Author: Antaranews.com

  • ESDM: Situasi Venezuela belum berdampak signifikan ke BBM RI

    ESDM: Situasi Venezuela belum berdampak signifikan ke BBM RI

    Jakarta (ANTARA) – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan eskalasi geopolitik Amerika Serikat–Venezuela belum berdampak signifikan terhadap pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia.

    Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan pemerintah belum melihat dampak langsung dari situasi di Venezuela terhadap pasokan maupun harga BBM pada saat ini.

    “Kita sumber crude-nya itu bukan dari sana. Jadi dari wilayah lain. Jadi masih stabil,” kata Laode usai penutupan Posko Nasional Sektor ESDM Nataru 2025-2026 di Jakarta, Senin.

    Laode menambahkan pemerintah tetap melakukan langkah antisipasi dan pemantauan perkembangan situasi, termasuk potensi dampaknya terhadap harga minyak dunia.

    “Antisipasi itu selalu ada,” ujar dia.

    Sementara itu, sebelumnya, PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) dalam tanggapan resminya menyampaikan perusahaan merupakan pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 71,09 persen pada Maurel & Prom (M&P) yang salah satu asetnya berada di Venezuela.

    PIEP menyatakan berdasarkan pemantauan yang dilakukan, hingga saat ini tidak terdapat dampak terhadap aset dan staf M&P di Venezuela.

    Perusahaan juga menyampaikan terus melakukan pemantauan secara cermat serta menjalin koordinasi berkelanjutan dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas sebagai langkah kehati-hatian.

    Dalam kesempatan yang sama, Laode juga menyinggung kebijakan pemerintah pada 2026 untuk mengurangi ketergantungan impor solar dengan mengandalkan peningkatan produksi dalam negeri.

    Ia menyebut arah kebijakan tersebut terkait rencana beroperasinya proyek refinery development master plan (RDMP) Balikpapan, yang diupayakan dapat beroperasi pada Januari 2026.

    “Tahun 2026 ini sesuai yang sudah diumumkan oleh Pak Menteri, bahwa solar itu nanti sudah kita tidak impor lagi. Jadi kita mengandalkan produksi dalam negeri setelah beroperasinya RDMP Balikpapan,” ucapnya.

    Laode menyampaikan perkembangan terkait RDMP dan kebijakan lanjutan akan disampaikan pemerintah sesuai mekanisme yang berlaku.

    Pewarta: Aria Ananda
    Editor: Indra Arief Pribadi
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Inflasi tahunan tertinggi pada Desember 2025 terjadi di Gunungsitoli

    Inflasi tahunan tertinggi pada Desember 2025 terjadi di Gunungsitoli

    Jakarta (ANTARA) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, menjadi daerah dengan tingkat inflasi tertinggi di Indonesia pada Desember 2025, dengan inflasi tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 10,84 persen dan inflasi bulanan (month-to-month/mtm) sebesar 6,94 persen.

    Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menyatakan di Jakarta, Senin, bahwa pada tingkat kabupaten/kota, Kota Gunungsitoli juga tercatat memiliki tingkat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera.

    Sementara kabupaten/kota dengan tingkat inflasi terendah di wilayah Sumatera adalah Kota Bandar Lampung, Lampung, sebesar 0,44 persen yoy.

    Pada tingkat provinsi di wilayah Sumatera, inflasi tahunan tertinggi terjadi di Provinsi Aceh yang mencapai 6,71 persen yoy. Sebaliknya, inflasi terendah tercatat di Provinsi Lampung sebesar 1,25 persen yoy.

    Di wilayah Jawa, BPS mencatat inflasi tahunan tertinggi dialami oleh Provinsi Yogyakarta sebesar 3,11 persen. Adapun inflasi terendah terjadi di dua provinsi, yaitu Jakarta dan Jawa Barat, yang masing-masing mencatat angka 2,63 persen.

    Untuk tingkat kabupaten/kota di wilayah Jawa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mencatat inflasi tertinggi sebesar 3,75 persen, sedangkan Kabupaten Subang, Jawa Barat, mencatat inflasi terendah sebesar 2,11 persen.

    Selanjutnya, Provinsi Kalimantan Selatan mencatatkan inflasi tertinggi sebesar 3,66 persen yoy pada tingkat provinsi di wilayah Kalimantan, sementara inflasi terendah berada di Provinsi Kalimantan Barat sebesar 1,85 persen yoy.

    Pada tingkat kabupaten/kota, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, memiliki tingkat inflasi tertinggi sebesar 3,97 persen yoy dan Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mencatatkan tingkat inflasi terendah sebesar 1,50 persen yoy.

    Di wilayah Sulawesi, Provinsi Sulawesi Tengah mencatat inflasi tertinggi sebesar 3,31 persen yoy. Sementara itu, Provinsi Sulawesi Utara menjadi provinsi dengan inflasi terendah tidak hanya di wilayah Sulawesi, tapi juga secara nasional, dengan tingkat inflasi 1,23 persen yoy.

    Pada tingkat kabupaten/kota di Sulawesi, Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, mencatat inflasi tertinggi sebesar 6,13 persen yoy, sedangkan Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, mencatat inflasi terendah sebesar 0,38 persen yoy.

    Kemudian, inflasi tertinggi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebesar 3,01 persen yoy, dan inflasi terendah tercatat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar 2,39 persen yoy.

    Di tingkat kabupaten/kota di Bali dan Nusa Tenggara, inflasi tertinggi dialami oleh Kota Denpasar, Bali, sebesar 3,45 persen yoy, sedangkan inflasi terendah tercatat di Kota Maumere, NTT, sebesar 0,38 persen yoy.

    Terakhir, untuk wilayah Maluku dan Papua, inflasi tertinggi terjadi di Provinsi Maluku sebesar 3,58 persen yoy dan inflasi terendah tercatat di Provinsi Maluku Utara sebesar 1,63 persen yoy.

    Di tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, mencatatkan inflasi tertinggi sebesar 5,81 persen yoy dan Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, mengalami inflasi terendah sebesar 0,39 persen yoy.

    “Sebaran inflasi tahunan menurut wilayah secara tahunan bisa dilihat bahwa seluruh provinsi mengalami inflasi,” ujar Pudji Ismartini.

    Pewarta: Uyu Septiyati Liman
    Editor: Indra Arief Pribadi
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jasa Raharja komitmen perkuat layanan publik saat peringati HUT ke-65

    Jasa Raharja komitmen perkuat layanan publik saat peringati HUT ke-65

    Jakarta (ANTARA) – Jasa Raharja berkomitmen memperkuat layanan publik yang cepat, tepat dan berempati saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 tahun 2026, sebagai bentuk peran dan kehadiran negara menghadirkan perlindungan dasar bagi masyarakat.

    “Jasa Raharja berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan berempati kepada masyarakat,” kata Sekretaris Perusahaan PT Jasa Raharja Dodi Apriansyah dalam upacara peringatan HUT Ke-65 Jasa Raharja yang diselenggarakan hybrid di Jakarta, Senin.

    Dia menyampaikan selama 65 tahun perjalanan pengabdian, Jasa Raharja hadir melayani sepenuh hati pada berbagai momen krusial kehidupan masyarakat, khususnya ketika terjadi kecelakaan dan korban serta keluarganya membutuhkan kepastian perlindungan.

    Menurutnya mandat tersebut menempatkan perusahaan sebagai penyelenggara jaminan perlindungan dasar korban kecelakaan Jasa Raharja sekaligus representasi negara hadir melalui pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

    Fokus pada pelayanan, kata dia, tercermin dari kinerja penyaluran santunan sepanjang 2025. Penyaluran santunan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, didukung penguatan sistem layanan, serta keterlibatan aktif petugas Jasa Raharja di lapangan untuk memastikan hak korban terpenuhi sesuai ketentuan.

    Ia menegaskan pula pelayanan santunan merupakan inti dari mandat perusahaan. Pelayanan santunan sebagai inti mandat Jasa Raharja. Fokus pelayanan bukan sekadar meningkatkan, tetapi menjaga kualitas layanan agar tetap relevan dan benar-benar dirasakan masyarakat.

    “Kecepatan, ketepatan, dan empati bukan pilihan, melainkan standar minimum kehadiran negara melalui Jasa Raharja,” ujar Dodi.

    Momentum HUT ke-65, ujar dia, dimaknai sebagai titik refleksi atas kualitas dan relevansi layanan yang diberikan. Inti refleksi tersebut adalah memastikan kehadiran perusahaan benar-benar dirasakan masyarakat, layanan mampu menjawab kebutuhan zaman, dan amanat negara dikelola dengan integritas.

    Selain berperan di hilir melalui penyaluran santunan, Dodi mengatakan Jasa Raharja juga berkontribusi di hulu melalui penguatan ekosistem keselamatan berkendara.

    Program pencegahan kecelakaan dijalankan secara terkoordinasi dan berbasis data, dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah, sehingga pelayanan yang diberikan tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga preventif.

    Sejalan dengan hal tersebut, Jasa Raharja berkomitmen memastikan seluruh nilai yang disampaikan dalam amanat tersebut diwujudkan dalam praktik pelayanan sehari-hari.

    Melalui penguatan sistem, peran aktif petugas di lapangan, serta budaya kerja melayani sepenuh hati, perusahaan terus menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai wujud amanat negara dan upaya menghadirkan layanan yang konsisten serta dapat diandalkan.

    upacara peringatan HUT Ke-65 Jasa Raharja yang diselenggarakan hybrid turut diikuti seluruh insan Jasa Raharja, di Kantor Pusat, Kantor Wilayah dan Cabang Jasa Raharja seluruh Indonesia.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Indra Arief Pribadi
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pengamat: Mentan eksekutor paling “ngegas” jalankan visi Prabowo

    Pengamat: Mentan eksekutor paling “ngegas” jalankan visi Prabowo

    Jakarta (ANTARA) – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan menilai Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai salah satu menteri paling efektif dalam mengeksekusi visi dan program Presiden Prabowo Subianto terutama di sektor pangan.

    “Menteri Pertanian Amran Sulaiman menurut saya pantas disebut sebagai salah satu menteri yang memiliki kemampuan untuk mengeksekusi visi dan program Presiden Prabowo Subianto dengan baik, atau menjadi eksekutor terbaik di Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo,” kata Iwan dalam keterangan di Jakarta, Senin.

    Dia menilai langkah-langkah tegas Amran sepanjang 2025 menunjukkan peran strategisnya sebagai eksekutor kebijakan di Kabinet Merah Putih.

    Menurutnya, sepanjang tahun 2025 Amran melakukan banyak gebrakan penting untuk mengamankan sektor pangan nasional. Kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menekankan ketegasan dan keberpihakan pada rakyat.

    “Gebrakan tersebut dilakukan senafas dengan apa yang selalu dikatakan oleh Presiden Prabowo yaitu dilakukan secara tegas dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujarnya.

    Iwan menilai komitmen Presiden Prabowo dalam membela dan menyejahterakan rakyat diterjemahkan dengan baik oleh Mentan Amran melalui program konkret di sektor pangan. Kemudian mampu menerjemahkan untuk dieksekusi secara cepat di tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran.

    Sejumlah kebijakan yang disorot antara lain pengendalian harga pangan saat Natal dan Tahun Baru, pembongkaran kasus pemalsuan volume Minyakita, pengungkapan mafia beras, hingga penindakan tegas terhadap jajaran internal yang melanggar aturan.

    Iwan menyebut lonjakan harga pangan saat Natal dan tahu baru kerap terjadi, namun menjadi persoalan serius jika disebabkan oleh ulah oknum nakal,

    “Kenaikan harga pangan setiap Nataru tidak dapat dihindari. Namun, perilaku oknum yang tidak bertanggung jawab membuat kenaikan harga bisa tidak terkendali,” ujarnya.

    Karena itu, Mentan dinilai konsisten memastikan ketersediaan pangan strategis tetap aman dan menindak pelaku yang menjual di atas harga eceran tertinggi (HET).

    “Untuk mengatasi persoalan ini, Mentan memastikan seluruh komoditas pangan strategis berada dalam kondisi aman dan terkendali. Oleh karena itu akan menindak tegas oknum nakal yang menjual pangan di atas HET,” tegas Iwan.

    Selain itu, ia juga menyoroti sejumlah capaian lain seperti meningkatnya produksi beras nasional, nol impor beras medium hingga saat ini, penyederhanaan pupuk bersubsidi, penurunan harga pupuk bersubsidi hingga 20 persen, pertanian sebagai sektor strategis ekonomi nasional, serta kenaikan harga gabah menjadi Rp6.500 per kilogram.

    “Menurut saya, capaian-capaian dan kebijakan yang dilakukan oleh Mentan ini, menggambarkan bahwa beliau menerjemahkan dengan baik apa yang diinginkan oleh Presiden, dan mengeksekusinya dengan baik,” ucap Iwan.

    Dari berbagai kebijakan tersebut, kinerja Mentan Amran mendapat apresiasi publik. Survei Indikator Politik Indonesia mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Amran mencapai 84,9 persen, tertinggi di antara para menteri.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Triono Subagyo
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bandara Ngurah Rai: Penumpang capai 1,4 juta selama Natal-tahun baru

    Bandara Ngurah Rai: Penumpang capai 1,4 juta selama Natal-tahun baru

    Badung, Bali (ANTARA) – Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, mencatat jumlah penumpang mencapai 1.483.000 orang selama 21 hari Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau periode 15 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026.

    “Selama Posko Natal-Tahun Baru kali ini, pergerakan penumpang domestik tercatat 605.900 penumpang atau 41 persen dari total 1.483.000 penumpang, sedangkan internasional 877.876 penumpang,” kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Nugroho Jati di Kabupaten Badung, Bali, Senin.

    Nugroho mengatakan jumlah penumpang tahun ini menurun kurang dari 1 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya yang sebanyak 1.498.800.

    Penumpang domestik mengalami penurunan, sementara internasional justru meningkat.

    “Untuk domestik, penumpang mengalami penurunan 4,8 persen, sedangkan internasional mengalami pertumbuhan 3,2 persen. Penumpang internasional mengalami peningkatan baik dari sisi penerbangan maupun penumpangnya,” ujarnya.

    Selain itu, kondisi jumlah penumpang selama Natal-tahun baru juga sudah lebih tinggi dibanding hari normal, yang mana rata-rata penumpang harian 70.600, sementara hari biasa 66.000 penumpang.

    Hal ini menegaskan bahwa Bali tidak sepi, sebab pergerakan penumpang melalui jalur udara tetap tinggi.

    Selama posko, pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai melihat puncak arus kedatangan penumpang terjadi pada 28 Desember 2025 dengan total 83.512 terdiri atas 43.600 atau 52 persen internasional dan 39.800 atau 48 persen penumpang domestik.

    Sementara, untuk arus balik puncaknya pada 2 Januari 2026 dengan total 77.367 penumpang.

    “Untuk penerbangan tambahan, terealisasi 432 penerbangan dari pengajuan 507 penerbangan, jadi 80 persen, untuk tiga rute penerbangan tambahan terbanyak adalah Cengkareng Jakarta, Surabaya, dan Ujung Pandang (Makassar),” ujar Nugroho.

    Ia memastikan selama berjalannya posko, seluruh lalu lintas penumpang maupun penerbangan berjalan lancar dan aman.

    Saat mengalami kendala cuaca pun, telah tertangani dengan baik dan cepat.

    Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
    Editor: Kelik Dewanto
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Gubernur BI berharap Tapal Kuda jadi masa depan ekonomi Indonesia

    Gubernur BI berharap Tapal Kuda jadi masa depan ekonomi Indonesia

    Jember, Jawa Timur (ANTARA) – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo berharap wilayah Tapal Kuda yang meliputi Kabupaten Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi) menjadi masa depan ekonomi Indonesia dengan memanfaatkan peran Bank Indonesia.

    “Bank Indonesia merupakan mitra utama pemerintah daerah untuk menjadikan Tapal Kuda sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional dan ekonomi kerakyatan,” katanya saat memberikan sambutan dalam pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan BI Jember, Senin.

    Menurutnya ada lima peran pokok Bank Indonesia yang dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah daerah untuk memperkuat dan kemajuan perekonomian wilayah Tapal Kuda.

    “Peran pertama BI adalah memastikan harga-harga terkendali dan terjangkau karena stabilitas harga dapat menjaga inflasi di daerah,” katanya.

    Ia mengapresiasi kinerja Pemkab Jember karena inflasi di Jember tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional, sehingga meminta seluruh kepala daerah memperkuat sinergi TPID.

    Peran kedua yakni Bank Indonesia harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan melihat potensi sektor pertanian di kawasan Tapal Kuda, sehingga bisa menjadi motor penggerak ekonomi.

    Ketiga, pengembangan usah mikro, kecil, dan menengah (UMKM) karena UMKM menjadi tulang punggung ekonomi rakyat, sehingga perlu didukung untuk menjadi UMKM yang bisa bersaing di nasional dan pasar dunia.

    “Peran kelima yakni penguatan ekonomi kerakyatan, termasuk pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Dengan optimalisasi kelima peran itu, BI harus menjadi mitra utama pemerintah daerah dalam membangun ekonomi di Tapal Kuda,” ujarnya.

    Perry menekankan peran vital Bank Indonesia sebagai strategi advisor melalui lima area sinergi utama untuk mendukung pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan ekonomi yaitu pengendalian harga dan ketahanan pangan, mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, ekonomi kerakyatan, digitalisasi, memastikan uang berkualitas.

    “Bank Indonesia Jember akan terus mengakselerasi digitalisasi sistem pembayaran melalui QRIS dan BI-FAST serta mendukung elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah untuk mengoptimalkan penerimaan daerah,” katanya.

    Melalui kepemimpinan baru ini, lanjut dia, Bank Indonesia berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Jawa Timur bagian timur.

    Perry Warjiyo secara langsung mengukuhkan Iqbal Reza Nugraha sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember yang menggantikan Gunawan.

    Pewarta: Zumrotun Solichah
    Editor: Triono Subagyo
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Menhub: Pengguna angkutan umum Nataru 2025/2026 capai 21,46 juta orang

    Menhub: Pengguna angkutan umum Nataru 2025/2026 capai 21,46 juta orang

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan secara keseluruhan tercatat sebanyak 21.461.491 orang menggunakan kendaraan angkutan umum selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

    “Secara keseluruhan pengguna angkutan umum mencapai 21.461.491 penumpang atau naik 12,48 persen dari periode sebelumnya yaitu 19.079.881 penumpang,” kata Manhub saat menutup Posko Pusat Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin.

    Kementerian Perhubungan mencatat periode angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung mulai 18 Desember 2025 sampai dengan 4 Januari 2026.

    “Ini tentunya menunjukkan pelaksanaan angkutan Natal dan tahun baru ini telah berjalan dengan baik sesuai dengan kebijakan dan rencana operasi yang telah disusun,” ujar Dudy.

    Adapun secara rinci jumlah penumpang angkutan umum selama Natal dan tahu baru yakni angkutan udara sebesar 4.768.675 penumpang, naik 0,73 persen dari sebelumnya 4.734.198 penumpang.

    Kemudian angkutan laut sebesar 2.254.733 penumpang naik 43,42 persen dari sebelumnya 1.572.099 penumpang. Angkutan Perkeretaapian sebesar 7.573.881 penumpang, naik 12,92 persen dari sebelumnya 6.707.053 penumpang.

    Angkutan penyeberangan sebesar 3.725.343 penumpang, naik 35,05 persen dari sebelumnya 2.758.565 penumpang. Angkutan Jalan tahun 2025/2026 tercatat 3.138.859 penumpang, tahun sebelumnya 3.307.966 penumpang.

    Kenaikan juga tercatat pada kendaraan keluar masuk Jakarta melalui jalan tol sebesar 3,39 persen. Adapun kendaraan yang keluar masuk Jabodetabek melalui arteri mengalami peningkatan sejumlah 17,3 persen.

    Dudy menyebutkan pada Natal dan Tahun Baru 2025/2026 waktu tempuh rata-rata pada ruas tol Cawang – Banyumanik secara kumulatif dapat ditempuh selama 5 jam 4 menit atau turun 5,24 persen dibanding tahun sebelumnya.

    “Adapun untuk arus sebaliknya waktu tempuh turun 10,1 persen,” jelas Menhub.

    Kemudian, arus kendaraan yang keluar wilayah Jabodetabek melalui jalan tol didominasi menuju sejumlah daerah, seperti Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Pulau Sumatra, serta beberapa wilayah di Jawa Barat, yakni Puncak dan Sukabumi.

    Selama masa Posko berlangsung, terdapat 1.549 titik pemantauan data pada simpul dan jaringan seluruh moda dengan rincian terminal 222 titik pemantauan; pelabuhan penyeberangan 248 titik; pelabuhan laut 264 titik; bandar udara 257 titik pemantauan data; stasiun kereta api 471 titik; dan 43 titik gerbang tol; serta 44 titik jalan arteri.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Triono Subagyo
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bandara Ngurah Rai catat lonjakan penerbangan selama periode Nataru

    Bandara Ngurah Rai catat lonjakan penerbangan selama periode Nataru

    ANTARA – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat lonjakan trafik pergerakan pesawat yang berkisar 7-10 persen selama periode posko Nataru pada 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Pada periode yang sama, pergerakan penumpang maupun penerbangan Internasional meningkat hingga 3,2 persen. (Rita Laura/Andi Bagasela/Roy Rosa Bachtiar)

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bloomberg proyeksikan ekonomi RI tumbuh stabil di 2026

    Bloomberg proyeksikan ekonomi RI tumbuh stabil di 2026

    Jakarta (ANTARA) – Bloomberg Intelligence memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia cenderung stabil, dengan produk domestik bruto (PDB) tumbuh 5,0 persen year on year (yoy) dan inflasi di level 2,75 persen (yoy) pada 2026.

    Di sisi lain, pasar obligasi berpotensi menghadapi tekanan lanjutan akibat tingginya kebutuhan penerbitan surat utang dan risiko fiskal, sebagaimana tertuang dalam laporan bertajuk “Indonesia in Focus: Review and Outlook for 2026” itu.

    “Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan kisaran 5,0 persen pada 2025 hingga 2027, dengan probabilitas resesi dalam 12 bulan ke depan hanya sekitar 3 persen,” sebut Bloomberg Intelligence, sebagaimana keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin.

    Laporan tersebut mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 22 persen sepanjang 2025, yang menjadi kinerja tahunan terkuat sejak 2014.

    “Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya partisipasi investor ritel domestik yang mencari imbal hasil lebih tinggi,” sebut laporan.

    Di sisi lain, pasar obligasi pemerintah menghadapi tekanan signifikan, dengan arus masuk asing ke Surat Berharga Negara (SBN) hampir sepenuhnya tergerus, dengan net inflow turun menjadi hanya 25 juta dolar Amerika Serikat (AS) dari puncaknya senilai 4,6 miliar dolar AS pada Agustus 2025.

    “Kekhawatiran terhadap outlook fiskal mendorong investor global menarik dananya dari pasar obligasi Indonesia,” tulis Bloomberg.

    Selain itu, tekanan juga terlihat pada nilai tukar (kurs) rupiah yang melemah ke level terendah dalam delapan bulan di level Rp16.790 per dolar AS, seiring defisit anggaran mendekati batas 3 persen terhadap PDB.

    Namun demikian, laporan mencatat Bank Indonesia (BI) tetap menargetkan rupiah berada di kisaran Rp16.500, bahkan Rp16.400 per dolar AS pada 2026.

    “Bank Indonesia memberi sinyal pelonggaran kebijakan secara hati-hati pada 2026, dengan stabilitas nilai tukar tetap menjadi prioritas utama,” sebut laporan.

    Bloomberg juga mencatat investasi Indonesia mencapai target Rp1.905 triliun pada 2025.

    “Pencapaian ini menunjukkan daya tarik Indonesia di mata investor tetap terjaga, meski volatilitas pasar meningkat, sebutnya.

    Lebih lanjut, sektor ekonomi kreatif tercatat berhasil menarik investasi asing senilai Rp132 triliun, dengan pertumbuhan PDB sektor tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.

    Laporan menilai kondisi ini menjadi salah satu penopang prospek ekonomi Indonesia dalam jangka menengah.

    Pewarta: Muhammad Heriyanto
    Editor: Kelik Dewanto
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • BI prediksi ekonomi Sumbar tumbuh maksimal empat persen di 2026

    BI prediksi ekonomi Sumbar tumbuh maksimal empat persen di 2026

    ANTARA – Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat pada tahun 2026 mengalami perlambatan. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram memperkirakan pada 2026 ekonomi Ranah Minang hanya tumbuh 3,3 hingga 4 persen atau berada jauh di bawah target 2025 yang dipatok 4,4 hingga 5,4 persen. (Fandi Yogari Saputra/Rizky Bagus Dhermawan/Roy Rosa Bachtiar)

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.