Author: Antaranews.com

  • Mendagri: Pilkada langsung tak otomatis kepala daerahnya baik

    Mendagri: Pilkada langsung tak otomatis kepala daerahnya baik

    Ternyata kan Pilkada langsung enggak harus membuat otomatis kepala daerahnya baik

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung tidak otomatis menghasilkan kepala daerah yang baik sesuai dengan yang diharapkan publik.

    “Ternyata kan Pilkada langsung enggak harus membuat otomatis kepala daerahnya baik,” kata Tito kepada wartawan di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Kamis.

    Hal itu disampaikan Mendagri saat menanggapi pertanyaan soal kajian terhadap sistem pemilihan kepala daerah usai penangkapan terhadap Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Tito mengatakan penangkapan tersebut juga akan menjadi salah satu bahan evaluasi terhadap sistem Pilkada yang saat ini berjalan.

    “Jadi bahan evaluasi kita ini kira-kira, termasuk evaluasi mengenai mekanisme rekrutmen kepala daerah,” ujarnya.

    Sebelumnya, wacana soal kepala daerah dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mencuat setelah diusulkan oleh Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

    “Khusus menyangkut Pilkada, setahun lalu kami menyampaikan, kalau bisa Pilkada dipilih lewat DPRD saja. Banyak pro kontra, tapi setelah kami mengkaji, alangkah lebih baiknya memang kita lakukan sesuai dengan pemilihan lewat DPR Kabupaten/Kota biar tidak lagi pusing-pusing,” kata Bahlil di Istora Senayan, Jakarta.

    Usulan itu disampaikan Bahlil dalam acara doa bersama Perayaan Puncak HUT ke-61 Golkar bertajuk Merajut Kebersamaan Membangun Indonesia Maju di Istora Senayan, Jakarta.

    Acara tersebut juga dihadiri langsung oleh Presiden Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, serta sejumlah pejabat negara dan pimpinan partai politik.

    Bahlil mengatakan pembahasan rancangan undang-undang (RUU) tersebut akan dimulai tahun depan dengan melibatkan semua pihak sehingga mengakomodir aspirasi dari semua pihak.

    “Ini agar pembahasannya bisa komprehensif, hati-hati dan cemat, dengan melibatkan masukan yang luas. RUU Ini harus melalui kajian yang mendalam,” ujarnya.

    Bahlil menegaskan pembahasan tentang UU Politik harus menyertakan aspirasi dari semua pihak, sehingga tidak ada pihak yang merasa aspirasinya tidak didengar dan berujung dengan gugatan ke MK.

    Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • TNI AU kerahkan dua Hercules antar logistik ke Sumatera

    TNI AU kerahkan dua Hercules antar logistik ke Sumatera

    Jakarta (ANTARA) – Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan pihaknya kembali mengerahkan dua pesawat angkut Hercules untuk mengantar logistik ke wilayah bencana di Sumatera, Rabu.

    “Kita kerahkan dua pesawat angkut, C-130J Super Hercules A-1339 dan C-130 Hercules A-1326, untuk menyalurkan 18.949 kilogram bantuan kemanusiaan,” kata I Nyoman saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Kamis.

    I Nyoman mengatakan pengerahan pesawat Hercules itu dalam rangka mendukung upaya pemerintah memastikan logistik sampai di tangan korban bencana dengan selamat.

    Dia melanjutkan, pesawat C-130J Super Hercules A-1339 lebih dulu diberangkatkan menuju Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) dengan membawa 5.214 kilogram bantuan yang terdiri dari pakaian, sembako, serta filter air.

    “Pesawat C-130 Hercules A-1326 diterbangkan menuju Lanud Soewondo (SWO) dengan mengangkut 13.735 kg bantuan berupa makanan, obat-obatan, dan perlengkapan mandi,” tambah I Nyoman.

    Setelah sampai di posko logistik di lanud, TNI AU, AD dan AL akan mengerahkan helikopternya untuk mendistribusikan bantuan ke lokasi bencana yang masih terisolir.

    I Nyoman memastikan, seluruh pesawat angkut TNI AU masih terus beroperasi mengantar logistik ke wilayah bencana.

    Dengan adanya bantuan tersebut, dia berharap proses pemulihan pascabencana bisa berjalan dengan maksimal.

    Pewarta: Walda Marison
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kapolri serahkan enam truk bantuan bagi korban bencana di Aceh Tamiang

    Kapolri serahkan enam truk bantuan bagi korban bencana di Aceh Tamiang

    Tidak hanya fasilitas, Polri juga menurunkan tim trauma healing (pemulihan trauma) dengan melibatkan 12 orang anggota

    Jakarta (ANTARA) – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyerahkan enam truk bantuan bagi korban terdampak bencana di Aceh Tamiang, Aceh.

    Bantuan itu diserahkan saat Kapolri bersama jajaran meninjau posko pengungsian di Jembatan Kuala Simpang yang ditempati sebanyak 240 orang.

    Dari keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, dilaporkan truk 1 berisi bantuan gergaji listrik sebanyak 20 set, jet pump sebanyak 30 unit, genset bensin sebanyak 15 set, pompa robin 3 inci sebanyak 30 unit, selang buang sebanyak 4 rol, selang isap sebanyak 6 rol, genset sebanyak 5 unit, kain kafan sebanyak 5 rol, dan mainan anak-anak sebanyak 156 buah.

    Truk 2 berisi tandon air ukuran 1.100 liter sebanyak 8 buah. Selanjutnya, truk 3 berisi tandon ukuran 1.100 liter sebanyak 12 buah, solar sebanyak 23 jerigen (1 jerigen = 20 liter), bensin sebanyak 13 jerigen (1 jerigen = 20 liter), oli campur genset sebanyak 4 botol, dan pompa minyak dari jerigen sebanyak 2 buah.

    Setelah itu, truk 4 berisi 200 paket sembako yang masing-masing berisi 5 kilogram beras; 1 liter minyak goreng; 1 kilogram gula; 8 buah mie instan; 2 buah biskuit; 1 kotak teh; pakaian dinas lapangan (PDL) sebanyak 600 setel, WiFi sebanyak 3 unit, baju penanggulangan bencana sebanyak 300 buah, topi rimba sebanyak 10 buah, PDL tactical sebanyak 20 setel, kaos kaki dislap sebanyak 10 pasang, dan baju kaos sebanyak 20 buah.

    Berikutnya, truk 5 berisi bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo yang terdiri dari masker sebanyak 300 kotak, kasa sebanyak 5 koli, obat-obatan sebanyak 1.745 kotak, nasi instan sebanyak 10 dus, bumbu dapur sebanyak 23 dus, camilan bayi sebanyak 2 dus, makanan camilan sebanyak 9 dus, rokok sebanyak 1.300 bungkus, mukena sebanyak 200 buah, selimut sebanyak 300 buah, tas selempang sebanyak 50 buah, dan seragam sekolah sebanyak 591 buah.

    Terakhir, truk 6 berisi Seragam sekolah SD, SMP, SMA sebanyak 1.184 setel hingga selimut sebanyak 300 buah.

    Adapun dalam posko pengungsian tersebut, Polri telah menyediakan berbagai layanan, di antaranya dapur lapangan dengan kapasitas 450 porsi untuk satu kali masak, posko layanan kesehatan yang melibatkan 31 tenaga kesehatan, serta alat water treatment yang dapat menghasilkan 16.000 liter air bersih per hari.

    Tidak hanya fasilitas, Polri juga menurunkan tim trauma healing (pemulihan trauma) dengan melibatkan 12 orang anggota.

    Pewarta: Nadia Putri Rahmani
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • TNI kerahkan 33.837 personel untuk proses pemulihan bencana Sumatera

    TNI kerahkan 33.837 personel untuk proses pemulihan bencana Sumatera

    ribuan pasukan tersebut bertugas di berbagai bidang dari mulai membantu proses evakuasi korban, pengoperasian dapur lapangan dan posko kesehatan, mengantar logistik hingga membangun jembatan, juga ada yang mengambil peran membersihkan jalanan yang te

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Brigjen TNI Osmar Silalahi mengatakan pihaknya telah menerjunkan 33.837 personel untuk membantu proses pemulihan bencana di wilayah Sumatera.

    “Secara keseluruhan unsur TNI telah mengerahkan 33.837 personel untuk mempercepat penanganan di lapangan,” kata Osmar saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

    Osmar mengatakan ribuan pasukan tersebut bertugas di berbagai bidang dari mulai membantu proses evakuasi korban, pengoperasian dapur lapangan dan posko kesehatan, mengantar logistik hingga membangun jembatan.

    Personel itu, lanjut Osmar, juga ada yang mengambil peran membersihkan jalanan yang sempat tertimbun lumpur akibat banjir bandang dan tanah longsor.

    Belum lagi, lanjut Osmar, personel yang dikerahkan untuk mengawaki alutsista udara, laut dan darat dalam pendistribusian logisitik.

    Jika ditotal, tercatat 76 alutsista yang sampai saat ini masih aktif beroperasi mengantar logistik ke wilayah Sumatera.

    “Alutsista terdiri dari 23 pesawat angkut, 35 helikopter, 16 KRI, dan 3 Kapal ADRI,” kata Osmar.

    Osmar melanjutkan, tidak menutup kemungkinan pihaknya menambah jumlah personel untuk dikerahkan ke Sumatera. Dengan adanya upaya ini, diharapkan proses pemulihan pasca bencana di Sumatera berjalan maksimal

    Pewarta: Walda Marison
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • TNI sudah distribusikan 2.190 ton bantuan logistik ke Sumatera

    TNI sudah distribusikan 2.190 ton bantuan logistik ke Sumatera

    Ribuan logistik terdiri dari bantuan pemerintah, pihak swasta, organisasi masyarakat hingga lembaga-lembaga lainnya. Kita sudah kirimkan dengan alutsista darat, laut maupun udara

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Brigjen TNI Osmar Silalahi mengatakan hingga saat ini TNI sudah mendistribusikan 2.190,41 ton bantuan logistik ke lokasi terdampak bencana di Sumatera.

    Ribuan logistik terdiri dari bantuan pemerintah, pihak swasta, organisasi masyarakat hingga lembaga-lembaga lainnya.

    “Kita sudah kirimkan dengan alutsista darat, laut maupun udara,” kata Osmar saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

    Osmar mengatakan, ribuan ton logistik itu dikirimkan dengan berbagai metode mulai dari airdrop dan helibox dengan pesawat angkut seperti Hercules, Cassa atau CN hingga mengantar langsung ke bandara yang jadi posko logistik bencana.

    Dari posko logistik bencana itu, TNI mengerahkan helikopter dari AD, AU dan AL untuk mendistribusikan logistik ke korban bencana yang daerahnya masih terisolir.

    Untuk jalur laut, TNI AL juga mengerahkan KRI angkut, KRI tanker pembawa BBM hingga KRI rumah sakit untuk mendistribusikan logistik ke wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh.

    Jika ditotal, tercatat 76 alutsista yang sampai saat ini masih aktif beroperasi mengantar logistik ke wilayah Sumatera.

    “Alutsista terdiri dari 23 pesawat angkut, 35 helikopter, 16 KRI, dan 3 Kapal ADRI,” kata Osmar.

    Osmar melanjutkan, tidak menutup kemungkinan pihaknya menambah jumlah alutsista untuk dikerahkan ke Sumatera. Dengan adanya upaya ini, diharapkan proses pemulihan pasca bencana di Sumatera berjalan maksimal

    Pewarta: Walda Marison
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • TNI operasikan dapur lapangan dan posko kesehatan di Sumatera

    TNI operasikan dapur lapangan dan posko kesehatan di Sumatera

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Brigjen TNI Osmar Silalahi mengatakan bahwa pihaknya berupaya meningkatkan intensitas pengoperasian dapur lapangan dan posko kesehatan di lokasi bencana Sumatera.

    Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Kamis, Osmar menjelaskan hal tersebut perlu dilakukan demi memenuhi kebutuhan gizi sekaligus layanan kesehatan korban bencana.

    Dalam siaran pers tersebut, Osmar mengatakan TNI telah mengoperasikan 40 dapur lapangan dan 47 pos kesehatan.

    “Kami juga kerahkan dua KRI Rumah Sakit yang mendukung penanganan darurat kemanusiaan di wilayah terdampak,” kata Osmar.

    Osmar melanjutkan, dapur lapangan yang dibangun TNI bertugas memberikan asupan gizi yang baik kepada para pengungsi.

    Sedangkan posko kesehatan bertugas untuk mengobati warga yang terluka akibat bencana.

    Tidak hanya pengobatan penyakit ringan saja, Osmar mengatakan pihaknya siap melakukan penangan operasi pasien di atas KRI Rumah Sakit yang sudah dikerahkan TNI AL.

    Untuk diketahui, dua KRI itu diantaranya KRI dr Soeharso-990 (KRI SHS) dan KRI Radjiman Wedyodininggrat-992 (RJW-992).

    Osmar melanjutkan, pelayanan di pos-pos tersebut akan terus dikerahkan hingga kondisi di wilayah terdampak bencana kondusif.

    Dengan adanya upaya ini, diharapkan proses pemulihan pasca bencana di Sumatera berjalan maksimal

    Pewarta: Walda Marison
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • BSSN raih prestasi internasional pada ajang ACS di Korsel

    BSSN raih prestasi internasional pada ajang ACS di Korsel

    ASEAN Cyber Shield (ACS) merupakan program pengembangan kapasitas keamanan siber dalam kerangka ASEAN yang diinisiasi oleh Korea Information Security Agency (KISA)

    Kota Bogor (ANTARA) – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional, dengan meraih Juara 2 pada ajang “The 3rd ASEAN Cyber Shield (ACS) Hacking Contest di Busan, Korea Selatan.

    Dalam akun resmi @bssn_ri di Instagram, Kamis, BSSN menyebutkan keikutsertaan pada kontes yang berlangsung baru-baru ini adalah untuk memperkuat kolaborasi dengan negara-negara anggota ASEAN.

    ASEAN Cyber Shield (ACS) merupakan program pengembangan kapasitas keamanan siber dalam kerangka ASEAN yang diinisiasi oleh Korea Information Security Agency (KISA).

    Kontes tersebut melombakan dengan mekanisme “capture the flag” (CTF) berupa kompetisi keamanan siber di mana peserta ditantang untuk menemukan bendera (flag) berupa string teks rahasia yang tersembunyi dalam sistem atau aplikasi yang sengaja dibuat rentan, menguji keterampilan mereka dalam berbagai bidang seperti kriptografi, rekayasa balik, dan eksploitasi web, serta bisa juga mengacu pada mode permainan klasik di mana tim berusaha merebut bendera lawan.

    Kontes CTF dilakukan dengan tipe jeopardy dan skenario attack-defense, dengan soal-soal yang terdiri atas reverse engineering, binary exploitation, forensics, cryptography, blockchain, Osint, netword dan web exploitation. CTF bertujuan menguji dan meningkatkan keterampilan keamanan komputer, pemrograman, dan pemecahan masalah praktis.

    Dalam kontes tersebut, dua tim dari delegasi Vietnam berhasil keluar menjadi Juara I dan Juara III, sedangkan tim dari BSSN dari Indonesia menempati Juara II.

    Tim BSSN yang hadir menjadi perwakilan dari Indonesia adalah Anggi Rifa Pradana, Satrya Mahardika, Rizaldi Wahaz, Wisnu Irawan, Herlambang Rafli Wicaksono, Muhammad Faturrohman Sugiyarto, Nathanael Berliano Novanka Putra, dan Rayhan Ramdhany Hanaputra.

    BSSN menyebutkan bahwa capaian ini menjadi bukti nyata bahwa talenta siber Indonesia memiliki daya saing kuat, kemampuan teknis mumpuni, serta ketangguhan alam menghadapi tantangan keamanan siber yang terus berkembang.

    Prestasi ini sejalan dengan salah satu pilar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam upaya mewujudkan SDM unggul secara berkelanjutan. Capaian ini juga menegaskan kerja keras, kedisiplinan, dan kolaborasi solid seluruh anggota tim yang terus mengasah kompetensi, menjaga profesionalisme, dan membawa semangat kontribusi untuk bangsa.

    BSSN juga terus berinovasi dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keamanan di ruang maya. Melalui Direktorat Operasi Keamanan dan Pengendalian Informasi, BSSN menggelar Festival Digital Aman di Jakarta pada 6 Desember lalu.

    Acara ini menjadi momentum strategis untuk menanamkan kesadaran keamanan siber sosial kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

    Pewarta: Heri Sutarman/Budi Setiawanto
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • TNI: Alutsista dikerahkan dengan maksimal untuk kebutuhan di Sumatera

    TNI: Alutsista dikerahkan dengan maksimal untuk kebutuhan di Sumatera

    saat ini ada 76 alutsista yang sudah dikerahkan ke Sumatera. Alutsista terdiri dari 23 pesawat angkut, 35 helikopter, 16 KRI, dan 3 Kapal ADRI

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen TNI Osmar Silalahi memastikan seluruh alat utama sistem senjata (alutsista) TNI dikerahkan/dioperasikan secara maksimal dalam mengantar logistik, segala kebutuhan, tenaga kesehatan hingga peralatan konstruksi ke lokasi bencana di wilayah Sumatera.

    “Prinsipnya, semua lembaga akan totalitas melaksanakan perbantuan penanggulangan bencana ini, dan harus cepat,” kata Osmar di Jakarta, Kamis.

    Dalam keterangan pers yang dikonfirmasi ​​​​​​, Osmar menjelaskan hingga saat ini ada 76 alutsista yang sudah dikerahkan ke Sumatera.

    “Alutsista terdiri dari 23 pesawat angkut, 35 helikopter, 16 KRI, dan 3 Kapal ADRI,” kata Osmar.

    Untuk pesawat sendiri terdiri dari unit yang dimiliki TNI AD, AL dan AU yakni A400, C-130, CN-295, Cassa-212 milik TNI AU serta unit dari Penerbad, dan Penerbal.

    Untuk helikopter yang digunakan terdiri dari unit yang dimiliki TNI AU, Penerbad, Penerbal, Basarnas, BKO BNPB, dan Kemenhan.

    Seluruh unit alutsista udara itu hingga saat ini masih aktif mendistribusikan logistik ke beberapa lokasi bencana di Sumatera.

    Tidak hanya unsur udara, unsur laut dari mulai KRI angkut, KRI tanker pembawa bahan bakar hingga KRI rumah sakit juga dikerahkan untuk operasi militer selain perang (OMSP) di Sumatera.

    Osmar melanjutkan, tidak menutup kemungkinan pihaknya menambah jumlah alutsista untuk dikerahkan ke Sumatera. Dengan adanya upaya ini, diharapkan proses pemulihan pasca bencana di Sumatera berjalan maksimal.

    Pewarta: Walda Marison
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Indonesia-Pakistan satukan langkah dengan tujuh kemitraan

    Indonesia-Pakistan satukan langkah dengan tujuh kemitraan

    Pemerintah Indonesia dan Pakistan menyepakati tujuh kemitraan di berbagai bidang dalam rangkaian kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Islamabad, Selasa (9/12).

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • TNI AD selesaikan pembangunan jembatan bailey di Tapanuli Tengah

    TNI AD selesaikan pembangunan jembatan bailey di Tapanuli Tengah

    jembatan ini dibangun untuk menggantikan jembatan sebelumnya yang rusak akibat bencana banjir

    Jakarta (ANTARA) – TNI AD melalui Satgas Yonzipur I/DD jajaran Kodam I/Bukit Barisan telah menyelesaikan pembangunan jembatan darurat atau jembatan bailey di titik Jembatan Anggoli, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (10/12).

    Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, mengatakan jembatan ini dibangun untuk menggantikan jembatan sebelumnya yang rusak akibat bencana banjir.

    “Pemasangan jembatan sepanjang 33 meter tersebut telah mencapai 100 persen sebagai bagian dari percepatan pembukaan akses pascabencana,” kata Agung.

    Agung melanjutkan, pembangunan jembatan dilakukan oleh 40 personel Satgas Yonzipur I/DD yang dipimpin Danyonzipur 1/DD Letkol Czi Andri Prasetyo Wibowo.

    Proses pembangunan sendiri mencakup perakitan komponen utama jembatan, penguatan struktur, serta penataan kembali area kerja agar aman digunakan masyarakat.

    Dengan adanya jembatan ini, diharapkan masyarakat yang ada lokasi bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

    Agung juga memastikan kehadiran jembatan akan mempermudah TNI dalam mendistribusikan logistik bencana ke wilayah yang masih terisolir di Sumatera.

    Pewarta: Walda Marison
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.