Author: Antaranews.com

  • Komisi II DPR terbanyak hasilkan undang-undang pada tahun 2025

    Komisi II DPR terbanyak hasilkan undang-undang pada tahun 2025

    Jakarta (ANTARA) – Komisi II DPR RI mengungkapkan telah menjadi komisi yang paling banyak menghasilkan undang-undang selama tahun 2025 dibandingkan komisi-komisi lainnya di DPR RI.

    Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengatakan bahwa DPR RI selama tahun 2025 menghasilkan 16 undang-undang (UU), dengan 10 UU di antaranya dihasilkan Komisi II.

    “Alhamdulillah, Komisi II DPR RI adalah komisi yang paling produktif melahirkan undang-undang sepanjang tahun 2025 ini,” kata Rifqinizamy di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.

    Ia berkomitmen produktivitas di bidang legislasi tetap terjaga dan berharap bisa semakin baik.

    Menurut ia, jumlah produk legislasi yang dihasilkan itu bisa menjawab pertanyaan dan harapan publik yang menginginkan fungsi legislasi DPR RI berjalan baik.

    Adapun 10 UU yang dihasilkan itu adalah 10 UU tentang kabupaten/kota untuk menyelaraskan dasar hukum, yang sebelumnya selama ini menggunakan dasar hukum dari masa Republik Indonesia Serikat.

    Menurut dia, penyelesaian UU tersebut memastikan seluruh daerah memiliki legitimasi konstitusional yang kuat, sekaligus menutup celah kerentanan hukum yang dapat berdampak pada birokrasi daerah dan pelayanan publik.

    Selain itu, Komisi II memulai tahapan penting dalam penyusunan RUU Pemilu sebagai Prolegnas Prioritas 2026. Tahun 2025, menurut dia, digunakan untuk menyerap masukan akademisi, masyarakat sipil, dan penyelenggara pemilu.

    Reformasi pemilu pun tidak hanya bakal menyentuh teknis penyelenggaraan, tetapi menyentuh hal mendasar, seperti menyederhanakan regulasi, memperkuat integritas, dan memastikan demokrasi kita semakin matang.

    Berikut UU yang sudah dihasilkan Komisi II DPR sepanjang 2025:

    1. UU Nomor 4 Tahun 2025 tentang Kabupaten Gorontalo

    2. UU Nomor 5 Tahun 2025 tentang Kota Gorontalo

    3. UU Nomor 6 Tahun 2025 tentang Kabupaten Buton

    4. UU Nomor 7 Tahun 2025 tentang Kabupaten Kolaka

    5. UU Nomor 8 Tahun 2025 tentang Kabupaten Konawe

    6. UU Nomor 9 Tahun 2025 tentang Kabupaten Muna

    7. UU Nomor 10 Tahun 2025 tentang Kabupaten Bolaang Mongondow

    8. UU Nomor 11 Tahun 2025 tentang Kabupaten Kepulauan Sangihe

    9. UU Nomor 12 Tahun 2025 tentang Kabupaten Minahasa

    10. UU Nomor 13 Tahun 2025 tentang Kota Manado

    Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
    Editor: Didik Kusbiantoro
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • FAKTA: Kapolri tunjukkan sikap tegas di tengah banjir kayu gelondongan

    FAKTA: Kapolri tunjukkan sikap tegas di tengah banjir kayu gelondongan

    “Begitu pun Kapolri yang menurunkan personel semaksimal mungkin untuk turun membantu rakyat sekaligus mengusut tuntas siapa dalang atas pelaku illegal logging,”

    Jakarta (ANTARA) – Forum Pengacara Kesatuan Tanah Air (FAKTA) menilai Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah menunjukkan sikap dan keberpihakan yang tegas di tengah banjir gelondongan kayu di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Wakil Presiden FAKTA Mukhlis Ramlan mengatakan langkah tegas Kapolri terhadap terduga pelaku penyebab banjir seperti pembalakan liar dan turun langsung bersama jajarannya membantu masyarakat merupakan wujud dari Presisi dan reformasi Polri.

    “Begitu pun Kapolri yang menurunkan personel semaksimal mungkin untuk turun membantu rakyat sekaligus mengusut tuntas siapa dalang atas pelaku illegal logging,” ujar Mukhlis dalam keterangan di Jakarta, Senin.

    Dia mengatakan langkah tegas Kapolri tersebut juga sekaligus membantah pernyataan bahwa kayu yang terbawa banjir di Sumatra merupakan pohon yang ikut terbawa arus.

    Padahal, kata dia, faktanya terdapat nomor di berbagai batang kayu tersebut dari berbagai jenis dan jika pohon yang hanyut maka seharusnya ada ranting, daun, dan akarnya.

    Dikatakan bahwa fakta itu yang direspons cepat Kapolri melibatkan semua institusi, baik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), hingga pemerintah daerah (pemda) setempat.

    Bahkan, Mukhlis menyebutkan rakyat terlihat bersatu untuk saling bantu dan memberikan informasi menyeluruh serta menjadi titik balik untuk penanganan tata kelola hutan yang ramah lingkungan.

    “Siapa pun yang diduga menjadi dalang atas bencana maha-dahsyat ini harus diseret ke pengadilan karena akibat ulahnya merenggut ribuan nyawa rakyat tak berdosa,” tuturnya.

    Dirinya pun mendukung langkah tegas Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri untuk menghukum para pelaku penyebab banjir. Menurut dia, pembabat hutan, apalagi dilakukan secara ilegal merupakan kejahatan luar biasa.

    Di sisi lain, dia berpendapat pesan alam tersebut juga sebagai pengingat bahwa pohon memiliki makna yang sangat dalam terhadap umat manusia karena memberikan udara bersih yang dihirup melalui proses fotosintesis.

    Dia menambahkan begitu pula akar pohon yang memberikan nafas bagi pohon, sehingga mencabut pohon melalui kegiatan yang sangat memilukan tersebut sama saja mencabut sumber kehidupan untuk nafas setiap rakyat Indonesia.

    Lebih lanjut, Mukhlis juga mendukung agar adanya penindakan tegas siapa pun oknum pejabat yang secara sadar melabrak aturan dan regulasi untuk mengizinkan jutaan hektare pohon ditebang demi kepentingan pribadi atau kelompoknya, lantaran para oknum pejabat tersebut tanpa sadar melakukan sesuatu yang menjadi petaka bagi masyarakat.

    “Kita semua yakin Presiden, Kapolri, dan semua pihak terkait yang berpihak pada kepentingan rakyat akan menghentikan semua praktek illegal logging dan pembalakan liar di seluruh negeri ini. Reboisasi harus dilakukan secara masif, tindak hukum semua yang terlibat atasnya,” ungkap Mukhlis.

    Ia mengatakan saat ini merupakan momen agar semua pihak terlibat membantu para korban di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Menurutnya, masih sangat dibutuhkan air bersih, selimut, pakaian, makanan, tenda darurat, hingga layanan pemulihan trauma bagi masyarakat terdampak bencana, terutama anak-anak yang mengalami langsung kejadian tersebut.

    “Ini lah menjadi uji Presisi dan reformasi Polri untuk sepenuhnya totalitas mengabdi bagi bangsa dan negara,” katanya menambahkan.

    Sebelumnya, Tim gabungan Polri dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) tengah mendalami kayu gelondongan yang terseret dalam banjir di wilayah Sumatera.

    “Yang jelas dari temuan tim di lapangan, ada berbagai jenis kayu. Namun, kita dapati ada beberapa yang ada bekas potongan dari chainsaw (gergaji mesin). Itu yang akan kita dalami,” kata Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo di Jakarta, Kamis (4/12).

    Diungkapkan Kapolri, tim gabungan telah diturunkan untuk menyusuri daerah aliran sungai yang terdampak.

    “Dalam waktu cepat, saya minta untuk tim juga segera bergerak dari hulu sampai dengan hilir, khususnya di lokasi-lokasi yang memang kita dapati ada potensi-potensi yang harus kita tindak lanjuti karena memang ada dugaan-dugaan pelanggaran,” ucapnya.

    Jenderal polisi bintang empat itu juga menyebut, kerja sama ini tidak hanya sebatas dengan tim dari Kemenhut. Ia mengatakan bahwa Polri siap bekerja sama dengan tim dari instansi lainnya.

    Pewarta: Agatha Olivia Victoria
    Editor: Agus Setiawan
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Prabowo pacu penyelesaian bailey demi buka akses desa terisolir

    Prabowo pacu penyelesaian bailey demi buka akses desa terisolir

    “Saya melihat pembangunan jembatan bailey yang tengah dikerjakan oleh PU dan dibantu oleh TNI dan saya melihat pekerjaannya juga berjalan dengan baik. Diharapkan dalam satu minggu ini sudah bisa beroperasi, sehingga jembatan-jembatan selanjutnya suda

    Jakarta (ANTARA) – Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan pembangunan jembatan bailey selesai dalam sepekan ke depan untuk menghubungkan kembali jalan ke sejumlah desa (gampong) di Provinsi Aceh pascabencana di Sumatera.

    Hal itu disampaikan dalam rapat terbatas di Pos Pendamping Nasional Penanganan Bencana Alam Aceh yang berlokasi di Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12).

    “Saya melihat pembangunan jembatan bailey yang tengah dikerjakan oleh PU dan dibantu oleh TNI dan saya melihat pekerjaannya juga berjalan dengan baik. Diharapkan dalam satu minggu ini sudah bisa beroperasi, sehingga jembatan-jembatan selanjutnya sudah mulai dibuka,” katanya.

    Hingga kemarin malam, Kementerian PU terus mempercepat pemasangan jembatan bailey pada sejumlah lokasi seperti Teupin Mane, Alue Kulus, Enang-enang, Weihni Rongka, hingga Timang Gajah.

    Dalam pernyataannya, Kepala Negara berharap jembatan bailey menjadi prioritas utama dalam membuka akses menuju wilayah-wilayah terisolir akibat bencana di Sumatera, khususnya Aceh.

    Dalam agenda yang sama, Kepala BNPB Suharyanto dalam laporannya kepada Presiden menjelaskan bahwa meski akses di sejumlah daerah berangsur membaik, masih terdapat wilayah yang sepenuhnya terisolir.

    Ia menyebut dua kabupaten yang paling berat terdampak adalah Bener Meriah dan Aceh Tengah.

    “Di Bener Meriah ada 232 gampong (desa, red) terdampak, sementara Aceh Tengah 295 gampong di 14 kecamatan,” ujarnya.

    Suharyanto menambahkan bahwa kondisi di Aceh Tamiang mulai membaik karena bantuan sudah bisa kembali masuk melalui jalur darat, meskipun jumlah gampong terdampak masih mencapai 216.

    Dalam laporannya, Kepala BNPB juga menyebut beberapa infrastruktur vital di wilayah lain masih lumpuh.

    “Untuk akses jalan nasional yang masih putus ada tiga titik menonjol. Pertama ruas Meureudu–Batas Pidie Jaya, termasuk jembatan Meureudu yang masih putus,” katanya.

    Kedua, Jembatan Teupin Manee, Kabupaten Bireuen, yang menghubungkan Bireuen dan Bener Meriah. Ketiga, ruas jalan Kota Bireuen–Aceh Utara yang juga masih terputus.

    Ia mengatakan bahwa semua titik kritis tersebut sedang dikerjakan secara intensif oleh Kementerian PUPR dan Satgas Gabungan.

    Pewarta: Andi Firdaus, Genta Tenri Mawangi
    Editor: Agus Setiawan
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Gulkarmat Jaktim perkuat MKKG untuk gedung miliki banyak penghuni

    Gulkarmat Jaktim perkuat MKKG untuk gedung miliki banyak penghuni

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur memperkuat pembentukan Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG) untuk gedung yang memiliki banyak penghuninya.

    “Dalam upaya meminimalisir kebakaran, kami melakukan upaya mulai dari pembentukan MKKG di gedung-gedung besar,” kata Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur Muchtar Zakaria di Jakarta, Senin.

    Muchtar menjelaskan, pembentukan MKKG ini wajib bagi gedung berpenghuni di atas 500 orang sebagaimana diatur dalam Perda 8 Tahun 2008 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran.

    MKKG juga diisi 30 orang dari unsur manajemen kantor, petugas keamanan hingga petugas kebersihan.

    Sepanjang 2025, Sudin Gulkarmat Jaktim sudah membentuk MKKG di tiga lokasi yang tersebar di RSUD Matraman, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta, dan Kantor Kecamatan Kramat Jati.

    Pembentukan MKKG ini bertujuan mencegah dan menanggulangi kebakaran serta menyelamatkan jiwa jika terjadi kebakaran.

    “Ini juga merupakan bagian dari manajemen gedung untuk memastikan instalasi proteksi kebakaran berfungsi dengan baik,” ujar Muchtar.

    Selain itu, Sudin Gulkarmat Jaktim juga memperluas sosialisasi pencegahan penanggulangan kebakaran di berbagai lokasi.

    Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur Edi Parwoko mengatakan, sepanjang 2025, pihaknya juga telah menggelar sosialisasi pencegahan penanggulangan kebakaran di 33 RW, seperti di RW 04 Kayumanis, RW 08 Pulogebang, RW 02 Kramat Jati, dan RW lainnya.

    “Dalam kegiatan sosialisasi kita berikan materi secara teori maupun praktik tentang pencegahan penanggulangan kebakaran. Ini juga bagian dari upaya meminimalisir kasus kebakaran di wilayah,” kata Edi.

    Selain itu, pihaknya juga melakukan pembentukan dan pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) di 15 kelurahan.

    Redkar yang terbentuk juga diikuti lomba untuk mengetahui kemampuan para personel dari masing-masing wilayah dalam penanggulangan kebakaran.

    Selain itu juga ada sosialisasi pencegahan penanggulangan kebakaran sebanyak 522 kegiatan tanpa menggunakan APBD DKI.

    “Kegiatan ini termasuk di dalamnya soal Satgas Gulkarmat Kelurahan yang tatap muka dengan kader juru pemantau jentik (Jumantik), penempelan stiker dan sebagainya,” ucap Edi.

    Berdasarkan data Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, sekitar 922 kasus kebakaran terjadi di Jakarta sejak tanggal Januari 2025 hingga pertengahan Juli 2025.

    Jakarta Barat menjadi wilayah dengan jumlah kebakaran tertinggi, mencapai 260 kasus. Lalu disusul oleh Jakarta Timur sebanyak 242 kasus.

    Objek terbakar dengan intensitas paling tinggi yakni bangunan perumahan 345 kejadian, bangunan umum dan perdagangan 197 kejadian, dan kendaraan 42 kejadian.

    Sebanyak 61 persen diduga karena masalah listrik, baik komponen listrik yang tidak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), pemasangan yang kurang memenuhi standar operasi maupun kelalaian masyarakat mengelola listrik pada saat di rumah dan kantor.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Catatan Seskab soal tujuh arahan Prabowo tangani bencana Sumatera

    Catatan Seskab soal tujuh arahan Prabowo tangani bencana Sumatera

    Jakarta (ANTARA) – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan tujuh arahan penting dalam rapat terbatas penanganan bencana di Pos Pendamping Nasional Penanganan Bencana Aceh, Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12) malam.

    Berdasarkan catatan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam rapat tersebut, Presiden menyoroti perlunya kecepatan, ketepatan, dan konsistensi tindakan dari seluruh unsur pemerintah untuk memastikan keselamatan serta percepatan pemulihan warga terdampak banjir dan longsor di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya.

    “Pertama, pentingnya kecepatan, ketepatan, dan konsistensi tindakan dari seluruh unsur pemerintah untuk memastikan keselamatan dan pemulihan warga terdampak,” katanya melalui keterangan resmi Sekretariat Kabinet di Jakarta, Senin.

    Kepala Negara juga menegaskan bahwa operasi terpadu antara TNI, Polri, Basarnas, BNPB, dan pemerintah daerah harus terus diperkuat, terutama dalam membuka kembali konektivitas wilayah yang terputus dan mempercepat distribusi bantuan.

    Terkait banyaknya rumah warga yang rusak akibat banjir bandang, Presiden menyebutkan bahwa dukungan pembangunan kembali akan menjadi prioritas dalam fase pemulihan pascabencana.

    Meski sejumlah tantangan lapangan masih ditemui akibat kondisi alam yang harus tetap diwaspadai, pemerintah berkomitmen menjalankan penanganan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan.

    Presiden Prabowo juga meminta agar manajemen penyaluran bantuan dilakukan lebih teliti, terutama memastikan ketersediaan dan ketepatan waktu distribusi obat-obatan sebagai kebutuhan prioritas.

    Selain itu, Presiden Prabowo turut menyoroti pentingnya pemenuhan pakaian bagi warga terdampak, baik melalui program pemerintah maupun partisipasi publik dalam bentuk donasi pakaian layak pakai.

    Di akhir arahannya, Presiden menegaskan pentingnya menjaga integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih dalam seluruh proses penanganan bencana.

    Ia menyampaikan apresiasi atas sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah, aparat gabungan, relawan, hingga masyarakat yang dinilai menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pemulihan di wilayah terdampak.

    “Terima kasih, saya bangga dengan pengabdian saudara-saudara. Terima kasih,” ucap Presiden.

    Pewarta: Andi Firdaus
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pramono tinjau tanggul laut Muara Baru yang sempat alami kebocoran

    Pramono tinjau tanggul laut Muara Baru yang sempat alami kebocoran

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meninjau tanggul laut di kawasan pesisir Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara yang sempat viral karena mengalami kebocoran.

    “Kami segera menangani, karena ini sekarang, rob-nya untuk bulan depan atau bulan-bulan ke depan pasti masih ada. Tetapi, puncaknya memang kemarin ini,” kata Pramono saat dijumpai di Penjaringan, Jakarta Utara, Senin.

    Menurut dia, pembangunan tanggul tersebut memang cukup kompleks karena perlu adanya koordinasi dengan pihak Pelindo. Namun, dia bersyukur antisipasi kebocoran tanggul dapat dilakukan dengan baik.

    Pramono pun tak masalah apabila ada beberapa pihak yang memviralkan hal tersebut karena itu justru menjadi masukan agar ke depannya dilakukan perbaikan.

    “Untuk yang kawasan Pelindo, kami akan minta untuk di Muara Baru segera dikoordinasikan bekerja bersama-sama dengan sumber daya air (SDA),” ujar Pramono.

    Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum mengatakan pihaknya kini sedang melakukan penguatan struktur untuk mengatasi kebocoran di tanggul National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) fase A tersebut.

    “Kami sedang melakukan penguatan struktur dengan cara grouting, menggunakan metode shotcrete, digali tiga meter, kemudian dicor dan diisi dengan menggunakan beton cor ready mix K500 untuk tanggul pengaman pantai,” katanya.

    Saat ini penguatan struktur sudah berjalan di hilir Nizam Zachman sepanjang 400 meter dan akan dilanjutkan sepanjang 1 kilometer.

    Ika menjelaskan, sebelumnya pihak satuan tugas (satgas) telah melakukan penanganan darurat terlebih dulu di lokasi tersebut sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

    “Hari-hari selanjutnya pasti perkuatan struktur terus dilaksanakan,” kata Ika.

    Sebelumnya, Pramono sempat menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membantu menambal kebocoran tanggul laut di kawasan pesisir Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

    Pramono menjelaskan bahwa sebenarnya kebocoran yang terjadi itu bukanlah tanggung jawab Pemerintah Jakarta.

    Pramono mengatakan, kebocoran tanggul laut tersebut harusnya merupakan tanggung jawab dari pihak Pelindo.

    Namun, seluruh tanggul di wilayah hilir Jakarta kini masuk dalam pengawasan DKI, termasuk di Muara Angke, Waduk Pluit, Sunda Kelapa, Muara Baru, R.E. Martadinata, dan Marunda Pulau.

    Oleh karenanya, Pemerintah Jakarta akan membantu menangani kebocoran tanggul tersebut.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Presiden Prabowo dijadwalkan melawat ke Islamabad 8–9 Desember

    Presiden Prabowo dijadwalkan melawat ke Islamabad 8–9 Desember

    Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melawat ke Islamabad, Pakistan, pada 8–9 Desember 2025, untuk memenuhi undangan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.

    Kunjungan itu akan menjadi lawatan resmi pertama Presiden Prabowo ke Pakistan sejak resmi menjabat pada 20 Oktober 2024. Kunjungan resmi terakhir Presiden RI ke Pakistan dilakukan Presiden Ke-7 Joko Widodo pada tahun 2018.

    “Kunjungan ini menandai 75 tahun peringatan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Pakistan. Sepanjang di Pakistan, Presiden Prabowo dan Perdana Menteri akan melaksanakan pertemuan tingkat tinggi,” demikian siaran resmi Kedutaan Besar Pakistan untuk Indonesia yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

    Dalam siaran resmi yang sama, Presiden Prabowo juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan pejabat tinggi dari Angkatan Bersenjata Pakistan.

    “Kedua belah pihak akan membahas berbagai isu yang ditujukan untuk membangun arah kerja sama yang baru, termasuk pada sektor perdagangan, investasi, pertahanan, kesehatan, teknologi informasi, iklim, pendidikan, dan kebudayaan. Beberapa nota kesepahaman (MoU) kerja sama juga dijadwalkan untuk ditandatangani dalam rangkaian lawatan tersebut,” demikian siaran resmi Kedubes Pakistan.

    Informasi yang beredar di kalangan wartawan, Presiden Prabowo bertolak ke Islamabad, Pakistan, dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, pada Senin pagi.

    Presiden Prabowo didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan dikabarkan naik pesawat Garuda Indonesia-1 PK-GIG.

    Di Aceh, Presiden Prabowo memimpin penanganan dampak banjir bandang dan longsor, menggelar rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga pada Minggu (7/12) malam, dan meninjau langsung pembangunan jembatan bailey di Teupin Mane, Kabupaten Bireuen, dan mengecek kondisi pengungsi di Gampong Pante Baro, Bireuen.

    Terkait keberangkatan Presiden ke Pakistan, saat ini pihak Istana belum mengonfirmasi kabar lawatan tersebut sampai berita ini disiarkan.

    Pewarta: Genta Tenri Mawangi
    Editor: Didik Kusbiantoro
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Gulkarmat kerahkan 60 personel padamkan kebakaran rumah di Jakut

    Gulkarmat kerahkan 60 personel padamkan kebakaran rumah di Jakut

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan 60 personel untuk memadamkan api yang membakar sebuah rumah di Jalan Vila Kapuk Mas Tengah, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Senin pagi.

    “Alhamdulillah api dapat dipadamkan setelah satu jam lebih penanganan. Pemadaman dimulai pukul 05.23 WIB dan berakhir pukul 06.41 WIB,” kata Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman di Jakarta, Senin.

    Tak hanya personel, Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu juga mengerahkan 12 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan ‘si jago merah’ yang membakar bangunan seluas 48 meter persegi milik bapak Syarif yang terjadi pada pukul 05.10 WIB.

    “Dari dugaan sementara kebakaran disebabkan kebocoran tabung gas,” kata Gatot.

    Dari keterangan saksi kebakaran ini diduga berawal dari pemilik yang sedang memasang tabung gas dan terjadi kebocoran. Karena adanya percikan api dan menyambar gas yang bocor, sehingga rumah tersebut terbakar.

    “Warga sudah berupaya melakukan penanganan kebakaran dengan menggunakan air, tapi tidak berhasil,” ujarnya.

    Tidak ada korban jiwa peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp161 juta.

    “Seluruh penghuni rumah sebanyak empat orang selamat dari kejadian ini,” ucap Gatot.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Prabowo bangga atas kinerja aparat pulihkan Sumatera tanpa jeda

    Prabowo bangga atas kinerja aparat pulihkan Sumatera tanpa jeda

    Saya ingatkan, jangan ada mencari keuntungan di tengah penderitaan rakyat

    Jakarta (ANTARA) – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan rasa bangga dan haru atas kinerja seluruh aparat dan kepala daerah yang tanpa jeda memulihkan situasi setelah terjadinya bencana di Sumatera.

    Pernyataan tersebut di sampaikan Kepala Negara saat mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah berkontribusi saat menutup rapat terbatas penanganan bencana di Aceh, Minggu (7/12) malam.

    “Terima kasih, saya bangga dengan pengabdian saudara-saudara. Terima kasih,” ucap Presiden dengan suara bergetar.

    Dalam forum yang dihadiri para gubernur, bupati, dan pejabat tingkat pusat tersebut, Presiden mengapresiasi capaian pemulihan situasi di tiga provinsi terdampak.

    “Saya lihat sendiri di lapangan, saya tanya prajurit-prajurit, ada yang sudah tujuh hari, delapan hari bekerja. Terima kasih,” ujarnya.

    Presiden menekankan bahwa Indonesia memiliki kekuatan dan pengalaman menghadapi cobaan besar, dan kunci ketahanan itu adalah kerja sama lintas sektor.

    Prabowo meminta agar manajemen penyaluran bantuan diperketat agar tidak ada kebutuhan masyarakat yang terlewat, terutama obat-obatan, pakaian, dan bantuan dasar lain yang harus segera dipenuhi.

    Presiden Prabowo juga mengusulkan agar pengadaan pakaian menjadi proyek khusus yang sekaligus dapat menggerakkan industri garmen dan tekstil nasional.

    “Jangan sampai ada yang dibutuhkan rakyat tidak sampai,” katanya.

    Pada kesempatan itu, Presiden juga memberikan peringatan keras kepada seluruh aparatur pemerintah agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi bencana untuk keuntungan pribadi.

    “Tidak boleh ada penyelewengan, tidak boleh ada korupsi di semua entitas pemerintahan. Saya ingatkan, jangan ada mencari keuntungan di tengah penderitaan rakyat,” katanya.

    Kepala Negara meminta kepolisian, pemerintah daerah, serta seluruh kementerian dan lembaga untuk memeriksa setiap proyek dan rantai distribusi agar tidak ada oknum yang melipatgandakan harga atau memanipulasi kebutuhan dasar warga.

    Presiden kemudian mencoba menghubungi Bupati Aceh Tengah yang daerahnya terisolasi akibat kerusakan jaringan. Koneksi yang tersendat membuat percakapan tidak sepenuhnya tersambung, tetapi Presiden berulang kali menyampaikan rasa terima kasih.

    “Saya nanti terima kasih pengabdianmu. Tabah selalu. Saya akan berusaha nengok kalian kesempatan pertama,” ujarnya.

    Prabowo mengatakan bahwa dirinya akan terus turun ke lapangan untuk memonitor langsung kebutuhan masyarakat. “Saya mau nengok kalian, saya mau lihat muka-muka kalian,” ujarnya.

    Menjelang akhir rapat, Presiden Prabowo memanjatkan doa agar rakyat Indonesia diberi kekuatan menghadapi cobaan ini.

    Pewarta: Andi Firdaus, Genta Tenri Mawangi
    Editor: Didik Kusbiantoro
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Qodari tinjau rumah subsidi MBR dan persiapan akad massal di Banten

    Qodari tinjau rumah subsidi MBR dan persiapan akad massal di Banten

    Jakarta (ANTARA) – Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari meninjau Perumahan Pondok Banten Indah, Serang, Banten, Minggu (7/12) untuk mengecek rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), kesiapan acara akad massal dan seremoni penyerahan kunci.

    Acara akad massal tersebut, yang digelar bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BP Tapera, dan pihak pengembang, direncanakan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 18 Desember mendatang.

    “Ini persiapan acara akad massal 50 ribu rumah yang insya Allah akan dihadiri oleh Presiden yang diselenggarakan oleh Kementerian PKP. Jadi, ini adalah rapat persiapan menuju acara tersebut, kata Qodari dalam rilis pers yang diterima, Senin.

    Menurutnya, penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah harus memastikan kualitas bangunan, lingkungan yang tertata, serta kenyamanan bagi para penghuni.

    Qodari menegaskan pemerintah ingin memastikan setiap unit rumah subsidi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi penerimanya.

    “Karena kebutuhan perumahan kita kan tinggi, dan ini ritmenya terus naik, tadi sudah datang, lihat perumahannya, hemat saya bagus, tertata dengan baik, kemudian juga sudah lihat ke rumah-rumahnya kualitas juga bagus, sudah ngobrol juga dengan penghuni-penghuni, ada yang sudah 4 bulan, ada yang 5 bulan, ada yang masih bujangan, ada yang sudah berkeluarga,” ungkapnya.

    Qodari menambahkan kualitas perumahan subsidi harus menjadi standar baru dalam pembangunan hunian MBR di seluruh Indonesia.

    Dia menilai proyek perumahan yang dikelola dengan baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah sekaligus memastikan bahwa bantuan perumahan benar-benar menjawab kebutuhan warga.

    “Nah mudah-mudahan apa yang sudah dilihat pada hari ini bisa menjadi contoh bagi perumahan-perumahan yang lain supaya semua perumahan subsidi berkualitas dan masyarakat berpenghasilan rendah, debitur, penerima subsidi perumahan bisa mendapatkan hasil yang sebaik-baiknya,” harapnya.

    Dia menegaskan keberhasilan program perumahan subsidi tidak hanya bergantung pada satu lembaga, melainkan hasil sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

    Qodari menyebut bahwa pembangunan hunian MBR merupakan kerja kolaboratif yang membutuhkan koordinasi kuat, mulai dari kementerian teknis hingga para pengembang dan pemerintah daerah.

    “Dan tentunya ini semua adalah kerja keras, sebuah ekosistem perumahan yang sangat besar yang dirijennya adalah Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman yang dipimpin oleh Pak Maruarar Sirait dan setiap ibu bapak yang ada di tempat ini, terima kasih PKP,” kata dia.

    Selain itu, dalam kunjungannya, Qodari menyempatkan diri menyapa dan berdialog dengan para penghuni dari berbagai latar belakang.

    Di antaranya, Iman Mutaqin (29), seorang sopir ekspedisi yang bangga dapat memiliki rumah sendiri melalui skema KPR dengan cicilan Rp1.200.000 per bulan selama 15 tahun.

    “Namanya Pak Iman, driver perusahaan logistik ya, saya tanya sudah berapa lama, sekitar 4 bulan. Dan berapa jauh kerjanya dari sini, sekitar 3 kilometer ke tempat bekerja pakai apa, sepeda motor. Perjalanan berapa, 15 menit kalau slow. Kalau ngebut tentu lebih cepat,” tutupnya.

    Dalam kunjungannya, Kepala Staf Kepresidenan M. Qodari didampingi oleh perwakilan Kementerian PKP, Komisaris BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, serta Direktur Utama PT Kawah Anugrah Properti Muhammad Ridwan selaku pengembang.

    Pewarta: Fathur Rochman
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.