Author: Beritasatu.com

  • Uskup Surabaya: Banyak Umat Non-Katolik Ikut Misa Arwah Paus Fransiskus

    Uskup Surabaya: Banyak Umat Non-Katolik Ikut Misa Arwah Paus Fransiskus

    Surabaya, Beritasatu.com – Uskup Surabaya Mgr Agustinus Tri Budi Utomo memimpin misa arwah Paus Fransiskus di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus (HKY) Katedral Surabaya, Selasa (22/4/2025).

    Uskup Surabaya menyebut banyak umat non-Katolik yang mengikuti misa arwah Paus Fransiskus tersebut.

    Uskup Didik, panggilannya, menyebut, misa arwah untuk mengenang Paus Fransiskus tersebut diselenggarakan bertepatan pada Ekaristi Pekan Paskah Oktaf atau Minggu kedua Paskah.

    “Ekaristi Pekan Paskah Oktaf ini kami intensikan untuk doa bagi Bapa Suci Paus Fransiskus, yang baru dipanggil Tuhan kemarin,” ucap Uskup Didik seusai misa arwah.

    Uskup Didik juga menjelaskan, tidak hanya umat Katolik saja yang terpantau mengikuti misa pada malam hari ini. Namun, datang pula umat lainnya, serta masyarakat dan komunitas lintas agama, yang ikut merasakan kehilangan atas mangkatnya Paus Fransiskus. Sebanyak kurang lebih 700 umat mengikuti misa tersebut.

    “Kami sungguh bersyukur, bahwa ternyata yang hadir dalam perayaan ekaristi ini bukan hanya umat Katolik, tetapi juga umat Kristiani lain, dan juga umat lintas agama, serta berbagai lapisan masyarakat yang menunjukkan simpati dan apresiasi ungkapan bela sungkawa bagi wafatnya Paus Fransiskus,” paparnya.

    Rasa kehilangan yang dirasakan oleh umat selain Katolik, lanjut Uskup Didik, adalah sebuah apresiasi atas kepemimpinan Gereja Katolik Roma di bawah Paus Fransiskus selama kurang lebih 12 tahun lamanya.

    “Kepemimpinan sebagai agamawan atau rohaniwan itu yang sungguh dihargai oleh teman-teman. Dia sebagai teladan yang di satu sisi progresif mengarah ke depan membawa orang untuk berjuang bagi yang lemah dan yang tersingkirkan,” ucapnya.

    Uskup Didik juga mengatakan, kepemimpinan Paus Fransiskus sebagai agamawan atau rohaniwan sungguh dihargai oleh seluruh lapisan masyarakat, baik itu umat Katolik serta umat lintas iman di seluruh dunia.

    Mengenai sosok yang akan memimpin Gereja Katolik Roma sebagai Paus, Uskup Didik menyampaikan, umat dan imam Keuskupan Surabaya berharap akan mendapatkan sosok Sri Paus yang baru dan bisa membaca tantangan zaman.

    “Kita semua memohon bahwa segera terpilih Paus baru. Dengan demikian akan segera mendapatkan kepemimpinan baru di dalam Gereja Katolik dan mendapatkan uskup yang sungguh-sungguh tepat bagi tanda-tanda zaman ke depan,” pungkas Uskup Didik setelah memimpin misa arwah Paus Fransiskus.
     

  • Kasus Tian Bahtiar Disebut Perbuatan Pribadi, Dewan Pers Buka Suara

    Kasus Tian Bahtiar Disebut Perbuatan Pribadi, Dewan Pers Buka Suara

    Jakarta, Beritasatu.com – Kasus hukum yang menjerat Direktur Pemberitaan JakTV, Tian Bahtiar, menuai perhatian publik. Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan tuduhan perintangan penyidikan (obstruction of justice) adalah murni perbuatan personal dan tidak terkait dengan aktivitas jurnalistik.

    Hal ini disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar seusai menerima kunjungan Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu, pada Selasa (22/4/2025). Harli menegaskan tindakan yang dilakukan Tian Bahtiar tidak mencerminkan profesi wartawan atau kerja media.

    “Perbuatan yang dipersangkakan kepada yang bersangkutan itu adalah perbuatan personal, yang tidak terkait dengan media. Itu tegas,” kata Harli kepada wartawan.

    Ia juga menepis anggapan Kejagung bersikap antikritik terhadap media. Menurut Harli, kasus Tian Bahtiar murni berkaitan dengan upaya menghalangi penegakan hukum, bukan persoalan produk jurnalistik atau kebebasan pers.

    Sementara itu, Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu menegaskan pihaknya tetap mengawasi proses hukum ini, terutama untuk memastikan pemisahan antara karya jurnalistik dengan tindakan hukum individu. Dewan Pers ingin memastikan tidak ada bias dalam penanganan kasus yang bisa merugikan dunia pers.

    “Dewan Pers tidak ingin cawe-cawe dalam proses hukum, tetapi kami akan menilai apakah suatu karya masuk dalam kategori jurnalistik atau bukan, itu adalah kewenangan etik Dewan Pers,” tegas Ninik.

    Kasus ini sendiri menjadi sorotan publik lantaran menyangkut integritas pemberitaan media dan kebebasan pers, apalagi nama Tian Bahtiar kerap disebut dalam pusaran pemberitaan dugaan framing negatif terhadap penanganan sejumlah kasus korupsi besar.

  • Soroti Direktur JakTV Tersangka, IJTI: Mengapa Tak Ada Dewan Pers?

    Soroti Direktur JakTV Tersangka, IJTI: Mengapa Tak Ada Dewan Pers?

    Jakarta, Beritasatu.com – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait penetapan tersangka terhadap Direktur Pemberitaan JakTV Tian Bahtiar oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

    Melalui siaran pers Kejaksaan Agung RI Nomor: PR–331/037/K.3/Kph.3/04/2025 tanggal 22 April 2025, disebutkan adanya dugaan suap senilai lebih dari Rp 478 juta yang melibatkan pihak media. Menanggapi hal ini, IJTI menegaskan dukungannya terhadap pemberantasan korupsi secara transparan dan akuntabel.

    Namun demikian, IJTI mempertanyakan langkah penetapan tersangka terhadap insan pers apabila dasar utamanya adalah aktivitas jurnalistik, khususnya konten atau pemberitaan yang dianggap negatif dan dinilai merintangi proses penyidikan.

    “Menyampaikan informasi kritis adalah bagian dari tugas jurnalistik dan fungsi kontrol sosial yang dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” ujar pernyataan resmi IJTI.

    IJTI juga menekankan bahwa jika penetapan tersangka didasarkan pada produk jurnalistik, maka seharusnya Kejagung terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dewan Pers sebagai lembaga yang memiliki kewenangan menilai dan menangani sengketa pemberitaan.

    Lebih lanjut, IJTI menyatakan keprihatinannya atas potensi kriminalisasi terhadap jurnalis yang dapat menciptakan preseden buruk bagi kebebasan pers. Pendekatan hukum secara represif terhadap kerja jurnalistik dikhawatirkan akan menimbulkan iklim ketakutan dan menghambat kemerdekaan media dalam menjalankan fungsinya.

    “Persoalan terkait pemberitaan seharusnya diselesaikan melalui mekanisme Dewan Pers, bukan langsung melalui jalur pidana,” tegas IJTI.

    IJTI tetap mendukung proses hukum dalam pengungkapan dugaan aliran dana suap, tetapi mengingatkan pentingnya penghormatan terhadap kemerdekaan pers. IJTI juga menyerukan kepada seluruh jurnalis untuk tetap menjunjung tinggi etika profesi dan independensi dalam melaksanakan tugas jurnalistik.

    Sebelunnya, Kejagung menetapkan tiga tersangka dalam kasus perintangan penyidikan dan penuntutan (obstruction of justice). Dari ketiga tersangka, satu di antaranya adalah Direktur Pemberitaan JakTV Tian Bahtiar (TB).

    Dua orang lainnya adalah advokat Marcella Santoso (MS) dan dosen Junaedi Saibih (JS).

    Direktur Penyidikan Jampidsus Abdul Qohar mengatakan para tersangka diduga melakukan pemufakatan jahat untuk menghalangi penanganan beberapa kasus korupsi besar, termasuk korupsi tata niaga timah di IUP PT Timah Tbk (2015–2022), korupsi importasi gula oleh tersangka Tom Lembong, dan kasus pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO).

    Pengungkapan kasus bermula dari pengembangan perkara suap dalam putusan lepas fasilitas ekspor CPO di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Terungkap MS dan JS memerintahkan TB untuk menyebarkan berita-berita negatif tentang penyidik Kejagung melalui berbagai media, termasuk JakTV, dengan imbalan Rp 478,5 juta yang diterima secara pribadi oleh TB.

    IJTI menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait penetapan tersangka terhadap Direktur Pemberitaan JakTV Tian Bahtiar oleh Kejagung.
     

  • 20% Pemimpin di BUMN Kini Perempuan, Berkat Erick Thohir

    20% Pemimpin di BUMN Kini Perempuan, Berkat Erick Thohir

    Jakarta, Beritasatu.com – Komunitas perempuan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tergabung dalam Srikandi BUMN mengapresiasi semakin tingginya pemimpin perempuan di perusahaan-perusahaan BUMN.

    Menteri BUMN Erick Thohir dinilai punya andil besar dalam mendorong transformasi ini. Dalam acara peringatan Hari Kartini yang bertajuk “Memimpin dengan Hati, Menginspirasi dengan Aksi” di Grha Pertamina, Jakarta, Erick menyebutkan keyakinannya keterlibatan perempuan sebagai pemimpin mampu membawa perubahan besar.

    “Saya yakin BUMN ini bisa berubah kalau banyak pemimpin perempuannya,” kata Erick Thohir dalam video pernyataannya, Senin (21/4/2025).

    Dalam acara tersebut, hadir pula tokoh perempuan dari berbagai bidang, termasuk Managing Director B-Universe Apreyvita Wulansari, yang memuji capaian BUMN di bawah kepemimpinan Erick. Vita menyebut saat ini sekitar 20% pemimpin perempuan di BUMN, angka yang dinilai sebagai pencapaian luar biasa.

    Tak hanya itu, Juru Bicara Kementerian BUMN sekaligus anggota Srikandi BUMN Putri Viola juga menyampaikan apresiasinya. Menurut Putri, kesempatan besar yang diberikan kepada perempuan membuktikan kepercayaan pemerintah terhadap potensi pemimpin perempuan dalam membawa transformasi di BUMN.

    “Perempuan tidak hanya berperan sebagai pelengkap, tetapi dipercaya mengisi posisi vital, bahkan hingga puncak kepemimpinan,” ungkap Putri.

    Keterlibatan pemimpin perempuan di BUMN menjadi bukti kepekaan, kemampuan manajerial, dan gaya kepemimpinan yang humanis dari perempuan semakin diakui dalam dunia korporasi.

  • Pahami 8 Cara Memilih Emas yang Tepat Ini sebelum Investasi

    Pahami 8 Cara Memilih Emas yang Tepat Ini sebelum Investasi

    Jakarta, Beritasatu.com – Belakangan ini, tren membeli emas dengan tujuan investasi tengah ramai dilakukan oleh sebagian masyarakat Indonesia. Lalu, bagaimana cara yang tepat dalam memilih emas berkualitas?

    Emas merupakan salah satu komoditas yang dapat dijadikan investasi sebab nilai asetnya yang cenderung stabil seiring berjalannya waktu atau disebut juga sebagai safe haven.

    Selain dijadikan sebagai perhiasan, emas juga berfungsi sebagai pelindung kekayaan yang dimiliki oleh seseorang terutama ketika kondisi perekonomian sebuah negara sedang tidak stabil.

    Lalu, bagaimana cara memilih emas yang tepat, baik dalam bentuk batangan maupun perhiasan? Berikut ini langkah-langkahnya, yang dikutip dari berbagai sumber, Selasa (22/4/2025).

    Cara Memilih Emas yang Tepat

    1. Ketahui harga emas saat ini

    Harga emas selalu berfluktuasi setiap hari. Sebaiknya, cek harga emas terbaru melalui situs resmi atau sumber tepercaya sebelum Anda melakukan transaksi. Usahakan membeli emas saat harga sedang turun agar mendapatkan harga terbaik.

    2. Pilih toko emas tepercaya dan bereputasi baik

    Pilih toko emas yang memiliki reputasi baik, legalitas jelas, dan layanan lengkap, seperti penjualan, pembelian kembali (buyback), dan penilaian emas. Membeli dari toko tepercaya mengurangi risiko mendapatkan emas palsu atau kualitas rendah.

    3. Perhatikan kadar karat

    Dalam memilih emas, penting untuk memperhatikan kadar karat yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan penggunaannya. Kadar karat menunjukkan tingkat kemurnian emas. Emas 24 karat adalah yang paling murni dengan kandungan emas sebesar 99,99%. Jenis ini biasanya digunakan untuk investasi karena nilainya tinggi, tetapi kurang cocok untuk perhiasan karena sifatnya yang sangat lunak dan mudah berubah bentuk.

    Untuk keperluan perhiasan, emas 22 karat atau 18 karat sering menjadi pilihan. Emas 22 karat mengandung sekitar 91,7% emas murni yang dicampur sedikit logam lain, menjadikannya cukup kuat dan tetap tampak mewah, cocok untuk perhiasan berkualitas tinggi. Sementara itu, emas 18 karat mengandung 75% emas dan lebih banyak logam campuran, membuatnya lebih tahan lama dan ideal digunakan sebagai perhiasan sehari-hari.

    Ada juga emas 14 karat yang mengandung sekitar 58,5% emas. Jenis ini biasanya lebih terjangkau dan tahan lama, meskipun kemurniannya lebih rendah dibandingkan kadar karat yang lebih tinggi.

    4. Pahami jenis emas

    Sebelum membeli emas, penting memahami jenis-jenisnya agar sesuai dengan tujuan penggunaan. Untuk investasi jangka panjang, emas batangan jadi pilihan utama karena kemurniannya tinggi, biasanya 24 karat.

    Sementara emas perhiasan, meski bisa dijadikan investasi, umumnya memiliki kadar karat lebih rendah seperti 18 atau 22 karat agar lebih kuat digunakan sehari-hari. Emas putih sering dipilih untuk perhiasan karena tampilannya yang elegan, meski nilai jual kembalinya cenderung lebih rendah.

    Sedangkan rose gold, perpaduan emas dan tembaga yang menghasilkan warna merah muda, lebih cocok untuk perhiasan estetis daripada investasi.

    5. Cek keaslian emas

    Pastikan emas yang Anda beli disertai sertifikat keaslian dari lembaga resmi. Anda juga bisa melakukan uji keaslian sederhana, seperti uji asam atau tes magnet sebab emas asli tidak akan tertarik jika didekatkan dengan magnet.

    6. Periksa kondisi fisik perhiasan

    Pastikan perhiasan emas tidak memiliki cacat seperti goresan, cuilan, atau noda hijau yang bisa menandakan bahan kimia yang belum dibersihkan. Pilih perhiasan yang mengkilap dan kunci yang kuat, misalnya kunci berbentuk S untuk kalung atau gelang.

    7. Pilih desain yang tidak tertinggal zaman

    Untuk investasi, pilih desain perhiasan yang klasik dan tidak mudah ketinggalan zaman (timeless) agar mudah dijual kembali dengan harga baik di masa depan.

    8. Simpan bukti pembelian dan sertifikat

    Simpan nota pembelian dan sertifikat keaslian dengan baik. Dokumen ini penting saat Anda ingin menjual emas kembali agar mendapatkan harga yang sesuai.

    Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Anda dapat memilih emas yang tepat baik untuk investasi maupun perhiasan dengan nilai dan kualitas yang optimal. Pastikan juga selalu melakukan riset dan membandingkan harga serta kualitas di beberapa toko sebelum memutuskan untuk membeli emas.

  • Hentikan Fitnah, Jokowi Siap Tunjukkan Ijazah Asli di Sidang

    Hentikan Fitnah, Jokowi Siap Tunjukkan Ijazah Asli di Sidang

    Jakarta, Beritasatu.com – Polemik soal ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) kembali memanas. Di tengah tudingan ijazah palsu yang terus beredar, Jokowi menegaskan siap menunjukkan ijazah aslinya di pengadilan, selama sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

    Salah satu anggota tim kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan menjelaskan, masalah ini tidak bisa disederhanakan seolah Jokowi tinggal memperlihatkan ijazah begitu saja demi memuaskan tuntutan pihak-pihak tertentu.

    Prosedur Hukum, Bukan Sekadar Pamer Ijazah

    “Kalau sampai kita tunjukkan begitu saja, itu preseden sangat buruk untuk penegakan hukum di republik ini. Indonesia negara hukum. Semua ada prosedurnya,” tegasnya di Jakarta, Selasa (22/4/20025).

    Yakup Hasibuan menambahkan, jika tuntutan memperlihatkan ijazah bisa dilakukan tanpa jalur hukum, bukan tidak mungkin ke depan semua pejabat negara akan diperlakukan serupa. Bahkan, ia menilai, hal itu akan dilakukan secara serampangan.

    “Bayangkan kalau nanti semua masyarakat luas termasuk pejabat, kepala daerah, menteri, bisa asal dimintakan, ‘Mana ijazahnya? Tunjukkan!’ Itu bukan contoh hukum yang baik,” lanjutnya terkait isu ijazah palsu Jokowi.

    Sudah Dikonfirmasi UGM

    Yakup juga menegaskan, tim kuasa hukum sudah dua kali melakukan konferensi pers dan mereka telah melihat langsung ijazah asli Jokowi. Bahkan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai pihak penerbit juga telah memberikan konfirmasi atas keaslian ijazah tersebut.

    “Menurut kami ini bukan lagi soal ijazah Pak Jokowi. Ini lebih kepada upaya mendiskreditkan, menyerang martabat beliau,” ujarnya.

    Jokowi Siap Patuhi Prosedur Pengadilan

    Meski begitu, Jokowi tetap menunjukkan sikap terbuka dan siap memenuhi permintaan pengadilan, jika memang sesuai jalur hukum. Yakup memastikan, Jokowi sangat tidak keberatan untuk menunjukkan ijazah asli di hadapan hakim.

    “Poin paling penting, Bapak Jokowi sangat tidak keberatan, kalau memang dimintakan sesuai dengan hukum,” tegasnya.

    Publik kini tinggal menunggu jalannya proses hukum, yang akan menjadi pembuktian sahih atas tuduhan ijazah palsu Jokowi yang belakangan kembali dihembuskan.

  • Titiek: Dapat Gelar atau Tidak, Presiden Soeharto Tetap Pahlawan bagi Kami

    Titiek: Dapat Gelar atau Tidak, Presiden Soeharto Tetap Pahlawan bagi Kami

    Jakarta, Beritasatu.com – Putri Presiden ke-2 RI Soeharto Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menyambut positif usulan ayahnya mendapat gelar pahlawan nasional.

    Hanya saja, kata Titiek, Soeharto sudah menjadi pahlawan bagi keluarganya meskipun diberi gelar pahlawan nasional atau tidak oleh negara.

    “Iya, alhamdulillah. Alhamdulillah kalau pemerintah mau berkenan untuk menganugerahkan gelar pahlawan untuk Presiden Soeharto, karena mengingat jasanya begitu besar kepada bangsa negara,” ujar Titiek Soeharto di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/4/2025).

    “Buat kami, keluarga, diberi gelar atau tidak diberi gelar Pak Harto adalah pahlawan buat kami. Dan saya yakin pahlawan buat berjuta-juta rakyat Indonesia yang mencintai dia,” tutur Titiek menambahkan.

    Titiek mengatakan, pihak keluarga sebenarnya tidak terlalu ambisius agar Soeharto mendapatkan gelar pahlawan nasional. Pasalnya, usulan tersebut hampir muncul setiap tahun, tetapi hanya sekadar usulan dan wacana.

    “Pak Harto sudah wafat dari tahun, sudah lama sekali ya. Setiap tahun wacana ini, setiap hari pahlawan selalu muncul, muncul, muncul. Kita sampai, sudah ah sudahlah mau dikasih gelar atau tidak, pokoknya beliau pahlawan buat kita semua,” kata politisi Partai Gerindra ini.

    Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan, tidak ada masalah terkait nama Soeharto diusulkan menjadi pahlawan nasional. Menurut Prasetyo, presiden terdahulu wajar mendapat penghormatan.

    “Kalau berkenaan dengan usulan ya, usulan dari Kementerian Sosial terhadap Presiden Soeharto, saya kira kalau kami merasa bahwa apa salahnya juga? Menurut kami, mantan-mantan presiden itu sudah sewajarnya untuk kita mendapatkan penghormatan dari bangsa dan negara kita,” ujar Prasetyo kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/4/2025).

    Hanya saja, Titiek mengaku memiliki harapan besar agar pada era pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, usulan Presiden Soeharto menjadi pahlawan nasional terealisasi. “Insyaallah (bisa terwujudnya di pemerintahan Prabowo-Gibran),” pungkas Titiek.
     

  • Fachri Albar Terjerat Narkoba untuk Kedua Kali

    Fachri Albar Terjerat Narkoba untuk Kedua Kali

    Jakarta, Beritasatu.com – Penangkapan selebritas Fachri Albar oleh Polres Jakarta Barat atas kasus narkoba bukan pertama kali, melainkan sudah kedua kali. Fachri Albar pertama kali ditangkap pada 2018 atas kasus narkoba jenis ganja dan sabu.

    Penangkapan Fachri Albar untuk kedua kalinya dibenarkan oleh Kasatnarkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Vernal Armando Sambo.

    Ia mengatakan, Fachri Albar ditangkap di sebuah rumah di kawasan Jakarta Selatan.

    “Kami dari Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, Minggu (20/4/2025) pukul 20.00 WIB telah mengamankan seorang pria inisial FA yang bersangkutan adalah seorang pabrik figur,” Kata Kasatnarkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Vernal Armando Sambo, Selasa (22/4/2025).

    “Untuk yang bersangkutan kami amankan di daerah Jakarta Selatan di Kediaman yang bersangkutan,” jelasnya.

    Sebelumnya, Fachri Albar pernah ditangkap di kediamannya di Serenia Hills, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan pada 14 Pebruari 2018.

    Dari tangan putra Ahmad Albar itu, polisi mengamankan satu klip sabu seberat 0,32 gram, satu klip ganja seberat 0,32 gram, 1 calmlet, 13 dumolid, dan alat isap.

    Bahkan, kala itu Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan hukuman tujuh bulan menjalani rehabilitasi kepada suami Renata Kusmanto itu karena dianggap melanggar Pasal 127 Ayat (1) Huruf (A) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, serta Pasal 60 Ayat (5) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika.

    “Menghukum terdakwa Fachri Albar untuk memerintahkan menjalani rehabilitasi medis dan sosial selama tujuh bulan di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur,” ujar Ketua Majelis Hakim, Asiadi Sembiring dalam putusannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/7/2018).

  • Kapan Waktu Terbaik Investasi Emas dan Bagaimana Proyeksinya?

    Kapan Waktu Terbaik Investasi Emas dan Bagaimana Proyeksinya?

    Jakarta, Beritasatu.com – Investasi emas masih menjadi pilihan menarik bagi banyak orang karena dianggap sebagai aset lindung nilai, terutama saat kondisi ekonomi tidak menentu.

    Namun, untuk mendapatkan keuntungan yang optimal dari investasi emas, perlu dipahami bagaimana karakter pergerakan harga dan kapan waktu ideal untuk berinvestasi.

    Waktu Terbaik untuk Investasi Emas

    1. Durasi ideal investasi emas

    Investasi emas paling ideal dilakukan dalam jangka menengah hingga panjang, minimal satu tahun. Kenaikan harga emas dalam periode tersebut biasanya mampu melampaui laju inflasi, sehingga memberikan imbal hasil riil yang lebih menguntungkan dibandingkan instrumen seperti deposito atau obligasi. Dengan kata lain, semakin lama emas disimpan, potensi keuntungannya semakin tinggi.

    2. Pengaruh kondisi global terhadap harga emas

    Harga emas sangat dipengaruhi oleh situasi global. Misalnya, pada 2020 harga emas menembus US$ 2.000 per troy ons lebih cepat dari perkiraan akibat ketidakpastian ekonomi global selama pandemi Covid-19.

    Ketika terjadi krisis, investor cenderung mencari aset yang aman (safe haven), seperti emas, sehingga permintaan dan harganya naik. Sebaliknya, ketika situasi membaik atau terjadi penyesuaian kebijakan moneter, harga emas bisa terkoreksi.

    3. Harga wajar dan biaya produksi

    Secara global, biaya produksi emas per troy ons berkisar antara US$ 1.000 hingga US$ 1.100. Jika harga emas mencapai US$ 2.000, terdapat margin keuntungan yang besar.

    Namun, margin ini bisa menyempit jika biaya produksi naik, misalnya karena meningkatnya harga energi dan tenaga kerja. Dalam kondisi normal, harga emas mendekati biaya produksinya sering dianggap sebagai harga wajar.

    4. Pengaruh nilai tukar rupiah

    Di Indonesia, harga emas tidak hanya dipengaruhi oleh harga global, tetapi juga oleh nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Jika rupiah melemah, harga emas dalam negeri bisa naik, meskipun harga global stabil.

    Situasi ekonomi nasional, seperti ancaman resesi atau inflasi tinggi, juga dapat mendorong harga emas domestik naik. Oleh karena itu, investor perlu memantau perkembangan nilai tukar dan kondisi makroekonomi Indonesia.

    5. Waktu terbaik membeli emas

    Meskipun sulit diprediksi secara akurat, waktu terbaik membeli emas umumnya adalah ketika terjadi koreksi harga atau saat sentimen pasar sedang negatif terhadap aset risiko. Misalnya, pada awal tahun atau setelah adanya penurunan harga tajam karena aksi ambil untung investor.

    Pantau tren jangka panjang dan gunakan pendekatan rata-rata (dollar cost averaging) untuk mengurangi risiko fluktuasi harga.

    6. Emas sebagai diversifikasi portofolio

    Emas sangat cocok dijadikan alat diversifikasi karena sifatnya yang cenderung tidak berkorelasi dengan aset lain seperti saham. Saat pasar saham jatuh, emas sering kali tetap stabil atau bahkan naik. Dengan memiliki emas dalam portofolio, risiko keseluruhan investasi dapat ditekan.

    Investasi emas tetap menjanjikan, terutama jika dilakukan dalam jangka panjang. Fluktuasi harga emas dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari kondisi global, biaya produksi, nilai tukar, hingga sentimen pasar. Memahami faktor-faktor ini membantu investor memilih waktu terbaik untuk masuk dan keluar dari pasar emas.

  • Pentas Monolog Kartini, Kenang Perjuangan Bela Hak Wanita

    Pentas Monolog Kartini, Kenang Perjuangan Bela Hak Wanita

    Jakarta, Beritasatu.com – Pertunjukan teater monolog berjudul “Kartini” produksi Ngajagi Kreasi Nusantara digelar di Wisma Habibie-Ainun, Jakarta, Selasa (22/4/2025). Pentas dalam rangka memperingati hari Kartini ini menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng (RA) Kartini dalam membela hak-hak perempuan pada masa lampau.

    Ketua Ngajagi Kreasi Nusantara Rio Kamase menegaskan, Hari Kartini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi bagi perempuan Indonesia untuk terus berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    “Perayaan Hari Kartini mesti menjadi refleksi bagi tiap-tiap perempuan di Indonesia untuk terus berdampak terhadap kehidupan bangsa dan negara,” ujar Rio.

    Pementasan monolog Kartini ini diperankan oleh Yasinta Indra dan ditulis sekaligus disutradarai oleh Den Aslamserta. Monolog “Kartini” mengangkat kisah perjuangan RA Kartini yang berani memperjuangkan hak pendidikan dan kesetaraan perempuan di tengah ketatnya tradisi Jawa pada zamannya.

    Rio juga menyebut semangat Kartini telah menjadi inspirasi banyak perempuan hebat, termasuk sosok Tuti Marini Puspowardjojo (Ibunda BJ Habibie) dan Ainun Habibie, yang terus memperjuangkan hak pendidikan dan kemandirian perempuan di Indonesia.

    Seusai pementasan, acara dilanjutkan dengan tiga sesi diskusi bertajuk “A Sip Legacy: Kartini’s Spirit in Today’s Women”. Diskusi ini menghadirkan deretan tokoh nasional, mulai dari Widi Wardhana, Prof Stella Christie, Yanti Airlangga, hingga figur publik seperti Dian Sastrowardoyo, Chelsea Islan, Prilly Latuconsina, serta perancang busana Didiet Maulana.

    Acara pementasan monolog Kartini ini juga dihadiri oleh keluarga besar almarhum BJ Habibie, termasuk Nadia Habibie, Putri Habibie, Insana Habibie, dan Widya Habibie, yang turut memberikan pandangan soal peran Kartini dalam membentuk karakter perempuan modern Indonesia.