Author: Antaranews.com

  • Polisi perkuat sinergi tiga pilar dalam pengamanan Nataru di Cilincing

    Polisi perkuat sinergi tiga pilar dalam pengamanan Nataru di Cilincing

    Jakarta (ANTARA) – Kepolisian memperkuat sinergi tiga pilar serta potensi masyarakat dalam melaksanakan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

    “Kami ingin memastikan perayaan hari besar keagamaan di Cilincing, Jakut berlangsung aman dan kondusif,” kata Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri di Jakarta, Selasa.

    Ia mengatakan, kegiatan ini menjadi wujud sinergi lintas sektor guna memastikan perayaan hari besar keagamaan berlangsung aman dan kondusif.

    Pihaknya telah menggelar apel tiga pilar yang diikuti 169 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat.

    Apel ini bertujuan menyatukan langkah seluruh unsur pengamanan menjelang perayaan Natal dan pergantian tahun.

    “Pengamanan Natal dan Tahun Baru merupakan tanggung jawab bersama. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah Natal dengan aman dan nyaman,” kata dia.

    Ia menyampaikan bahwa di wilayah Kecamatan Cilincing terdapat 38 gereja, 31 gereja di antaranya melaksanakan ibadah Natal.

    Menurut dia, personel pengamanan yang telah ditugaskan diminta segera berkoordinasi dengan pengurus gereja, termasuk melakukan sterilisasi sebelum kegiatan ibadah dimulai.

    Selain pengamanan gereja, Polsek Cilincing juga menyiapkan Pos Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang berlokasi di Tanah Merdeka.

    Kapolsek mengajak seluruh unsur potensi masyarakat untuk ikut berperan aktif dengan hadir dan bersinergi di pos pengamanan tersebut.

    “Kami berharap kolaborasi antara aparat dan masyarakat semakin solid dalam menjaga stabilitas keamanan selama rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Jakarta Utara,” kata dia.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • 4.296 personel Satpol PP siap amankan Jakarta selama libur Nataru

    4.296 personel Satpol PP siap amankan Jakarta selama libur Nataru

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 4.296 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) siap mengamankan Jakarta selama perayaan Natal 2025, malam pergantian tahun hingga Tahun Baru 2026.

    Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan di Balai Kota Jakarta, Selasa, merinci jumlah personel tersebut terbagi atas 2.061 orang untuk mengamankan perayaan Natal di 574 gereja.

    Lalu, 1.692 personel disiagakan saat penyambutan Tahun Baru 2026 di 14 titik panggung hiburan sepanjang Jalan Thamrin-Sudirman dan 10 titik hiburan pada wilayah kota dan kabupaten.

    Sedangkan 543 orang lainnya disiagakan di 87 ruang publik yang akan dijadikan sebagai lokasi yang akan dikunjungi masyarakat saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    “Konsentrasi kami bukan hanya pada saat hari H tetapi pasca-nya, biasanya tempat-tempat hiburan seperti Ragunan, Ancol, TMII, Monas dan sebagainya itu juga menjadi obyek yang perlu kami amankan,” kata Satriadi.

    Sebelumnya, Satriadi saat memimpin apel gelar pasukan kesiapan pengamanan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, di sisi selatan kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Kamis (18/12) meminta seluruh jajarannya melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab dengan mengedepankan pendekatan humanis.

    Dia juga meminta jajarannya memprioritaskan langkah persuasif dan preventif tanpa mengesampingkan ketegasan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Gegana sterilisasi gereja di Tamansari

    Gegana sterilisasi gereja di Tamansari

    Jakarta (ANTARA) – Detasemen Penjinak Bom (Jibom) Satuan Gegana Polda Metro Jaya melakukan sterilisasi lingkungan Gereja Kristus Yesus Jemaat Mangga Besar (GKYJMB) di Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Selasa.

    Sterilisasi dilakukan untuk meminimalisasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang pelaksanaan misa Natal 2025.

    “Kami ingin pastikan bahwa lokasi tersebut steril dari barang atau benda yang mencurigakan yang bisa mengganggu atau mengancam saat berlangsungnya ibadah Natal,” ucap Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat AKBP Riyanto saat dikonfirmasi di Jakarta.

    Sebanyak lima personel Detasemen Jibom Satuan Gegana Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh Bripka Agus Setiono didampingi Kanit Intelkam AKP Tukul Mardikahono melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di lingkungan gereja.

    “Lokasi yang menjadi sasaran sterilisasi meliputi halaman gereja dan area parkir jemaat, altar serta area utama ibadah,” katanya.

    Riyanto menegaskan, proses sterilisasi dilakukan dengan cermat dan humanis, tanpa mengganggu aktivitas di sekitar lokasi gereja.

    Berdasarkan hasil sterilisasi, Gereja Kristus Yesus Jemaat Mangga Besar dinyatakan steril. “Tidak ditemukan bahan peledak maupun benda berbahaya lainnya serta siap digunakan untuk kegiatan ibadah Natal 2025,” katanya.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • UMKM minta DPRD DKI patuhi hasil fasilitasi Kemendagri soal KTR

    UMKM minta DPRD DKI patuhi hasil fasilitasi Kemendagri soal KTR

    Jakarta (ANTARA) – Ketua Koalisi UMKM DKI Jakarta Izzudin Zindan menyampaikan apresiasinya terhadap hasil fasilitasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas Rancangan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

    Untuk itu, Izzudin berharap DPRD DKI Jakarta bisa serius untuk mematuhi hasil fasilitasi tersebut. “Harapan kami DPRD DKI Jakarta patuh dengan arahan pusat,” kata Izzudin di Jakarta, Selasa.

    Adapun dokumen hasil fasilitasi tersebut, Kemendagri meminta DPRD dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyesuaikan beberapa ketentuan.

    Contohnya, pasal pelarangan pemajangan rokok yang diminta dihapus karena dipandang tidak memiliki dasar hukum.

    Selain itu, Kemendagri juga meminta penetapan pengecualian penjualan dan pembelian produk rokok di tempat-tempat yang menyelenggarakan kegiatan ekonomi, seperti pasar, restoran atau tempat makan, dan hotel.

    Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Modern Indonesia (Aprindo) John Ferry menilai hasil fasilitasi Kemendagri memberikan angin segar bagi pelaku usaha.

    Ia menilai, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) KTR DKI Jakarta akan sangat berdampak kepada pelaku usaha ritel.

    “Ada 67.000 toko di Jakarta yang akan terdampak jika Ranperda KTR ini dirancang eksesif, mengingat selama ini toko ritel memperoleh keuntungan signifikan dari penjualan rokok,” katanya.

    Dengan demikian, Aprindo mengharapkan, aturan ini tidak memberangus ruang gerak dan tumbuh bagi sektor ritel.

    Pada Selasa siang, DPRD DKI Jakarta menyetujui Ranperda tentang Jaringan Utilitas, KTR, Penyelenggaraan Pendidikan serta Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya.

    Semua anggota dewan menyatakan bahwa menyetujui disahkannya Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan untuk dijadikan Perda.

    Begitu juga Raperda tentang KTR dan Raperda tentang Jaringan Utilitas. Semua anggota dewan setuju menjadikan raperda menjadi perda.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Alasan Demokrat tolak Raperda perubahan status PAM Jaya

    Alasan Demokrat tolak Raperda perubahan status PAM Jaya

    Jakarta (ANTARA) – Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono mengatakan bahwa perubahan status PAM Jaya tidak boleh menggerus kendali penuh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas air bersih dan kepemilikan saham harus 100 persen dimilik Pemprov DKI.

    “Air adalah hak dasar warga dan sumber daya strategis yang tidak boleh dikomersialisasi apalagi diprivatisasi. Karena itu, kepemilikan saham PAM Jaya harus tetap 100 persen milik Pemprov DKI Jakarta,” kata Mujiyono di Jakarta, Selasa.

    Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta menolak Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan bentuk badan hukum PAM Jaya menjadi Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda). Penolakan ini didasarkan pada kekhawatiran terbukanya celah privatisasi pengelolaan air bersih di Jakarta.

    Menurut dia, Partai Demokrat melalui fraksinya di DPRD DKI Jakarta dapat menyetujui perubahan bentuk hukum PAM Jaya menjadi Perseroda, sepanjang kepemilikan saham Pemprov DKI Jakarta dijamin sepenuhnya.

    Ketentuan tersebut, lanjut Mujiyono, sejalan dengan Pasal 118 Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 yang menegaskan bahwa Perseroda tertentu tidak dapat diprivatisasi.

    Selain itu, lanjut Mujiyono, Demokrat merujuk pada Pasal 33 ayat (3) UUD 1945, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, serta Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 85/PUU-XI/2013 yang menegaskan bahwa air harus berada dalam penguasaan dan kendali efektif negara.

    Namun demikian, Mujiyono menyoroti sejumlah pasal dalam draf Raperda yang dinilai problematik. Salah satunya adalah ketentuan kepemilikan saham “seluruhnya atau paling sedikit 51 persen” oleh Pemprov DKI Jakarta. Rumusan ini dinilai membuka ruang privatisasi di masa depan.

    “Frasa ‘paling sedikit 51 persen’ itu berbahaya. Itu celah privatisasi. Fraksi kami tidak ingin Jakarta kembali mengulang pengalaman pahit pengelolaan air oleh swasta,” ujarnya.

    Dia juga menilai skema pendanaan dan percepatan investasi PAM Jaya dapat dilakukan tanpa membuka ruang privatisasi, antara lain melalui penyertaan modal daerah dan skema pembiayaan lain yang tetap menjaga kendali penuh pemerintah daerah.

    Tak hanya itu, ketentuan pemenuhan modal dasar hingga 2029 dalam Raperda tersebut dinilai berisiko tinggi secara fiskal. Mujiyono menyebut, aturan itu berpotensi mengikat APBD DKI Jakarta tanpa didukung kajian kemampuan keuangan daerah yang transparan dan terukur.

    “Ini bisa mengunci fiskal daerah dalam jangka panjang. Risiko terhadap APBD harus dikaji secara matang,” ucapnya.

    Meski menolak Raperda tersebut, Partai Demokrat menegaskan tetap mendukung kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, khususnya dalam upaya mencapai 100 persen layanan air perpipaan dan menurunkan tingkat Non-Revenue Water (NRW).

    “Kami mendukung penuh komitmen Gubernur untuk meningkatkan pelayanan air bersih bagi seluruh warga Jakarta. Tapi prinsip kedaulatan negara atas air tidak boleh dikompromikan,” katanya menambahkan.

    Sebelumnya, Pengesahan empat rancangan peraturan daerah (raperda) pada Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta berlangsung alot, setelah sejumlah anggota Dewan menyampaikan interupsi pada rapat tersebut.

    Rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD DKI Jakarta pada Selasa, diwarnai interupsi dikarenakan anggota DPRD yang berada di ruang rapat tidak memenuhi kuorum, bahkan dari 106 hanya dihadiri 69 anggota.

    Kemudian rapat sempat diskors beberapa saat untuk menunggu anggota dewan yang sedang berada di jalan menuju ke Gedung DPRD.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Alviansyah Pasaribu
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Soal koalisi permanen, Eddy Soeparno: PAN selalu bersama Prabowo

    Soal koalisi permanen, Eddy Soeparno: PAN selalu bersama Prabowo

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua Umum PAN yang juga Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menilai gagasan soal koalisi permanen adalah bagian dari proses demokrasi yang sehat dan patut disikapi secara terbuka serta konstruktif.

    Menurut Eddy, tujuan utama dari gagasan itu adalah menjaga kualitas representasi untuk rakyat dan stabilitas politik nasional.

    Terkait pemikiran mengenai koalisi permanen dalam Rapimnas Partai Golkar, Eddy dalam keterangan di Jakarta, Selasa menegaskan bahwa dalam praktik politik, komitmen dan loyalitas bisa diumumkan secara formal, namun juga ditunjukkan melalui rekam jejak perjuangan bersama.

    “PAN sudah tiga kali berturut-turut konsisten dan setia mendukung Bapak Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden. Konsistensi ini adalah bentuk loyalitas politik yang nyata dan dapat dilihat bersama,” kata Eddy.

    Menurut Eddy, dengan rekam jejak tersebut, publik sudah dapat melihat secara terang benderang komitmen politik PAN ke depannya.

    “Tanpa pengumuman koalisi permanen pun, PAN telah menunjukkan kesetiaan dan loyalitasnya. Ke depan, PAN tentu akan dengan senang hati kembali bekerja sama dengan Bapak Prabowo Subianto dan Partai Gerindra dalam pilpres berikutnya,” ujarnya.

    Lebih lanjut, ia menekankan esensi kerja sama politik yang bertumpu pada kesamaan visi kebangsaan, komitmen terhadap konstitusi serta keberpihakan pada kepentingan rakyat, daripada sekedar bentuk atau label koalisi.

    “Yang paling penting adalah bagaimana demokrasi kita mampu melahirkan pemerintahan yang kuat, stabil, dan selalu mendahulukan kepentingan masyarakat. Itu yang menjadi kepentingan bersama,” tuturnya.

    Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
    Editor: Benardy Ferdiansyah
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • DPRD Serang setujui sampah Tangsel masuk TPSA Cilowong

    DPRD Serang setujui sampah Tangsel masuk TPSA Cilowong

    Serang (ANTARA) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Serang, Provinsi Banten, secara resmi menyetujui rencana kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan terkait pemanfaatan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong.

    Persetujuan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Serang di Gedung DPRD Serang, Selasa, setelah melalui pembahasan intensif antara Komisi III dan Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD).

    Juru bicara Komisi III DPRD Serang, Didi Karnadi, di Serang, Selasa, mengatakan, persetujuan ini tidak bersifat mutlak, melainkan disertai sejumlah catatan ketat yang harus dipenuhi oleh eksekutif.

    “Salah satu catatan utama adalah kewajiban Pemkot Serang melakukan kajian dampak lingkungan serta analisis dampak lalu lintas yang hasilnya wajib disampaikan kepada Komisi III paling lambat 29 Desember 2025,” ujar dia.

    Selain aspek legalitas lingkungan, DPRD juga mewajibkan Pemkot Serang melakukan konsultasi publik kepada masyarakat terdampak minimal tiga kali dalam setahun, serta memberikan kompensasi atau bantuan sosial bagi warga sekitar.

    Terkait teknis operasional, Komisi III menekankan agar kendaraan pengangkut tidak meninggalkan tetesan air lindi di jalur lintasan dan wajib dilakukan penyemprotan disinfektan. Didi juga menegaskan bahwa tenaga kerja pihak ketiga harus memprioritaskan warga lokal sekitar Cilowong.

    “Sampah yang dikirim dari Tangsel harus merupakan sampah baru, bukan sampah lama. Jika seluruh catatan ini tidak dipenuhi dalam waktu satu tahun, maka persetujuan kerja sama dapat dibatalkan,” tegasnya.

    Rencana ini menjadi kali kedua Pemkot Serang menjalin kerja sama pengelolaan sampah dengan Tangsel, setelah periode 2021-2023 yang sempat menuai penolakan warga akibat dampak negatif yang ditimbulkan.

    Pewarta: Desi Purnama Sari
    Editor: Ade P Marboen
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kodaeral IX Ambon pengamanan transportasi laut pada mudik Nataru 2025

    Kodaeral IX Ambon pengamanan transportasi laut pada mudik Nataru 2025

    Ambon (ANTARA) – Komando Daerah Angkatan Laut IX/Ambon meningkatkan pengamanan transportasi laut guna menjamin keselamatan dan kelancaran arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Provinsi Maluku yang didominasi jalur perairan.

    Komandan Kodaeral IX/Ambon, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, di Ambon, Selasa, mengatakan, pengamanan dilakukan melalui patroli laut terpadu, pengawasan pelabuhan, serta sinergi lintas instansi dalam rangka menciptakan pelayaran yang aman, tertib, dan kondusif selama periode Natal-Tahun Baru.

    “Kami memfokuskan pengamanan pada jalur pelayaran, pelabuhan penumpang, serta wilayah pesisir untuk memastikan keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan laut selama Natal-Tahun Baru,” kata dia.

    Sebagai bentuk kesiapan, dia telah mengecek sejumlah posko pengamanan Natal-Tahun Baru utamanya di wilayah pelabuhan dan pesisir.

    “Tak terkecuali pengecekan ke Pelabuhan Tulehu dan Pelabuhan Liang untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta armada angkutan laut,” tuturnya.

    Dalam pengamanan Natal-Tahun Baru 2025/2026, Kodaeral IX Ambon mengerahkan unsur TNI AL untuk mengamankan jalur pelayaran, mencegah potensi gangguan keamanan laut seperti penyelundupan dan tindak kejahatan lainnya, serta menjamin keselamatan pelayaran di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

    Selain itu mereka juga mendukung Operasi Lilin Salawaku 2025 melalui penempatan personel di pelabuhan penumpang, dermaga rakyat, serta objek vital nasional di sektor kemaritiman. Koordinasi intensif dilakukan bersama KSOP, Pelindo, Basarnas, dan instansi terkait untuk memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat, termasuk potensi cuaca ekstrem.

    “Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam beraktivitas dan mematuhi aturan keselamatan pelayaran. Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama demi terciptanya situasi Natal-Tahun Baru yang aman dan lancar,” kata dia.

    Selain pengamanan transportasi laut, pemantauan juga dilakukan di sejumlah gereja di Ambon sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan perayaan Natal 2025, sehingga seluruh rangkaian perayaan Natal-Tahun Baru di Maluku dapat berlangsung aman dan nyaman.

    Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
    Editor: Ade P Marboen
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • TNI AD bangun jembatan aramco untuk pulihkan jalur darat di Sumut

    TNI AD bangun jembatan aramco untuk pulihkan jalur darat di Sumut

    Jakarta (ANTARA) – TNI AD membangun jembatan aramco untuk menyambungkan jalur darat yang sebelumnya terputus akibat bencana di kawasan Langkat, Sumatera Utara (Sumut).

    Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan upaya itu dilakukan pihaknya demi mempercepat pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana.

    “”Pengerjaan jembatan tersebut melibatkan personel gabungan dari Yonzipur 1, Zidam I/Bukit Barisan, Babinsa setempat, serta tenaga sipil operator alat berat,” kata dia saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin.

    Donny mengatakan pembangunan itu telah dilakukan sejak Sabtu (20/12) dan masih berlangsung hingga saat ini.

    Dia menjelaskan jembatan yang memiliki panjang sekitar 17 meter dengan lebar lima meter serta kedalaman bentang mencapai enam meter itu dikerjakan secara bertahap.

    Pada tahap pertama, kata Donny, personel fokus meratakan lantai dudukan jembatan menggunakan alat berat ekskavator, dilanjutkan dengan penyiapan dan perakitan awal konstruksi jembatan aramco.

    Selanjutnya, proses pembangunan fisik pun dilakukan hingga akhirnya jembatan benar-benar jadi dan bisa digunakan.

    Menurut Donny, sejauh ini pihaknya tidak mengalami banyak kendala dalam menjalankan proses pembangunan. Dia memastikan jembatan tersebut akan selesai dibangun dalam waktu dekat.

    “Satgas Gulbencal Kodam I/BB akan terus mengoptimalkan pengerjaan secara bertahap agar jembatan dapat segera difungsikan dan akses masyarakat kembali normal,” terang dia.

    Pewarta: Walda Marison
    Editor: Laode Masrafi
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Wakil Ketua DPR serukan Gerakan Nusantara Menanam untuk cegah bencana

    Wakil Ketua DPR serukan Gerakan Nusantara Menanam untuk cegah bencana

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyerukan Gerakan Nusantara Menanam untuk mengatasi deforestasi akibat pembalakan pohon-pohon dan mencegah bencana yang diakibatkan kerusakan lingkungan.

    Dia mengatakan bahwa menanam bukan sekadar menaruh bibit di tanah, tetapi kita sedang menanam masa depan. Menurut dia, hal itu merupakan upaya untuk menyelamatkan masa depan dari krisis iklim.

    “Gerakan Nusantara Menanam ini merupakan sebuah inisiatif ekologis untuk mengatasi deforestasi dan bencana alam melalui penanaman pohon secara masif, dimulai dari kita untuk masa mendatang,” kata Cucun dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Selasa.

    Dia mulai menyerukan hal itu kepada para santri di daerah pemilihan (dapil)-nya, yakni di Pondok Pesantren Darussa’adah, Gunung Manik, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dengan menyerahkan 3.000 bibit pohon alpukat dan mahoni.

    Dia mengatakan pesantren harus menjadi pelopor kelestarian lingkungan karena setiap pohon yang ditanam oleh tangan para santri adalah sedekah jariah yang oksigennya akan dihirup oleh generasi mendatang.

    Menurut dia, pemilihan bibit pohon alpukat dan mahoni memiliki tujuan strategis. Dia menjelaskan pohon mahoni berfungsi sebagai pohon peneduh dan penyerap polutan yang kuat untuk wilayah perbukitan.

    Sementara, pohon alpukat diharapkan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat melalui hasil buahnya di masa mendatang.

    Dia juga berpesan kepada para wali santri agar bibit yang diberikan tidak hanya ditanam, tetapi dirawat hingga besar. Menurut dia, sinergi antara pendidikan agama di pesantren dan kesadaran lingkungan akan menciptakan generasi yang berakhlak mulia sekaligus peduli terhadap semesta.

    “Jika lingkungan kita hijau, udara bersih, dan air terjaga, maka kualitas hidup masyarakat pun akan meningkat,” kata dia.

    Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
    Editor: Benardy Ferdiansyah
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.