Author: Beritasatu.com

  • Siapa pun Pemenang Pilpres AS Akan Tekan Mitra Dagang Indonesia

    Siapa pun Pemenang Pilpres AS Akan Tekan Mitra Dagang Indonesia

    Jakarta, Beritasatu.com – Ahli hubungan internasional Synergy Policies Dinna Prapto Raharja menilai, siapa pun pemenang pada Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) akan menekan mitra dagang Indonesia, yaitu China. Terlebih bagi perwakilan dari Partai Republik, yakni Donald Trump yang akan memicu perang dagang (tradewar).

    “Saat ini investasi dari China juga sangat signifikan untuk berbagai program, termasuk untuk program climate change alias transisi ke penggunaan teknologi-teknologi yang lebih ramah lingkungan,” ujar Dinna Prapto Raharja dalam program Breaking News BTV, Rabu (6/11/2024).

    Namun, di sisi lain, lanjut Dinna, pemerintah punya skema kerja sama yang komprehensif dengan AS, baik dari urusan pertahanan keamanan, ekonomi dan sosial budaya termasuk beasiswa, termasuk soal transisi energi,

    “Namun, masalah, yakni duitnya itu tipis sebenarnya,” tutur dia.

    Dengan situasi AS terkini, isu ekonomi menjadi suatu hal yang terpenting lantaran mereka ingin mengembalikan kejayaannya atau setidaknya agar tidak diremehkan oleh negara lain yang dianggap kompetitor.

    Oleh sebab itu, kedua kandidat dari Pilpres AS 2024 ini akan cenderung menekan negara-negara pesaing yang juga menjadi mitra besar Indonesia.

    “Artinya, Indonesia juga harus lihai, cerdik betul, dan lincah untuk memastikan bahwa di satu sisi, kita sudah punya akses kepada China untuk bekerja sama secara ekonomi dan berbagai kerja sama, seperti teknologi. Bahkan, beasiswa kita banyak berasal dari China,” beber Dinna.

    Namun, di sisi lain Indonesia juga harus menjaga hubungan bilateral dengan AS . Menurut Dinna, pendekatan personal menjadi suatu hal yang sangat dibutuhkan supaya para pemimpin bisa berbicara hati ke hari bukan sekadar di forum. Pasalnya, jika diskusi tersebut dilakukan di forum, maka Indonesia akan sama saja dengan negara-negara lain.

    “Padahal comprehensive partnership yang dibangun Presiden Joko Widodo pada 2023 itu maksudnya untuk menunjukkan Indonesia ini niat dan Amerika tidak bisa menyepelekan Indonesia sebagai mitra untuk membuat stabil kawasan. Oleh karena itu Indonesia aktif di ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP),” jelasnya.

  • Pertemuan Presiden Prabowo dan PM Singapura Bahas Isu Teknologi hingga Ketahanan Pangan

    Pertemuan Presiden Prabowo dan PM Singapura Bahas Isu Teknologi hingga Ketahanan Pangan

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrance Wong melakukan pertemuan di Istana Negara, Rabu (6/11/2024). Dalam pertemuan tersebut keduanya membahas isu teknologi rendah karbon hingga ketahanan pangan. 

    “Topik pertama yang kami bahas adalah mengenai kerja sama pertahanan dan hukum. Singapura dan Indonesia berkomitmen untuk sepenuhnya melaksanakan perjanjian kerja sama pertahanan termasuk pengaturan wilayah latihan militer,” jelas Prabowo dalam pidatonya seusai sesi pertemuan dengan PM Lawrance.

    Topik kedua, mengenai kerja sama ekonomi. “Singapura adalah salah satu mitra perdagangan dan investor terbesar di Indonesia. Saya berharap, Singapura dapat memfasilitasi akses pasar yang lebih luas bagi produk Indonesia, termasuk melalui harmonisasi regulasi dan standar,” kata Prabowo. 

     

  • Pemerintah Kaji Ulang Beasiswa LPDP untuk Maksimalkan Program Swasembada dan Hilirisasi

    Pemerintah Kaji Ulang Beasiswa LPDP untuk Maksimalkan Program Swasembada dan Hilirisasi

    Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menyebut akan melakukan pengkajian ulang pemanfaatan Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) atau beasiswa LPDP untuk memaksimalkan program swasembada dan hilirisasi.

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro menjelaskan, pemerintah akan fokus memberikan kesempatan yang luas bagi mereka yang bergelut di bidang pangan dan energi.

    “Presiden sudah mencanangkan program swasembada pangan, swasembada energi, ketersediaan air, hilirisasi. Nah, ke depan kita arahkan LPDP untuk bidang-bidang itu,” ungkapnya, saat ditemui di Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (5/11/2024).

    Menurut Satryo, hal ini guna menunjang target pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan, swasembada energi, dan hilirisasi.

    “Supaya ketika dia lulus dan berkarya di mana pun, sehingga bisa membangun Indonesia, memenuhi pangan, energi, air, hilirisasi, dan sebagainya,” tuturnya.

    Di samping itu, Satryo mengungkapkan, pemerintah saat ini tengah berupaya membangun industri yang kuat di Indonesia, sehingga ke depannya dapat mewadahi potensi para alumni LPDP untuk bekerja dan berkarya di Indonesia.

    “Kalau kita punya industri yang cukup kuat, mereka yang punya beasiswa LPDP bisa pulang bekerja di kita. Sementara mereka di sana dahulu, syukur-syukur dia di sana bisa bantu kita membangun industri di sini atau mereka yang di luar negeri masuk ke startup yang kelas dunia, bisa bikin di sini cabangnya, atau pabriknya di sini, kan tidak ada masalah,” tuturnya.

  • Pemerintah Dorong Daya Beli Masyarakat untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

    Pemerintah Dorong Daya Beli Masyarakat untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

    Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah akan menggenjot daya beli  masyarakat sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai target 5,2% di akhir 2024. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi hingga kuartal III 2024 mencapai 5,03%.

    “Menjaga daya beli masyarakat penting agar dapat mengakselerasi pembangunan di kuartal IV 2024. Hal yang penting adalah menjaga daya beli,” ucap Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Selasa (5/11/2024).

    Untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah telah memperpanjang insentif fiskal hingga akhir 2024, seperti Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Ditanggung Pemerintah (BPHTB-DTP) untuk properti, Bea Masuk Tindakan Pengamanan Ditanggung Pemerintah (BMTP-DTP) untuk otomotif.

    Selain itu, Pemerintah menambah kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan membenahi kebijakan pemanfaatan jaminan kehilangan pekerjaan.

    “Pemerintah juga sedang mempersiapkan pemanfaatan dana dari jaminan kecelakaan kerja dan mendorong kewirausahaan melalui kredit usaha rakyat atau KUR,” terang Airlangga.

    Pada saat yang sama, pemerintah juga akan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam (SDA) melalui hilirisasi agar dapat meningkatkan daya saing ekonomi.

    Beberapa langkah telah dilaksanakan, seperti mendorong pemanfaatan proyek strategis nasional, pengembangan kawasan industri, kawasan ekonomi khusus, dan pemberian insentif tax holiday yang sudah diberlakukan melalui PMK Nomor 69 Tahun 2024.

    Konsumsi rumah tangga menjadi penopang terbesar pertumbuhan ekonomi kuartal III 2024 dari sisi pengeluaran. Konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi hingga 53,08% dan tumbuh 4,91% pada kuartal III 2024.

    Kemudian, konsumsi rumah tangga tumbuh 4,91% karena didorong oleh peningkatan konsumsi untuk restoran dan hotel yang ini juga tercermin dari meningkatnya perjalanan wisatawan nusantara dan meningkatnya tingkat penghunian kamar hotel.

    Dia mengatakan, jika dilihat secara pola musiman pertumbuhan ekonomi kuartal III selalu lebih rendah dari kuartal II . Namun, pemerintah juga berharap pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2024 bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi keseluruhan 2024.

    “Tentunya, kami berharap pertumbuhan ekonomi kuartal IV bisa lebih baik. Bandingkan dengan tiga kuartal pertama tahun ini, masih tumbuh sebesar 5,03%.  Artinya, dengan pertumbuhan 5,03%, kita masih bisa berharap perekonomian kita bisa menjaga levelnya di angka 5% pada akhir tahun, sesuai dengan target APBN,” tutur Airlangga.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi kuartal III 2024 mencapai 4,94% secara year on year (yoy). Angka ini menurun dari posisi kuartal II 2024 yang sebesar 5,05%.  
    Perekonomian Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 5.638,9  triliun dan atas dasar harga konstan mencapai Rp 3.279 triliun pada kuartal III 2024.

    “Dalam siklus pertumbuhan ekonomi ini, kuartal ketiga tidak terdapat hari besar atau event besar, seperti liburan keagamaan atau liburan sekolah, sehingga memang kuartal III daya beli masyarakat menurun,” pungkas Airlangga.

  • Dunia Rans BTV: Cipung Temani Mama Gigi yang Buru-buru Packing Baju untuk Liburan ke Amerika

    Dunia Rans BTV: Cipung Temani Mama Gigi yang Buru-buru Packing Baju untuk Liburan ke Amerika

    Jakarta, Beritasatu.com – Momen liburan keluarga Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ke luar negeri selalu ditunggu-tunggu oleh para penggemar setianya. Selain bisa mengikuti keseharian dan aktivitas idolanya, para penggemarnya dapat ikut menyaksikan keindahan negara-negara dan tempat-tempat indah yang mereka kunjungi.

    Kali ini, Nagita berencana akan berangkat ke Amerika Serikat untuk beberapa hari. Momen menarik terjadi ketika Cipung dan Mba Lala menemani Mama Gigi packing barang-barang yang harus mereka
    bawa selama liburan.

    Kondisi kamar penuh dengan tumpukan-tumpukan baju yang berserakan di setiap sudut. Padahal jadwal keberangkatan pesawat terbang mereka satu jam lagi. Apakah Mama Gigi berhasil packing tepat waktu dan tidak ketinggalan pesawat? Saksikan Dunia Rans, Rabu (6/11/2024) siang pukul 13.15 WIB hanya di BTV!

    BTV bisa disaksikan di kanal 26 untuk Jabodetabek, Cilegon, Serang, kanal 29 untuk Bandung
    dan Palembang, kanal 35 untuk Yogyakarta dan Surakarta, kanal 38 untuk Balikpapan, kanal 39
    untuk Semarang, kanal 30 untuk Banjarmasin, kanal 31 untuk Lebak, kanal 32 untuk Surabaya,
    kanal 34 untuk Medan dan kanal 48 untuk Batam.

    Ayo follow akun media sosial BTV @btvidofficial (IG, Tiktok, Facebook,Twitter), serta subscribe
    channel YouTubenya di @BeritaSatuChannel.

  • 12 Siswa SD di Lampung Keracunan, Hasil Uji Laboratorium Jajanan Sekolah Tercemar Bakteri Basilus

    12 Siswa SD di Lampung Keracunan, Hasil Uji Laboratorium Jajanan Sekolah Tercemar Bakteri Basilus

    Bandar Lampung, Beritasatu.com – Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandar Lampung telah melakukan uji laboratorium terhadap jajanan yang diduga menyebabkan 12 siswa SD Negeri 1 Durian Payung, Bandar Lampung keracunan. Berdasarkan uji laboratorium yang dilakukan, terdapat bakteri basilus yang mencemari produk makanan tersebut.

    Penyelidikan yang dilakukan penyidik Satreskrim Polresta Bandar Lampung terhadap peristiwa 12 siswa SD Negeri 1 Durian Payung, Bandar Lampung keracunan jajanan berakhir. Hal itu setelah penyidik mendapatkan hasil uji laboratorium terhadap produk jajanan yang diduga penyebab 12 siswa mengalami keracunan.

    Berdasarkan uji laboratoriun, terdapat bakteri basilus yang mencemari produk makanan yang membuat 12 siswa SD Negeri 1 Durian Payung mengalami keracunan.

    Bakteri tersebut menyebabkan penurunan leukosit dan kenaikan trombosit. Hal tersebut menyebabkan para korban mengalami mual dan pusing seusai mengonsumsi produk jajanan kemasan tersebut.

    Berdasarkan uji laboratorium, polisi menyatakan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa yang menimpa 12 siswa SD Negeri 1 Durian Payung, Bandar Lampung. Dengan demikian, Polresta Bandar Lampung memutuskan untuk menghentikan proses penyelidikan.

    Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol M Hendrik Apriliyanto mengungkapkan, keberadaan bakteri tersebut bukan berasal dari produksi makanan, tetapi dari lingkungan penyimpanan makanan. Dari hasil uji laboratorium tidak ada zat kimia berbahaya yang terkandung dalam jajanan tersebut.

    “Dari hasil penyelidikan, kantin sekolah tidak higienis. Sehingga makanan yang dijual tercemar bakteri basilus dan menyebabkan siswa yang mengonsumsinya mengalami sakit,” kata Hendrik.

    Hendrik menjelaskan, sampel yang mereka periksa berasal dari makanan yang telah terbuka dan dikonsumsi oleh para korban keracunan. Kemudian pihaknya juga mengambil sampel darah dari korban yang mengalami sakit.

    “Dari hasil pemeriksaan itu, laboratorium tidak menemukan bahan berbahaya baik di darah korban atau pun makanan. Terlebih jajanan tersebut juga telah memiliki izin edar dari BPOM,” jelas Hendrik.

    Hendrik mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan laboratorium pihaknya menyimpulkan, keracunan yang dialami para korban bukan pada produksi karena produk jajanan tersebut telah memenuhi standar dan memiliki izin edar.

    Hendrik menambahkan, pihaknya juga meneliti dugaan pelanggaran terkait produksi dan perdagangan pangan yang tidak memenuhi standar, yaitu sesuai Pasal 140 UU No 6 Tahun 2023.

    Peristiwa keracunan yang dialami belasan siswa SD Negeri 1 Durian Payung, Bandar Lampung ini terjadi saat para siswa istirahat pada Selasa (22/10/2024) sekitar pukul 09.00 WIB.

    Belasan siswa yang mengalami keracunan terdiri dari siswa kelas lima dan kelas enam yang sedang jam istirahat. Mereka merasakan mual, sakit perut, dan muntah setelah mengkonsumsi jajanan kemasan mirip sosis yang mereka beli di kantin sekolah.

  • REI Nilai Program 3 Juta Rumah Bantu Atasi Backlog

    REI Nilai Program 3 Juta Rumah Bantu Atasi Backlog

    Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Joko Suranto meyakini program 3 juta rumah per tahun yang digagas Presiden Prabowo Subianto bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi backlog atau kekurangan pasokan rumah. 

    Backlog rumah adalah kondisi di mana jumlah unit perumahan yang dibutuhkan masyarakat, belum terpenuhi dalam suatu wilayah tertentu.

    Saat ini Indonesia menghadapi angka backlog yang besar, yakni mencapai 12,7 juta unit. Ironisnya, tidak terjadi penurunan signifikan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

    “REI meyakini apa yang menjadi program ini adalah bagian dari satu untuk menumbuhkan ekonomi. Kedua adalah cara pendekatan terhadap backlog. Ketiga juga adalah cara mengedukasi masyarakat desa untuk mengakses perbankan melalui pembiayaan rumah-rumah yang nantinya akan difasilitasi oleh pemerintah,” kata Joko kepada Beritasatu.com, Selasa (5/11/2024).

    Selain itu program 3 juta rumah per tahun dinilai juga mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, serta bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. 

    Joko menjelaskan, industri properti/perumahan memiliki multiplier effect yang besar, karena mampu menyerap 14 sampai 17 juta tenaga kerja serta menggerakkan 185 industri turunannya di sektor riil.

    Secara otomatis, dengan adanya program 3 juta rumah per tahun, industri turunan tersebut akan tumbuh, lapangan kerja baru semakin terbuka, dan bakal menumbuhkan ekonomi di berbagai wilayah di Indonesia.

    “Pada saatnya itu akan menyerap tenaga kerja juga akan mendistribusikan pendapatan, multipliernya juga akan sangat banyak. Artinya hilirnya adalah 185 industri akan bergerak dan hulunya adalah rumah itu sendiri,” ucapnya.

    “Satu rumah minimalnya akan menyerap empat tenaga kerja. Ya bayangkan itu ada 1 juta (rumah) berarti tambah 4 juta (tenaga kerja) atau 3 juta (rumah) berarti ada 12 juta (tenaga kerja),” tambahnya.

    Joko meyakini program ini akan menjadi episentrum baru bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia sekaligus memberikan dampak pertumbuhan ekonomi nasional minimal 0,5%

    “Inilah yang akan menjadi titik episentrum baru pertumbuhan ekonomi Indonesia. Satu serapan tenaga kerja, kedua adalah distribusi pendapatan. Ketiga adalah menekan stunting. Keempat adalah menekan kemiskinan, dan kelima adalah multipliernya akan mendorong kenaikan daya beli masyarakat,” tutupnya.

  • Ayah Ronald Tannur Diperiksa Kejaksaan Selama 7 Jam

    Ayah Ronald Tannur Diperiksa Kejaksaan Selama 7 Jam

    Surabaya, Beritasatu.com – Edward Tannur, ayah Gregorius Ronald Tannur, terpidana kasus penganiayaan hingga tewas Dini Sera Afranti, diperiksa selama 7 jam oleh tim penyidik Kejaksaan Agung di Kejati Jatim, Selasa (6/11/2024).

    Kuasa hukum Edward Tannur, Filmon MW Lay mengatakan, kliennya menjalani pemeriksaan selama 7 jam oleh penyidik Kejaksaan Agung. Ia menyebut, dalam pemeriksaan itu, kliennya dianggap cukup kooperatif menjawab setiap pertanyaan dari penyidik. Iaa kemudian dapat bebas pulang karena masih berstatus sebagai saksi.

    “Sebagai saksi, dan kita tetap kooperatif. Pertama kita mengedepankan asas hukum, asumsi-asumsi hukum daripada asumsi yang lain. Saya cuma bisa menyampaikan bahwa Pak Tannur saat ini bisa pulang,” ujarnya.

    Dikonfirmasi soal materi pertanyaannya, Filmon enggan menjelaskannya dengan alasan hal tersebut merupakan bagian dari kewenangan penyidik.

    “Beliau tadi diperiksa sebagai saksi ya, kalau untuk materi pemeriksaan bukan ranahnya kami, itu ranah penyidikan, kami cuma membela hak-hak hukum dari klien kami saja. Totalnya 7 jam mas, total 7 jam pemeriksaan. Kalau masalah pertanyaan dan materi pertanyaan lebih bijaksana teman-teman media tanyakan langsung kepada penyidik,” tegasnya.

    Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan ibu Gregorius Ronald Tannur, Meirizka Widjaja sebagai tersangka dalam kasus suap pengurusan perkara pembunuhan yang menjerat anaknya tersebut.

    Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung Abdul Qohar mengatakan, penetapan tersangka dilakukan penyidik seusai memeriksa yang bersangkutan pada Senin (4/11/2024). Selanjutnya, Meirizka juga langsung ditahan.

     

  • Leverate Group Gelar Pelatihan Digital Marketing dan Media Sosial, Beri Edukasi Soal Sukuk Negara

    Leverate Group Gelar Pelatihan Digital Marketing dan Media Sosial, Beri Edukasi Soal Sukuk Negara

    Jakarta, Beritasatu.com – Leverate Group menggelar pelatihan digital marketing dan media sosial untuk staf Direktorat Pembiayaan Syariah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Republik Indonesia pada Senin (4/11/2024). Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan tim dalam mengedukasi masyarakat mengenai Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)/Sukuk Negara sebagai instrumen investasi strategis, khususnya melalui platform digital dan media sosial.

    Pelatihan ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan Leverate Group untuk mendukung inisiatif pemerintah Indonesia dalam meningkatkan literasi finansial masyarakat khususnya terkait instrumen Sukuk Negara. Leverate Group, sebagai agensi berpengalaman di bidang pemasaran digital, memberikan wawasan praktis dan strategi untuk memperluas jangkauan, meningkatkan keterlibatan, dan mengkomunikasikan informasi penting mengenai Sukuk Negara kepada khalayak luas.

    “Berkolaborasi sebagai mitra pemerintah dengan pengetahuan dan alat untuk memanfaatkan pemasaran digital adalah cara kami berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi negara. Kami merasa terhormat dapat mendukung DJPPR dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman publik tentang Sukuk Negara melalui saluran digital,” ujar Direktur Leverate Group Herni Wijaya.

    Direktur Direktorat Pembiayaan Syariah DJPPR Tony Prianto mengatakan, meningkatnya literasi masyarakat terkait Sukuk Negara, diharapkan juga akan meningkatkan inklusi masyarakat pada instrumen-instrumen Sukuk Negara.

    “Workshop ini merupakan salah satu upaya untuk membekali tim kami dengan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan literasi dan inklusi serta mengedukasi masyarakat terkait peran strategis Sukuk Negara pada pembangunan nasional melalui platform digital,” ujar Tony.

  • Program 3 Juta Rumah Era Presiden Prabowo Akan Mampu Menyerap Tenaga Kerja

    Program 3 Juta Rumah Era Presiden Prabowo Akan Mampu Menyerap Tenaga Kerja

    Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Joko Suranto meyakini, program 3 juta rumah per tahun yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto akan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

    Joko menjelaskan, industri properti atau perumahan memiliki multiplier effect yang besar, karena mampu menyerap 14 sampai 17 juta tenaga kerja serta menggerakkan 185 industri turunannya di sektor riil.

    Secara otomatis, dengan adanya program 3 juta rumah per tahun, industri turunan tersebut akan tumbuh, lapangan kerja baru semakin terbuka, dan bakal menumbuhkan ekonomi di berbagai wilayah di Indonesia.

    “Penyerapan tenaga kerja juga akan mendistribusikan pendapatan, sehingga multiplier effect-nya juga akan sangat banyak. Artinya hilirnya adalah 185 industri akan bergerak dan hulunya adalah rumah itu sendiri,” kata Joko kepada Beritasatu.com, Selasa, (5/11/2024).

    Ia menambahkan, satu rumah minimal akan menyerap empat tenaga kerja.

    “Ya bayangkan itu ada 1 juta (rumah) berarti tambah 4 juta (tenaga kerja) atau 3 juta (rumah) berarti ada 12 juta (tenaga kerja),” tambahnya.

    Joko meyakini, program ini akan menjadi episentrum baru bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia sekaligus memberikan dampak pertumbuhan ekonomi nasional minimal 0,5 persen.

    “Inilah yang akan menjadi titik baru episentrum baru pertumbuhan ekonomi Indonesia dari, pertama serapan tenaga kerja, kedua distribusi pendapatan, ketiga menekan stunting, keempat menekan kemiskinan, dan Kelima akan mendorong kenaikan daya beli masyarakat,” ucapnya.

    Joko menjelaskan,  program 3 juta rumah ini bisa menjadi solusi mengatasi backlog atau kekurangan pasokan rumah. Apalagi Indonesia menghadapi angka backlog yang besar mencapai 12,7 juta unit. Ironisnya, angka backlog ini tidak terjadi penurunan signifikan dalam 10 tahun terakhir.

    “REI meyakini program 3 juta rumah merupakan bagian dari satu untuk menumbuhkan ekonomi dan sebagai salah satu cara pendekatan untuk atasi backlog,” tutupnya.