Author: Antaranews.com

  • Ekonom: Dampak penarikan SAL Rp75 T ditentukan oleh strategi bank

    Ekonom: Dampak penarikan SAL Rp75 T ditentukan oleh strategi bank

    Jakarta (ANTARA) – Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai bahwa dampak penarikan Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp75 triliun dari Himbara ditentukan oleh strategi masing-masing bank dalam merespons perubahan likuiditas, sehingga tidak otomatis menekan penyaluran kredit.

    Dalam hal ini, dampak penarikan dana akan bergantung pada pilihan bank, apakah menaikkan bunga dana serta memperketat kredit untuk menjaga margin dan likuiditas, atau tetap agresif karena permintaan kredit kuat dan likuiditas pasar uang masih longgar.

    Josua, saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin, menjelaskan bahwa penarikan SAL pada dasarnya membuat likuiditas menjadi lebih ketat terutama jika dana tersebut selama ini menjadi sumber pendanaan yang relatif stabil.

    Namun, dari sisi pemerintah, penarikan tersebut dilakukan secara bertahap. Dana akan dibelanjakan kembali melalui belanja pusat dan daerah, sehingga secara sistem tidak benar-benar keluar dari perekonomian.

    “Artinya, secara sistem uangnya tidak benar-benar keluar, hanya berubah jalur dari penempatan SAL pemerintah di perbankan menjadi uang yang beredar lewat pembayaran belanja,” jelas Josua.

    Ia mengatakan bahwa dampaknya terhadap industri perbankan umumnya lebih terasa pada perubahan sebaran dana. Sejumlah bank bisa kehilangan simpanan, sementara bank lain justru menerima tambahan dana dari pihak yang memperoleh pembayaran belanja.

    Karena itu, ujar Josua, risiko kenaikan biaya dana paling nyata bukan di level sistem, melainkan pada bank yang harus menutup kekosongan likuiditas dengan menaikkan bunga simpanan atau mencari sumber pendanaan lain.

    Adapun pada level sistem, likuiditas perbankan tercatat masih memadai, sebagaimana data Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Per Oktober 2025, rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (LDR) berada di level 84,26 persen serta alat likuid perbankan berada di angka Rp2.875 triliun, sehingga masih terdapat ruang penyesuaian.

    Diberitakan sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, penarikan dana senilai Rp75 triliun dari sistem perbankan bakal digunakan untuk belanja kementerian/lembaga (K/L), di mana ia menjamin langkah tersebut tak akan mengganggu jalannya sistem perekonomian.

    “Itu buat belanja rutin kementerian/lembaga. Saya tarik, seperti ditarik dari sistem, tapi langsung dibelanjakan lagi. Jadi, langsung masuk ke sistem perekonomian, tidak mengganggu uang beredar di sistem perekonomian,” kata Purbaya dalam wawancara cegat seusai Seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2026 di Jakarta, Jumat (2/1).

    Justru, kata dia, penarikan dana tersebut bakal mendongkrak efek berganda (multiplier effect) pada sistem ekonomi.

    Sebab, pemerintah pusat dan daerah bakal membelanjakan peralihan uang itu sehingga makin mendorong aktivitas ekonomi.

    “Malah harusnya lebih bagus, karena ada dampak multiplier dari belanja pemerintah, pusat maupun daerah. Jadi itu nggak apa-apa, tapi yang Rp201 triliun masih saya taruh di perbankan,” ujarnya.

    Pada akhir tahun kemarin (31/12/2025), Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah telah menarik dana sebesar Rp75 triliun dari total Rp276 triliun yang sebelumnya ditempatkan di sistem perbankan.

    Pemerintah sebelumnya menempatkan dana Rp276 triliun yang berasal dari SAL ke lima Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan satu bank pembangunan daerah (BPD).

    Rinciannya, masing-masing Bank Mandiri, BRI, dan BNI memperoleh Rp80 triliun, BTN Rp25 triliun, BSI Rp10 triliun, serta Bank DKI Rp1 triliun.

    Pewarta: Rizka Khaerunnisa
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Purbaya wajibkan pedagang kripto lapor data transaksi ke DJP

    Purbaya wajibkan pedagang kripto lapor data transaksi ke DJP

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mewajibkan Penyedia Jasa Aset Kripto (PJAK) untuk mengidentifikasi pengguna dan melaporkan transaksi kripto secara otomatis kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

    Kebijakan tersebut merupakan bagian dari pembaruan teknis akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 108 Tahun 2025.

    Dalam pertimbangan PMK 108/2025, dikutip di Jakarta, Senin, Kementerian Keuangan menyatakan aturan ini merupakan tindak lanjut komitmen bersama Crypto-Asset Reporting Framework (CARF) yang dikembangkan oleh Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

    PJAK Pelapor CARF merupakan entitas atau orang pribadi yang menyediakan jasa transaksi pertukaran aset kripto, termasuk sebagai pihak lawan transaksi maupun pihak perantara.

    PJAK wajib menyampaikan laporan yang berisi informasi aset kripto relevan secara otomatis. Laporan mencakup data yang tercatat untuk periode 1 Januari hingga 31 Desember tahun sebelum pelaporan. Adapun pelaporan akan dimulai pada tahun 2027 untuk tahun data 2026.

    Selain saldo akhir, PJAK juga wajib melaporkan transaksi pembayaran ritel yang bernilai besar. Lampiran VI Huruf C angka 1 huruf c butir 3 menjelaskan transaksi transfer aset kripto sebagai pembayaran barang atau jasa dengan nilai melebihi 50 ribu dolar AS termasuk dalam kategori transaksi yang wajib dilaporkan.

    Pasal 22 ayat (6) merinci data yang wajib dilaporkan setidaknya mencakup identitas pengguna aset kripto (nama, alamat, identitas wajib pajak/TIN), identitas PJAK Pelapor CARF, dan transaksi dalam tahun kalender (pertukaran aset kritp dan mata uang fiat).

    Jika tidak terdapat informasi aset kripto relevan untuk dilaporkan, PJAK Pelapor CARF tetap wajib menyampaikan laporan nihil kepada DJP, sebagaimana bunyi Pasal 41 ayat (8) PMK 108/2025.

    Sebelum pelaporan dilakukan, PJAK Pelapor CARF wajib menjalankan prosedur identifikasi pengguna (due dilligence). Pasal 25 ayat (2) mengatur prosedur identifikasi untuk pengguna aset kripto baru, baik orang pribadi maupun entitas, dimulai pada 1 Januari 2026.

    Sedangkan Pasal 25 ayat (3) menyebut, bagi pengguna eksisting yang sudah terdaftar sebelum 1 Januari 2026, prosedur identifikasi harus diselesaikan paling lambat 31 Desember 2026.

    Beleid ini diteken Purbaya pada 29 Desember 2025 dan diundangkan pada 31 Desember 2025. PMK 108/2025 sekaligus mencabut aturan terdahulu, yaitu PMK 70/PMK.03/2017 beserta perubahannya, termasuk PMK 47 Tahun 2024.

    Pewarta: Imamatul Silfia
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Purbaya wajibkan pedagang kripto lapor data transaksi ke DJP

    Purbaya: Pasar saham respons positif isu AS dan Venezuela

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai eskalasi politik antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela belum memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia, khususnya pasar saham.

    Menurutnya, reaksi pasar setelah peristiwa ini justru menunjukkan sentimen yang positif.

    “Kalau saya lihat sih agak jauh, kalau anda lihat pasar saham kan malah naik kan, jadi mereka melihat justru sedikit positif kan, agak aneh sebenarnya. Tapi itu yang dilihat pasar,” kata Purbaya ditemui sebelum melakukan rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

    Dari sisi ekonomi makro, Purbaya menyebut potensi dampak eskalasi AS-Venezuela terhadap Indonesia relatif terbatas.

    Menurutnya, Venezuela sudah lama tidak terlalu aktif di pasar minyak dunia, karena kapasitas produksinya terbatas.

    Lebih lanjut, kata Purbaya, terhadap nilai tukar dampak eskalasi politik kedua negara juga belum memberikan tren yang negatif.

    “Harusnya positif,” imbuhnya.

    Pengamat Pasar Modal Indonesia Reydi Octa mengatakan stabilitas makroekonomi domestik menopang kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tengah adanya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela.

    “Penguatan IHSG hari ini lebih didorong sentimen domestik dan regional, bukan konflik AS dan Venezuela,” ujar Reydi saat dihubungi oleh Antara di Jakarta, Senin.

    Ia menjelaskan, bahwa pelaku pasar melihat konflik kedua negara tersebut belum berdampak sistemik terhadap pasar keuangan global, sehingga tidak memicu aksi jual yang signifikan.

    Dari dalam negeri, Ia mengatakan IHSG ditopang oleh stabilitas makro, optimisme awal tahun, serta rotasi ke saham-saham sektor komoditas energi dan emas yang diuntungkan oleh ketidakpastian global.

    Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • IHSG cetak rekor tertinggi seiring stabilitas ekonomi domestik

    IHSG cetak rekor tertinggi seiring stabilitas ekonomi domestik

    Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup menguat mencapai level tertinggi sepanjang masa, seiring data perekonomian domestik yang tercatat stabil.

    IHSG ditutup menguat 111,06 atau 1,27 persen ke posisi 8.859,19. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 7,77 poin atau 0,91 persen ke posisi 859,77.

    “Penguatan IHSG sejalan dengan bursa regional Asia dan juga dukungan katalis positif rilis data ekonomi dalam negeri, dimana posisi neraca perdagangan Indonesia bulan November 2025 mencatatkan surplus dan inflasi terjaga,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

    Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan surplus neraca perdagangan sebesar 2,66 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dan inflasi Desember 2025 tercatat sebesar 0,64 persen month-to-month (mtm) dan sebesar 2,92 persen year-on-year (yoy).

    Laju inflasi Indonesia sepanjang 2025 diperkirakan tetap terjaga dalam kisaran target Bank Indonesia (BI) sebesar 1,5-3,5 persen.

    Dari mancanegara, pelaku pasar tampaknya mengabaikan kekhawatiran geopolitik menyusul serangan AS terhadap Venezuela.

    Pelaku pasar cenderung mengalihkan fokus perhatian terhadap rilis survei swasta yang menunjukkan bahwa aktivitas bisnis di China tetap ekspansif untuk bulan ke tujuh berturut-turut pada Desember 2025, meskipun sedikit turun menjadi 52,0 pada Desember 2025 dari sebelumnya 52,1 pada November 2025.

    Data itu menunjukkan dukungan oleh aktivitas jasa yang lebih kuat dan peningkatan kembali produksi pabrik.Presiden China Xi Jinping mengisyaratkan kebijakan makro yang lebih proaktif pada 2026 untuk mempertahankan momentum setelah pertumbuhan sekitar 5 persen pada tahun 2025.

    Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

    Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik yang naik sebesar 2,21 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor energi yang naik masing-masing sebesar 2,08 persen dan 1,76 persen.

    Sedangkan, satu sektor melemah yaitu sektor teknologi yang turun sebesar 0,50 persen.

    Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu AHAP, BIPI, FIRE, CPRO, dan YOII. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KLAS, MPXL, UNIQ, EMDE, dan NINE.

    Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 4.010.984 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 70,26 miliar lembar saham senilai Rp30,32 triliun. Sebanyak 446 saham naik, 246 saham menurun, dan 114 tidak bergerak nilainya.

    Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 1.493,30 poin atau 2,97 persen ke 51.832,80, indeks Hang Seng menguat 8,76 poin atau 0,03 persen ke 26.347,24, indeks Shanghai menguat 54,57 poin atau 1,38 persen ke 4.023,41, dan indeks Strait Times menguat 24,37 poin atau 0,52 persen ke 4.680,50.

    Pewarta: Muhammad Heriyanto
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Airlangga sebut eskalasi AS-Venezuela belum pengaruhi harga minyak

    Airlangga sebut eskalasi AS-Venezuela belum pengaruhi harga minyak

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto menyatakan hingga saat ini eskalasi politik antara Amerika Serikat dan Venezuela belum berdampak terhadap harga minyak impor Indonesia.

    Sebelum melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, Ia menyebut pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan yang terjadi antara Amerika Serikat dan Venezuela.

    Menurutnya, sebagai salah satu sumber minyak dunia, Venezuela sedikit banyak akan mempengaruhi pergerakan harga minyak global.

    “Harga minyak kita monitor, kalau satu-dua hari ini pun tidak ada perubahan, tidak ada gejolak yang tinggi,” ujar Airlangga.

    Airlangga menyebut saat ini harga minyak dunia masih relatif rendah atau sekitar 63 dolar AS per barel.

    Dengan adanya eskalasi politik antara kedua negara, maka diprediksi harga minyak dunia akan melambung.

    Namun demikian, Airlangga menegaskan bahwa pemerintah akan selalu memonitor dan berkoordinasi terhadap perubahan harga, serta mempersiapkan langkah antisipasi.

    Diketahui, ekspor minyak Venezuela lumpuh di tengah operasi militer AS di negara tersebut, menurut laporan Reuters mengutip empat sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya.

    Ekspor minyak Venezuela, yang anjlok hingga jumlah minimum di tengah blokade Presiden AS Donald Trump terhadap semua kapal tanker yang dikenai sanksi, kini lumpuh karena para kapten pelabuhan belum menerima permintaan izin keberangkatan bagi kapal-kapal bermuatan, menurut beberapa sumber tersebut kepada kantor berita itu.

    Sejumlah kapal pengangkut minyak mentah di Venezuela, yang dijadwalkan akan dikirim ke Amerika Serikat dan Asia, belum berlayar, menurut laporan kantor berita tersebut, mengutip data dari layanan pelacakan kapal TankerTrackers.

    PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) menegaskan bahwa aset minyak milik mereka di Venezuela tidak terdampak menyusul serangan Amerika Serikat ke negara tersebut.

    PIEP menguasai 71,09 persen saham perusahaan minyak dan gas asal Prancis, Maurel & Prom (M&P), yang memiliki aset di Venezuela.

    “Sehubungan dengan perkembangan situasi terkini, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, hingga saat ini tidak terdapat dampak terhadap aset dan staf M&P di Venezuela,” kata Manager Relations PIEP Dhaneswari Retnowardhani dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

    Sebagai langkah antisipasi, Dhaneswari menyatakan PIEP terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas.

    Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kereta BIAS Madiun layani 56.735 penumpang selama Natal-tahun baru

    Kereta BIAS Madiun layani 56.735 penumpang selama Natal-tahun baru

    Madiun, Jawa Timur (ANTARA) – Kereta api lokal PSO Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) melayani 56.735 penumpang selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

    “Sejak 18 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026, KA BIAS melayani 56.735 pelanggan, yang terdiri atas 29.173 pelanggan naik dan 27.562 pelanggan turun,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari di Madiun, Jatim, Senin.

    Ia mengatakan bahwa tingginya volume pelanggan tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin kuat terhadap KA BIAS sebagai moda transportasi publik yang andal, khususnya untuk perjalanan jarak menengah dan konektivitas antarmoda.

    “KA lokal BIAS semakin diminati karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta tarif terjangkau. Selama masa Natal-tahun baru, okupansi bahkan melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia,” kata Tohari.

    Untuk melayani tingginya mobilitas masyarakat, KAI Daop 7 Madiun mengoperasikan 90 perjalanan KA BIAS atau rata-rata 5 perjalanan per hari, dengan total kapasitas 17.100 tempat duduk atau 3.420 tempat duduk per hari.

    Puncak volume penumpang terjadi pada Sabtu (3/1/2026), dengan 1.830 pelanggan naik dan 1.624 pelanggan turun.

    Selama masa Natal-tahun baru, terdapat lima stasiun utama di wilayah Daop 7 Madiun yang melayani naik dan turun penumpang KA BIAS, yakni Madiun, Ngawi, Magetan, Walikukun, dan Caruban.

    KA BIAS di wilayah Daop 7 Madiun melayani relasi Kota Madiun-Bandara Adi Sumarmo Solo (PP), sehingga menjadi penghubung strategis antara kawasan Madiun Raya dengan simpul transportasi udara nasional di Bandara Adi Sumarmo.

    Layanan tersebut memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang hendak melanjutkan perjalanan udara tanpa bergantung pada kendaraan pribadi.

    Lebih dari sekadar layanan angkutan penumpang, KA BIAS juga merupakan bagian dari upaya integrasi antarmoda kereta api-bandara yang sejalan dengan kebijakan nasional dalam pengembangan transportasi publik berkelanjutan.

    Integrasi itu mendorong peralihan masyarakat ke angkutan massal berbasis rel, membantu mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya, serta mendukung efisiensi mobilitas antarwilayah.

    Untuk kemudahan perencanaan perjalanan, pemesanan tempat duduk KA BIAS dapat dilakukan mulai H-7 sebelum keberangkatan.

    Pelanggan dapat memesan melalui aplikasi Access by KAI serta kanal resmi penjualan tiket lainnya yang bekerja sama dengan KAI.

    “Capaian ini menunjukkan bahwa integrasi kereta api dengan bandara memiliki relevansi tinggi dan menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat. KAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan KA yang semakin melayani serta mendukung agenda nasional dalam memperkuat sistem transportasi publik yang terintegrasi,” kata Tohari.

    Pewarta: Louis Rika Stevani
    Editor: Kelik Dewanto
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kementerian PU bangun jalan beton ruas Batang-Pekalongan Rp251 miliar

    Kementerian PU bangun jalan beton ruas Batang-Pekalongan Rp251 miliar

    Batang, Jawa Tengah (ANTARA) – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengalokasikan anggaran proyek preservasi jalan nasional dengan mengubah konstruksi aspal menjadi beton (rigid pavement) di ruas Pantura Batang-Pekalongan, Jateng, senilai Rp251 miliar.

    Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN Jawa Tengah-DIY Ridwan Umbara di Batang, Jateng, Senin, mengatakan bahwa kontrak pekerjaan telah ditandatangani pada 15 Desember 2025.

    “Kami berharap proyek peningkatan permanen paket preservasi jalan ruas Pantura Pekalongan-Batang-Plelen dengan nilai sekitar Rp251 miliar ini segera direalisasikan,” katanya.

    Paket pekerjaan akan merekonstruksi pengerasan jalan sepanjang total 17 kilometer yang meliputi 14 kilometer di Kabupaten Batang dan 3 kilometer di Kota Pekalongan.

    Menurut dia, proses awal proyek telah berjalan dengan kegiatan survei dan pengukuran teknis di lapangan.

    “Targetnya, sebagian jalan yang telah dibeton dapat digunakan masyarakat sebelum arus mudik Lebaran 2026,” katanya.

    Ia mengatakan prioritas ruas jalan pantura yang akan ditangani pertama adalah Jalan Jenderal Sudirman, Kota Batang, sepanjang 700 meter serta beberapa titik strategis lain di ruas jalan Batang-Kendal.

    “Kami prioritaskan untuk ruas jalan arah ke Semarang karena akan digunakan sebagai jalur mudik. Kemudian, di ruas jalan Batang-Kendal ada empat titik, juga akan mendapatkan penanganan serupa,” katanya.

    Ia mengatakan proyek ini dirancang sebagai pekerjaan tahun jamak dengan durasi pelaksanaan selama 18 bulan yang ditargetkan selesai pada Juli 2027.

    Konversi ke beton ini, kata dia, ditujukan untuk meningkatkan ketahanan jalan nasional terhadap beban lalu lintas kendaraan berat yang kerap melintas di ruas Pantura.

    “Kami berharap konstruksi beton dapat memperpanjang usia layanan jalan, meminimalkan kerusakan berulang, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengendara. Kami memohon kesabaran dan dukungan masyarakat selama proses konstruksi berlangsung,” katanya.

    Pewarta: Kutnadi
    Editor: Kelik Dewanto
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • BPS sebut 21.629 wisman berkunjung ke Jatim pada November 2025

    BPS sebut 21.629 wisman berkunjung ke Jatim pada November 2025

    Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur menyebutkan sebanyak 21.629 wisatawan mancanegara (wisman) masuk ke provinsi setempat pada November 2025 melalui Bandara Juanda atau turun 26,77 persen dibandingkan Oktober 2025 yang sebanyak 29.534 kunjungan.

    Dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2024, jumlah wisman yang datang ke Jawa Timur mengalami peningkatan sebesar 3,89 persen atau 809 kunjungan dengan jumlah wisman pada November 2024 sebanyak 20.820 kunjungan.

    “Kunjungan ini di antaranya ditopang oleh beberapa event yang digelar di Jatim pada November 2025,” kata Kepala BPS Jatim Zulkipli dalam konferensi pers di Surabaya, Senin.

    Zulkipli mengatakan pada periode November 2025 jumlah kunjungan wisman terbesar merupakan warga negara berkebangsaan Malaysia sebanyak 5.357 kunjungan dengan peranan sebesar 24,77 persen terhadap total wisman yang masuk melalui pintu Juanda.

    Disusul dari warga negara kebangsaan Tiongkok sebanyak 5.355 kunjungan, wisman warga negara berkebangsaan Singapura sebanyak 2.626 kunjungan serta warga negara berkebangsaan Jepang yang meningkat terbesar dibandingkan Oktober 2025 yaitu sebesar 25,98 persen atau meningkat sebanyak 86 kunjungan.

    Secara kumulatif Januari-November, jumlah kunjungan wisman ke Jawa Timur pada 2025 mencapai 304.926 kunjungan atau lebih tinggi 0,71 persen dibandingkan jumlah kunjungan wisman 2024 pada periode waktu yang sama yaitu sebanyak 302.780 kunjungan.

    Sementara perkembangan jumlah perjalanan wisatawan nusantara baik masuk maupun keluar Jawa Timur pada periode Januari-November 2025 turun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yakni jumlah perjalanan wisnus tujuan Jawa Timur mencapai 197,48 juta perjalanan sedangkan perjalanan wisatawan nusantara asal Jawa Timur mencapai 185, 25 juta perjalanan.

    Berdasarkan provinsi asal, jumlah perjalanan wisnus dari Jawa Timur pada November 2025 tercatat sebanyak 15,72 juta perjalanan yang turun 2,20 persen dibandingkan Oktober 2025.

    Zulkipli menjelaskan beberapa event yang diselenggarakan di Jatim pada November 2025 mampu menarik kunjungan wisatawan di antaranya pelaksanaan Mojo Fest 2025 dan Travel Gathering ASIDEWI di Kabupaten Mojokerto.

    Kemudian juga terselenggaranya Asian Science & Mathematics Olympiad for Primary and Secondary Schools (ASMOPSS) 2025 di Bojonegoro yang merupakan sebuah ajang internasional yang diikuti delegasi dari enam negara.

    Selanjutnya untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Jawa Timur pada November 2025 tercatat sebesar 52,82 persen atau meningkat 0,19 poin dibandingkan Oktober 2025 yang tercatat sebesar 52,63 persen lantaran adanya peningkatan TPK pada kelas hotel bintang 4 dan 5.

    Kelas hotel bintang yang mengalami peningkatan yaitu bintang 4 sebesar 1,34 poin dan bintang 5 sebesar 0,36 poin sedangkan TPK hotel non bintang pada November 2025 sebesar 22,06 persen atau naik 0,07 poin dibandingkan Oktober 2025 yang sebesar 21,99 persen.

    TPK hotel bintang dan non bintang dari 38 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur pada November 2025 secara umum dapat menjelaskan bahwa terdapat tiga Kabupaten/Kota dengan TPK hotel bintang tertinggi yaitu Kota Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik masing-masing sebesar 70,86 persen; 66,85 persen; serta 66,19 persen.

    Sedangkan di posisi sebaliknya Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Tuban menjadi tiga kabupaten dengan nilai TPK hotel bintang terendah di Jawa Timur pada November 2025 yaitu 15,06 persen, 17,99 persen, dan 29,76 persen.

    TPK hotel yang tinggi di suatu Kabupaten/Kota dipengaruhi oleh beberapa faktor utama antara lain letak strategis hotel yang dekat dengan pusat bisnis, destinasi wisata, atau fasilitas transportasi seperti bandara dan stasiun.

    Selain itu, kualitas pelayanan yang baik, fasilitas lengkap, serta harga yang kompetitif juga menjadi daya tarik bagi tamu.

    Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Rupiah melemah seiring ketidakpastian arah kebijakan suku bunga Fed

    Rupiah melemah seiring ketidakpastian arah kebijakan suku bunga Fed

    Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Senin, bergerak melemah 15 poin atau 0,09 persen menjadi Rp16.740 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.725 per dolar AS.

    Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan pelemahan kurs rupiah seiring ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Fed pada tahun ini.

    “Mengacu pada risalah rapat The Fed per Desember, ada perpecahan pendapat anggota The Fed terkait prospek penurunan bunga antara yang berkeinginan untuk penguatan pasar tenaga kerja dan yang ingin pencapaian target inflasi 2 persen yang masing-masing saling berlawanan,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Senin.

    Mengutip Xinhua, sebagian pendapat anggota The Fed menyampaikan bahwa pelonggaran kebijakan suku bunga tepat diputuskan sebagai respons terhadap risiko penurunan lapangan kerja.

    Sebagai lainnya menunjukkan risiko inflasi yang lebih tinggi, sehingga disarankan tak melakukan penurunan suku bunga lebih lanjut.

    Data terbaru CME FedWatch Tool menunjukkan Federal Reserve diperkirakan memiliki probabilitas 85,1 persen untuk mempertahankan suku bunga tak berubah pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) bulan Januari 2026.

    Pelemahan rupiah juga dipengaruhi risiko geopolitik terkait invasi AS terhadap Venezuela.

    “Perseteruan AS dengan Venezuela berdampak pada penjualan SBN (Surat Berharga Negara), terutama oleh pelaku pasar asing, dan peningkatan yield seiring pengalihan pada aset yang aman seperti emas dan dolar AS,” ungkap Rully.

    Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah di level Rp16.748 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.725 per dolar AS.

    Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ekonom: Kenaikan laba bank 2026 bergantung biaya dana & risiko kredit

    Ekonom: Kenaikan laba bank 2026 bergantung biaya dana & risiko kredit

    Jakarta (ANTARA) – Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede memandang peluang kenaikan laba industri perbankan pada 2026 lebih banyak ditentukan dua hal, yakni terkait biaya dana (cost of fund) dan risiko kredit.

    Dari sisi biaya, menurut dia, saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin, kecepatan bank menurunkan biaya dana tanpa kehilangan dana pihak ketiga (DPK) menjadi faktor penentu.

    Sementara, dari sisi risiko kredit, kualitas kredit terutama pada segmen rumah tangga dan UMKM perlu dijaga agar beban pencadangan tidak meningkat.

    Josua menjelaskan kinerja laba perbankan menunjukkan gambaran yang cenderung moderat, seiring margin bunga bersih dan laba atas aset yang sudah sedikit menurun, sementara risiko kredit masih relatif terkendali.

    Sebagaimana proyeksi Bank Indonesia (BI), pertumbuhan kredit diperkirakan berada pada kisaran 8-11 persen pada 2025 serta 8-12 persen pada 2026.

    Josua menilai proyeksi kredit pada tahun ini mengarah pada perbaikan bila pelonggaran kebijakan, insentif likuiditas, dan percepatan belanja pemerintah benar-benar menurunkan biaya dana dan mendorong aktivitas riil.

    Berdasarkan data terakhir dari BI, kredit perbankan per November 2025 tumbuh sebesar 7,74 persen (year on year/yoy).

    Josua menilai, ruang untuk mengejar target 8-11 persen sepanjang 2025 masih ada tetapi cenderung mengarah pada batas bawah, karena kenaikan kredit membutuhkan dorongan serentak dari sisi permintaan dan sisi penawaran.

    “Bank Indonesia menekankan perlunya langkah bersama yakni menurunkan praktik bunga deposito special rate bagi deposan besar, memperkuat keyakinan dunia usaha dan perbankan, serta mempercepat belanja pemerintah agar konsumsi dan investasi riil naik,” jelas Josua.

    Ia juga mengingatkan hambatan utama terletak pada biaya dana yang turun terbatas karena bunga deposito khusus masih tinggi, sehingga suku bunga kredit sulit turun dan penyaluran kredit tidak seagresif yang diharapkan.

    Dari sisi komposisi, Josua memperkirakan penopang utama pertumbuhan kredit lebih mungkin datang dari kredit investasi dan segmen korporasi, serta banyak dikontribusikan bank-bank BUMN.

    Sedangkan, kredit rumah tangga dan UMKM, menurutnya, cenderung lebih tertahan karena kualitas dan permintaan yang belum pulih merata.

    Berdasarkan data BI, kredit UMKM pada November 2025 tercatat mengalami kontraksi sebesar 0,64 persen (yoy).

    Sebelumnya, dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Desember 2025, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan peran kredit perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi perlu terus ditingkatkan.

    Permintaan kredit terindikasi belum kuat dipengaruhi oleh perilaku wait and see dari pelaku usaha, optimalisasi pembiayaan internal oleh korporasi, serta penurunan suku bunga kredit yang masih lambat.

    Sementara, dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan bank tetap memadai ditopang oleh rasio alat likuid terhadap DPK (AL/DPK) yang meningkat menjadi sebesar 29,67 persen dan DPK yang tumbuh sebesar 12,03 persen (yoy) pada November 2025.

    Adapun rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perbankan pada Oktober 2025 meningkat menjadi sebesar 26,38 persen.

    Rasio yang tinggi ini menandakan bank semakin mampu untuk menyerap risiko.

    Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) perbankan secara agregat tetap rendah sebesar 2,25 persen (bruto) dan 0,90 persen (neto) pada Oktober 2025.

    Namun, NPL (bruto) UMKM masih tinggi, yaitu sebesar 4,50 persen pada November 2025.

    Pewarta: Rizka Khaerunnisa
    Editor: Kelik Dewanto
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.