Author: Antaranews.com

  • Industri domestik punya kompetensi kuat masuk rantai pasok haji-umrah

    Industri domestik punya kompetensi kuat masuk rantai pasok haji-umrah

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan industri dalam negeri dinilai telah memiliki kapasitas, kualitas, serta sertifikasi yang memadai untuk masuk ke dalam rantai pasok layanan haji dan umrah.

    “Dengan jumlah jamaah yang sangat besar setiap tahun, ekosistem haji dan umrah memiliki nilai ekonomi signifikan. Jika kebutuhan tersebut dipasok oleh produk dalam negeri, maka manfaatnya akan kembali ke perekonomian nasional, memperkuat industri, serta membuka dan menjaga lapangan kerja,” kata dia dalam pernyataan di Jakarta, Selasa.

    Menperin menjelaskan, kebutuhan penyelenggaraan haji dan umrah sesungguhnya dapat dipenuhi oleh industri nasional, mulai dari makanan dan minuman halal, obat-obatan dan alat kesehatan, perlengkapan ibadah, busana muslim dan modest fashion, koper dan tas perjalanan, perlengkapan hotel, hingga produk kebutuhan konsumsi jamaah.

    Menurut dia, penggunaan produk dalam negeri oleh penyelenggara serta jemaah haji dan umrah tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memiliki nilai ibadah.

    “Bagi penyelenggara serta jemaah haji dan umrah, ketika belanja barang-barangnya berasal dari produk-produk nasional, mereka bisa mendapat dua pahala. Pahala pertama berasal dari ibadah haji atau umrah itu sendiri. Pahala kedua karena ikut melindungi industri dalam negeri, yang artinya juga melindungi para pekerja Indonesia,” katanya lagi.

    Lebih lanjut, kata dia penguatan penggunaan produk dalam negeri tersebut sejalan dengan kinerja positif industri manufaktur nasional sebagai penggerak utama perekonomian.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), industri pengolahan nonmigas (IPNM) pada triwulan III 2025 tumbuh sebesar 5,58 persen (yoy), melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,04 persen, dengan kontribusi terhadap PDB mencapai 17,39 persen.

    Selain itu, kinerja industri manufaktur Indonesia juga mendapat pengakuan global. Berdasarkan data World Bank dan United Nations Statistics, nilai Manufacturing Value Added (MVA) Indonesia pada 2024 mencapai 265,07 miliar dolar AS, menempatkan Indonesia pada peringkat ke-13 dunia, ke-5 di Asia, dan peringkat pertama di ASEAN.

    Menperin menyampaikan, capaian tersebut mencerminkan kuatnya struktur industri nasional. Oleh karena itu, kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) terus diperkuat sebagai instrumen strategis untuk menjaga nilai tambah tetap berada di dalam negeri, memperkuat keterkaitan hulu-hilir industri, serta meningkatkan daya saing manufaktur nasional secara berkelanjutan.

    Adapun bukti industri dalam negeri punya kompetensi memadai untuk masuk rantai pasok haji-umrah tercermin lewat 89.872 produk dari lebih 15.900 perusahaan telah memperoleh sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

    Selain itu, studi menunjukkan bahwa setiap belanja Rp1 untuk produk dalam negeri mampu memberikan dampak ekonomi hingga Rp2,2, yang menunjukkan besarnya efek berganda bagi perekonomian nasional.

    Selain itu, lewat ajang Business Matching Produk Dalam Negeri 2025 di Jakarta, 15-17 Desember, Kemenperin mendorong agar pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, serta penyelenggara haji dan umrah semakin mengutamakan produk dalam negeri dalam pengadaan barang dan jasa.

    Kegiatan ini juga menjadi wadah mempertemukan kebutuhan pasar dengan kapasitas industri nasional guna membangun kemitraan usaha yang berkelanjutan.

    “Dengan memperkuat penggunaan produk dalam negeri untuk kebutuhan haji dan umrah, kita tidak hanya memperkuat industri halal nasional, tetapi juga memastikan manfaat ekonomi dirasakan secara luas dan berkesinambungan,” kata Menperin Agus.

    Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Zulhas targetkan Bantargebang bebas sampah dalam dua tahun

    Zulhas targetkan Bantargebang bebas sampah dalam dua tahun

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) menargetkan sampah yang berada di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, akan hilang dalam dua tahun ke depan.

    Menurutnya, hal ini dapat terwujud seiring dengan program pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy (WTE).

    “Jadi Bantargebang itu Insya Allah dua tahun lagi, nggak ada lagi dua tahun lagi. Bandung, yang di mana-mana itu, dua tahun lagi,” ujar Zulhas di Jakarta, Selasa.

    Pengolahan sampah menjadi energi baru terbarukan (EBT) ini tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Terbarukan Teknologi Ramah Lingkungan.

    Zulhas menyampaikan bahwa hanya ada tiga proyek WTE dalam 11 tahun ke belakang. Menurutnya, ini dikarenakan rumitnya proses perizinan.

    Perpres baru tersebut, telah memangkas berbagai perizinan yang panjang sehingga investor yang ingin bergerak di sektor pengolahan sampah menjadi energi lebih tertarik dan minim risiko.

    Menurut Zulhas, aturan baru ini juga memudahkan alur perizinan karena lebih ringkas. Pemerintah daerah hanya perlu menyiapkan lahan, dan perizinan diajukan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

    Selanjutnya, Danantara Indonesia akan menentukan teknologi mana yang cocok, hingga akhirnya melakukan kesepakatan dengan PLN.

    Lebih lanjut, Zulhas mengungkap bahwa terdapat tujuh proyek WTE yang telah selesai dibahas. Ia juga menargetkan dalam dua tahun ke depan akan ada 34 proyek WTE yang dirampungkan.

    “Kami sudah tujuh, besok kita akan rapat. Kita akan selesaikan mungkin sampai 20 (proyek). Target 34 dalam 2 tahun, sampai pelaksanaannya, sampai jadi,” kata Zulhas.

    Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • BRI Insurance tanam bibit pohon guna jaga iklim dan ekonomi Bogor

    BRI Insurance tanam bibit pohon guna jaga iklim dan ekonomi Bogor

    Jakarta (ANTARA) – PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS) atau BRI Insurance menjalankan aksi tanam sebanyak 50.000 bibit pohon untuk menjaga risiko perubahan iklim serta pertumbuhan ekonomi di Bogor, Jawa Barat.

    CEO BRI Insurance Budi Legowo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, mengatakan upaya melindungi perubahan iklim dan perekonomian tersebut diharapkan dapat terwujud melalui kegiatan pemulihan ekosistem bagi masyarakat.

    Inisiatif ini mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan menyalurkan bibit pohon sebagai langkah awal pembentukan ekosistem hijau sekaligus mitigasi perubahan iklim melalui kegiatan penghijauan.

    Bibit pohon yang ditanam di antaranya pohon nilam, pohon buah, serta jenis pohon pencegah erosi. Bibit ini ditanamkan di 1,5 hektare lahan yang dikelola oleh Yayasan Konservasi dan Inovasi Alfatih.

    “Pohon Nilam merupakan tanaman atsiri bernilai ekonomi dan pohon buah serta jenis pohon keras lainnya memiliki fungsi pencegah erosi. Ini bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam praktik menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Budi.

    Senada, Ketua Yayasan Konservasi dan Inovasi Alfatih Indra Gunawan mengatakan tanaman nilam memiliki potensi besar sebagai sumber pendapatan bagi petani dan masyarakat setempat.

    Minyak atsiri yang dihasilkan dari tanaman ini dapat digunakan dalam berbagai industri, baik untuk keperluan pangan maupun farmasi.

    Sementara tanaman lain dapat bermanfaat bagi wilayah lereng gunung yang memiliki karakteristik tanah lebih rawan mengalami erosi, longsor, dan penurunan kualitas tanah akibat curah hujan tinggi, kemiringan lahan, serta minimnya vegetasi penahan tanah.

    Kepala Al Fatih Atsiri Research & Development Yayasan Konservasi dan Inovasi Al Fatih Iwan Parta menambahkan bantuan ini dapat menjadi basis penting dalam pengembangan riset dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam budidaya tanaman atsiri.

    “Kami makin optimis dapat menghadirkan model pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dengan konservasi hutan,” katanya.

    Pewarta: Imamatul Silfia
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Lemhannas: Kunjungan Prabowo ke luar negeri pertegas posisi RI

    Lemhannas: Kunjungan Prabowo ke luar negeri pertegas posisi RI

    Indonesia telah memainkan peran diplomasi aktif, adaptif, dan berwibawa melalui pendekatan multiple alignment sebagai aktualisasi dari politik luar negeri bebas aktif dalam konfigurasi global kontemporer

    Jakarta (ANTARA) – Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) menyampaikan bahwa kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke sejumlah negara mitra dan mitra strategis sepanjang tahun 2024-2025 mempertegas posisi Republik Indonesia sebagai global middle power.

    Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa posisi tersebut dianggap memiliki kapasitas pengaruh substantif di tingkat internasional. Terlebih lagi, kata dia, ASEAN telah bertransformasi menjadi episentrum baru dalam geostrategi.

    “Indonesia telah memainkan peran diplomasi aktif, adaptif, dan berwibawa melalui pendekatan multiple alignment sebagai aktualisasi dari politik luar negeri bebas aktif dalam konfigurasi global kontemporer,” kata Ace saat menyampaikan Refleksi dan Rilis Akhir Tahun 2025 dan Outlook 2026 di Gedung Lemhannas, Jakarta, Selasa.

    Dia mengatakan berbagai konflik yang terjadi di dunia, baik di kawasan Ukraina, Laut Merah, Timur Tengah, India-Pakistan, hingga Semenanjung Korea, menegaskan bahwa isu kemanusiaan, isu energi, serta keamanan global tetap menjadi variabel penentu dari stabilitas dunia.

    Di kawasan Indo-Pasifik, menurut dia, tren peningkatan postur militer, intensifikasi kompetisi maritim, serta semakin masifnya manuver kekuatan-kekuatan besar dunia, konflik di kawasan ASEAN seperti Thailand dan Kamboja, juga mewarnai dinamika geopolitik saat ini.

    Dari dampak rivalitas kekuatan besar di dunia, dia mengatakan bahwa Indonesia dituntut untuk mampu mempertahankan posisi sebagai kekuatan penyeimbang, sekaligus menjadi kekuatan konstruktif dalam dinamika Indo-Pasifik, BRICS, ASEAN, dan G20.

    Dia menilai perebutan sumber daya alam kritis dunia, khususnya nikel, bauksit, tembaga, dan logam tanah jarang, akan semakin intensif.

    “Indonesia harus mampu memperkuat kebijakan hilirisasi, memperluas rantai pasok domestik, serta memastikan tata kelola yang transparan dan berkeadilan,” katanya.

    Lemhannas, kata dia, menilai bahwa Indonesia sepanjang tahun 2025 berada pada lintasan antara skenario cukup tangguh secara internal, tetapi masih menghadapi dinamika global yang berisiko tinggi.

    “Oleh karena itu, tahun 2026 harus menjadi tahun percepatan pembangunan nasional dan peningkatan peran diplomasi internasional,” kata dia.

    Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
    Editor: Tasrief Tarmizi
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Antrean BBM di Banda Aceh mengular akibat banjir dan tanah longsor

    Antrean BBM di Banda Aceh mengular akibat banjir dan tanah longsor

    Rabu, 3 Desember 2025 15:58 WIB

    Sejumlah warga membawa jeriken saat antre untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Darussalam, Banda Aceh, Aceh, Rabu (3/12/2025). Pemerintah setempat mencabut sementara aturan bar code untuk BBM bersubsidi dalam upaya memperlancar pendistribusian BBM di Aceh dan wilayah yang terdampak bencana banjir dan longsor. ANTARA FOTO/Ampelsa/bar

    Sejumlah pengendara mobil dan sepeda motor antre untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Darussalam, Banda Aceh, Aceh, Rabu (3/12/2025). Pemerintah setempat mencabut sementara aturan bar code untuk BBM bersubsidi dalam upaya memperlancar pendistribusian BBM di Aceh dan wilayah yang terdampak bencana banjir dan longsor. ANTARA FOTO/Ampelsa/bar

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KSAD ingatkan prajurit untuk selalu berjuang bersama rakyat

    KSAD ingatkan prajurit untuk selalu berjuang bersama rakyat

    Jakarta (ANTARA) – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengingatkan para prajuritnya untuk selalu berjuang bersama dengan rakyat.

    Hal tersebut harus dilakukan prajuritnya karena sesuai dengan semangat juang dan kemanunggalan TNI AD yang merupakan fondasi utama dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan negara.

    “Pada hakikatnya, tentara yang berasal dari rakyat, akan terus berjuang bersama rakyat sebagai kekuatan pertahanan yang potensial dalam menegakkan kedaulatan NKRI,” kata Maruli saat memimpin upacara peringatan ke-80 Hari Juang TNI Angkatan Darat di Lapangan Brigif 15/Kujang, Cimahi, Jawa Barat, seperti dalam siaran pers yang diterima, Selasa.

    Maruli melanjutkan, semangat juang dan kemanunggalan itu juga menjadi landasan para pejuang dalam melakoni aksi heroik pada pertempuran Palagan Ambarawa yang terjadi hari ini, tepat 80 tahun lalu.

    Dalam amanatnya di upacara, Maruli juga mengingatkan kembali akan keteladanan yang ditunjukkan Panglima Besar Jenderal Sudirman sebagai figur pemimpin dan ahli strategi yang memimpin perjuangan Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

    Nilai-nilai inilah yang diharapkan dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi setiap prajurit TNI AD.

    “Panglima Besar Jenderal Sudirman adalah figur teladan yang mempresentasikan kemurnian jiwa, integritas, dan semangat perjuangan, yang menjadi sosok inspiratif dalam memperingati Hari Juang TNI AD,” kata Maruli.

    Kini walau Indonesia sudah tidak lagi dalam masa perang, Maruli menekankan prajuritnya untuk tetap berjuang bersama rakyat melalui program-program penguat perekonomian seperti cetak sawah untuk ketahanan pangan hingga membangun sumber air di seluruh wilayah.

    Pewarta: Walda Marison
    Editor: Tasrief Tarmizi
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • MPR raih penghargaan Badan Publik dengan Kualifikasi Informatif

    MPR raih penghargaan Badan Publik dengan Kualifikasi Informatif

    Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak dalam melakukan perbaikan agar MPR menjadi lembaga yang transparan dan informatif

    Jakarta (ANTARA) – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI meraih penghargaan sebagai Badan Publik dengan kualifikasi Informatif, kategori Lembaga Negara dan Pemerintah non Kementerian dalam dari Komisi Informasi (KI) Pusat.

    Penghargaan itu diserahkan oleh Komisioner KIP bidang Strategi dan riset Rospita Vici Paulyn kepada Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah pada acara Anugerah Keterbukaan Informasi dan Launching Indeks Keterbukaan Informasi Publik 2025 di Jakarta.

    “Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak dalam melakukan perbaikan agar MPR menjadi lembaga yang transparan dan informatif,” kata Bu Titi, sapaan akrab Siti Fauziah, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

    Penghargaan tersebut juga berarti bahwa MPR sudah membuka informasi seluas-luasnya yang perlu diketahui oleh masyarakat. Bukan hanya masyarakat umum yang ingin mengetahui informasi tentang MPR tetapi juga masyarakat yang mempunyai kebutuhan khusus.

    “Tiga tahun terakhir penghargaan yang kita dapat selalu meningkat. Puncaknya kita dapatkan pada tahun ini, yaitu Badan Publik dengan kualifikasi Informatif, kategori Lembaga Negara dan Pemerintah non Kementerian,” ujarnya.

    Pada tahun 2023 menurut Siti Fauziah MPR menerima penghargaan dengan kategori menuju Informatif. Capaian itu meningkat menjadi cukup informatif pada 2024.

    Puncaknya tahun 2025, ini MPR mendapat pengakuan kualifikasi informatif atau kategori tertinggi pada penilaian keterbukaan informasi publik.

    Keberhasilan itu tak lepas dari upaya Setjen MPR untuk menjadi lembaga yang semakin terbuka dari tahun ke tahun. Seperti munculnya informasi tentang Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk pejabat eselon 1, informasi tentang penulisan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menggunakan huruf Braile serta informasi pengadaan fasilitas bagi kaum difabel.

    “Informasi yang disampaikan MPR dilakukan melalui berbagai cara, mulai penyebaran informasi di media online, media sosial termasuk upaya pengembangan website yang mudah diakses semua pihak termasuk difabel. Selain itu, kita melaksanakan kegiatan sarasehan atau diskusi yang bertujuan untuk menerima aspirasi dari masyarakat dalam rangka perbaikan pelayanan MPR RI,” ujar Siti Fauziah.

    Menurut Bu Titi pihaknya sadar, untuk mempertahankan penghargaan tidaklah mudah, harus ada inovasi pelayanan terhadap setiap stakeholder agar penghargaan yang diterima tahun ini bisa dipertahankan pada tahun mendatang.

    Untuk itu Sekretariat Jenderal sudah mempersiapkan beberapa rencana. Tetapi itu akan dimatangkan terlebih dahulu dengan seluruh stakeholder baik internal maupun eksternal.

    “Mudah-mudahan tahun depan Setjen MPR bisa mempertahankan penghargaan ini. Untuk itu kami membutuhkan lebih banyak usaha serta inovasi agar bisa menjadi lembaga yang semakin terbuka,” tuturnya.

    Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
    Editor: Tasrief Tarmizi
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Seskab tegaskan sumber daya dikerahkan besar-besaran untuk Sumatera

    Seskab tegaskan sumber daya dikerahkan besar-besaran untuk Sumatera

    Pengerahan sumber daya secara besar-besaran ini mencerminkan kapasitas Indonesia sebagai negara yang kuat, serta mampu menangani bencana tersebut dengan kekuatan sendiri

    Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan seluruh sumber daya nasional dikerahkan secara besar-besaran oleh Presiden Prabowo Subianto untuk penanganan dampak bencana di tiga provinsi Sumatera yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    “Pengerahan sumber daya secara besar-besaran ini mencerminkan kapasitas Indonesia sebagai negara yang kuat, serta mampu menangani bencana tersebut dengan kekuatan sendiri,” kata Seskab Teddy saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

    Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12), pengerahan sumber daya nasional untuk penanganan bencana di Sumatera diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo. Setidaknya ada tujuh poin yang menjadi sorotan Presiden terkait dengan penanganan dampak bencana di Sumatera.

    “Pertama, pemerintah akan segera membangun hunian sementara dan hunian tetap bagi masyarakat terdampak. Mulai hari minggu ini, sudah mulai membangun 2.000 rumah,” kata Seskab Teddy menjelaskan kembali pernyataan Presiden terkait penanganan dampak bencana saat Sidang Kabinet Paripurna.

    Kedua, Presiden Prabowo menegaskan anggaran penanganan bencana telah disiapkan melalui APBN.

    Ketiga, pemerintah pusat telah menyalurkan dana operasional langsung kepada pemerintah daerah terdampak, dan dukungan dana itu di luar anggaran pemulihan.

    “Semua gubernur yang terdampak, langsung saya perintahkan mengirim dana operasional taktis 20 miliar (rupiah), semua bupati wali kota di 52 kabupaten kota yang terdampak, langsung saya kirim 4 miliar rupiah. Tiga hari setelah instruksi saya, uang sudah sampai di semua kabupaten,” kata Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna sebagaimana disampaikan oleh Seskab Teddy.

    Keempat, sebanyak 1.000 alat berat seperti truk, ekskavator, tangki air bersih dan air minum telah dikirim ke daerah-daerah terdampak. Alat berat tambahan beserta truk-truk pengangkut air minum, dan tambahan untuk persediaan air bersih juga telah disalurkan ke daerah-daerah terdampak bencana, Minggu (15/12).

    Kelima, 50 jembatan bailey sedang dibangun, dan saat ini ada tujuh jembatan yang telah rampung dibangun. Keenam, sebanyak 50.000 prajurit TNI dan anggota Polri dikerahkan untuk membantu pengungsi di daerah-daerah terdampak bencana.

    Ketujuh, sebanyak 50 helikopter dan beberapa pesawat angkut dikerahkan untuk distribusi logistik via udara ke daerah bencana.

    Pewarta: Genta Tenri Mawangi
    Editor: Tasrief Tarmizi
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Mentan kirim logistik dan penjernih air ke Sumatra pakai kapal perang

    Mentan kirim logistik dan penjernih air ke Sumatra pakai kapal perang

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengirim bantuan logistik hingga alat penjernih air ke Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat menggunakan kapal perang TNI Angkatan Laut untuk mempercepat penanganan pascabencana.

    Dalam pelepasan bantuan bencana Pulau Sumatra tahap ke-3 di Mako Kolinlamil di Jakarta Utara, Selasa, Amran mengatakan pengiriman bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh kementerian dan lembaga bergerak bersama meringankan beban masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra.

    “Semua kementerian, lembaga, Badan yang terkait langsung kolaborasi dengan (TNI) Angkatan Laut untuk mengirim barang ke Aceh, Sumut, dan Sumatera Barat. Ini adalah pengapalan yang ketiga kita berangkatkan,” kata Amran.

    Ia mengatakan pengapalan tahap ketiga yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai dukungan pemerintah dalam upaya pemulihan pascabencana di berbagai daerah Sumatra.

    Ia menyebutkan bantuan terdiri atas dua sumber utama, yakni bantuan pemerintah serta bantuan sukarela dari pegawai Kementerian Pertanian beserta mitra strategis melalui program “Kementan Peduli”.

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (empat kiri), Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali (kedua kiri) dan jajaran lainnya dalam pelepasan bantuan bencana Pulau Sumatra tahap ke-3 di Mako Kolinlamil di Jakarta, Selasa (16/12/2025). ANTARA/Harianto

    Amran mengatakan bantuan pemerintah yang telah disalurkan meliputi 44 ribu ton beras, 6.000 ton minyak goreng, serta berbagai kebutuhan lainnya dengan nilai mencapai sekitar Rp1 triliun.

    Sementara itu, bantuan sukarela dari Kementan Peduli bersama BUMN Pangan, Bulog, ID Food, Pupuk Indonesia, PT Perkebunan Nusantara, dan mitra lainnya mencapai sekitar Rp75 miliar dan dikirimkan secara bertahap.

    Distribusi bantuan itu dilakukan melalui koordinasi intensif dengan BNPB, kementerian terkait, serta jajaran TNI, guna memastikan kebutuhan di lapangan terpenuhi secara tepat sasaran.

    Sementara itu, pada pengiriman tahap ketiga, tercatat sebanyak 70 truk bantuan diberangkatkan meliputi kasur, minyak goreng, makanan siap saji, perlengkapan kebersihan, hingga kebutuhan dasar lainnya.

    Selain logistik pangan, Kementan juga mengirim alat penjernih air, genset untuk penerangan, serta perlengkapan darurat sesuai permintaan pemerintah daerah.

    Tumpukan bantuan logistik tahap ketiga dari Kementerian Pertanian untuk dikirim ke lokasi bencana di Pulau Sumatra menggunakan kapal perang milik TNI AL di Mako Kolinlamil di Jakarta, Selasa (16/12/2025). ANTARA/Harianto

    Pengiriman bantuan didukung penuh oleh TNI Angkatan Laut dengan melibatkan ratusan personel, termasuk 310 prajurit Marinir yang siap membantu penanganan di daerah terdampak.

    Menurut Amran, keterlibatan aktif TNI AL menjadi simbol kuat solidaritas nasional, mempercepat penyaluran bantuan sekaligus memastikan misi kemanusiaan berjalan optimal demi kepentingan masyarakat.

    Ia menegaskan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat merupakan cobaan bersama yang membutuhkan gotong royong seluruh elemen bangsa.

    Pemerintah memastikan komitmen untuk terus mengirimkan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan di lapangan, sembari mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk saling mendoakan dan bergandengan tangan membantu pemulihan.

    “Kita ini bangsa Indonesia 286 juta (jiwa penduduk). Kalau ini gandengan tangan (atasi bencana Sumatera) itu ringan. Kita bisa selesaikan dengan cepat,” kata Amran.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Virna P Setyorini
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • BSI siapkan uang tunai Rp15,49 T, penuhi kebutuhan libur akhir tahun

    BSI siapkan uang tunai Rp15,49 T, penuhi kebutuhan libur akhir tahun

    Jakarta (ANTARA) – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyiapkan uang tunai Rp15,49 triliun untuk memenuhi kebutuhan nasabah di outlet dan ATM/CRM sehingga mendukung mobilitas masyarakat pada periode libur akhir tahun 2025 dan awal tahun 2026.

    Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, menyampaikan bahwa uang tunai akan disiapkan melalui layanan kantor cabang serta ATM/CRM selama periode 21 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

    “Saat ini kami juga terus memastikan pasokan uang tunai di berbagai channel tersebut, terutama pada seluruh mesin ATM yang siap melayani selama 24 jam,” kata Anton.

    Anton menambahkan, puncak kebutuhan transaksi uang tunai diperkirakan meningkat pada H-7 menjelang akhir tahun. Hal ini seiring dengan banyaknya aktivitas akhir tahun masyarakat seperti pelunasan ibadah haji tahap pertama serta libur sekolah dan libur akhir tahun.

    BSI pun menyiapkan sinergi jaringan layanan, baik di 1.039 kantor cabang maupun e-channel. Untuk diketahui, e-channel ini mencakup layanan BSI Call 14040, mobile banking BYOND by BSI, lebih dari 5000 BSI ATM/CRM, BSI Net, BSI EDC, BSI QRIS, dan BSI Agen.

    Untuk menjangkau daerah-daerah pelosok, BSI saat ini memiliki lebih dari 126 ribu BSI Agen yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Agen laku pandai (layanan keuangan tanpa kantor) melayani tarik dan setor tunai, transfer antar rekening BSI dan bank lain, pembayaran PLN dan BPJS, pembelian pulsa, dan sebagainya.

    Untuk kelancaran dan kenyamanan bertransaksi, Anton mengimbau agar masyarakat mengoptimalkan layanan cashless dan BSI e-channel.

    Nasabah dapat melakukan transaksi finansial dan non-finansial melalui BYOND by BSI yang dilengkapi fitur cek mutasi rekening, transfer, pembayaran, pembelian, Ziswaf, pembiayaan emas dan multiguna, top up e-wallet, e-commerce, serta layanan Islami lainnya.

    Sebagai bentuk komitmen dukungan perusahaan untuk melindungi konsumen, BSI turut mengimbau nasabah untuk waspada terhadap berbagai macam modus penipuan.

    Pewarta: Rizka Khaerunnisa
    Editor: Evi Ratnawati
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.