Author: Beritasatu.com

  • Taylor Swift Guyur Bonus Rp 3,2 T untuk Kru Tur Eras

    Taylor Swift Guyur Bonus Rp 3,2 T untuk Kru Tur Eras

    Arizona, Beritasatu.com — Taylor Swift kembali mencatatkan sejarah, bukan hanya lewat pencapaian musik, tetapi juga lewat cara ia menghargai orang-orang di balik panggung. Usai menuntaskan rangkaian tur dunia The Eras Tour selama hampir dua tahun, Swift mengucurkan bonus bernilai fantastis kepada seluruh kru konser yang telah bekerja mendampinginya dari awal hingga akhir.

    Mengutip laporan People Magazine, Sabtu (13/12/2025), penyanyi asal Amerika Serikat itu memberikan bonus total sebesar US$ 197 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun. Bonus tersebut dibagikan kepada seluruh tim tur tanpa terkecuali, mulai dari pengemudi truk logistik, petugas katering, teknisi suara, tim pencahayaan, penata busana, penata rias, tim video, penari, band pengiring, hingga aparat keamanan dan kru kembang api.

    Langkah ini kembali menegaskan reputasi Taylor Swift sebagai musisi global yang dikenal menjunjung tinggi etos kerja dan solidaritas tim. Di industri hiburan yang kerap menyorot gemerlap panggung, Swift justru menempatkan para pekerja di balik layar sebagai bagian penting dari kesuksesan tur.

    Apresiasi yang Konsisten Sejak Awal Tur

    Pemberian bonus ini bukanlah yang pertama. Pada Agustus 2023, setelah menyelesaikan fase awal tur di Amerika Utara, Taylor Swift diketahui telah menggelontorkan bonus lebih dari US$55 juta kepada seluruh kru. Konsistensi ini menunjukkan bahwa apresiasi tersebut bukan sekadar strategi citra, melainkan komitmen personal.

    The Eras Tour sendiri dimulai di Glendale, Arizona, pada Maret 2023 dan resmi berakhir pada 8 Desember 2025 di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada. Tur ini mencakup 149 pertunjukan di berbagai benua dan menjadi salah satu perjalanan konser terpanjang dalam sejarah musik modern.

    Menurut data yang disampaikan perusahaan produksi Taylor Swift Touring kepada The New York Times, total penonton konser mencapai 10.168.008 orang. Sementara itu, penjualan tiket menembus angka US$ 2,077 miliar, menjadikan The Eras Tour sebagai tur konser terlaris sepanjang masa.

    Lebih dari Sekadar Angka Fantastis

    Bagi Taylor Swift, bonus triliunan rupiah tersebut bukan hanya soal angka, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi, kerja keras, dan pengorbanan tim yang memastikan setiap pertunjukan berjalan sempurna.

    Taylor menegaskan bahwa keberhasilan tur ini tidak mungkin tercapai tanpa kontribusi kolektif semua pihak. Selama dua tahun penuh, para kru harus berpindah kota dan negara, bekerja dengan jadwal ketat, serta menghadapi tekanan tinggi demi menghadirkan pengalaman konser terbaik bagi jutaan penggemarnya.

    Langkah Taylor Swift ini pun mendapat sorotan luas dan dianggap sebagai standar baru dalam industri hiburan global, terutama terkait kesejahteraan pekerja kreatif dan teknis.

    Di tengah maraknya isu ketimpangan industri musik, aksi Taylor Swift menjadi contoh konkret bagaimana kesuksesan besar dapat dibagikan secara adil kepada mereka yang berperan di balik layar.

  • Pengangkatan Kapolri lewat DPR Disebut Amanat Reformasi

    Pengangkatan Kapolri lewat DPR Disebut Amanat Reformasi

    Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menegaskan mekanisme pengangkatan kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dengan persetujuan DPR merupakan amanat reformasi yang telah diatur secara jelas dalam Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (Tap MPR).

    Habiburokhman menjelaskan, ketentuan tersebut tercantum dalam Pasal 7 ayat (3) Tap MPR Nomor III/MPR/2000 yang menyebutkan Polri, yang dipimpin oleh kapolri, diangkat oleh presiden dengan persetujuan DPR.

    “Ketentuan ini sudah sangat jelas. Usulan agar Kapolri diangkat tanpa persetujuan DPR gagal menjelaskan argumentasi yang kuat,” ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (13/12/2025).

    Habiburokhman menilai anggapan persetujuan DPR membuka ruang intervensi politik terhadap kepolisian merupakan tuduhan yang tidak berdasar. Menurutnya, jika hak pengawasan DPR selalu dikonotasikan sebagai bentuk intervensi, maka potensi serupa juga bisa terjadi apabila Polri diawasi oleh institusi lain di luar DPR.

    “Kalau hak pengawasan dianggap berujung intervensi, maka logika yang sama juga bisa diterapkan pada lembaga pengawas lainnya,” tegasnya.

    Habiburokhman juga menanggapi anggapans DPR terlalu lemah dalam merespons pelanggaran yang dilakukan anggota Polri. Namun, ia mempertanyakan konsekuensi yang akan muncul jika persetujuan DPR dalam pengangkatan kapolri justru ditiadakan.

    Ia menegaskan DPR merupakan lembaga legislatif yang memiliki legitimasi sebagai representasi konstitusional rakyat. Oleh karena itu, keterlibatan DPR dalam penunjukan kapolri merupakan bagian dari mekanisme checks and balances dalam sistem ketatanegaraan.

    “Persetujuan penunjukan kapolri adalah bagian dari pelaksanaan fungsi DPR dalam mengawasi jalannya pemerintahan,” kata Habiburokhman, yang komisinya bermitra langsung dengan Polri.

    Sebelumnya, Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) mengusulkan agar calon kapolri ke depan tidak lagi diseleksi oleh DPR demi menjaga independensi kepolisian. 

    Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional Peradi, Dwiyanto Prihartono, menilai dalam beberapa tahun terakhir posisi kepolisian kerap terseret berbagai kepentingan politik, termasuk kepentingan partai.

    “Bahasa sederhananya, ada posisi tawar-menawar di sana. Dampaknya bisa menembus hingga ke daerah-daerah dan mengganggu sistem komando karena faktor politik lebih dominan dibanding profesionalisme kepolisian,” ujar Dwiyanto dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

  • Wulan Guritno Blak-blakan Ngaku Sudah Lama Minder Soal Jerawat

    Wulan Guritno Blak-blakan Ngaku Sudah Lama Minder Soal Jerawat

    Jakarta, Beritasatu.com – Aktris Wulan Guritno akhirnya blak-blakan terkait masalah kulit wajah yang telah dialaminya sejak remaja. Ia mengaku selalu minder dengan jerawat dan bekas jerawat, yang selama ini ditutupinya.

    “Mungkin buat orang lain ini hal biasa, tetapi buatku ini insecurities aku dari remaja dan ini yang aku tutupin selama ini,” ungkap Wulan, mengutip kanal YouTube Denny Sumargo, Sabtu (13/12/2025). 

    Wulan mengakui ketidaksempurnaan kulitnya yang baru-baru ini terungkap dalam film Norma dan viral hingga menjadi buah bibir netizen di media sosial membuat dirinya syok.

    “Kan selama ini enggak pernah kebongkar. Yang tahu kan hanya orang sekitar gue, lingkungan gue doang. Enggak ada publik yang tahu muka Wulan geradakan,” imbuhnya. 

    Perhatian publik yang mendadak terhadap kulit wajahnya memicu kecemasan dan trauma lama bagi bintang serial Love Therapy tersebut. 

    “Aku sampai enggak ngelihat sosial media dua hari ini, beneran. Pada saat itu ke-trigger trauma lagi gitu. Aku enggak tahu kenanya di mana ya tetapi aku benar-benar cemas. Kepikiran orang lain mikir apa ya gitu kan orang mikir Wulan yang mulus itu yang apalah itu,” curhat Wulan. 

    Kondisi ini sempat memengaruhi konsentrasi Wulan saat bekerja sehari-hari. “Kadang-kadang pada saat aku mau kerja, enggak fokus. Karena misalnya lagi meeting, orang mikir apa ya. Kalau ngelihat Wulan di televisi bagaimana ya. Jadi gue kan enggak fokus,” tutup Wulan. 

  • Tinjau Banjir Aceh-Sumut 2 Hari, Prabowo Pastikan Kondisi Terkendali

    Tinjau Banjir Aceh-Sumut 2 Hari, Prabowo Pastikan Kondisi Terkendali

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto memastikan penanganan bencana di sejumlah wilayah yang ditinjaunya selama dua hari berada dalam kondisi terkendali. Hal tersebut disampaikan Prabowo seusai meninjau langsung lokasi terdampak banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

    “Iya, saya lihat keadaan terkendali. Saya cek terus. Di sana-sini memang ada keterlambatan sedikit karena kondisi alam dan fisik wilayah, tetapi saya cek langsung ke tempat pengungsi, kondisi mereka baik, pelayanan baik, dan suplai pangan cukup,” ujar Prabowo di Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (13/12/2025).

    Dalam kunjungan tersebut, Prabowo turut memantau sejumlah daerah yang sempat terisolasi, di antaranya Takengon dan Kabupaten Bener Meriah. Pemerintah terus mengupayakan pembukaan akses jalan di wilayah-wilayah terdampak.

    Prabowo menyampaikan sejumlah infrastruktur penghubung sudah kembali berfungsi, termasuk jembatan di Kabupaten Bener Meriah. Sementara itu, akses jalan di wilayah Aceh Tamiang juga dilaporkan telah kembali tersambung.

    Presiden juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari aparat keamanan, relawan, hingga tenaga kesehatan, atas kerja keras mereka di lapangan.

    Terkait kondisi warga terdampak, Prabowo menilai masyarakat tetap menunjukkan ketegaran dan kesabaran. Pemerintah pun telah menyiapkan langkah lanjutan, termasuk rencana pembangunan hunian bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. “Kita sudah rencanakan alokasi perumahan dan sebagainya,” tegas Prabowo.

    Selama dua hari terakhir, Presiden Prabowo meninjau sejumlah lokasi bencana banjir dan longsor di Aceh dan Sumut. Pada Jumat (12/12/2025), ia mengunjungi Aceh Tamiang, Takengon, dan Kabupaten Bener Meriah. Sementara pada Sabtu, Prabowo melanjutkan peninjauan ke Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumut.

    Peninjauan tersebut bukan yang pertama dilakukan Presiden Prabowo. Sebelumnya, pada Senin (1/12/2025), ia meninjau lokasi bencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumut, dan Sumbar. Kunjungan serupa juga dilakukan pada Minggu (7/12/2025) ke Aceh untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal.

    Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, kunjungan berulang Presiden Prabowo ke wilayah terdampak bencana dilakukan untuk memastikan penanganan berlangsung cepat sekaligus memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang terdampak.

  • Istana: Stok Pangan hingga Obat-obatan di Aceh dan Sumut Tercukupi

    Istana: Stok Pangan hingga Obat-obatan di Aceh dan Sumut Tercukupi

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan stok kebutuhan dasar, mulai dari pangan hingga obat-obatan di wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara dan Aceh tercukupi.

    Ia menyampaikan hal tersebut seusai Presiden Prabowo Subianto mengakhiri kunjungan selama 2 hari ke Aceh dan Sumatera Utara untuk memastikan penanganan terhadap masyarakat terdampak bencana dapat dilakukan secepat mungkin.

    “Apa yang dibutuhkan oleh masyarakat semua juga kami cek, stok kita mencukupi, kebutuhan pangan mencukupi, kemudian kebutuhan terhadap pakaian, obat-obatan juga semua selalu diupayakan untuk didorong,” kata dia, di Pangkalan Udara TNI AU Soewondo, di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (13/12/2025), dikutip dari Antara.

    Menurut dia, meskipun masih terdapat sejumlah kendala di lapangan, secara umum seluruh wilayah terdampak sudah dapat dijangkau.

    Pemerintah telah mengecek kebutuhan masyarakat, termasuk ketersediaan pangan, pakaian, obat-obatan, serta pasokan air bersih, khususnya di wilayah Aceh Tamiang.

    Ia menambahkan, hampir seluruh rumah sakit di wilayah terdampak telah kembali berfungsi, meskipun belum seluruhnya beroperasi secara optimal.

    Dalam kesempatan tersebut, Prasetyo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, termasuk TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Basarnas, para relawan, serta dukungan dari masyarakat, baik perorangan maupun dunia usaha.

    “Sebagaimana yang selalu disampaikan Bapak Presiden inilah kebersamaan kita, kekeluargaan kita, kegotong royongan kita dan tidak ada satu pun yang boleh kita tinggalkan saat saudara-saudara kita mengalami penderitaan kita semua harus ikut merasakan dan ikut meringankan,” ucap dia.

    Setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan, Presiden Prabowo Subianto kembali ke Jakarta untuk melanjutkan agenda kegiatan lainnya.

    “Terima kasih atas penyambutan yang luar biasa kepada Bapak Presiden, mohon maaf bila mana ada hal-hal yang kurang berkenan bagi semua masyarakat, rakyat Aceh maupun masyarakat Sumatera Utara pada saat menerima kunjungan dari Bapak Presiden,” kata Prasetyo. 

  • RUU Sisdiknas Harus Atur Pendidikan dalam Situasi Bencana

    RUU Sisdiknas Harus Atur Pendidikan dalam Situasi Bencana

    Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Ketua Komisi X DPR My Esti Wijayanti mengatakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang merupakan revisi dari UU Nomor 20 Tahun 2003 perlu memuat aturan khusus mengenai penyelenggaraan pendidikan dalam situasi bencana.

    Dia menilai semua pihak harus belajar dari peristiwa bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut dia, bencana besar yang terjadi di tiga provinsi itu pada akhir Novenber 2025 menunjukkan sistem yang ada belum memberikan perlindungan memadai bagi keberlanjutan pendidikan di situasi tidak terduga.

    “Dalam draf RUU Sisdiknas, saya mengusulkan agar dimasukkan pasal-pasal khusus mengenai penanganan sektor pendidikan dalam situasi bencana. Negara harus menyiapkan anggaran, mekanisme, dan standar operasionalnya,” kata Esti di Jakarta dikutip dari Antara, Sabtu (13/12/2025).

    Dia mengusulkan anggaran penanganan pendidikan dalam situasi bencana dimasukkan, baik di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, kemudian Kementerian Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah, maupun di Kementerian Agama.

    “Kita memerlukan aturan yang membuka ruang bagi penyelenggaraan pendidikan darurat dan bantuan dana bagi siswa maupun mahasiswa yang terdampak,” katanya.

    Dia menegaskan pendidikan darurat harus menjadi bagian dalam regulasi nasional. Layanan pendidikan darurat tersebut mencakup pendirian sekolah darurat, penyediaan modul belajar alternatif, serta memastikan proses belajar tetap berjalan meskipun sarana dan prasarana rusak.

    “Hak atas pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena bencana melanda suatu wilayah,” katanya.

    Dia juga menekankan pentingnya mekanisme pendanaan yang siap digunakan ketika bencana terjadi. Menurut dia, dana darurat tersebut diperlukan tidak hanya untuk penanganan fisik seperti pembangunan ruang belajar sementara, tetapi juga dukungan administratif dan bantuan biaya pendidikan.

    “Sehingga siswa dan mahasiswa dari keluarga terdampak tidak meninggalkan bangku sekolah atau perkuliahan. Respons pendidikan tidak bisa bergantung pada inisiatif ad hoc setiap kali bencana terjadi,” katanya.

    Selain pendanaan, menurut dia, perlu ada SOP nasional yang mengatur langkah penanganan pendidikan pasca-bencana. SOP tersebut, kata dia, harus memastikan pendataan cepat, aktivasi sekolah darurat, dan pemulihan kegiatan belajar dengan mempertimbangkan kebutuhan psikososial anak.

    “Kita bisa belajar dari pengalaman penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera,” pungkasnya.

  • Aktor Byun Yo Han Buka Suara soal Hubungan Asmara dengan Tiffany Young

    Aktor Byun Yo Han Buka Suara soal Hubungan Asmara dengan Tiffany Young

    Korea, Beritasatu.com – Aktor Korea Selatan Byun Yo Han akhirnya buka suara mengenai hubungan asmaranya dengan kekasihnya, Tiffany Young ‘Girls’ Generation’.

    “Saya sepenuhnya bergantung kepadanya,” ucap Byun Yo Han dikutip dari Chosun, Sabtu (13/12/2025).

    Mendengar ucapan dari Byun Yo Han, membuat Tiffany Young tersipu malu.

    Tiffany Young mengaku, kehadiran Byun Yo Han di dalam hidupnya membuat dirinya semakin berbahagia. Ia pun mengungkapkan kekaguman terhadap kekasihnya itu.

    “Dia seperti seorang mentor yang akan tetap ada dalam karier berakting saya untuk waktu yang lama,” jelasnya.

    Hubungan asmara Byun Yo Han dan Tiffany Young itu bukan sekedar berpacaran saja. Pasalnya, terungkap bahwa Byun Yo Han dan Tiffany telah mengirimkan sinyal halus tentang hubungan mereka.

    Sejak awal tahun ini, mereka terlihat mengenakan cincin pasangan dengan desain yang sama di jari manis kanan mereka di acara resmi maupun pribadi.

    Byun Yo Han dan Tiffany Young juga membagikan surat tulisan tangan melalui akun media sosial mereka untuk membahas hubungan dan pernikahan mereka.

    “Saya merasa waspada dan gugup untuk mengejutkan semua orang dengan berita ini. Saya menjalin hubungan dengan seseorang yang luar biasa dan berencana untuk menikah,” jelasnya.

    “Meski belum ada jadwal atau rencana spesifik yang ditetapkan, keinginan terbesar saya selalu untuk membagikan berita ini kepada penggemar terlebih dahulu,” tuturnya.

    Ia juga mengambarkan sosok Tiffany Young sebagai seorang wanita yang membuatnya semakin lebih baik.

    “Dia yang membuatku ingin menjadi pribadi yang lebih baik saat kita bersama dan senyumnya menghangatkan bahkan hatiku yang lelah,” paparnya.

    Byun Yo Han juga berjanji akan selalu sehidup semati dengan Tiffany Young baik suka maupun duka.

    “Aku berjanji akan menjadi aktor yang mampu menyampaikan kehangatan, di mana tawa kita menjadi kebahagiaan yang sehat dan kesedihan kita mengarah pada pertumbuhan yang sehat,” ungkapnya.

    Sementara itu, Tiffany Young merasa tidak akan bermain-main dalam hubungan asmaranya dengan Byun Yo Han.

    “Saat ini saya sedang menjalin hubungan serius dengan seseorang yang berlandaskan pernikahan,” tambahnya.

    “Dia adalah seseorang yang membuatku memandang dunia dengan perspektif positif dan penuh harapan serta memberiku stabilitas,” tutupnya.

  • Komentar Bruno Mars Soal Rose ‘Blackpink’ Bikin Penggemar BTS Marah

    Komentar Bruno Mars Soal Rose ‘Blackpink’ Bikin Penggemar BTS Marah

    Jakarta, Beritasatu.com – Penyanyi Bruno Mars dituduh tidak menghormati grup K-pop terkenal, Bang Tan Seo Nyeo (BTS) setelah komentarnya mengenai Rose personel grup Blackpink beredar viral di media dan media sosial. Hal ini muncul terkait kesuksesan besar Bruno dan Rose lewat lagu Apt yang dirilis pada 2024 dan menjadi megahit global. 

    Dalam wawancara terbaru dengan Billboard, Bruno Mars membahas dampak lagu yang dibuat bersama Rose tersebut dan membandingkannya dengan fenomena global dari lagu K-Pop, Gangnam Style dari Psy. 

    “Tidak ada yang mengatakannya, tetapi saya bilang ke Rose kalau ini adalah pertama kalinya kita melihat hal seperti ini. Terakhir kali kita melihat sesuatu yang serupa adalah fenomena lagu Gangnam Style. Dan lihatlah saya akan menaklukkan seluruh negeri dengan lagu ini,” kata Bruno saat diwawancara Billboard. 

    “Saya belum pernah merasakan dan belum pernah melihat ini sebelumnya. Rose adalah gadis Korea yang memperkenalkan hal ini kepada orang-orang yang tidak mengetahuinya, termasuk saya sendiri. Dan itulah bagian yang paling menyenangkan bagi saya. Melihat reaksi semua orang, itu sungguh menyenangkan untuk dilihat,” lanjutnya.

    Mengutip Koreaboo, Sabtu (13/12/12025) kutipan tersebut memicu kritikan pedas di kalangan para penggemar BTS. Banyak yang menilai meski Bruno Mars pernah bekerja sama dengan BTS merendahkan alias tak menghormati BTS sebagai salah satu contoh artis K-Pop yang sukses mendunia. Beberapa bahkan menilai komentar Bruno mengandung unsur rasisme.

    Para penggemar BTS menyoroti pernyataan Bruno Mars yang seolah menomorduakan kontribusi BTS terhadap popularitas K-Pop secara global. Mereka mempertanyakan sikap Bruno Mars yang mengklaim dampak besar dari lagu kolaborasinya dengan Rose, sementara mengabaikan peran BTS dalam memperkenalkan K-Pop ke dunia internasional.

    “Bruno Mars bertingkah seolah dia telah melakukan sesuatu untuk K-Pop, sementara terus-menerus meremehkan BTS,” tulis salah satu pengguna Twitter, @kook***.

    “Jadi mereka bodoh atau hanya suka tidak menghormati BTS?” tulis netizen lainnya.

    “Bertingkah seolah-olah dua bintang yang hanya punya dua lagu hit punya dampak lebih besar, padahal BTS adalah alasan K-Pop bisa dikenal secara global dan diakui seperti sekarang ini,” komentar dari @***merv. 

  • Wulan Guritno Menangis Saat Viral karena Kulit Wajah ‘Geradakan’

    Wulan Guritno Menangis Saat Viral karena Kulit Wajah ‘Geradakan’

    Jakarta, Beritasatu.com – Wulan Guritno mengaku sempat terpukul hingga menangis karena visual kulit wajahnya yang disebut netizen ‘geradakan’ viral beberapa waktu lalu. Pengakuan ini ia sampaikan saat menjadi bintang tamu dalam acara siniar bersama Denny Sumargo (Densu). 

    “Ih, kok mukanya Wulan ternyata geradakan ya? Enggak ada publik yang tahu muka Wulan geradakan. Aku sempat nangis, tanya sama manajemen aku,” ujar Wulan, mengutip kanal YouTube Denny Sumargo, Sabtu (13/12/2025). 

    Wulan menjelaskan, kondisi kulit wajahnya yang sedang kurang mulus itu terjadi saat syuting film Norma. Ia memang diminta tim produksi menampilkan karakter dengan tampilan yang lebih kasar dan sekaligus alami. 

    “Memang perannya agak berbeda, memang penginnya rough gitu. Jadi memang kulit yang sebenarnya pengin diperlihatkan,” tambahnya. 

    Wulan juga mengungkapkan pengalaman dirinya viral karena kulit wajah yang tak mulus tersebut sukses membuatnya merasa kurang percaya diri. Terlebih, ia sudah berjuang dengan masalah jerawat sejak muda.

     “Sebagai pejuang acne ini hal yang paling bikin aku enggak percaya diri. Ini sudah dari remaja, masalahnya di situ terus lalu pas kebongkar kayak aduh gitu,” tandas Wulan. 

    Sebelumnya, Wulan Guritno merespons tegas kritikan sejumlah netizen terkait visual kulit wajahnya yang terlihat jelas dalam salah satu adegan film terbarunya, Norma.  Pada salah satu adegan, kulit wajah Wulan disorot dari dekat sehingga scars alias bopeng pada pipinya terlihat jelas. 

    Lewat akun Instagram pribadinya, Wulan mengingatkan netizen kalau ia juga manusia biasa yang memiliki cela. 

    “Lucunya ya, kadang bekas luka bisa bikin orang lupa kalau kita juga manusia,” tulis Wulan sebagai keterangan foto bopeng di kulit pipinya dari dekat, dikutip dari akun Instagram @wulanguritno, Rabu (22/10/2025). 

  • Menkeu Purbaya Tegaskan Balpres Tidak Boleh Untuk Bantuan Bencana

    Menkeu Purbaya Tegaskan Balpres Tidak Boleh Untuk Bantuan Bencana

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pemerintah tidak membuka peluang pemanfaatan pakaian bekas impor (balpres) hasil penindakan untuk bantuan korban bencana.

    Pernyataan ini sekaligus menepis wacana yang sempat muncul dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

    “Selama ini kan aturannya belum memungkinkan. Kalau saya suruh sumbang, saya beli barang baru, saya kirim ke sana,” ujar Menteri Purbaya Sadewa di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/12/2025).

    Purbaya Sadewa menekankan, pelonggaran aturan terkait balpres berpotensi disalahgunakan untuk memasukkan pakaian bekas impor secara ilegal ke pasar domestik. Hal ini dikhawatirkan merugikan industri dalam negeri dan mengganggu tata niaga tekstil nasional.

    “Jangan sampai nanti gara-gara itu banyak lagi balpres masuk, dengan alasan buat bencana,” tegasnya.

    Ia menegaskan, tidak ada kebijakan resmi pemerintah untuk menyalurkan balpres ilegal ke lokasi bencana di Sumatra. Keputusan ini sudah dibahas bersama Presiden Prabowo Subianto.

    “Itu kan barang ilegal. Paling enggak secara formal enggak ada kebijakan ke sana. Hasil diskusi dengan Presiden Prabowo, dia bilang jangan dahulu, kecuali berubah, sampai sekarang belum ada,” katanya.

    Sebagai alternatif, Purbaya Sadewa mendorong penyaluran bantuan kemanusiaan menggunakan produk baru hasil produksi dalam negeri, termasuk dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    Menurutnya, cara ini tidak hanya membantu korban bencana, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi industri nasional.

    “Lebih baik kita beli barang dalam negeri, produk UMKM, dikirim ke daerah bencana. Saya lebih baik ngeluarin uang ke situ dibanding pakai barang-barang balpres itu,” tutupnya.

    Sebelumnya, DJBC sempat membuka opsi pemanfaatan balpres ilegal hasil penindakan untuk korban bencana. Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai Nirwala Dwi Heryanto menyebut, barang hasil penindakan akan menjadi barang milik negara (BMN) dengan tiga opsi penanganan yaitu dimusnahkan, dihibahkan untuk tujuan tertentu, atau dilelang.

    “Tinggal nanti pemerintah memutuskan opsi yang mana. Nanti dari teman-teman Dirjen Kekayaan Negara yang akan memutuskan mau ditujukan ke mana,” katanya.