat Dewan Komisioner pascapengumpulan data di wilayah terdampak, yang menunjukkan bencana tersebut memengaruhi perekonomian lokal dan kemampuan debitur untuk membayar kewajibannya.

    Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, M Ismail Riyadi, menyatakan kebijakan ini bertujuan memitigasi risiko sistemik sekaligus mendukung percepatan pemulihan ekonomi daerah terdampak.

    “Perlakuan khusus bagi kredit dan pembiayaan yang diberikan perbankan, Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya (PVML) mengikuti POJK Nomor 19 Tahun 2022 tentang Perlakuan Khusus bagi Lembaga Jasa Keuangan pada Daerah dan Sektor Tertentu yang Terdampak Bencana,” kata Ismail dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/12/2025).

    Ismail menjelaskan, perlakuan khusus mencakup beberapa hal, antara lain:

    Penilaian kualitas kredit atau pembiayaan berdasarkan ketepatan pembayaran (one pillar) untuk plafon sampai Rp 10 miliar.Penetapan status lancar bagi kredit/pembiayaan yang direstrukturisasi. Restrukturisasi dapat dilakukan pada pembiayaan yang disalurkan sebelum maupun sesudah debitur terdampak bencana.Untuk Penyelenggara LPBBTI, restrukturisasi dilakukan setelah mendapat persetujuan pemberi dana.Pemberian kredit atau pembiayaan baru kepada debitur terdampak dengan penetapan kualitas terpisah untuk kredit/pembiayaan/penyediaan dana baru, tanpa menerapkan one obligor.Kebijakan ini berlaku selama tiga tahun sejak ditetapkan pada 10 Desember 2025.

    Selain itu, OJK meminta seluruh perusahaan asuransi dan reasuransi untuk segera mengaktifkan mekanisme tanggap bencana. Langkah-langkah yang disarankan meliputi penyederhanaan proses klaim, pemetaan polis terdampak, pelaksanaan disaster recovery plan jika diperlukan, penguatan komunikasi dan layanan kepada nasabah, serta koordinasi dengan BNPB, BPBD, dan easuradur.

    “Perusahaan asuransi juga wajib menyampaikan laporan perkembangan penanganan klaim secara berkala kepada OJK,” tutup Ismail.

  • Mengapa Harbolnas Bikin Orang Boros? Ini Penjelasan Psikologinya

    Mengapa Harbolnas Bikin Orang Boros? Ini Penjelasan Psikologinya

    Jakarta, Beritasatu.com – Setiap tahun, momen hari belanja online nasional (Harbolnas) selalu berhasil menarik perhatian jutaan konsumen.

    Diskon besar-besaran, voucer terbatas, hingga gratis ongkir membuat banyak orang tergoda untuk belanja lebih banyak dari yang direncanakan.

    Fenomena ini bukan sekadar perilaku impulsif semata, tetapi ada aspek psikologis yang bekerja di baliknya. Memahami psikologi diskon dapat membantu masyarakat belanja lebih bijak dan terhindar dari penyesalan setelah checkout.

    Lantas, apa alasannya Harbolnas bisa membuat seseorang menjadi boros? Berikut penjelasan psikologisnya!

    Efek Fear of Missing Out (FOMO)

    Salah satu alasan utama Harbolnas membuat orang kalap belanja adalah efek FOMO. Ketika platform menampilkan countdown waktu, stok terbatas, atau tulisan “tersisa tiga lagi”, otak merasa seolah kesempatan itu tidak akan datang dua kali.

    Rasa takut ketinggalan inilah yang mendorong konsumen membuat keputusan cepat tanpa berpikir panjang. FOMO juga dipicu oleh notifikasi flash sale dan rekomendasi barang yang seakan-akan selalu “hampir habis”, membuat pembeli merasa perlu bertindak segera.

    Harga Diskon Mengubah Cara Otak Menilai Nilai Barang

    Secara psikologis, harga yang ditampilkan sebagai “harga awal” dan “harga diskon” menciptakan anchoring effect. Otak menjadikan harga awal sebagai patokan, lalu melihat harga diskon sebagai peluang besar.

    Walaupun sebenarnya harga akhir bisa saja mendekati harga normal di hari-hari biasa, konsumen tetap merasa mendapatkan keuntungan. Strategi ini memanipulasi persepsi nilai sehingga orang rela membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

    Sensasi Mendapatkan Keuntungan Membuat Otak Lepas Dopamin

    Fenomena belanja saat diskon berkaitan dengan pelepasan hormon dopamin atau zat kimia yang mengatur rasa senang dan puas.

    Setiap kali mendapatkan voucer, berhasil checkout barang flash sale, atau melihat harga yang dianggap murah, otak memberikan “reward” berupa sensasi bahagia.

    Itulah sebabnya banyak orang merasa belanja online seperti permainan, ada tantangan, ada hadiah, dan ada rasa puas ketika menang. Kombinasi dopamin inilah yang sering memicu perilaku belanja berlebihan.

    Strategi Marketing yang Menyerang Emosi Konsumen

    Platform e-commerce memahami betul bagaimana psikologi diskon bekerja. Karena itu, mereka menerapkan berbagai strategi pemasaran yang dirancang khusus untuk memicu tindakan impulsif. Misalnya:

    Notifikasi pengingat yang muncul terus-menerus.Bundle promotion, membuat orang merasa lebih untung membeli dua item sekaligus.Gratis ongkir minimal belanja, mendorong orang menambah keranjang agar memenuhi syarat.Gamifikasi, seperti misi berburu voucer atau spin wheel.

    Setiap elemen dirancang untuk membangun urgensi, ekspektasi hadiah, dan rasa penasaran, tiga faktor kuat yang memicu keputusan cepat.

    Ilusi Penghematan yang Menjebak

    Banyak konsumen merasa sedang berhemat saat membeli barang diskon, padahal sebenarnya sedang mengeluarkan uang untuk hal yang tidak terlalu dibutuhkan. Ini disebut saving illusion.

    Ketika melihat diskon besar, fokus otak bergeser dari “apakah saya butuh barang ini?” menjadi “sayang kalau tidak dibeli”. Akhirnya, pengeluaran semakin besar meskipun niat awal hanya ingin menghemat.

    Belanja Saat Stres atau Bosan Meningkatkan Risiko Kalap

    Harbolnas identik dengan hiburan online. Banyak orang menggunakan belanja untuk mengatasi bosan, stres, atau sekadar mencari distraksi. Kondisi emosional seperti ini membuat kontrol diri melemah.

    Akibatnya, konsumen lebih mudah terpengaruh oleh diskon, flash sale, dan promosi kilat lainnya. Inilah alasan mengapa belanja impulsif meningkat drastis pada jam-jam malam selama Harbolnas (ketika orang lelah dan kurang fokus).

    Lingkungan Sosial dan Budaya Digital Memperkuat Efeknya

    Rekomendasi teman, konten haul dari influenser, dan tren media sosial memberi tekanan sosial terselubung. Jika banyak orang membeli barang tertentu saat Harbolnas, konsumen lain merasa ingin ikut serta agar tidak dianggap ketinggalan.

    Lingkungan digital memperkuat perilaku belanja impulsif ini karena setiap orang mudah melihat apa yang sedang dibeli orang lain, lengkap dengan ulasan positif dan ajakan “langsung checkout sekarang”.

    Cara Bijak Menghindari Kalap Saat Harbolnas

    Agar tidak terjebak dalam psikologi diskon, berikut langkah sederhana yang bisa diterapkan:

    Buat daftar belanja sebelum Harbolnas.Tetapkan anggaran dan gunakan metode cash flow yang jelas.Matikan notifikasi aplikasi e-commerce sementara.Bandingkan harga di beberapa toko sebelum checkout.Tanyakan pada diri sendiri, butuh atau cuma ingin?

    Harbolnas memanfaatkan berbagai aspek psikologis untuk membuat konsumen lebih mudah berbelanja. Mulai dari FOMO, efek dopamin, hingga strategi marketing yang terencana. Dengan memahami cara kerja psikologi diskon, masyarakat bisa lebih cermat dalam mengambil keputusan dan tetap menikmati potongan harga tanpa harus menyesal di akhir.

  • Bea Cukai Buka Opsi Baju Ilegal Disalurkan ke Korban Banjir Sumatera

    Bea Cukai Buka Opsi Baju Ilegal Disalurkan ke Korban Banjir Sumatera

    Jakarta, Beritasatu.com – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka opsi pemanfaatan pakaian impor ilegal hasil penindakan untuk disalurkan kepada para korban bencana di Sumatera.

    “Ada (opsi untuk korban bencana). Coba nanti kita tergantung pemerintah mau arahkan ke mana,” kata Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto, di kantor pusat DJBC Jakarta, Kamis (11/12/2025).

    Penindakan tersebut berasal dari temuan tiga kontainer yang tiba di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, pada Rabu (10/12/2025). Dua kontainer berisi garmen ilegal dan satu kontainer memuat mesin rokok yang diangkut kapal KM Indah Costa dari Pelabuhan Kijang.

    Selain itu, pada Rabu (3/12/2025), petugas juga mengamankan dua truk bermuatan ballpress di ruas Tol Palembang-Lampung. Kendaraan itu mengangkut pakaian baru berbentuk ballpress berlabel made in Tiongkok dan made in Bangladesh.

    Nirwala menjelaskan bahwa sesuai ketentuan, barang hasil penindakan akan menjadi barang milik negara (BMN). Terdapat tiga opsi penanganan barang tersebut, yakni dimusnahkan, dihibahkan untuk tujuan tertentu, atau dilelang.

    “Tinggal nanti pemerintah memutuskan (opsi) yang mana. Nanti dari teman-teman dari Dirjen Kekayaan Negara yang akan memutuskan mau ditujukan ke mana,” imbuh dia.

    Ia menambahkan, apabila pakaian impor ilegal dalam bentuk ballpress itu dianggap merusak industri, semestinya barang dimusnahkan. Namun, barang tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain, termasuk bantuan bencana.

    “Jadi kalau barang melanggar, tentunya akan menjadi barang milik negara. Itu bisa dimusnahkan atau untuk tujuan lain. Siapa tahu saudara-saudara kita, ya kan bisa dimanfaatkan dan digunakan. Sementara yang di Aceh kan membutuhkan,” tandasnya.

    Sebelumnya, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama, menuturkan bahwa pihaknya akan terlebih dahulu mencacah barang impor ilegal tersebut, termasuk untuk menghitung potensi kerugian negara. Ia menambahkan bahwa barang bukti akan dimusnahkan setelah berkekuatan hukum tetap.

    “Apakah itu nanti di-recycle ataupun dimusnahkan di tempat pembakaran ataupun di pabrik. Kita biasa menggunakan pabrik-pabrik semen untuk menggunakan pabrik semen sebagai tempat pemusnahan,” pungkas Djaka

  • POLI Terbitkan Obligasi Terkait Keberlanjutan Senilai Rp 500 Miliar

    POLI Terbitkan Obligasi Terkait Keberlanjutan Senilai Rp 500 Miliar

    Jakarta, Beritasatu.com – Pengembang properti hospitality, PT Pollux Hotels Group Tbk (Perseroan) secara resmi melakukan penerbitan Obligasi Terkait Keberlanjutan I Pollux Hotels Group 2025 (Obligasi Terkait Keberlanjutan) senilai Rp 500 miliar di main hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (11/12/2025).

    Direktur Utama PT Pollux Hotels Group Tbk Handojo Setyadi mengatakan, pencatatan ini menjadi langkah nyata oleh perseroan sebagai pelopor sustainibilty linked-bond (SLB) di Indonesia dan mendapatkan sertifikasi rating idAAAcg (triple A, corporate guarantee) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia(Pefindo).

    “Penerbitan obligasi terkait keberlanjutan ini menjadi tonggak bersejarah karena untuk pertama kalinya instrumen pendanaan kami ditanggung secara penuh, tanpa syarat, dan tidak dapat dibatalkan credit guarantee and investment facility (CGIF), lembaga dana perwalian di bawah Asian Development Bank (ADB),” kata Handojo dalam sambutannya.

    Lebih lanjut, keberadaan CGIF yang merupakan lembaga dana perwalian (trust fund) dari Asian Development Bank (ADB) sebagai lembaga penjamin berstandar internasional memberikan nilai tambah signifikan bagi proses penerbitan ini. Dukungan penuh CGIF meningkatkan kredibilitas surat utang, memperluas minat investor, serta memperkuat struktur pendanaan berkelanjutan di Indonesia.

    Struktur obligasi terdiri dua seri, yaitu Seri A dengan jumlah total sebesar Rp 55 miliar, tenor 3 tahun dan tingkat bunga 5,85% per tahun, dan Seri B dengan jumlah total sebesar Rp 445 miliar, tenor 5 tahun dan tingkat bunga 6,25% per tahun yang mendapat respons positif selama masa penawaran.

    Dana hasil penerbitan akan digunakan untuk penggunaan pinjaman baru untuk pelunasan utang lama (refinancing) serta memperkuat posisi kinerja dan keuangan POLI. Sisanya juga akan digunakan untuk pemakaian tenaga surya untuk menghemat perseroan dan bahkan masyarakat luas.

    “Nanti kita mulai melakukan pembangunan tenaga surya pada 2025-2029. Bertahap ya,” ujarnya.

    Dalam aksi korporasi ini, perseroan menunjuk PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia (KISI) sebagai penjamin pelaksana emisi efek tunggal. Penerbitan ini menjadi bukti kepercayaan Perseroan terhadap KISI dalam menyediakan layanan penjamin pelaksana emisi efek yang kompeten dan berintegritas.

    “Kami berkomitmen untuk terus mendukung perusahaan dalam meraih pendanaan yang optimal di pasar modal Indonesia,” ujar President Director KISI Kyoung Hun Nam.