Author: Beritasatu.com

  • Kejagung Sita Hotel di Karet Kuningan Terkait Kasus TPPU Sritex

    Kejagung Sita Hotel di Karet Kuningan Terkait Kasus TPPU Sritex

    Jakarta, Beritasatu.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali mengambil langkah tegas dalam penyelidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan pidana asal korupsi pemberian kredit ke PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex). Pada Kamis (11/12/2025), penyidik menyita satu aset bernilai tinggi berupa sebuah hotel di kawasan Karet Kuningan, Jakarta Selatan.

    Aset yang disita tersebut diduga kuat terkait dengan perbuatan mantan Direktur Utama Sritex, Iwan Kurniawan Lukminto (IKL), yang menjadi salah satu tersangka dalam perkara ini.

    Menurut Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, penyitaan dilakukan oleh tim gabungan penyidik dan penuntut umum Jampidsus Kejagung bersama Satgas Pemulihan Aset, serta disaksikan perwakilan Badan Pertanahan Nasional.

    “Tim telah melaksanakan tindakan penyitaan dan pemasangan plang sita terhadap aset berupa Hotel Ayaka Suites, yang berlokasi di Karet Pedurenan Nomor 45, Kuningan, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan,” ujar Anang, Jumat (12/12/2025).

    Anang menjelaskan, penyidik memeriksa kondisi fisik hotel, meneliti kelengkapan administrasi, serta memasang plang sita di beberapa lokasi strategis. Pendataan aset juga dilakukan sebagai bagian dari proses hukum yang masih berjalan.

    “Tindakan penyitaan ini merupakan rangkaian penegakan hukum dalam perkara TPPU yang diduga dilakukan tersangka IKL, dengan pidana asal tindak pidana korupsi dalam pemberian kredit,” tegasnya.

    Penyidik menduga aset hotel tersebut memiliki keterkaitan langsung maupun tidak langsung dengan tindak pidana. Hotel itu dinilai berpotensi berasal dari hasil kejahatan atau bahkan digunakan sebagai sarana melakukan tindak pidana.

    Terkait hal itu, penyitaan dianggap penting sebagai upaya memperkuat pembuktian sekaligus memulihkan potensi kerugian keuangan negara.

    Mengacu pada nilai ekonomis yang tinggi dan biaya perawatan yang besar, Kejagung menilai aset tersebut perlu dikelola secara profesional. Untuk itu, hotel telah diserahkan kepada Badan Pemulihan Aset.

    “Kami telah menyerahkan barang bukti tersebut ke Badan Pemulihan Aset guna dilakukan pengelolaan benda sitaan sesuai tugas dan kewenangan,” kata Anang mengakhiri.

  • Lebih Mudah SNBP atau Mandiri? Begini Cara Menentukan Peluang PTN

    Lebih Mudah SNBP atau Mandiri? Begini Cara Menentukan Peluang PTN

    Jakarta, Beritasatu.com – Setiap tahun, ribuan siswa sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat bersaing untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui berbagai jalur seleksi.

    Dua jalur yang paling populer adalah seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP) dan jalur mandiri. Banyak siswa dan orang tua sering bertanya, jalur mana yang sebenarnya memberikan peluang lebih besar untuk lolos?

    Namun kenyataannya, peluang diterima tidak dapat ditentukan secara sederhana. Setiap siswa memiliki kondisi akademik, kemampuan, serta strategi yang berbeda.

    Agar siswa dapat memanfaatkan peluang sebaik mungkin, penting memahami karakter kedua jalur tersebut sekaligus menyusun strategi pemilihan jurusan yang tepat untuk SNBP.

    Memahami SNBP 2026 dan Peluangnya

    SNBP 2026 merupakan jalur seleksi yang menilai prestasi akademik dari kelas 10 hingga 12. Pada jalur ini, nilai rapor menjadi komponen utama seleksi. Hanya siswa dengan prestasi stabil dan memenuhi peringkat eligible dari sekolah yang dapat mengikuti SNBP.

    SNBP dipandang sebagai jalur yang sangat menguntungkan karena tidak memerlukan tes tambahan, memberikan kesempatan kepada siswa dengan prestasi konsisten, serta menilai kemampuan akademik secara lebih komprehensif dibanding tes satu kali. Namun peluang lolos SNBP 2026 tidak hanya ditentukan oleh nilai rapor.

    Faktor yang Memengaruhi Peluang Lolos SNBP 2026

    Setiap program studi memiliki tingkat persaingan yang berbeda. Siswa dengan rapor tinggi tetap bisa gagal jika memilih prodi dengan peminat ekstrem. Selain itu, pemeringkatan dilakukan secara nasional, sehingga siswa bersaing dengan peserta dari seluruh Indonesia.

    Faktor lain yang memengaruhi peluang, kesesuaian nilai rapor dengan jurusan yang dipilih, prestasi non-akademik relevan yang diunggah, rekam prestasi sekolah pada prodi tertentu, serta pemilihan prodi dengan persaingan realistis atau terlalu ketat.

    Karena faktor-faktor tersebut, SNBP 2026 tetap menjadi jalur yang sangat kompetitif meskipun tidak melibatkan tes tertulis.

    Karakter Jalur Mandiri PTN

    Berbeda dengan SNBP 2026, jalur mandiri sepenuhnya diatur masing-masing PTN. Metode seleksi bisa menggunakan nilai ujian tulis berbasis komputer (UTBK), tes mandiri, portofolio atau wawancara, serta kombinasi beberapa metode.

    Beberapa kampus bahkan membuka kuota cukup besar pada jalur mandiri, sehingga jalur ini menjadi alternatif penting bagi siswa yang tidak lolos SNBP maupun SNBT.

    Namun jalur mandiri tidak selalu lebih mudah. Persaingan prodi favorit tetap tinggi, dan biaya pendaftaran serta potensi uang pangkal lebih besar harus dipertimbangkan.

    SNBP 2026 vs Jalur Mandiri

    SNBP 2026 sangat ideal bagi siswa dengan prestasi akademik konsisten sejak kelas 10. Jalur mandiri lebih cocok bagi siswa yang siap berkompetisi lewat tes tambahan atau memiliki portofolio kuat.

    Banyak siswa akhirnya diterima di PTN melalui kombinasi beberapa jalur, mereka mengikuti SNBP jika eligible, lalu tetap mempersiapkan diri untuk SNBT dan jalur mandiri sebagai cadangan.

    Namun terutama untuk SNBP 2026, peluang diterima sangat ditentukan oleh strategi memilih jurusan. Itu sebabnya strategi pemilihan prodi menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.

    Strategi Memilih Jurusan Berdasarkan Peluang SNBP 2026

    Agar peluang lolos lebih besar, siswa perlu memilih jurusan dengan mempertimbangkan konsistensi rapor, tingkat persaingan, dan data peminat. Berikut ini strategi lengkapnya dalam format listikal tanpa poin bulat.

    1. Memahami pola pemeringkatan SNBP 2026

    Pemeringkatan SNBP dilakukan berdasarkan nilai rapor mata pelajaran relevan, konsistensi nilai dari semester awal hingga akhir. prestasi tambahan yang relevan, serta kualitas sekolah dalam rekam jejak penerimaan. Pemahaman pola ini membantu menilai apakah pilihan jurusan realistis atau berisiko tinggi.

    2. Menganalisis kekuatan dan konsistensi rapor

    Evaluasi rapor Anda dengan melihat nilai stabil atau meningkat, mata pelajaran yang dominan, dan nilai turun drastis pada semester tertentu. Analisis ini membantu menentukan jurusan yang sesuai kemampuan akademik dan mendukung peluang SNBP 2026.

    3. Mempelajari daya tampung dan peminat SNBP 2026

    Tingkat persaingan tiap prodi sangat berbeda. Prodi populer, seperti kedokteran, manajemen, psikologi, dan teknik informatika memiliki persaingan ekstrem. Memeriksa data daya tampung dan peminat tahun sebelumnya dapat membantu memperkirakan peluang SNBP 2026.

    4. Menggunakan track record sekolah sebagai pertimbangan

    Jika sekolah Anda pernah meloloskan siswa ke prodi tertentu, peluang SNBP 2026 Anda bisa meningkat untuk prodi tersebut. Jika belum pernah, risikonya lebih tinggi dan perlu dipertimbangkan dalam memilih.

    5. Menyusun kombinasi pilihan 1 dan pilihan 2 secara strategis

    Agar peluang lebih ideal pilihan 1 sebaiknya jurusan utama yang Anda inginkan dan masih masuk kategori realistis. Sementara, pilihan 2 sebaiknya jurusan yang satu rumpun tetapi persaingannya lebih longgar.

    Contoh pola kombinasi aman:

    Pilihan 1 pendidikan dokter – pilihan 2 gizi/keperawatan/kesehatan masyarakat.Pilihan 1 teknik informatika – pilihan 2 sistem informasi/teknologi informasi.Pilihan 1 manajemen – pilihan 2 administrasi bisnis/ekonomi pembangunan.

    6. Menghindari pilihan yang tidak sesuai rapor

    Relevansi nilai rapor sangat penting dalam SNBP 2026. Kesalahan yang sering dilakukan nilai biologi rendah tetapi memilih kedokteran, nilai Matematika tidak stabil tetapi memilih teknik, dan nilai IPS turun tetapi memilih manajemen. Jika jurusan impian tidak relevan dengan rapor, lebih aman mengejarnya di SNBT atau mandiri.

    7. Mengunggah prestasi non-akademik yang relevan

    Prestasi tambahan dapat menjadi nilai plus. Rekomendasi prestasi untuk diunggah, yakni olimpiade mata pelajaran, lomba tingkat kota/provinsi/nasional, serta portofolio desain, seni, penelitian, atau karya lain. Prestasi relevan meningkatkan kekuatan profil di SNBP 2026.

    8. Melakukan riset kurikulum dan profil prodi

    Setiap jurusan memiliki fokus keilmuan yang berbeda. Melakukan riset mendalam mengenai kurikulum, jenis tugas, proyek, dan peluang karier memberikan gambaran apakah prodi tersebut benar-benar cocok. Semakin cocok dengan kemampuan akademik, semakin besar peluang lolos SNBP.

    9. Menggunakan tiga indikator penentu peluang SNBP 2026

    Penentuan jurusan terbaik didasarkan pada kesesuaian rapor, tingkat persaingan prodi, serta rekam jejak sekolah. Ketiga indikator ini memberikan gambaran nyata apakah pilihan prodi realistis atau terlalu berisiko.

    10. Menyiapkan jalur SNBT dan mandiri sebagai cadangan

    Meski fokus ke SNBP 2026, jangan melupakan persaingan tetap sangat ketat. Menyiapkan diri untuk SNBT dan jalur mandiri meningkatkan peluang diterima di PTN secara keseluruhan.

    Baik SNBP 2026 maupun jalur mandiri menawarkan peluang masing-masing. Namun keberhasilan ditentukan oleh konsistensi belajar, strategi memilih jurusan, riset prodi, dan kesiapan menghadapi berbagai jalur seleksi.

  • Tambang di Konawe buat Ekonomi Turun dan Kesehatan Memburuk

    Tambang di Konawe buat Ekonomi Turun dan Kesehatan Memburuk

    Jakarta, Beritasatu.com –  Terjadi perubahan besar pada kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan tambang di Kabupaten Konawe dan Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Para nelayan kini menghadapi sedimentasi serta pencemaran wilayah pesisir. Kondisi ini membuat area penangkapan ikan semakin jauh sehingga mereka harus melaut hingga 2–3 hari.

    Hal ini diungkapkan Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo, Kendari, Yani Taufik dalam diskusi yang digelar bersama Setara Institute, Kamis (11/12/2025). 

    “Di wilayah daratan, alih fungsi lahan pertanian menyebabkan luas sawah produktif merosot dari 5.000 hektare menjadi hanya 1.500 hektare, membuat banyak petani kehilangan mata pencaharian,” ujarnya dikutip dari Antara, Jumat (12/12/2025).

    Yani juga menuturkan kasus ISPA, iritasi kulit, hingga paparan debu merah meningkat, terutama di sekolah-sekolah yang berada di dekat area izin usaha pertambangan (IUP).

    Ia menambahkan perubahan struktur sosial akibat aktivitas pertambangan turut menggerus tradisi lokal, termasuk hilangnya praktik budaya seperti metanduale.

    “Penelitian ini juga menemukan adanya pekerja anak, lemahnya standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta kecelakaan kerja fatal yang tidak dilaporkan. Ketimpangan antara tenaga kerja lokal dan pekerja dari luar daerah sangat terlihat, di mana masyarakat lokal kebanyakan hanya menempati posisi buruh kasar,” katanya.

    Sementara itu, Direktur Eksekutif Setara Institute, Halili Hasan, mengungkapkan hampir seluruh wilayah penelitian menunjukkan adanya pencemaran air dan laut, debu tambang yang berlebihan, sedimentasi yang tidak terkontrol, serta meningkatnya masalah kesehatan masyarakat.

    Ia menyampaikan berbagai fasilitas pengelolaan limbah seperti sediment pond banyak yang tidak berfungsi. Kegiatan reklamasi pascatambang juga tidak berjalan, meskipun tercantum dalam dokumen perusahaan.

    “OPD dan warga setempat juga melaporkan hilangnya tutupan vegetasi yang berdampak pada kenaikan suhu mikro. DLH Konawe bahkan menemukan kandungan berbahaya dalam sampel air di sekitar kawasan smelter,” tuturnya.

    Berdasarkan temuan tersebut, Halili memberikan sejumlah rekomendasi. Untuk pemerintah pusat, ia menyarankan harmonisasi kebijakan nasional melalui revisi regulasi dalam UU Minerba yang rentan disalahgunakan, penyelarasan aturan antar-kementerian, peningkatan transparansi industri ekstraktif dengan mewajibkan pengungkapan informasi minimum, serta penerapan uji tuntas HAM sesuai amanat Perpres 60/2023—yang akan digantikan oleh peraturan baru mengenai Penilaian Kepatuhan HAM untuk pelaku usaha.

    Untuk pemerintah daerah, rekomendasi mencakup penguatan koordinasi pengawasan antara provinsi, kabupaten, dan masyarakat; peninjauan ulang RTRW; percepatan penetapan regulasi LP2B; evaluasi ulang izin IUP berdasarkan prinsip pertambangan yang bertanggung jawab; serta pembentukan mekanisme pengaduan publik melalui kantor pengaduan lokal dan petugas penghubung desa.

    “Sedangkan bagi organisasi masyarakat sipil, riset ini mendorong perluasan pemantauan independen, advokasi, pendokumentasian kasus, serta program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat. Untuk perguruan tinggi, diperlukan penelitian lanjutan mengenai dampak sosial-lingkungan serta penyusunan pedoman ilmiah untuk pengendalian sedimentasi, rehabilitasi pesisir, dan perumusan program PPM yang lebih partisipatif,” jelas Halili.

  • Aktivitas Lava Merapi Meningkat, BPPTKG Keluarkan Peringatan

    Aktivitas Lava Merapi Meningkat, BPPTKG Keluarkan Peringatan

    Sleman, Beritasatu.com – Aktivitas guguran lava di Gunung Merapi menunjukkan peningkatan signifikan dalam 24 jam terakhir. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat 21 kali guguran lava pada periode pengamatan 11 Desember 2025 pukul 00.00-24.00 WIB, dengan jarak luncur maksimum mencapai 2.000 meter ke arah Kali Putih dan Kali Krasak.

    Kepala BPPTKG, Agus Budi Santoso menjelaskan, peningkatan aktivitas visual dan kegempaan masih menjadi indikator kuat adanya suplai magma yang terus berlangsung di tubuh Merapi.

    “Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya,” ujar Agus dalam keterangan resmi, Jumat (12/12/2025).

    Selama periode pengamatan, BPPTKG mencatat 92 gempa guguran dengan amplitudo 2-41 mm dan durasi 44,7-169,35 detik. Selain itu, terdeteksi 60 gempa hybrid atau fase banyak serta empat gempa vulkanik dangkal yang mengindikasikan dinamika magma di bawah permukaan masih aktif dan terus bergerak.

    Meski aktivitas meningkat, status Gunung Merapi tetap berada pada level III atau siaga. BPPTKG menekankan, potensi bahaya terutama berada pada sektor selatan-barat daya dan tenggara yang menjadi jalur luncuran material.

    Agus menjelaskan, potensi bahaya saat ini meliputi guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya mencakup Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 km. Pada sektor tenggara, potensi bahaya mengarah ke Sungai Woro sejauh 3 km dan Sungai Gendol hingga 5 km.

    Selain itu, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat mencapai radius 3 km dari puncak Merapi.

    BPPTKG juga menekankan kewaspadaan terhadap bahaya lahar yang sangat dipengaruhi intensitas hujan. Material guguran yang menumpuk di hulu dapat terbawa aliran air dan membahayakan pemukiman di sepanjang aliran sungai.

    Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di dalam daerah potensi bahaya, termasuk mendekati aliran sungai yang berhulu di puncak Merapi. Warga juga diimbau mewaspadai ancaman awan panas guguran (APG), lahar, serta gangguan akibat abu vulkanik yang dapat memengaruhi kesehatan, pernapasan, dan jarak pandang saat berkendara.

    BPPTKG meminta masyarakat tetap mengikuti informasi resmi dan tidak mudah terpengaruh kabar tidak terverifikasi.

    “Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” kata Agus.

    Pemantauan Merapi, lanjut BPPTKG, dilakukan secara intensif menggunakan peralatan pemantauan kegempaan, deformasi, dan kamera CCTV untuk menangkap perubahan aktivitas secara real time.

  • Rieke Diah Pitaloka Sentil Soal Data untuk Cegah Korupsi Dana Bencana

    Rieke Diah Pitaloka Sentil Soal Data untuk Cegah Korupsi Dana Bencana

    Jakarta, Beritasatu.com – Artis sekaligus anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka, meminta adanya pengawasan ketat terhadap penyaluran dana penanganan bencana agar tidak disalahgunakan. Ia menekankan pentingnya data dasar negara yang presisi sebagai acuan dalam pengeluaran anggaran bencana. 

    Rieke menjelaskan, data dasar negara harus menjadi acuan dalam setiap kebijakan pembangunan dan program pemerintah, baik pusat maupun daerah yang berbasis satu data Indonesia terintegrasi, termasuk data geospasial dan sosial ekonomi.

    “Tadi pimpinan KPK mengatakan korupsi itu tidak bisa diselesaikan sendiri. Korupsi itu adalah gerak langkah bergandengan tangan seluruh elemen negeri baru bisa diselesaikan. Untuk menangani persoalan bencana terutama di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kalau boleh saya berpesan, jangan sampai uang untuk menangani bencana itu ada yang makan termasuk bantuan-bantuannya, ada yang korupsi. Jangan sampai,” serunya. 

    Ia berharap KPK mendukung penuh  upaya legislasi di parlemen untuk memastikan Undang-Undang Satu Data Indonesia bisa segera terealisasi. Sehingga manipulasi data yang berpotensi menimbulkan korupsi dapat dihindari.

    “Karena sebesar apapun anggaran negara, kalau datanya salah ya sudah pasti akan terjadi korupsi. Bangsa ini tidak akan maju kalau tidak ada data yang akurat. Mumpung Pak Prabowo ini selalu bilang soal data, saya yakin Indonesia bisa mewujudkan itu semua dan kita juga harus bantu perjuangan KPK untuk terus membuat bangsa ini turun angka korupsinya,” tutup Rieke. 

  • Ammar Zoni Pindah ke Cipinang, Dokter Kamelia Siap Bawa Nasi Padang

    Ammar Zoni Pindah ke Cipinang, Dokter Kamelia Siap Bawa Nasi Padang

    Jakarta, Beritasatu.com –  Ammar Zoni dipastikan akan dipindahkan ke Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, pada Kamis, 18 Desember 2025  mendatang. Kabar ini membuat Dokter Kamelia tak sabar menunggu pertemuan dengan sang kekasih yang selama ini hanya bisa ia dukung dari jauh.

    Menurut Dokter Kamelia, pemindahan Ammar Zoni ke Jakarta membuat proses persidangan akan lebih mudah dijalani. Ia berharap Ammar bisa memberi keterangan dengan lebih leluasa di hadapan majelis hakim, tanpa batasan seperti saat sidang daring.

    “Kalau di sana kan enggak bebas, online juga, jadi Bang Ammar tuh enggak bisa bela diri secara leluasa,” kata Dokter Kamelia di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (11/12/2025). 

    Ia juga mengungkapkan bahwa selama Ammar Zoni berada di tahanan sebelumnya, komunikasi mereka sangat terbatas. Kamelia menyebut kerap khawatir percakapan telepon direkam sehingga tidak bisa berbicara terbuka mengenai saksi dan strategi hukum.

    Sebagai bentuk dukungan, Dokter Kamelia berencana membawakan makanan favorit Ammar Zoni ketika bertemu di pengadilan. Ammar disebut sangat menyukai nasi Padang dengan porsi besar.  “Nasi Padang sama rendang. Biasanya dua bungkus, porsinya banyak,” ujar Kamelia.

    Kesetiaan dan perhatian Dokter Kamelia kepada Ammar Zoni juga mendapat apresiasi dari adiknya, Aditya Zoni. Ia mengaku terbantu karena kesibukan di dunia hiburan membuatnya tak bisa terus mendampingi sang kakak.  “Alhamdulillah ada dokter yang selalu support Bang Ammar. Aku bersyukur sekali,” kata Aditya.

    Ammar Zoni kini menanti proses hukum lanjutan di Cipinang, sementara dukungan dari keluarga dan Dokter Kamelia terus mengalir, termasuk janji sederhana namun berarti: membawakan nasi Padang saat bertemu nanti.

  • Transmigrasi Era Prabowo Sasar Wilayah Pesisir

    Transmigrasi Era Prabowo Sasar Wilayah Pesisir

    Surabaya, Beritasatu.com – Program transmigrasi era pemerintahan Prabowo Subianto kini bukan hanya sekedar dipindahkan ke wilayah-wilayah daratan kurang penduduk, tetapi juga akan menyasar wilayah-wilayah pesisir di Indonesia. Melalui konsep transmigrasi laut, Kementerian Transmigrasi (Kementrans) akan memasifkan wilayah pesisir kurang penduduk kemudian diberikan peluang sumber pencaharian atau pendapatan di bidang maritim. 

    Konsep transmigrasi laut tersebut menjadi salah satu isu yang diangkat dalam Forum Dewan Guru Besar Indonesia bertajuk “Menciptakan Pertumbuhan Ekonomi Baru” yang dilaksanakan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Kamis (11/12/2025). 

  • Psikolog: Likes dan Komentar di Medsos Tingkatkan Tekanan pada Remaja

    Psikolog: Likes dan Komentar di Medsos Tingkatkan Tekanan pada Remaja

    Jakarta, Beritasatu.com – Psikolog Vera Itabiliana menyampaikan berbagai fitur di media sosial seperti komentar, dan repost (menunggah ulang) yang ada pada berbagai platform media sosial dapat menimbulkan tekanan psikologis yang memengaruhi kondisi emosi remaja.

    “Likes dianggap sebagai ukuran diterima atau tidaknya diri mereka. Komentar menjadi bentuk penilaian sosial yang anak remaja anggap sangat penting. Fitur repost, share, dilihat sebagai bentuk pengakuan terhadap eksistensi diri mereka,” kata Vera di Jakarta, mengutip Antara.

    Ia menambahkan, likes, komentar, dan repost menjadi indikator penilaian keberadaan serta penerimaan sosial, sekaligus bentuk validasi bagi remaja. Fluktuasi jumlah likes bahkan dapat memengaruhi suasana hati anak remaja sepanjang hari.

    “Ada yang sampai menghapus unggahan jika interaksinya dianggap kurang bagus,” ujarnya.

    Vera menekankan, hadirnya media sosial juga menghadirkan tekanan psikologis lain, seperti rasa takut ketinggalan informasi atau dikenal dengan istilah fear of missing out (FOMO), perbandingan sosial, hingga perundungan. Remaja umumnya sering membandingkan kehidupannya dengan orang lain yang terlihat sempurna di media sosial.

    “Tekanan untuk terlihat tampil sempurna, termasuk body image, prestasi, dan gaya hidup,” ungkapnya. Ketakutan ketinggalan informasi dan tren membuat remaja terus berada di dunia maya yang berpotensi mengganggu tidur dan meningkatkan risiko depresi serta kecemasan.

    Maka dari itu, Vera menegaskan pentingnya pendampingan agar remaja memanfaatkan media sosial sebagai ruang berekspresi, belajar, dan membangun koneksi sosial yang positif.

    “Dorong remaja untuk punya lingkar pertemanan yang positif mendukung, batasi eksposur berlebihan, terutama pada jam-jam rawan seperti sebelum tidur,” pungkas Vera. 
     

  • Prabowo Tinjau Lagi Wilayah Terdampak Bencana Sumatera, Ini Agendanya

    Prabowo Tinjau Lagi Wilayah Terdampak Bencana Sumatera, Ini Agendanya

    Jakarta, Beritasatu.com – Seusai menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraan ke Pakistan dan Rusia, Presiden Prabowo Subianto kembali menuju wilayah terdampak bencana di Sumatera. Langkah ini makin menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam menangani banjir dan tanah longsor di kawasan tersebut.

    Dengan Pesawat Garuda Indonesia-1, Presiden mendarat di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, pada Jumat (12/12/2025).

    Selepas agenda diplomasi luar negeri, Presiden Prabowo langsung mengalihkan fokus pada misi kemanusiaan dalam negeri dengan memastikan seluruh penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan terpadu.

    Pada pagi ini, Presiden Prabowo dijadwalkan meninjau sejumlah titik terdampak bencana yang sebelumnya telah menjadi perhatian pemerintah. Kunjungan tersebut meliputi pengecekan posko pengungsian, pendistribusian logistik, layanan kesehatan, serta kesiapan TNI, Polri, BNPB, dan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat.

    Presiden ingin memastikan seluruh proses penanganan di lapangan berlangsung efektif dan humanis. Mulai dari pemenuhan kebutuhan pangan dan layanan kesehatan hingga percepatan perbaikan infrastruktur vital seperti jembatan, jalan, tanggul, dan jaringan komunikasi.

    Dalam rapat terbatas mengenai penanganan dan pemulihan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada Minggu (7/12/2025), Presiden Prabowo menegaskan, keselamatan rakyat harus menjadi prioritas tertinggi. Ia juga menekankan pentingnya distribusi bantuan yang tepat waktu bagi warga terdampak.

    “Jangan sampai ada yang dibutuhkan rakyat tidak sampai. Saya kira obat-obatan harus segera, itu prioritas. Segala kebutuhan bisa segera, khususnya obat-obatan,” ujar Presiden.

    Kunjungan lanjutan ini mempertegas komitmen pemerintah dalam penanganan keadaan darurat. Langkah cepat Presiden Prabowo yang langsung turun ke lapangan setelah menyelesaikan agenda luar negeri mencerminkan kehadiran negara untuk memberikan rasa aman, kepastian, dan perlindungan bagi seluruh warga yang terdampak bencana.

  • Foto Nikah Ekstrem di Curug Dayang Sumbi Tuai Pro-Kontra

    Foto Nikah Ekstrem di Curug Dayang Sumbi Tuai Pro-Kontra

    Subang, Beritasatu.com – Sebuah foto pernikahan unik di puncak air terjun Curug Dayang Sumbi, Subang, Jawa Barat, tengah viral di media sosial. Foto tersebut menampilkan pengantin wanita, Ajeng Kusuma, dan pengantin pria, Raden Wikky Hafida Syafrullohn yang memilih cara antimainstream untuk mengabadikan momen pernikahannya.

    Dalam unggahan yang dibagikan akun Instagram @thebridedept dan telah meraih hampir 2.000 likes, terlihat keduanya melakukan foto pernikahan sambil melakukan canyoneering atau biasa juga disebut canyoning (olahraga outdoor yang menggabungkan penjelajahan rute, teknik menuruni tebing vertikal, berenang, dan hiking) di Curug Dayang Sumbi, Subang, Jawa Barat sebagai lokasi foto.

    “Mengabadikan foto pernikahan sambil melakukan canyoneering menjadikan momen bahagia @ajengkf dan @rdwikky terasa berbeda! Setiap pasangan pasti punya cara berbeda untuk mewujudkan pernikahan impiannya,” tulis akun @bridept, dikutip Jumat (12/12/2025).

    Unggahan ini menuai beragam komentar dari warganet, mulai dari pujian hingga kritik. Beberapa netizen memberi apresiasi pada keberanian pasangan tersebut:

    “Gue salut sama couple yang suka tantangan, kalau gue skip dahulu. Beresiko pulang-pulang kerokan wkwk,” tulis @tammyatmodiha****.

    “Sakinah mawadah waahh my trip my adventure,” komentar @**ubgs.

    Namun, tak sedikit yang mempertanyakan konsep dan risiko dari foto pernikahan di lokasi ekstrem yang penuh risiko tersebut.

    “Konsepnya apa? Enggak banget,” cibir salah satu netizen.

    “Semoga wardrobe dan aksesoris milik pribadi ya, enggak kebayang kalau itu sewa, apa enggak nangis vendornya alamat nyuci dan sobek-sobek,” tambah netizen lainnya.

    “Yah maaf, kalau gue nikahan model begitu malamnya bisa-bisa keluarga gue kumpul yasinan di rumah,” tulis @dy**rs09.