Author: Antaranews.com

  • Polisi selidiki kasus pria tewas usai minum obat di Jakut

    Polisi selidiki kasus pria tewas usai minum obat di Jakut

    Jakarta (ANTARA) – Polsek Cilincing, Jakarta Utara menyelidiki kasus kematian seorang pria berinisial WS (27) usai meminum obat lambung di warung pecel ayam, Jalan Tipar Cakung Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara (Jakut), Selasa sore.

    “Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri di Jakarta, Selasa.

    Ia mengatakan dari pemeriksaan fisik atau tanda jasad tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan dan diduga korban meninggal karena sakit.

    Selain itu, ditemukan juga obat-obatan milik korban seperti titan ranitidine untuk nyeri ulu hati, amlodipine besilate untuk darah tinggi dan obat sirup lambung.

    Petugas langsung mengamankan lokasi kejadian dan memeriksa dan meminta keterangan sejumlah saksi.

    Menurut keterangan saksi, korban ini memesan pecel ayam di warung milik saksi sekitar pukul 15.30 WIB.

    Sambil menunggu makanan, korban duduk lalu meminum obat sirup sakit lambung, yang baru didapat dari hasil berobat di Klinik Mitra Medika.

    Setelah meminum obat sirup tersebut, korban langsung terjatuh dan tidak sadarkan diri dan meninggal dunia.

    “Selanjutnya korban dibawa ke RS Kramat Jati Polri untuk dilakukan visum,” kata dia.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Seorang anak tewas tertabrak kereta di Jaktim

    Seorang anak tewas tertabrak kereta di Jaktim

    Jakarta (ANTARA) – Seorang anak laki-laki tewas di lokasi akibat tertabrak kereta api di jalur rel, kawasan Cakung, Jakarta Timur, Selasa sekitar pukul 14.30 WIB.

    “Sudah ada bapak-bapak yang berteriak untuk menghentikan anak itu. Kereta juga sudah klakson panjang. Tapi, anak itu tetap jalan,” kata salah satu saksi mata yakni Fikri (24) di Jakarta Timur, Selasa.

    Fikri menyebut, sebelum kejadian, korban terlihat berjalan di sekitar jalur rel dan warga sempat berupaya memperingatkan korban agar menjauh dari lintasan kereta.

    Korban berjalan dari satu sisi rel ke sisi lainnya dan di sekitar lokasi juga ditemukan sandal milik korban.

    Sebelum kejadian, kata Fikri terdapat dua orang yang melihat korban berada di sekitar rel, yakni seorang anak kecil bersama bapaknya.

    Sang bapak sempat berteriak memperingatkan, namun korban diduga tidak mendengar peringatan tersebut.

    Lalu, tak lama kemudian kereta melintas dan menabrak korban.

    “Kereta sudah klakson panjang. Kepalanya luka berat,” ucap Fikri.

    Untuk identitas korban, Fikri menyebutkan korban berjenis kelamin laki-laki. Sementara usia korban belum dapat dipastikan, namun diperkirakan masih duduk di bangku Sekolah Dasar.

    “Kita kurang tahu umurnya, mungkin masih usia SD,” ujar Fikri.

    Sementara itu, keluarga korban diketahui telah datang ke lokasi kejadian.

    Saat ini petugas masih memanggil keluarga untuk proses penanganan lebih lanjut.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap kejadian tersebut.

    Korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Puluhan personel dikerahkan untuk padamkan kebakaran rumah di Jakut

    Puluhan personel dikerahkan untuk padamkan kebakaran rumah di Jakut

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan 50 personel untuk memadamkan kebakaran satu unit rumah dua lantai di Jalan Lagoa Terusan Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara (Jakut), Selasa sore.

    “Total ada 50 personel dan 10 unit mobil damkar yang berjibaku memadamkan api,” kata Kasiops Gulkarmat Gatot Sulaeman di Jakarta, Selasa.

    Ia mengatakan api sudah bisa dipadamkan sekitar pukul 16.32 WIB, sementara pemadaman api dimulai pada pukul 15.50 WIB.

    “Kami mendapatkan informasi kebakaran sekitar pukul 15.37 WIB dari masyarakat yang menelepon meminta bantuan. Sekitar pukul 15.49 WIB personel sudah di lokasi dan langsung lakukan pemadaman,” kata dia.

    Ia mengatakan objek yang terbakar merupakan rumah tinggal dua lantai seluas 32 meter persegi miliki wanita berinisial SO.

    Menurut dia, kebakaran di lokasi tersebut diduga terjadi akibat korsleting listrik.

    Menurut keterangan pemilik rumah, saat sedang beristirahat dan tiba-tiba terdengar letupan di atas plafon rumah karena korsleting.

    “Asap dan api keluar dari plafon dan korban meminta tolong warga untuk memadamkan api dan menghubungi Damkar,” kata dia.

    Pihaknya menaksir kerugian akibat kebakaran yang terjadi di lokasi tersebut mencapai Rp107,8 juta

    “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dari kejadian ini,” katanya.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Sudin LH Jakarta Barat gencarkan grebek pilah sampah di Rusun Pesakih

    Sudin LH Jakarta Barat gencarkan grebek pilah sampah di Rusun Pesakih

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat menggencarkan “grebek pilah sampah” di Rumah Susun (Rusun) Pesakih, Cengkareng.

    Kasudin LH Jakbar Achmad Hariadi mengatakan, kegiatan itu ditujukan untuk menindaklanjuti Pergub 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup RW.

    “Kegiatan ini juga sesuai dengan arahan Kadis Lingkungan Hidup DKI Jakarta untuk meningkatkan kesadaran warga dan kepedulian lingkungan tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik, termasuk soal pemilahan,” ujar Hariadi saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

    Lebih lanjut, Hariadi mengatakan bahwa kegiatan itu juga merupakan strategi dalam pengurangan sampah dan meningkatkan partisipasi warga dalam pengelolaan sampah.

    “Jadi, kami beri edukasi pemilahan sampah di Rusun Pesakih, termasuk jenis-jenis sampah yang dipilah. Sampah yang dipilah baik sampah organik dapur, anorganik bernilai, sampah plastik atau kemasan dan lain-lain, dikelola di TPS 3R (Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle) Bambu Larangan,” ujar Hariadi.

    Dalam kegiatan tersebut, kata dia, dikumpulkan 300 kilogram (kg) sampah organik dapur, 400 kg sampah anorganik bernilai dan 300 kg sampah plastik RDF (Refused-Derived Fuel).

    Kepada setiap penghuni, Suku Dinas Lingkungan Hidup juga memberikan edukasi terkait Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah, khususnya implementasi pengawasan dan penindakan bagi pelanggar kebersihan.

    “Kemudian soal kondisi sampah yang menumpuk di tempat pembuangan sampah rusun. Jadi, kita sarankan agar disiram bio-aktivator supaya bakteri patogen yang bau hilang dan sampah organik semakin mudah terurai,” imbuhnya.

    Sementara Kepala Unit Pengelola Rumah Susun V Rusun Pesakih Muhammad Ali, mengimbau warga untuk membuang sampah pada tempatnya dan memisahkan sampah organik dan non-organik.

    Ia berharap dengan kegiatan itu, warga Rusun Pesakih memiliki kesadaran yang lebih tinggi dalam mengelola sampah dan menjaga lingkungan.

    “Semoga gerakan gerebek sampah ini meningkatkan kesadaran masyarakat untuk peduli kepada lingkungan,” kata Ali.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kementan sebut perubahan mendasar dalam Perpres no 113 tahun 2025

    Kementan sebut perubahan mendasar dalam Perpres no 113 tahun 2025

    Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pertanian (Kementan) menyebutkan terdapat perubahan mendasar dalam Peraturan Presiden (Perpres) no 113 tahun 2025 yang merupakan perubahan atas Perpres Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi.

    Direktur Pupuk Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Jekvy Hendra menyatakan regulasi ini menitikberatkan pada perbaikan mekanisme pembayaran subsidi, penguatan pengawasan penyaluran, serta penegasan prioritas pemenuhan kebutuhan pupuk dalam negeri.

    Menurut dia dalam keterangannya di Jakarta, Selasa perubahan paling mendasar dalam Perpres 113 tahun 2025 terdapat pada mekanisme pembayaran subsidi pupuk sebagaimana diatur dalam pasal 14.

    Pasal tersebut menyebutkan, BUMN Pupuk menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana subsidi untuk keperluan pengadaan bahan baku kepada kuasa pengguna anggaran.

    “Dalam ketentuan baru tersebut, pembayaran subsidi untuk pengadaan bahan baku diberikan kepada BUMN Pupuk sebelum proses produksi dan penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan,” ujarnya.

    Selain perubahan mendasar pada mekanisme pembayaran subsidi, lanjutnya, Perpres 113 Tahun 2025 juga mempertegas sekaligus memperluas pengawasan pupuk bersubsidi, termasuk terhadap aspek penyaluran fisik dan akuntabilitas keuangan subsidi.

    Menurut Jekvy, pupuk bersubsidi ditetapkan sebagai barang dalam pengawasan pemerintah karena merupakan program strategis untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

    Pewarta: Subagyo
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kebakaran lahap sejumlah bangunan di Kalideres Jakbar

    Kebakaran lahap sejumlah bangunan di Kalideres Jakbar

    Jakarta (ANTARA) – Kebakaran melahap 10 bangunan semi permanen di Jalan Utan Jati RT.10 RW.11 Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa, sekira pukul 13.00 WIB.

    Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheri, mengatakan bahwa kebakaran itu diduga diakibatkan oleh kompor menyala yang lupa dimatikan.

    “Dugaan penyebab sementara karena memasak dan ditinggal,” kata Suheri saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

    Ia mengatakan, operasi pemadaman berlangsung mulai dari pukul 13.26 WIB hingga pukul 14.58 WIB.

    “Kita terjunkan 18 unit armada dengan 90 personel,” ucap Suheri.

    Kendati tidak menimbulkan korban jiwa atau korban luka, kebakaran itu menyebabkan empat keluarga dan 14 jiwa kehilangan tempat tinggal.

    “Kerugian diprakirakan mencapai Rp390 juta,” imbuh Suheri.

    Sementara itu, seorang saksi mata di lokasi bernama Karsiyem (55) mengaku kebakaran itu membuat warga sekitar histeris.

    “Jadi, warga sini itu pada berhamburan keluar semua. Mereka semua tetangga dekat. Mereka juga sudah dipanggil ke Polsek (Kalideres),” ujar Karsiyem.

    Saat api pertama kali berkobar dari sebuah warung, Karsiyem tengah menidurkan cucunya yang masih balita.

    “Tiba-tiba apinya membesar, saya lihat dari rumah,” kata dia menunjuk ke arah rumahnya yang tak jauh dari lokasi kebakaran.

    Warga pun lantas membantu pemadaman, namun kobaran api kian membesar.

    “Tak lama, Damkar datang. Langsung mulai pemadaman pakai selang,” ujar Karsiyem.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • PLN resmikan SPKLU Center perdana di NTB

    PLN resmikan SPKLU Center perdana di NTB

    Mataram (ANTARA) – PT PLN (Persero) mengambil momentum menjelang Natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 meresmikan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPKLU) Center perdana di Nusa Tenggara Barat yang berlokasi di kawasan Lombok Epicentrum Mall, Kota Mataram.

    General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti melalui pernyataan resmi yang diterima di Mataram, Selasa, menjelaskan bahwa kehadiran SPKLU Center ini menjadi langkah strategis PLN dalam memperkuat kesiapan layanan kendaraan listrik selama periode mobilitas puncak sekaligus mempercepat pengembangan ekosistem energi bersih di wilayah NTB.

    “Ini adalah komitmen PLN untuk memastikan layanan kelistrikan dan ekosistem kendaraan listrik tetap andal selama momen mobilitas puncak. Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman dalam berkendara, termasuk dalam kebutuhan pengisian daya,” katanya.

    Dengan hadirnya SPKLU Center perdana di NTB ini, PLN optimistis dapat memperkuat percepatan infrastruktur kendaraan listrik sekaligus mendorong transformasi energi bersih di wilayah NTB.

    “Infrastruktur yang semakin lengkap ini diharapkan menjadi fondasi bagi pertumbuhan mobilitas hijau di masa mendatang,” ucap dia.

    Peresmian dihadiri Komisaris Independen PLN, Ali Masykur Musa, dan Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, yang secara simbolis mengaktifkan operasional SPKLU Center.

    Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, menegaskan bahwa peresmian SPKLU Center perdana ini merupakan langkah nyata PLN dalam mendukung transformasi energi nasional.

    “Kegiatan ini menjadi bukti bahwa komitmen PLN bukan hanya sebatas narasi, tetapi transformasi nyata dalam mewujudkan ekosistem energi bersih. Dengan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik, kita ikut menjaga lingkungan untuk masa depan yang lebih baik. Peresmian ini juga menjadi bukti kesiapan PLN dalam menghadapi momentum Natal dan Tahun Baru yang sebentar lagi berlangsung,” ucap dia.

    Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran jajaran direksi menandai komitmen PLN dalam percepatan transisi energi bersih melalui infrastruktur pengisian kendaraan listrik yang lebih modern dan terintegrasi.

    Turut hadir dalam peresmian tersebut General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, jajaran manajemen PLN, serta Kepala Dinas termasuk Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB, Samsudin.

    Samsudin mewakili pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap penguatan ekosistem energi bersih di wilayah NTB atas adanya inisiatif PLN ini.

    “Kami menyampaikan terima kasih kepada PLN atas kolaborasi yang konsisten dalam mewujudkan target Net Zero Emission 2050. Pemerintah Provinsi NTB akan terus mendukung pengembangan infrastruktur kendaraan listrik sebagai bagian dari visi NTB Bersih,” katanya.

    PLN menyatakan pertumbuhan kendaraan listrik di NTB terus menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, tercatat lebih dari 400 kendaraan listrik beroperasi, termasuk kendaraan dinas pemerintah.

    Dengan tingginya mobilitas kendaraan di kawasan Lombok Epicentrum Mall yang menjadi pusat perbelanjaan terbesar di NTB, SPKLU Center ini diperkirakan menjadi salah satu titik pengisian dengan trafik tertinggi di NTB.

    Dengan adanya SPKLU Center perdana ini, PLN menjadi sarana penguatan infrastruktur yang telah ada, setelah NTB sebelumnya memiliki 37 SPKLU yang tersebar di lokasi strategis.

    Pusat layanan ini menghadirkan 10 nozzle baru, terdiri dari 4 nozzle DC Charger 30 kW dan 6 nozzle AC Charger 22 kW, sehingga menawarkan opsi pengisian cepat dan efisien bagi masyarakat maupun wisatawan.

    Pewarta: Dhimas Budi Pratama
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • BPKN dorong penguatan sistem lindungi konsumen di era ekonomi digital

    BPKN dorong penguatan sistem lindungi konsumen di era ekonomi digital

    Negara harus hadir secara lebih strategis, modern dan tentu responsif.

    Jakarta (ANTARA) – Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mendorong penguatan sistem perlindungan konsumen di era ekonomi digital seiring meningkatnya transaksi lintas platform yang menuntut respons regulasi dan pengawasan lebih adaptif.

    Ketua BPKN Muhammad Mufti Mubarok mengatakan transformasi digital mendorong perubahan cepat dalam pola transaksi masyarakat, sehingga negara perlu memastikan perlindungan konsumen berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital.

    “Negara harus hadir secara lebih strategis, modern dan tentu responsif,” kata Mufti dalam Catatan Akhir Tahun (CAT) BPKN 2025, di Jakarta, Selasa.

    Ia menilai penguatan perlindungan konsumen penting untuk menjawab tantangan transaksi digital, termasuk praktik biaya tersembunyi (hidden cost) serta desain transaksi yang mempengaruhi keputusan konsumen di tengah pertumbuhan lokapasar dan layanan keuangan digital.

    Menurut Mufti, peningkatan literasi konsumen juga menjadi kunci agar masyarakat mampu memahami syarat dan ketentuan, mengenali risiko transaksi digital, serta lebih waspada terhadap penipuan yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Selain aspek literasi, BPKN menekankan pentingnya penguatan tata kelola data pengaduan konsumen agar penanganan kasus dapat dilakukan lebih cepat dan terarah.

    “Data pengaduan konsumen kita belum terintegrasi, sehingga menyulitkan pemetaan masalah dan pencegahan yang lebih dini,” ujarnya.

    Untuk menjawab tantangan tersebut, BPKN menyiapkan sejumlah agenda strategis pada 2026, termasuk percepatan pembahasan revisi Undang-Undang Perlindungan Konsumen serta penguatan kelembagaan agar respons penanganan kasus lebih efektif.

    Salah satu langkah yang disiapkan adalah pembangunan customer complaint hub berbasis AI untuk mengintegrasikan pengaduan dari berbagai kanal sebagai sistem peringatan dini isu konsumen nasional.

    Dalam paparan CAT 2025, Ketua Komisi Advokasi BPKN Fitrah Bukhari melaporkan BPKN menerima 851 pengaduan konsumen sepanjang 2025 dengan potensi kerugian sekitar Rp438,3 miliar.

    “Jumlah aduan tahun ini ada 851, dengan potensi kerugian sekitar Rp438,3 miliar,” ujar Fitrah.

    Dari jumlah tersebut, BPKN mencatat nilai pemulihan yang berhasil dikembalikan kepada konsumen sekitar Rp23 miliar, dengan sektor jasa keuangan menjadi penyumbang aduan terbanyak sepanjang 2025.

    Fitrah menambahkan nilai kerugian terbesar berasal dari sektor perumahan, sekitar Rp402 miliar, yang penanganannya kerap melibatkan banyak pihak, sehingga membutuhkan pendekatan koordinatif dan penguatan regulasi lintas sektor.

    Pewarta: Aria Ananda
    Editor: Budisantoso Budiman
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kementerian Transmigrasi berangkatkan 75 KK ikut program transmigrasi

    Kementerian Transmigrasi berangkatkan 75 KK ikut program transmigrasi

    Bandarlampung (ANTARA) – Kementerian Transmigrasi memberangkatkan sebanyak 75 kepala keluarga (KK) yang berasal dari beberapa daerah untuk ikut serta dalam program transmigrasi menuju sejumlah lokasi tujuan transmigrasi di Indonesia.

    “Hari ini Provinsi Lampung dipilih sebagai salah satu lokasi pemberangkatan calon transmigran dari beberapa daerah dalam program transmigrasi. Ini menjadi momen bersejarah yang penting karena mengantarkan para calon transmigran untuk mendukung pemerataan pembangunan,” ujar Wakil Menteri (Wamen) Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Bandarlampung, Lampung, Selasa.

    Ia mengatakan pelepasan keberangkatan calon transmigran hari ini dihadiri total oleh 75 kepala keluarga atau sebanyak 255 jiwa yang terbagi di tiga wilayah keberangkatan serentak yakni di Provinsi Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

    “Untuk calon transmigran yang diberangkatkan secara bersamaan di Provinsi Lampung berjumlah 40 kepala keluarga atau sebanyak 127 jiwa, dengan rincian asal transmigran karya nusantara yang berasal dari Provinsi Lampung ada 10 kepala keluarga atau berjumlah 33 jiwa,” katanya.

    Kemudian transmigran karya nusantara asal Banten berjumlah 10 kepala keluarga atau 27 jiwa, lalu transmigran asal DKI Jakarta berjumlah 5 kepala keluarga atau 24 jiwa, dan transmigran karya nusantara dari Jawa Barat berjumlah 15 kepala keluarga atau 43 jiwa.

    “Selanjutnya untuk transmigran karya nusantara yang berangkat dari Jawa Tengah berjumlah 19 kepala keluarga dengan 73 jiwa dan transmigran karya nusantara yang berangkat dari Jawa Timur ada 16 kepala keluarga dengan 55 jiwa. Sebelumnya pada 14 Desember telah melepas juga transmigran asal Yogyakarta sebanyak 15 kepala keluarga dengan 50 jiwa,” ucap dia.

    Menurut dia, para calon transmigran tersebut akan dikirimkan ke sejumlah daerah penerimaan yaitu menuju kawasan transmigrasi Torire, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah, dan kawasan transmigrasi Taramanu Tua di Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat.

    “Keputusan ini adalah keputusan besar, oleh karena itu jangan sia-siakan keberangkatan dan ini wajib membuahkan hasil. Melalui peningkatan kualitas hidup, pendidikan anak dan masa depan anak harus lebih baik,” tambahnya.

    Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • ASDP siapkan kantong parkir atasi kemacetan di Pelabuhan Bakauheni

    ASDP siapkan kantong parkir atasi kemacetan di Pelabuhan Bakauheni

    Lampung Selatan (ANTARA) – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung telah mempersiapkan sejumlah kantong parkir guna mengantisipasi kemacetan di pintu masuk pelabuhan saat mudik libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba Selasa mengatakan, kantong parkir disiapkan sebagai upaya antisipasi terjadi kemacetan arus lalu lintas di depan pintu masuk Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Lampung.

    “Iya, pastinya untuk mengantisipasi adanya penumpukan penumpang atau kemacetan di area pelabuhan, kami telah mengoptimalkan kantong parkir (bufferzone) di rest area KM 49B, KM 20B, dan titik non-tol seperti Terminal Agribisnis Gayam dan rumah makan Gunung Jati, RM Tiga Saudara, dan Kantor Lama Balai Karantina,” kata dia.

    Ia menjelaskan, pelayanan penyeberangan rute Bakauheni menuju Merak dilakukan dengan pola situasional atau menyesuaikan kepadatan calon penumpang yang ada di area pelabuhan tersebut.

    Oleh karena itu, berbagai aspek sudah dievaluasi oleh pihak ASDP, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana pelabuhan, pengaturan jadwal kapal, sistem antrean kendaraan, hingga penguatan koordinasi antar-instansi terkait guna memastikan kenyamanan dan keselamatan penumpang kapal.

    “Sejumlah fasilitasi dan pelayanan juga telah disiapkan seperti pengoperasian tujuh dermaga dengan dua dermaga eksekutif dan lima dermaga reguler, serta Pelabuhan BBJ, Wika Beton dan Panjang disiagakan untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan jumlah penumpang pada saat Nataru,” ucapnya.

    Tidak hanya itu, ASDP juga mengoperasikan sebanyak 51 kapal besar, untuk melayani para penumpang yang akan melakukan penyeberangan rute Bakauheni-Merak pada

    “Sebagai antisipasi, ASDP Cabang Bakauheni telah menyiapkan 67 kapal, dengan 51 kapal dalam kondisi standby dan 16 kapal tidak siap operasi,” ujar dia.

    Dia menerangkan 51 unit kapal feri tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan penyeberangan penumpang pejalan kaki, kendaraan pribadi dan truk logistik di masa angkutan libur panjang Nataru.

    Pewarta: Riadi Gunawan
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.