Author: Antaranews.com

  • Insiden Terra Drone, Polisi periksa pemilik ruko

    Insiden Terra Drone, Polisi periksa pemilik ruko

    Jakarta (ANTARA) – Pihak kepolisian telah memeriksa pemilik rumah toko (ruko) Terra Drone yang terbakar di Jakarta Pusat hingga menewaskan 22 orang pada 9 Desember 2025.

    “Sudah, diperiksa pada Sabtu (13/12) kemarin,” kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra di Jakarta, Rabu.

    Dia menyebutkan hasil pemeriksaan terhadap pemilik ruko sudah ada, namun pihaknya masih belum menemukan unsur kelalaian dari pemilik ruko tersebut.

    “Masih dicari, masih perlu pendalaman,” ujar Roby.

    Dia mengatakan pemilik ruko yang berinisial N itu mengaku tidak memiliki tangga darurat pada rukonya.

    “Ya, memang benar, memang begitu keadaannya (tidak ada tangga darurat), tapi izin mendirikan bangunan sama sertifikat laik fungsi itu keluar antara sekitar tahun 2014 dan 2015,” tutur Roby.

    Lebih lanjut, terkait rencana pemanggilan kembali pihak pemilik gedung, Roby mengatakan pemilik gedung akan dipanggil kembali, namun setelah mendengar pendapat dari para ahli.

    “Nanti kita dengar dulu pendapat saksi-saksi ahli, baru kalau memang perlu pendalaman lagi, kita panggil lagi,” tutur Roby.

    Sebelumnya, kepolisian mengungkapkan tidak ada standar operasional prosedur (SOP) terkait penyimpanan barang mudah terbakar di Ruko Terra Drone yang terbakar dan menewaskan 22 orang pada 9 Desember 2025.

    “Hasil penyelidikan kami menemukan fakta bahwa tidak ada SOP terkait dengan penyimpanan baterai mudah terbakar,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro pada 12 Desember 2025.

    Dia menyebutkan perusahaan tidak memisahkan antara baterai rusak, baterai bekas maupun baterai yang bagus.

    “Semua dijadikan satu,” ujar Susatyo.

    Selain itu, ruang penyimpanan hanya berukuran sekitar 2×2 meter persegi, tanpa ventilasi dan ketahanan terhadap api. Bahkan, generator (genset) dengan potensi panas berada di area yang sama.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KSOP prediksi 174 ribu penumpang lintasi Pelabuhan SBP selama Nataru

    KSOP prediksi 174 ribu penumpang lintasi Pelabuhan SBP selama Nataru

    Tanjungpinang (ANTARA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memprediksi sebanyak 174 ribu penumpang akan melintas di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru.

    “Prediksi ini berdasarkan tren jumlah penumpang pada musim Nataru tahun sebelumnya,” kata Kepala KSOP Tanjungpinang, Febryanto Dian di Tanjungpinang, Rabu.

    Febryanto menyebut jumlah penumpang Nataru 2025/2026 diperkirakan meningkat sekitar 6,5 persen dibanding tahun lalu, yakni dari 163 ribu penumpang menjadi 174 ribu penumpang.

    Menurutnya, puncak keberangkatan penumpang Nataru di Pelabuhan SBP Tanjungpinang diprediksi terjadi pada tanggal 22 Desember dan 29 Desember 2025. Sementara, puncak kedatangan penumpang terjadi pada tanggal 3 Januari dan 4 Januari 2026.

    “Kenaikan penumpang Nataru tahun ini dipicu libur nasional bertepatan dengan momen libur anak sekolah,” ungkapnya.

    Ia menambahkan KSOP Tanjungpinang telah menyiapkan 46 kapal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang Nataru di Pelabuhan SBP, termasuk tujuh kapal cadangan apabila dibutuhkan guna melayani penumpang.

    KSOP turut menekankan seluruh agen pelayaran wajib berkoordinasi dengan BMKG terkait kondisi cuaca sebelum kapal berangkat. Apalagi kondisi cuaca ekstrem biasanya terjadi di akhir tahun hingga memasuki tahun baru.

    Pewarta: Ogen
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KSOP prediksi 174 ribu penumpang lintasi Pelabuhan SBP selama Nataru

    KSOP prediksi 174 ribu penumpang lintasi Pelabuhan SBP selama Nataru

    Tanjungpinang (ANTARA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memprediksi sebanyak 174 ribu penumpang akan melintas di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru.

    “Prediksi ini berdasarkan tren jumlah penumpang pada musim Nataru tahun sebelumnya,” kata Kepala KSOP Tanjungpinang, Febryanto Dian di Tanjungpinang, Rabu.

    Febryanto menyebut jumlah penumpang Nataru 2025/2026 diperkirakan meningkat sekitar 6,5 persen dibanding tahun lalu, yakni dari 163 ribu penumpang menjadi 174 ribu penumpang.

    Menurutnya, puncak keberangkatan penumpang Nataru di Pelabuhan SBP Tanjungpinang diprediksi terjadi pada tanggal 22 Desember dan 29 Desember 2025. Sementara, puncak kedatangan penumpang terjadi pada tanggal 3 Januari dan 4 Januari 2026.

    “Kenaikan penumpang Nataru tahun ini dipicu libur nasional bertepatan dengan momen libur anak sekolah,” ungkapnya.

    Ia menambahkan KSOP Tanjungpinang telah menyiapkan 46 kapal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang Nataru di Pelabuhan SBP, termasuk tujuh kapal cadangan apabila dibutuhkan guna melayani penumpang.

    KSOP turut menekankan seluruh agen pelayaran wajib berkoordinasi dengan BMKG terkait kondisi cuaca sebelum kapal berangkat. Apalagi kondisi cuaca ekstrem biasanya terjadi di akhir tahun hingga memasuki tahun baru.

    Pewarta: Ogen
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KSOP prediksi 174 ribu penumpang lintasi Pelabuhan SBP selama Nataru

    KSOP prediksi 174 ribu penumpang lintasi Pelabuhan SBP selama Nataru

    Tanjungpinang (ANTARA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memprediksi sebanyak 174 ribu penumpang akan melintas di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru.

    “Prediksi ini berdasarkan tren jumlah penumpang pada musim Nataru tahun sebelumnya,” kata Kepala KSOP Tanjungpinang, Febryanto Dian di Tanjungpinang, Rabu.

    Febryanto menyebut jumlah penumpang Nataru 2025/2026 diperkirakan meningkat sekitar 6,5 persen dibanding tahun lalu, yakni dari 163 ribu penumpang menjadi 174 ribu penumpang.

    Menurutnya, puncak keberangkatan penumpang Nataru di Pelabuhan SBP Tanjungpinang diprediksi terjadi pada tanggal 22 Desember dan 29 Desember 2025. Sementara, puncak kedatangan penumpang terjadi pada tanggal 3 Januari dan 4 Januari 2026.

    “Kenaikan penumpang Nataru tahun ini dipicu libur nasional bertepatan dengan momen libur anak sekolah,” ungkapnya.

    Ia menambahkan KSOP Tanjungpinang telah menyiapkan 46 kapal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang Nataru di Pelabuhan SBP, termasuk tujuh kapal cadangan apabila dibutuhkan guna melayani penumpang.

    KSOP turut menekankan seluruh agen pelayaran wajib berkoordinasi dengan BMKG terkait kondisi cuaca sebelum kapal berangkat. Apalagi kondisi cuaca ekstrem biasanya terjadi di akhir tahun hingga memasuki tahun baru.

    Pewarta: Ogen
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Libur Natal-Tahun Baru, Dishub tambah empat kapal ke Pulau Seribu

    Libur Natal-Tahun Baru, Dishub tambah empat kapal ke Pulau Seribu

    Jakarta (ANTARA) – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menambah empat unit kapal untuk melayani masyarakat yang ingin berwisata ke Pulau Seribu pada masa libur Natal dan Tahun Baru.

    “Tetapi untuk keberangkatan ke Pulau Seribu pun kami menyesuaikan dengan situasi dan kondisi cuaca. Sesuai dengan ramalan BMKG ini juga kami sesuaikan,” kata Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

    Dia mengatakan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan liburan di Jakarta selama periode Natal dan Tahun Baru berlangsung aman dan nyaman.

    Pihaknya pun berkomitmen meningkatkan kewaspadaan terkait kondisi cuaca di Jakarta.

    “Sesuai dengan ramalan BMKG bahwa pada bulan Desember ini sampai Januari akan ada cuaca ekstrem. Hujan ekstrem, dan tentu kita semuanya sudah koordinasikan secara baik dan siap tanggap untuk menghadapi kondisi apa saja,” ujar Syafrin.

    Lebih lanjut, dia mengungkapkan Pemprov DKI telah melakukan berbagai persiapan menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru, di antaranya dengan menggelar pemeriksaan kelaikan jalan (ramp check) pada kendaraan yang akan beroperasi dan mengecek kesiapan terminal-terminal keberangkatan bus.

    “Harapannya, keseluruhan armada yang beroperasi pada empat terminal AKAP di Jakarta, yaitu Terminal Pulo Gebang, Kampung Rambutan, Kalideres, dan Tanjung Priok itu sudah memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan,” ujar Syafrin.

    Selain itu, sambung dia, Pemprov DKI melalui Dinas Kesehatan, Kepolisian, dan TNI juga menyiapkan posko Natal dan Tahun Baru di terminal-terminal keberangkatan bus.

    Selain empat terminal utama, yaitu Pulo Gebang, Kalideres, Kampung Rambutan, dan Tanjung Priok, Dishub DKI turut menyiapkan tiga terminal bantuan, yakni Terminal Muara Angke, Terminal Grogol, dan Terminal Lebak Bulus untuk melayani masyarakat pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru.

    Sementara terkait jumlah petugas yang disiagakan, secara keseluruhan mencapai 2.500 personel dari Dinas Perhubungan DKI, yang nantinya bertugas melakukan pengaturan di terminal dan pengawasan lalu lintas selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru.

    “Prinsipnya, selama masa Nataru (Natal dan Tahun Baru) ini, kami menyiapkan petugas dan seluruh sarana prasarana agar penyelenggaraannya selamat, aman, nyaman, dan masyarakat dalam melakukan kegiatan itu lancar, dan tentu memenuhi aspek keselamatan di jalan,” tutur Syafrin.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kementan: Sawit Indonesia Award 2025 dorong daya saing industri sawit

    Kementan: Sawit Indonesia Award 2025 dorong daya saing industri sawit

    Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pertanian (Kementan) menilai penghargaan Sawit Indonesia Award (SIA) 2025 yang diberikan kepada para pemangku kepentingan di sektor sawit mampu mendorong peningkatan daya saing industri sawit nasional.

    Direktur Perlindungan Perkebunan Ditjen Perkebunan Kementan Hendratmojo Bagus menegaskan ajang penghargaan Sawit Indonesia Award 2025 yang bertema “Kolaborasi Multipihak Memperkuat Daya Saing Sawit Indonesia”, penting karena menyoroti peran dinamis Indonesia di panggung global menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

    “Sektor kelapa sawit, sebagai landasan ekonomi kita, memainkan peran penting dalam visi ini,” ujarnya di Jakarta, Rabu.

    Saat memberikan sambutan pada ajang penyerahan Penghargaan Sawit Indonesia Award 2025, Hendratmojo menyatakan ajang tahunan yang memasuki tahun ke empat ini menjadi momentum yang tepat untuk memberikan penghargaan kepada para pelaku yang telah menunjukkan kinerja unggul, inovasi, dan komitmen terhadap keberlanjutan.

    “Ini adalah contoh nyata bahwa kemajuan sektor sawit dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan,” ujarnya mewakili Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

    4th Sawit Indonesia Award 2025 sebagai ajang penghargaan kepada pelaku usaha, lembaga, dan individu yang berkontribusi signifikan terhadap pengembangan industri kelapa sawit nasional.

    Ketua Pelaksana 4th Sawit Indonesia Award 2025 Qayuum Amri menyatakan pada tahun ini ditetapkan 45 peraih SIA, yang tidak hanya dari Indonesia melainkan juga negara lain seperti Inggris, Malaysia, China, dan Singapura.

    “Dari hasil penilaian kami, jumlah penghargaan di tahun ini mencapai 45 penghargaan yang mencakup 20 sektor usaha, mulai dari perkebunan, agrokimia, otomotif, drone, layanan satelit, hingga lembaga pendidikan. Hal ini mencerminkan besarnya efek ganda industri sawit terhadap sektor-sektor ekonomi lainnya,” katanya.

    Menurut dia, SIA 2025 telah mendapatkan pengakuan dari perusahaan multinasional yang bergerak untuk mendukung industri sawit dan diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang memotivasi insan perkebunan nasional.

    “Tujuan utama Sawit Indonesia Award adalah memajukan dan memotivasi pelaku industri sawit. Kami memiliki indikator penilaian yang jelas, mulai dari aspek komunikasi, konsistensi kontribusi, hingga keberlanjutan,” ujarnya.

    Direktur PalmCo Jatmiko Santosa mengapresiasi penghargaan 4th Sawit Indonesia Award 2025 kepada BUMN tersebut untuk kategori The Best Performance Palm Oil Company.

    Sebagai perusahaan negara, tambahnya, profitabilitas menjadi kunci bagi PalmCo untuk memberikan manfaat dan dampak positif bagi Indonesia serta masyarakat.

    “Di tahun ini, PalmCo mampu menyetor dividen mencapai Rp1,5 triliun. Ini satu hal yang menjadi penilaian bagi tim panelis Sawit Indonesia Award,” katanya.

    Ketua Umum Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) Sahat Sinaga menekankan bahwa sawit merupakan komoditas strategis yang memiliki keunikan dibanding tanaman lainnya.

    Menurut dia, kolaborasi multipihak mutlak diperlukan untuk memajukan industri sawit nasional, selain itu, inovasi dinilai krusial, terutama untuk menjawab tantangan peremajaan sawit rakyat (replanting) yang masih terkendala keterbatasan manajemen keuangan dan pendampingan teknis.

    “Sawit Indonesia Award menjadi bagian penting dari industri sawit Indonesia untuk mendukung kemajuan inovasi dan teknologi dalam rangka meningkatkan produktivitas sawit nasional,” katanya.

    Beberapa penerima penghargaan SIA 2025 antara lain

    Wakil Menteri Pertanian Sudaryono untuk kategori Pemimpin Muda Penggerak Kesejahteraan Petani; Guru Besar Tetap Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB Sudarsono Soedomo; dan Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat ME Manurung.

    Kemudian, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP); PT Mutu Agung Lestari, INSTIPER Yogyakarta; PT Riset Perkebunan Nusantara; dan tokoh muda inovator UKM sawit Miftahudin Nur Ihsan.

    Pewarta: Subagyo
    Editor: Kelik Dewanto
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Menaker perintahkan gubernur tetapkan upah minimum sebelum 24 Desember

    Menaker perintahkan gubernur tetapkan upah minimum sebelum 24 Desember

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memerintahkan gubernur dan kepala daerah terkait untuk menetapkan upah minimum di daerahnya masing-masing paling lambat pada 24 Desember 2025.

    “Dewan Pengupahan Daerah akan mengusulkan kepada pimpinan daerah masing-masing untuk kemudian ditetapkan oleh gubernur. Batas waktunya tanggal 24 Desember 2025,” ujar Yassierli ketika ditemui di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu.

    Yassierli optimistis kepala daerah mampu menetapkan upah dalam kurun waktu sepekan, terlebih dengan formula yang sama dengan aturan sebelumnya.

    Formula penentuan upah yang dimaksud adalah inflasi + (Pertumbuhan Ekonomi x Alfa), dengan rentang Alfa 0,5–0,9 poin. Rentang Alfa tersebut meningkat dari yang sebelumnya 0,1–0,3 poin.

    “Jadi hanya Alfa-nya yang berbeda,” kata Yassierli.

    Untuk memastikan ketepatan waktu tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan melakukan pendampingan kepada beberapa provinsi yang membutuhkan pendampingan dalam penetapan nilai upah minimum.

    Ia menyampaikan Kementerian Dalam Negeri telah memfasilitasi sosialisasi penetapan upah minimum provinsi (UMP) dari Kementerian Ketenagakerjaan kepada masing-masing kepala daerah. Sosialisasi tersebut tak hanya dihadiri oleh gubernur, tetapi juga kepala dinas ketenagakerjaan.

    “Forum itu sangat penting bagi kami menyosialisasikan kepada para gubernur, hadir juga bupati dan wali kota se-Indonesia, ada beberapa yang kepala dinas ketenagakerjaannya hadir,” kata dia.

    Pewarta: Putu Indah Savitri
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Mendag lepas ekspor serentak dari 8 titik senilai Rp978 miliar

    Mendag lepas ekspor serentak dari 8 titik senilai Rp978 miliar

    Cikarang (ANTARA) – Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas ekspor produk Indonesia secara serentak dari delapan titik di delapan provinsi dengan nilai total mencapai 58,77 juta dolar AS atau sekitar Rp978 miliar.

    Pelepasan ekspor tersebut melibatkan 31 perusahaan dari berbagai skala usaha, mulai dari industri besar hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dengan lokasi pusat kegiatan di PT Denso Manufacturing Indonesia, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

    “Total ekspor yang kita lepas hari ini mencapai 58,77 juta dolar AS (sekitar Rp978 miliar) dan dilakukan serentak di 8 daerah,” kata Menteri Perdagangan Budi Santoso dalam kegiatan pelepasan ekspor di Cikarang, Rabu.

    Produk yang diekspor mencakup komponen elektrik kendaraan bermotor, panel surya, hasil perikanan, hasil perkebunan, makanan olahan, hingga produk furnitur dan dekorasi rumah.

    Tujuan ekspor tersebar ke berbagai kawasan, antara lain ASEAN, Amerika Serikat, Eropa, Jepang, China, dan India.

    Di lokasi utama, PT Denso Manufacturing Indonesia melepas enam kontainer komponen elektrik kendaraan bermotor, seperti wiper dan motor power window, dengan nilai ekspor sekitar 26,4 juta dolar AS.

    Budi mengatakan pemerintah mendorong ekspor dinikmati pelaku usaha dari skala besar hingga UMKM, termasuk koperasi.

    “Ekspor itu tidak hanya yang besar ya, besar, menengah, dan kecil harus bisa menikmati ekspor,” ujar dia.

    Pewarta: Aria Ananda
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Menteri PU pastikan kesiapan jalan di Sumut dukung Natal-tahun baru

    Menteri PU pastikan kesiapan jalan di Sumut dukung Natal-tahun baru

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan di Sumatera Utara (Sumut) dalam rangka mendukung libur Natal-tahun baru pascabencana.

    Dia menegaskan bahwa pemulihan konektivitas menjadi prioritas utama pascabencana di wilayah Sumatera.

    “Kementerian PU terus berusaha agar akses ini kembali fungsional secepat mungkin. Jalan dan jembatan merupakan urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik,” kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

    Seluruh upaya difokuskan pada pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor guna menjamin mobilitas masyarakat tetap aman dan lancar, termasuk di wilayah terdampak bencana.

    Sebagai bentuk kesiapsiagaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kementerian PU menurunkan 85 petugas yang berjaga di posko-posko Kementerian PU serta menyiagakan 96 unit alat berat serta 1.957 unit bahan penanganan darurat, meliputi agregat dan geobag, untuk mengantisipasi kondisi darurat di lapangan.

    Di jaringan jalan tol, Kementerian PU memastikan seluruh ruas tol di Sumatera Utara telah kembali beroperasi normal. Pada Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, yang sebelumnya menerapkan rekayasa lalu lintas lawan arah (contraflow) sejak 4 Desember 2025, ditargetkan dapat kembali beroperasi normal sepenuhnya.

    Selain itu, ruas tol utama lainnya seperti Tol Medan-Binjai, Medan-Pangkalan Brandan, Medan-Sinaksak, Tebing Tinggi-Kisaran, tetap beroperasi optimal untuk mendukung pergerakan masyarakat selama periode libur Natal-tahun baru.

    Kementerian PU juga terus mengintensifkan penanganan infrastruktur jalan dan jembatan pasca bencana di Sumatera Utara. Tercatat terdapat 194 titik longsoran tebing, 27 titik jalan putus, 57 titik jalan amblas, 4 titik oprit jembatan putus, serta 28 titik genangan banjir.

    Hingga 15 Desember 2025 pukul 20.00 WIB, penanganan telah mencapai 190 titik longsoran tebing, 12 titik jalan putus, 55 titik jalan amblas, seluruh 4 titik oprit jembatan, serta 28 titik genangan banjir yang telah surut.

    Sejumlah tindak lanjut penanganan terus dilakukan secara bertahap, meliputi pembersihan material longsor, pemasangan jembatan bailey, serta perbaikan jalan amblas dengan agregat dan aspal, pemasangan bronjong, hingga pembangunan dinding penahan tanah (DPT).

    Penanganan telah dimulai sejak 28 November 2025 atau satu hari setelah kejadian bencana, dan ditargetkan tuntas secepatnya.

    Adapun tiga koridor utama yang masih dalam penanganan intensif yaitu Tarutung-Sibolga, Sibolga-Batangtoru, dan Batangtoru-Singkuang dengan kerusakan berupa amblasnya badan jalan di beberapa titik.

    Sementara itu, koridor Tarutung-Sipirok sepanjang 68 km telah kembali terhubung, meski masih dilakukan penyempurnaan jalan sementara (detour) di empat lokasi demi keselamatan pengguna jalan.

    Untuk mendukung konektivitas menuju Kota Sibolga, masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah jalur alternatif, antara lain jalan nasional Sidikalang-Subulussalam-Barus-Sibolga, jalan provinsi Doloksanggul-Pakkat-Barus-Sibolga (terbatas kendaraan kecil), jalan kabupaten Batangtoru-Sibabangun-Pinangsori-Sibolga (terbatas kendaraan kecil).

    Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara Hardy Pangihutan Siahaan menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur selama Natal tetap terjaga, meski terdapat lokasi terdampak bencana.

    “Untuk Natal-tahun baru, khususnya di lokasi bencana, transportasi tetap dapat dilakukan melalui jalan alternatif. Di Sumatera Utara tidak ada kota atau kabupaten yang terisolir, seluruh wilayah masih bisa diakses karena tersedia jalur alternatif,” ujar Hardy.

    Kementerian PU terus berkomitmen untuk mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus memastikan konektivitas wilayah di Sumatera Utara tetap aman dan andal, sehingga masyarakat dapat menjalani libur Natal dan tahun baru dengan nyaman serta aktivitas logistik dan perekonomian daerah tetap berjalan.

    Pewarta: Aji Cakti
    Editor: Kelik Dewanto
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Tabrakan beruntun di Jalan Raya Bogor berujung kejar-kejaran di PGC

    Tabrakan beruntun di Jalan Raya Bogor berujung kejar-kejaran di PGC

    Jakarta (ANTARA) – Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, yang dilanjutkan dengan kejar-kejaran sampai di depan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Rabu siang.

    Korban kecelakaan lalu lintas yang bernama Sindi (19) mengatakan ia awalnya berkendara dari arah Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, menuju ke Pasar Rawa Jati.

    Saat itu, kondisi di jalan sedang macet dan tiba-tiba mobil truk Fuso menabrak kendaraan Toyota Avanza yang dikendarainya, yang kemudian menabrak truk di depannya.

    “Jadi, mobil saya kegencet, saya kondisinya panik dan sempat mengejar mobil truk itu,” kata Sindi di Jakarta Timur, Rabu.

    Dari pantauan di lokasi, mobil Toyota Avanza bernomor polisi B 2931 TVB mengalami ringsek pada bagian depan, dengan kondisi kap mobil ringsek. Sementara pada bagian belakang mobil, kacanya pecah dan penyok ke arah dalam.

    Salah satu wanita lanjut usia yang berada di dalam mobil tersebut sempat gemetar dan hanya bisa menangis melihat mobilnya ringsek.

    Alih-alih berhenti, sopir truk Fuso yang menabrak itu justru melaju dan menyalip kendaraan korban. Khawatir sopir tersebut kabur, Sindi nekat mengejar hingga lampu merah di depan PGC.

    “Saya takut dia lari. Habis nabrak, malah nyalip. Katanya berhenti di depan biar tidak bikin macet,” ujar Sindi.

    Akibat kecelakaan itu, korban mengalami kerugian materi yang cukup besar. Mobil Avanza miliknya tidak dapat melanjutkan perjalanan dan harus menunggu mobil derek untuk dievakuasi dari lokasi kejadian.

    Sementara itu, sopir truk Fuso bernama Abdul mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf.

    Dia mengaku kelelahan, namun memastikan tidak akan menghindar dari tanggung jawab.

    “Saya yang nabrak. Enggak ngantuk, cuma capek,” ucap Abdul.

    Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi kendaraan masih menunggu mobil derek dan arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.