Author: Antaranews.com

  • PDIP gelar doa lintas agama untuk korban bencana Sumatera

    PDIP gelar doa lintas agama untuk korban bencana Sumatera

    Jakarta (ANTARA) – PDI Perjuangan menggelar doa bersama lintas agama bagi para korban bencana alam di Sumatra dalam peringatan Hari Ibu yang digelar di Jakarta Selatan, Kamis.

    Acara bertajuk “Merawat Pertiwi: Perempuan Tangguh, Pertiwi Utuh” ini diwarnai dengan momen khidmat enam kader perempuan PDIP yang mewakili berbagai latar belakang agama memimpin pembacaan doa secara bergantian.

    Suasana menjadi hening saat para hadirin menundukkan kepala, memohon perlindungan dan kekuatan bagi warga terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera ra Barat.

    Selain kekuatan doa, aksi nyata juga ditunjukkan melalui penggalangan donasi yang berlangsung selama acara. Hingga pukul 14.15 WIB, dana yang berhasil dihimpun mencapai angka Rp3,2 miliar.

    Rincian donasi tersebut berasal dari sumbangan pribadi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebesar Rp2 miliar, Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, sebesar Rp500 juta, serta tambahan sumbangan dari para kader PDI Perjuangan yang hadir. Seluruh dana ini rencananya akan diserahkan secara resmi pada puncak Hari Ibu, 22 Desember 2025.

    Rano yang juga ketua DPP PDIP, memastikan bahwa mesin partai melalui Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) telah bergerak sejak awal terjadinya bencana.

    “Baguna kita sudah berada di tiga wilayah bencana di Sumatra, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bahkan, Kapal RS Malahayati milik PDIP juga sudah berkeliling di perairan sekitar Sumatra untuk memberikan bantuan medis dan logistik,” ungkap dia.

    Ia menambahkan, kesempatan untuk berdonasi masih terbuka lebar bagi masyarakat atau kader yang ingin berkontribusi.

    “Bagi yang ingin menyumbang, masih ada kesempatan hingga tanggal 22 Desember nanti. Donasi bisa berupa uang maupun barang-barang kebutuhan pokok,” tambahnya.

    Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
    Editor: Ade P Marboen
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KKP kirim bantuan untuk korban bencana Aceh dan Sumatera

    KKP kirim bantuan untuk korban bencana Aceh dan Sumatera

    Selasa, 2 Desember 2025 18:10 WIB

    Petugas yang merupakan awak kapal negara menyiapkan bantuan yang akan dikirim untuk korban bencana Aceh dan Sumatera di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (2/12/2025). Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa 10.000 kaleng ikan olahan dan kebutuhan pokok lainnya untuk korban bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/YU

    Petugas yang merupakan awak kapal negara menyiapkan bantuan yang akan dikirim untuk korban bencana Aceh dan Sumatera di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (2/12/2025). Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa 10.000 kaleng ikan olahan dan kebutuhan pokok lainnya untuk korban bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/YU

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Gubernur Jambi: Revitalisasi KCBN MuaraJambi dongkrak sektor ekonomi

    Gubernur Jambi: Revitalisasi KCBN MuaraJambi dongkrak sektor ekonomi

    Kabupaten Muaro Jambi (ANTARA) – Gubernur Jambi, Al Haris nilai revitalisasi Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) MuaraJambi dongkrak sektor ekonomi melalui pergerakan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara berkunjung ke Jambi.

    “Kita bangga Pak Menteri serius mewujudkan kawasan ini sebagai wisata kelas dunia,” katanya saat mendampingi kunjungan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di KCBN MuaraJambi, Kamis.

    Ia menjelaskan, saat ini pemerintah tengah mengajukan kawasan percandian MuaraJambi masuk dalam pengakuan dunia (UNESCO), jika hal itu terwujud, dipastikan akan berdampak pada peningkatan ekonomi melalui kunjungan wisata ke Jambi.

    Termasuk peningkatan status bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi menjadi bandar udara internasional, dan pembenahan jalan menuju kawasan cagar budaya.

    Lebih lanjut, gubernur memastikan akan mendukung penuh program revitalisasi KCBN MuaraJambi, sebagai kawasan wisata sejarah dan kebanggaan bagi Indonesia khususnya Provinsi Jambi.

    “Apalagi candi ini tidak ada duanya di Indonesia saya kira potensi ke depan luar biasa, maka ini kita dukung sama-sama,” harapnya.

    Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa pihaknya akan menggandeng berbagai unsur, termasuk tim ahli cagar budaya dalam proses revitalisasi KCBN MuaraJambi.

    “Kementerian Kebudayaan akan bekerja sama dengan banyak pihak untuk merevitalisasi dan mempercepat proses pemugaran Candi MuaraJambi agar sesuai dengan bentuk aslinya. Kita telah mengundang tim ahli cagar budaya,” ujar Fadli Zon.

    Menurut Fadli Zon, revitalisasi terhadap candi-candi kecil sebenarnya telah dilakukan, namun hasilnya belum sepenuhnya optimal. Ia menekankan bahwa kawasan tersebut memiliki nilai penting, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi sejarah peradaban dunia.

    Pewarta: Agus Suprayitno
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • APPBI ungkap banyak pemda di luar Jawa dorong pembangunan mal

    APPBI ungkap banyak pemda di luar Jawa dorong pembangunan mal

    Jakarta (ANTARA) – Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengungkapkan banyak pemerintah daerah di luar Pulau Jawa yang kini mendorong pembangunan pusat perbelanjaan sebagai upaya memajukan ekonomi daerah.

    Ketua umum APPBI Alphonzus Widjaja, ditemui di Jakarta, Kamis, menyampaikan dari total sekitar 412 pusat perbelanjaan anggota asosiasi, 25 persen berada di Jakarta dan 250 persen di antaranya terpusat di Jawa dan Bali.

    Kondisi ini, menurutnya, menunjukkan pemerataan pusat belanja masih terbatas. Sementara di luar Jawa, khususnya di kota-kota tier 2 dan tier 3, masih banyak daerah yang belum memiliki mal.

    “Banyak pemerintah daerah ingin memiliki mal karena di kota-kota tersebut masyarakat harus pergi ke kota besar untuk berbelanja,” kata dia.

    “Jika ada mal di daerah sendiri, tentu akan membantu ekonomi lokal, penyerapan tenaga kerja, dan mendorong pertumbuhan daerah,” ujarnya menambahkan.

    Alphonzus belum dapat memastikan jumlah mal yang akan dibangun di Indonesia pada tahun depan.

    Namun, ia menyebut pembangunan pusat perbelanjaan di kota-kota tier 2 dan tier 3 rata-rata mencapai 5 hingga 6 unit per tahun, dengan ukuran relatif sedang menyesuaikan pasar.

    Ia menjelaskan masa konstruksi pembangunan mal umumnya membutuhkan waktu sekitar satu tahun.

    Menurut Alphonzus, permintaan pembangunan pusat perbelanjaan di daerah paling banyak datang dari Sulawesi, disusul Kalimantan, kemudian Sumatera, serta wilayah timur seperti Papua.

    “Sulawesi, Kalimantan, dan daerah Indonesia Timur lainnya menunjukkan permintaan cukup tinggi untuk pembangunan pusat perbelanjaan,” ujarnya.

    Pewarta: Shofi Ayudiana
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kemenkeu sebut kinerja serapan pajak membaik pada November 2025

    Kemenkeu sebut kinerja serapan pajak membaik pada November 2025

    Jakarta (ANTARA) – Kementerian Keuangan menyatakan kinerja penerimaan pajak menunjukkan perbaikan pada November 2025 bila dibandingkan catatan terakhir pada Oktober 2025.

    Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Desember 2025 di Jakarta, Kamis, menjelaskan pada catatan realisasi bruto Oktober 2025, terdapat dua jenis pajak yang mencatatkan pertumbuhan negatif.

    Kedua pajak itu di antaranya pajak penghasilan (PPh) orang pribadi dan PPh 21 serta pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM).

    Namun, pada tren November, hanya satu jenis pajak yang menunjukkan pertumbuhan negatif.

    “PPN dan PPnBM di akhir November sudah tumbuh positif, meski masih kecil tumbuhnya. Kami berharap di bulan Desember ini PPN dan PPnBM akan tumbuh lebih kuat lagi,” kata Suahasil.

    Penerimaan pajak bruto merupakan catatan penerimaan tanpa dikurangi oleh pengembalian atau restitusi. Per November 2025, realisasi penerimaan pajak bruto tercatat sebesar Rp1.985,48 triliun.

    Jenis pajak yang tumbuh positif di antaranya PPh badan tumbuh 4,7 persen sebesar Rp359,78 triliun; PPh final, PPh 22, dan PPh 26 tumbuh 1,7 persen sebesar Rp310,40 triliun; PPN dan PPnBM tumbuh 0,1 persen sebesar Rp907,93 triliun; serta pajak lainnya tumbuh 22 persen sebesar Rp188,43 triliun.

    Sedangkan PPh orang pribadi dan PPh 21 terkontraksi 7,6 persen sebesar Rp218,94 triliun.

    Adapun penerimaan pajak neto, yang merupakan setoran setelah dikurangi restitusi, tercatat sebesar Rp1.634,43 triliun.

    Hanya komponen PPh final, PPh 22, dan PPh 26 serta pajak lainnya yang mengalami pertumbuhan secara neto, sedangkan komponen lainnya mencatatkan kontraksi.

    PPh badan terkontraksi 9 persen dengan realisasi Rp263,58 triliun; PPh orang pribadi dan PPh 21 turun 7,8 persen sebesar Rp218,31 triliun; serta PPN dan PPnBM turun 6,6 persen sebesar Rp660,77 triliun.

    Adapun PPh final, PPh 22, dan PPh 26 tumbuh 1,4 persen dengan realisasi Rp305,43 triliun dan pajak lainnya tumbuh 21,5 persen sebesar Rp186,33 triliun.

    Pewarta: Imamatul Silfia
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • PU – Kementan berkolaborasi terkait rehabilitasi irigasi di Sumatera

    PU – Kementan berkolaborasi terkait rehabilitasi irigasi di Sumatera

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan Kementerian PU (Kemen PU) bekerja sama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) terkait rehabilitasi irigasi yang terdampak bencana di Sumatera.

    “Rehabilitasi irigasi yang tertimbun lumpur, kami bekerja sama dengan Kementan karena data sementara adalah di tiga provinsi, ini data sementara, karena data itu dari waktu ke waktu dengan semakin terbukanya konektivitas pasti akan bertambah,” ujar Dody di Jakarta, Kamis.

    Adapun data sementara mencatat sekitar 70 ribu hektar sawah yang terdampak bencana Sumatera, dan ketika sawah yang terkena maka otomatis irigasinya juga terdampak.

    Selain irigasi, aliran sungainya pun juga ada yang tertutup kayu atau bahkan ada yang sudah hilang akibat dampak bencana di tiga provinsi di Sumatera.

    Kementerian PU saat ini, berdasarkan arahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), melaksanakan tugas untuk membuka akses jalan dan jembatan di daerah yang terdampak bencana.

    Selain itu Kementerian PU juga harus membenahi sungai, tidak hanya membuang kayu-kayu yang menutupi aliran sungai namun juga membuat sungai baru jika sungai lama sempat tertutup.

    “Baru kemudian kita akan bicara bagaimana bendungnya, bagaimana dengan aliran dan irigasinya. Jadi memang agak-agak berat, mungkin ini akan perlu waktu lebih lama karena saat ini kondisi hujan belum juga berhenti,” kata Dody.

    Sebagai informasi, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memastikan Kementerian Pertanian bergerak cepat memulihkan lahan pertanian yang terdampak banjir dan tanah longsor di tiga provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Wamentan Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar menyampaikan pemerintah telah menyiapkan langkah tanggap darurat sekaligus program rehabilitasi agar petani bisa segera kembali berproduksi.

    Ia menyatakan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto berbagai bantuan dikerahkan untuk memulihkan pertanian di wilayah terdampak bencana. Bantuan itu tidak hanya komoditas padi, tetapi juga pada komoditas pertanian lainnya.

    Pewarta: Aji Cakti
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Telkom resmi sepakati spin-off aset fiber optik tahap I ke InfraNexia

    Telkom resmi sepakati spin-off aset fiber optik tahap I ke InfraNexia

    Jakarta (ANTARA) – PT Telkom Indonesia Tbk resmi menandatangani akta pemisahan sebagian bisnis dan aset wholesale fiber connectivity tahap I kepada anak usahanya, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) atau InfraNexia.

    “Kita baru saja menandatangani yang kita sebut sebagai akta pemisahan sebagian dari aset fiber optik kita ke anak usaha kami atau kita sebutnya sebagai operating company, yaitu PT Telkom Infrastruktur Indonesia,” kata Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

    Aksi korporasi tersebut menjadi salah satu langkah dalam transformasi Telkom menuju struktur strategic holding dengan penguatan peran perusahaan operasi (operating company).

    Seno mengatakan, nilai aset InfraNexia pada tahap pertama mencapai sekitar Rp35 triliun. Secara keseluruhan, setelah seluruh proses spin-off rampung, nilai aset InfraNexia diproyeksikan mencapai Rp90 triliun.

    Dalam rencana lengkapnya, Telkom akan mengalihkan 99,99 persen bisnis dan aset fiber optik ke InfraNexia. Pengalihan tahap I baru mencakup setengah kepemilikan.

    InfraNexia sendiri bakal memfokuskan bisnis pada dua segmen utama, yakni layanan wholesale dan penyedia layanan internet, serta memastikan ekspansi entitas baru ini tidak akan menyamai bisnis menara yang dijalankan oleh PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL).

    Selain itu, spin-off aset fiber ini sebenarnya merupakan bagian dari strategi ‘5 Bold Moves’ yang telah disiapkan Telkom sekitar lima tahun lalu. Strategi tersebut menempatkan Telkom sebagai holding, sementara seluruh aktivitas operasional diturunkan ke anak usaha.

    Struktur bisnis Telkom kemudian dibagi ke dalam empat pilar, yakni B2C (Telkomsel), B2B Infra (pengelola fiber, menara, pusat data, dan satelit), B2B ICT Co yang ditargetkan terbentuk tahun depan, serta Telkom International untuk ekspansi pasar global.

    Ia menambahkan, penandatanganan akta pemisahan ini merupakan kelanjutan dari persetujuan pemegang saham yang telah diperoleh sebelumnya.

    “Mulai 1 Januari nanti, InsyaAllah kita akan mulai sebagai kita sebutnya sebagai legal day one dari TIF, dan ini merupakan kelanjutan dari RUPS di Jumat yang lalu, di mana approval dari shareholder kami sudah kami peroleh untuk pemisahan aset ini,” ujar dia.

    Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini meenjelaskan pelimpahan aset fiber optik melalui InfraNexia sejalan dengan strategi jangka menengah TLKM 30 yang menargetkan penguatan daya saing hingga 2030.

    Strateginya berfokus pada penguatan fundamental, optimalisasi aset strategis, termasuk fiber optik, serta penguatan portofolio bisnis berkelanjutan.

    “Penguatan layanan juga menjadi salah satu fondasi utama karena segala sesuatu yang kita lakukan sebagai operator itu harus berpusat kepada pelanggan, dan tentunya kepuasan pelanggan ini menjadi barometer utama bagaimana para anak usaha kami itu bisa menjalankan bisnisnya atau bisnis operasinya dengan baik,” tambahnya.

    Adapun melalui pemisahan aset ini, Telkom juga menargetkan efisiensi belanja modal (capex), optimalisasi dan monetisasi aset, sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam memperluas fiberisasi nasional.

    Perseroan berharap, langkah ini bisa mempercepat pemerataan konektivitas digital dan memperkuat peran grup sebagai enabler ekosistem digital nasional.

    Pewarta: Bayu Saputra
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • ESDM tanda tangani kontrak proyek pipa gas Dumai-Sei Mangkei

    ESDM tanda tangani kontrak proyek pipa gas Dumai-Sei Mangkei

    Jakarta (ANTARA) – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menandatangani kontrak paket pekerjaan Engineering, Procurement, and Construction (EPC) pembangunan proyek strategis nasional Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Dumai—Sei Mangkei (Dusem).

    “Pembangunan pipa transmisi gas bumi ruas Dumai—Sei Mangkei ini bertujuan memberikan akses energi yang lebih luas kepada sektor industri, komersial, dan masyarakat,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman, dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM yang diakses di Jakarta, Kamis.

    Pemerintah terus mendorong program diversifikasi energi dan percepatan pemanfaatan gas bumi domestik guna mendukung ketahanan energi nasional.

    Penandatanganan kontrak ini menandai dimulainya proyek strategis sepanjang kurang lebih 541 km yang diproyeksikan menjadi tulang punggung distribusi energi menghubungkan sumber gas di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera dengan kawasan industri strategis di Aceh, Sumatera Utara, hingga Riau.

    Proyek pipa transmisi gas bumi Dusem yang dibangun menggunakan dana APBN ini terbagi menjadi dua segmen utama.

    Segmen 1 yaitu segmen SKG Belawan sampai dengan Stasiun Labuhan Batu sepanjang kurang lebih 279,8 km dikerjakan oleh KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk—PT Nindya Karya.

    Segmen 2 yaitu segmen Stasiun Labuhan Batu sampai dengan Fasilitas di Duri sepanjang kurang lebih 262 km dikerjakan oleh KSO PT Remaja Bangun Kencana Kontraktor, PT Brantas Abipraya (Persero), PT Sumber Bangun Sentosa, PT Singgar Mulia.

    Pipa transmisi gas bumi Dusem ini didesain dengan diameter 20 inci dan kapasitas penyaluran sebesar 109,2 MMSCFD.

    Proyek ini diharapkan tidak hanya memperkuat konektivitas gas bumi Pulau Jawa dan Pulau Sumatera, tetapi juga menstimulasi pertumbuhan kawasan industri, sehingga dapat menciptakan multiplier effect bagi perekonomian lokal di sepanjang jalur pipa, mulai dari Belawan hingga Duri.

    Laode menambahkan bahwa pelaksanaan proyek pembangunan pipa gas transmisi Dusem ini dijadwalkan akan rampung pada akhir tahun 2027.

    “Kami berharap pekerjaan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

    Pewarta: Putu Indah Savitri
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Mendag sebut konsumsi masih jadi penopang pertumbuhan ekonomi

    Mendag sebut konsumsi masih jadi penopang pertumbuhan ekonomi

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan konsumsi masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional, dengan perdagangan dalam negeri terus memainkan peran sentral dalam menjaga stabilitas di tengah dinamika konsumsi masyarakat yang bergerak cepat.

    “Struktur produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada triwulan III 2025 dibandingkan triwulan II 2025 masih didominasi pengeluaran konsumsi rumah tangga yang mencakup lebih dari separuh PDB, yakni sebesar 53,14 persen,” kata Budi dalam pembukaan Bina Indonesia Great Sale 2025 di Jakarta, Kamis.

    Ia menjelaskan, konsumsi masyarakat juga terus meningkat, tercermin dari indeks penjualan riil yang tumbuh 4,3 persen secara tahunan (yoy).

    Menurut Budi, capaian ini didukung oleh terjaganya pasar dalam negeri melalui pengamanan pasokan dan stabilisasi harga.

    “Pertumbuhan perdagangan dalam negeri selama ini tidak terlepas dari peran nyata para pelaku industri ritel,” ujarnya.

    Budi juga menyoroti data Badan Pusat Statistik (BPS) triwulan III 2025 menunjukkan kinerja kuat sektor ritel dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,04 persen. Indeks penjualan eceran riil naik 4,67 persen, sementara transaksi e-retail dan marketplace tumbuh 6,19 persen.

    Ia mengapresiasi konsistensi Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) bersama Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) dalam menyelenggarakan program belanja nasional sepanjang 2025 yang terbukti mendorong konsumsi masyarakat.

    Program belanja nasional tersebut, menurutnya, berhasil mencatatkan transaksi hingga Rp272,39 triliun sepanjang tahun.

    Dengan hadirnya Bina Indonesia Great Sale 2025, Budi berharap konsumsi masyarakat tetap terjaga, penjualan ritel meningkat, produk UMKM semakin dikenal luas, serta wisata belanja menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan mancanegara.

    Pewarta: Shofi Ayudiana
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Peritel harap lebih banyak merek dan makanan luar masuk Indonesia

    Peritel harap lebih banyak merek dan makanan luar masuk Indonesia

    Jakarta (ANTARA) – Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) berharap semakin banyak merek internasional dan produk makanan luar negeri masuk ke pasar domestik, guna melengkapi pilihan belanja masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik pusat perbelanjaan di Indonesia.

    Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah, dalam pembukaan Bina Indonesia Great Sale 2025 di Jakarta, Kamis, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menggalakkan program Belanja di Indonesia Aja yang bertujuan mendorong masyarakat berbelanja di dalam negeri, bukan ke luar negeri.

    Namun, ia mengakui masih banyak masyarakat Indonesia memilih berbelanja di luar negeri. Salah satu penyebabnya adalah harga barang di dalam negeri yang relatif lebih tinggi serta ketersediaan produk yang dinilai belum lengkap.

    “Harapan kami belanja di Indonesia bisa ditindaklanjuti dengan perbaikan-perbaikan, sehingga produk yang dicari konsumen lengkap, baik merek lokal maupun global, termasuk makanan Indonesia dan makanan luar negeri. Selama mematuhi kepatuhan pajak, kami dukung,” ujarnya.

    Ia menambahkan, langkah tersebut diharapkan dapat menekan aliran devisa ke luar negeri sekaligus menarik wisatawan asing untuk berbelanja di Indonesia.

    “Artinya uang yang keluar bisa dicegah, bahkan turis asing membawa uang masuk sehingga perputaran ekonomi semakin besar di dalam negeri,” katanya.

    Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan dukungan pemerintah terhadap penguatan produk dalam negeri melalui program kemitraan dengan pusat perbelanjaan.

    Ia menekankan pentingnya kerja sama dengan pusat perbelanjaan melalui mekanisme business matching agar produk UMKM dapat masuk ke mal dan bersaing dengan merek global.

    “Tadi saya lihat di salah satu toko, isinya produk dalam negeri semua dan kualitasnya bagus-bagus. Ini salah satu cara agar produk UMKM bisa bersaing, yaitu kualitasnya harus ditingkatkan,” kata Mendag.

    Pewarta: Shofi Ayudiana
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.