Author: Beritasatu.com

  • Raffi Ahmad Bawa Bantuan, Tangis Haru Pecah di Lokasi Banjir Sumatera

    Raffi Ahmad Bawa Bantuan, Tangis Haru Pecah di Lokasi Banjir Sumatera

    Jakarta, Beritasatu.com – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, tak kuasa menahan tangis haru saat turun langsung menyalurkan bantuan bagi para korban banjir di sejumlah wilayah Sumatera, Minggu (14/12/2025)

    Raffi Ahmad mengungkapkan perasaannya setelah bertemu langsung dengan warga terdampak banjir di Aceh Tamiang, didampingi bupati setempat.

    “Perasaan saya sangat campur aduk. Hari ini saya bisa bertatap muka langsung dengan saudara-saudara kita di Aceh Tamiang,” ujarnya dikutip dari Antara.

    Raffi menyaksikan secara langsung keteguhan dan kekuatan masyarakat yang tengah menghadapi cobaan, sekaligus kerja keras para petugas, relawan, dan berbagai pihak yang tanpa lelah berada di garda terdepan membantu pemulihan.

    Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian yang terus terjaga menjadi modal utama bagi masyarakat Aceh Tamiang untuk bangkit, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan.

    “Semua pihak bersatu mempercepat proses pemulihan agar kehidupan bisa kembali berjalan normal. Setiap langkah disertai harapan dan doa, insyaallah kondisi akan berangsur pulih,” katanya.

    Ia pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Aceh Tamiang atas ketabahan, kehangatan, serta kekuatan yang ditunjukkan di tengah situasi sulit.

    “Semoga bantuan yang kami salurkan dapat sedikit meringankan beban dan menambah semangat. Saya akan selalu bersama masyarakat Aceh Tamiang, saling menguatkan dan mendoakan agar masa sulit ini segera berlalu,” ujar Raffi.

    Usai dari Aceh Tamiang, Raffi melanjutkan kunjungan ke Padang untuk menemui para korban banjir. Di sana, ia melihat langsung kondisi lapangan serta mendengarkan berbagai cerita, keluhan, dan harapan warga.

    “Saya sangat tersentuh. Di tengah keterbatasan, masih terasa kuat kesabaran, doa, dan semangat untuk bangkit. Kehadiran kami bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga pelukan, doa, dan keyakinan bahwa mereka tidak sendirian,” tuturnya.

    Raffi menegaskan, harapan akan selalu ada selama seluruh elemen bangsa tetap bersatu dan saling mendukung. Menurutnya, kekuatan Indonesia terletak pada kebersamaan, kepedulian, dan doa yang terus mengalir.

    “Insyaallah semuanya akan membaik dan bisa kita lalui bersama. Semoga Allah senantiasa menjaga, menguatkan langkah kita, dan melindungi negeri yang kita cintai,” kata Raffi Ahmad.

  • Transformasi Digital Sektor Usaha, Apa yang Dipotret Sensus Ekonomi 2026?

    Transformasi Digital Sektor Usaha, Apa yang Dipotret Sensus Ekonomi 2026?

    Jakarta, Beritasatu.com – Dalam satu dekade terakhir, dinamika ekonomi global melaju kian pesat, termasuk di Indonesia. Digitalisasi telah menjadi penggerak utama yang mengubah cara masyarakat mengonsumsi, menyalurkan, dan memproduksi barang serta jasa. Dampak dari transformasi ini mendorong pergeseran struktur ekonomi, dari model konvensional menuju ekosistem yang semakin bertumpu pada teknologi digital. Perubahan ini turut dipercepat oleh adanya pandemi COVID-19 yang menciptakan sebuah tren baru. Kini kita dapat melihat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti penjual makanan dan minuman yang dapat memperluas cakupan pembelinya melalui aplikasi pemesanan online. 

    Selain itu di bidang logistik, distribusi barang beradaptasi dengan adanya pergeseran konsumsi masyarakat. Kurir pengantar barang yang kini dikenal sebagai “abang paket” berlalu-lalang di jalan-jalan rumah untuk mengantarkan barang pesanan dari konsumen. Begitu juga yang terjadi pada perusahaan besar yang mengandalkan otomasi di bagian produksi, hingga media sosial sebagai kanal pemasaran dan penjualan. Perubahan lainnya yang cukup signifikan dapat dilihat pada metode transaksi yang kini tak lagi hanya mengandalkan uang tunai. Hal ini menunjukkan bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan bagi setiap pelaku usaha untuk mampu berkembang dan bersaing, serta menciptakan peluang baru.

    Namun, yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah apakah semua pelaku usaha di Indonesia telah melakukan transformasi digital pada lini usahanya? Atau hanya jenis usaha tertentu yang melakukannya? Berkaitan dengan hal tersebut, pada tahun 2026, Indonesia melalui Badan Pusat Statistik (BPS) akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Tujuannya untuk mencatat jumlah, distribusi, dan karakteristik usaha di Indonesia. Mulai dari usaha kecil, menengah, hingga usaha besar.

    Mengukur Penetrasi Digitalisasi dalam Dunia Usaha

    SE2026 yang dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juli 2026 nanti akan mengumpulkan informasi salah satunya yaitu penggunaan internet untuk kegiatan usaha, mulai dari tahapan produksi, distribusi, promosi, hingga penjualan. Lebih dalam lagi, SE2026 juga mengumpulkan informasi penggunaan produk teknologi dalam kegiatan usaha seperti Internet of Things (IOT), Big Data, Block Chain, dan berbagai inovasi berbasis kecerdasan buatan atau AI. Informasi yang dikumpulkan ini akan memetakan sejauh mana penetrasi internet dan penggunaan teknologi di dalam kegiatan usaha yang ada di Indonesia. Pergeseran pola konsumsi dan transaksi masyarakat juga dapat terlihat melalui informasi yang dikumpulkan berdasarkan penjualan berbasis internet.

    Pasca Pandemi: Digitalisasi Dalam Namun Tak Merata

    Pandemi COVID-19 mempercepat perubahan dari konvensional ke digital secara signifikan. Pelaku usaha yang beradaptasi dapat bertahan, sementara yang tidak mampu beradaptasi pada akhirnya tertinggal. Namun setelah pandemi berakhir, beberapa mengalami perubahan, sebagian pelaku usaha kembali ke cara lama, sebagian lain justru memanfaatkan momentum untuk meningkatkan skala usaha secara digital, bahkan banyak perusahaan besar melesat lebih jauh melalui teknologi automasi, AI, dan digital supply chain. Kesenjangan dalam pemanfaatan teknologi digital inilah yang perlu dipetakan dengan data agar pemangku kebijakan dapat melakukan berbagai intervensi.

    Waktu Singkat untuk Memberi Dampak Berbagai Pihak 

    Bagi pemerintah, informasi yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan di bidang teknologi informasi dan komunikasi untuk memperkuat sektor-sektor ekonomi terkait. Penguatan tersebut dapat dilakukan melalui pendekatan berbasis jenis usaha maupun wilayah, sehingga sektor atau daerah yang memerlukan perhatian khusus untuk meningkatkan nilai tambah dapat diidentifikasi secara tepat. Sebagai contoh, pemerintah dapat menyelenggarakan pelatihan penggunaan teknologi untuk meningkatkan literasi digital para pelaku usaha UMKM pada wilayah atau bidang usaha yang dinilai masih belum optimal dalam pemanfaatan digitalisasi. Selain itu, pola transaksi baru yang terungkap melalui SE2026 juga dapat mendorong inovasi di dunia perbankan dan layanan keuangan, seperti pengembangan kredit digital maupun sistem pembayaran digital. 

    Bagi para pelaku usaha, data hasil sensus dapat menjadi acuan untuk melihat, mengevaluasi, sekaligus menangkap peluang usaha baru yang potensial untuk dikembangkan sehingga strategi bisnis dan sasaran pasar dapat lebih tepat. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menyukseskan penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026, diharapkan lahir stimulus yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Hanya dengan meluangkan waktu singkat dan memberikan informasi pada SE2026, manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh pihak, mulai dari tersusunnya kebijakan ekonomi yang lebih tepat guna, meningkatnya omzet usaha, munculnya peluang usaha baru, hingga terbukanya lapangan pekerjaan yang pada akhirnya turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  • 3 Gejala Gangguan Kesehatan yang Sering Diabaikan Perempuan

    3 Gejala Gangguan Kesehatan yang Sering Diabaikan Perempuan

    Jakarta, Beritasatu.com – Perempuan sering melewati hari-hari dengan berbagai keluhan fisik dan emosional. Rasa lelah berkepanjangan, nyeri yang tidak biasa, atau perubahan mood sering dianggap sebagai dampak hormon, stres, atau padatnya aktivitas. Padahal, sejumlah gejala tersebut bisa menjadi tanda awal masalah kesehatan serius yang seharusnya bisa terdeteksi lebih dini.

    Studi dari PubMed menunjukkan wanita lebih sering meremehkan gejala dibandingkan pria, sehingga menunda memeriksakan diri ke dokter. Mengutip laporan Times of India, Minggu (14/12/2025) berikut tiga gejala gangguan kesehatan yang kerap diabaikan kaum perempuan. 

    Gejala Penyakit Jantung 

    Gejala penyakit jantung pada wanita kerap berbeda dengan gejala umum yang selama ini dikenal. Gejalanya bisa berupa nyeri rahang yang muncul tiba-tiba atau rasa sangat lelah setelah melakukan pekerjaan rumah ringan menjadi tanda umum dialami wanita saat mengalami serangan jantung.

    Mual, nyeri punggung, atau sesak napas saat berjalan singkat sering disalahartikan sebagai gejala sakit flu atau gangguan pencernaan. Padahal, kondisi tersebut dapat menandakan pembuluh darah yang tersumbat dan jantung yang bekerja di bawah tekanan berat.

    Kram hebat atau nyeri saat berhubungan intim kerap dianggap sebagai bagian wajar dari menstruasi. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda endometriosis. Endometriosis terkenal disebut sebagai penyakit yang terlewatkan karena rata-rata diagnosis baru ditegakkan setelah tujuh hingga sepuluh tahun. Penyakit ini terjadi ketika jaringan mirip lapisan rahim tumbuh di luar rahim dan memicu peradangan, jaringan parut, serta penurunan kesuburan jika tidak ditangani.

    Gejala seperti perut kembung dan kelelahan dari endometriosis sering disalahartikan sebaagai tindih dengan sindrom iritasi usus besar, sehingga banyak wanita yang menganggap gejala ini tak serius sehingga tak perlu memeriksakan diri ke dokter.

    Sensasi panas mendadak yang mengganggu ketika tidur, kabut otak, hingga penambahan berat badan tanpa perubahan pola makan sering diabaikan sebagai bagian dari penuaan. Survei Mayo Clinic menunjukkan lebih dari 80% wanita usia 40–50 tahun sering mengabaikan gejala menopause, meskipun berdampak pada pekerjaan dan kesehatannya. 

    Menstruasi yang terlewat atau amenore menandakan adanya insufisiensi ovarium prematur, yang berisiko menyebabkan pengeroposan tulang dan meningkatkan penyakit jantung. Data dari PubMed mengaitkan penurunan hormon yang tidak ditangani dengan meningkatnya risiko osteoporosis dan penyakit kardiovaskular.

  • Kumpulkan Menteri, Prabowo Bahas Diskon Nataru hingga Banjir Sumatera

    Kumpulkan Menteri, Prabowo Bahas Diskon Nataru hingga Banjir Sumatera

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto membahas berbagai persiapan pemerintah menghadapi momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Pertemuan tersebut digelar di kediaman pribadi presiden di Hambalang, Minggu (14/12/2025).

    Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memberikan sejumlah insentif guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama libur Nataru. Insentif tersebut menyasar sektor transportasi dan fasilitas publik.

    “Terutama pengurangan harga secara signifikan untuk tarif jalan tol, tiket pesawat terbang, kereta api, kapal laut, serta fasilitas publik lainnya,” tulis keterangan resmi Sekretariat Kabinet, Minggu (14/12/2025).

    Selain membahas insentif transportasi, Presiden Prabowo juga menyoroti kondisi ketahanan pangan nasional dan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun. Pemerintah ingin memastikan pasokan dan harga tetap terkendali selama periode liburan.

    Perkembangan perekonomian nasional turut menjadi perhatian, termasuk isu yang berkaitan dengan bea cukai dan perpajakan, guna menjaga stabilitas ekonomi di tengah meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat.

    Tak hanya fokus pada persiapan Nataru, Presiden Prabowo juga menekankan percepatan penanganan bencana di wilayah Sumatera. Pemerintah diminta segera mempercepat pembangunan hunian sementara maupun hunian tetap bagi warga terdampak.

    “Pembangunan hunian sementara dan hunian tetap untuk seluruh warga terdampak bencana di Sumatera. Presiden ingin secepat mungkin segera terbangun,” terangnya.

    Presiden juga menegaskan perlunya penambahan alat berat, truk air minum, persediaan air bersih, serta toilet portable, terutama di wilayah yang terdampak paling parah.

    “Presiden ingin menteri Pekerjaan Umum (PU) [Dody Hanggodo] memastikan semua pengungsi mendapat kebutuhan tersebut,” tulisnya.

  • Chandra Karya Resmikan Gerai ke-11 di Gading Serpong, Hadirkan Promo Menarik

    Chandra Karya Resmikan Gerai ke-11 di Gading Serpong, Hadirkan Promo Menarik

    Tangerang, Beritasatu.com – Chandra Karya resmi membuka gerai terbarunya di kawasan Gading Serpong, Tangerang, pada Jumat (12/12/2025). Gerai ini menjadi lokasi ke-11 Chandra Karya sekaligus bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk spring bed, sofa, dan furniture berkualitas dengan harga terjangkau.

    Direktur Chandra Karya Furniture, Yudi Chandra Kristianto, mengatakan kehadiran gerai baru ini dilandasi visi perusahaan untuk menjadikan produk furniture bermutu lebih mudah dijangkau oleh masyarakat Indonesia.

    “Kami memiliki visi agar masyarakat Indonesia bisa mendapatkan produk-produk brand spring bed, sofa, dan furniture dengan harga terjangkau namun tetap berkualitas,” ujar Yudi.

    Menurut Yudi, pemilihan Gading Serpong sebagai lokasi ekspansi didasarkan pada pesatnya perkembangan kawasan tersebut sebagai pusat hunian, aktivitas ekonomi, dan komunitas masyarakat yang terus bertumbuh.

    “Gading Serpong merupakan wilayah yang sangat berkembang. Di sini terdapat berbagai pengembang besar yang mendorong terbentuknya komunitas, kehidupan berkeluarga, aktivitas ekonomi, hingga hiburan. Kondisi ini menciptakan kebutuhan yang besar terhadap produk-produk furniture,” jelasnya.

    Chandra Karya melihat kebutuhan tersebut sebagai peluang untuk menghadirkan ketersediaan produk furniture, sofa, dan spring bed dari berbagai merek dengan harga yang kompetitif dan pilihan yang beragam. Kehadiran gerai di Gading Serpong diharapkan dapat menjadi rujukan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hunian mereka.

    Dengan peresmian ini, Chandra Karya kini telah hadir di sepuluh lokasi sebelumnya, dan Gading Serpong menjadi cabang ke-11 dalam jaringan ritel perusahaan.

    Momentum pembukaan gerai dipilih bertepatan dengan tanggal 12.12, yang dinilai memiliki daya tarik tersendiri sekaligus menciptakan suasana perayaan di akhir tahun.

    Dengan dibukanya cabang Gading Serpong, Chandra Karya resmi memperluas jaringannya menjadi 11 gerai yang hadir di berbagai wilayah. – (Chandra Karya/Istimewa)

    “Kami ingin menghadirkan suasana yang meriah. Tidak ada makna khusus dari tanggal tersebut, tetapi secara momentum terasa pas, terlebih di akhir tahun. Kami juga senang karena rekan merek dan pelanggan dapat hadir bersama hari ini,” kata Yudi.

    Sejalan dengan peresmian gerai, Chandra Karya juga menggelar Chandra Karya Bazar Jilid ke-21, yang menawarkan berbagai program promosi menarik. Salah satu agenda unggulan adalah lelang produk baru dengan harga pembukaan mulai dari Rp1, yang digelar di lokasi Chandra Karya Alam Sutera.

    Selain itu, pelanggan juga dapat menikmati berbagai keuntungan selama periode grand opening, mulai dari cashback, potongan langsung melalui kartu kredit, hingga diskon dan cashback tambahan khusus pengguna kartu debit BCA, dengan kuota terbatas.

    “Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen ini. Promo akhir tahun kami sangat menarik, namun jumlahnya terbatas. Kami berharap sebelum akhir tahun, pelanggan dapat datang langsung dan menikmati berbagai penawaran spesial,” tutup Yudi.

    Dengan ekspansi berkelanjutan dan strategi harga kompetitif, Chandra Karya optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri furniture nasional, sekaligus menjawab kebutuhan pasar hunian yang terus bertumbuh.

  • Warga Blang Cut Pidie Aceh Mandi hingga Mencuci di Genangan Banjir

    Warga Blang Cut Pidie Aceh Mandi hingga Mencuci di Genangan Banjir

    Pidie Jaya, Beritasatu.com – Genangan air pascabanjir dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya tak hanya meninggalkan kerusakan, tetapi juga cerita pilu bagi warga. Di Desa Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua, sebagian anak-anak tampak memanfaatkan genangan air untuk mandi dan bermain bersama teman-temannya dengan wajah ceria, meski di balik itu tersimpan persoalan serius, yakni krisis air bersih.

    Hingga hari ke-19 pascabencana, ketersediaan air bersih masih menjadi bayang-bayang yang menghantui warga. Bencana besar tersebut tidak hanya menelan korban jiwa dan harta benda, tetapi juga menghancurkan sumber air bersih. Lumpur tebal menimbun rumah-rumah warga, bahkan sumur-sumur yang selama ini menjadi andalan ikut tertelan tanah.

    Seorang warga Blang Cut, Sri (56), mengungkapkan saat ini desanya benar-benar tidak memiliki air bersih. Untuk mencuci piring dan peralatan rumah tangga, ia terpaksa menggunakan air genangan banjir yang membentuk kolam kecil di samping rumahnya.

    “Ini baru nyuci-nyuci kena banjir kami,” ujar Sri, Minggu (14/12/2025).

    Ia mengatakan seluruh sumur warga telah tertutup lumpur sehingga tidak lagi dapat digunakan. Bahkan, beberapa peralatan dapur miliknya baru bisa ditemukan setelah berhari-hari digali dari dalam lumpur.

    “Air bersih sudah tidak ada lagi. Semua sumur kami tertanam lumpur. Piring cucu saya ini pun penuh lumpur. Kalau minta air ke penyedia air bersih, tidak dikasih untuk cuci peralatan seperti ini,” keluhnya.

    Untuk kebutuhan minum, Sri mengaku masih mendapatkan bantuan air minum dari daerah lain serta air galon isi ulang. Namun, untuk mencuci pakaian dan keperluan lainnya, warga terpaksa kembali menggunakan air genangan banjir.

    Ia berharap pemerintah dapat segera menyalurkan air bersih, baik melalui jaringan PDAM maupun sumber air sungai yang layak.

    “Kami harap ke depan ada air PDAM masuk ke desa. Air ini tidak bersih, bikin gatal. Kaki kami sudah mulai gatal-gatal, kena kutu air,” katanya.

    Keluhan serupa juga disampaikan Ayu, warga Blang Cut lainnya. Ia menyebutkan hingga kini air bersih untuk kebutuhan sehari-hari belum juga masuk ke desanya.

    “Belum ada air masuk. Kalau untuk minum ada dari posko, tapi hanya itu. Untuk bersih-bersih, kami pakai air genangan saja,” ungkap Ayu.

    Kondisi ini menunjukkan meski bencana telah berlalu, dampaknya masih dirasakan warga hingga kini. Ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendesak yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan pihak terkait agar warga dapat kembali menjalani kehidupan yang layak dan sehat.

  • Hadir di Tengah Warga, Bank Mandiri Kembali Salurkan Bantuan Bencana di Tiga Titik Sumatera Utara

    Hadir di Tengah Warga, Bank Mandiri Kembali Salurkan Bantuan Bencana di Tiga Titik Sumatera Utara

    Sibolga, Beritasatu.com – Bank Mandiri kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan secara aktif dan berkelanjutan di wilayah Sumatera Utara. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi.

    Terbaru, Bank Mandiri menyalurkan bantuan bencana ke tiga titik utama terdampak, yakni Tapaluni Selatan, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga melalui posko-posko bencana. Penyaluran bantuan dilakukan melalui sinergi bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPBD, aparat setempat, serta relawan karyawan Bank Mandiri atau Mandirian, guna memastikan bantuan diterima masyarakat secara tepat sasaran.

    Vice President Bank Mandiri Rachmad Hidayat Lubis menjelaskan, bantuan yang disalurkan kali ini mencapai 5.000 paket yang terdiri dari kebutuhan pokok seperti makanan dan minuman, serta obat-obatan untuk mendukung kondisi kesehatan warga terdampak.

    “Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya rutin Bank Mandiri dalam merespons bencana di berbagai daerah. Untuk Sumatera Utara, kami menyalurkan 5.000 paket bantuan ke Tapaluni Selatan, Tapanuli Tengah, dan Sibolga melalui koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan di daerah,” ujar Rachmad dalam keterangan resmi, Minggu (14/12/2025).

    Dia menambahkan, kehadiran Bank Mandiri di lokasi bencana juga difokuskan pada akselerasi distribusi agar bantuan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan. 

    “Dalam kondisi darurat, kecepatan distribusi dan kolaborasi lintas pihak menjadi kunci. Karena itu, kami terus berkoordinasi dengan aparat setempat agar bantuan dapat diterima warga secara optimal,” lanjutnya.

    Selain distribusi bantuan logistik, relawan Mandirian turut terlibat aktif dalam mendukung operasional lapangan, mulai dari pendampingan di posko hingga membantu pengelolaan kebutuhan darurat masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Mandiri yang dijalankan secara konsisten, khususnya di wilayah rawan bencana.

    Sebagai informasi, sejak 28 November 2025 hingga saat ini Bank Mandiri telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sebanyak lebih dari 73 ribu paket ke wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, sebagai bagian dari dukungan berkelanjutan terhadap penanganan bencana di sejumlah daerah terdampak.

  • Kenaikan Harga Emas 2026 Diproyeksi Tidak Sekencang Tahun Ini

    Kenaikan Harga Emas 2026 Diproyeksi Tidak Sekencang Tahun Ini

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas dunia diproyeksikan tetap menguat pada 2026, bahkan berpeluang menembus level US$ 5.000 per troi ons, meski laju kenaikannya diperkirakan tidak setinggi reli tajam yang terjadi dalam dua tahun terakhir.

    Para analis global menilai emas masih menjadi aset favorit di tengah ketidakpastian geopolitik, pelemahan nilai mata uang, dan perubahan besar di pasar keuangan global.

    Sepanjang 2025, harga emas berada di jalur penguatan sekitar 65%, menjadi kinerja tahunan terbaik sejak 1979. Capaian ini membuat banyak investor optimistis, meski para analis mengingatkan agar ekspektasi tetap realistis untuk tahun depan.

    Ekonom dan Senior Investment Strategist Standard Chartered, Rajat Bhattacharya, menyebut emas telah mengungguli saham dan obligasi selama dua tahun berturut-turut, bahkan mengalahkan obligasi selama 10 tahun terakhir.

    “Reli emas yang memecahkan rekor, dipicu ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran terhadap pelonggaran kebijakan fiskal global, telah mendorong harga emas naik lebih dari 150% dalam tiga tahun terakhir,” kata Bhattacharya, dikutip dari Kitco News, Minggu (14/12/2025).

    Bhattacharya memiliki keyakinan kuat bahwa emas akan kembali mengungguli saham dan obligasi global pada 2026. Ia memperkirakan harga emas rata-rata akan berada pada level US$ 4.500 per troi ons dalam 12 bulan ke depan.

    Sejumlah analis lain juga memperkirakan harga emas bisa mencapai US$ 5.000 per troi ons pada 2026. Namun, kenaikan tersebut diperkirakan hanya sekitar 16%, jauh lebih lambat dibanding reli tahun ini maupun kenaikan 27% pada 2024.

    Sementara itu, Kepala Riset Capitalight Research, Chantelle Schieven, tetap optimistis terhadap emas hingga 2026. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya menguji momentum kenaikan harga.

    “Emas telah melewati dua tahun yang sangat bagus, jadi wajar apabila mulai dipertanyakan apakah momentum ini bisa bertahan,” ujarnya.

    “Emas mungkin berada di wilayah gelembung, tetapi itu tidak berarti akan pecah tahun depan. Kami melihat adanya pergeseran di pasar keuangan global yang mendukung harga emas lebih tinggi dalam jangka panjang. Saya pikir harga US$ 5.000 per troi ons sangat mungkin tercapai pada 2026,” lanjutnya.

  • Jembatan Bailey Teupin Mane Selesai, Akses Bireuen-Bener Meriah Pulih

    Jembatan Bailey Teupin Mane Selesai, Akses Bireuen-Bener Meriah Pulih

    Bireuen, Beritasatu.com – Jembatan bailey Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh sudah selesai dibangun dan kembali dibuka untuk umum. Dengan selesainya jembatan sementara ini, maka konektivitas vital antara Bireuen dengan Kabupaten Bener Meriah mulai pulih. 

    Sebelumnya akses kedua kabupaten terputus total setelah Jembatan Teupin Mane putus dihantam banjir bandang serta tanah longsor pada akhir November 2025, sehingga lalu lintas perekonomian dan distribusi logistik tersendat.

    Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Hidrometeorologi Aceh Murthalamuddin mengatakan jembatan darurat ini merupakan solusi cepat pascabanjir dan tanah longsor yang merusak infrastruktur pada jalur tersebut.

    “Alhamdulillah, jembatan bailey Teupin Mane sudah rampung dan sudah bisa dilalui oleh kendaraan dari kedua arah. Pembangunan ini adalah respons cepat  Pemerintah Aceh untuk mengatasi terputusnya jalur utama ini,” kata Murthalamuddin, Minggu (14/12/2025).

    Murthalamuddin menjelaskan, Pemerintah Aceh berharap agar pembangunan jembatan bailey sebagai penghubung antara Kabupaten Bireuen–Bener Meriah secepatnya rampung. Di antaranya mengoptimalkan upaya pembukaan dan perbaikan akses jalan secara menyeluruh menuju daerah pedalaman, khususnya ke Bener Meriah dan Aceh Tengah.

    “Setelah jembatan bailey ini rampung, fokus kita selanjutnya adalah mengoptimalkan pembukaan akses jalan, terutama menuju Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Hal ini untuk memastikan kelancaran distribusi logistik dan mobilitas warga di kawasan dataran tinggi Gayo,” ucap Murthalamuddin. 

    Sebelumnya, terputusnya jembatan permanen Teupin Mane telah menyebabkan gangguan signifikan, terutama dalam distribusi logistik dan aktivitas warga sehari-hari. Pengguna jalan terpaksa menggunakan jalur alternatif yang jauh lebih sulit dan memakan waktu.

    Dengan rampungnya jembatan bailey ini, jalur transportasi kembali lancar sehingga memungkinkan aktivitas perekonomian dan mobilitas warga kembali normal. Pemerintah daerah dan masyarakat setempat menyampaikan apresiasi tinggi atas respons cepat dan kerja keras tim penanganan bencana dalam mendirikan jembatan darurat tersebut.

    Meskipun bersifat sementara, Murthalamuddin berharap agar jembatan bailey ini diharapkan mampu menopang beban lalu lintas sambil menunggu pembangunan kembali jembatan permanen yang lebih kokoh di lokasi yang sama.

    “Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi truk dan kendaraan logistik, untuk mematuhi batas tonase yang tertera pada rambu-rambu di sekitar jembatan. Ini demi kepentingan bersama agar jembatan bailey ini dapat berfungsi optimal hingga jembatan permanen selesai dibangun,” tegas Murthalamuddin.

  • Pasutri Pengusaha Sembako di Tanggamus Ditemukan Meninggal Penuh Luka

    Pasutri Pengusaha Sembako di Tanggamus Ditemukan Meninggal Penuh Luka

    Tanggamus, Beritasatu.com – Pasangan suami istri (pasutri) pengusaha sembako di Kabupaten Tanggamus, Lampung, ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya. Kedua korban diduga kuat menjadi korban pembunuhan karena mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam. Meski demikian, polisi memastikan tidak ada barang berharga di rumah korban yang hilang.

    Peristiwa tersebut terjadi di Desa Way Pring, Kecamatan Pugung. Korban diketahui bernama Rohimi (54) dan istrinya Suryanti (50). Keduanya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di rumah mereka.

    Kedua korban pertama kali ditemukan oleh anaknya pada Minggu (14/12/2025) sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu, anak korban baru pulang ke rumah dan mendapati kedua orang tuanya telah tergeletak bersimbah darah.

    Melihat kondisi tersebut, anak korban langsung berteriak meminta pertolongan hingga mengundang perhatian warga sekitar. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

    Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.  Kedua korban mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam di bagian wajah, kepala, serta beberapa bagian tubuh lainnya.

    Adik korban, Nur Apriyanti (42), mengatakan kedua korban mengalami luka akibat senjata selama ini kedua korban tidak memiliki masalah dengan siapa pun dan dikenal baik oleh lingkungan sekitar.

    “Setahu kita, kedua korban tidak pernah ada masalah dengan siapa pun. Ayuk (kakak) saya orangnya baik sama siapa saja, sama saudara maupun dengan tetangga. Kalau ada tetangga yang mau hutang, pasti dikasih,” tutur Nur Apriyanti.

    Sementara itu, tetangga korban, Ahmad (44), mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah dibangunkan warga sekitar. Menurut Ahmad, sebelum kejadian kondisi di rumah korban terlihat normal dan tidak terdengar keributan maupun teriakan.

    Hingga Minggu petang, jenazah kedua korban masih berada di RS Bhayangkara Polda Lampung untuk proses autopsi. Polres Tanggamus menyatakan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan belum dapat memastikan motif di balik pembunuhan tersebut.