Author: Beritasatu.com

  • Harga Emas Naik Imbas Ketegangan Dagang AS-China dan Pelemahan Dolar

    Harga Emas Naik Imbas Ketegangan Dagang AS-China dan Pelemahan Dolar

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas dunia menguat pada Rabu (4/6/2025) sore, didorong oleh pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) dan memanasnya kembali ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Kondisi ini mendorong investor beralih ke aset safe haven seperti emas.

    Dilansir dari Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,3% menjadi US$ 3.361,73 per troi ons pada pukul 17.03 WIB. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS juga menguat 0,3% ke level US$ 3.385,80 per troi ons.

    Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, turun 0,1%. Pelemahan dolar membuat emas menjadi lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

    “Saya kira pasar masih merespons kekhawatiran soal negosiasi dagang. Tidak banyak kemajuan, dan ini menambah ketidakpastian soal tarif, yang pada akhirnya mendorong harga emas naik,” kata Nitesh Shah, analis komoditas dari WisdomTree.

    Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan pernyataan keras terhadap Tiongkok, menyebut Presiden Xi Jinping sebagai sosok yang “keras” dan “sangat sulit diajak membuat kesepakatan”. Komentar itu muncul hanya beberapa hari setelah Trump menuduh Tiongkok melanggar kesepakatan pengurangan tarif dan hambatan dagang.

    Pasar kini menantikan rilis data ketenagakerjaan nonpertanian AS pada akhir pekan ini sebagai indikator penting arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed). Pejabat The Fed belakangan terus menyuarakan sikap hati-hati dalam menetapkan kebijakan moneter, mengingat risiko ketegangan dagang dan ketidakpastian ekonomi global.

    “Apabila data tenaga kerja lebih kuat dari ekspektasi, kemungkinan pemangkasan suku bunga akan mengecil, dan ini bisa menekan harga emas,” jelas Carsten Fritsch, analis dari Commerzbank.

    Ia memperkirakan harga emas akan bergerak di kisaran US$ 3.300 hingga US$ 3.400 per troi ons dalam jangka pendek.

    Emas dikenal sebagai aset safe haven yang cenderung diminati saat terjadi ketidakpastian geopolitik maupun ekonomi, dan biasanya menguat saat suku bunga rendah.

  • Ritel Modern Sepi karena Gaya Belanja Masyarakat Berubah

    Ritel Modern Sepi karena Gaya Belanja Masyarakat Berubah

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan bahwa banyak pusat perbelanjaan dan ritel modern mengalami penurunan minat kunjungan, yang pada akhirnya berujung pada penutupan operasional. Ia menilai, terdapat beberapa faktor utama di balik fenomena tersebut.

    Menurut pria yang akrab disapa Busan itu, perubahan gaya belanja masyarakat menjadi salah satu penyebab utamanya. Jika sebelumnya masyarakat terbiasa berbelanja bulanan di pusat perbelanjaan besar, kini mereka lebih memilih berbelanja harian atau mingguan di ritel yang lokasinya dekat dengan tempat tinggal.

    “Pola belanja atau lifestyle kita semuanya itu sudah berubah,” ungkap Busan di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (4/6/2025).

    “Sekarang itu belanjanya kadang untuk kebutuhan sehari atau dua hari. Akhirnya apa? Akhirnya belanja yang terdekat saja di retail-retail yang terdekat,” sambungnya.

    Faktor kedua yang disoroti Mendag adalah minimnya inovasi dari sejumlah ritel modern. Ia menilai, pusat perbelanjaan tidak cukup hanya menjadi tempat menjual produk, tetapi juga harus mampu memberikan pengalaman berbelanja yang menarik agar masyarakat terdorong untuk datang.

    Busan menjelaskan, temuan tersebut didapat dari hasil diskusi bersama para pelaku usaha, termasuk Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) dan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo).

    “Kami diskusi dengan APPBI, ternyata kalau retail modern hanya jualan dan tidak ada experience, tidak ada journey di situ, ya dia pasti akan kalah dengan UMKM,” tegasnya.

  • UGM Resmi Nonaktifkan Christiano Tarigan

    UGM Resmi Nonaktifkan Christiano Tarigan

    Sleman, Beritasatu.com – Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengambil langkah tegas terhadap Christiano Tarigan, mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis, yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan maut. UGM secara resmi membekukan status kemahasiswaan yang bersangkutan.

    Dengan pembekuan ini, seluruh hak dan kewajiban akademik Christiano Tarigan dihentikan. UGM juga tengah menyiapkan sanksi akademik, dengan membentuk komite etik lintas fakultas untuk mengkaji pelanggaran tata perilaku mahasiswa.

    “Pascapenetapan tersangka, kita sudah melakukan nonaktivasi status kemahasiswaan yang bersangkutan, dan juga akan menjatuhkan sanksi akademik,” ujar Rektor UGM Ova Emilia kepada Beritasatu.com, Rabu (4/6/2025).

    Komite etik yang dibentuk terdiri dari unsur pimpinan Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), serta unsur universitas. Tim ini akan bekerja secara cepat dan menyeluruh untuk menelusuri pelanggaran kode etik mahasiswa yang dilakukan Christiano.

    “Komite etik akan berjalan paralel dengan proses hukum yang sedang berlangsung. Ini langkah serius untuk menegakkan integritas akademik,” jelas Ova.

    Christiano Tarigan ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian atas kecelakaan yang menewaskan Argo Erickho Achfandi, mahasiswa Fakultas Hukum UGM. Peristiwa tragis tersebut terjadi saat Christiano mengendarai mobil BMW putih dengan pelat nomor palsu.

    Insiden ini memicu kemarahan publik dan tuntutan keadilan dari keluarga korban, yang berharap pelaku dihukum sesuai hukum yang berlaku.

    Tindakan UGM menunjukkan komitmen tegas institusi pendidikan dalam menjaga etika, moral, dan tanggung jawab akademik, tanpa menutup mata terhadap pelanggaran serius yang dilakukan mahasiswanya.

  • Mendag Respons Volume Impor dari China Melesat, Imbas Tarif Trump?

    Mendag Respons Volume Impor dari China Melesat, Imbas Tarif Trump?

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menanggapi laporan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait meningkatnya impor non-migas dari China pada April 2025.

    Pria yang akrab disapa Busan ini mengatakan bahwa neraca perdagangan Indonesia dengan China bersifat fluktuatif dan tidak menentu.

    “Memang perdagangan kita dengan China itu kan cukup besar ya. Ekspor kita terbesar juga ke China. Misalnya tahun lalu itu ekspor kita US$ 60 miliar, tetapi impor kita US$ 70 miliar,” ujar Busan di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (4/6/2025).

    Ia menyebut, pada beberapa tahun sebelumnya Indonesia sempat mencatat surplus perdagangan dengan China sebesar US$ 2 miliar. Namun, belakangan kembali mencatat defisit akibat tingginya angka impor.

    Menanggapi kemungkinan lonjakan impor sebagai dampak dari kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) terhadap negara mitra dagang, Busan menilai hal tersebut belum terbukti secara konkret.

    “Kalau indikasi (transhipment) itu belum ada ya. Karena begini, indikasi transhipment bisa kita kontrol melalui SKA (surat keterangan asal) kita. Jadi itu belum ada indikasi seperti itu,” tegasnya.

    Sebagaimana diketahui, AS telah memberlakukan kebijakan tarif resiprokal yang tinggi kepada beberapa negara, termasuk China. Kondisi ini mendorong produsen dari Negeri Tirai Bambu mencari pasar alternatif di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

    Terkait menyusutnya surplus neraca perdagangan Indonesia pada April 2025 yang tercatat sebagai yang terendah dalam 60 bulan terakhir, Busan menjelaskan beberapa penyebabnya.

    “Jadi ekspor Januari-April dibanding tahun lalu kan naik memang ya 6,65% tetapi Maret-April mengalami penurunan,” ujarnya.

    Menurutnya, penurunan tersebut dipengaruhi oleh libur panjang Idulfitri yang menghambat aktivitas ekspor. Selain itu, ketidakpastian akibat kebijakan tarif dari AS turut membuat pelaku pasar bersikap hati-hati.

    “Setelah kita analisa, yang pertama kemarin kan awal April itu masih libur Lebaran ya. Jadi masih banyak libur sehingga ekspor juga berkurang,” sambung Busan.

    Ia menambahkan, fenomena serupa juga terjadi di negara-negara tetangga. Dalam pertemuan dengan para menteri perdagangan ASEAN di Kuala Lumpur saat KTT ASEAN, mereka menyampaikan bahwa penyusutan surplus perdagangan turut dialami oleh Malaysia, Filipina, dan Vietnam.

    “Kemarin waktu kami ketemu teman-teman mendag di Kuala Lumpur waktu KTT ASEAN. Ya kita juga ngobrol, ternyata pengaruhnya bagi masing-masing sangat besar. Bahkan banyak eksportir yang cenderung masih menunggu,” pungkasnya.

  • UGM Bentuk Tim Komite Akademik Tindak Lanjuti Kasus Kematian Mahasiswa

    UGM Bentuk Tim Komite Akademik Tindak Lanjuti Kasus Kematian Mahasiswa

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Universitas Gadjah Mada (UGM) akan membentuk tim komite akademik guna menindaklanjuti kasus tabrakan yang menyebabkan meninggalnya mahasiswa Fakultas Hukum Argo Ericko Achfandi. 

    Kasus ini menyeret Christiano Tarigan, mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM, yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

    Rektor UGM Prof Ova Emilia menegaskan pihak universitas tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah untuk menindaklanjuti kasus ini secara menyeluruh.

    “Jadi setelah penetapan tersangka, mahasiswa berinisial CPT sudah kita nonaktifkan dari status kemahasiswaan yang bersangkutan. Selanjutnya UGM akan memberikan sanksi akademik. Untuk itu kita telah memproses dengan membentuk tim komite akademik,” ujar Prof Ova Emilia pada Rabu (4/6/2025).

    Tim komite ini akan melibatkan berbagai pihak lintas fakultas dan universitas. Dikatakan Ova, tim komite akademik  yang terdiri dari beberapa pihak akan menelusuri dan mengkaji permasalahan ini.

    “Sanksi akademik ini nanti juga akan berjalan paralel dengan apa yang dilakukan di institusi legal atau institusi hukum. Saya kira itu yang perlu saya sampaikan untuk update sampai sekarang,” pungkasnya.

    Peristiwa nahas meninggalnya Argo terjadi pada Sabtu (24/5/2025) dini hari di ruas Jalan Palagan, tepatnya Dukuh Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Christiano Tarigan yang kini berstatus tersangka, telah mendapat sanksi dari fakultas tempatnya menempuh pendidikan berupa pembekuan status kemahasiswaan.

  • Jessie J Didiagnosis Idap Kanker Payudara Stadium Awal

    Jessie J Didiagnosis Idap Kanker Payudara Stadium Awal

    Jakarta, Beritasatu.com – Penyanyi Jessie J mengungkapkan dirinya didiagnosis mengidap kanker payudara stadium awal. Kabar tersebut disampaikannya melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @jessiej pada Selasa, 3 Juni 2025.

    “Saya ingin membagikan kabar ini kepada penggemar dan orang-orang yang peduli pada saya. Saya suka berbagi, dan selalu terbuka tentang apa yang saya alami dalam hidup,” ujar Jessie J, dikutip dari People, Rabu (4/6/2025).

    Ia mengaku telah didiagnosis menderita kanker payudara stadium awal sebelum merilis lagu No Secrets.

    “Kanker memang menyebalkan dalam bentuk apa pun, tapi saya tetap berpegang pada kata stadium awal. Saya telah menjalani berbagai tes selama masa ini,” jelas pelantun hit Price Tag tersebut.

    Ia menegaskan keinginannya untuk terbuka ke publik, dalam unggahan videonya ia mengaku merasa perlu membagikan kabar tersebut kepada publik.

    “Saya ingin terbuka dan membagikannya ke publik. Kemarin saya belum bisa membagikan kabar ini karena sedang sangat fokus bekerja. Saya merasa dengan berbagi telah membantu saya dan orang lain, yang telah mencintai dan mendukung saya,” ujar Jessie.

    Meskipun didiagnosis mengidap kanker payudara, Jessie mencoba untuk tetap berpikir positif. Ia menginformasikan sementara akan istirahat dari dunia musik karena akan menjalani operasi payudara.

    “Saya akan menghilang sebentar setelah acara Summertime Ball untuk menjalani operasi, dan akan kembali dengan lebih banyak karya musik,” tandas Jessie. 

    Acara Summertime Ball Capital dijadwalkan akan digelar pada Minggu (15/6/2025).

  • IHSG Hari Ini Ditutup Menguat Tipis ke Level 7.069

    IHSG Hari Ini Ditutup Menguat Tipis ke Level 7.069

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis pada perdagangan Rabu (4/6/2025). IHSG tercatat naik 24,21 poin atau 0,34% dan berada di level 7.069.

    Berdasarkan data bursa yang diolah Beritasatu.com, volume perdagangan mencapai 24,72 miliar saham dan total nilai transaksi mencapai Rp 15,45 triliun. Sedangkan frekuensi perdagangan mencapai 1,462 juta kali.

    Pada penutupan hari ini, tercatat 321 saham mencatatkan penguatan, 292 saham mengalami penurunan, dan 192 saham tidak mengalami perubahan harga.

    Sebanyak sembilan dari 11 sektor dalam indeks sektoral mencatatkan penguatan, dengan sektor barang baku mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 4,49% diikuti transportasi naik 1,53%, dan kesehatan menguat 1,49%.

    Sementara itu, dua sektor keuangan turun 0,75% dan sektor industri turun 0,65%.

    Saham unggulan LQ45 tercatat menguat 0,21%, Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,15%, dan Investor33 melemah 0,55%.

    Sementara itu, bursa saham utama di kawasan Asia juga menunjukkan tren positif. Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,60%, Shanghai Composite di Tiongkok menguat 0,42%, Straits Times di Singapura meningkat 0,10%, dan indeks Nikkei 225 di Jepang naik 0,80%.

  • PMK Baru Permudah Bea Cukai untuk Lansia, Disabilitas, dan Jemaah Haji

    PMK Baru Permudah Bea Cukai untuk Lansia, Disabilitas, dan Jemaah Haji

    Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai resmi menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35 Tahun 2025.

    Aturan ini bertujuan menyederhanakan proses kepabeanan bagi penumpang tertentu, seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jemaah haji.

    PMK ini menggantikan PMK Nomor 203/PMK.04/2017 tentang ekspor dan impor barang bawaan penumpang dan awak sarana pengangkut.

    PMK 35/2025 memberikan kemudahan berupa pemberitahuan pabean secara lisan, tanpa perlu mengisi formulir custom declaration (CD), bagi penumpang yang memenuhi kriteria tertentu.

    “Pemberitahuan pabean atau custom declaration dapat dilakukan secara lisan. Jadi, tidak perlu menggunakan formulir, tetapi cukup secara lisan,” ujar Pelaksana Harian (Plh) Kasubdit Impor Direktorat Teknis Kepabeanan Chairul dalam media briefing PMK 35/2025 yang digelar secara daring pada Rabu (4/6/2025).

    Ia menjelaskan bahwa kemudahan ini berlaku bagi lima kategori penumpang, yaitu penumpang lanjut usia (60 tahun ke atas), jemaah haji reguler, tamu negara kategori VVIP, penyandang disabilitas, dan awak sarana pengangkut pada tempat tertentu yang ditetapkan oleh direktur jenderal bea dan cukai.

    Kebijakan ini merupakan bagian dari inisiatif Bea Cukai untuk meningkatkan pelayanan, memberikan kemudahan, serta menyederhanakan ketentuan terkait barang bawaan penumpang.

    PMK ini juga mengatur fasilitas fiskal khusus bagi jemaah haji. Barang pribadi yang dibawa oleh jemaah haji reguler dari Arab Saudi akan dibebaskan dari bea masuk tanpa batasan nilai.

    Sementara itu, bagi jemaah haji khusus, pembebasan bea masuk diberikan hingga maksimal senilai FOB (free on board) US$ 2.500. Jika nilai barang melebihi batas tersebut, kelebihannya akan dikenakan bea masuk sebesar 10%, serta dikenai pajak pertambahan nilai (PPN) sesuai ketentuan, tetapi dibebaskan dari pajak penghasilan (PPh).

    “Bagi jemaah reguler akan diberikan pembebasan bea masuk atas seluruh barang bawaannya. Sedangkan jemaah khusus akan diberikan pembebasan bea masuk maksimal senilai FOB US$ 2.500,” jelas Chairul.

    Selain lansia dan jemaah haji, PMK ini juga mengatur pemberian fasilitas kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menerima hadiah dari kompetisi atau penghargaan internasional.

    Pembebasan bea masuk dan pajak diberikan bagi penerima hadiah dari ajang di bidang olahraga, ilmu pengetahuan, kesenian, kebudayaan, dan keagamaan, selama disertai dokumen pembuktian dan tidak termasuk dalam daftar negatif, seperti kendaraan bermotor, barang kena cukai, minuman mengandung etil alkohol, serta hadiah dari undian atau perjudian.

    “Barang hadiah dari perlombaan atau penghargaan berupa media, trofi, plakat, lencana, atau barang sejenis lainnya diberikan pembebasan bea masuk, tidak dikenakan PPN dan PPNBM, serta dikecualikan dari PPh,” ujar Chairul.

    Dengan diterbitkannya PMK 35 Tahun 2025, pemerintah berharap proses kepabeanan menjadi lebih inklusif, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, tanpa mengabaikan prinsip keadilan fiskal dan kepatuhan terhadap hukum.

  • Menko Airlangga Tegaskan Kemitraan Strategis Indonesia-Jepang untuk Kemakmuran dan Stabilitas Kawasan

    Menko Airlangga Tegaskan Kemitraan Strategis Indonesia-Jepang untuk Kemakmuran dan Stabilitas Kawasan

    Paris, Beritasatu.com – Dalam rangka OECD Ministerial Council Meeting di Paris, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri pertemuan bilateral dengan State Minister for Foreign Affairs Jepang Fujii Hisayuki, Selasa (3/6/2025). Pertemuan ini menegaskan kembali hubungan strategis yang kokoh antara kedua negara, khususnya dalam bidang perdagangan, investasi, dan pembangunan berkelanjutan. 

    Salah satu topik utama dalam pertemuan ini adalah dukungan Jepang terhadap proses Indonesia dalam bergabung sebagai anggota penuh OECD. Indonesia telah menyampaikan Initial Memorandum dalam waktu kurang dari satu tahun setelah menerima Accession Roadmap, dan menargetkan penyelesaian proses aksesi dalam waktu tiga tahun. Jepang juga memberikan dukungan melalui lokakarya dan studi mengenai OECD Anti-Bribery Convention, yang menjadi instrumen penting dalam mendorong reformasi tata kelola dan penguatan sistem hukum di Indonesia. 

    “Proses aksesi Indonesia ke OECD bukan hanya tentang integrasi ekonomi, tetapi juga tentang memperkuat komitmen kami dalam menciptakan sistem pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel,” ungkap Menko Airlangga.

    Di bidang ekonomi, tercatat total nilai perdagangan barang antara Indonesia dan Jepang mencapai US$ 35,67 miliar pada tahun 2024, melampaui tingkat sebelum pandemi. Neraca perdagangan Indonesia dengan Jepang mencatat surplus sebesar US$ 5,74 miliar. Jepang juga merupakan investor asing terbesar keenam di Indonesia dengan nilai investasi mencapai US$ 3,46 miliar, tersebar di lebih dari 12.800 proyek di sektor strategis seperti transportasi, mesin, elektronik, dan industri kimia. 

    Menko Airlangga juga menambahkan bahwa kerja sama dengan Jepang di sektor investasi menunjukkan bahwa kedua negara sangat berkomitmen untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan memperkuat perekonomian nasional Indonesia. Terkait kebijakan perdagangan global, Indonesia menyampaikan ketertarikan atas pendekatan Jepang dalam menghadapi kebijakan tarif dari Amerika Serikat. Pendekatan Jepang yang berbasis pada comprehensive package dianggap sejalan dengan strategi Indonesia dalam menjajaki pembicaraan perdagangan bilateral dengan AS, termasuk isu tarif dan hambatan non-tarif. Indonesia juga menyoroti pentingnya kerja sama dalam menjaga ketahanan rantai pasok (supply chain resilience) di kawasan Asia-Pasifik. 

    “Penting bagi Indonesia dan Jepang untuk terus mendukung satu sama lain dalam menghadapi tantangan tarif dan menjaga stabilitas ekonomi di kawasan Asia-Pasifik,” jelas Menko Airlangga.

    Kerja sama di bawah Asia Zero Emission Community (AZEC) semakin menguat, dengan sejumlah proyek penting seperti pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Muara Laboh yang sudah memasuki tahap konstruksi. Pemerintah Indonesia dan Jepang membentuk joint task force untuk mengatasi hambatan pelaksanaan proyek. 

    Selanjutnya, Menko Airlangga mengakhiri pertemuan dengan optimisme bahwa kemitraan strategis Indonesia dan Jepang tidak hanya akan mendukung pertumbuhan ekonomi kedua negara, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi stabilitas dan kemajuan kawasan Asia Pasifik.

    Turut mendampingi Menko Airlangga dalam kesempatan tersebut diantaranya yakni Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Edi Priyo Pambudi, Duta Besar Republik Indonesia di Paris Mohamad Oemar, Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Haryo Limanseto, serta Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Multilateral Ferry Ardiyanto. 

  • Kabur Seusai Dituntut 9 Tahun, Napi Narkoba Ditangkap Dramatis

    Kabur Seusai Dituntut 9 Tahun, Napi Narkoba Ditangkap Dramatis

    Kotawaringin Timur, Beritasatu.com – Tidak terima dituntut sembilan tahun hukuman penjara, seorang napi narkoba bernama Sandy Wahyu Wijaya (28) nekat kabur saat hendak dimasukkan ke dalam sel tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah pada Selasa (3/6/2025) malam. 

    Peristiwa ini pun sontak membuat heboh lantaran napi tersebut kabur sesaat setelah mobil tahanan milik kejaksaan tiba di Lapas seusai digelarnya sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Kotawaringin Timur pada Selasa (3/6/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. 

    “Saat itu ada 32 tahanan yang dibawa menggunakan mobil tahanan. Masing-masing tahanan diborgol secara berpasangan. Saat proses penurunan dari mobil, borgol yang dipakai oleh pelaku ternyata berhasil dilepas. Ini tidak diketahui oleh petugas,” kata Kasi Intel Kejari Kotawaringin Timur Nofanda Prayuda, Rabu (4/6/2025). 

    Meski sempat terjadi kejar-kejaran dengan aparat kejaksaan dan polisi, Sandy berhasil lolos. Upaya pengejaran berlangsung dramatis. Setelah lebih 6 jam, Sandy akhirnya berhasil ditangkap saat bersembunyi di dalam kaca sebuah toko mebel di Jalan Sampoerna Barat, yang berjarak sekitar 1 kilometer dari Lapas Kelas 2B Sampit.